Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 05 Mei 2026

Inflasi Lampung April 2026 Tetap Terkendali, Tekanan Harga dari Pangan


Lampung
– Inflasi di Provinsi Lampung pada April 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali meskipun mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi bulanan (month-to-month/mtm) mencapai 0,55%, naik dari Maret 2026 sebesar 0,19% (mtm).

Secara historis, angka tersebut juga lebih tinggi dibanding rata-rata inflasi April dalam tiga tahun terakhir yang sebesar 0,44% (mtm). Namun secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi Lampung tetap rendah di level 0,53%, jauh di bawah inflasi nasional yang mencapai 2,42% (yoy).

Kenaikan inflasi pada April terutama dipicu oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Sejumlah komoditas utama penyumbang inflasi di antaranya minyak goreng, ikan nila, sigaret kretek mesin, beras, dan cabai merah.

Lonjakan harga minyak goreng dipengaruhi oleh meningkatnya biaya produksi kemasan akibat kenaikan harga plastik yang berkaitan dengan konflik geopolitik di Timur Tengah. Sementara itu, harga ikan nila naik seiring meningkatnya permintaan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Kenaikan harga beras dan cabai merah juga dipengaruhi berakhirnya masa panen raya serta terbatasnya produksi akibat tunda tanam. Di sisi lain, kenaikan harga rokok sigaret kretek mesin didorong oleh meningkatnya harga tembakau serta penyesuaian biaya distribusi, termasuk dampak kenaikan tarif Tol Bakauheni–Terbanggi Besar.

Meski demikian, tekanan inflasi tertahan oleh penurunan harga beberapa komoditas. Cabai rawit dan daging ayam ras mengalami penurunan harga masing-masing dengan andil -0,06% dan -0,02% (mtm). Kondisi ini didukung oleh peningkatan pasokan dari sentra produksi lokal seperti Kabupaten Pringsewu dan Lampung Tengah, serta normalisasi permintaan pasca Ramadan dan Idulfitri 2026.

Selain itu, penurunan harga emas dunia turut menekan harga emas perhiasan dengan kontribusi deflasi sebesar -0,03% (mtm).

Ke depan, Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Lampung memproyeksikan inflasi tetap berada dalam sasaran nasional 2,5±1% (yoy) hingga akhir 2026. Namun sejumlah risiko tetap perlu diwaspadai.

Dari sisi inflasi inti, potensi tekanan berasal dari peningkatan permintaan akibat kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025 yang direalisasikan bertahap sepanjang 2026, serta fluktuasi harga emas global di tengah ketidakpastian geopolitik.

Sementara itu, risiko pada kelompok pangan bergejolak (volatile food) dipengaruhi oleh rendahnya realisasi tanam akibat curah hujan tinggi pada Maret 2026, serta potensi penurunan curah hujan dan indikasi El Nino lemah pada semester II yang dapat menekan produksi pangan.

Dari sisi harga yang diatur pemerintah (administered prices), risiko inflasi berasal dari kemungkinan kenaikan harga BBM akibat gejolak harga minyak dunia serta dampak lanjutan kenaikan tarif tol terhadap biaya transportasi dan distribusi barang.

Untuk menjaga stabilitas harga, Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung terus memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui pendekatan 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Langkah konkret yang dilakukan antara lain operasi pasar beras, penguatan kerja sama antar daerah, perbaikan infrastruktur distribusi, serta pemanfaatan media digital untuk menjaga ekspektasi inflasi masyarakat.

Dengan berbagai upaya tersebut, stabilitas harga di Lampung diharapkan tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global dan domestik yang masih penuh ketidakpastian.

WAR Janji Jaga Diluncurkan, Pemilik SIM di Bandar Lampung Akan Dapat Informasi Sebelum Kadaluarsa


Bandar Lampung
- Satuan Lalu Lintas Polresta Bandar Lampung membuat terobosan baru untuk memudahkan masyarakat dalam memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM). Inovasi itu diberi nama WhatsApp Alert Reminder (WAR) Janji Jaga.

Lewat terobosan ini, masyarakat yang telah memiliki SIM akan mendapatkan pesan pengingat melalui WhatsApp terkait masa berlaku SIM yang akan segera habis.

Launching inovasi ini digelar di Pos Polisi Tugu Adipura, Bandar Lampung, Senin (4/5/2026) sore. Kegiatan itu dihadiri langsung Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, didampingi Wakapolresta Bandar Lampung serta jajaran Satlantas Polresta Bandar Lampung.

Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, AKP R Manggala Agung, mengatakan inovasi ini dibuat untuk membantu masyarakat agar tidak lupa memperpanjang SIM.

“Kami membuat inovasi WhatsApp Alert Reminder atau WAR Janji Jaga untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi terkait masa berlaku SIM mereka, sehingga tidak terlewat untuk melakukan perpanjangan,” kata AKP R. Manggala, Senin (4/5/2026).

Ia menjelaskan, pesan pengingat akan dikirimkan satu bulan sebelum masa berlaku SIM habis.

Di dalam pesan tersebut, polisi juga mencantumkan link aplikasi Digital Korlantas Polri bagi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan secara online tanpa harus datang langsung ke kantor Satpas.

“Pesan akan kami kirim satu bulan sebelum masa berlaku habis. Di dalam pesan itu juga ada link aplikasi Digital Korlantas, sehingga masyarakat bisa memilih melakukan perpanjangan secara online,” ujarnya.

Meski begitu, masyarakat tetap bisa datang langsung ke Satpas Polresta Bandar Lampung jika ingin melakukan perpanjangan secara manual.

Menurut Manggala, inovasi ini hadir karena masih banyak masyarakat yang sering lupa masa berlaku SIM sehingga terlambat melakukan perpanjangan.

“Kami berharap dengan adanya pengingat ini, masyarakat lebih mudah, lebih tertib, dan tidak lagi lupa memperpanjang SIM,” jelasnya.

Ia menambahkan, program WAR Janji Jaga menjadi bagian dari upaya Polresta Bandar Lampung dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih modern, cepat, dan berbasis digital.

Senin, 04 Mei 2026

Hardiknas 2026, Saatnya Bersatu Mencetak Generasi Masa Depan Bangsa


BANDAR LAMPUNG
– Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Gatam, Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr. (Han)., menghadiri upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Gubernur Lampung, Senin (4/5/2026). Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, dengan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Lampung membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Dalam amanatnya disampaikan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat pendidikan nasional sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Pendidikan, menurutnya, merupakan proses yang dijalankan dengan ketulusan dan kasih sayang untuk memanusiakan manusia serta memuliakan martabatnya.

Sejalan dengan amanat UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membangun watak dan peradaban yang bermartabat. Hal ini juga sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul demi Indonesia yang maju dan berdaya saing global. Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mendorong implementasi pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai salah satu program prioritas peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Usai pelaksanaan upacara, Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto yang hadir mewakili Danrem 043/Gatam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hardiknas sebagai momentum refleksi bersama dalam membangun dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa mencetak generasi berkualitas bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan formal, tetapi merupakan tugas kolektif seluruh komponen bangsa.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh sinergi berbagai pihak, mulai dari guru yang berdedikasi, orang tua yang peduli, pemerintah dengan kebijakan yang tepat, hingga masyarakat yang aktif berpartisipasi. Ketika seluruh elemen tersebut berjalan selaras, sistem pendidikan nasional akan semakin kokoh dan mampu melahirkan generasi yang unggul.

“Hardiknas harus menjadi pengingat bahwa pendidikan dibangun secara bersama-sama. Mari kita wujudkan pendidikan yang bermutu demi masa depan Indonesia yang adil, cerdas, dan berdaya saing global,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung, perwakilan Kasdam II/Sriwijaya, Danlanud Pangeran M. Bunyamin, Karo Rena Polda Lampung, Asisten Pembinaan Kejati Lampung, serta Pejabat Utama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi


JAKARTA
- Mendirikan perusahaan pers dalam berbagai platform, termasuk media siber adalah hak asasi manusia yang lindungi oleh PBB dan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28. 

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang beranggotakan sekitar 3000 perusahaan pers siber mengapresiasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang selama ini memberi kemudahan perusahaan pers untuk mengurus badan hukum. 

Demikian ditegaskan oleh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus dalam keterangan pers menyambut Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day), Minggu, 3 Mei 2026 di Jakarta. 

Hari Kebebasan Pers Sedunia, dirayakan setiap 3 Mei sejak dideklarasikan oleh Majelis Umum PBB tahun 1993. 

PBB telah menetapkan Hari Kebebasan Pers Sedunia 3 Mei, menyusul inisiatif para wartawan Afrika yang berkumpul di Windhoek, Namibia 1991. 

Pertemuan yang memperjuangkan kebebasan pers itu diselenggarakan oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) dan menetapkan 3 Mei sebagai Hari Kebebasan Pers Sedunia. 

Hari ini, 3 Mei 2026, peringatakan Hari Kebebasan Pers Sedunia dipusatkan di Zambia. “Tidak berlebihan kalau hari ini kami meminta semua lapisan masyarakat, dan apatur negara turut mendukung kebebasan pers, mendukung hak asasi manusia dan sekaligus menghargai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang telah memberi legitimasi hukum pada perusahaan media,” kata Firdaus yang kini menjalani dua periode kepemimpinannya sebagai ketua umum SMSI.

“Untuk mempercepat kebebasan pers kami pikir tidak perlu legitimasi lain yang menyulitkan usaha pers, seperti verifikasi perusahaan pers oleh Dewan Pers. Cukup berbadan hukum seperti dijelaskan dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999,” tambah Firdaus. 

Menurut Firdaus, untuk mengukuhkan kebebasan pers telah ditegaskan dalam pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan, “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.”

Kebebasan atau kemerdekaan pers selanjutnya ditetapkan melalui Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Dalam konsiderans UU tentang pers itu disebutkan, kemerdekaan pers diperlukan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Kemerdekaan pers dalam UU Pers pada Bab II Pasal 2 disebutkan, “Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berdasarkan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum”. 

Kemudian di bab yang sama pada pasal 4 ayat 1 dilanjutkan, “Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara”. 

Dilanjutkan ayat 2 sebagai penegasan: “Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran. 

Pada ayat 3 pasal yang sama ditegaskan lagi, “Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi”.

“Itulah kebebasan pers yang dikuatkan oleh undang-undang,” kata Firdaus. (*)

Minggu, 03 Mei 2026

Kasrem 043/Gatam dan Wali Kota Metro Lepas Ratusan Peserta “Gas Amal Trail Adventure” untuk Pembangunan Masjid


METRO
– Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Gatam, Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han), bersama Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I., secara resmi melepas ratusan peserta Gas Amal Trail Adventure yang digelar di Lapangan SMPN 9 Metro, Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Metro Barat, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penyaluran hobi dan olahraga otomotif, tetapi juga mengusung misi sosial dan keagamaan, yakni penggalangan dana untuk pembangunan Masjid Asyirod di wilayah Mulyosari.

Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi positif antara komunitas dan pemerintah dalam menggabungkan olahraga dengan nilai ibadah.

“Trail adventure ini bukan sekadar ajang penyaluran hobi, tetapi juga sarana amal yang bernilai ibadah. Kami berharap dana yang terkumpul dapat membantu percepatan pembangunan masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat,” ujar Bambang.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk tetap mengutamakan keselamatan berkendara (safety riding) serta menjaga kelestarian lingkungan selama melintasi jalur yang telah ditentukan.

Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto turut memberikan apresiasi atas inisiatif komunitas trail di Kota Metro. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki dampak positif dalam mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini mampu memperkuat solidaritas antar-komunitas, menumbuhkan sportivitas, serta menjadi sarana promosi potensi daerah. Kami sangat mendukung kegiatan yang mengandung nilai sosial dan kebersamaan seperti ini,” ungkapnya.

Menambah semarak kegiatan, Kasrem 043/Gatam bersama Wali Kota Metro tidak hanya melepas peserta, tetapi juga turut menjajal langsung sebagian jalur trail yang telah disiapkan panitia, sehingga semakin membakar semangat para rider.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Penjabat Sekda Kota Metro, unsur Forkopimda, para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan komunitas trail dan panitia pelaksana.

Sabtu, 02 Mei 2026

Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta


BANDARLAMPUNG
– Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026, Dr. Ryzal Perdana, M.Pd., memberikan catatan penting mengenai arah pendidikan nasional.

Dalam kapasitasnya sebagai akademisi di FKIP Universitas Lampung sekaligus Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pembina (YP) Unila, ia menekankan bahwa kualitas pendidikan Indonesia saat ini sangat bergantung pada keberhasilan kolaborasi lintas sektor.



Mengangkat tema nasional "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", Dr. Ryzal melihat tema ini sebagai jembatan antara teori pendidikan di kampus dengan praktik di sekolah.



"Secara akademis, kita memahami bahwa ekosistem pendidikan yang tangguh membutuhkan keterlibatan publik yang luas. Namun, tantangan terbesarnya adalah bagaimana teori 'Partisipasi Semesta' ini benar-benar diimplementasikan dalam kebijakan di tingkat sekolah," ujar Dr. Ryzal dalam rilis media yang diterima Humas YP Unila, Sabtu (2/5).



Sebagai akademisi FKIP Unila, Dr. Ryzal menyoroti perlunya sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, industri, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap perubahan zaman. Baginya, riset-riset pendidikan di perguruan tinggi harus mampu menyentuh langsung kebutuhan di sekolah-sekolah di bawah naungan yayasan.



"Di YP Unila, kami berkomitmen menjadi laboratorium hidup di mana nilai-nilai inklusivitas dan inovasi pendidikan dijalankan secara nyata. Kami ingin memastikan bahwa layanan pendidikan yang unggul bukan sekadar wacana akademik, melainkan kenyataan yang dirasakan oleh setiap siswa," tambahnya.



Beliau berharap momen Hardiknas 2026 ini menjadi titik balik bagi para pendidik untuk tidak berhenti berinovasi. Ia menegaskan bahwa tujuan utama pendidikan bukan sekadar mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga individu yang memiliki integritas moral dan daya saing global.



"Kita sedang menyiapkan generasi yang akan mengisi masa depan. Melalui momentum 2 Mei ini, mari kita perkuat komitmen untuk memberikan akses pendidikan terbaik bagi siapa saja, tanpa terkecuali, dengan mengedepankan kolaborasi yang berbasis pada data dan riset," tutupnya.



Peringatan Hardiknas ini juga menjadi momentum bagi SMA YP Unila untuk terus mengokohkan posisinya sebagai institusi yang memegang teguh semangat "Sekolahnya Juara, Juara Sekolah".

Menenun Identitas, Memadukan Tradisi: Inovasi Batik Tapis dalam Sentuhan Modern


LAMPUNG
, — Di tengah derasnya arus modernisasi, kain tapis Lampung tetap berdiri kokoh sebagai simbol identitas budaya yang tak lekang oleh waktu. Lebih dari sekadar busana adat, tapis adalah cerminan nilai spiritual, status sosial, dan manifestasi hubungan harmonis antara masyarakat Lampung dengan alam semesta.

Kini, melalui tangan dingin para perajin di Asri Tapis Lampung, kain tenun tradisional ini bertransformasi. Tradisi tidak lagi hanya disimpan di dalam peti pusaka, melainkan dikembangkan menjadi produk kreatif yang relevan dengan gaya hidup masa kini tanpa kehilangan ruh aslinya.

Seni Sulam yang Sarat Makna

Keunikan produk Asri Tapis terletak pada komitmennya mempertahankan teknik manual. Proses pembuatan dimulai dengan membentangkan kain pada alat tradisional yang disebut tekang. Di atas bentangan kain itulah, para perajin menyulam benang emas menggunakan teknik cucuk atau tusuk khas Lampung.

Proses ini bukanlah pekerjaan singkat. Dibutuhkan ketelitian tinggi, kesabaran ekstra, dan waktu pengerjaan yang bisa memakan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

"Semakin rumit motif yang dihasilkan, semakin tinggi nilai seni dan nilai jual kain tersebut. Karena dikerjakan secara manual, setiap helai kain memiliki karakter unik yang eksklusif," tulis pernyataan resmi Asri Tapis Lampung.

Inspirasi motif pun diambil dari kearifan lokal, mulai dari flora dan fauna seperti bunga, pohon, burung, hingga gajah. Ada pula motif kapal yang secara filosofis melambangkan perjalanan hidup manusia. Semua motif tersebut membuktikan kedalaman filosofi hidup masyarakat Lampung yang sangat menghormati alam sebagai sumber kehidupan.

Inovasi dan Keberlanjutan

Menjawab tantangan zaman, Asri Tapis melakukan inovasi dengan memadukan batik dan sulaman tapis. Perpaduan ini menghadirkan sentuhan yang lebih modern dan fleksibel, sehingga busana tapis kini dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan, baik formal maupun semi-formal.

Selain inovasi desain, aspek keberlanjutan juga menjadi prioritas. Proses produksi mulai mengedepankan penggunaan bahan pewarna alami yang berasal dari tumbuhan lokal, mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan nilai autentik produk.

Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Kehadiran Asri Tapis Lampung tidak hanya berdampak pada pelestarian budaya, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah. Usaha ini secara nyata memberdayakan perempuan di pedesaan, memberikan mereka akses untuk berdaya secara ekonomi melalui keahlian warisan leluhur.

Harga satu lembar kain tapis yang berkisar dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah merupakan bentuk apresiasi terhadap waktu, ketelitian, dan makna mendalam yang terkandung di dalamnya. Melalui pengembangan UMKM dan partisipasi dalam berbagai pameran nasional, Tapis Lampung kini mulai melirik pasar yang lebih luas.

Di era industri fesyen yang serba cepat (fast fashion), Tapis menjadi pengingat bahwa nilai budaya dan keberlanjutan tetap memiliki tempat istimewa. Dengan komitmen menjaga kualitas, Tapis Lampung tidak sekadar bertahan sebagai warisan masa lalu, tetapi juga tumbuh menjadi simbol masa depan ekonomi kreatif di gerbang Pulau Sumatera.

Setiap helai kain yang dihasilkan bukan sekadar karya seni; ia adalah cerita tentang identitas, perjuangan, dan harapan yang terus ditenun dari generasi ke generasi.

Polisi Bekuk Dua Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Tanjung Karang Barat


Bandar Lampung
- Unit Reskrim Polsek Tanjung Karang Barat membekuk dua pelaku pencuri spesialis bongkar rumah kosong. 

Keduanya yakni TM (21), warga Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat dan AR (17), warga Kelurahan Kelapa Tiga, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung. 

Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Ono Karyono mengatakan bahwa pengungkapan berawal dari tertangkapnya pelaku TM (21), pada Minggu (26/4/2026). 

"Hasil pengembangan yang kami lakukan ternyata TM ini juga pernah melalukan pencurian di sejumlah rumah kosong bersama AR (17)," Kata AKP Ono Karyono, Sabtu (2/5/2026). 

Pencurian dilakukan keduanya di sebuah rumah yang terletak di Jalan Blora, Gang Jaya, Kelurahan Segala Mider, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, pada Sabtu (4/4/2026). 

Di rumah tersebut, kawanan ini berhasil mencuri 1 buah mesin pompa air dan kabel instalasi. 

"Mereka ini memanjat tembok kemudian masuk dengan membuka genteng rumah dan merusak plafon," Kata Kapolsek. 

Kawanan ini kerap melakukan hunting atau jalan terlebih dahulu kemudian memantau target curian, jika dirasa rumah tersebut tidak berpenghuni barulah keduanya beraksi. 

"Yang diincar sama mereka ini kebanyakan rumah yang kosong atau tidak berpenghuni, satu dua hari mereka memantaunya," kata AKP Ono. 

Kedua pelaku kini ditahan di rutan Polsek Tanjung Karang Barat. 

"Kita duga masih ada TKP lain, ini yang masih terus kami dalami," Jelas AKP Ono.

Kamis, 30 April 2026

Perkuat Karakter Siswa, Ibu Abrita Kumarri Dewi Buka LDK di Mayonif 143/TWEJ: Dari Pengenalan Alutsista hingga Outbound


NATAR
– Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Korem 043 Cabang XXVII Radin Inten, Ibu Abrita Kumarri Dewi, secara resmi membuka kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi siswa-siswi Sekolah Kartika Jaya tahun 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 29-30 April 2026, bertempat di Markas Batalyon Infanteri (Mayonif) 143/TWEJ, Candimas, Natar.

Program ini dirancang khusus untuk memberikan pengalaman kepemimpinan yang komprehensif dengan memadukan pembinaan fisik, mental, dan pengetahuan khusus militer.

Kurikulum Latihan yang Beragam
Dalam arahannya, Ibu Abrita Kumarri Dewi menyampaikan bahwa materi LDK kali ini sangat variatif guna memastikan para siswa mendapatkan wawasan yang luas.

Adapun rangkaian kegiatan yang diikuti peserta meliputi:

- PBB Dasar: Pelatihan Baris-Berbaris untuk menanamkan kedisiplinan dan kekompakan.

- Pengenalan Alutsista: Edukasi mengenai Alat Utama Sistem Senjata yang dimiliki TNI, guna menumbuhkan rasa bangga terhadap pertahanan negara.

- Gamat (Seragam dan Atribut) Militer: Pengenalan tata cara berpakaian dan aturan atribut militer sebagai simbol kerapian dan identitas organisasi.

- Wawasan Kebangsaan: Pembekalan nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air.

- Outbound: Berbagai permainan lapangan yang dirancang untuk mengasah kerja sama tim (teamwork) dan keberanian.

Pesan Ibu Abrita Kumarri Dewi
Di hadapan para peserta, Ibu Abrita menekankan pentingnya mengambil pelajaran dari setiap simulasi yang diberikan oleh para instruktur.

"Kegiatan ini, mulai dari pengenalan Alutsista hingga outbound, bukan hanya soal keseruan, tapi soal membentuk mental pejuang. Saya berharap melalui LDK ini, siswa-siswi Sekolah Kartika Jaya menjadi pribadi yang sigap, beretika, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat sesuai dengan semangat Radin Inten," ujar Ibu Abrita Kumarri Dewi.

Lokasi Strategis di Mayonif 143/TWEJ
Pelaksanaan di "Kandang Petarung" Mayonif 143/TWEJ memberikan kesempatan bagi para siswa untuk melihat langsung kehidupan prajurit, yang diharapkan dapat menginspirasi mereka dalam hal ketepatan waktu dan tanggung jawab.

Acara pembukaan berjalan dengan tertib dan dihadiri oleh jajaran pengurus Yayasan Kartika Jaya, Para kepala sekolah dan instruktur dan pelatih serta para guru pendamping.

Rabu, 29 April 2026

Sinergi Kuat! Rutan Bandar Lampung dan Ditreskrimum Polda Lampung Fokus Deteksi Dini Narkoba dan Cyber Crime


Bandar Lampung
– Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung yang dipimpin oleh Kasubdit 1 Keamanan Negara, AKBP Ruswan Bahri pada Rabu, 29 April 2026.

Diskusi yang berlangsung di ruang kerja Kepala Rutan ini difokuskan pada upaya deteksi dini terhadap potensi peredaran gelap narkoba, serta pencegahan berbagai modus kejahatan seperti tipu gelap (love scamming, phishing, dan penipuan marketplace) hingga kejahatan siber lainnya.

Koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar aparat penegak hukum guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan praktik kejahatan digital yang kian berkembang. Melalui diskusi dan pertukaran informasi, kedua pihak membahas pola-pola kejahatan terkini serta langkah-langkah preventif yang dapat diterapkan secara optimal di dalam rutan.

Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi pelanggaran hukum di dalam rutan.

“Koordinasi ini sangat penting sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan. Kami terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum, khususnya Ditreskrimum Polda Lampung, guna memastikan Rutan Kelas I Bandar Lampung tetap bersih dari peredaran narkoba serta bebas dari praktik kejahatan, termasuk kejahatan siber yang saat ini semakin marak,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap warga binaan agar tidak terlibat dalam aktivitas ilegal, baik secara langsung maupun melalui penyalahgunaan teknologi.

Kegiatan koordinasi ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kolaborasi. Diharapkan, melalui sinergi yang berkelanjutan, upaya pencegahan dan penanggulangan kejahatan di lingkungan rutan dapat semakin optimal serta memberikan kontribusi positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.