Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 31 Maret 2026

Sekdaprov Lampung Lantik 20 Pejabat, Dorong Penyegaran Organisasi dan Peningkatan Kinerja


Lampung
– Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, melantik 20 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang terdiri dari 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), 3 Pejabat Administrator, dan 12 Pejabat Fungsional, Selasa (31/3/2026).

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Gubernur Lampung Nomor: 800.1.3.3/919/VI.04/2026 untuk pejabat eselon II, Nomor: 800.1.3.3/921/VI.04/2026 untuk pejabat administrator, serta Nomor: 800.1.3.3/0909/VI.04/2026 untuk pejabat fungsional.

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat utama itu merupakan bagian dari upaya rotasi dan penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja perangkat daerah di lingkungan Pemprov Lampung.

Dalam arahannya, Marindo menyampaikan apresiasi sekaligus harapan kepada para pejabat yang baru dilantik agar dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta profesionalisme.

“Selamat kepada pejabat yang dilantik. Ini adalah amanah untuk bekerja lebih baik dan memberikan kontribusi maksimal bagi Provinsi Lampung,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa rotasi jabatan harus diiringi dengan peningkatan kinerja, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mendukung visi dan misi pembangunan daerah.

Menurutnya, penyegaran organisasi ini diharapkan mampu menjadi energi baru bagi Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

“Pejabat yang diberi kepercayaan harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat sinergi antar perangkat daerah,” pungkasnya.

Daftar Pejabat yang Dilantik
Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II):
Senen Mustakim sebagai Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung
Ahmad Saifullah sebagai Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Lampung
Saipul sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung
Slamet Riadi sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMDT) Provinsi Lampung
Yanyan Ruchyansyah sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.

Pejabat Administrator: 

6. Dra. Hidayatika, M.Si sebagai Inspektur Pembantu Wilayah I pada Inspektorat Provinsi Lampung
7. Syamsurialsyah, S.Pt., M.T.P sebagai Kepala UPTD Balai Pelayanan Kesehatan Hewan dan Laboratorium Pakan
8. Dwi Retno Mulyaningrum, S.Pt., M.Eng., M.Sc sebagai Sekretaris Inspektorat Provinsi Lampung

Pejabat Fungsional: 

9. Yonanda Agustina, S.STP sebagai Perencana Ahli Pertama
10. Tika Oktaria, S.Kep sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda
11. Desy Yuanita, SKM., M.Kes sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda
12. Susilawati, SKM., M.M sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda
13. Trie Sandra Kesuma Andar, S.E., M.M sebagai Analis SDM Ahli Pertama
14. Ari Chandra, S.H., M.H sebagai Analis SDM Ahli Pertama
15. Muhamad Firmansyah, S.E., M.M sebagai Pustakawan Ahli Muda
16. Nurliasari Dirtiananda, S.T sebagai Perencana Ahli Pertama
17. Irma Carlini, S.E., M.M sebagai Perencana Ahli Pertama
18. Hilmawan Nurhatmadi, S.Psi., M.Ed sebagai Widyaiswara Ahli Pertama
19. Sultan Hasanudin, S.Si., M.I.L sebagai Widyaiswara Ahli Muda
20. Shinta Xaverina, S.E., M.M sebagai Perencana Ahli Pertama

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap seluruh pejabat yang telah diberikan amanah dapat bekerja secara optimal serta membawa perubahan positif dalam peningkatan pelayanan publik dan pembangunan daerah.

DPRD Provinsi Lampung Hadiri Upacara HUT ke-62, M. Syukron Muchtar Bacakan Sejarah Singkat Provinsi Lampung


BANDAR LAMPUNG
– DPRD Provinsi Lampung menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Lampung yang berlangsung di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (31/3/2026).

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, M. Syukron Mukhtar, Lc., M.Ag., mendapat kehormatan membacakan sejarah singkat berdirinya Provinsi Lampung. 

Disampaikan Syukron, Lampung awalnya merupakan bagian dari Provinsi Sumatera Selatan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1964, Provinsi Lampung resmi berdiri pada 18 Maret 1964 dengan Bandar Lampung sebagai ibu kota, hasil perjuangan para tokoh lokal yang menegaskan identitas, pemerintahan, dan pembangunan daerah.

Sejak saat itu, Lampung terus berkembang menjadi pusat ekonomi, budaya, dan pertanian di Pulau Sumatera.

Upacara dipimpin Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M., selaku inspektur upacara mewakili Gubernur Lampung. Turut hadir jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, pejabat pimpinan tinggi pratama, serta peserta upacara dari TNI, Polri, dan ASN.

Dalam amanat yang dibacakan, Wakil Gubernur menyampaikan arah pembangunan Provinsi Lampung yang menekankan pada Lampung maju, berdaya saing, dan mandiri secara ekonomi. “Dirgahayu ke-62 Provinsi Lampung. Peringatan ini menjadi momentum untuk menegaskan arah pembangunan ke depan,” ujarnya.

Capaian pembangunan saat ini merupakan hasil kerja keras pendahulu, dengan Provinsi Lampung berkembang sebagai lumbung pangan nasional dan penggerak ekonomi di Sumatera. 

Beberapa indikator makro menunjukkan perkembangan positif: pertumbuhan ekonomi 5,28 persen, tingkat kemiskinan 9,66 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 73,98 (kategori tinggi). Inflasi tahun 2025 tercatat terendah di Sumatera dan kedua terendah nasional.

Di bidang tata kelola pemerintahan, SAKIP meningkat ke predikat BB, serta Provinsi Lampung meraih penghargaan provinsi dengan kualitas pelayanan publik tertinggi secara nasional.

Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong penguatan ekonomi desa melalui Program Desaku Maju, peningkatan infrastruktur dengan kemantapan jalan 79,79 persen, serta transformasi digital melalui aplikasi Lampung-In dengan lebih dari 30.000 pengguna.

Meski capaian positif diraih, tantangan pembangunan masih ada, termasuk keterbatasan fiskal dan dinamika global. Perencanaan yang efektif, efisien, dan kolaboratif menjadi kunci menghadapi tantangan tersebut.

HUT ke-62 Provinsi Lampung mengusung tema “Membangun Bersama Lampungku Maju”, sebagai wujud komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan menuju visi “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas”.

DPRD Provinsi Lampung melalui M. Syukron Muchtar mengajak seluruh masyarakat memperkuat sinergi dan menghargai jasa para pahlawan serta pendahulu dalam membangun Provinsi Lampung. DPRD berharap agar sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan terus diperkuat sehingga pembangunan Lampung dapat berjalan lebih cepat, berkelanjutan, dan membawa kesejahteraan bagi seluruh warga Lampung.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan sejumlah penghargaan atas prestasi kerja dan dedikasi kepada jajaran perangkat daerah, instansi, serta individu yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Adapun daftar penerima penghargaan yang diserahkan dalam upacara tersebut meliputi: Penghargaan Evaluator Internal SAKIP & Dukungan Digitalisasi, Penghargaan Penilaian Kematangan Perangkat Daerah Tahun 2025, Penghargaan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik oleh Ombudsman RI Tahun 2025, Pegawai Penerima Penghargaan pada Unit Pelayanan Publik, Penyerahan Tali Asih KORPRI kepada Pensiunan.(*)

I Ketut Pasek Kembali Pimpin Organda Lampung Periode 2026–2031


Bandar Lampung
– I Ketut Pasek kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Lampung untuk periode 2026–2031. Ia terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Organda Lampung yang digelar pada Selasa (31/3/2026) di Hotel Horison Bandar Lampung.

Musda XI tersebut menjadi momentum penting bagi para pelaku transportasi darat di Lampung untuk menentukan arah organisasi ke depan. Forum yang dihadiri pengurus serta anggota Organda dari berbagai kabupaten/kota itu berlangsung secara demokratis dan menghasilkan keputusan untuk kembali mempercayakan kepemimpinan kepada I Ketut Pasek.

Dalam sambutannya usai terpilih, I Ketut Pasek menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi angkutan darat tersebut.

“Ke depan kami akan menyusun tim kepengurusan yang solid dan mampu bekerja bersama untuk menjalankan program kerja organisasi. Harapan serta masukan dari para ketua DPC akan menjadi perhatian dan akan dituangkan dalam program kerja ke depan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program strategis yang telah berjalan, sekaligus memperkuat sistem transportasi darat yang lebih terintegrasi, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Organda Lampung akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan angkutan umum sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui sistem transportasi yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal DPP Organda, Kurnia Lesani Adrian, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda XI DPD Organda Lampung dengan lancar hingga menghasilkan kepemimpinan baru.
Menurutnya, kepengurusan yang baru diharapkan mampu membawa organisasi menjadi lebih baik serta mampu menjawab berbagai tantangan di sektor transportasi darat.

“Selamat kepada Ketua terpilih dan seluruh pengurus DPD Organda Lampung. Semoga ke depan dapat bekerja lebih baik, membangun tim yang solid, serta menghadirkan program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat dan industri transportasi,” ujarnya.

Ia juga menilai sektor transportasi di Lampung memiliki potensi besar untuk berkembang, khususnya dalam penguatan sistem transportasi perkotaan serta peningkatan layanan angkutan umum yang lebih modern dan efisien.

Musda XI DPD Organda Lampung juga menjadi ajang evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus merumuskan program kerja organisasi untuk lima tahun mendatang. Sejumlah isu strategis turut dibahas, mulai dari peningkatan keselamatan transportasi, penataan trayek, hingga adaptasi terhadap perkembangan teknologi di sektor transportasi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung, unsur Dinas Perhubungan, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor transportasi darat.

Dengan kembali terpilihnya I Ketut Pasek sebagai ketua, diharapkan Organda Lampung semakin solid dalam memperkuat industri transportasi darat serta berkontribusi mendukung pembangunan daerah di Provinsi Lampung.

Musda XI DPD Organda Lampung 2026 Dorong Transportasi Terintegrasi Aman Dan Nyaman


Lampung
- Musyawarah Daerah XI DPD Organda Provinsi Lampung 2026 resmi digelar pada Selasa (31/3/2026) di Horison Hotel Bandar Lampung. Kegiatan ini mengusung tema “Menuju Angkutan Umum yang Terintegrasi, Aman dan Nyaman dalam Menumbuhkan Kegiatan Ekonomi”.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang diwakili oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya momentum Musda sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat membangun sektor transportasi di Lampung.

Menurutnya, sistem transportasi memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, angkutan umum harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman yang semakin modern, ramah lingkungan, serta efisien dalam penggunaan energi.

“Transportasi yang baik tidak hanya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Organda untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah melalui peningkatan layanan transportasi yang terintegrasi serta kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

Sementara itu, Ketua DPD Organda Lampung,I Ketut Pasek,menyampaikan bahwa pihaknya telah berhasil menyelesaikan tugas angkutan Lebaran dengan aman dan lancar. Ke depan, Organda akan memfokuskan pada penguatan sistem angkutan umum, khususnya dalam hal integrasi antar moda transportasi dan peningkatan pelayanan kepada penumpang.

Ia menambahkan, Organda akan terus berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisian dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan, termasuk keluhan terkait tarif tol yang dinilai masih memberatkan bagi angkutan umum.

“Harapan kami, ada kebijakan tarif khusus untuk angkutan umum di jalan tol. Selama ini kami sudah beberapa kali mengusulkan, namun masih terkendala regulasi yang berlaku,” jelasnya.

Selain itu, Organda juga menyoroti pentingnya digitalisasi sistem transportasi, seperti penggunaan CCTV dan e-toll, yang dinilai dapat meningkatkan pengawasan serta efisiensi operasional di lapangan.

Melalui Musda XI ini, diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis yang mampu mendorong terwujudnya sistem transportasi yang lebih modern, terintegrasi, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung secara berkelanjutan.

Senin, 30 Maret 2026

DANREM 043/GATAM Tekankan Disiplin Dan Profesionalisme Prajurit Dalam Apel Luar Biasa


BANDAR LAMPUNG
– Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Sumarlin Marzuki, menegaskan pentingnya penguatan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme bagi seluruh prajurit serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan TNI. Penegasan tersebut disampaikan dalam Apel Luar Biasa yang digelar di Lapangan Upacara Kompi B Yonif 143/TWEJ, Bandar Lampung, Senin (30/03/2026).

Dalam arahannya, Danrem menekankan bahwa setiap prajurit TNI harus mampu menjadi teladan, baik di lingkungan satuan maupun di tengah masyarakat. Menurutnya, integritas, etika, serta dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas merupakan fondasi utama dalam menjaga kehormatan institusi.

“Sebagai prajurit Korem 043/Garuda Hitam, kita dituntut untuk selalu menjaga integritas, meningkatkan kinerja, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya di hadapan ratusan personel.

Selain itu, Sumarlin Marzuki juga menyoroti pentingnya memperkuat soliditas internal serta meningkatkan sinergitas antar-instansi. Ia menyebut, keberhasilan pelaksanaan tugas pokok TNI di wilayah Lampung tidak terlepas dari kolaborasi yang harmonis dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta seluruh elemen masyarakat.

Apel Luar Biasa yang dirangkaikan dengan Jam Komandan ini menjadi sarana komunikasi dua arah antara pimpinan dan anggota. Kegiatan tersebut tidak hanya digunakan untuk menyampaikan kebijakan strategis, tetapi juga sebagai momentum evaluasi menyeluruh terhadap kinerja satuan dalam periode terakhir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Korem 043/Gatam, di antaranya Kasiren Korem 043/Gatam Kolonel Czi Kurniawan Hartanto, para Kepala Seksi (Kasi) Kasrem, Perwira Seksi (Pasi) Korem, serta para Komandan dan Kepala Satuan Balak Aju Korem 043/Gatam.

Melalui kegiatan ini, seluruh personel diharapkan semakin meningkatkan kesiapan mental, kedisiplinan, serta profesionalisme dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks.

 Dengan demikian, setiap prajurit mampu memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI.

REKATKAN UKHUWAH: Danrem 043/Gatam dan Gubernur Lampung Hadiri Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H


Bandar Lampung
— Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Lampung, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam, Sumarlin Marzuki, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Lampung.

Acara tahunan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah antar unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh elemen masyarakat di Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa bulan Ramadan merupakan sarana pembelajaran dalam membentuk karakter disiplin dan ketakwaan.

“Ramadan adalah madrasah bagi kita semua. Nilai-nilai kedisiplinan yang telah dilatih, mulai dari sahur hingga ibadah tepat waktu, harus terus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam melayani masyarakat,” ujar Gubernur.

Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah dan stakeholder untuk menjadikan momen Idul Fitri sebagai titik awal memperkuat sinergi dalam pelayanan publik. Menurutnya, semangat kebersamaan akan mendorong terciptanya kinerja yang lebih solid dan harmonis.

Sementara itu, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan Halal Bihalal merupakan bentuk komitmen dalam menjaga hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Momentum ini sangat penting untuk memperkuat silaturahmi dan sinergitas. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas, keamanan, serta kerukunan di Lampung,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri berbagai tokoh lintas sektoral, di antaranya unsur Forkopimda, pimpinan instansi militer dan kepolisian, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah, serta tokoh agama dan masyarakat.

Acara ditutup dengan prosesi saling berjabat tangan (mushafahah) yang berlangsung penuh kehangatan. Diiringi lantunan selawat, seluruh peserta saling memaafkan sebagai simbol keikhlasan dan kebersamaan.

Melalui momentum ini, nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan semakin diperkuat, sebagai landasan dalam mewujudkan Provinsi Lampung yang aman, harmonis, dan penuh keberkahan.

Peringati HUT Tanggamus Ke-29 Tahun, Logo Baru, Semangat Kerja Jalan Lurus


TANGGAMUS
-- Pemkab Tanggamus melaksanakan Upacara untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) Tanggamus Ke-29 Tahun 2026, yang bertempat di lapangan Merdeka Kota Agung, Kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung.

Dan dilanjutkan berziarah ke Taman Makam Pahlawan, Pekon Kagungan Kecamatan Kota Agung Timur. Senin, 30/03/2026.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Tanggamus Hi Moh Saleh Asnawi, turut Dandim 0424 Tanggamus Letnan Kolonel Infanteri Dwi Djunaidi Mulyono, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko, Wabup Tanggamus Agus Suranto, Kepala Kejaksaan Negeri Tanggamus Subari Kurniawan, Kepala BNNK Diani Indramaya, Kepala Pengadilan Negeri Ita Denie Setiyawaty, Asisten, Stap Ahli, Kaban Kesbangpol Beni Irawan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tanggamus, Camat dan kepala Pekon Se-kabupaten Tanggamus.

Dalam amanatnya Bupati Tanggamus Hi Moh Saleh Asnawi menyampaikan, bahwa Kabupaten Tanggamus genap berusia 29 Tahun, peringatan kali ini mengusung tema " semangat kerja jalan lurus kita wujudkan Tanggamus yang maju dan sejahtera, 

Di momen peringatan hari ulang tahun Kabupaten Tanggamus ini merupakan tahun kedua di masa jabatannya sebagai bupati Tanggamus masa bakti 2025-2030, baginya tahun pertama adalah tahun membangun pondasi yang kuat agar di tahun-tahun berikutnya dapat berlari lebih cepat. 

" Saya menyadari dan memaklumi apabila masih terdapat ketidakpuasan terhadap hasil kerja kami dan jajaran namun masyarakat juga harus memahami bahwa pembangunan daerah itu tidak terlepas dari sebuah perencanaan di tahun-tahun sebelumnya, yang wajib selaras dengan perencanaan jangka panjang jangka menengah dan rencana tahunan yang harus disinergikan dengan program prioritas pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, serta memperhatikan kondisi anggaran dan fiskal yang tersedia,"jelasnya.

Lanjutnya, di depan masih banyak PR Pemerintah dalam mencapai visi pembangunan periode 2025 2020, salah satunya adalah menekan angka kemiskinan di bawah 10% selanjutnya PR lain yang amat penting adalah infrastruktur jalan, persentasi jalan rusak ringan dan berat saat ini masih cukup tinggi di atas 50%. 

Akses dan mutu layanan pendidikan belum sepenuhnya merata di sektor kesehatan stunting kualitas gizi dan pelayanan dasar masih menjadi pekerjaan rumah bersama dan pertumbuhan ekonomi daerah, dan masih perlu didorong lebih kuat terutama produksi pertanian perkebunan dan perikanan, dimana banyak dijual dalam bentuk mentah UMKM banyak yang belum naik kelas. 

" Pada momen ulang tahun Kabupaten Tanggamus ini saya meminta kepada semua pihak untuk menggunakan lambang logo daerah yang baru, sebagai bentuk rasa memiliki kecintaan dan kebanggaan terhadap bumi begawi jejama, saya menghimbau kepada seluruh instansi dan organisasi mari pedomi lambang logo Kabupaten tanggamus sesuai dengan peraturan daerah nomor 2 tahun 1997 sejak lahirnya Kabupaten Tanggamus 29 tahun yang lalu,"ujarnya.

Untuk itu Bupati Tanggamus ini pun mengajak bersama-sama menjaga situasi dan kondisi wilayah agar tetap kondusif serta tidak mudah terpancing dengan isu-isu atau pemberitaan yang tidak benar dan tidak berdasarkan data dan fakta yang nyata.

" Mari kita memperkuat persatuan nasional di tengah gejolak geopolitik dan krisis internasional, rapatkan barisan eratkan persaudaraan dan jangan terpecah belah,"pungkasnya. (*)

SPPG 02 Diresmikan, Polresta Bandar Lampung Perluas Layanan Makan Bergizi Gratis


Bandar Lampung
– Polresta Bandar Lampung kembali meresmikan satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (30/3/2026). Dapur SPPG 02 tersebut berlokasi di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Bandar Lampung, Wakapolresta, serta Kepala SPPG.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Alfret menyampaikan bahwa peresmian dapur SPPG merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pemenuhan gizi masyarakat. Menurutnya, program ini memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan gizi sekaligus menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

“Program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan gizi serta menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Kehadiran SPPG menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam aspek sosial kemasyarakatan,” ujar Kapolresta.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, baik pemerintah, aparat, mitra kerja, maupun masyarakat, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan efektif, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Kapolresta berharap keberadaan dapur SPPG dapat dimanfaatkan secara optimal serta terus dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat. Program ini juga diharapkan menjadi bagian dari peningkatan pelayanan publik sekaligus mendukung program prioritas nasional.

Sebelumnya, Polresta Bandar Lampung telah meresmikan dua dapur SPPG, yakni SPPG 01 di Jalan Dr. Setia Budi, Kelurahan Negeri Olok Gading, Kecamatan Teluk Betung Timur dan SPPG 03 di Jalan Pramuka, Kavling Kebun PKK Blok G1 RT 10, Rajabasa, pada Sabtu (28/3/2026). Peresmian dipusatkan di SPPG 01 dan dihadiri unsur Forkopimda, TNI, pemerintah daerah, mitra SPPG, serta tamu undangan lainnya.

Ketiga dapur SPPG tersebut difungsikan untuk menyiapkan dan mendistribusikan makanan bergizi gratis kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak dan lansia. Dengan hadirnya fasilitas ini, Polresta Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga.

Ketua DPRD Lampung Hadiri Halalbihalal Pemprov, Tegaskan Sinergi Kuat untuk Percepatan Pembangunan


Bandar Lampung
— Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., menghadiri kegiatan halalbihalal yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Lampung usai Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, di Lapangan Korpri, Senin (30/3/2026).



Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.T., didampingi unsur Forkopimda, di antaranya Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), dan Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., serta Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, S.T., M.T., bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza dan Ketua IKAD DPRD Provinsi Lampung Irene Fransisca. Kegiatan ini juga diikuti jajaran ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.



Sejumlah anggota DPRD Provinsi Lampung juga tampak hadir, di antaranya Ketua Komisi V Yanuar Irawan, S.E., M.M., Wakil Ketua Komisi IV Iswan H. Cahya, S.H., M.H., Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung Fahrorrozi, S.T., M.T., Anggota Komisi I Yozi Rizal, S.H., serta Sekretaris DPRD Provinsi Lampung Desca Paksi Moeda, S.T., M.T., M.M.



Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa momentum halalbihalal menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar unsur pemerintahan.



“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung, kami mengucapkan selamat Idulfitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga nilai-nilai Ramadan dapat terus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Giri.



Ia juga mengapresiasi kinerja seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tetap menunjukkan dedikasi dan profesionalitas selama bulan Ramadan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, sinergi yang terjalin antara legislatif, eksekutif, dan Forkopimda merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Lampung.



Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.T., Dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum pembentukan karakter aparatur yang sabar, disiplin, dan berintegritas.



“Nilai-nilai Ramadan harus terus dijaga setelah bulan suci berakhir, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.



Gubernur juga mengajak seluruh ASN untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong sebagai bagian dari budaya kerja, serta terus meningkatkan kinerja secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.



Kegiatan halalbihalal ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan, meningkatkan koordinasi, serta meneguhkan komitmen seluruh elemen pemerintahan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Lampung. 

DPRD Provinsi Lampung Gelar Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat II


Bandar Lampung
– DPRD Provinsi Lampung menggelar Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat II dalam rangka penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Lampung, Senin (30/3/2026).

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., serta dihadiri Pemerintah Provinsi Lampung yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M. 

Turut hadir dalam rapat paripurna Wakil Ketua I Khostiana, S.E., M.H., Wakil Ketua II Ismet Roni, S.H., M.H., Wakil Ketua III Maulidah Zauroh, M.A., Pd., dan Wakil Ketua IV Naldi Rinara S Rizal, S.E., M.M., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan anggota DPRD Provinsi Lampung.

Mengawali jalannya rapat paripurna, pimpinan sidang mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya rapat paripurna dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Selanjutnya, sesuai dengan tata tertib DPRD, Sekretaris DPRD Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda, S.T., S.E., M.M., membacakan surat-surat masuk sebagai bagian dari kelengkapan administrasi persidangan sebelum memasuki agenda utama.

Agenda rapat paripurna ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap pengelolaan keuangan daerah, sekaligus menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK Perwakilan Provinsi Lampung.

Dalam rapat tersebut, juru bicara Pansus, Lesty Putri Utami, S.H., M.Kn., menyampaikan laporan hasil pembahasan terhadap LHP BPK Perwakilan Provinsi Lampung di hadapan pimpinan dan anggota dewan.

Laporan Pansus tersebut mencakup tiga objek pemeriksaan utama, yakni laporan hasil pemeriksaan kinerja atas upaya pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan pada Pemerintah Provinsi Lampung dan instansi terkait lainnya Tahun Anggaran 2023 sampai dengan Semester I Tahun Anggaran 2025.

Selain itu, laporan hasil pemeriksaan kepatuhan atas pengelolaan operasional Tahun 2024 sampai dengan Semester I Tahun 2025 pada PT Lampung Jasa Utama (Perseroda) beserta anak perusahaan dan instansi terkait lainnya.

Selanjutnya, laporan hasil pemeriksaan kepatuhan atas pengelolaan belanja daerah Tahun Anggaran 2025 pada Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam penyampaiannya, Pansus menguraikan berbagai temuan, catatan penting, serta rekomendasi strategis. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi Lampung guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

Ketua DPRD Provinsi Lampung menegaskan bahwa penyampaian laporan Pansus ini merupakan wujud komitmen DPRD dalam mengoptimalkan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah, khususnya dalam aspek pengelolaan keuangan dan pelaksanaan program pembangunan.

Melalui rapat paripurna ini, DPRD Provinsi Lampung mendorong agar seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan dapat dijadikan pedoman dalam melakukan perbaikan sistem pengelolaan keuangan daerah serta peningkatan kinerja instansi terkait. 

Dengan demikian, diharapkan terwujud tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien demi kesejahteraan masyarakat Provinsi Lampung.