Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label BPBD Lampung Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BPBD Lampung Barat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Juni 2024

Tanah Longsor Mengancam Pemukiman Warga Bandar Baru, Sudah Ada Korban Jiwa



GK, Lampung Barat - Bencana alam tanah longsor mengancam pemukiman warga Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat, kondisi itu semakin parah sewaktu hujan turun karena debit air yang begitu besar berkumpul dititik tersebut.

Karena tekstur tanah ini memiliki komposisi sebagian besar lempung dengan sedikit pasir dan bersifat subur, maka tidak heran jika saat musim hujan dengan curah hujan berkualitas tinggi rawan terjadi bencana longsor.

Sangat menakutkan bagi penduduk di Pekon (Desa.red) tersebut terutama yang rumahnya tidak jauh dari lokasi longsor, informasi yang berhasil dihimpun oleh media Gariskomando.com, kurang lebih seluas 2 hektar tanah perkebunan warga yang sudah hilang tergerus longsor.


Hal itu diperkuat keterangan Rizki, warga setempat yang menjelaskam bahwa kini tanah perkebunan milik mereka tinggal menyisakan surat tanahnya saja.

"Tanah kami bang tinggal cerita lagi, sudah tidak ada, terseret oleh longsor. Itu surat tanahnya tinggal menjadi kenang-kenangan," keluh Rizki. Sabtu (1/6/2024).


Adi yang rumahnya kini hanya berjarak 150 meter dari bibir longsor menceritakan betapa menakutkannya suara dilokasi longsor jika hujan turun.

"Ngeri bang jika waktu hujan turun, malam hari kami tidak bisa tidur mendengar suara gemuruh seperti suara lautan dan getarannya seperti gempa saat ada tanah yang tergerus longsor," terangnya menceritakan suasana di lokasi longsor yang kedalamannya mencapai 300 meter lebih itu.


Dengan kondisi demikian Adi mengatakan, ini dapat menjadi ancaman serius terhadap pemukiman warga di Pekon Bandar Baru. Hal itu meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya tragedi yang lebih besar mengingat di lokasi longsor tersebut pada tahun 2023 kamarin sudah menelan korban jiwa.

Masyarakat Pekon Bandar Baru sangat mengharapkan perhatian dan tindakan cepat dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan instansi terkait untuk meninjau lokasi yang mengancam pemukiman warga guna mencari solusi penanggulangannya. (Surya)

Jumat, 01 Desember 2023

Sukau Diguyur Hujan Deras, Tengah Malam Rumah Salah Satu Warga Diterjang Tanah Longsor



GK, Lampung Barat - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Sukau sejak Kamis siang hingga tengah malam mengakibatkan bencana alam.

Satu unit rumah warga di Pemangku Karya Jaya Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat, rusak akibat diterjang tanah longsor, Jumat (1/12/2023) dini hari pukul 00.30 WIB.

Rumah yang diterjang longsor milik Bahrudin (68), dirumah tersebut dihuni oleh Barudin bersama istri, anak dan cucunya.


Sudirman anak Bahrudin menyampaikan, bahwa longsor sudah mulai terjadi sejak sore hari namun puncaknya terjadi di pertengahan malam sewaktu orang-orang telah terjaga.

"Hujan dari kemarin siang, karena derasnya sehingga sore sudah mulai longsor, namun longsor besarnya terjadi semalam sekitar pukul 00.30 wib," kata Sudirman.


Warga sekitar membantu mengevakuasi barang-barang milik terdampak longsor dan membersihkan tanah longsor yang menerjang sisi rumah hingga bagian kamar dan tiang penyangga mengalami kerusakan.

Surya Al Pajri yang juga merupakan Pimpinan Redaksi media Gariskomando.com, kebetulan berada dilokasi terdampak longsor dan membantu proses evakuasi. Disela waktunya, dirinya meminta kepada pihak terkait yakni BPBD Lampung Barat, untuk segera turun membantu korban yang terdampak bencana alam ini.

"Beruntung tidak ada korban jiwa mengingat kejadiannya dini hari tadi sekitar pukul 00.30 WIB. namun kerugian materil rumah yang terbuat dari bangunan kayu tersebut diperkirakan Rp.5 juta," jelas Surya.

Masih menurutnya, "Kita mengharapkan pihak BPBD segera turun, melihat dan membantu keluarga kita yang terdampak longsor, karena diperkirakan jika hujan turun lagi dengan intensitas tinggi di lokasi, kemungkinkan longsor susulan akan terjadi," pungkasnya. (Red)