Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Bandar Baru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bandar Baru. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 November 2024

Apes! Pelaku Curanmor Ketangkap Massa di Sukau



GK, Lampung Barat - Satu orang pelaku pencuri sepeda motor Beat dengan Nopol BE2897MF ketangkap dihajar massa setelah aksinya ketahuan oleh sang pemilik motor pada pukul 19.30 WIB Jumat, 1 November 2024.

Kejadian berawal ketika sepeda motor jenis Honda Beat milik Zalmudin warga Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat terparkir di samping rumah.

Aksi pelaku pencuri motor terdengar oleh istri korban dan terlihat kedua pelaku berkendara 2 sepeda motor beriringan arah Muaradua. Sontak istri korban meneriaki dan menelpon suaminya. Tak menunggu waktu lama pesan berantai via whatsApp pun menyebar dan terjadi aksi kejar-kejaran warga dengan pelaku curanmor.


Nasib sial menimpa kedua pelaku, aksinya digagalkan massa di depan SMPN 1 Sukau, Pekon Buay Nyerupa. Keduanya mendapat bogem mentah sebelum satu pelaku berhasil kabur namun sepeda motor milik pelaku dan hasil curiannya tinggal di lokasi massa.

Beruntung warga sigap menghubungi pihak Kepolisian, dengan gerak cepat Kapolsek Balik Bukit, IPTU Sabtudin beserta anggotanya turun ke lokasi dan mengamankan pelaku.

"Kini pelaku sudah kami bawa ke Polsek Balik Bukit berikut barang bukti berupa 2 sepeda motor dan kunci T," pungkas Kapolsek Balik Bukit. (Surya)

Kamis, 24 Oktober 2024

Miris, Tahun 2024 Pekon yang Hanya Berjarak 10 KM dari Ibukota Lambar Belum Ada Penerangan PLN



GK, Lampung Barat - Letaknya hanya berjarak 10 kilometer dari ibukota Kabupaten Lampung Barat hingga kini penerangan yang didambakan masyarakat Pekon Bandar Baru tak kunjung terealisasi.

Sangat memprihatinkan, Pekon yang menjadi ibukota Kecamatan Sukau di kabupaten Lampung Barat itu masih ada 2 Pemangku yang belum merasakan penerangan PLN.

Menurut tokoh masyarakat setempat yang juga pernah menjabat sebagai mantan Peratin (Kepala Desa), Nadirsyah menyebut bahwa mereka sudah 4 kali mengajukan proposal kepada Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Liwa agar 2 Pemangku di Pekonnya mendapat perhatian oleh PLN dan masuk listrik.

"Kami sudah 4 kali sejak tahun 2023 mengirim proposal agar Pemangku Sukamakmur dan Pemangku Sukajadi mendapat penerangan dari PLN, namun hingga kini belum terealisasi," kata Nadir. Kamis (24/10/2024)

Masyarakat setempat sangat berharap dan mendambakan penerangan mengingat di 2 Pemangku itu dihuni oleh kurang lebih 400 kepala keluarga.

"Kami sangat menantikan PLN, karena banyak warga yang butuh baik anak sekolah maupun untuk kelangsungan hidup. Ditambah lagi daerah kami ini merupakan Ibukota Kecamatan Sukau tapi kondisinya memprihatinkan," ujar Yanto warga Sukamakmur.

Namun hingga berita ini diterbitkan pihak ULP PLN Liwa tidak bisa dikonfirmasi atas kendala yang terjadi sehingga terhambatnya PLN masuk ke Pemangku di Pekon Bandar Baru. (Surya)

Sabtu, 17 Agustus 2024

Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 di Kecamatan Sukau Berlangsung Khidmat


Detik-detik Pengibaran Bendera Merah Putih pada HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Lapangan Kecamatan Sukau (Foto: Surya)


GK, Lampung Barat -- Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79,  yang berlangsung di Lapangan Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat berlangsung khidmat dan lancar. Sabtu (17/8/2024).

Pada upacara yang dihadiri segenap pelajar dari setiap satuan pendidikan tingkat Kecamatan Sukau, instansi dan berbagai lapisan masyarakat, Camat Sukau Juremiyudi, S.H., M.H. bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Sementara Aipda Benny Wijaya dari Polsek Balik Bukit bertindak sebagai Komandan Upacara dan Perwira Upacara diemban oleh Pelda Marzi dari Koramil 0422-04/BB dan Pembaca Naskah Proklamasi oleh Ustadz Abdul Aziz.


Hadir juga pada momen bersejarah bangsa Indonesia itu Segenap Peratin yang ada di Kecamatan Sukau beserta jajarannya, Kepala Sekolah/Madrasah se-Kecamatan Sukau, PPK dan Panwas Kecamatan, Ormas, KKN UIN Raden Intan Lampung serta Siswa didik dari tingkat SD hingga SMA.

Momen penuh khidmat saat Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) dari SMA N 1 Sukau, mulai memasuki lapangan upacara.

Semua peserta upacara dibuat kagum dan terpukau dengan barisan Paskibraka yang tampil luar biasa, kompak dan penuh percaya diri. Lagu "Indonesia Raya" pun dengan lantang dikumandangkan oleh segenap peserta dipandu putera-puteri SMP N 3 Sukau. Sang Merah Putih berkibar hingga ujung tiang.


Usai Protokoler mengarahkan Inspektur Upacara meninggalkan lapangan upacara, acara dilanjutkan dengan aneka atraksi Marching Band SDN 2 Buay Nyerupa, penampilan Sakura dari MI Muhammadiyah Sukau serta penampilan dari KKN UIN RIL.

Sesaat setelah usai upacara Camat Juremiyudi mengatakan momen HUT Kemerdekaan merupakan perayaan syukur dari setiap anak bangsa sehingga harus lahir dengan rasa semangat.

"Kemerdekaan adalah hak segenap bangsa. Karena itu, kemerdekaan harus lahir dari setiap anak bangsa, dari diri sendiri dengan penuh semangat. Itulah makna hakiki dari perayaan dan seremoni kemerdekaan," ungkap Camat Sukau.


Selain mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, Camat Juremiyudi berharap agar momentum Kemerdekaan semakin mengokohkan persatuan dan kerjasama.

"Semoga momen ini semakin mengokohkan persatuan, membangun kerjasama, merawat kebhinekaan, menjaga toleransi serta bersama-sama memajukan daerah," harap Camat Juremi. (Surya)

Minggu, 02 Juni 2024

Camat Sukau dan Kapolsek Balik Bukit Gerak Cepat Tinjau Lokasi Longsor, Terlihat Retakan Tanah Bergerak



GK, Lampung Barat - Secara maraton Camat Sukau beserta Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) turut mengunjungi lokasi tanah bergerak bencana longsor 2 titik yang ada di Pemangku Way Menjadi Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat. Minggu (2/6/2024)

Setelah sebelumnya Anggota DPRD Kabupaten Lampung Barat, Nopiyadi memberikan pandangannya sesaat sesudah melihat langsung lokasi longsor.

Kini Camat Sukau Juremiyudi, S.H., M.M., bersama dengan Kapolsek Balik Bukit Iptu Sabtudin, Babinsa Pelda Marji, Sekcam Sukau Galih Joko Purnomo, Pj. Peratin Bandar Baru Darikson Ekaputra dan juga turut Pemangku Way Menjadi Riyanto, nampak hadir untuk melihat kondisi terkini tanah bergerak yang berpotensi longsor susulan.


Setelah meninjau di 2 lokasi tanah bergerak yang mengancam keselamatan warga, Juremiyudi selaku Camat Sukau menghimbau kepada masyarakat sekitar untuk tidak mendekati area longsor yang sangat berbahaya untuk keselamatan.

"Saya sudah meminta kepada Pj. Peratin Bandar Baru untuk memasang banner himbauan agar tidak mendekati area longsor dan larangan untuk tidak membuang sampah sembarang," kata Juremi.


Pihaknya juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan mengumpulkan warga yang tanahnya berada disekitaran tanah longsor, agar bisa bersama-sama berembug untuk mencari solusi dan kemudian akan dilanjutkan ke pihak terkait.

Kapolsek Balik Bukit juga berpesan untuk lebih berhati-hati karena sudah banyak terlihat retakan di belakang pemukiman warga.

"Saya menghimbau kepada warga yang bermukim disini agar kebih hati-hati, cari titik amannya dari longsoran ini, karena ini tanah labil sudah banyak keretakan," pungkas Sabtudin. (Surya)

Ibukota Kecamatan Sukau Dikepung Longsor, Anggota DPRD dari Fraksi PKS Tinjau Lokasi dan Sampaikan ini!



GK, Lampung Barat - Berangkat dari video yang beredar di akun facebook milik Surya Al Pajri terkait bencana alam longsor yang terjadi di Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau. Anggota DPRD Kabupaten Lampung Barat, Nopiyadi, S.Ip., meninjau 2 lokasi longsor yang berada di Pekon tersebut. Minggu (2/6/2024)

Pertama Nopiyadi, S.Ip., meninjau lokasi tanah longsor yang telah menelan 2 hektar lebih tanah perkebunan warga dan pada tahun 2023 lalu, telah menelan 1 korban jiwa yang terseret oleh tanah longsor.

Kedalaman lokasi longsor itu diperkirakan 300 meter lebih, hal tersebut diketahui saat melakukan evakuasi mengangkat jenazah korban yang terperosok ke jurang longsor di tahun lalu.


Kedua, tinjauan dilakukan di Pemangku Way Menjadi Pekon yang sama, yang mana titik longsor tepat di belakang pemukiman warga dan retakan-retakan potensi longsor susulan sudah mendekati rumah warga hanya berjarak kurang lebih 15 meter.

Dalam tanggapannya Nopiyadi menyampaikan rasa prihatinnya pada Ibukota Kecamatan Sukau yang mana kantor Kecamatannya bisa dilihat langsung dari titik lokasi longsor. Artinya menurut Nopi bahwa di Bandar Baru terdapat 2 lapisan pemerintahan yakni Pemerintahan Kecamatan dan Pemerintahan Pekon itu sendiri dan secara geografis dirinya menyimpulkan Pekon ini dikepung oleh bencana banjir dan longsor.

"Tentunya ini menjadi PR kita bersama, kepada masyarakat, pemerintah pekon, seluruh elemen yang terlibat, kecamatan khususnya, dan pihak terkait, BPBD, KLH, PUPR untuk rembug bersama. Mari kita pikirkan karena kondisi sekarang sudah jumlah hektaran tanah warga yang sudah hilang dan wujudnya sudah tidak ada lagi," ajak Nopiyadi.


Setelah meninjau lokasi longsor secara langsung, Nopiyadi merasa miris akan keadaan yang terjadi. Dirinya juga sangsi bahwa 5, 10, atau 15 tahun akan datang, apakah Pekon Bandar Baru yang merupakan Ibukota Kecamatan Sukau masih bisa dipertahankan atau tidak dari peta Kabupaten Lampung Barat.

"Masyaalloh..ini luar biasa kita tidak tahu, 5, 10 atau 15 tahun kedepan apakah Pekon Bandar Baru ini masih bisa kita pertahankan dari peta kabupaten lampung barat, atau justru dia akan hilang menjadi sejarah bahwa telah hilangnya sebuah pekon yang menjadi ibukota kecamatan karena termakan atau tergerus oleh longsor. Karena itu saya mengajak kita semua untuk berpikir dan rembug bersama mencari solusi yang tepat untuk pencegahan dan penanganannya," pungkas Nopiyadi. (Surya)

Sabtu, 01 Juni 2024

Tanah Longsor Mengancam Pemukiman Warga Bandar Baru, Sudah Ada Korban Jiwa



GK, Lampung Barat - Bencana alam tanah longsor mengancam pemukiman warga Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat, kondisi itu semakin parah sewaktu hujan turun karena debit air yang begitu besar berkumpul dititik tersebut.

Karena tekstur tanah ini memiliki komposisi sebagian besar lempung dengan sedikit pasir dan bersifat subur, maka tidak heran jika saat musim hujan dengan curah hujan berkualitas tinggi rawan terjadi bencana longsor.

Sangat menakutkan bagi penduduk di Pekon (Desa.red) tersebut terutama yang rumahnya tidak jauh dari lokasi longsor, informasi yang berhasil dihimpun oleh media Gariskomando.com, kurang lebih seluas 2 hektar tanah perkebunan warga yang sudah hilang tergerus longsor.


Hal itu diperkuat keterangan Rizki, warga setempat yang menjelaskam bahwa kini tanah perkebunan milik mereka tinggal menyisakan surat tanahnya saja.

"Tanah kami bang tinggal cerita lagi, sudah tidak ada, terseret oleh longsor. Itu surat tanahnya tinggal menjadi kenang-kenangan," keluh Rizki. Sabtu (1/6/2024).


Adi yang rumahnya kini hanya berjarak 150 meter dari bibir longsor menceritakan betapa menakutkannya suara dilokasi longsor jika hujan turun.

"Ngeri bang jika waktu hujan turun, malam hari kami tidak bisa tidur mendengar suara gemuruh seperti suara lautan dan getarannya seperti gempa saat ada tanah yang tergerus longsor," terangnya menceritakan suasana di lokasi longsor yang kedalamannya mencapai 300 meter lebih itu.


Dengan kondisi demikian Adi mengatakan, ini dapat menjadi ancaman serius terhadap pemukiman warga di Pekon Bandar Baru. Hal itu meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya tragedi yang lebih besar mengingat di lokasi longsor tersebut pada tahun 2023 kamarin sudah menelan korban jiwa.

Masyarakat Pekon Bandar Baru sangat mengharapkan perhatian dan tindakan cepat dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan instansi terkait untuk meninjau lokasi yang mengancam pemukiman warga guna mencari solusi penanggulangannya. (Surya)

Selasa, 05 Maret 2024

Terekam CCTV, Mobil Grandmax Tabrak Pengendara Motor Hingga Terseret Belasan Meter



GK, Lampung Barat - Laka lantas terjadi di Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat dengan korban pengendara sepeda motor dengan inisial (RD) yang sedang parkir di bahu jalan ditabrak oleh pengendara mobil Granmax jenis pick-up dari arah yang berbeda.

Kejadian berawal ketika (RD) yang merupakan warga setempat hendak brangkat bekerja disuatu Instansi Pemerintahan di Lampung Barat sekitar pukul 07.30 WIB. Saat baru keluar dari gang, terlihat dari rekaman CCTV (RD) berhenti di bahu jalan dan bertegur sapa dengan seorang pengendara lainnya yang terparkir di seberang jalan.

Namun nahas, dari arah yang berlawanan sebuah mobil Granmax jenis pick-up dengan nopol BE8415QF yang di kendarai oleh (AS) warga Pagar Dewa Kecamatan Sukau, diduga mengantuk melaju dengan kecepatan tinggi barjalan di bahu jalan lalu menabrak (RD) hingga terseret sampai belasan meter. Selasa (5/3/2024).


Sesaat setelah peristiwa kejadian, warga pun berdatangan untuk membantu korban kecelakaan dan membawa (RD) ke Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) guna mendapatkan perawatan.

(AS) sendiri beserta kedua kendaraan tersebut kini telah diamankan di Polres Lampung Barat.

Kasat Lantas Polres Lampung Barat, Iptu David Pulner, S.H., mendampingi Kapolres Lampung Barat AKBP Ryky Widiya Muharom S.H.,S.I.K., melalui Kanit Gakkum Bripka Hasan Muslimin, S.H., membenarkan peristiwa laka yang terjadi di Pekon Bandar Baru tersebut.

"Iya om, untuk pengemudi Grandmax sementara sudah kami amankan di polres lampung barat, berikut barang bukti, sambil berjalan proses hukum nya, sembari kami juga dalam proses lidik mengumpulkan alat bukti," jelas Hasan. (Surya)

Kamis, 17 Agustus 2023

Pekon Bandar Baru Rayakan HUT RI ke-78 Sebagai Ajang Pererat Silaturahmi



GK, Lampung Barat - Pemerintahan Pekon Bandar Baru menggelar berbagai kegiatan untuk memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-78.

Kegiatan tersebut merupakan semarak hari kemerdekaan diisi dengan berbagai perlombaan 17 Agustus yang beragam dan kreatif, seperti Lomba Estafet Air, Lomba Joget Balon, Lomba Pidato, Lomba Mewarnai, Lomba Makan Kerupuk, Volly Putra-putri, Futsal, Badminton dan Nyambai.

“kegiatan yang kita adakan merupakan momen pererat tali silaturahmi antar masyarakat dalam memperingati dan merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh semangat dan kegembiraan,” kata Plh. Bandar Baru, Muhammad Zepryansyah, Kamis (17/8/2023).

Riyan sapaan akrabnya, juga mengatakan bahwa semua kegiatan dalam menyambut Hari Jadi Kabupaten Bekasi dan HUT Kemerdekaan RI ini diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi seluruh masyarakat Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat.

“Terlebih lagi menjelang tahun politik, semoga silaturahmi warga Pekon Bandar Baru semakin erat dan situasinya tetap kondusif,” katanya.

Sebagai Plh. Pekon Bandar Baru, dirinya juga mengharapakan kegiatan tersebut menjadi edukasi kepada masyarakat bahwa politik itu sebatas demokrasi.

“Silaturahmi tetap menjadi tujuan utamanya dari rangkaian acara ini, jangan sampai nanti perbedaan pilihan, berimbas kepada perpecahan,” ujarnya.

Di malam puncak setelah upacara kemerdekaan, dilakukan pengumuman pemenang lomba dan pembagian hadiah, dan masyarakat disuguhkan dengan hiburan kesenian lokal yakni kuda lumping. (Surya)

Selasa, 28 Februari 2023

Bak Kolam di Tengah Jalan, Ketua DPD LSM Gasak Lambar Minta Pemerintah Provinsi Tutup Jalan Rusak Dengan Aspal



GK, Lampung Barat - Bak kolam ditengah jalan begitulah kiranya gambaran jalan Provinsi yang rusak tepatnya diruas jalan Liwa -Sukau Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat bikin geram warga dan pengguna jalan.

Para pengguna jalan menilai lantaran kerusakan terjadi hanya di satu titik hingga perbaikan terkesan ‘ogah-ogahan, padahal kerusakan jalan tersebut sudah lama dan banyak menyebabkan kecelakaan lalulintas (lakalantas) terutama bagi pengendara roda dua.

Wildan Selaku Ketua DPD LSM Gasak (Gerak Solidaritas Analisis Kebijaakan) Lambar menyampaikan keprihatinan dan keluhannya akan jalan yang rusak tersebut kepada media gariskomando.com. Selasa (28/02/2023). 


Dalam penyampaiannya, ia mengatakan sangat prihatin dengan kondisi jalan yang rusak parah tepat di Pekon Bandar Baru.

"Saat ini jalan tersebut sulit untuk dilewati pasalnya kondisi sangat parah apalagi saat musim hujan, genangan air berada di seluruh badan jalan yang menghambat jalannya lalu lintas dan memicu terjadinya kecelakaan," ujarnya.

Wildan juga meminta kepada Pemerintah Provinsi khususnya Gubernur Lampung untuk memperhatikan dan memperbaiki jalanan tersebut.

"Gubernur harus tanggap dan merespon cepat karena jika di biarkan maka kondisi jalan akan memburuk dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan yang hendak melintas, karena ini jalan utama dan jalan provinsi," tutur Ketua DPD Gasak Lampung Barat.

Wildan juga menegaskan, "Sudah selayaknya jalan ini diperbaiki, mengingat jalan ini sudah lama tidak mendapat sentuhan dari pemerintah provinsi, dan jalan ini harus di aspal tidak cuma ditimbun dengan sirtu," tutupnya. (Yie)