Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Buay Nyerupa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buay Nyerupa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Desember 2024

Pemerintah Pekon Buay Nyerupa Realisasikan BLT-DD Tahap 3 untuk 25 KPM



GK, Lampung Barat - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT–DD) Pekon Buay Nyerupa Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat untuk tahap tiga untuk empat bulan (September hingga Desember) kepada 25 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Balai Pekon setempat. Jum'at (6/12/2024).

Kegiatan itu hadiri Pelaksana Harian (Plh) Peratin Buai Nyerupa Yentoni, Camat Sukau Juremiyudi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa, Lembaga Himpunan Pekon (LHP), para Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan masyarakat yang menerima bantuan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, PLH Peratin juga menyampaikan bahwa di tahun anggaran 2024, pemerintah pekon kembali diamanatkan untuk menyalurkan BLT DD guna menindaklanjuti Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Republik Indonesia Nomor 98 Tahun 2023 tentang Perubahan atas PMK nomor 201/PMK.07/2022 tentang Pengelolaan Dana Desa yang diantaranya didalam pasal 35 mengatur penganggaran BLT-DD.


Plh Peratin juga berharap, BLT DD dapat membantu perekonomian masyarakat, sehingga pihaknya berpesan agar bantuan tersebut dapat dipergunakan sebaik mungkin terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan.

“Semoga dengan penyaluran BLT-DD ini dapat menjadi ujung tombak bagi kemajuan Pekon,” pungkas Yentoni. (*)

Jumat, 01 November 2024

Apes! Pelaku Curanmor Ketangkap Massa di Sukau



GK, Lampung Barat - Satu orang pelaku pencuri sepeda motor Beat dengan Nopol BE2897MF ketangkap dihajar massa setelah aksinya ketahuan oleh sang pemilik motor pada pukul 19.30 WIB Jumat, 1 November 2024.

Kejadian berawal ketika sepeda motor jenis Honda Beat milik Zalmudin warga Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat terparkir di samping rumah.

Aksi pelaku pencuri motor terdengar oleh istri korban dan terlihat kedua pelaku berkendara 2 sepeda motor beriringan arah Muaradua. Sontak istri korban meneriaki dan menelpon suaminya. Tak menunggu waktu lama pesan berantai via whatsApp pun menyebar dan terjadi aksi kejar-kejaran warga dengan pelaku curanmor.


Nasib sial menimpa kedua pelaku, aksinya digagalkan massa di depan SMPN 1 Sukau, Pekon Buay Nyerupa. Keduanya mendapat bogem mentah sebelum satu pelaku berhasil kabur namun sepeda motor milik pelaku dan hasil curiannya tinggal di lokasi massa.

Beruntung warga sigap menghubungi pihak Kepolisian, dengan gerak cepat Kapolsek Balik Bukit, IPTU Sabtudin beserta anggotanya turun ke lokasi dan mengamankan pelaku.

"Kini pelaku sudah kami bawa ke Polsek Balik Bukit berikut barang bukti berupa 2 sepeda motor dan kunci T," pungkas Kapolsek Balik Bukit. (Surya)

Sabtu, 17 Agustus 2024

Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 di Kecamatan Sukau Berlangsung Khidmat


Detik-detik Pengibaran Bendera Merah Putih pada HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Lapangan Kecamatan Sukau (Foto: Surya)


GK, Lampung Barat -- Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79,  yang berlangsung di Lapangan Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat berlangsung khidmat dan lancar. Sabtu (17/8/2024).

Pada upacara yang dihadiri segenap pelajar dari setiap satuan pendidikan tingkat Kecamatan Sukau, instansi dan berbagai lapisan masyarakat, Camat Sukau Juremiyudi, S.H., M.H. bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Sementara Aipda Benny Wijaya dari Polsek Balik Bukit bertindak sebagai Komandan Upacara dan Perwira Upacara diemban oleh Pelda Marzi dari Koramil 0422-04/BB dan Pembaca Naskah Proklamasi oleh Ustadz Abdul Aziz.


Hadir juga pada momen bersejarah bangsa Indonesia itu Segenap Peratin yang ada di Kecamatan Sukau beserta jajarannya, Kepala Sekolah/Madrasah se-Kecamatan Sukau, PPK dan Panwas Kecamatan, Ormas, KKN UIN Raden Intan Lampung serta Siswa didik dari tingkat SD hingga SMA.

Momen penuh khidmat saat Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) dari SMA N 1 Sukau, mulai memasuki lapangan upacara.

Semua peserta upacara dibuat kagum dan terpukau dengan barisan Paskibraka yang tampil luar biasa, kompak dan penuh percaya diri. Lagu "Indonesia Raya" pun dengan lantang dikumandangkan oleh segenap peserta dipandu putera-puteri SMP N 3 Sukau. Sang Merah Putih berkibar hingga ujung tiang.


Usai Protokoler mengarahkan Inspektur Upacara meninggalkan lapangan upacara, acara dilanjutkan dengan aneka atraksi Marching Band SDN 2 Buay Nyerupa, penampilan Sakura dari MI Muhammadiyah Sukau serta penampilan dari KKN UIN RIL.

Sesaat setelah usai upacara Camat Juremiyudi mengatakan momen HUT Kemerdekaan merupakan perayaan syukur dari setiap anak bangsa sehingga harus lahir dengan rasa semangat.

"Kemerdekaan adalah hak segenap bangsa. Karena itu, kemerdekaan harus lahir dari setiap anak bangsa, dari diri sendiri dengan penuh semangat. Itulah makna hakiki dari perayaan dan seremoni kemerdekaan," ungkap Camat Sukau.


Selain mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, Camat Juremiyudi berharap agar momentum Kemerdekaan semakin mengokohkan persatuan dan kerjasama.

"Semoga momen ini semakin mengokohkan persatuan, membangun kerjasama, merawat kebhinekaan, menjaga toleransi serta bersama-sama memajukan daerah," harap Camat Juremi. (Surya)

Rabu, 15 Mei 2024

Pekon Buay Nyerupa Salurkan Beras CPP untuk 98 KPM



GK, Lampung Barat - Pemerintah Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat kembali salurkan bantuan Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada 98 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bertempat di Balai Pekon setempat. Rabu (15/5/2024).

Edi Alexson selaku Pj.Peratin Pekon Buay Nyerupa mengatakan, penyaluran bantuan pangan beras ini merupakan penyaluran bantuan untuk bulan April 2024.

"Pembagian beras CPP hari ini merupakan pembagian untuk bulan April dan alhamdulillah bisa kita realisasikan dengan menggunakan aplikasi. Dalam aplikasi tersebut memakai by name, by addres, by picture, jadi KTP nya harus sesuai NIK nya, alamat dan juga di foto," terang Edi.

Edi Alekson  juga mengatakan, tujuan pemberian bantuan pangan ini adalah untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Upaya Pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga dan meningkatkan akses pangan bagi masyarakat adalah melalui penyaluran cadangan pangan pemerintah berupa pemberian bantuan pangan, jelasnya.

“Dengan adanya bantuan ini dapat mengurangi pengeluaran masyarakat penerima bantuan dan juga dapat membantu menjaga setabilnya harga beras di pasaran," ucap Edi Alexson. (Surya)

Rabu, 27 Maret 2024

Safari Ramadhan di Buay Nyerupa, Pj Bupati Lampung Barat Serap Aspirasi Masyarakat



GK, Lampung Barat - Pj. Bupati Lampung Barat Drs. Nukman, M.M., beserta jajaran secara maraton melakukan kegiatan rutin tahunan Safari Ramadhan di Lampung Barat, kali ini kegiatan berlangsung di Masjid An-Nasir Pekon Buay Nyerupa Kecamatan Sukau, Rabu (27/03/2024).

Dalam kegiatan tersebut, Pj. Bupati Nukman menyerahkan bantuan sebanyak 50 paket Sembilan Bahan Pokok (Sembako) kepada masyarakat setempat.

Paket sembako yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Barat dengan tujuan membantu meringankan kebutuhan bahan pokok masyarakat.

Penyerahan itu disaksikan langsung oleh Ketua TP-PKK Zelda Naturi Nukman, Pj. Sekda Drs. Adi Utama, Assisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Peratin, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas serta tokoh masyarakat setempat.

Mewakili masyarakat Kecamatan Sukau, Fahrudin S.Ag dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas pembangunan yang dilakukan Pemerintah Daerah di Kabupaten Lampung Barat termasuk pemberian bantuan paket Sembako tersebut.

“Saya mengucapakan terima kasih. Tentunya, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya

Kemudian Fahrudin mengungkapkan bahwa dirinya bersama dengan masyarakat setempat mendukung penuh pembangunan yang dilakukan Pemerintah Daerah.

“Kami mendukung Pembangunan Pemerintah Daerah khususnya Pembangunan dibidang keagamaan,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Selaku Kepala Daerah Pj. Bupati Nukman, M.M., menyampaikan bahwa Pembangunan yang dilakukan di Kabupaten Lampung Barat ini tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat.

Menurut Nukman, jika masyarakat tidak mendukung apa yang dikerjakan Pemerintah, maka kecil kemungkinan pembangunan yang dilaksanakan berjalan dengan baik.

Maka dari itu Nukman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan juga kekompakan untuk menyongsong pembangunan yang lebih baik di Kabupaten Lampung Barat.

“Karena dengan melalui momentum safari ramadhan ini, Pemerintah bisa bersilaturahmi dan melihat langsung, mendengarkan harapan serta keinginan dari masyarakat,” ungkapnya.

Mengenai dengan bantuan yang diberikan, Nukman berharap bantuan tersebut dapat meringankan dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap kepada para penerima bantuan agar tidak melihat bantuan tersebut hanya dari nilainya saja, akan tetapi bantuan itu dapat dilihat dari kepedulian Pemkab Lampung Barat terhadap masyarakat,” pungkasnya. (Surya)

Rabu, 06 Maret 2024

LSM Gasak Surati Pemerintah Pekon Buay Nyerupa



GK, Lampung Barat - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Solidaritas Analisis Kebijakan (DPD LSM Gasak) Kabupaten Lampung Barat surati Pemerintah Pekon Buay Nyerupa Kecamatan Sukau. Rabu (6/3/2024).

Wildan selaku Ketua DPD LSM Gasak ketika dijumpai di Sekretariat DPD LSM Gasak Lampung Barat, menyampaikan tentang surat yang dilayangkannya kepada Pemerintah Pekon Buay Nyerupa terkait adanya terjadi dugaan korupsi anggaran dana desa (ADD) anggaran 2022-2023.

Surat yang dilayangkan kepada Pemerintah Pekon Buay Nyerupa Kecamatan Sukau dengan nomor :022B/-LAPORAN/DPDGASAK/LAM-BAR/II/2024 itu telah dikirim ke kantor/balai pekon pada hari Senin tanggal 04 Maret 2024.

Menurut Wildan surat tersebut dilayangkan untuk mendapatkan klarifikasi dan penjelasan dari Pemerintah Pekon Buay Nyerupa terkait adanya dugaan penyelewengan ADD Pekon tersebut.

"Saya sudah berkirim surat kepada pemerintah pekon Buay Nyerupa pada hari Senin lalu, untuk melakukan audiensi sekaligus klarifikasi atas penggunaan dana desa yang kita duga telah terjadi penyelewengan dalam penggunaanya pada priode 2022 hingga 2023," kata Wildan.

Ketua DPD LSM Gasak itu juga meminta kepada Pemerintah Pekon Buay Nyerupa agar dapat membuktikan bahwa dugaan tersebut adalah salah sehingga masyarakat tidak merasa dibodohi dalam pengelolaan anggaran dana desa yang terbilang cukup besar.

"Kita meminta agar pemerintah pekon ini dapat menjelaskan dan membuktikan bahwa dana yang cukup besar itu terealisasi dengan benar dan nyata, sehingga masyarakat tidak dibodohi dengan penggunaan anggaran yang tidak transparan," ucap Wildan.

Wildan juga dalam suratnya memberikan batas waktu kepada Pemerintah Pekon Buay Nyerupa agar permasalahan itu tidak berlarut-larut dengan ketidak-jelasan.

"Kita dari LSM Gasak masih menunggu tanggapan dari pihak pemerintah Pekon Buay Nyerupa jika memang belum ada kejelasan maka sesuai batas waktu yang kita berikan maka dugaan ini akan dilaporkan kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti hasil temuan Lembaga," tegas Wildan.

Penjabat (Pj) Peratin Buay Nyerupa, Edy Alexson ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa telah menerima surat dari LSM Gasak.

"Benar, 2 hari yang lalu pada hari Senin, saya telah menerima surat dari LSM Gasak, namun karena berbagai kegiatan 2 hari ini belum sempat untuk membahasnya dengan aparat pekon. Sesegera mungkin kita akan bahas terkait surat tersebut dan akan kita panggil pihak LSM Gasak," ucap Edy Alexson. (Red)

Jumat, 29 Desember 2023

Jabatan Pj Peratin Buay Nyerupa Diserah-terimakan, Pasca Pj Peratin Sebelumnya Mengundurkan Diri



GK, Lampung Barat - Penjabat (Pj) Peratin Pekon Buay Nyerupa resmi diserah-terimakan dari Pj Peratin sebelumnya Toaddin, S.Sos., yang telah mengundurkan diri kepada Edi Alexson, S.Ip.

Edi Alexson, S.Ip., dilantik oleh Sekcam Sukau selaku Plh. Camat Sukau, Galih Joko Purnomo. Penunjukan Edy Alexson sebagai Pj Peratin tidak lain ialah untuk melanjutkan berjalannnya roda pemerintahan di Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat masa bakti 2023-2024. Pelantikan Pj Peratin Pekon Buay Nyerupa dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Sukau, Jumat (29/12/2023).

Hadir pada acara pelantikan tersebut, Kapolsek Balik Bukit, Babinsa Pekon Buay Nyerupa, Ketua Apdesi Kecamatan Sukau, Aparat Pekon dan LHP Pekon Buay Nyerupa.

Pelantikan ini ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Bupati Lampung Barat Nomor: B/333/KPTS/III.13/2023 oleh Plh. Camat Sukau.

Galih Joko Purnomo mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk melanjutkan kepemimpinan yang baik di Pekon.

“Jalankan roda pemerintahan dengan baik, dengan bekerjasama pada aparat pekon dan masyarakat untuk kemajuan pekon,” ujar dia.

Galih Joko Purnomo juga berpesan untuk menjaga keamanan dan ke kondusifan di Pekon apalagi disuasana menjelang pemilu.

"Jaga ke netralitasan sebagai aparat pemerintah di Pekon, ciptakan suasana aman dan damai. Karena peran pemerintah pekon ini sangat penting," tegasnya.

Terakhir Galih menekankan kepada Pj Peratin yang baru dilantik untuk dapat memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat.

"Semoga dalam menjakankan tugas diberikan kelancaran dan kemudahan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat," pintanya. (Red)

Sabtu, 23 Desember 2023

Bendungan Way Asahan Ambrol, Permukiman Sawah di Pekon Buay Nyerupa Berpotensi Alami Kekeringan



GK, Lampung Barat - Pasca diguyur hujan berkepanjangan punggung gajah bendungan sungai/Way Asahan di Pemangku Karya Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat, runtuh terbawa longsor.

Dalam sepekan terakhir punggung gajah pada bendungan Sungai/Way Asahan sudah mengkhawatirkan karena dibawah punggung gajah itu sudah tidak ada penyangga sehingga keadaanya menggantung.

Lalu pada Sabtu siang (23/12/2023) turun hujan walau pun dengan curah sedang namun bisa membuat punggung gajah pada bendungan itu ambrol terbawa longsor. Akibatnya aliran sungai/Way Asahan turun ke arah sungai/Way Palikia dan aliran (Way Lampai) yang mengarah ke pemukiman sawah penduduk mengering tidak teraliri air lagi.


Masyarakat Buay Nyerupa sangat mengharapkan bantuan dari Pemerintah terkait untuk bertindak cepat mengingat aliran Way Lampai merupakan satu-satunya sumber air di dantaran Kuripan.

Masyarakat yang menanam padi di persawahan pada dantaran Kuripan itu baru saja selesai menanam padi dan sangat membutuhkan air, belum lagi masyarakat yang berternak ikan juga mengeluhkan akan kondisi ini.

Sarsono, masyarakat sekitar yang juga memanfaatkan aliran sungai itu. Mengharapkan pihak terkait untuk segera mencari solusi mengatasi bahaya kekeringan yang mengintai di daerah tersebut akibat matinya aliran sungai (Way Lampai).

"Semoga pihak terkait segera tanggap dan menangani aliran way lampai yang mati ini, karena peran way lampai ini sangat penting untuk keberlangsungan pertanian di pekon ini," ucap Sarsono.


Mendapati kejadian itu, Anggota DPRD Lampung Barat dari Dapil 1, Nopiyadi, S.Ip merespon dan segera berkoordinasi pada Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura. Hasilnya menurut Nopiyadi esok hari (Minggu, 24/12/23) tim dari Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura akan turun meninjau lokasi untuk melengkapi laporan.

"Karena itu sember pengairan sawah, jadi saya sudah koordinasikan dengan pihak pertanian dan besok mereka akan turun melengkapi laporan," kata Nopiyadi. (Surya)

Senin, 11 Desember 2023

Akhirnya Pj Peratin Buay Nyerupa Batalkan Pemberhentian 19 Aparat Pekon, Usai Masyarakat Gruduk Kantornya



GK, Lampung Barat - Masyarakat Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat menggeruduk Balai Pekon, menolak keputusan Penjabat (Pj) Peratin, Toaddin, S.Sos., yang telah memberhentikan 19 Aparat Pekon.

Masyarakat yang hadir terdiri dari berbagai lapisan, mulai dari pemuda, tokoh masyarakat dan keterwakilan perempuan. Sedangkan di Balai Pekon sendiri sudah hadir Aparat Pekon yang lama, Aparat Pekon yang baru, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Senin (11/12/2023).

Suasana sempat memanas ketika perwakilan masyarakat dari berbagai kalangan memenuhi Balai Pekon untuk menuntut kebijakan Pj Peratin.

Pada sambutannya diawal Pj Peratin, Toaddin, S.Sos,. meminta waktu sampai hari Jum'at (15/12/2023) untuk menyatakan keputusannya dan dirinya minta agar apapun yang menjadi keputusannya semua pihak menerima.

Namun perwakilan dari masyarakat yang hadir meminta kejelasan dan keputusan disampaikan saat itu juga, senada dengan perbuatan Pj Peratin yang bisa serta-merta memberikan keputusan pemberhentian 19 Aparat Pekon diwaktu dirinya pertama kali bertugas di Pekon Buay Nyerupa.


Pernyataan itu disampaikan oleh Salman, warga Pemangku Negeri Ratu Pekon Buay Nyerupa. Ia mengatakan, "Pj Peratin jangan membuat keadaan yang tidak jelas jadi berlarut-larut, sudah ada surat teguran terhadap Pj Peratin dari DPMP untuk membatalkan keputusan, mengapa tidak dilakukan?," kata Salman wakil dari masyarakat Pemangku Negeri Ratu.

Senada dengan Salman, Eka yang mengaku membawa suara masyarakat dan merupakan wakil dari kaum perempuan, mengungkapkan kesulitannya untuk mendapatkan pelayanan dari Pemerintah Pekon seminggu terakhir.

"Saya mau ngurus surat karena saya mau mengajukan pinjaman di Bank, merasa sulit karena aparat ini lagi gak jelas siapa yang mau bekerja. Ini semua karena Pj Peratin tidak ada ketegasan, bapak kan ngerti aturan! Saya yang tidak paham dengan aturan saja, menilai bapak salah dalam mengambil keputusan," kata Eka.


Setelah didesak oleh sejumlah perwakilan masyarakat dari berbagai lapisan, akhirnya Pj Peratin Buay Nyerupa, Toaddin S.Sos., memutuskan membatalkan SK pemberhentian 19 Aparat Pekon Buay Nyerupa serta SK pengangkatan Aparat Pekon yang baru secara otomatis batal.

"Berdasarkan hasil musyawarah bersama ini, maka saya putuskan bahwa SK saya memberhentikan 19 aparat pekon, batal. Secara otomatis SK pengangkatan aparat pekon yang baru juga batal. Dan saya minta aparat pekon yang lama tetap bertugas, dan keputusan saya ini berlaku selama saya menjadi Pj Peratin disini. Saya minta waktu 2 hari untuk terbitnya SK pengangkatan kembali aparat pekon yang lama," kata Toaddin.

Keputusan Pj Peratin Buay Nyerupa itu ditandai dengan surat berita acara pernyataan keputusan Pj Peratin. Yang didalamnya terdapat 3 poin:
- Poin pertama pembatalan SK Pemberhentian Aparat Pekon Buay Nyerupa yang lama.
- Poin kedua pembatalan SK Pengangkatan Aparat Pekon Buay Nyerupa yang baru.
- Poin ketiga segera menerbitkan SK pengangkatan Aparatur yang lama periode 13 Desember 2023 sampai dengan 13 Desember 2025.
Surat berita acara itu disaksikan langsung oleh masyarakat Buay Nyerupa yang hadir dan LHP Pekon tersebut. (Red)

Minggu, 10 Desember 2023

Tokoh Masyarakat Buay Nyerupa Sesalkan Pj Peratin yang Dinilai telah Membuat Perpecahan dan Gejolak di Masyarakat



GK, Lampung Barat - Tokoh masyarakat Buay Nyerupa, Sahrudi Wijaya yang juga pernah menjabat sebagai Peratin di Pekon tersebut periode 2012-2017, turut menyayangkan tindakan Pj Peratin Toaddin, S.Sos., yang dinilai telah memecah-belah kerukunan antar masyarakat di Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat.

Menurut Sahrudi Wijaya, tindakan Pj Peratin yang ditunjuk untuk menjalankan roda pemerintahan di Pekon tempat tinggalnya itu merupakan tindakan arogan dan tidak bijaksana.

"Saya selaku masyarakat Buay Nyerupa yang juga pernah menjabat sebagai Peratin di Buay Nyerupa ini, sangat menyayangkan tindakan Pj Peratin dalam mengawali langkahnya untuk menjalankan roda pemerintahan di Pekon. Harusnya dia tidak menimbulkan gejolak apalagi disuasana menjelang pemilu ini," ujar Sahrudi saat dijumpai di kediamananya. Minggu (10/12/2023).

Sahrudi Wijaya juga menceritakan bahwa, dari zaman Aki nya (sebutan ayah Sai Batin Lampung) dan re-generasi hingga dirinya memimpin di Buay Nyerupa sudah dengan susah payah menanamkan pondasi kerukunan, keamanan serta kebersamaan di Pekon tersebut, terlebih lagi di Buay Nyerupa kental akan adat-istiadat.

"Saya meminta Pj Peratin jangan memecah-belah masyarakat Buay Nyerupa yang selama ini rukun dan damai, apalagi di pekon kita ini terkenal kekompakan dan persatuannya. Kita di Pekon ini sangat menjunjung tinggi adat-istiadat, jadi dahulukanlah musyawarah untuk memutuskan sesuatu yang berkenaan dengan orang banyak," kata Sahrudi dengan penuh kecewa.

Dirinya juga meminta Dinas PMD yang merupakan perpanjangan tangan dari Bupati untuk segera bertindak tegas, agar tidak terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.

Orang yang pernah menjabat sebagai Peratin di Pekon Buay Nyerupa itu menyalahkan cara Pj Peratin dalam mengambil tindakan, menurutnya Penjabat itu harus mengenali dulu tatanan masyarakat dan kultur budaya yang ada. Karena Pekon berbeda dengan Kota, itu yang harus dipahami terlebih dalam negara ini ada aturan yang mengatur.

"PMD sebagai perpanjangan tangan dari Pj Bupati harus segera ambil tindakan, jangan dibiyarkan berlarut-larut. Takut nantinya terjadi hal yang tidak kita inginkan. Dan Pj Peratin jangan dibuat masyarakat kami terkotak-kotak, jangan datang lalu buat perpecahan," tegas Sahrudi Wijaya. (Red)

Jumat, 08 Desember 2023

Buntut Pj Peratin Langgar Aturan Pemberhentian 19 Aparat Pekon, DPMP Layangkan Surat Teguran Pertama



GK, Lampung Barat - Buntut dari keputusan Penjabat (Pj) Peratin Toaddin, S.Sos., memberhentikan 19 orang Aparat Pekon di Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau. Pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) melakukan pembinaan dan pemanggilan terhadap dirinya atas dugaan penyimpangan prosedur.

Adapun hasil dari pemanggilan Pj Peratin yaitu pihak DPMP memerintahkan Pj Peratin Buay Nyerupa, agar membatalkan surat keputusan (SK) pemberhentian dan pengangkatan 19 Aparat Pekon tersebut.

Perintah pembatalan SK pemberhentian dan pengangkatan Perangkat Pekon Buay Nyerupa tertuang dalam surat teguran pertama, Nomor 141/460/III.13/2023 yang ditanda tangani langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon, Drs. Syaekhuddin, M.M,.

Menurut DPMP, Pj Peratin Toaddin, S.Sos., dinilai telah melanggar aturan atau pun tidak sesuai dengan pasal 5 Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 67 Tahun 2017 tentang perubahan atas Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, Pasal 84 dan 85, Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Barat Nomor 12 Tahun 2021 tentang pemerintahan pekon, pasal 12 dan 13 Peraturan Bupati Lampung Barat nomor 51 Tahun 2022 tentang Perangkat Pekon.

Sementara Kepala DPMP Drs Syaekhuddin M.M,. ketika dikonfirmasi seperti yang dikutip dari medialampung.co.id membenarkan pihaknya telah melayangkan surat teguran sekaligus memerintahkan Pj Peratin Buay Nyerupa agar membatalkan SK pemberhentian dan pengangkatan perangkat pekon tersebut. Jum'at (8/12/2023).

"Intinya kita berpegang teguh pada aturan. Apa yang dilakukan yang bersangkutan ini salah (menyalahi aturan). Jadi kami sudah sampaikan surat teguran pertama sekaligus memerintahkan supaya SK pemberhentian dan pengangkatan perangkat pekon itu dibatalkan dan kami minta untuk segera dilaksanakan," kata Syaekhuddin. (Red)

Kamis, 07 Desember 2023

Resah atas Kegaduhan yang Diciptakan oleh Pj Peratin Buay Nyerupa, Tokoh Masyarakat Pun Mulai Bersuara



GK, Lampung Barat - Kecerobohan Pj Peratin dalam bertindak, dengan mengeluarkan SK pemberhentian Aparat Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat secara sepihak dan melewatkan proses mekanisme yang ada mendapat perhatian dari sejumlah kalangan masyarakat.

Keputusan Pj Peratin di hari pertama bertugas, menuai gejolak dan kericuhan di Pekon tersebut. Suasana di Balai Pekon pun kini terisi oleh 2 kubu, kubu pertama Aparat Pekon yang lama dan kubu kedua Aparat Pekon yang baru.

Hal itu membuat bingung masyarakat setempat untuk mendapatkan pelayanan, pasalnya ada masyarakat yang meminta surat di Balai Pekon dan surat tersebut masih ditanda tangani oleh Juru Tulis (Jurtul) yang lama meskipun SK pemberhentian mereka (Aparat Pekon.red) sudah ada.

Mendapati kejadian itu, Edy Gunawan salah satu tokoh masyarakat Pekon tersebut merasa geram dan merasa terpanggil untuk menyampaikan pendapatnya.

Edy Gunawan sangat menyayangkan atas gejolak serta kekisruhan itu justru terjadi ulah Pj Peratin yang telah bertindak sewenang-wenang dan menyalahi mekanisme aturan yang telah ada.

Sebagai negara hukum, pelaksanaan pemerintahan dilakukan berdasarkan prinsip supremasi hukum, dengan demikian setiap perbuatan yang dilakukan oleh Pemerintah harus sejalan dengan hukum yang ada.

"Dalam aturannya diberhentikan itu harus ada alasan yang jelas, walau pun mau diberhentikaan karena tidak loyal atau tidak mampu itu kan harus ada proses. Dalam proses tersebut, Pj Peratin itu kerja dulu lah, mampu atau tidak anak buahnya kerja...Kalau memang tidak mampu ya berhentikan, jangan baru masuk langsung ganti! Dia kan bukan orang Sukau apalagi orang Buay Nyerupa yang tidak mengerti akan kondisi Pekon," tegas Edy Gunawan pada media ini. Kamis (7/12/2023).

Edy Gunawan sangat menyesalkan atas gejolak yang telah timbul, menurutnya Pekon Buay Nyerupa baru kali ini dipimpin oleh Pj Peratin. 

"Pj Peratin itu tugasnya melanjutkan kepemimpinan sementara dari Peratin yang sudah habis masa jabatannya, ini masuknya Pj Baru kok malah membuat keributan dalam satu Pekon, bukan menciptakan kenyamanan, kemajuan, dan sejahtera," ucapnya.

Edy Gunawan juga mengharapkan Pihak Kecamatan, Dinas PMD dan Pj Bupati segera ambil tindakan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan. Ia juga mengungkapkan bahwa kehadiran Pj Peratin yang tidak tepat justru menimbulkan kegaduhan. Baginya masyarakat Pekon Buay Nyerupa, selama ini aman dan damai kini terpecah belah dan terkotak-kotak serta suasana pun menjadi panas.

"Harapan saya, kepada Dinas PMD atau pun Pj Bupati untuk meninjau kembali mampukah Pj Peratin memimpin suatu pekon, kalau gak mampu dan terus dipaksakan ya begini akibatnya, kacau pekon. Masyarakat ribut, lebih parahnya lagi ini antar saudara," harap Edy Gunawan putra asli kelahiran Buay Nyerupa itu. (Red)

Rabu, 06 Desember 2023

Ombudsman Lampung Minta Pj Bupati Lambar Segera Evaluasi Keputusan Pj Peratin Buay Nyerupa



GK, Lampung - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung (Ombudsman Lampung) menyoroti maladministrasi yang terjadi pada pelayan publik di Pemerintahan Pekon (Desa) Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat (Lambar). Rabu (6/12/2023).

Ada mekanisme yang harus dilakukan oleh Kepala Desa/Peratin ketika akan mengangkat atau pun memberhentikan Aparat Pekon, diantaranya berkoordinasi pada Camat dan memberikan alasan yang jelas. Demikian disampaikan Kepala Ombudsman Perwakilan Lampung, Nur Rakhman Yusuf saat dimintai tanggapannya oleh media ini.

"Sebenanrnya sudah benar pernyataan yg muncul dipemberitaan, bahwa untuk pergantian aparat desa (pekon) tidak bisa dengn semena-mena. Ada mekanisme yg harus dilakukan termasuk minta persetujuan camat, dengan memberikan alasan yg kuat kenapa harus diganti," kata Nur Rakhman.

Kepala Ombudsman Perwakilan Lampung itu juga meminta Pj Bupati Lampung Barat untuk segera mengambil sikap atas gejolak yang telah timbul akibat dari maladministrasi Pj Peratin Buay Nyerupa.

Sudah ada aturan yang jelas dalam mengatur pengangkatan dan pemberhentian Perangkat Desa. Berdasarkan hal tersebut maka setiap Kepala Desa/Peratin wajib memahami aturan teknis pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

"Untuk meminimalisir kontroversi dan gejolak sebaiknya Pj Bupati harus segera mengambil sikap untuk mengevaluasi keputusan itu agar tidak menimbulkan gejolak," tegas Nur Rakhman. (Red)

Selasa, 05 Desember 2023

LSM Gasak Sayangkan Langkah Pj Peratin Buay Nyerupa, Wildan: Seorang Pemimpin Jangan Mau Jadi Boneka



GK, Lampung Barat - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Solidaritas Analisis Kebijakan Kabupaten Lampung Barat (DPD Gasak), Wildan angkat bicara terkait adanya Penjabat (Pj) Peratin Pekon Buay Nyerupa melakukan pemberhentian sepihak terhadap 19 Aparatur Pekon pada. Selasa 05/12/2023.

Dalam penyampaiannya mengatakan yang dilakukan oleh Penjabat (PJ) Peratin Pekon Buay Nyerupa, Toaddin, S.Sos., merupakan tindakan sewenang-wenang tidak memperhatikan peraturan yang berlaku.

"Dikaji dari aturan yang ada, Pj Peratin Buay Nyerupa jelas taberak aturan. Dikaji dari hati nurani, Pj Peratin ini dalam kebijakannya tidak ada toleransi dan rasa kekeluargaan," ucap Ketua DPD LSM Gasak.

Pj Peratin Pekon Buay Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat merupakan Penjabat yang baru dilantik seminggu lalu namun ada kabar yang kurang mengenakkan hati. Di saat hari pertama masuk kantor pasalnya seluruh Aparatur Pekon diberhentikan secara mendadak tidak ada musyawarah sebelumnya.

Wildan juga mengatakan Pj Peratin Pekon Buay Nyerupa memang memiliki kewenangan yang sama seperti peratin sebelumnya termasuk dalam urusan pengangkatan dan pemberhentian Aparatur Pemerintah Desa/Pekon namun harus memiliki alasan yang tepat seperti halnya yang telah diatur dalam Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 Tentang pengangkatan dan pemberhentian Aparatur Pemerintah Desa/Pekon.

"Sangat disayanagkan langkah kebijakan yang diambil oleh Pj Peratin Buay Nyerupa, mengingat dalam moment perkenalan dimana aparat pekon dengan riang gembira menyambut kedatangan pemimpin baru mereka, namun duka dan kekecewaan yang didapat. Setelah Pj Peratin menyampaikan bahwa mereka semua diberhentikan serta dititipi SK pemberhentiannya," kata Wildan.

Wildan juga menyampaikan keprihatinannya atas kejadian yang menimpa Aparat Pekon Buay Nyerupa, terlebih lagi menurut cerita dari aparat-aparat pekon bahwa ada 2 alasan yang disampaikan oleh Pj Peratin, yang pertama untuk penyegaran dan yang kedua bahwa dirinya mendapat tekanan dari masyarakat.

"Jika Pj Peratin benar mendapat tekanan dari masyarakat, sekarang masyarakat yang mana yang dimaksud? Mengingat Pj Peratin baru pertama kali ngantor, kalau jadi pemimpin jangan mau jadi boneka orang dong, sangat lucu dan menggemaskan kabar ini," tandas Wildan saat dijumpai di Sekretariat Gasak. (Spj)

Mengejutkan! Pj Peratin yang Baru Saja Dilantik, Memberhentikan Seluruh Aparat Pekon Buay Nyerupa secara Sepihak



GK, Lampung Barat - Baru sepekan pelantikan Penjabat (Pj) Peratin 60 Pekon di Kabupaten Lampung Barat, kini sudah ada yang menimbulkan kisruh dikalangan pemerintahan tingkat bawah.

Secara mengejutkan sebanyak 19 Aparatur Pemerintahan Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat mulai dari Juru Tulis (Jurtul) Kepala Seksi (kasi), Kepala Urusan (Kaur) hingga Pemangku selain Bendahara dan LHP diberhentikan secara serentak oleh Penjabat (Pj) Peratin Buay Nyerupa Toaddin S.Sos., yang baru saja dilantik.

Tindakana Pj Peratin Buay Nyerupa diduga telah mengangkangi PERMENDAGRI Nomor 67 Tahun 2017 dalam pasal 1 angka 5 yang mengatur tentang pemberhentian Aparatur Desa.

Berdasarkan peraturan tersebut, semestinya tidak ada lagi pemberhentian perangkat desa/pekon secara semena-mena. Tindakan Peratin yang bertindak sewenang-wenang tanpa aturan memberhentikan perangkat Pekon seperti raja-raja kecil yang kebal hukum.

Sangat miris, pemberhentian aparatur pekon itu dilakukan ditengah suasana gembira aparatur pekon dalam menyambut sosok pimpinan baru di hari pertama kerjanya pada Senin (4/12/2023).

Suasana gembira itu seketika berubah menjadi suasana yang penuh kekecewaan, karena Pj Peratin langsung mengumumkan SK Pemberhentian sebanyak 19 Aparatur Pekon yang tertuang dalam Surat Keputusan Pj Peratin Buaynyerupa Nomor 141/KEP/18.04.11.03/2023 tentang pemberhentian Aparatur Pekon Buay Nyerupa.


Salah satu Aparatur Pekon yang mengaku kecewa atas tindakan kesewenang-wenangan Pj Peratin itu mengungkapkan, pemberhentian aparatur pekon disampaikan di hari pertama kerja, bersamaan dengan kegembiraan seluruh Aparatur Pekon menyambut Pj Peratin.

"Pemberhentian kami (Aparatur Pekon) di umumkan Pj Peratin kemarin (Senin Red) saat rapat pertemuan awal. Awalnya rapat berjalan seperti biasa yang diawali dengan sambutan jurtul yang mengucapkan selamat datang, semoga bisa bekerjasama untuk membangun pekon Buaynyerupa," terangnya.

Namun, suasana berubah saat Pj Peratin menyampaikan sambutan bahwa dirinya meminta maaf dengan berat hati akan memberhentikan sebanyak 19 aparatur pekon, yang menjadi alasannya karena dirinya mendapat tekanan dan untuk penyegaran.

"Intinya sambutan dari Pj Peratin menyampaikan terimakasih atas penyambutan aparatur pekon, selanjutnya ia meminta maaf dengan berat hati dirinya akan mengganti 19 aparatur pekon yang tujuannya untuk penyegaran, alasannya gantian dulu dengan yang lain, serta dirinya mengaku mendapat tekanan oleh suatu pihak," ungkap sumber yang menirukan sambutan Pj Peratin. Selasa (5/12/2023).


Setelah menyampaikan hal tersebut, terus dia, selanjutnya Pj Peratin menitipkan petikan SK pemberhentian itu kepada juru tulis berikut lampiran 19 nama aparatur pekon yang diberhentikan.

"Pemberhentian kami ini tentu menimbulkan pertanyaan besar ada apa? Dan mengapa? Karena setahu kami seluruh pelayanan pemerintahan pekon sudah berjalan sebagaimana mestinya. Kalau dalam rangka penyegaran, bukannya pemberhentian serentak ini justru akan menggangu jalannya roda pemerintahan pekon," tutupnya

Sayangnya hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pj Peratin, Toaddin. Pesan singkat WhatsApp yang terkirim belum mendapat respon.

Secara terpisah Sekcam Sukau Galih Joko Purnomo menyebut bahwa dalam keputusan pemberhentian 19 aparatur pekon itu, Pj Peratin tidak berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan, sehingga pihaknya mendorong proses pemberhentian itu agar dibatalkan.

"Tidak ada koordinasi apalagi rekomendasi dengan kecamatan, jadi kami meminta supaya prosesnya di hentikan. Besok kami akan kumpulkan seluruh aparatur pekon sekaligus memanggil pihak -pihak terkait," singkat Galih di sambungan teleponnya. (Spj)

Jumat, 01 Desember 2023

Sukau Diguyur Hujan Deras, Tengah Malam Rumah Salah Satu Warga Diterjang Tanah Longsor



GK, Lampung Barat - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Sukau sejak Kamis siang hingga tengah malam mengakibatkan bencana alam.

Satu unit rumah warga di Pemangku Karya Jaya Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat, rusak akibat diterjang tanah longsor, Jumat (1/12/2023) dini hari pukul 00.30 WIB.

Rumah yang diterjang longsor milik Bahrudin (68), dirumah tersebut dihuni oleh Barudin bersama istri, anak dan cucunya.


Sudirman anak Bahrudin menyampaikan, bahwa longsor sudah mulai terjadi sejak sore hari namun puncaknya terjadi di pertengahan malam sewaktu orang-orang telah terjaga.

"Hujan dari kemarin siang, karena derasnya sehingga sore sudah mulai longsor, namun longsor besarnya terjadi semalam sekitar pukul 00.30 wib," kata Sudirman.


Warga sekitar membantu mengevakuasi barang-barang milik terdampak longsor dan membersihkan tanah longsor yang menerjang sisi rumah hingga bagian kamar dan tiang penyangga mengalami kerusakan.

Surya Al Pajri yang juga merupakan Pimpinan Redaksi media Gariskomando.com, kebetulan berada dilokasi terdampak longsor dan membantu proses evakuasi. Disela waktunya, dirinya meminta kepada pihak terkait yakni BPBD Lampung Barat, untuk segera turun membantu korban yang terdampak bencana alam ini.

"Beruntung tidak ada korban jiwa mengingat kejadiannya dini hari tadi sekitar pukul 00.30 WIB. namun kerugian materil rumah yang terbuat dari bangunan kayu tersebut diperkirakan Rp.5 juta," jelas Surya.

Masih menurutnya, "Kita mengharapkan pihak BPBD segera turun, melihat dan membantu keluarga kita yang terdampak longsor, karena diperkirakan jika hujan turun lagi dengan intensitas tinggi di lokasi, kemungkinkan longsor susulan akan terjadi," pungkasnya. (Red)

Sabtu, 04 November 2023

1 Jam Diguyur Hujan Deras, Longsor Mengancam Rumah Ibadah



GK, Lampung Barat - Hujan yang mengguyur Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat pada Sabtu, 4 November 2023 mengakibatkan ruas jalan Provinsi yang ada di Pemangku Karya Jaya mengalami genangan.

Genangan terjadi diduga karena tidak adanya jalan air pada titik lokasi tersebut, akibatnya pemakai jalan baik pejalan kaki, sepeda motor dan mobil harus ekstra hati-hati sewaktu melintas karena jalan raya tergenang setinggi lutut orang dewasa.

Dititik itu pula debit air yang begitu besar dan melalui drainase depan Masjid Nurul Iman yang mengalir ke Way Palakia (Sungai Palakia) mengakibatkan longsor hingga hampir mengikis badan jalan diujung jembatan palakia.


Nampak di lokasi genangan air, Amrah Bangsawan yang juga merupakan Sekdes Pekon Buay Nyerupa beserta masyarakat melihat langsung saat hujan hampir mereda.

Dalam tanggapannya ia menyampaikan bahwa, untuk potensi terjadinya longsor pada ujung drainase depan Masjid Nurul Iman tersebut sudah diperhitungkan oleh pihak Pemerintah Pekon.

"Kami sebagai pemerintah pekon sudah 3 kali mengirim proposal ke Dinas PUPR dan BPBD Lampung Barat untuk mengantisipasi terjadinya hal seperti ini, namun hingga kini tidak ada realisasinya," ucap Amrah Bangsawan.


Sekdes Buay Nyerupa itu juga mengatakan jika pihak Dinas PURP dan BPBD Lampung Barat pernah turun meninjau lokasi tersebut namun hanya sebatas tinjauan dan tidak ada tindak-lanjutannya.

"Mau berapa kali lagi kami pemerintah pekon mengajukan proposal, sasarannya rumah ibadah kami pak, itu rumah Tuhan. Jadi tolong ditindak lanjuti sebelum hal yang lebih buruk lagi terjadi," ucap Amrah Bangsawan dengan penuh iba mengharap tindakan dari Dinas atau Badan terkait. (Surya)

Jumat, 25 Agustus 2023

Bawa Sabu, Oknum ASN Rutan Kelas 2.B Krui Diringkus Polisi Lambar



GK, Lampung Barat -- Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Rutan kelas 2.B Krui, berhasil diamankan Sat Resnarkoba Polres Lampung Barat Polda Lampung, karena kedapatan memiliki sabu di Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat. Kamis (24/08/2023).

Kapolres Lampung Barat Akbp Heri Sugeng Priyantho, SH.,MH., melalui Kasat Resnarkoba Iptu Jhoni Apriwansyah,SH mengatakan bahwa benar Pihaknya pada hari kamis, tanggal 24 Agustus 2023 mengamankan terduga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu berinisial AH (37), yang merupakan ASN Rutan kelas 2.B Krui warga Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat Lampung.

Adapun kejadian berawal pada saat Tim Sat Resnarkoba yang dipimpin oleh Iptu Jhoni Apriwansyah,SH melakukan hunting di wilayah hukum Polres Lampung Barat, tepatnya di Pekon Buay Nyerupa sekitar pukul 01.00 wib kamis dini hari.

Petugas mengamankan seorang pria yang dicurigai, dan setelah dilakukan penggeledahan pada dirinya, ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu.

Kemudian Petugas melakukan interogasi terhadap AH, dan AH mengakui bahwa barang bukti berupa narkoba jenis sabu adalah miliknya.

Selanjutnya terduga pelaku penyalahgunaan narkoba AH beserta barang bukti dibawa ke Polres Lampung Barat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dan kini terduga pelaku (AH) harus mempertanggung jawabkan perbuatannya atas kasus Tindak Pidana “Narkotika Jenis Sabu” sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 Ayat 1 atau pasal 112 Ayat 1 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun," tutup Iptu Jhoni Apriwansyah. (Surya/rls)


Minggu, 20 Agustus 2023

Meriahkan HUT RI ke-78, Ibu Peratin Bersama Warga Pekon Buay Nyerupa Gelar Perlombaan



GK, Lampung Barat - Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 78, ibu Peratin bersama warga menggelar kegiatan perlombaan yang diikuti oleh anak dan ibu-ibu di Pemangku Kedamaian Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat. Minggu pagi (20/08/2023).

Nuansa peringatan HUT RI ke-78 masih terasa, kurang afdol rasanya jika suatu daerah tidak mengadakan perlombaan pada perayaan kemerdekaan. Seperti halnya yang dilakukan oleh warga Pekon Buay Nyerupa walaupun 17 Agustus sudah berlalu namun kemeriahan dan rasa suka cita perayaan kemerdekaan masih digelorakan.

Sejumlah perlombaan pun dilakukan diantaranya Lomba makan kerupuk, Lomba balap karung, lomba estapet tepung dan lomba joget balon.

Peratin Buay Nyerupa dalam sambutannya mengatakan, bahwa kita harus menanamkan norma NKRI dan mengenang jasa-jasa pahlawan kita sejak dini terhadap anak-anak kita, karna berkat perjuangan jasa pahlawan kita, kita bisa menikmati kemerdekaan seperti ini sekarang, ujarnya.


Ineke Widyawati merupakan ibu Peratin Pekon Buay Nyerupa, menyampaikan rasa suka citanya atas antusias warga yang telah membersamai dalam memeriahkan peringatan HUT RI ke-78.

"Saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu-ibu dan muda-mudi di Pemangku Kedamaian Pekon Buay Nyerupa, yang sudah mengadakan kegiatan dan mendukung acara ini," ucap Ineke.

Selesai pelombaan Ibu Peratin yang dibantu oleh ibu-ibu Pemangku Kedamaian membagikan hadiah bagi pemenang lomba. (Md/Syp)

Selasa, 04 April 2023

Puskesmas Buay Nyerupa Gerak Cepat Cegah Penularan DBD



GK, Lampung Barat - Mendapati pasien yang terjangkit penyakit DBD, Puskesmas Buay Nyerupa bergerak cepat bersama Perangkat Pekon Buay Nyerupa melakukan PE (Penyelidikan Epidemiologi) ke lingkungan warga yang terkena penyakit DBD.

Tercatat dalam minggu terakhir ada 4 pasien yang terkena DBD, 2 diantaranya merupakan ibu dan anak yang tinggal dalam satu rumah dirawat di Puskesmas Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat. Selasa (4/4/2023).

Pergantian musim yang tidak menentu saat ini seringkali menimbulkan ragam penyakit yang diakibat cuaca maupun terkena gigitan nyamuk Aedes Aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Apalagi, jenis nyamuk ini terkategori sangat cepat bertelur dan berkembang-biak di tempat-tempat penampungan air bersih.

Kepala Puskesmas Buay Nyerupa, Metty Sylviani SST, M.K.M., mengutarakan pihaknya pun menerapkan langkah gerak cepat sesaat mendapat laporan adanya kasus DBD, baik dari rumah sakit, laporan keluarga pasien atau dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat.

"Jum'at kmren tim dari puskesmas melakukan PE bersama perangkat pekon Buay Nyerupa ke 3 rumah yg terkena DBD, dan menyisir 100 meter kediaman tempat ke 3 pasien. Dari hasil PE ditemukan ada sekitar 10 rumah yang lingkungannnya ada jentik nyamuk dan semua tempat yg kami kunjungi BAK mandi nya kami pun sudah taburi bubuk Abate," terang Kepala Puskes Buay Nyerupa via WhatsApp.

Masih menurutnya, "Upaya PE ini kami lakukan untuk mengetahui potensi penularan dan penyebaran DBD lebih lanjut serta tindakan penanggulangan yang perlu dilakukan di wilayah sekitar tempat tinggal penderita DBD," ujar Metty.

Kepala Puskesmas Buay Nyerupa juga mengedukasi masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar agar penyakit DBD tidak menyebar.

"Sambil melakukan PE kami mengedukasi masyarakat bergotong-royong membersihkan lingkungan sekitar, menerapkan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) dengan cara menguras Bak Mandi minimal 1 minggu sekali, membersihkan wadah penampungan air, memakai kelambu saat tidur, jangan menumpuk pakaian yang digantung, menggunakan pakaian yang panjang saat keluar rumah, menanam tanaman pengusir nyamuk seperti serai wangi dan bunga lavender, dan mengubur barang bekas yang berpotensi menjadinya genangan air," jelas Metty. (Surya)