Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Beras. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beras. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Maret 2024

Harga Beras di Lampung Barat Berangsur Turun



GK, Lampung Barat — Harga beras di wilayah Kabupaten Lampung Barat yang beberapa minggu terakhir sempat melonjak, kini mulai berangsur turun. Sabtu (02/03/24)

Adapun beberapa jenis beras yang mengalami penurunan yaitu jenis beras medium yang semula Rp. 15.000 mengalami penurunan Rp. 1.000 menjadi Rp. 14.000 sedangkan untuk beras jenis premium semula berkisar diharga Rp. 16.000 mengalami penurunan Rp.500 menjadi Rp. 15.500.

Menurut Marzuki pemilik toko beras di Kelurahan Sekincau mengatakan bahwa penurunan harga beras disebabkan karena ada beberapa wilayah di Lampung Barat yang sudah panen padi.

“Alhamdulillah hari ini harga beras turun sedikit ya lumayanlah, mungkin karena beberapa wilayah sudah ada yang panen pak, seperti di wilayah pahayu lampung barat sedikit sedikit sudah mulai panen, sehingga harga mulai berangsur turun,” kata Marzuki


Di tempat lain Bayu yang juga merupakan pedagang beras di wilayah kecamatan sekincau kabupaten lampung barat juga mengatakan hal yang sama.

“Iya pak harga beras hari ini turun antara Rp.500 sampai Rp.1.000. Mudah mudahan harga beras kembali stabil pak, kasihan juga rakyat kecil kalau beras naik terus,” tutur Bayu.

Sementara itu tim Satgas Pangan Kabupaten Lampung barat saat ini masih berupaya untuk memastikan stok beras di wilayah Kabupaten Lampung Barat aman, terutama menjelang Ramadhan yang sebentar lagi akan tiba.

“Kami tim satgas pangan kabupaten lampung barat, sedang berupaya untuk memastikan stok dan kesetabilan harga beras, apalagi sudah mau puasa sebentar lagi,” ujar anggota Satgas Pangan Lampung Barat.

“Kami Tim Satgas Pangan menghimbau masyarakat untuk tidak panik menghadapi kenaikan harga beras dengan cara membeli beras seperlunya sesuai kebutuhan dan Jangan menimbun beras dirumah,” tandasnya. (Red/rls)

Sabtu, 01 April 2023

Harga Beras Resmi Naik, Ini Rincian HET nya






GK, Jakarta - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional resmi menerapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras. Kebijakan ini menyusul terbitnya Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 7 Tahun 2023 tentang Harga Eceran Tertinggi Beras.

Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi mengatakan penetapan HET ini telah melalui pembahasan dan memperhatikan berbagai masukan dari stakeholder perberasan nasional.

"Perbadan HET beras ini melengkapi regulasi perberasan di mana pada saat yang bersamaan juga diterbitkan Perbadan Nomor 6 tahun 2023 tentang Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah dan Beras," ungkap Arief dalam keterangan tertulis dikutip Sabtu (1/4/2023).

Dalam peraturan tersebut, Pemerintah mengatur HET beras berdasarkan zonasi. Untuk Zona 1 meliputi Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, dan Sulawesi, HET beras medium senilai Rp. 10.900/kg sedangkan HET beras premium Rp. 13.900/kg.

Sementara itu, untuk Zona 2 meliputi Sumatera selain Lampung dan Sumsel, NTT, dan Kalimantan, HET beras medium sebesar Rp. 11.500/kg dan HET beras premium Rp.14.400/kg. Adapun zona 3 meliputi Maluku dan Papua, HET beras medium sebesar Rp. 11.800/kg, dan HET beras premium sebesar Rp. 14.800/kg.

Sebagai perbandingan, dalam aturan lama yaitu Peraturan Menteri Perdagangan nomor 57 tahun 2017, HET Beras ditetapkan sebagai berikut: Wilayah Jawa, Lampung, dan Sumatera Selatan HET Medium Rp 9.450/kg dan HET Premium Rp 12.800/kg.

Kemudian, Sumatera, kecuali Lampung dan Sumatera Selatan HET Medium Rp 9.950/kg dan HET Premium Rp 13.300/kg. Wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat HET Medium Rp 9.450/kg dan HET Premium Rp 12.800/kg. Nusa Tenggara Timur HET Medium Rp 9.950/kg dan HET Premium Rp 13.300/kg

Wilayah Sulawesi HET Medium Rp 9.450/kg dan HET Premium Rp 12.800/kg. Wilayah Kalimantan HET Medium Rp 9.950/kg dan HET Premium Rp 13.300/kg. Wilayah Maluku HET Medium Rp 10.250/kg dan HET Premium Rp 13.600/kg. Wilayah Papua HET Medium Rp 10.250/kg dan HET Premium Rp 13.600/kg

Arief menjelaskan penerbitan aturan HET untuk menjaga keseimbangan harga dari hulu hingga hilir. "Jadi di hulu kita mengatur harga di tingkat produsen melalui HPP, di hilir harga beras ini kita atur melalui penerapan HET. Ini kita lakukan agar terjadi keseimbangan hulu hilir sesuai arahan Presiden agar harga di tingkat produsen wajar, di pedagang dan penggilingan wajar, serta di tingkat konsumen juga wajar," ujarnya.

Selain itu, besaran HET baru yang ditetapkan ini telah dibahas bersama para stakeholder perberasan nasional dengan mempertimbangkan biaya pokok produksi, margin, kualitas beras, serta dampak kenaikan inflasi. "Sebelum penetapan kami telah melakukan pembahasan dan mendapatkan masukan mengenai angka HET. Hasil masukan dari organisasi petani, penggilingan, dan Kementerian/Lembaga terkait tersebut kemudian dihitung dan dianalisis, diantaranya terkait dampaknya terhadap inflasi," ungkapnya.

Atas penetapan HET ini, Arief menyampaikan terima kasih kepada semua pihak seperti Kemenko Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Badan Pusat Statistik (BPS), Kantor Staf Presiden, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Asosiasi di bidang pertanian seperti HKTI, KTNA, SPI, AB2TI, API, Gerbangmasa, Perpadi, para pelaku usaha dan para ahli/akademisi.

Adapun kewenangan Badan Pangan Nasional dalam penetapan HET sesuai dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) No.66 Tahun 2021 tentang Badan Pangan Nasional. Di mana dalam peraturan tersebut Badan Pangan Nasional memiliki kewenangan dalam perumusan dan penetapan kebijakan stabilisasi harga dan distribusi pangan. (Surya)


Senin, 04 Oktober 2021

Truk Beras Raksasa ACT Sapa Warga Palembang, Bagikan Beras Gratis


Sumatera Selatan - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumsel memperkenalkan armada terbaru Humanity Rice Truck 2.0 Senin (4/10/2021) di Masjid Agung, Palembang. Truk Beras Raksasa itu merupakan armada seri terbaru yang di operasikan untuk tur pertama kalinya ke kota Palembang, Sumsel.

Humanity Rice Truck (HRT) itu dihadirkan untuk memberikan layanan beras gratis dengan cara lebih inovatif kepada masyarakat yang membutuhkan di provinsi sumsel.

Head Of Marketing ACT Palembang, Hening mengatakan, ACT meluncurkan Rice Truck 2.0 untuk tur keliling sumatera, setelah sebelumnya armada Rice Truck 1.0 berkeliling di pulau jawa.

"Jadi hari ini Rice Truck memang kita hadirkan untuk memperkenalkan armada terbaru milik ACT, sekaligus membagikan beras gratis dengan cara yang lebih inovatif ke masyarakat prasejahtera di kota Palembang," kata dia.

Tim HRT, Hariri mengatakan Rice Truck 2.0 ini merupakan penyempurnaan dari Rice Truck 1.0 yang telah diluncurkan lebih dulu pada tahun 2019. Perbedaanya kini terlihat dari desain interior dan eksterior yang lebih berkapasitas pada badan truck yang mampu menampung hingga 20 ton beras.

"Jadi armada terbaru ini memang lebih canggih dan lebih besar kapasitasnya dari truk beras pertama. Kemudian ini adalah tur pertama kita dengan menggunakan HRT 2.0," kata Hariri. 

Berlokasi di Halaman Masjid Agung Palembang, terlihat antusiasme masyarakat melihat truk beras pertama di Indonesia yang hadir di Kota Palembang. Melalui pembagian kupon, masyarakat mengantri secara bergantian mengambil beras wakaf gratis yang dibagikan langsung melalui ATM beras raksasa ini.

Meski begitu, panitia ACT pun tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, melalui penggunaan masker dan jaga jarak di lokasi.

Sebanyak 1 ton beras dibagikan ke masyarakat kota Palembang, baik itu tukang sapu jalanan, ojek online, pedagang asongan, dan masyarakat prasejahtera lain sebagainya.

"Makasih banyak untuk ACT lah ngasih beras untuk kami, yo semoga berkah dan sering-sering kesini," kata Agus, tukang becak yang turut mendapatkan beras gratis.

KH Ayik Farid Alaydrus, perwakilan MUI Sumsel turut hadir di acara pembagian beras tersebut, beliau turut mendoakan, "Semoga dari program ini semakin meningkatkan kepedulian dan kepekaan kita semua terhadap masyarakat yang membutuhkan dan terdampak pandemi, khususnya masyarakat yang berjuang di lingkup penguatan spiritual, seperti kesejahteraan di lingkungan masjid, keluarga Da'i, dan para guru serta ulama," kata dia.

Selain di Palembang, HRT sendiri direncanakan akan berkeliling ke Prabumulih, OKUT, dan OKUS. Kemudian dilanjutkan ke pulau sumatera bagian barat. [Sur]