Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Bulan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bulan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Desember 2022

Tujuh Bulan Buron, Satreskrim Polres Cilegon Cari DPO Penganiayaan


GK, Cilegon
- Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon Polda Banten melakukan pencarian pelaku penganiayaan Yang terjadi pada hari Pada hari Selasa tanggal 05 April 2022 sekira jam.21.07 wib di kampung sumuranja Rt 17/07 desa Sumuranja Kecamatan puloampel Kabupaten Serang.selasa,27/12/22.

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP  Eko Tjahyo Untoro melalui kasat Reskrim polres Cilegon AKP Mochmad Nandar membenarkan bahwa satuan Reserse kriminal Polres Cilegon Polda Banten sedang mencari pelaku penganiayaan atas nama Mulyadi alias Menel Bin Mukri,(45) pekerja karyawan Swasta alamat kampung sumuranja Rt 01/01 Desa Sumuranja Kecamatan puloampel Kabupaten Serang.

Pelaku melakukan penganiayaan dengan cara melemparkan sambal ke mata korban kemudian memukul korban pada bagian wajah sebanyak 1 (satu) kali,tidak hanya itu pelaku mengeluarkan sebilah pisau dari balik pinggangnya lalu mengacungkan sebilah pisau tersebut ke arah korban dan istri korban kemudian di lerai oleh warga sekitar.atas kejadian tersebut korban mengalami iritasi pada mata sehingga pandangan mata korban terganggu.

Korban atas nama Majani (35) alamat kampung sumuranja Rt 12/06 Desa Sumuranja Kecamatan puloampel Kabupaten Serang.

Nandar "menghimbau kepada pelaku Mulyadi alias Menel Bin Mukri,(45) untuk menyerahkan diri sebelum pihak kepolisian melakukan tindakan tegas terukur.

"Kami memohon bantuan masyarakat apabila menemukan pelaku tersebut segera menghubungi kantor kepolisian terdekat, (call Center 110) atau menghubungi Kanit I Tipidum Satreskrim Polres Cilegon 
IPDA Patuan S.A.J Sihombing S.Tr.K 0818592022, Banit I Unit Tipidum AIPTU Suyanto 087871974111".

Pasal yang disangkakan atas kejadian tersebut pasal 351 KUHPidana dan undang undang darurat no 12 tahun 1951 tentang senjata tajam.

Ancaman hukuman untuk pasal 351 KUHPidana 6 tahun dan untuk undang undang darurat Ancaman hukumannya 10 Tahun."tegas AKP Mochmad Nandar selaku kasat Reskrim Polres Cilegon Polda Banten. [rls]

Sabtu, 27 November 2021

Malam Ini Fenomena Bulan Tampak Setengah Lingkaran

Ilustrasi bulan setengah lingkaran. Fenomena bulan setengah lingkaran, Bulan membentuk sudut siku-siku setelah fase bulan purnama dalam fase akhir Perbani.


GARIS KOMANDO - Untuk menemani aktivitas Anda di rumah malam akhir pekan ini, cobalah untuk mengamati fenomena bulan yang akan tampak setengah lingkaran mulai malam ini, Sabtu (27/11/2021).

Fenomena bulan tampak sebagai setengah lingkaran tersebut dikenal dengan fase bulan perbani akhir.

Fase perbani akhir adalah salah satu fase Bulan ketika konfigurasi antara Matahari, Bumi, dan Bulan membentuk sudut siku-siku atau 90 derajat, dan terjadi setelah fase Bulan purnama. 

"Maksudnya ini istilah bulan yang akan tampak sebagai setengah lingkaran (dilihat dari Bumi)," kata Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa LAPAN, Emanuel Sungging dalam pemberitaan Kompas.com, Sabtu (13/6/2020).

Dalam sebuah Masehi, paling tidak akan ada dua kali bulan yang tampak setengah lingkaran ini. 

Momen kali ini, peneliti di Pusat Sains dan Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andi Pangerang Hasanuddin mengatakan, malam ini adalah malam puncak fase perbani akhir kedua tahun ini terjadi.

Fenomena bulan tampak setengah lingkatan yang terjadi di puncak fase perbani akhir, akan terjadi malam ini pada pukul 19.27 WIB, 20.27 Wita, 21.27 WIT, Sabtu (27/11/2021).

Dikarenakan puncaknya akan terjadi pada jam tersebut, Bulan perbani akhir ini sudah dapat disaksikan sejak terbit saat tengah malam dari arah timur-timur laut, transit di arah utara saat terbit Matahari dan kemudian terbenam di arah barat-barat laut saat tengah hari.

"Dikarenakan puncak fase Perbani Akhir terjadi setelah antitransit (saat Bulan berada di ketinggian minimumnya), maka Bulan dapat disaksikan juga keesokan harinya (28 November) satu jam setelah tengah malam dari arah timur, transit di arah utara satu jam setelah terbit Matahari dan kemudian terbenam di arah barat-barat laut satu jam setelah tengah hari," jelasnya, kepada Kompas.com Sabtu (30/10/2021).

Pada saat fenomena bulan ini terjadi, Bulan berjarak 388.355 km dari Bumi (geosentrik) dan berada di sekitar konstelasi Leo.

Untuk dapat mengamati fenomena Bulan setengah lingkaran malam ini, Anda tidak membutuhkan alat bantu optik apapun. Asalkan kondisi cuaca di sekitar tempat Anda berada untuk melihatnya cukup cerah, dan tidak mendung atau hujan.