Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Ponpes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ponpes. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Mei 2023

Kapolres Tulang Bawang Ingatkan Orang Tua Untuk Peduli Dengan Anaknya Saat Berlangsung Jum'at Curhat


GK, Lampung - Bila memiliki anak-anak yang sedang menuntut ilmu di Pondok Pesantren (Ponpes), agar orang tua bisa rutin untuk menjenguknya, dan rajinlah bertanya kepada anak-anaknya kegiatan apa saja yang dilakukan selama berada di Ponpes.


"Kepedulian kita sebagai orang tua kepada anak-anak yang sedang menuntut ilmu di Ponpes bukan untuk membatasi, tapi untuk meminimalisir agar anak tidak menjadi korban tindak pidana asusila yang dilakukan oleh oknum yang ada di Ponpes," kata Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, saat membuka kegiatan Jum'at Curahan Hati (Curhat) yang berlangsung di Balai Kampung Cempaka Jaya, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, hari Jum'at (19/05/2023), pukul 09.30 WIB s/d pukul 10.30 WIB.


Lanjutnya, untuk surat izin keramaian proses penerbitannya sudah langsung diambil alih oleh Polres dan Polsek hanya menerbitkan rekomendasi saja. Hal ini dilakukan untuk menertibkan kegiatan hiburan malam dan sudah sesuai dengan Surat Edaran dari Pj. Bupati Tulang Bawang.


"Batas kegiatan hiburan yang telah disepakati oleh forkopimda sesuai dengan Surat Edaran dari Pj. Bupati Tulang Bawang dimulai dari pukul 07.00 WIB s/d 17.00 WIB. Hal ini dilakukan agar situasi kamtibmas di Kabupaten yang berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur tetap kondusif, apalagi saat ini akan berlangsung Pilkakam serentak tahun 2023 dan Pemilu tahun 2024," papar perwira dengan melati dua dipundaknya.


Kapolres menerangkan, saat berlangsungnya kegiatan Jum'at Curhat di Kampung Cempaka Jaya ada tiga orang warga yang menyampaikan unek-uneknya secara langsung.


"Masukan terkait hiburan malam yang saat ini sudah dibatasi, tentunya kami sebagai warga merasa senang agar tidak terjadi keributan, dan acara sampai malam juga berpotensi adanya penjualan miras serta narkoba. Adanya pencurian motor milik warga saat sedang berada di ladang, dan mohon kiranya agar ada patroli malam hari ke kampung untuk mencegah agar anak-anak tidak berkumpul dan melakukan perbuatan yang dilarang," terang AKBP Jibrael.


Menurutnya, tujuan utama pembatasan hiburan malam memang untuk mencegah terjadinya keributan, dan menekan penjualan miras serta peredaran narkoba. Untuk itu kami mengimbau agar warga tetap mematuhi Surat Edaran dari Pj. Bupati Tulang Bawang.


Untuk pencurian sepeda motor yang terjadi di ladang, agar kiranya warga jangan sampai teledor dan tetap menggunakan kunci pengaman tambahan. Bila menjadi korban pencurian agar dapat segera melapor baik itu ke Polsek maupun ke Polres.


"Patroli malam hari akan kami jadwalkan ke kampung ini, nanti dari Polsek dan Satuan Samapta yang akan bergantian melakukan patroli tersebut. Kita sebagai orang tua agar terus mengingatkan kepada anak-anak untuk tidak ikut-ikutan berkumpul sampai larut malam, karena anak-anak saat ini sudah pada pinter meracik sendiri minuman yang bisa membuat mabuk. Kami juga mengimbau kepada warga yang memiliki warung apabila ada anak-anak yang membeli komix dalam jumlah cukup banyak jangan dilayani karena bukan digunakan sebagai obat melainkan untuk mabuk-mabukan," ungkap Kapolres.


Alumni Akpol 2001 ini menambahkan, semua unek-unek yang disampaikan oleh warga akan langsung ditindak lanjuti, dan tentunya juga akan dilaporkan kepada pimpinan secara berjenjang guna perbaikan pelayanan Kepolisian dimasa yang akan datang. (Feby)

Sabtu, 25 Maret 2023

Polres Tanggamus Berbagi Takjil di Masjid dan Pondok Pesantren


GK, Tanggamus - Selama Ramadhan, Polres Tanggamus menggelar program berbagi berkah kepada sesama melalui pembagian takjil di masjid dan podok pesantren. Kali ini dipimpin Kasat Samapta AKP Budi Hato, S.H., dan Kasat Lantas AKP Amsar, S.Sos dan Kasi Humas Iptu M. Yusuf, SH., Sabtu 25 Maret 2023, sore. 

Pembagian takjil dilakukan secara langsung di Masjid At-Taqwa Pekon Batu Kramat Kecamatan Kota Agung Timur kepada jamaah serta masyarakat terdekat dan Pondok Pesantren Madrasatul Qur'an Pekon Gisting Permai Kecamatan Gisting kepada para santri disana. 

Kasi Humas Iptu M. Yusuf, S.H mengungkapkan, pihaknya melaksanakan program Kapolres Tanggamus berbagi berkah dengan mendatangi sasaran yang telah ditentukan oleh Bhabinkamtibmas. 

"Hari ini kami membagikan takjil di dua titik yakni masjid at-taqwa batu kramat dan ponpes madrasul quran gisting," kata Iptu M. Yusuf mewakili Kapolres Tanggamus Polda Lampung AKBP Siswara Hadi Chandra, S.I.K. 

Kasi Humas menjelaskan, pembagian takjil tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Tanggamus kepada masyarakat, meningkatkan keimanan melalui berbagi kepada sesama. 

"Melalui berbagi kepada sesama, diharapkan meningkatkan keimanan anggota Polres Tanggamus dan jajaran," jelasnya. 

Ditambahkannya, berbagi tersebut juga sejalan dengan program Kapolri, yakni Polri yang Presisi dan masyarakat sangat antusias menerima takjil sehingga program tersebut akan terus dilakukan selama bulan Ramadhan 1444 Hijriah. 

"Program berbagi takjil akan terus dilakukan Polres Tanggamus, hingga akhir Ramadhan," tandasnya. 

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Madrasatul Qur'an, Ustad Puji Haryono mengaku bahwa pihaknya selama Ramadhan terus mengisi kegiatan dengan mengaji diikuti 18 santri yang bermukim dan 35 anak program TPQ. 

"Untuk Ramadhan ini full diisi dengan ngaji beberapa kitab," kata Ustad Puji usai kegiatan. 

Atas Polres Tanggamus di Ponpesnya, Ustad Puji mengaku sangat bersyukur telah dikunjungi pihak kepolisian hingga berbagi takjil untuk para santri-santrinya. 

"Kami dan santri tentunya mengucapkan terima kasih atas pembagian takjil di Ponpes kami, semoga berkah dan istiqomah untuk kedepannya," tandasnya. [Arman]

Jumat, 04 November 2022

Tebar Kebaikan, Ditpolairud Polda Banten Berkunjung dan Berikan Bantuan Sembako Serta Santunan Kepada Ponpes


GK, Serang - KBO Ditpolairud Polda Banten AKBP Akhmad F Hidayanto hari ini mengunjungi pondok pesantren Al Kahfi Kecamatan Baros Kabupaten Serang yang bertujuan memberikan bantuan sembako dan juga santunan kepada murid - murid Ponpes yang dilaksanakan pada Jumat (04/11). 

Hal ini merupakan sudah menjadi agenda rutin Ditpolairud Polda Banten dalam menebar kebaikan dengan memberikan bantuan dalam bentuk apapun dan juga melaksanakan Commander Wish Kapolda Banten. 

KBO Ditpolairud Polda Banten AKBP Akhmad F Hidayanto menyampaikan bahwa, "Kegiatan yang dilaksanakan merupakan sudah menjadi agenda rutin Ditpolairud Polda Banten dalam menebar kebaikan dengan memberikan bantuan dalam bentuk apapun dan juga melaksanakan Commander Wish Kapolda Banten," kata Hidayanto. 

Mudah mudahan bantuan yang telah diberikan, "Insyaallah bantuan ini bisa dapat membantu dan bermanfaat bagi semuanya yang menerima ini merupakan program commander wish kapolda banten yang selalu dilaksanakan secara rutin,” jelas Hidayanto. 

Dikesempatan yang sama pengurus Ponpes Al Kahfi Ahmad Subaki mengatakan, " Saya ucapkan banyak terimakasih kepada Ditpolairud Polda Banten atas bantuan yang telah diberikan kepada kami dan telah perduli dan sangat membantu masyarakat dalam hal apapun, insyaallah semua kebaikan nya dibalas oleh allah swt, aamiin,” ucap Subaki. 

Diakhir, selama kegiatan berlangsung semuanya berjalan dengan baik aman terkendali. [icha]

Rabu, 14 September 2022

Kapolres Lebak dampingi Kapolda Banten Hadiri Istighosah Kubro di Ponpes Al- Kanza Cibadak


GK, Lebak - Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Wiwin Setiawan,SIK,M.H. mendampingi Kapolda Banten  Irjen Pol. Prof. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho,S.H.,M.H.,M.B.A menghadiri Silaturahmi Kapolda Banten dengan Para Kyai dan Santri serta Istighosah Kubro di Pondok Pesantren Modern Al Kanza Kp. Keong Desa Malabar Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak. Rabu (14/9/2022).

Silaturahmi dan Istighosah tersebut dalam rangka Milad Ponpes Al Kanza yang ke-2 dan istighosah dipimpin langsung oleh ulama Kharismatik Banten Buya Muhtadi Dimyati Pandeglang.
Kapolda Banten dan rombongan disambut Pengasuh Ponpes Al Kanza K.H. Ade Bujhaerimi,M.Pd selaku Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Lebak.

Acara tersebut juga dihadiri Bupati Lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya,SE bersama Forkopimda Lebak, Ketua MUI Lebak , Para Kyai Pimpinan Pondok Pesantren dan tamu undangan.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Wiwin Setiawan,SIK,M.H. mengatakan,
 "Ya hari ini kami mendampingi Bapak Kapolda Banten menghadiri Silaturahmi Kapolda Banten dengan Para Kyai dan Santri serta Istighosah Kubro di Pondok Pesantren Modern Al Kanza Kp. Keong Desa Malabar Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak," ujar Wiwin.

"Silaturahmi Antara Ulama dan Umaro penting guna mewujudkan situasi yang kondusif di Wilayah Kabupaten Lebak khususnya dan Banten pada umumnya," ungkapnya.

"Selain itu dalam acara ini kita bersama -sama  bermunajat kepada Alloh Swt berdo'a untuk memohon keselamatan bangsa dan negara yang dalam acara istighosah Kubro dipimpin langsung oleh Ulama Kharismatik Banten Buya Muhtadi Dimyati," tutur Wiwin.

Sementara itu Kapolda Banten Irjen Pol. Prof. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho,S.H.,M.H.,M.B.A dalam sambutannya mengatakan,
"Saya sejak pertama menjabat Kapolda Banten niat saya adalah Nyantri, oleh karena itu saya sering sowan ke para ulama, Karena  Nyantri saya membuat Program Pendekar Banten dalam Comander Wish yaitu Polisi yang mengayomi masyarakat," terang Rudy

"Program yang pertama adalah Program Ngaji Bareng Kapolda Banten ini sudah dilaksanakan setiap hari Kamis di Masjid Polda Banten, Saya sudah Mendeklare Polda Banten adalah rumah bagi Ulama, silahkan apabila ada ulama yang butuh bantuan Polisi kami siap," ungkapnya.

"Selain itu saya juga mendeklare Polda Banten adalah rumah bagi anak yatim ini sesuai dengan program Polisi sayang anak yatim," tambah Rudy.

"Kedepan semoga warga Provinsi Banten semakin hebat, semakin kuat dan sehat, dan Provinsi Banten selalu dalam situasi yang kondusif aamiin," harapnya. [Icha]

Selasa, 13 September 2022

Menteri PPA dan Kapolda Jatim Koordinasi soal Kasus Santri Gontor


GK, JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Ibu Gusti Ayu Bintang Darmawati beserta rombongan dari Kementerian Agama, Komisi VIII DPR RI dan KPAI mengunjungi Mapolres Ponorogo bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta untuk mengecek penanganan perkara kematian seorang santri di Pondok Pesantren Darusalam Gontor, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. 

Dalam pertemuan yang berlangsung di Mapolres Ponorogo tersebut, Kapolda Jatim Nico Afinta mengungkapkan bahwa telah melakukan diskusi terkait dua hal. 

"Didalam pertemuan itu kami mendiskusikan dua hal, yang pertama terkait dengan proses penyidikan. Didalam penyidikan, penyidik telah mengumpulkan alat bukti dan telah menetapkan dua tersangka, dengan inisial MF dan IH. Dalam prosesnya kemarin juga sudah dilakukan otopsi, itu juga menjadi bahan kelengkapan proses penyidikan," kata Nico, Senin 12 September 2022. 

Selanjutnya, Nico Afinta juga menyebut telah membahas bagaimana mekanisme edukasi dan pencegahan supaya hal ini tidak terjadi kembali khususnya di lembaga pendidikan yang ada di Jawa Timur.

"Kemudian dalam prosesnya kami kerjasama dengan stakeholder terkait, dengan membentuk satgas perlindungan perempuan dan anak, didalam satgas ini ada beberapa dinas yang terkait, seperti dinas sosial, dinas agama, Tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (TP2TPA), serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)," paparnya.

"Didalam pembentukan badan ini, kami mengedepankan kemudahan didalam memberikan informasi dengan memberikan nomor Hotline, sehingga siapapun yang menjadi korban bisa segera melapor dan kami bisa cepat menindaklanjuti," tambahnya.

Lebih lanjut, Nico mengharapkan disetiap lembaga pendidikan agar mematuhi didalam perlindungan kepada anak dalam hak memperoleh pendidikan tanpa ada kekerasan.

"Hal ini bisa didapatkan dengan peran aktif baik dari lembaga pendidikan, orang tua, maupun dari anak-anak sendiri yang sedang mengikuti pendidikan," tuturnya. 

Proses junior dan senior atau senioritas ini menjadi sifat pengasuhan, sehingga seorang anak yang melakukan proses pendidikan ini memperoleh pendidikan yang wajar tanpa ada tekanan maupun kekerasan.

"Saya kira penting, kerjasama ini terus ditingkatkan. Sehingga kedepan kita mencetak anak-anak yang mempunyai ilmu pengetahuan yang baik, punya akhlak yang baik dan kedepan bisa berguna bagi bangsa dan negara," tutupnya.

Kapolda Jatim usai melakukan diskusi dengan Menteri PPPA, Kementerian Agama dan Komisi 8 DPR RI dalam mengungkap aksi kekerasan yang terjadi di Lembaga pendidikan. [Icha]

Senin, 21 Maret 2022

Wakil Bupati Way Kanan Drs.Ali Rahman,M.T.,: Janganlah Menjadi Manusia Munafik



GK, Way Kanan - Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapatkan seorang pertolong pun bagi mereka”.(Surah An-Nisa:145)

Kecuali orang-orang yang bertaubat memperbaiki diri dan berpegang teguh pada agama Alloh dengan tulus ikhlas menjalankan agamanya karena Alloh”. (Surah An-Nisa:146)

Demikian cuplikan ayat yang disampaikan Wakil Bupati Way Kanan Drs. Ali Rahman,MT dalam sambutannya di kegiatan Lounching SMP Islam Al-Muhsin bertempat di Komplek Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Muhsin Kampung Negeri Batin Kecamatan Umpu Semenguk Kabupaten Way Kanan Pimpinan Pondok KH. Nurhuda, Senin (21/3/2022).

Drs.Ali Rahman,MT. mengajak seluruh Jam’iyah dan tamu undangan yang hadir untuk berlomba berbuat kebaika menjadi manusia yang ikhlas berbuat kebaikan hanya mengharap Ridho Alloh SWT. Diantaranya dengan memberikan manfaat bagi sesama diantaranya ikut membangun peradapan manusia melalui pendidikan.

"Janganlah kita menjadi manusia munafik, pendusta, khianat, zolim serta mengajak pada kemungkaran, mari kita mendukung peradapan manusia melalui pendidikan, diantaranya dengan membangun sekolah SMP yang akan kita resmikan bersama hari ini serta meramaikan pondok pesantren ini dengan menitipkan anak anak kita menjadi Hafiz Qur’an di Ponpes Al-Muhsin,” kata Wabub.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kabag Prokopim Satria, Camat Umpu Semenguk Jefry Irawan, Ketua Karang Taruna Way Kanan Candra Kurniawan. Ketua PC NU Tulang Bawang Barat Ponpes Nurul Qur’an Daya Murni KH. Nurhadi. (Ags/red)

Sabtu, 05 Februari 2022

ACT Metro-Lampung Tengah Memberi Bantuan Al-Quran Braille ke Pondok Pesantren Tri Bakti Alqudwah


GARIS KOMANDO, Metro - Kamis 3 Februari 2022 ACT Metro-Lampung Tengah menyambangi Pondok Pesantren Inklusif Tri Bakti Alqudwah yang berada di daerah Rejo Mulyo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro. 

Dalam kunjungannya ACT Metro-Lampung Tengah memberikan bantuan Al-Quran Braille untuk para santri Tunanetra yang ada di Pondok tersebut. 

Dalam wawancara yang dilakukan tim ACT Metro- Lampung Tengah, penjelesan pimpinan pondok yaitu Ustad Hamim Huda menjelaskan bahwa saat ini ada Sebanyak 50 santri yang tinggal ,dimana setengahnya adalah para penyandang disabilitas. “Saat ini setengah dari jumlah santri di Pondok adalah penyandang Disabilitas, mulai dari tuna netra, Tunagrahita, Tunawicara, dan Tunadaksa.”

Dijelaskan pula bahwa menurutnya, Alquran Braille yang disalurkan saat ini berbeda dari Al Qur’an braille yang sebelumnya pernah diterima. 

“Alquran Braille yang ini lebih mudah digunakan, karena bisa menuntun para pembaca yang sedang belajar, jadi tidak hanya mendengar membaca dengan meraba namun di tuntuk melalui murottal yang ada di Al-Qur’an Braile Digital,” ujar Ustad Hamim.

Dijelaskan terpisah oleh wawan, selaku santri yang kebetulan seorang penyandang Tunanetra. “Al-Quran yang ini enak mas, kita lebih mudah menggunakannya, bisa dituntun juga, jadi lebih gampang belajarnya,” ujar Wawan.

Kepala cabang ACT Metro-Lampung Tengah Regina Locita Pratiwi juga mengatakan bahwa saat ini Lembaga terus berupaya untuk memberi lebih banyak manfaat, khususnya para penyandang disabilitas. “kita terus berupaya untuk terus bisa memberi lebih banyak manfaat, terlebih untuk kawan-kawan disabilitas. Karena terkdang banyak yang melakukan kebaikan, tapi kawan-kawan disabilitas sering terlupakan,” ujar Regina.

Implementasi Wakaf Al-Quran Braile ini merupakan bentuk Implementasi Kolaborasi bersama Startup Alquran berbasis digital. Quran Best dalam bentuk Penggalangan dana Wakaf Mushaf Al-Quran Braile untuk Santri Tunanetra di Area Metro-Lampung Tengah.

Alquran digital yang diberi nama Quran Best Indonesia memiliki banyak fitur yang bisa memudahkan masyarakat membaca kitab suci Alquran kapan dan dimana pun. Selain itu disediakan juga bagi pengguna yang ingin membaca dengan khat Madinah.

Fitur lainnya adalah disediakannya Quran per kata sisip baris didalamnya. Yang tersedia melalui Play Store di Android Anda. [Red]

Kamis, 20 Januari 2022

Resmikan Rusun Ponpes Al Quran Azzayadiy dan Sanggar Inklusi di Sukoharjo, Puan Maharani Harapkan Masa Depan Yang Baik Bagi Anak Bangsa



GARIS KOMANDO, Sukoharjo – Gerimis, tak menyurutkan langkah kaki ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri tiga agenda kerja yang telah direncakan di Kabupaten Sukoharjo, pada Rabu (19/1) siang hingga petang hari.

Didampingi Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Panglima Kodam (Pangdam) IV Diponegoro Mayjen Rudianto, sejumlah kepada daerah tingkat 2 di Jawa Tengah dan beberapa koleganya di DPR RI, Puan meresmikan gedung Rumah Susun (Rusun) Pondok Pesantren Al-Quran Azzayadiy, Sanggrahan, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Rusun yang pembangunannya dikerjakan oleh Kementrian PUPR terssbut, dibangun atas usul Puan ketika ia masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. "Tentu saja, gotong royong dari kita semua untuk bisa membangun Rusun Ponpes Al Quran Azzayadiy ini merupakan niat baik. Tentu saja rumah susun ini harus dijaga baik-baik. Jangan setelah diresmikan kemudian tidak dipelihara sehingga jadi cepat rusak," kata Puan.

Ia berharap, meski akan ada ribuan santri dan santriwati yang silih berganti menetap dan belajar di Ponpes Al Quran Azzayadi, gedung, ruangan, dan segala sesuatu yang berada di Rusun tersebut menjadi sebuah tempat yang bermanfaat dan dirawat dengan penuh tanggung jawab hingga masa yang akan datang.

Puan juga menginginkan, para santri dan santriwati dapat belajar dengan tenang dan gembira di ponpes tersebut. "Santri dan santriwati di sini semoga akan bisa membangun bangsa Indonesia sesuai dengan harapan dan cita-cita Bapak pendiri bangsa, Bung Karno, bahwa Indonesia harus menjadi Indonesia yang adil Makmur damai aman dan sejahtera," katanya.

Usai acara peresmian, Puan meninjau ruangan hunian di dalam Rusun tersebut, dan berinteraksi dengan para santriwati yang tengah mengaji di kamar yang telah rapi terisi ranjang susun dan area belajar yang menyenangkan.

Dari Ponpes Al Quran Az-Zayadiy, Puan melanjutkan kunjungannya ke Gedung Serbaguna Cemani, di mana tengah dilangsungkan acara vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun, serta pemberian vaksin dosis ketiga atau booster, bagi 100 warga lansia di Kabupaten Sukoharjo.

Meski kunjungan berlangsung cukup singkat karena masih ada agenda lain yang menanti, Puan menyempatkan diri menyapa dan berbincang dengan anak-anak dan lansia yang tengah divaksin. Ia berkeliling menghampiri setiap meja vaksin dan dengan ramah menanyakan kabar dan menyampaikan bingkisan kecil yang ia bawa sebagai cinderamata bagi warga di gedung serbaguna Cemani itu.

Setelahnya, Puan dan rombongan segera melanjutkan perjalanan ke Sanggar Inklusi Tunas Wijaya di Kecamatan Bendosari, untuk meresmikan dua Sanggar Inklusi paling baru yang dibangun di Kabupaten Sukoharjo, yakni Sanggar Inklusi Tunas Wijaya yang didatanginya itu, serta Sanggar Inklusi Permata Hati yang ada di Kecamatan Polokarto. "Jadi, prasastinya ada dua yang ditandatangani oleh Bu Puan," kata Bupati Etik Suryani sambil tersenyum.

Ia kemudian menjelaskan pada Puan perihal Sanggar Inklusi yang merupakan sebuah program rintisan masyarakat yang kemudian didukung dan dikembangkan secara baik oleh Pemkab Sukoharjo untuk menciptakan ruang pelayanan kesehatan yang bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang ada di 12 Kecamatan di seluruh Kabupaten.

"Jumlah anak berkebutuhan khusus yang terdaftar di semua Sanggar Inklusi kami mencapai 475 orang. Alhamdulillah dari 12 kecamatan kami sudah mendirikan delapan gedung sanggar inklusi. Masih kurang empat tapi insyaallah tahun ini selesai, sudah terbangun semua," kata Etik.

Menurutnya, anak-anak berkebutuhan khusus membutuhkan perhatian dan pelayanan kesehatan khusus yang coba disediakan secara cuma-cuma oleh Pemkab Sukoharjo. "Berbagai terapi, yakni fisioterapi, okupansi dan terapi wicara kami sediakan secara gratis tidak dipungut biaya apapun" Etik menjelaskan. Selain itu, dikatakan Etik, di setiap Sanggar Inklusi pun diadakan pelatihan Bina Diri yang memberikan pelajaran keterampilan dasar seperti memakai baju sendiri, menyisir rambut, memakai sepatu, mandi dan sebagainya bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar dapat melakukannya secara mandiri.

Dalam kesempatan tersebut, Puan menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemkab Sukoharjo, para terapis yang ditugaskan oleh Dinas Kesehatan untuk memberi pelayanan kesehatan serta para relawan yang terlibat di semua Sanggar Inklusi atas kegigihan dan ketulusan mereka merawat dan memberikan terapi yang baik bagi semua anak-anak berkebutuhan khusus tersebut. "Anak-anak betkebutuhan khusus ini juga anak-anak Indonesia yang harus kita berikan kesempatan untuk tumbuh dengan baik hingga bisa jadi manusia berdaya," kata Puan.

Terdiri dari masyarakat yang tergerak hatinya untuk membantu para anak berkebutuhan khusus untuk memiliki kualitas hidup yang lebih baik, relawan menjadi salah satu ujung tombak keberlangsungan Sanggar Inklusi di seluruh Kecamatan di Sukoharjo tersebut.

Puan mengaku amat terperanjat ketika ia mendengar nominal honorarium para relawan di semua Sanggar Inklusi yang hanya 200 ribu per bulan. "Meski ketergerakan hati menjadi alasan para relawan membantu, tapi mereka, menurut saya, layak mendapatkan apresiasi yang lebih baik lagi," kata Puan. Ia mengatakan amat memahami bila Pemkab memang memiliki keterbatasan anggaran hingga belum dapat memberikan apresiasi yang lebih layak. Untuk itu, Puan menegaskan, DPRD harus bisa memperjuangkan dan membantu mencarikan jalan keluar. "Itu sebabnya saya ajak teman-teman dari DPR dalam kunjungan ke sini, agar bisa langsung dipikirkan, apa yang bisa kita lakukan untuk memberi apresiasi yang lebih layak bagi para relawan ini," ungkap Puan yang langsung memberi garis bawah dan cetak tebal dalam sambutannya terkait honorarium para relawan tersebut.

Gerak hati memang melandasi digagas dan berkembang baiknya Sanggar Inklusi di Sukoharjo. "Kami ingin membantu anak-anak berkebutuhan khusus memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Senang rasanya kalau mereka mengalami perubahan yang lebih baik setelah bergabung dalam Sanggar Inklusi," Endang, Kepala Sanggar Inklusi Tunas Wijaya mengatakan. [Red]