GK, JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Ibu Gusti Ayu Bintang Darmawati beserta rombongan dari Kementerian Agama, Komisi VIII DPR RI dan KPAI mengunjungi Mapolres Ponorogo bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta untuk mengecek penanganan perkara kematian seorang santri di Pondok Pesantren Darusalam Gontor, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Selasa, 13 September 2022
Menteri PPA dan Kapolda Jatim Koordinasi soal Kasus Santri Gontor
GK, JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Ibu Gusti Ayu Bintang Darmawati beserta rombongan dari Kementerian Agama, Komisi VIII DPR RI dan KPAI mengunjungi Mapolres Ponorogo bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta untuk mengecek penanganan perkara kematian seorang santri di Pondok Pesantren Darusalam Gontor, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Jumat, 08 April 2022
Menemani Bos Latihan Menembak di Ladang Persawahan, Idam Malah Tewas Tertembak
Idam Kholik (30) meregang nyawa usai tertembak peluru senapan angin milik bosnya, Kamis (7/4/2022).
GK - Malang nasib Idam Kholik (30) warga Dusun Rondokuning, Desa Bulang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur ini.
Idam tewas saat sedang menemani bosnya, Daud Patriono Immanuel (52) latihan menembak di ladang persawahan di Dusun Sukun, Desa Gerongan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.
Ironisnya Idam tewas karena sang bos yang seharusnya menembak sasaran kardus tapi peluru ternyata meleset hingga mengenai tubuh Idam.
Peluru itu bersarang di dada kanannya atau paru-paru.
Kapolsek Maron Iptu Samiran mengatakan peristiwa nahas itu terjadi ketika Idam menemani bosnya, Daud Patriono Immanuelwarga Perumahan Taman Bambu, Desa Wirolegi Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Kamis (7/4/2022) sekira pukul 12.45 WIB.
Daud saat itu berlatih menembak di ladang persawahan di Dusun Sukun, Desa Gerongan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.
"Pelaku sedang berlatih menembak di area pesawahan. Sasaran tembaknya berupa kardus yang ditempelkan ke pohon kelapa," katanya.
Saat latihan itu, beberapa kali tembakan pelaku berhasil mengenai sasaran.
Tak lama, sasaran kardus mendadak jatuh akibat hentakan peluru.
Idam pun meletakkan sasaran kardus ke posisi semula.
Namun saat korban belum sempat menjauh, pelaku langsung membidik ke sasaran kardus dan menarik tuas senapan angin.
Ironisnya, peluru senapan angin malah meleset dari sasaran kardus.
Peluru itu meluncur deras dan mendarat ke dada kanan Idam. Korban pun langsung terkapar.
Kasus ini masih didalami pihak kepolisian.
"Untuk sementara, pelaku kurang hati-hati dalam membidik sehingga peluru mengenai korban. Jarak korban berdiri dengan posisi menembak pelaku sekitar 60 meter," jelasnya.
Mengetahui korban tertembak, pelaku berupaya melarikannya ke Puskesmas Condong sambil menghubungi Polsek Maron.
Namun di tengah perjalanan nyawa korban tak tertolong.
Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
"Saat ini, pelaku beserta senapan angin yang digunakan kami amankan di Polsek Maron untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Minggu, 19 Desember 2021
Bupati Lumajang Harap Kehadiran Puan Bantu Pemulihan Warga Terdampak Erupsi Semeru
Selasa, 14 Desember 2021
PUKAT Kritisi Eksekusi Lahan BPN di Surabaya
Senin, 06 Desember 2021
Terbang ke Lumajang, Kapolri Tinjau Langsung Korban Erupsi Gunung Semeru
Minggu, 05 Desember 2021
Polri Gelar Operasi Kemanusiaan Aman Nusa II Tanggulangi Erupsi Gunung Semeru
Dalam operasi kemanusiaan ini, Sigit menyebut, Polri telah mengerahkan 945 personel gabungan yang diterjunkan dari Pelopor Korbrimob dan Satbrimob Polda jajaran.
Biddokes Polda Jawa Timur juga sudah menyiapkan empat posko DVI di RS Bhayangkara Lumajang, RSUD Haryoto, Penanggal Candipuro dan Pronojiwo.
Sabtu, 04 Desember 2021
Aktifitas Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru Berdampak pada Masyarakat di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang
Rabu, 01 Desember 2021
Emosi Kalah Pilkades, Kandidat Blokade Jalan
Kamis, 11 November 2021
Sering BAB di Celana, Balita Tewas Dianiaya Ibu Kandung
| Garis Polisi. Ilustrasi |
Garis Komando -- Seorang wanita berinisial AS (24), warga Sidokapasan, Surabaya, ditangkap Satreskrim Polrestabes Surabaya setelah menganiaya anak kandungnya yang berusia empat tahun hingga tewas. Pelaku menganiaya anak balitanya lantaran kesal karena korban sering buang air besar di celana.
"Kesal yang tidak terkontrol dikarenakan korban susah di kasih tahu terkait sering buang air besar di celana, dan sering mengganggu adiknya," ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana di Surabaya, Rabu (10/11).
Mirzal menceritakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 9 November 2021, sekitar pukul 17.30 WIB. Korban yang meninggal dunia dalam keadaan tidak wajar menuntun polisi melakukan serangkaian penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kemudian didapatkan fakta bahwa korban meninggal akibat adanya kekerasan fisik. Yakni bekas pukulan benda tumpul di tubuh korban.
"Berdasarkan informasi tersebut tim gabungan melakukan interogasi terhadap saksi-saksi hingga akhirnya mengamankan tersangka AS yang diduga sebagai pelaku tindak pidana kekerasan terhadap anak tersebut," ujarnya.
Mirzal mengungkapkan, pihaknya selanjutnya membawa tersangka AS menuju Map5olrestabes Surabaya, guna proses penyidikan lebih lanjut. Sedangkan korban dilakukan outopsi di RSUD dr. Soetomo Surabaya.
Tersangka AS dijerat Pasal 80 ayat (3) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 44 ayat (3) UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP.
Rabu, 10 November 2021
Yuk, Mengenal 10 Pahlawan Indonesia Pejuang Kemerdekaan
| Yuk, Mengenal 10 Pahlawan Indonesia Pejuang Kemerdekaan |
Garis Komando - Kemerdekaan Indonesia diraih dengan jerih payah para pahlawan yang rela menumpahkan air mata dan darah, bahkan nyawa.
IDN Times merangkum 10 nama pahlawan kemerdekaan yang berjuang melawan penjajah di masa silam. Data tersebut dikutip dari laman resmi Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial ( K2KRS) Kementerian Sosial.
1. Ir Sukarno
Ir Sukarno merupakan Presiden Pertama Republik Indonesia. Dia lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya, Jawa Timur.
Sukarno pada 1925 mendirikan dan menjadi Ketua Algemeene Studie arzClub (ASC) di Bandung. Organisasi ini merupakan perhimpunan pelajar/mahasiswa yang berjiwa nasionalisme.
Pada 1927 mendirikan Partai Nasional Indonesia, yang merupakan perhimpunan yang sangat berani menentang penjajahan Belanda.
Kemudian, pada 17 Agustus 1945, Sukarno bersama Mohammad Hatta dan juga para pejuang lain memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.
2. Mohammad Hatta
Pahlawan kemerdekaan kedua ada Mohammad Hatta. Dia lahir pada 12 Agustus 1902 di Bukit Tinggi, Sumatera Barat.
Selain pahlawan kemerdekaan, Bung Hatta juga merupakan bapak koperasi Indonesia. Pada 1926, Bung Hatta pernah menjadi pimpinan Perhimpunan Indonesia.
Dia pernah dipercaya menjadi bendahara merangkap anggota Dewan Redaksi Majalah Hindia Putera (Indonesia Merdeka).
Bung Hatta meninggal pada 14 Maret 1980 di usia 77 tahun. Dia dimakamkan TPU Tanah Kusir, Jakarta.
3. Jenderal Besar Sudirman
Jenderal Besar Sudirman merupakan sosok pejuang yang gigih dalam melawan penjajah. Dia keluar masuk hutan bersama pasukannya bergerilya. Jenderal Besar Sudirman merupakan Panglima TNI pertama Indonesia.
Ia lahir pada 24 Januari 1916 di Purbalingga, Jawa Tengah. Sudirman meninggal di usia yang masih muda, yakni 34 tahun.
Dia meninggal pada 29 Januari 1950 di Magelang, Jawa Tengah, dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara, Yogyakarta.
4. Sutan Syahrir
Sutan Syahrir lahir pada 5 Maret 1909 di Padang Panjang, Sumatera Barat. Ia pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Indonesia.
Ki Hajar Dewantara juga dikenal sebagai bapak pendidikan Indonesia. Dia lahir pada 2 Mei 19889 di Yogyakarta.
Bung Tomo memiliki nama asli . Saat berjuang melawan penjajah, dia dikenal memiliki slogan 'merdeka atau mati'.
Abdul Muis lahir di Agam, Sumatera Barat, pada 3 Juli 1883. Ia meninggal di Bandung, Jawa Barat pada 17 Juni 1959.
Raden Ajeng (RA) Kartini merupakan pahlawan yang berjuang dalam kesetaraan gender. Ia lahir pada 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah.
Raden Dewi Sartika lahir 4 Desember 1884 di Cicalengka, Bandung, Jawa Barat. Dewi Sartika juga berperan sebagai tokoh perintis pendidikan wanita.
Cut Nyak Dien merupakan pahlawan yang lahir di Aceh pada 1834. Semasa hidup, Cut Nyak Dien bergerilya melawan pasukan kolonial Belanda.
Jumat, 05 November 2021
ACT Se-Sumbangsel Ajak Bantu Warga Penyintas Banjir Malang
Jawa Timur - Banjir bandang yang menerjang beberapa titik di Kota Batu dan Malang, Jawa Timur, pada Kamis (4/11/2021) kemarin mulai surut. Namun, dari laporan yang diterima ACTNews dari tim Masyarakat Relawan Indonesia-ACT Malang, lumpur dan sisa-sisa material banjir masih memenuhi ruas-ruas jalan di daerah terdampak.
Dimana saat ini kondisi sisa material banjir menyebabkan pengungsi belum mampu kembali ke rumahnya. Mereka memilih untuk menetap di sejumlah posko pengungsian.
Melihat kondisi tersebut, 10 Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang berada diwilayah Sumatera Bagian Selatan tak henti mengajak masyarakat untuk membantu warga penyintas banjir Malang. Tak hanya ajakan melalui sosial media, beberapa daerah sudah bersiap menggerakan relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan Komunitas untuk turun kejalan menggalang dana.
Selain itu, beberapa influencer, akun publik, Komunitas, Sekolah, UMKM, Masjid hingga Corporate siap untuk menginfokan update kejadian Banjir di Malang dan juga mengajak masyarakat mengumpulkan bantuan terbaik.
Menurut Kepala Cabang ACT Bandar Lampung Fajar Yusuf Dirgantara saat ini berdasarkan laporan terkini tim relawan yang berada di lapangan, banyak sekali rumah yang masih terendam lumpur tebal dan sulit diakses. Banyak fasilitas milik warga seperti kandang hewan, itu banyak yang hancur. Beberapa rumah juga ada yang jebol usai diterjang banjir. Untuk korban, tim relawan ACT Malang mencatat ada dua korban jiwa. Lalu juga masih ada belasan yang hilang.
Bantuan kemanusiaan darurat pun segera didistribusikan ACT Malang untuk para pengungsi. Ratusan porsi makanan siap saji dan sejumlah pakaian hangat diberikan untuk pengungsi di Klojen dan Polehan pada Jumat (5/11/2021) pagi. Kedua lokasi ini menjadi salah satu yang terdampak cukup parah.
Di Klojen, ada sekitar 194 warga yang mengungsi karena rumahnya belum aman akibat dampak banjir bandang kemarin. Bantuan pangan menjadi sangat darurat karena mereka tidak bisa mempersiapkan makanan sama sekali ketika pagi hari. Selain itu juga belum didirikan dapur di tempat pengungsian, sehingga mereka belum bisa menyiapkan makanan.
Fajar menambahkan, saat ini tim ACT dan relawan MRI tengah meninjau lokasi bencana untuk distribusi bantuan berikutnya.
"Insyaallah, akan ada bantuan medis dan obat-obatan untuk pengungsi. Selain itu, jika memungkinkan, akan diaktivasi dapur umum untuk memudahkan pengungsi mendapatkan makanan, Pah Jejama Kham Bantu Warga Terdampak" jelasnya. [Nnd]
Senin, 25 Oktober 2021
Admin Grup WA Diperiksa Polda Jatim terkait Seteru Bupati Bojonegoro vs Wakilnya
| Ilustrasi berbalas pesan di whatsapp. Foto: Shutter Stock |
Garis Komando - Ditreskrimsus Polda Jatim memanggil dua orang saksi yang merupakan jurnalis sekaligus admin grup WhatsApp terkait dugaan pencemaran yang dilakukan Bupati Bojonegoro Anna Mua'wanah terhadap wakilnya, Budi Irawanto, Senin (25/10).
Kedua saksi tersebut adalah Rochmat Bima Kusrinto dan Yusti Rubiantika. Bima mengatakan ia dimintai keterangan oleh penyidik mulai 11.30 WIB.
“Ya mas, saya hari ini memenuhi panggilan penyidik Polda Jatim atas laporan Mas Wawan terhadap Bupati," ujar Bima, Senin (25/10).
Kasubdit V Siber, Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Wildan Alberd, mengatakan sebanyak tiga orang jurnalis yang ada di dalam grup WhatsApp tersebut dijadwalkan diperiksa hari ini, Senin (25/10).
"Tiga saksi yang sebagai admin di grup (WA) Bojonegoro. Pemeriksaannya, admin (grup WA) ini, siapa yang membuat grup, apa saja aturannya, dan lain-lain" imbuhnya.
Awal mula seteru Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro diduga berawal dari pesan Anna yang menyinggung keluarga Budi Irawanto.
Pesan itu disampaikan Anna melalui grup WhatsApp yang anggotan di antaranya adalah sejumlah wartawan.
Atas pesan tersebut, Budi melaporkan Anna ke Polres Bojonegoro karena diduga telah mencemarkan nama baik pada Kamis (9/9).
Hal yang sama juga dilakukan anak Budi yang bernama Carrine Irawan Kumalasari. Ia melaporkan dugaan yang sama pada 26 Agustus 2021.
Kemudian, kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Budi dilimpahkan dari Polres Bojonegoro ke Tim Siber Polda Jatim.
"Untuk laporannya pasalnya 27 ayat 3. Pencemaran nama baik," pungkas Wildan.
***
Jumat, 15 Oktober 2021
Tinjau Vaksinasi di Surabaya, Kapolri: Datangi dan Layani Warga yang Ada Di Titik Tak Terjangkau
Jawa Timur - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau serbuan vaksinasi yang digelar di lapangan THOR Darmo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat, (15/10/2021).
Dalam kegiatan ini, juga dilakukan vaksinasi serentak di 39 Polres jajaran Polda Jawa Timur. Dalam sambutannya, Sigit mengapresiasi kepada jajaran Forkopimda di Jawa Timur baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang terus mempercepat capaian vaksinasi.
Pada kesempatan itu, Sigit juga menyapa secara virtual beberapa wilayah terkait dengan penanganan virus corona dan akselerasi vaksin. Dari laporan yang ia terima, wilayah Jawa Timur beberapa kali sudah mencapai target, bahkan mengalami peningkatan capaian vaksinasinya.
"Ini terus ditingkatkan agar target 2 juta vaksinasi dalam sehari yang ditargetkan Pak Presiden bisa tercapai dan mencapai vaksinasi 70 persen dalam rangka membentuk kekebalan yang diharapkan," kata Sigit.
Dalam hal ini, wilayah Jawa Timur rata-rata capaian vaksinasi sudah mencapai 50 persen. Bahkan di wilayah Banyuwangi, Sigit menerima laporan bahwa capaian vaksinasi sudah di angka 60 persen.
"Yang capaian vaksinnya masih rendah terus tingkatkan strategi-strategi mulai dari vaksinasi massal sampai bagaimana mendatangi dan melayani masyarakat yang ada di titik-titik tidak terjangkau dengan mobile dan door to door," ujar Sigit.
Dengan capaian vaksinasi yang tinggi, Sigit melihat beberapa wilayah di Jawa Timur sudah mulai mengalami penurunan PPKM. Bahkan wilayah Blitar menjadi role model PPKM level 1. Adanya penurunan level PPKM, Sigit mengingatkan jajaran Forkopimda untuk tetap menekan laju pertumbuhan COVID-19. Sebab penurunan level PPKM berdampak pelonggaran aktivitas masyarakat yang berpotensi terjadinya transmisi penularan COVID-19.
"Ini tentunya menjadi perhatian kita semua pada saat aktivitas masyarakat meningkat laju pertumbuhan COVID-19 bisa dikendalikan dan strateginya bagaimana menegakan prokes yang ketat dan disisi lain kegiatan vaksinasi ditingkatkan sehingga capaian 70 persen bisa terlaksana," ujarnya.
Mantan Kabareskrim Polri ini pun meminta kepada jajaran Forkopimda untuk memantau aktivitas dan kerumunan masyarakat dengan menerapkan aplikasi PeduliLindungi. Hal ini diperlukan untuk memantau kegiatan masyarakat agar bisa menekan laju pertumbuhan COVID-19.
"Seluruh aktivitas masyarakat yang masuk ke tempat tersebut bisa termonitor mana yang belum vaksin, mana yang sudah vaksin, mana yang ada riwayat kontak erat dan positif sehingga bisa dilakukan langkah-langkah karantina sebelum dilakukan treatment lanjutan apakah dimasukan ke isoter atau rumah sakit," katanya.
Dengan tiga strategi mulai dari pengetatan prokes, percepatan vaksinasi dan kegiatan 3T ditingkatkan, mantan Kapolda Banten ini yakin laju pertumbuhan COVID-19 bisa dikendalikan.
"Terima kasih kepada seluruh forkopimda baik provinsi, gubernur, pangdam, kapolda yang selalu kompak dan solid. Ini menjadi contoh wilayah lain agar bisa melakukan hal yang sama. Semoga target capaian vaksinasi yang ditargetkan bisa tercapai," ucap Sigit.
Dalam kegiatan vaksinasi ini, target sebanyak 71.848 dosis vaksin disuntikkan dengan sasaran lansia, kelompok penyandang disabilitas, pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.
Adapun jenis vaksin yang disiapkan yakni Sinovac dan Astrazaneca dengan jumlah vaksinator sebanyak 1.795 yang merupakan gabungan dari TNI-Polri, Dinkes dan relawan.
Selain itu, Panglima TNI dan Kapolri juga meninjau secara langsung legiatan vaksinasi COVID-19 di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Kegiatan vaksinasi COVID-19 ini merupakan inisiasi Pusat Penerbangan TNI AL (PUSPENERBAL) bekerjasama dengan Polri dan STIKES Hangtuah Surabaya, dengan target 2.000 dosis. [Sur]










