Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Seks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seks. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 November 2021

Pasutri Ini Pertontonkan Aksi Hubungan Intim di Depan Anak-anak Sampai Meresahkan Warga, Psikolog: Bisa Dikategorikan Gangguan dan Kelainan Seksual dan Kejiwaan


GARIS KOMANDO - Perbuatan pasutri berinisial ES (24) dan LA (24) yang berasal dari kabupaten Tasikmalaya, meresahkan para warga sekitar tempat tinggalnya.

Pasalnya, pasutri ini mempertontonkan kegiatan mereka tengah melakukan hubungan seks di depan anak-anak.

Bahkan disebut-sebut, anaknya sendiri juga ikut menonton adegan tak senonoh tersebut.

Tidak gratis, anak-anak tersebut diminta uang tiket Rp 5000, rokok, mie instan, hingga kopi, untuk menonton adegan tersebut.

Akibat perbuatan tersebut, pasutri ini ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Dikutip dari Tribunnews.com, Sabtu (13/11/2021), ketua MUI Desa Kadipaten Tasikmalaya setempat, Kholis, juga menyayangkan peristiwa itu terjadi di wilayahnya sendiri.

Kholis prihatin dengan adanya kejadian tersebut. 

Dirinya berharap agar anak-anak yang menjadi korban bisa mendapatkan pendampingan trauma healing.

"Psikis anak-anak harus dipulihkan agar akhlak mereka tidak ikut-ikutan rusak," katanya. 

Dikutip dari Tribunnews.com, Sabtu (13/11/2021), Psikolog Endra Nawawi memandang, ada kecenderungan penyimpangan orientasi seksual pada pasangan suami istri itu.

"Apalagi kalau dilakukan sering untuk menemukan kepuasan atas perilakunya itu bisa disebut menyimpang secara seksual," jelas Endra Nawawi melalui sambungan telepon, Jumat (21/6/2019). 

Kegiatan suami istri normalnya sesuatu hal yang bersifat privasi dan tidak ingin didengar atau bahkan dilihat, apalagi dalam kasus ini sengaja dipertontonkan pada anak-anak, disebut Endra bahwa kejiwaan keduanya perlu diperiksa. 

"Hubungan suami istri jika tidak menyimpang secara orientasi seks, maka dilakukan secara tertutup. Bisa dikategorikan gangguan dan kelainan seksual dan kejiwaan," tuturnya. 

Terlepas dari kecenderungan itu, dampak yang sangat dikhawatirkan ialah dampak secara langsung pada anak-anak yang menonton kelakuan tak pantas pasutri tersebut.

Menurutnya, anak-anak kemungkinan akan menyimpan memori yang tidak mesti ada di masa kecil mereka.

Anak-anak yang menonton, kata Endra, perlu mendapat pendampingan serius untuk pemulihan psikis, terutama moral.

"Perlu ada trauma healing, anak-anak perlu diberikan pemahaman dan persepsi yang diluruskan, terlebih setelah apa yang mereka alami tersebut," katanya.


Sumber

Minggu, 17 Oktober 2021

Bercinta 'Tusuk' dari Belakang? Zoya Amirin Beber Sensasinya: Kalau Keduanya Mau. . . 


Garis Komando -
Seksolog Zoya Amirin ungkap titik kenikmatan yang enggak biasa dan wajar saat berhubungan ranjang. Dia menyebut salah satunya adalah bermain dari belakang.

Hal itu diungkapkan Zoya dalam diskusi virtual Goplay pada Kamis (14/10/2021). Menurutnya, wanita enggak mudah untuk bergetar saat ditusuk dari belakang.

"Pasalnya, minim persiapan dampaknya akan sangat menyakitkan yang kurang nyaman dirasakan wanita," ujar Zoya Amirin.

Namun, seksolog 46 tahun itu mengatakan ada banyak bahaya dari permainan belakang.

"Bisa cidera karena gesekan hingga penyakit menular," sebutnya.

Oleh karena itu, Zoya mengimbau untuk enggak terlalu sering bermain cinta dari belakang.

"Kalau pun keduanya mau, tidak masalah," lanjutnya.

Zoya menjelaskan, biasanya pria setelah tusuk dari belakang langsung ke bagian wanita.

Hal itu menurut Zoya sangat berbahaya. Oleh karena itu, dia menyarankan setelah tusuk langsung cuci sebelum masuk ke itu wanita.

Sumber

Jumat, 08 Oktober 2021

Dokter Peringatkan Posisi Seks Paling Berbahaya

Ilustrasi.

GarisKomando.com -
Baru-baru ini video seorang dokter viral di TikTok. Ia memperingatkan untuk sebaikanya menghindari posisi _reverse cowgirl_ .
Berhubungan seks dengan posisi dan gaya yang sama bagi sebagian pasangan mungkin membosankan. Tidak jarang dari mereka yang kemudian mengksplor posisi baru.

Tapi ada satu posisi seks yang mungkin ingin dihindari laki-laki , mengingat seorang dokter menjadi viral karena mengklaim itu bertanggung jawab atas 50 persen patah tulang penis.

“Ini Adalah posisi seks paling berbahaya di dunia karena penis pria dapat terlepas dan dihancurkan oleh tulang kemaluan pasangannya selama tidak menentu pada saat dorongan,” kata Dr. Karan Raj – yang memiliki 4,3 juta pengikut di TikTok

Dalam video viral yang telah ditonton lebih dari 2,1 juta kali, Raj menjelaskan bahwa penis secara teknis tidak bertulang.


Tetapi kata “fraktur” digunakan untuk menggambarkan robekan pada tunika albuginea – sepotong jaringan yang memungkinkan penis untuk menjadi membesar dan tegak.

Lelaki yang merobek tunica albuginea mereka biasanya harus menjalani operasi untuk menjahit robekan tersebut.

Mereka yang gagal melakukannya biasanya mengalami disfungsi ereksi dan kelengkungan permanen bagian pribadi mereka.

Raj, yang sebelumnya viral dengan tips pencegahan COVID-19, bahkan mengklaim penis patah dapat menyebabkan alat vital itu membengkak dan terlihat sedikit seperti terong.

Ilustrasi.

Penggemar TikTok sang dokter kecewa dengan berita itu, dengan beberapa komentator seksi mengungkapkan bahwa cowgirl terbalik adalah “favorit” mereka.

Dituding Gangguan Mental Namun, yang lain begitu terluka oleh video pendidikan itu sehingga mereka bersumpah untuk tidak lagi berhubungan seks dalam posisi tersebut.

“Suami saya sekarang takut mendekati saya karena itu!” tulis seorang penonton dengan bercanda.

Fraktur penis biasanya merobek tunica albuginea secara horizontal, tetapi pada bulan Juli, British Medical Journal mengungkapkan kasus pertama yang didokumentasikan dari fraktur penis vertikal, yang ditopang oleh seorang laki-laki berusia 40 tahun selama hubungan seksual.

Studi tersebut tidak menyatakan posisi laki-laki itu, tetapi dilaporkan bahwa “penisnya tertekuk di perineum pasangannya” – wilayah antara anus dan alat kelamin – karena dorongan yang tidak tepat waktu.

Pemindaian MRI selanjutnya menunjukkan bahwa penis pria itu memiliki robekan vertikal 1 inci (3 sentimeter) – daripada variasi horizontal yang lebih umum.

Terlepas dari sifat fraktur yang tidak konvensional, ahli bedah terpaksa merawat kejantanan pasien dalam waktu 24 jam untuk mencegah komplikasi.

Sementara itu, pada tahun 2019, seorang pria randy membentak anggotanya menjadi dua saat bermesraan dengan pacarnya.

“Itu naik ke ukuran sebotol anggur. Itu di luar kendali saya dan membuat saya takut setengah mati, ”kata pria itu tentang anggotanya yang bengkak.

Syukurlah, dia juga menjalani operasi yang sukses dan pulih sepenuhnya tanpa insiden. [Sur]