Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 04 Mei 2026

Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi


JAKARTA
- Mendirikan perusahaan pers dalam berbagai platform, termasuk media siber adalah hak asasi manusia yang lindungi oleh PBB dan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28. 

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang beranggotakan sekitar 3000 perusahaan pers siber mengapresiasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang selama ini memberi kemudahan perusahaan pers untuk mengurus badan hukum. 

Demikian ditegaskan oleh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus dalam keterangan pers menyambut Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day), Minggu, 3 Mei 2026 di Jakarta. 

Hari Kebebasan Pers Sedunia, dirayakan setiap 3 Mei sejak dideklarasikan oleh Majelis Umum PBB tahun 1993. 

PBB telah menetapkan Hari Kebebasan Pers Sedunia 3 Mei, menyusul inisiatif para wartawan Afrika yang berkumpul di Windhoek, Namibia 1991. 

Pertemuan yang memperjuangkan kebebasan pers itu diselenggarakan oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) dan menetapkan 3 Mei sebagai Hari Kebebasan Pers Sedunia. 

Hari ini, 3 Mei 2026, peringatakan Hari Kebebasan Pers Sedunia dipusatkan di Zambia. “Tidak berlebihan kalau hari ini kami meminta semua lapisan masyarakat, dan apatur negara turut mendukung kebebasan pers, mendukung hak asasi manusia dan sekaligus menghargai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang telah memberi legitimasi hukum pada perusahaan media,” kata Firdaus yang kini menjalani dua periode kepemimpinannya sebagai ketua umum SMSI.

“Untuk mempercepat kebebasan pers kami pikir tidak perlu legitimasi lain yang menyulitkan usaha pers, seperti verifikasi perusahaan pers oleh Dewan Pers. Cukup berbadan hukum seperti dijelaskan dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999,” tambah Firdaus. 

Menurut Firdaus, untuk mengukuhkan kebebasan pers telah ditegaskan dalam pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan, “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.”

Kebebasan atau kemerdekaan pers selanjutnya ditetapkan melalui Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Dalam konsiderans UU tentang pers itu disebutkan, kemerdekaan pers diperlukan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Kemerdekaan pers dalam UU Pers pada Bab II Pasal 2 disebutkan, “Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berdasarkan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum”. 

Kemudian di bab yang sama pada pasal 4 ayat 1 dilanjutkan, “Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara”. 

Dilanjutkan ayat 2 sebagai penegasan: “Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran. 

Pada ayat 3 pasal yang sama ditegaskan lagi, “Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi”.

“Itulah kebebasan pers yang dikuatkan oleh undang-undang,” kata Firdaus. (*)

Minggu, 03 Mei 2026

Kasrem 043/Gatam dan Wali Kota Metro Lepas Ratusan Peserta “Gas Amal Trail Adventure” untuk Pembangunan Masjid


METRO
– Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Gatam, Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han), bersama Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I., secara resmi melepas ratusan peserta Gas Amal Trail Adventure yang digelar di Lapangan SMPN 9 Metro, Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Metro Barat, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penyaluran hobi dan olahraga otomotif, tetapi juga mengusung misi sosial dan keagamaan, yakni penggalangan dana untuk pembangunan Masjid Asyirod di wilayah Mulyosari.

Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi positif antara komunitas dan pemerintah dalam menggabungkan olahraga dengan nilai ibadah.

“Trail adventure ini bukan sekadar ajang penyaluran hobi, tetapi juga sarana amal yang bernilai ibadah. Kami berharap dana yang terkumpul dapat membantu percepatan pembangunan masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat,” ujar Bambang.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk tetap mengutamakan keselamatan berkendara (safety riding) serta menjaga kelestarian lingkungan selama melintasi jalur yang telah ditentukan.

Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto turut memberikan apresiasi atas inisiatif komunitas trail di Kota Metro. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki dampak positif dalam mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini mampu memperkuat solidaritas antar-komunitas, menumbuhkan sportivitas, serta menjadi sarana promosi potensi daerah. Kami sangat mendukung kegiatan yang mengandung nilai sosial dan kebersamaan seperti ini,” ungkapnya.

Menambah semarak kegiatan, Kasrem 043/Gatam bersama Wali Kota Metro tidak hanya melepas peserta, tetapi juga turut menjajal langsung sebagian jalur trail yang telah disiapkan panitia, sehingga semakin membakar semangat para rider.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Penjabat Sekda Kota Metro, unsur Forkopimda, para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan komunitas trail dan panitia pelaksana.

Sabtu, 02 Mei 2026

Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta


BANDARLAMPUNG
– Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026, Dr. Ryzal Perdana, M.Pd., memberikan catatan penting mengenai arah pendidikan nasional.

Dalam kapasitasnya sebagai akademisi di FKIP Universitas Lampung sekaligus Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pembina (YP) Unila, ia menekankan bahwa kualitas pendidikan Indonesia saat ini sangat bergantung pada keberhasilan kolaborasi lintas sektor.



Mengangkat tema nasional "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", Dr. Ryzal melihat tema ini sebagai jembatan antara teori pendidikan di kampus dengan praktik di sekolah.



"Secara akademis, kita memahami bahwa ekosistem pendidikan yang tangguh membutuhkan keterlibatan publik yang luas. Namun, tantangan terbesarnya adalah bagaimana teori 'Partisipasi Semesta' ini benar-benar diimplementasikan dalam kebijakan di tingkat sekolah," ujar Dr. Ryzal dalam rilis media yang diterima Humas YP Unila, Sabtu (2/5).



Sebagai akademisi FKIP Unila, Dr. Ryzal menyoroti perlunya sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, industri, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap perubahan zaman. Baginya, riset-riset pendidikan di perguruan tinggi harus mampu menyentuh langsung kebutuhan di sekolah-sekolah di bawah naungan yayasan.



"Di YP Unila, kami berkomitmen menjadi laboratorium hidup di mana nilai-nilai inklusivitas dan inovasi pendidikan dijalankan secara nyata. Kami ingin memastikan bahwa layanan pendidikan yang unggul bukan sekadar wacana akademik, melainkan kenyataan yang dirasakan oleh setiap siswa," tambahnya.



Beliau berharap momen Hardiknas 2026 ini menjadi titik balik bagi para pendidik untuk tidak berhenti berinovasi. Ia menegaskan bahwa tujuan utama pendidikan bukan sekadar mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga individu yang memiliki integritas moral dan daya saing global.



"Kita sedang menyiapkan generasi yang akan mengisi masa depan. Melalui momentum 2 Mei ini, mari kita perkuat komitmen untuk memberikan akses pendidikan terbaik bagi siapa saja, tanpa terkecuali, dengan mengedepankan kolaborasi yang berbasis pada data dan riset," tutupnya.



Peringatan Hardiknas ini juga menjadi momentum bagi SMA YP Unila untuk terus mengokohkan posisinya sebagai institusi yang memegang teguh semangat "Sekolahnya Juara, Juara Sekolah".

Menenun Identitas, Memadukan Tradisi: Inovasi Batik Tapis dalam Sentuhan Modern


LAMPUNG
, — Di tengah derasnya arus modernisasi, kain tapis Lampung tetap berdiri kokoh sebagai simbol identitas budaya yang tak lekang oleh waktu. Lebih dari sekadar busana adat, tapis adalah cerminan nilai spiritual, status sosial, dan manifestasi hubungan harmonis antara masyarakat Lampung dengan alam semesta.

Kini, melalui tangan dingin para perajin di Asri Tapis Lampung, kain tenun tradisional ini bertransformasi. Tradisi tidak lagi hanya disimpan di dalam peti pusaka, melainkan dikembangkan menjadi produk kreatif yang relevan dengan gaya hidup masa kini tanpa kehilangan ruh aslinya.

Seni Sulam yang Sarat Makna

Keunikan produk Asri Tapis terletak pada komitmennya mempertahankan teknik manual. Proses pembuatan dimulai dengan membentangkan kain pada alat tradisional yang disebut tekang. Di atas bentangan kain itulah, para perajin menyulam benang emas menggunakan teknik cucuk atau tusuk khas Lampung.

Proses ini bukanlah pekerjaan singkat. Dibutuhkan ketelitian tinggi, kesabaran ekstra, dan waktu pengerjaan yang bisa memakan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

"Semakin rumit motif yang dihasilkan, semakin tinggi nilai seni dan nilai jual kain tersebut. Karena dikerjakan secara manual, setiap helai kain memiliki karakter unik yang eksklusif," tulis pernyataan resmi Asri Tapis Lampung.

Inspirasi motif pun diambil dari kearifan lokal, mulai dari flora dan fauna seperti bunga, pohon, burung, hingga gajah. Ada pula motif kapal yang secara filosofis melambangkan perjalanan hidup manusia. Semua motif tersebut membuktikan kedalaman filosofi hidup masyarakat Lampung yang sangat menghormati alam sebagai sumber kehidupan.

Inovasi dan Keberlanjutan

Menjawab tantangan zaman, Asri Tapis melakukan inovasi dengan memadukan batik dan sulaman tapis. Perpaduan ini menghadirkan sentuhan yang lebih modern dan fleksibel, sehingga busana tapis kini dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan, baik formal maupun semi-formal.

Selain inovasi desain, aspek keberlanjutan juga menjadi prioritas. Proses produksi mulai mengedepankan penggunaan bahan pewarna alami yang berasal dari tumbuhan lokal, mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan nilai autentik produk.

Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Kehadiran Asri Tapis Lampung tidak hanya berdampak pada pelestarian budaya, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah. Usaha ini secara nyata memberdayakan perempuan di pedesaan, memberikan mereka akses untuk berdaya secara ekonomi melalui keahlian warisan leluhur.

Harga satu lembar kain tapis yang berkisar dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah merupakan bentuk apresiasi terhadap waktu, ketelitian, dan makna mendalam yang terkandung di dalamnya. Melalui pengembangan UMKM dan partisipasi dalam berbagai pameran nasional, Tapis Lampung kini mulai melirik pasar yang lebih luas.

Di era industri fesyen yang serba cepat (fast fashion), Tapis menjadi pengingat bahwa nilai budaya dan keberlanjutan tetap memiliki tempat istimewa. Dengan komitmen menjaga kualitas, Tapis Lampung tidak sekadar bertahan sebagai warisan masa lalu, tetapi juga tumbuh menjadi simbol masa depan ekonomi kreatif di gerbang Pulau Sumatera.

Setiap helai kain yang dihasilkan bukan sekadar karya seni; ia adalah cerita tentang identitas, perjuangan, dan harapan yang terus ditenun dari generasi ke generasi.

Polisi Bekuk Dua Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Tanjung Karang Barat


Bandar Lampung
- Unit Reskrim Polsek Tanjung Karang Barat membekuk dua pelaku pencuri spesialis bongkar rumah kosong. 

Keduanya yakni TM (21), warga Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat dan AR (17), warga Kelurahan Kelapa Tiga, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung. 

Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Ono Karyono mengatakan bahwa pengungkapan berawal dari tertangkapnya pelaku TM (21), pada Minggu (26/4/2026). 

"Hasil pengembangan yang kami lakukan ternyata TM ini juga pernah melalukan pencurian di sejumlah rumah kosong bersama AR (17)," Kata AKP Ono Karyono, Sabtu (2/5/2026). 

Pencurian dilakukan keduanya di sebuah rumah yang terletak di Jalan Blora, Gang Jaya, Kelurahan Segala Mider, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, pada Sabtu (4/4/2026). 

Di rumah tersebut, kawanan ini berhasil mencuri 1 buah mesin pompa air dan kabel instalasi. 

"Mereka ini memanjat tembok kemudian masuk dengan membuka genteng rumah dan merusak plafon," Kata Kapolsek. 

Kawanan ini kerap melakukan hunting atau jalan terlebih dahulu kemudian memantau target curian, jika dirasa rumah tersebut tidak berpenghuni barulah keduanya beraksi. 

"Yang diincar sama mereka ini kebanyakan rumah yang kosong atau tidak berpenghuni, satu dua hari mereka memantaunya," kata AKP Ono. 

Kedua pelaku kini ditahan di rutan Polsek Tanjung Karang Barat. 

"Kita duga masih ada TKP lain, ini yang masih terus kami dalami," Jelas AKP Ono.

Kamis, 30 April 2026

Perkuat Karakter Siswa, Ibu Abrita Kumarri Dewi Buka LDK di Mayonif 143/TWEJ: Dari Pengenalan Alutsista hingga Outbound


NATAR
– Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Korem 043 Cabang XXVII Radin Inten, Ibu Abrita Kumarri Dewi, secara resmi membuka kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi siswa-siswi Sekolah Kartika Jaya tahun 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 29-30 April 2026, bertempat di Markas Batalyon Infanteri (Mayonif) 143/TWEJ, Candimas, Natar.

Program ini dirancang khusus untuk memberikan pengalaman kepemimpinan yang komprehensif dengan memadukan pembinaan fisik, mental, dan pengetahuan khusus militer.

Kurikulum Latihan yang Beragam
Dalam arahannya, Ibu Abrita Kumarri Dewi menyampaikan bahwa materi LDK kali ini sangat variatif guna memastikan para siswa mendapatkan wawasan yang luas.

Adapun rangkaian kegiatan yang diikuti peserta meliputi:

- PBB Dasar: Pelatihan Baris-Berbaris untuk menanamkan kedisiplinan dan kekompakan.

- Pengenalan Alutsista: Edukasi mengenai Alat Utama Sistem Senjata yang dimiliki TNI, guna menumbuhkan rasa bangga terhadap pertahanan negara.

- Gamat (Seragam dan Atribut) Militer: Pengenalan tata cara berpakaian dan aturan atribut militer sebagai simbol kerapian dan identitas organisasi.

- Wawasan Kebangsaan: Pembekalan nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air.

- Outbound: Berbagai permainan lapangan yang dirancang untuk mengasah kerja sama tim (teamwork) dan keberanian.

Pesan Ibu Abrita Kumarri Dewi
Di hadapan para peserta, Ibu Abrita menekankan pentingnya mengambil pelajaran dari setiap simulasi yang diberikan oleh para instruktur.

"Kegiatan ini, mulai dari pengenalan Alutsista hingga outbound, bukan hanya soal keseruan, tapi soal membentuk mental pejuang. Saya berharap melalui LDK ini, siswa-siswi Sekolah Kartika Jaya menjadi pribadi yang sigap, beretika, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat sesuai dengan semangat Radin Inten," ujar Ibu Abrita Kumarri Dewi.

Lokasi Strategis di Mayonif 143/TWEJ
Pelaksanaan di "Kandang Petarung" Mayonif 143/TWEJ memberikan kesempatan bagi para siswa untuk melihat langsung kehidupan prajurit, yang diharapkan dapat menginspirasi mereka dalam hal ketepatan waktu dan tanggung jawab.

Acara pembukaan berjalan dengan tertib dan dihadiri oleh jajaran pengurus Yayasan Kartika Jaya, Para kepala sekolah dan instruktur dan pelatih serta para guru pendamping.

Rabu, 29 April 2026

Sinergi Kuat! Rutan Bandar Lampung dan Ditreskrimum Polda Lampung Fokus Deteksi Dini Narkoba dan Cyber Crime


Bandar Lampung
– Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung yang dipimpin oleh Kasubdit 1 Keamanan Negara, AKBP Ruswan Bahri pada Rabu, 29 April 2026.

Diskusi yang berlangsung di ruang kerja Kepala Rutan ini difokuskan pada upaya deteksi dini terhadap potensi peredaran gelap narkoba, serta pencegahan berbagai modus kejahatan seperti tipu gelap (love scamming, phishing, dan penipuan marketplace) hingga kejahatan siber lainnya.

Koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar aparat penegak hukum guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan praktik kejahatan digital yang kian berkembang. Melalui diskusi dan pertukaran informasi, kedua pihak membahas pola-pola kejahatan terkini serta langkah-langkah preventif yang dapat diterapkan secara optimal di dalam rutan.

Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi pelanggaran hukum di dalam rutan.

“Koordinasi ini sangat penting sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan. Kami terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum, khususnya Ditreskrimum Polda Lampung, guna memastikan Rutan Kelas I Bandar Lampung tetap bersih dari peredaran narkoba serta bebas dari praktik kejahatan, termasuk kejahatan siber yang saat ini semakin marak,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap warga binaan agar tidak terlibat dalam aktivitas ilegal, baik secara langsung maupun melalui penyalahgunaan teknologi.

Kegiatan koordinasi ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kolaborasi. Diharapkan, melalui sinergi yang berkelanjutan, upaya pencegahan dan penanggulangan kejahatan di lingkungan rutan dapat semakin optimal serta memberikan kontribusi positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pelantikan Pengurus DPC dan DKD PERADI SAI Bandar Lampung 2025–2029 Tekankan Integritas Advokat


Bandar Lampung
— Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Kehormatan Daerah (DKD) PERADI SAI Bandar Lampung masa jabatan 2025–2029 resmi dilantik pada Rabu (29/4/2026) di Hotel Emersia Lampung.

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, serta tokoh masyarakat. Momentum ini sekaligus menegaskan pentingnya peran advokat dalam menjaga tegaknya hukum dan keadilan di tengah dinamika masyarakat.

Ketua DPC PERADI SAI Bandar Lampung, Ariona, dalam sambutannya menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral untuk menjaga marwah profesi advokat.

Ia menekankan bahwa advokat harus tetap menjadi penegak hukum yang bebas, mandiri, dan bertanggung jawab sesuai amanat undang-undang.

Sebagai putri daerah Lampung, Ariona juga menyoroti pentingnya nilai-nilai budaya lokal seperti sakai sambayan, nemui nyimah, dan nengah nyappur sebagai fondasi dalam membangun solidaritas organisasi.

“Perempuan bukanlah batas dalam kepemimpinan, melainkan kekuatan yang lahir dari keteguhan dan pengabdian. Jika masih ada keraguan, biarlah waktu yang menjawab melalui kerja nyata,” ujarnya.

Ke depan, pihaknya berkomitmen meningkatkan kapasitas advokat melalui program pendidikan berkelanjutan dengan menggandeng Universitas Lampung dan Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya. Selain itu, DPC PERADI SAI juga akan memperluas sosialisasi bantuan hukum bagi masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu.

Sementara itu, Ketua Umum PERADI SAI, Harry Ponto, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab organisasi untuk bekerja dan memberi manfaat nyata.

Ia menekankan bahwa kehormatan profesi advokat harus dijaga oleh setiap individu. “Advokat boleh membela siapa pun dan memenangkan perkara, tetapi tidak boleh menjual integritas atau mencederai etika profesi. Kehormatan tidak diberikan, melainkan dijaga,” tegasnya.

Perwakilan Gubernur Provinsi Lampung melalui Kepala Biro Hukum, Yudi Al Fadri, turut menyampaikan apresiasi dan harapan agar kepengurusan baru mampu bersinergi dengan pemerintah daerah.

Ia menyoroti pentingnya peran advokat dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, sekaligus memperluas akses keadilan, khususnya bagi kelompok yang masih menghadapi keterbatasan ekonomi dan pendidikan.

Menurutnya, advokat tidak hanya hadir saat terjadi perkara, tetapi juga harus berperan aktif dalam edukasi hukum dan pencegahan konflik di masyarakat. Pemerintah Provinsi Lampung sendiri terus mendorong perluasan layanan bantuan hukum agar lebih mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Pelantikan ini menjadi momentum strategis bagi PERADI SAI Bandar Lampung untuk memperkuat peran advokat sebagai pilar penegakan hukum serta mitra pemerintah dalam mewujudkan sistem hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan.

Korem 043/Gatam Siap Kawal Program Cetak Sawah Demi Ketahanan Pangan Nasional


Bandar Lampung
– Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui kegiatan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Provinsi Lampung.

Komitmen tersebut disampaikan Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki saat menghadiri penandatanganan kontrak CSR di Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Lampung, Jalan ZA Pagar Alam, Rajabasa, Selasa (28/4/2026).

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Korem 043/Gatam beserta jajaran siap mendukung program Kementerian Pertanian dalam kegiatan cetak sawah guna memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Danrem.

Sementara itu, Kepala BPLIP Kelas I, Dr. Yong Farmanta, menilai kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan produksi pertanian.

“Program cetak sawah tidak hanya membuka lahan baru, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan produksi pangan. Kami mengapresiasi sinergi antara BPLIP dan TNI dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Provinsi Lampung, Tubagus M. Rifki, menyebut Lampung sebagai salah satu provinsi yang berhasil dalam pelaksanaan program cetak sawah.
“Kunci keberhasilan terletak pada koordinasi dan sinergi antar stakeholder. Kami siap mendukung agar pelaksanaan kegiatan berjalan optimal,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kasiter Kasrem 043/Gatam, perwakilan Kementerian Pertahanan wilayah Lampung, Dandim 0426/Tulang Bawang, Dandim 0429/Lampung Timur, serta perwakilan Dinas Pertanian dan UPTD dari sejumlah kabupaten di Provinsi Lampung.

Pemprov Lampung Raih Penghargaan Apresiasi PJPK Dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI


BANDARLAMPUNG
----- Pemerintah Provinsi Lampung menerima Apresiasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN atas keberhasilan menyusun dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPIK) berkualitas tahun 2025.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Mirza, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tahun 2026 di Ballroom Hotel Radisson, Bandarlampung, Selasa (28/4/2026).

Selain itu, Pemprov Lampung juga menerima apresiasi Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung atas atas partisipasi dan dukungan aktif dalam pelaksanaan program Bangga Kencana, khususnya melalui momentum gerakan ayah mengambil rapor sebagai upaya penguatan peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.

Sekdaprov Marindo menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti komitmen daerah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan ketahanan keluarga sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menegaskan bahwa arah pembangunan tersebut sejalan dengan kebijakan nasional, yakni Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 tentang RPJPN 2025–2045 dan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029, yang menempatkan pembangunan manusia sebagai prioritas utama.

“Bagi Provinsi Lampung, pembangunan SDM merupakan kunci dalam mendorong percepatan pembangunan daerah sekaligus meningkatkan daya saing wilayah,” ujarnya.

Ia menjelaskan Lampung saat ini berada pada fase penting dalam dinamika demografi, dengan puncak bonus demografi diproyeksikan terjadi pada 2035. 

Kondisi ini menjadi peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, namun juga harus diantisipasi dengan peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan keterampilan masyarakat.

“Tanpa peningkatan kualitas tersebut, bonus demografi justru berpotensi menjadi beban pembangunan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Marindo menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan manusia.

Ia menegaskan bahwa kualitas keluarga sangat menentukan kualitas generasi masa depan.

Untuk itu, Pemprov Lampung memberikan sejumlah arahan strategis, di antaranya memperkuat integrasi program pembangunan keluarga dalam perencanaan daerah, meningkatkan sinergi lintas sektor hingga tingkat kecamatan dan desa, serta memperkuat pengelolaan data keluarga berbasis monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan.

“Dengan sekitar 2,7 juta keluarga di Provinsi Lampung, ketersediaan data yang akurat menjadi kunci keberhasilan program agar tepat sasaran,” jelasnya.

Sejumlah capaian strategis menjadi dasar penghargaan yang diterima Provinsi Lampung. Tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 9,66 persen pada 2025 dari sebelumnya 10,62 persen pada 2024, sehingga untuk pertama kalinya berada pada satu digit.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat menjadi 73,98 pada tahun 2025 dari sebelumnya 73,13 persen pada tahun 2024 dan masuk kategori tinggi.

Sementara itu, Plt. Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN Wahyuniati turut menyampaikan apresiasi atas capaian Provinsi Lampung dalam mendukung agenda pembangunan kependudukan nasional.

Ia menilai berbagai progres yang ditunjukkan Lampung, mulai dari penguatan pendataan keluarga hingga pelaksanaan program di tingkat desa, merupakan modal penting dalam memastikan intervensi pembangunan berjalan tepat sasaran dan berdampak nyata.

“Capaian yang ditunjukkan Provinsi Lampung ini tentu perlu terus diperkuat, terutama dalam memastikan bahwa setiap intervensi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi keluarga,” ujarnya.

Wahyuniati juga menegaskan bahwa Indonesia saat ini tengah berada dalam momentum bonus demografi sejak 2020 hingga diperkirakan berakhir pada 2040, dengan potensi mendorong pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen apabila dikelola dengan baik melalui peningkatan kualitas SDM.

Dalam mendukung hal tersebut, ia menegaskan bahwa Kemendukbangga/BKKBN terus melakukan transformasi melalui tiga peran utama, yakni sebagai penggerak kebijakan, pengintegrasi program lintas sektor, serta penyedia data berbasis keluarga. Pendekatan pembangunan berbasis keluarga dinilai menjadi kunci dalam memastikan setiap intervensi tepat sasaran.

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Lampung Soetriningsih menambahkan bahwa keberhasilan program tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah, mitra kerja, hingga masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa PJPK menjadi instrumen penting dalam memastikan seluruh intervensi pembangunan kependudukan berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan.

“Melalui Rakorda ini, kami berharap terbangun komitmen bersama untuk terus memperkuat pembangunan keluarga sebagai fondasi kemajuan Lampung,” ujarnya.(*)