Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Kebudayaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebudayaan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Maret 2022

KAULA Resmi Dideklarasikan, Chepy Serukan Gedor Persoalan Kebudayaan di Lampung


GK, Bandar Lampung - Dihadiri sejumlah alumnus, pers, tokoh seni, hingga Akademisi Universitas Lampung, Keluarga Alumni UKMBS Unila (KAULA) akhirnya resmi dideklarasikan kemarin malam, Minggu (27/2), di Graha Kemahasiswaan lantai 1, Universitas Lampung.

Acara deklarasi dikemas dalam format sederhana, santai, dan tentu mematuhi protokol kesehatan. Dimulai beberapa lagu persembahan Orkes Bada Isya, dilanjutkan tari Sigeh Penguten persembahan Divisi Tari Hujan Purnama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, lantas ditutup dengan deklarasi KAULA.

Pembacaan naskah deklarasi dibacakan langsung oleh Ketua KAULA terpilih, Rifian Hadi Chepy didampingi oleh para anggota terdaulat. Setelahnya secara simbolis sebuah tumpeng dipotong sebagai tanda jadi terbentuknya KAULA secara resmi.

Berikut susunan KAULA yang didaulat antara lain Ari Pahala Hutabarat, Muhammad Yunus, dan Nerry Juliawan ( Pembina ), Rahman Jablo, Joshep Micael Gultom, dan Jimmy Maruli Alfian (Pengawas), Een Nasir, Gino Vanoli, Livianti (Penasehat), Rifian Hady Chepy (Ketua Pengurus), Ahmad Zilalin Sahroni (Wakil Ketua Pengurus), Erwin Putubasai (Sekretaris), Hislat Habib dan Novian Alfiansah (Wakil Sekretaris), Budi Lpg (Bendahara), Cristopan Deswansyah dan Mimi Abriani (Wakil Bendahara).

Sri Sulastuti, selaku perwakilan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila, menyabut baik hadirnya KAULA. Peran alumni menjadi sangat penting untuk mendorong UKMBS sebagai pelaku seni mahasiswa lebih berprestasi ke depannya. Menurutnya, anggota UKMBS Unila perlu diberi bekal yang memadai sehingga setelah lulus menjadi individu yang hebat dan sukses.

"Mudah-mudahan program-program Kaula bisa menunjang prestasi dan keberlangsungan UKMBS, karena terus terang Universitas kita ini juga sangat membutuhkan peran dan bantuan dari para alumni," ujar Sri Sulastuti, pada kata sambutannya. 

"Jadi mahasiswa ini perlu diberi pembekalan lebih apalagi dikaitkan dengan sistem pembelajaran MBKM. Maka para alumni inilah yang kami harapkan bisa menjadi jembatan dan fasilitas untuk adek-adek ini karena tuntutan MBKM ini luar biasa jadi harus ada peran alumni yang nyata memberikan fasilitasi untuk memberikan adik-adik ini di dalam magang, mahasiswa mengajar, atau sebagainya," jelasnya.

Sementara itu Rifian Hadi Chepy, Ketua KAULA terpilih, menyampaikan bahwa selain untuk meningkatkan kepedulian alumni pada UKMBS Unila juga agar menjadi wadah untuk terus berjejaring menjalin hubungan baik antar sesama alumni, terkhususnya bagi yang masih bergelut pada dunia kesenian. Sekarang yang bisa berkumpul memang masih terbatas, seiring waktu para alumnus yang jumlahnya ribuan itu bisa dihimpun. Jarak sekarang tidak menjadi soal, tidak bisa kopdar bisa online. Sejak berdiri hingga sekarang, tentu sudah banyak orang hebat yang berproses di UKMBS, meski tidak semuanya berada di Lampung, dan tidak semuanya berkesenian setelah menyelesaikan studinya. Tapi ikatan emosional ini tidak pernah hilang.

Mengenai bentuk kontribusi nanti akan dibicarakan, yang pasti semua bisa berkontribusi sesuai dengan kapasitas dan keahlian masing-masing. Jadi Kaula punya banyak manfaat, pertama untuk ukmbs tentunya, kedua menjaga silaturahi dan jejaring antar alumni sendiri, dan yang ketiga adalah sumbangsih Ikatan alumni UKMBS ranah kultural di provinsi Lampung.

“Saya optimis Kaula dapat menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga seni-budaya di provinsi Lampung, termasuk dengan pemerintah, akademisi, dan stakeholder lainnya. Ada begitu banyak potensi, tapi sekarang masih tercerai berai, jika bisa disatukan, punya satu visi, bukan tidak mungkin Kaula akan menjadi garda depan reformasi kultural di Lampung, baik di level kebijakan maupun praktiknya,” ujar Rifian Hadi Chepy.

"Banyak sekali dari masyarakat budaya dilahirkan melalui UKMBS Unila. Maka dari itu kemarin kita diskusi itu memang KAULA itu dimaksudkan untuk memperkuat kapasitas anak-anak UKMBS, alumni-alumninya sudah jadi seniman profesional, sudah banyak yang jadi penyair dan sutradara yang punya nama dan kemudian mau untuk melatih dan membagikan ilmunya kepada anak-anak UKMBS dan ini harus ada ruang dan tempat juga event," tambah Chepy.

"Kami anggota UKMBS Unila turut bersyukur atas terbentuknya KAULA. Kehadiran Kaula secara langsung mau pun tidak pasti akan mempengaruhi kinerja, program, dan prestasi UKMBS di masa mendatang. Selain itu Kaula bisa menjadi pusat pengembangan kebudayaan di Lampung dan Indonesia," ujar Febrian Malik A, Ketua Umum UKMBS Unila.

Setelah sejumlah acara seremoni, deklarasi Kaula ditutup dengan dialog terbuka yang dimoderatori oleh Agit Yogi Subandi, Sastrawan yang juga dosen di Fakultas Hukum Unila, dengan menghadirkan para alumni UKMBS Unila lainnya yaitu Riffian A Chepy (Ketua Kaula), Gino Vanoli (Kepala Kantor DPD RI Propinsi Lampung), dan Ari Pahala Hutabarat (Sastrawan, Sutradara Komunitas Berkat Yakin).

Setelah Deklarasi ini. Pada bulan Maret 2022, Kaula mengagendakan satu acara mengenang kepergian Ahmad Yulden Erwin (Alm.) dan juga Kongres Kebudayaan Lampung. [Abr/Yie]

Minggu, 05 Desember 2021

Ketua PWI Lampung Terpilih Silaturahmi Ke Lamban Gedung Kuning Sukarame 



BANDAR LAMPUNG - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Terpilih periode 2021-2026 Wirahadikusumah, berkunjung dan bersilaturahmi ke Lamban Gedung Kuning (LGK) jalan Pangeran Suhaimi Sukarame Bandar Lampung, Minggu (5/12/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Ketua PWI Lampung Terpilih Wirahadikusumah di dampingi oleh Istri dan juga calon Sekretaris PWI Lampung Andi Panjaitan beserta istrinya.

Dalam sambutannya, Dang Ike sapaan akrab Irjen Pol (Purn) DR.Hi.Ike Edwin SH MH MM, mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Ketua PWI Lampung terpilih periode 2021-2026 beserta istri dan juga calon Sekretaris PWI Lampung di LGK.

"Saya atas nama keluarga besar LGK mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Ketua PWI terpilih beserta calon sekretaris PWI Lampung beserta istri di Lamban Gedung Kuning" ucap Dang Ike.

Selanjutnya, Dang Ike mengucapkan selamat atas terpilihnya Wirahadikusumah sebagai Ketua PWI Lampung periode 2021-2026.

"Saya juga mengucapkan selamat atas terpilihnya Wirahadikusumah sebagai Ketua PWI Lampung periode mendatang, dengan harapan dapat membawa PWI Lampung menjadi wadah para Wartawan yang profesional dan menjadikan wartawan sebagai insan pencerdasan bangsa" tutur Dang Ike.

Dilain pihak, Ketua PWI Lampung Terpilih Wirahadikusumah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari Dang Ike bersama keluarga besar LGK.

"Saya ucapkan terimakasih yang tak terhingga atas sambutan yang luar biasa ini, jujur saya terharu dan tidak menyangka kalau saya dan sekretaris beserta istri disambut dengan sangat luar biasa dan penuh dengan kekeluargaan seperti ini" ucap Wira. 

Selain itu, Wira juga banyak bercerita tentang kekaguman dan rasa bangganya terhadap sosok Dang Ike Edwin, atas kinerja serta Dedikasi Dang Ike selama Aktif di korps Bhayangkara maupun kecintaannya pada tanah kelahiran serta Adat dan Budaya Lampung.

"Saya mengenal Sosok Dang Ike ini bukan baru sekarang tapi sudah lama, apalagi saat beliau menjabat sebagai Kapolda Lampung, dimana saat itu banyak sekali prestasi dan terobosan yang dilakukan oleh Dang Ike untuk Polda dan masyarakat Lampung" ungkap Wira.

Lanjut Wira, "Bagi saya sosok Dang Ike sudah layak untuk mendapatkan penghargaan dari PWI atas Dedikasi serta kecintaan terhadap budaya Lampung, sehingga pada saat dia menjabat Kapolda Lampung, ornamen- ornamen yang menggambarkan budaya Lampung menjadi perhatiannya mulai dari Polda hingga ke Polsek di seluruh Lampung" imbuh Wira.

Masih menurut Wira, "Saya diberikan Amanah dan mandat untuk memimpin PWI Lampung kedepan tidak akan berhasil tanpa dukungan dan Doa dari keluarga besar LGK, untuk itu saya mohon Doa serta Dukungan dari Dang Ike beserta keluarga besar LGK, dan jika dalam memimpin PWI Lampung kedepan saya keluar dari rel organisasi, saya mohon untuk di tegur dan diingatkan terutama oleh Dang Ike," pungkasnya.

Dalam acara silaturahmi tersebut dilakukan juga pengalungan selempang dan penyematan PIN LGK oleh Dang Ike Edwin kepada Wirahadikusumah dan Andi Panjaitan, sebagai tanda keduanya telah menjadi keluarga besar LGK.

Pada puncak acara, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Dang Ike Edwin dan Gusti Aida bersama Ketua Baylam Dora Yasmin, yang diberikan kepada Ketua PWI Lampung Terpilih, sekretaris PWI beserta istri, dilanjutkan dengan makan malam bersama. [Red]

Rabu, 24 November 2021

Pembina satgasus Brigade 08 Adi beri ucapan selamat terhadap dan berharap terhadap LaNyala Mataliti


JAKARTA - Ketua Sehaty Quick Respons (SQR) sekaligus sebagai pembina satgasus brigade 08 juga sebagai penasehat Persatuan Pengemudi Ambulance Indonesia (PPAI) dan juga adalah salasatu pembina Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) memberikan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Yang mendapat kepercayaan menjadi dewan pembina Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN).

Di acara kegiatan tersebut dewan pembina PJB, LaNyalla menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) PJBN yang diserahkan langsung Ketua Umum PJBN, Drs Abah KH Tubagus Sangadiah MA, atas resminya LaNyalla diangkat sebagai Pembina PJBN, yang dilaksanakan di sela-sela peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mako DPP PJBN, di Kampung Kadu Badak, Desa Pegadungan, Kecamatan Karang Tanjung Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (21/11/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD RI yang didampingi Senator Bustami Zainuddin (Lampung), Fachrul Razi (Aceh) dan Sekjen DPD RI, Rahman Hadi.
Hadir juga Pemimpin Ponpes Al-Bantani, sekaligus Ketua PJBN, Abah KH Tubagus Sangadiah, Adi Kurniawan saputra Ketua SQR, juga sebagai pembina Satgasus Brigade 08 dan pembina PJBN, mantan Kapolda Jawa Barat Abah Anton Cerlian, Syech Ammar Azmi Ar Rafati Al Jailani cucu Syekh Abdul Qodir Jailani, Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Pekalongan, Abuya Ahmad Muhtadi, KH MD Ubaidillah, musisi religi Opick dan sejumlah Ulama lainnya.

Di acara tersebut LaNyalla mengatakan, terimakasih yang sebesar-besarnya terhadap ketua umum PJBN Drs KH Abah Sangadiah dan keluarga besar DPP PJBN atas pemberian KTA nya juga sekaligus mengangkat saya sebagai Pembina PJBN Di Tinggkat DPP
“Tentu ini suatu kebanggaan tersendiri tida terhingga bagi saya, 

Lanjut senator asal Jawa Timur," Saya berharap PJBN memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa. PJBN diharapkan ikut mengambil peran dalam membangun Indonesia yang lebih baik kedepannya, selalu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa ke depan, karena ada banyak persoalan bangsa ini yang butuh perhatian sangat serius.

Masih LaNyalla, PJBN juga harus ikut serta mengambil peranan dalam hal mengoreksi arah dan tujuan perjalanan bangsa ini, agar tidak melenceng dari cita-cita para pendiri bangsa sebelum nya,” tandasnya.

Ketua SQR dan pembina satgasus brigade 08 Adi Kurniawan Saputra menambahkan, saya berharap banyak terhadap  LaNyalla Matalitti, agar dapat bisa memperhatikan dan menghidupkan lagi kebudayaan yang hampir punah tergerus oleh perkembangan dan kemajuan jaman, atas  masuknya budaya asing ke Indonesia," Selain kebudayaan, saya berharap juga dapat mengedepankan dan memperhatikan pejuang kemanusiaan, karena relawan yang selama ini sedikit di kesampingkan dan tidak di perhatikan," pungkasnya. [red]