Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Korban Pembunuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korban Pembunuhan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Juli 2025

Keluarga Korban Pembunuhan di Tulang Bawang Desak Polisi Tangkap Pelaku


Tulang Bawang
– Satu bulan berlalu sejak bocah perempuan RMZ (10) ditemukan tewas di salah satu kamar mess karyawan PT Indo Lampung Perkasa, namun pelaku yang diduga melakukan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap korban belum juga tertangkap.

Keluarga korban, Yusnadi, mendesak kepolisian agar segera menindak tegas pelaku yang disebut telah diketahui identitasnya.

“Kami sekeluarga tidak akan tenang kalau pelaku tidak segera ditangkap. Anak kami kehilangan nyawa, tapi pelaku masih bebas berkeliaran. Kami mohon kepada kepolisian untuk bertindak,” ujar Yusnadi, Jumat (18/7/2025).

Peristiwa tragis itu terjadi Minggu malam, 22 Juni 2025. RMZ yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak pagi, ditemukan tak bernyawa dalam kondisi mengenaskan.

Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang, AKP Noviarif Kurniawan, mengatakan hasil visum awal dan olah TKP menguatkan dugaan bahwa RMZ adalah korban pemerkosaan dan pembunuhan.

“Kami sudah melakukan olah TKP, korban ini berada di salah satu kamar mess karyawan tanpa menggunakan pakaian sehelai pun, kemudian ada beberapa luka di tubuh korban. Luka ditemukan di belakang leher, leher bagian samping kiri lecet, mulut berbusa. Kemudian ada luka mengeluarkan darah di sekitaran area alat vital korban,” ungkapnya.

Noviarif menambahkan, adanya darah dari kemaluan korban turut memperkuat dugaan pemerkosaan. Saat ini pihak kepolisian mengaku masih melakukan pengembangan penyelidikan.

Sementara itu, keluarga korban terus menanti keadilan. Mereka berharap pihak berwajib segera menangkap dan memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Selasa, 24 Desember 2024

Polisi Buru 3 Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Buruh Proyek Pasar Tematik di Malam Orgen Tunggal



GK, Lumbok Seminung – Kasus penganiayaan yang berujung pada kematian hingga menewaskan seorang pekerja di proyek Pasar Tematik kini mulai menemukan titik terang.
 
Polisi telah berhasil mengidentifikasi tiga orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan pada malam kejadian seusai acara hiburan orgen tunggal yang terjadi di Pekon Sukabanjar, Kecamatan Lumbokseminung, Kabupaten Lampung Barat pada Senin pagi, 9 Desember 2024 lalu.
 
Setelah berhasil mengantongi identitas para pelaku, saat ini tim Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Barat tengah memburu para pelaku yang disebutkan masih berpindah-pindah tempat.
 
Kasat Reskrim Polres Lampung Barat, Iptu Juherdi Sumandi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah memeriksa total 17 orang saksi untuk menggali lebih dalam informasi terkait kejadian tersebut. Dari hasil pemeriksaan saksi dan pengumpulan bukti di lapangan, identitas ketiga pelaku telah terungkap.

“Dari keterangan saksi dan petunjuk yang ada, kami sudah berhasil mengidentifikasi tiga orang yang diduga terlibat dalam peristiwa ini. Meskipun pelaku masih berpindah-pindah tempat, tim kami terus melakukan upaya pencarian agar mereka bisa segera ditangkap,” ungkap Iptu Juherdi.

Diberitakan sebelumnya, Warga Pekon Sukabanjar, Kecamatan Lumbokseminung, Kabupaten Lampung Barat, dikejutkan dengan peristiwa penemuan jenazah seorang pria yang tergeletak di pinggir jalan pada Senin pagi, 9 Desember 2024.
  
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bernama Rian itu merupakan seorang buruh pekerja proyek pasar tematik Area 1 dari PT. Langgeng Abadi Madani (LAM) yang berasal dari Kabupaten Lampung Tengah

Korban diduga menjadi korban perkelahian dalam sebuah pesta orgen tunggal di Pekon Sukabanjar, pada dini hari Senin (9/12/2024) sekitar pukul 01.00 Wib, dan mengalami luka tusukan akibat senjata tajam (sajam).

Iptu Juherdi menyebutkan bahwa peristiwa bermula ketika korban menghadiri acara organ tunggal di wilayah tersebut. Dalam perjalanan pulang, korban terlibat keributan dengan seseorang yang belum diketahui identitasnya.

”Korban ditusuk oleh pelaku yang tidak dikenal hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, rekan korban sempat dipukul oleh pelaku, namun berhasil melarikan diri,” ungkap Juherdi. (*)

Senin, 09 Desember 2024

Seorang Pekerja Proyek Pasar Tematik Lumbok Seminung Ditemukan Tewas Tertusuk Senjata Tajam



GK, Lampung Barat - Telah ditemukan seorang mayat laki-laki diduga korban perkelahian seusai menonton hiburan (orgen tunggal). Mayat ditemukan di lokasi ruas Jalan Pekon Sukabanjar-Keagungan Kecamatan Lumbok Seminung Kabupaten Lampung Barat pada Senin dini hari sekira pukul 01.00 WIB, 9 Desember 2024.

Kejadian tersebut sontak menggegerkan warga, pasalnya korban merupakan pekerja di proyek Pasar Tematik yang berasal dari Kabupaten Lampung Tengah. Korban diketahui bernama Rian, meninggal dengan luka-luka tusukan akibat senjata tajam (Sajam).

Akbar selaku pelaksana pekerjaan proyek di Area 1 dari PT. LAM (Langgeng Abadi Madani) membenarkan ada pekerjanya yang meninggal dunia akibat tertusuk senjata tajam.

"Iya semalam jam 03.00 saya dapat info tersebut, kejadian itu diluar jam kerja namun kami membantu untuk proses pemulangan jenazah dan saat ini kasus itu sudah ditangani oleh Kepolisian," kata Akbar.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampung Barat, Iptu Juherdi Sumandi, S.H., M.H., menyebutkan bahwa peristiwa bermula ketika korban menghadiri acara organ tunggal di wilayah tersebut. Dalam perjalanan pulang, korban terlibat keributan dengan seseorang yang belum diketahui identitasnya.  

"Korban ditusuk oleh pelaku yang tidak dikenal hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, rekan korban sempat dipukul oleh pelaku, namun berhasil melarikan diri," ungkap Juherdi.  

Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik insiden ini. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, dan lokasi kejadian tetap dalam pengawasan untuk mendukung proses investigasi. Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Alimuddin Umar untuk proses visum. (*)