Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Seminar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seminar. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Desember 2022

DPW Barikade 98 Lampung Adakan Seminar Menyikapi Problematika Kota Balam


LAMPUNG - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Barikade 98 Lampung, mengadakan Seminar sekaligus Diskusi Publik dengan mengambil tema "Peran Pemuda Dalam Membangun Bangsa Diera Milenial," yang diadakan di Waroeng Bengkel jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, Minggu (4/12/2022).

Adapun Panitia pelaksana acara seminar dan diskusi publik tersebut adalah Awang Ferizawan sebagai ketua, Dwi Ariyani sebagai Sekretaris dan sebagai moderator adalah Dinda Napitu.

Menurut ketua DPW Barikade 98 Lampung Novellia Yulistin Sanggem atau yang akrab disapa Novel, dalam seminar tersebut juga sekaligus diadakan diskusi publik sebagai bentuk evaluasi dan koreksi publik terhadap kinerja Pemerintah Kota Bandar Lampung, yang dinilai banyak problem dan terkesan carut marut.

"Ya, sengaja kita mengadakan seminar sekaligus diskusi publik kali ini sebagai bentuk kecintaan dan kepedulian kita kepada Kota Bandar Lampung, dimana kita melihat banyak sekali problem yang terjadi di Kota Bandarlampung ini dan terindikasi carut marut," ujar Novel.

Adapun carut marut dan problematika yang ada di kota Bandar Lampung tersebut menurutnya adalah,

"Kita melihat bahwa dari sisi Administrasi, Tata ruang, hingga kesejahteraan masyarakat sepertinya carut marut dan banyak sekali problematikanya," jelas Novel.

Untuk itu menurutnya, dia mengajak semua elemen masyarakat terutama para pemuda yang cinta dan peduli terhadap Kota Bandar Lampung untuk berdiskusi.

"Barikade 98 mengajak semua elemen masyarakat terutama para pemuda yang cinta dan peduli terhadap Kota Bandar Lampung untuk duduk bareng dan berdiskusi, guna memberikan Kritik, Solusi dan Resolusi, demi terwujudnya Kota Bandar Lampung yang sejahtera, Adil dan Makmur," kata Novel.

Masih kata Novel, sebagai warga masyarakat kota Bandarlampung terutama para kaum Milenial harus berperan dalam segala hal demi terciptanya kota Bandarlampung yang sejahtera, berkeadilan demi kemajuan dan kemakmuran.

"Sebagai warga masyarakat kota Bandarlampung kita harus berperan aktif dalam mewujudkan kesejahteraan, keadilan dan kemakmuran di kota Bandarlampung Lampung ini, terutama para kaum Milenial yang masih mempunyai energi dan daya pikir yang produktif," tambahnya.

Peran serta tersebut bisa diwujudkan dengan cara memberikan kritik yang membangun, solusi dan Resolusi kepada setiap kebijakan dan kinerja pemerintah kota Bandarlampung.

"Kalau bukan kita siapa lagi dan kalau bukan sekarang kapan lagi, kita sebagai kaum Milenial mengambil peran dalam pembangunan kota Bandarlampung ini, kita berikan kritik yang membangun kepada pemerintah atas kebijakan maupun kinerjanya yang tidak berpihak kepada masyarakat maupun kemajuan kota Bandarlampung, namun juga kita harus bertanggung jawab untuk memberikan solusi dan Resolusinya," ungkap Novel.

Selain itu Novel juga mengatakan bahwa seminar dan diskusi publik ini adalah merupakan refleksi akhir tahun.

"Seminar ini sebagai refleksi akhir tahun untuk kota bandar Lampung, agar kedepannya walikota bandar Lampung Eva Dwiana dapat memberikan kebijakan yang lebih berpihak kepada rakyat." Tandas Novel.

Panitia pelaksana seminar dan diskusi publik tersebut menghadirkan 3 orang narasumber masing-masing adalah Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Prima Provinsi Lampung Badri, Ketua Liga Mahasiswa Indonesia Demokrasi (LMID) Rizky Aditya dan Anggota Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) Daus.

Sedangkan peserta seminar dan diskusi publik tersebut adalah para mahasiswa dari UBL, UIN, Darmajaya, STKIP, beberapa Jurnalis dan para pengurus serta anggota dari Barikade 98. [red]

Sabtu, 12 November 2022

Lestarikan Budaya Lokal, Polda Banten Gelar Seminar Internasional Golok Banten


GK, Serang - Polda Banten gelar Seminar Golok Internasional di Mata Dunia guna mendukung penetapan Golok Banten menjadi salah satu warisan Indonesia yang mendunia bertempat di Aula Serbaguna Polda Banten pada Sabtu (12/11).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolda Banten Irjen Pol Prof. Dr. Rudy Heriyanto didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari dan PJU Polda Banten, serta dihadiri oleh Kanrem 064/MY Kolonel Inf Tatang Subarna, Dangroup 1 Kopassus Kolonel Inf Romeo Jangga Wardhana, Wakil Gubernur Banten H. Andika Hazrumy, PJ Gubernur Banten Al-Muktabar, Dirtahti Polda Banten AKBP Dr. H. Agus Rasyid sebagai konseptor pelestari Golok Banten, Ki Kumbang sebagai pendiri Museum Golok Indonesia, serta dihadiri perwakilan Komunitas Pelestari Golok di Belanda Mr. Paul van der Loo dan perwakilan negara lainnya melalui zoom meeting, tokoh agama dan tokoh masyarakat Banten.

Dalam sambutannya Kapolda Banten mengatakan selamat datang kepada para peserta seminar Internasional Golok Banten di Mata Dunia, “Selamat datang kepada para peserta seminar Internasional Golok Banten di Mata Dunia, semoga kebersamaan pada hari ini dapat menjalin sejarah bagi terwujudnya jalinan Sinergitas antara Polri dengan para pelestari Golok Banten sebagai warisan leluhur bangsa Indonesia yang Adiluhung baik tingkat Regional, nasional maupun internasional,” ucap Rudy.

Rudy menambahkan Banten merupakan suatu wilayah yang penuh dengan nilai sejarah, “Seperti yang kita ketahui bersama tanah Jawa barat khusunya Banten merupakan sebuah wilayah yang penuh dengan sejarah perjuangan dalam mendukung upaya kemerdekaan Negara Republik Indonesia, ini suatu satu bukti perjuangan para leluhur tanah Banten melawan penjajah dan mempertahankan kemerdekaan dengan peninggalan senjata tradisional yang salah satunya dikenal khususnya di daerah Banten dengan sejuta pusaka berupa Golok, dan Golok merupakan sebuah senjata yang puny nilai histori tinggi sejak era kerajaan Sunda atau Padjadjaran, era Kesultanan Banten, sampai dengan Era Kemerdekaan hingga saat ini,” kata Rudy.

Peradaban seni tempa Golok Banten telah diuji pada laboratorium Metallurgy yang mencakup unsur kimia atau material, “Peradaban seni tempa Golok Banten telah diuji pada laboratorium Metallurgy yang mencakup unsur kimia atau material, tingkat kekerasan besi maupun Photo mickro, yang menurut pendapat kami betapa luar biasa Adhiluhungnya para empu atau pandai besi di wilayah Banten pada zaman dahulu sehingga golok Banten mampu bertahan lestari hingga ratusan tahun atau mungkin ribuan tahun yang sampai saat ini masih bisa kita lihat wujud keelokan seni baik bentuk, dapur, pamor, model, atau jenis hal lainnya yang kasat mata maupun yang tidak kasat mata,” ujar Rudy.

Rudy pribadi mengatakan menilai pusaka Golok Banten dari dua aspek yaitu Eksoteri dan Isoteri, “Saya pribadi menilai pusaka golok dari dua aspek yaitu Eksoteri dan Isoteri, dari aspek Eksoteri berupa pemahaman yang lebih terkait dengan tekhnik pembuatan Golok melalui proses penempaan, pukulan dan lipatan dari bahan logam campuran pilihan sehingga menjadi wujud bilah Golok dengan pamor yang indah, sedangkan dari aspek Isoteri maka pemahaman kita tentang golok lebih kepada pengalaman individual yang lebih bersifat misteri yang cukup dinikmati sendiri dan menjadi pengayaan sendiri, aspek Isoteri lebih dalam melihat dari hal yang tidak kasat mata yang biasanya hanya dapat dilihat oleh orang-orang tertentu atau mempunyai kelebihan tertentu,” jelas Rudy.

Rudy berpesan kepada generasi muda untuk ikut menjaga dan melestarikan Golok Banten, “Marilah kita sebagai anak Bangsa, putra-putri ibu pertiwi wajib ikut serta menjaga dan melestarikan Golon Banten agar anak cucu kita dapat mengetahui sejarah dari perjuangan para leluhur Bangsa Indonesia yang kita cintai ini,” tambah Rudy.

Terakhir Rudy mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh peserta Seminar Golok Internasional di Mata Dunia, “Tak lupa saya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh peserta Seminar Golok Internasional di Mata Dunia yang telah menyempatkan waktu untuk menghadiri seminar ini, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua, selamat mengikuti Seminar Golok Internasional di Mata Dunia, mohon maaf apabila dalam penyelenggaraan acara seminar Internasional masih banyak kekurangan mengingat keterbatasan yang ada pada kami,” ucap Rudy.

Dalam hal ini PJ Gubernur Al-Muktabar mengatakan Golok Banten mempunyai sejarah yang panjang, “Golok Banten mempunyai sejarah yang cukup panjang dan juga menjadi entiti Banten dan Indonesia, dan ini perlu terus kita lestarikan,” ucap Muktabar.

Muktabar berharap dengan adanya kegiatan ini dapat terus dilestarikan, “Kita berharap dengan terus dilestarikan maka sampai kapanpun ini akan tetap ada di Provinsi Banten, Indonesia bahkan Internasional. Karena ini adalah sebuah peradaban yang tidak mengenal wilayah dan mengenali batas maka manusia terikat dalam satu kesatuan,” kata Muktabar.

Muktabar mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolda Banten yang telah dikukuhkan menjadi Ketua Dewan Pembina Federasi Internasional Golok Pusaka Indonesia, “Saya sebagai PJ Gubernur Banten mengapresiasi setinggi-tingginya terutama kepada Kapolda Banten yang telah dikukuhkan menjadi Ketua Dewan Pembina Federasi Internasional Golok Pusaka Indonesia, dengan begitu kita akan terus memandu budaya ini untuk menjadi inspirasi kita karena budaya penuh makna yang bisa mengembangkan tata kehidupan yang lebih baik, dengan segala aspek tersebut berguna untuk membangun Banten, Indonesia maupun peradaban Dunia,” tambah Muktabar.

Terakhir Shinto mengatakan Polda Banten menyelenggarakan seminar internasional Golok Banten di Mata Dunia sesuai niat Kapolda Banten, “Terdapat dua aspek terhadap golok sebagai pusaka lokal budaya Banten dan menjadi tanggung jawab bersama untuk bisa melestarikan, sesuai niat Kapolda Banten untuk melestarikan budaya lokal Banten, hari ini Polda Banten menyelenggarakan seminar internasional Golok Banten di Mata Dunia dan ini adalah tujuan untuk mengangkat Golok Banten sebagai Heritage Indonesia yang juga terdaftar di Unesco, dan akan bekerja sama dengan Instansi lain untuk mengangkat Golok Banten sebagai Haritage dunia, dan akan mengikuti seminar pada 16-17 Desember dari Nederlance Pencaksilat Federacti, dan semoga niat baik Kapolda Banten untuk melestarikan Golok Banten bisa menjadi pengakuan Dunia terhadap Banten dan Indonesia,” tutup Shinto.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian Piagam kepada Kapolda Banten sebagai Ketua Dewan Pembina Federasi Internasional Golok Pusaka Indonesia serta penobatan Tokoh pelestari Golok Banten oleh Kapolda Banten kepada H. Wawan RF Rachmatullah, H. Dasep, Dr. Nana Supian. [Icha]

Jumat, 11 November 2022

Angkat Budaya Lokal di Mata Dunia, Polda Banten akan Gelar Seminar Golok Internasional

Atraksi Golok personel Polda Banten. [Foto Istimewa]

GK, Serang - Dalam rangka mengangkat budaya lokal, Polda Banten akan menyelenggarakan Seminar Golok Internasional di Mata Dunia di Aula Serbaguna Polda Banten pada Sabtu (12/11) pukul 15.00 WIB. Acara tersebut diselenggarakan untuk mendukung upaya penetapan golok Banten menjadi salah satu warisan Indonesia yang mendunia. 

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan seminar akan diikuti 13 negara internasional sesuai undangan, "Hadir secara langsung Mr. Olivier Blancquaert dari Belanda. Lainnya mengikuti melalui zoom meeting yaitu Mr. Guillaume Laforast dari Prancis, Linda Turci dari Italia, Marvis Jesus Salgado Reyes dari Amerika Serikat, Sonia Nobre dari Brazil, H. Muh. Hanif dari Malaysia, Walid Abou dari UEA, Wiliam Kelevra dari Mexico dan perwakilan dari negara sahabat lainnya," kata Shinto pada Jumat (11/11).

Selain dari luar negeri ada juga peserta dari dalam negeri, "Peserta dalam negeri 100 orang yaitu para pecinta golok dan kelompok pencak silat," tambah Shinto.

Dalam kegiatan ini ada 3 acara yaitu Seminar, Penobatan Tokoh Golok Pusaka Indonesia, dan Pameran Golok Pusaka Ratusan Tahun. "Adapun tujuan akhir dari kegiatan seminar ini adalah golok diakui Unesco sebagai bagian dari pusaka Indonesia," jelas Shinto.

Dikesempatan ini Kapolda Banten Irjen Pol Prof. Dr. Rudy Heriyanto juga akan merilis buku, "Kapolda Banten juga akan merilis buku Jejak Polda Banten Dalam Melestarikan Golok Pusaka, Sebuah Perjalanan Pelestarian Budaya Adiluhung dari Banten Menuju Eropa, author : Kapolda Banten dan Tim Golok Banten di Mata Dunia," ujar Shinto.

Terakhir Shinto mengungkapkan terdapat juga undangan dari Nederlanse Pencak Silat Federatie (NPSF) Belanda untuk Kapolda Banten hadir secara langsung dalam kegiatan seminar tentang Traditional Weapons In Connection With The Martial Art of Pencak Silat, acara digelar di Rotterdam Den Haag pada 17-18 Desember 2022, "Akan hadir dalam seminar tentang Traditional Weapons In Connection With The Martial Art of Pencak Silat di Rotterdam Den Haag yakni Ketua Tim Golok Banten di Mata Dunia AKBP Dr. H. Agus Rasyid, Ketua Dewan Pembina Golok Pusaka Indonesia Bpk. Ariyanto alias Ki Kumbang dan Kapolda Banten yang akan dibarengi dengan launching Buku The Golok, author AKBP Dr. Agus Rasyid dan Ki Kumbang," tutup Shinto. [Icha]

Senin, 26 September 2022

Kapolda Banten Jadi Narasumber Seminar Pelatihan Kepemimpinan Nasional Angkatan XXIII


GK, Serang - Kapolda Banten Irjen Pol Prof. Dr. Rudy Heriyanto menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Angkatan XXIII yang digelar secara zoom meeting di Rumdin Kapolda Banten pada Senin (26/09).

Saat dikonfirmasi, Rudy membenarkan dirinya mengikuti kegiatan Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Angkatan XXIII. 

"Hari ini saya mengikuti sekaligus menjadi narasumber dalam Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Angkatan XXIII yang digelar secara virtual," kata Rudy.

Seminar ini merupakan kegiatan presentasi yang dilakukan peserta serta mengimplementasikan atau menjalankan proyek perubahan yang telah ditetapkan di satuan kerja masing-masing. 

Seminar ini juga adalah kegiatan akhir sebelum acara penutupan. Untuk peserta berasal dari Kepolisian, BPK, Pemerintah Daerah, Kejagung dan yang lainnya. [Rls/icha]

Rabu, 15 Desember 2021

MPR-RI Bekerjasama Dengan LKIP Provinsi Lampung Adakan Seminar Nasional



BANDAR LAMPUNG - Wakil Ketua MPR-RI H. Ahmad Muzani yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra menghadiri acara Seminar Nasional dengan Tema "UMKM Maju Indonesia Bangkit" yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Emersia Bandar Lampung, Rabu (15/12/2021).

Acara Seminar Nasional tersebut diselenggarakan oleh MPR-RI yang bekerjasama dengan Lembaga Kajian Pendidikan (LKIP) Provinsi Lampung, dan bertindak sebagai Narasumber dalam Acara Seminar Nasional tersebut adalah, Dr. Ayi Ahadiat, SE., MBA. (Akademisi FEB Universitas Lampung), Ahmad Giri Akbar, SE.,MBA. (Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Lampung), M. Malik Purnama (Pelaku UMKM Lamban Production), dan bertindak sebagai Moderator Albert Maybiantoro, S.Pd., M.Pd. 

Dan acara Seminar Nasional tersebut dihadiri oleh lebih kurang 164 Peserta, yang terdiri dari perwakilan mahasiswa, para pelaku UMKM, pemerhati UMKM, pengurus HIPMI, dan pengurus DPD Partai Gerindra Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya Wakil Ketua MPR-RI H. Ahmad Muzani mengatakan, bahwa Lampung adalah Provinsi yang memiliki UMKM terbaik di seluruh Indonesia.

"Kita bersyukur dan bangga, karena ditengah pandemi covid-19 yang melanda bangsa Indonesia, provinsi Lampung UMKMnya merupakan yang terbaik dari seluruh Indonesia," ujarnya.

Selain itu menurut Sekjen Partai Gerindra tersebut, Provinsi Lampung ini terdapat banyak sekali produk UMKM yang mendunia yang membuat Lampung terkenal hingga ke mancanegara.

"Kita juga patut bersyukur dan bangga, karena Lampung ini terkenal hingga ke Mancanegara berkat sumberdaya alam yang dimiliki dan berkat kreativitas pelaku UMKM yang banyak berinovasi dalam melakukan usaha yang bisa menjangkau pasar internasional," katanya.

Adapun Sumber Daya Alam dan produk UMKM yang berasal dari Provinsi Lampung cukup banyak. 

"Sumber Daya Alam yang dimiliki Lampung ini cukup banyak, diantaranya adalah kopi Robusta, kripik pisang, nanas, kakao, dan dari segi kerajinan ada tenun kain tapis yang juga sudah mendunia," imbuh Ahmad Muzani.

Untuk itu perlu dilakukan inovasi dan kreativitas bagi para pelaku UMKM agar lebih maju dan bisa lebih menguasai pasar internasional.

"Ditengah kondisi Pandemi covid-19 ini, diharapkan agar pelaku UMKM lebih meningkatkan kreativitas dan inovasi, agar hasil dari usaha UMKM di Lampung ini semakin maju, karena jika UMKM maju Indonesia juga akan bangkit dan akan maju dan keluar dari keterpurukan ekonomi akibat pendemi covid-19," pungkasnya.

Mengingat situasi Pandemi covid-19 belum berakhir, maka acara Seminar Nasional tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes), seluruh peserta sebelum memasuki ruangan di cek suhu tubuh terlebih dahulu, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. [Nnd]