Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 19 Juni 2026

Peringati HUT Polri ke-80, Polres Pesisir Barat dan Kodim 0422 Gelar Lomba Menembak Perkuat Sinergi TNI-Polri


Pesisir Barat
– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ke-80, Polres Pesisir Barat bersama Kodim 0422/Lampung Barat menggelar kegiatan Lomba Menembak Bersama yang berlangsung pada Kamis, 19 Juni 2026, di Lapangan Tembak Kodim 0422/Lampung Barat.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., beserta Pejabat Utama (PJU) dan personel yang mengikuti perlombaan, disambut langsung oleh Dandim 0422/Lampung Barat, Letkol Inf Rizky Kurniawan, bersama para pejabat dan personel Kodim dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan.
Turut hadir Kapolres Lampung Barat, AKBP Samsu Wirman S.H., S.I.K., M.H., dalam memeriahkan perlombaan tersebut.

Kegiatan ini mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat, Bersinergi Menjaga Keamanan dan Persatuan Bangsa”. Lomba menembak tersebut menjadi wujud nyata sinergitas antara TNI dan Polri dalam mempererat soliditas, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Lampung Barat dan Pesisir Barat.

Sebagai peserta, anggota TNI dari Kodim 0422/Lampung Barat dan personel Polres Pesisir Barat saling menguji kemampuan dan keterampilan menembak. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme, ketangkasan, disiplin, serta kesiapsiagaan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.

Pada kesempatan ini, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kolaborasi dan sinergi yang kuat antara TNI dan Polri merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif bagi masyarakat.

“Sinergi TNI-Polri yang kokoh merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan persatuan bangsa. Melalui kegiatan ini, kami ingin terus mempererat hubungan yang harmonis, meningkatkan soliditas, serta membangun semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Kapolres.

Selama perlombaan berlangsung, para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, diperoleh para pemenang sebagai berikut:
Juara I
• Bripka Hariyadi, Personel Polres Pesisir Barat. 
Juara II
• Serda Muhammad Ridwan, Personel Kodim 0422/Lampung Barat. 
Juara III
• Aipda Endang, Personel Satreskrim Polres Pesisir Barat. 

Kepada para pemenang, Kapolres Pesisir Barat menyerahkan piala, piagam dan penghargaan, serta ucapan selamat sebagai bentuk apresiasi atas prestasi, dedikasi, dan kemampuan yang telah ditunjukkan selama perlombaan berlangsung.

AKBP Bestiana juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, serta jajaran Kodim 0422/Lampung Barat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan aman, tertib, dan sukses.

Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat komunikasi, koordinasi, dan hubungan emosional antara personel TNI dan Polri, sehingga semakin solid dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kegiatan lomba menembak ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Polri ke-80 yang mengusung semangat “Polri Untuk Masyarakat”, sebagai penegasan komitmen institusi Polri untuk terus hadir, melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

“Melalui momentum HUT Polri ke-80 ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder, khususnya TNI, demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan. Semoga kebersamaan ini terus terjaga demi Indonesia yang aman dan maju,” pungkas AKBP Bestiana.

Kakumdam XXI/RI Menghadiri Pengukuhan Tim Forkopdensi Provinsi Lampung


Bandar Lampung
— Wakili Pangdam XXI/RI, Kakumdam XXI/RI, Kolonel Chk Budi Sartono, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Pengukuhan Tim Forum Koordinasi Penanganan Detensi Imigrasi (FORKOPDENSI) Provinsi Lampung yang berlangsung di Hotel Santika Premier Bandar Lampung, Kamis (18/06/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan pelaksanaan kegiatan, hingga prosesi pengukuhan Tim FORKOPDENSI Provinsi Lampung. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama, penyampaian materi oleh narasumber dari Direktorat Jenderal Imigrasi, diskusi, dan ditutup dengan makan siang bersama.

Pembentukan dan pengukuhan Tim FORKOPDENSI Provinsi Lampung diharapkan dapat semakin memperkuat koordinasi, kolaborasi, serta kesamaan langkah antarinstansi dalam menangani berbagai isu yang berkaitan dengan detensi imigrasi, pengungsi, dan pencari suaka secara terpadu, humanis, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung dan perwakilan berbagai instansi terkait, antara lain Polda Lampung, Lanud, Lanal, BIN Daerah Lampung, Kejaksaan Tinggi Lampung, BNNP Lampung, BPBD Lampung, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Kesbangpol, Satpol PP, Disdukcapil, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, PPPA, serta perwakilan UNHCR dan IOM.

Kapendam XXI/RI Menghadiri Lampung Post Executive Forum 2026


Bandar Lampung
– Mewakili Pangdam XXI/Radin Inten, Kapendam XXI/RI, Letkol Inf Ranoviandy Chairul, S.Sos., M.M., M.Han, menghadiri kegiatan Lampung Post Executive Forum 2026 yang mengangkat tema penguatan mutu pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045, berlangsung di Gedung Mahligai Agung Pascasarjana Universitas Bandar Lampung, Kamis (18/06/2026).

Dengan jumlah peserta sekitar 1.300 orang, forum tersebut menjadi wadah strategis untuk membahas berbagai isu penting terkait peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Lampung menuju Indonesia Emas 2045. Selain itu, diskusi juga menyoroti dampak mutu pendidikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta pengembangan sistem pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diisi dengan sesi panel dan paparan dari para narasumber yang membahas penguatan mutu SMA/SMK, peran perguruan tinggi dalam meningkatkan APK, strategi pembangunan SDM unggul, pengembangan pendidikan holistik, serta kebijakan nasional dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi lulusan SMA/SMK di Provinsi Lampung.

Keikutsertaan Kodam XXI/Radin Inten dalam forum ini merupakan wujud dukungan terhadap upaya bersama membangun generasi muda yang berkualitas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dunia usaha, dan seluruh komponen bangsa menjadi kunci dalam mewujudkan kemajuan pendidikan sebagai fondasi pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, hadir bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, akademisi, serta pemangku kepentingan bidang pendidikan dari seluruh Provinsi Lampung. Forum ini turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, dr. Fajar Ul Haq, M.A., Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, perwakilan BPBD, BPKAD, rektor perguruan tinggi, kepala sekolah, dan para guru SMA/SMK se-Provinsi Lampung.

BI Lampung Luncurkan QRIS TAP di SMART BRT ITERA, Tandai Kick-Off SIGER Fest 2026


Bandar Lampung
– Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Lampung resmi meluncurkan layanan QRIS TAP pada SMART BRT ITERA sekaligus menggelar Kick-Off SIGER Fest 2026 di Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Rabu (18/6/2026).

 Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif serta berkelanjutan di Provinsi Lampung.

Kick-Off SIGER Fest 2026 dilakukan oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, Rektor Institut Teknologi Sumatera, I Nyoman Pugeg Aryantha, Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Deddy Amarullah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Kepala Perwakilan BI Lampung, Bimo Epyanto, mengatakan bahwa transformasi digital menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang adaptif dan berdaya saing. Hingga April 2026, jumlah merchant QRIS di Lampung telah mencapai 889 ribu merchant, dengan nilai transaksi sebesar Rp1,87 triliun dan volume transaksi mencapai 22,4 juta transaksi.

“Capaian ini menunjukkan semakin tingginya penerimaan masyarakat terhadap pembayaran digital sekaligus menguatkan fondasi ekonomi dan keuangan digital di Provinsi Lampung,” ujarnya.

SIGER Fest 2026 merupakan kelanjutan dari keberhasilan penyelenggaraan SIGER Fest tahun sebelumnya yang berhasil menarik lebih dari 10 ribu pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp650 juta. Tahun ini, kegiatan tersebut kembali menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, UMKM, penyedia jasa pembayaran, komunitas, dan media untuk memperluas literasi serta akseptasi pembayaran digital.

Dalam kesempatan tersebut, BI Lampung bersama ITERA juga meluncurkan implementasi QRIS TAP pada layanan SMART BRT ITERA. Teknologi berbasis Near Field Communication (NFC) ini memungkinkan pengguna melakukan transaksi cukup dengan menempelkan perangkat yang mendukung fitur NFC, sehingga proses pembayaran menjadi lebih cepat, mudah, aman, dan praktis.

Implementasi QRIS TAP di sektor transportasi publik diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus memperluas penggunaan transaksi digital dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Selain fokus pada digitalisasi transaksi, SIGER Fest 2026 juga mengusung nilai sosial melalui program wakaf produktif. Sebagian biaya pendaftaran peserta dari sejumlah rangkaian kegiatan akan disalurkan untuk pembangunan sumur bor di lahan pertanian Kabupaten Mesuji guna mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Rangkaian SIGER Fest 2026 juga akan diisi berbagai kegiatan, mulai dari digitalisasi bantuan sosial di Kota Metro, edukasi keamanan transaksi digital dan perlindungan konsumen, festival kuliner UMKM, apresiasi Program Unggulan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), hingga berbagai kegiatan olahraga dan komunitas yang menyasar generasi muda.

Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, SIGER Fest 2026 diharapkan mampu memperkuat digitalisasi di berbagai sektor, termasuk pemerintahan, pendidikan, transportasi, UMKM, perlindungan sosial, hingga pertanian.

Upaya tersebut diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kualitas layanan publik, mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung.

Kamis, 18 Juni 2026

Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi, Kanwil DJP Bengkulu-Lampung Perkuat Sinergi Bersama PSMTI Lampung


Bandar Lampung
– Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bengkulu dan Lampung memperkuat kolaborasi strategis dengan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia melalui kegiatan Sosialisasi Perpajakan dalam bentuk sarasehan yang berlangsung di Lampung Marriott Resort & Spa, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat sinergi antara otoritas perpajakan dan para pelaku usaha yang tergabung dalam PSMTI guna mendorong peningkatan kepatuhan pajak serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Sebagai tuan rumah, Ketua PSMTI Provinsi Lampung, Christian Chandra, bersama jajaran pengurus menyambut langsung Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Sigit Danang Joyo, yang hadir didampingi para pejabat administrator di lingkungan DJP wilayah Lampung.

Antusiasme tinggi terlihat dari ratusan anggota PSMTI yang mayoritas merupakan pelaku usaha dan penggerak ekonomi daerah. Dalam sambutannya, Christian Chandra menegaskan bahwa pemahaman perpajakan yang komprehensif merupakan fondasi penting bagi dunia usaha untuk berkembang secara legal, sehat, dan berkelanjutan.

“Pemahaman regulasi yang tepat adalah kunci bagi para pelaku usaha untuk bertumbuh secara legal, sehat, dan berkelanjutan. Di sisi lain, kepatuhan pajak merupakan bentuk kontribusi nyata masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional,” ujarnya.

Dalam paparannya, Sigit Danang Joyo menyampaikan bahwa perekonomian Lampung menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Berbagai sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, perdagangan, industri pengolahan, dan UMKM terus menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, pertumbuhan tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kesadaran dan kepatuhan perpajakan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

“Anggota PSMTI merupakan bagian penting dari pelaku usaha dan penggerak ekonomi di Provinsi Lampung. Saya meyakini anggota PSMTI adalah wajib pajak yang patuh. Melalui sinergi yang baik antara DJP dan PSMTI, kita dapat bersama-sama mendukung pertumbuhan ekonomi Lampung sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah dan nasional,” kata Sigit.

Ia menambahkan bahwa kepatuhan pajak tidak hanya sebatas memenuhi kewajiban kepada negara, tetapi juga berperan menciptakan iklim usaha yang sehat, kompetitif, dan berkeadilan. Ketika seluruh pelaku usaha menjalankan kewajiban perpajakannya dengan benar, persaingan usaha akan berlangsung lebih sehat dan pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari kegiatan, Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung bersama KPP Madya Bandar Lampung menghadirkan booth layanan perpajakan yang dapat dimanfaatkan anggota PSMTI untuk berkonsultasi secara langsung mengenai hak dan kewajiban perpajakan, memperoleh informasi layanan terbaru, serta mendapatkan pendampingan atas berbagai permasalahan perpajakan yang dihadapi.

Melalui penguatan sinergi antara DJP dan PSMTI, diharapkan tingkat kesadaran dan kepatuhan perpajakan masyarakat terus meningkat. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi Lampung yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

DPRD Lampung Tegaskan Komitmen Perluas Akses Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045


Bandar Lampung
– Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Dr. Yanuar Irawan, S.E., M.M., menyampaikan pandangan dan rekomendasi strategis dalam Lampung Post Executive Forum (LPEF) II Tahun 2026 yang mengangkat tema “Penguatan Mutu SMA/SMK, Payung Regulasi APBD, dan Peran Perguruan Tinggi dalam Mendongkrak APK Lampung” di Gedung Mahligai Agung Pascasarjana Universitas Bandar Lampung, Kamis, (18/6/2026)

Dalam forum tersebut, DPRD Provinsi Lampung menegaskan bahwa peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi memerlukan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan melalui penguatan kebijakan, kolaborasi kelembagaan, serta dukungan terhadap akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Lampung.

Dalam penyampaian penutupnya, Yanuar Irawan menyoroti pentingnya mulai membangun pola kerja sama yang lebih intensif antara sekolah tingkat SMA/SMK dengan perguruan tinggi.

Menurutnya, pendekatan tersebut dapat menjadi salah satu langkah untuk menumbuhkan minat melanjutkan pendidikan tinggi sejak dini.

Ia menyampaikan bahwa konsep pengenalan kampus atau campus visit yang telah diterapkan di sejumlah negara dapat menjadi referensi untuk diterapkan secara bertahap di Lampung, sehingga peserta didik kelas akhir memperoleh pengalaman langsung mengenal lingkungan perguruan tinggi sebelum menentukan jenjang pendidikan berikutnya.

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung menegaskan bahwa terdapat tiga langkah utama yang perlu menjadi perhatian bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Lampung.

Pertama, meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan tenaga pendidik. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidik yang memiliki ruang dan dukungan untuk fokus pada proses pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik.

Kedua, penguatan pendidikan karakter bagi seluruh unsur pendidikan. Ia menilai pembangunan karakter menjadi fondasi penting yang harus berjalan seiring dengan peningkatan capaian akademik. Sekolah, keluarga, dan lingkungan perlu membangun kembali budaya disiplin, tanggung jawab, kepedulian, serta semangat kebersamaan dalam mendukung proses pendidikan.

Yanuar juga menyoroti tantangan yang dihadapi sekolah di lapangan yang menunjukkan pentingnya membangun persepsi dan dukungan bersama antara sekolah dengan orang tua terhadap kegiatan pembentukan karakter dan budaya positif di lingkungan pendidikan.

Ketiga, mendorong sistem pendidikan yang berbasis kompetensi, adil, transparan, dan akuntabel. DPRD Provinsi Lampung mendukung kebijakan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperoleh akses pendidikan berdasarkan kemampuan dan hasil yang dicapai.

Ia menjelaskan bahwa mekanisme pendidikan yang diterapkan saat ini memberikan ruang melalui sekolah unggulan dan sekolah reguler. Seluruh peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi sekolah unggulan, dan apabila belum memenuhi ketentuan, tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui jalur reguler.

Melalui forum ini, DPRD Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pendidikan yang berorientasi pada pemerataan akses, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah dan Indonesia Emas 2045. 

Diah Dharma Yanti Dukung QRIS TAP di SMART BRT ITERA, Dorong Percepatan Digitalisasi


Bandar Lampung — Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung, Diah Dharma Yanti, menghadiri kegiatan Kick-Off SIGER FEST 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran layanan QRIS TAP pada SMART BRT ITERA di Aula Gedung Kuliah Umum 2 Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Lampung tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan yang mendukung percepatan transformasi digital di Provinsi Lampung.

Peluncuran QRIS TAP pada layanan SMART BRT ITERA menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem keuangan digital dan meningkatkan literasi masyarakat terhadap penggunaan sistem pembayaran non-tunai. Inovasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia, ITERA, dan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang terintegrasi dengan teknologi pembayaran digital berbasis Near Field Communication (NFC).

Melalui teknologi tersebut, pengguna dapat melakukan transaksi secara lebih cepat, praktis, dan efisien hanya dengan menempelkan perangkat atau kartu yang mendukung fitur NFC. Kehadiran QRIS TAP juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan transportasi publik sekaligus mendukung percepatan digitalisasi di berbagai sektor.

Dalam kesempatan itu, Diah Dharma Yanti menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah, dunia pendidikan, dan Bank Indonesia dalam menghadirkan inovasi berbasis teknologi bagi masyarakat Lampung.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor tersebut merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam mendorong kemajuan daerah melalui transformasi digital yang berkelanjutan serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Diah mengaku telah mencoba secara langsung layanan SMART BRT ITERA beserta sistem pembayaran digital QRIS TAP. Berdasarkan pengalamannya, sistem tersebut mampu memberikan kemudahan bagi pengguna karena proses transaksi menjadi lebih praktis, cepat, dan efisien, sekaligus mengurangi waktu antrean.

> “Inovasi ini tentu akan memberikan manfaat yang besar, khususnya bagi mahasiswa dan masyarakat pengguna transportasi umum,” ujar Diah.



Sebagai anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung, Diah menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan inovasi tersebut, termasuk dari sisi kebijakan agar implementasi layanan transportasi dan pembayaran digital dapat terus diperluas di berbagai wilayah.

Ia berharap sistem pembayaran cerdas dan layanan transportasi digital yang telah diterapkan di lingkungan ITERA dapat direplikasi pada moda transportasi umum lainnya serta berbagai layanan publik di seluruh Provinsi Lampung.

Dengan penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan institusi pendidikan, DPRD Provinsi Lampung optimistis inovasi digital akan terus berkembang dan menjadi salah satu pendorong utama peningkatan daya saing daerah menuju Lampung yang maju, modern, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Peran Strategis Lebah bagi Sawit dan Keanekaragaman Hayati Mengemuka di World Bee Day 2026



Bandar Lampung
– Seminar Nasional World Bee Day 2026 berlangsung di Hotel Horison Lampung, Kamis (18/6/2026), dengan mengangkat tema “Lebah untuk Sawit Berkelanjutan: Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Peningkatan Produktivitas Kelapa Sawit.

Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Lebah Sedunia tersebut menghadirkan akademisi, peneliti, praktisi perlebahan, pelaku industri kelapa sawit, serta mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Seminar ini diikuti sekitar 250 peserta dan menjadi wadah pertukaran ilmu pengetahuan serta penguatan jejaring penelitian terkait peran lebah dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan.

Ketua Pelaksana Seminar Nasional World Bee Day 2026,Dr. Puji Lestari, menjelaskan bahwa tema yang diangkat bertujuan mengkaji potensi lebah sebagai alternatif penyerbuk tanaman kelapa sawit.

“Selama ini penyerbukan kelapa sawit sangat bergantung pada kumbang penyerbuk Elaeidobius kamerunicus. Melalui seminar ini, kami ingin melihat peluang dan potensi lebah sebagai salah satu penyerbuk tambahan yang dapat mendukung peningkatan produktivitas kelapa sawit,” ujarnya.

Menurutnya, apabila hasil penelitian menunjukkan bahwa lebah memiliki potensi sebagai penyerbuk kelapa sawit, maka manfaat yang dihasilkan akan sangat besar. Selain membantu meningkatkan produktivitas tanaman, keberadaan lebah juga dapat menghasilkan produk bernilai ekonomi seperti madu yang mampu menambah pendapatan para peternak lebah.

“Jika lebah dapat berperan sebagai penyerbuk, maka manfaatnya berlipat. Produktivitas sawit meningkat, peternak memperoleh tambahan pendapatan dari hasil madu, dan konservasi keanekaragaman hayati juga semakin terjaga,” katanya.

Pentingnya Menjaga Populasi Lebah
Dalam kesempatan tersebut, Puji juga menyoroti pentingnya upaya menjaga populasi lebah yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk berkurangnya sumber pakan dan penggunaan pestisida yang tidak terkendali.

Menurutnya, langkah paling efektif untuk mencegah penurunan populasi lebah adalah menjaga kualitas lingkungan dan ketersediaan sumber pakan.

“Lebah akan bertahan apabila sumber makanannya tersedia. Karena itu, agroekosistem harus dijaga dan ditingkatkan dengan menyediakan tanaman berbunga yang menghasilkan nektar dan polen sepanjang tahun,” jelasnya.

Beberapa jenis tanaman yang direkomendasikan antara lain bunga air mata pengantin, berbagai jenis bunga liar berbunga sepanjang musim, serta bunga matahari berukuran kecil yang menjadi sumber nektar dan polen bagi lebah.
Selain itu, ia mengingatkan para petani agar lebih bijak dalam penggunaan pestisida. Aplikasi pestisida sebaiknya tidak dilakukan saat lebah aktif mencari makan.

“Lebah biasanya mencari pakan pada pagi hingga sore hari. Karena itu, waktu aplikasi pestisida perlu disesuaikan agar tidak mengganggu aktivitas lebah. Satu kali aplikasi yang tidak tepat dapat menyebabkan satu koloni lebah mengalami keracunan,” ujarnya.

Dihadiri Akademisi dan Peneliti Nasional
Seminar nasional ini menghadirkan peserta dan pemakalah dari berbagai perguruan tinggi serta lembaga penelitian di Indonesia, di antaranya IPB University, Universitas Andalas, Universitas Sriwijaya, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), BRIN, dan sejumlah institusi lainnya.

Puji menyebutkan bahwa penyelenggaraan seminar dilakukan secara bergilir setiap tahun. Setelah tahun sebelumnya digelar di Universitas Padjadjaran, tahun ini Universitas Lampung mendapat kesempatan menjadi tuan rumah.

Rangkaian kegiatan World Bee Day 2026 berlangsung selama tiga hari. Hari pertama diisi dengan seminar nasional dan stadium general, hari kedua seminar paralel serta kunjungan ke kawasan edukasi Lembah Sejuta Lebah, sedangkan hari ketiga peserta akan mengikuti kegiatan lapangan di kawasan wisata Pahawang untuk mengenal potensi wisata dan keanekaragaman hayati Lampung.

Perkuat Jejaring dan Riset Perlebahan
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat memperluas kolaborasi penelitian sekaligus menghasilkan rekomendasi ilmiah terkait pengembangan perlebahan di Indonesia.

“Harapan kami, kegiatan ini membuka jejaring penelitian yang lebih luas. Jika penelitian menunjukkan lebah berpotensi menjadi penyerbuk kelapa sawit, maka ini bisa menjadi alternatif yang sangat baik untuk mendukung produktivitas sekaligus menjaga keanekaragaman hayati,” ujarnya 

Ia menambahkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan spesies lebah yang sangat besar dan menjadi salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Oleh karena itu, upaya konservasi lebah tidak hanya penting bagi sektor pertanian, tetapi juga bagi keberlanjutan ekosistem secara keseluruhan.

“Semakin banyak spesies lebah yang dapat hidup dan berkembang, maka semakin terjaga pula keanekaragaman hayati Indonesia yang menjadi aset berharga bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

Rabu, 17 Juni 2026

Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung Perkuat Sinergi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lampung Melalui Kepatuhan Pajak


Bandar Lampung
– Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung menggelar Tax Gathering 2026 di Hotel Radisson Bandar Lampung, Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi dalam Rangka Mengoptimalkan Kepatuhan Perpajakan untuk Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Lampung” tersebut menjadi momentum memperkuat kerja sama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, dan masyarakat dalam meningkatkan kepatuhan perpajakan.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung Sigit Danang Joyo, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo, serta Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Lampung Kombes Pol. Heri Rusyaman, S.I.K., M.H. yang mewakili Kapolda Lampung.

Tax Gathering menjadi forum strategis untuk membangun komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah dengan para pelaku usaha, sekaligus menyamakan persepsi bahwa kepatuhan pajak memiliki peran penting dalam memperkuat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung Sigit Danang Joyo menyampaikan bahwa ekonomi Provinsi Lampung terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data yang disampaikan, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung meningkat dari Rp487,8 triliun pada 2024 menjadi Rp528,2 triliun pada 2025, atau tumbuh sebesar 8,28 persen.

Pertumbuhan tersebut didukung oleh sejumlah sektor unggulan, seperti pertanian, perkebunan, industri pengolahan, perdagangan, logistik, hingga sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Namun, Sigit menyebutkan potensi ekonomi tersebut masih perlu dioptimalkan agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penerimaan negara. Pada 2025, realisasi penerimaan pajak di Provinsi Lampung tercatat sebesar Rp7,77 triliun, menurun dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang mencapai Rp9,27 triliun.

Meski demikian, kinerja penerimaan pajak tahun 2026 mulai menunjukkan peningkatan. Hingga 8 Juni 2026, penerimaan pajak Lampung telah mencapai Rp3,32 triliun atau tumbuh 30,71 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Angka tersebut menjadi bagian dari target penerimaan pajak tahun 2026 sebesar Rp9,85 triliun.

Menurut Sigit, capaian tersebut menunjukkan adanya peluang besar untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak secara sukarela.

“Kami tidak mengharapkan seluruh Wajib Pajak membayar pajak lebih banyak dari yang seharusnya. Yang kami harapkan adalah seluruh Wajib Pajak membayar pajak sesuai dengan yang seharusnya. Ketika itu terjadi, keadilan usaha terjaga, persaingan menjadi sehat, dan pembangunan dapat berjalan berkelanjutan,” ujar Sigit.

Ia menegaskan, DJP saat ini terus mendorong transformasi layanan perpajakan berbasis digital, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan sistem perpajakan yang lebih transparan, adil, dan mudah diakses masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa dunia usaha merupakan mitra penting pemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah. Menurutnya, berbagai program pembangunan seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik membutuhkan dukungan pembiayaan yang kuat.

“Pajak yang dibayar dengan benar bukan hanya memenuhi kewajiban kepada negara, tetapi juga menjadi investasi bersama untuk masa depan Lampung dan Indonesia,” kata Rahmat.

Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung reformasi perpajakan melalui peningkatan pelayanan publik, pemanfaatan teknologi, serta upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pajak.

Dukungan terhadap peningkatan kepatuhan perpajakan juga disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo. Ia menilai kepatuhan pajak merupakan bagian dari budaya hukum yang harus dibangun bersama.

“Negara yang maju tidak dibangun oleh penegakan hukum semata, tetapi oleh kesadaran kolektif untuk patuh, berintegritas, dan berkontribusi. Pajak adalah salah satu bentuk kontribusi tersebut,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol. Heri Rusyaman yang mewakili Kapolda Lampung menegaskan pentingnya keamanan, kepastian hukum, serta iklim usaha yang kondusif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat.

“Kepatuhan pajak bukan hanya kewajiban kepada negara, tetapi investasi bersama untuk menciptakan Lampung yang aman, maju, berdaya saing, dan sejahtera,” ujarnya.

Melalui kegiatan Tax Gathering 2026, Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung berharap kolaborasi seluruh pihak semakin kuat dalam membangun kesadaran perpajakan. Pajak diharapkan tidak lagi dipandang hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi sebagai bentuk gotong royong modern yang menjadi fondasi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Lampung.

Danrem 043/Gatam Resmikan Pembangunan 24 Jembatan ARMCO Secara Serentak di Lampung dan Bengkulu


Lampung Tengah
– Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam (Gatam), Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., meresmikan dimulainya pembangunan 24 jembatan ARMCO secara serentak di wilayah jajaran Korem 043/Gatam. Kegiatan groundbreaking dipusatkan di jalur Sungai Punggur Utara, Lingkungan V, Kelurahan Trimurjo, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (17/6/2026), dan dilaksanakan secara virtual dengan menghubungkan seluruh lokasi pembangunan.

Kegiatan mengusung tema "TNI AD Hadir untuk Rakyat" serta dihadiri Kasiren Korem 043/Gatam, Kasiter Korem 043/Gatam, Dandim 0411/KM, Staf Ahli Bupati Lampung Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, unsur Forkopimda Kabupaten Lampung Tengah, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat.

Dalam sambutannya, Danrem 043/Gatam menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mempermudah akses masyarakat terhadap layanan publik dan kegiatan produktif.

"Pelaksanaan groundbreaking pembangunan jembatan ARMCO pada hari ini merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen bersama dalam membangun sarana transportasi yang aman, kuat, dan mampu mendukung aktivitas masyarakat, terutama di wilayah yang membutuhkan peningkatan aksesibilitas," ujar Danrem.

Danrem menjelaskan, pada tahun 2026 pembangunan jembatan ARMCO dilaksanakan secara serentak di Provinsi Lampung dan Bengkulu. Khusus di Provinsi Lampung, sebanyak 24 jembatan ARMCO akan dibangun di wilayah jajaran Korem 043/Gatam, meliputi Kodim 0411/KM sebanyak 1 titik, Kodim 0412/Lampung Utara sebanyak 14 titik, Kodim 0422/Lampung Barat sebanyak 6 titik, dan Kodim 0424/Tanggamus sebanyak 3 titik.

Menurutnya, pembangunan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang, membuka akses ke wilayah yang selama ini sulit dijangkau, serta menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap pembangunan jembatan ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat serta menjadi pendorong kemajuan daerah," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki juga mengajak seluruh pemerintah daerah, instansi terkait, dan elemen masyarakat untuk mendukung serta mengawal pelaksanaan pembangunan agar berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Kepada seluruh personel yang terlibat, Danrem menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan, mengutamakan keselamatan kerja, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.

"Laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, utamakan kualitas pekerjaan, jaga faktor keamanan dan keselamatan kerja, serta bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Semoga pembangunan ini menjadi langkah nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.