Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 27 Mei 2026

Gubernur Lampung Minta BPKAD Tuntaskan Penyaluran Gaji ke-13 ASN Mulai 2 Juni 2026


Bandar Lampung
--- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan penyaluran gaji ketiga belas bagi aparatur sipil negara (ASN) dapat dilakukan mulai 2 Juni 2026. Hal tersebut disampaikan Gubernur saat ditemui awak media usai shalat ied Idul Adha 1447 H, Rabu (27/05/2026).

Penyaluran gaji ketiga belas ini mencakup pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Pemprov Lampung.

Berkaitan dengan hal tersebut, Gubernur meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung untuk mempersiapkan proses penyaluran secara matang, mulai dari perhitungan kebutuhan anggaran hingga pengaturan manajemen kas daerah agar pembayaran berjalan tepat waktu.

Kebijakan itu disiapkan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang tahun ajaran baru.

Penyaluran gaji ketiga belas dinilai penting karena dapat membantu ASN memenuhi kebutuhan pendidikan anak dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Selain itu, kebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah.

Gubernur menilai pemberian gaji ketiga belas tidak hanya menjadi bentuk penghargaan atas kinerja aparatur, tetapi juga menjadi stimulus ekonomi yang dapat mendorong konsumsi masyarakat.

Melalui penyaluran tersebut, pemerintah berharap PNS dan PPPK dapat merasakan manfaat nyata, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun kebahagiaan keluarga. Pemerintah juga berharap kebijakan itu dapat meningkatkan motivasi dan semangat kerja ASN dalam menjalankan pelayanan publik dan tugas pemerintahan.

Adapun dasar hukum penyaluran gaji ketiga belas di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2026 meliputi:

1. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas Kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2026.


2. Peraturan Gubernur Lampung Nomor 8 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas yang Bersumber dari APBD Tahun 2026.


3. Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.6/881/OTDA tanggal 9 Maret 2026 tentang Percepatan Pembentukan Peraturan Kepala Daerah tentang Teknis Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas yang Bersumber dari APBD Tahun 2026.


Iduladha 1447 H, Gubernur Mirza Ajak Warga Lampung Perkuat Kepedulian dan Gotong Royong


Bandar Lampung
---- Pemerintah Provinsi Lampung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sebagai momentum spiritual dalam memperkuat nilai pengorbanan, keikhlasan, serta solidaritas sosial. Semangat gotong royong ini dinilai menjadi kunci utama dalam mendukung keberlanjutan pembangunan dan menjaga stabilitas ekonomi di Bumi Ruwa Jurai.

​Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal saat melaksanakan ibadah salat Iduladha 1447 Hijriah bersama jajaran Forkopimda Provinsi Lampung di Masjid Raya Al-Bakrie, pada Rabu (27/5/2026).

​Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya memetik teladan mulia dari kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. 

"Dari kisah Nabi Ibrahim dan Ismail Alaihissalam, kita mengambil pelajaran tentang arti pengorbanan, keikhlasan, dan ketaatan dalam menjalankan proses keimanan hingga melahirkan keberkahan dan kemuliaan," ujarnya.

​Gubernur menambahkan bahwa nilai-nilai tersebut harus diimplementasikan secara nyata guna menjaga persatuan dan mendorong kemajuan daerah. Sinergisitas yang kuat antara pemerintah dan masyarakat sejauh ini telah membuahkan hasil positif terhadap ketahanan ekonomi makro dan iklim keamanan yang kondusif di Provinsi Lampung.

​Terkait program kerja daerah, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan mendasar masyarakat, meliputi sektor infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan, pelayanan kesehatan optimal, serta penguatan sektor pertanian.

​"Pemerintah Provinsi Lampung juga berkomitmen menjaga inflasi tetap terkendali agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Pemerintah Provinsi Lampung memastikan ketersediaan dan harga kebutuhan pokok dalam kondisi aman dan terkendali. Alhamdulillah, kondisi ekonomi Lampung kita dapat dijaga dengan baik," jelas Gubernur.

​Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Lampung turut menyampaikan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Pusat. Pada hari raya kurban tahun ini, Provinsi Lampung menerima bantuan kemasyarakatan berupa 16 ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dialokasikan secara merata untuk 15 kabupaten/kota dan Provinsi. Bantuan ini diharapkan mampu mempererat kebersamaan dan membawa maslahat bagi masyarakat luas.

​Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk menyempatkan doa bersama bagi keselamatan warga Lampung dan Indonesia yang tengah melaksanakan ibadah haji di tanah suci.

​"Semoga seluruh jemaah haji asal Lampung dan seluruh jemaah haji Indonesia, Allah berikan kesehatan, Allah berikan keselamatan, kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air sebagai haji dan hajah yang mabrur dan mabruroh," pungkasnya.

​Ibadah salat Iduladha di Masjid Raya Al-Bakrie ini berlangsung dengan khidmat dan turut dihadiri oleh Sekdaprov Lampung, kepala instansi vertikal, jajaran pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, pengurus MUI Lampung, serta ribuan masyarakat. 

Usai melaksanakan salat Idul adha 1447 Hijriah, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal secara simbolis menyerahkan bantuan kemasyarakatan hewan kurban berupa satu ekor sapi dari Presiden Republik Indonesia.

Sapi kurban bantuan Presiden tersebut memiliki bobot yang cukup besar, yakni mencapai 1 ton 150 kilogram, dan diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak di sekitar kawasan Masjid Raya Al-Bakrie.

"Saya mewakili, menyerahkan sapi (bantuan) presiden untuk diserahkan kepada Masjid Al-Bakrie untuk dikorbankan, lalu disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan," ungkap Gubernur. 

Pangdam XXI/Radin Inten Ajak Prajurit Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim pada Idul Adha 1447 H


Bandar Lampung
— Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XXI/Radin Inten Ny. Asti Kristomei Sianturi melaksanakan Shalat Idul Adha di Lapangan Makodam XXI/Radin Inten, Jalan Teuku Umar, Penengahan, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, Rabu (27/05/2026).

Pelaksanaan Shalat Idul Adha berlangsung khidmat dan diikuti keluarga besar Kodam XXI/Radin Inten, mulai dari prajurit, PNS, anggota Persit Kartika Chandra Kirana, hingga masyarakat sekitar.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Jadikan Hikmah Idul Adha Sebagai Motivasi Untuk Meningkatkan Iman dan Takwa Prajurit TNI Yang Prima Dalam Melaksanakan Tugas dan Pengabdian Untuk Indonesia Maju.”

Bertindak sebagai imam dan khatib yakni Ust. H. Mirza Pahlepi, S.Ag., M.H.I., yang juga merupakan Analis Kebijakan Ahli Muda Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung. Dalam khutbahnya, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya ketakwaan, keikhlasan, dan nilai pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan bahwa momentum Hari Raya Idul Adha menjadi pengingat bagi seluruh prajurit dan keluarga besar Kodam untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan pengabdian dalam kehidupan sehari-hari.

“Pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah ini, saya mengajak seluruh prajurit, PNS, serta keluarga besar Kodam XXI/Radin Inten untuk menjadikan nilai-nilai yang terkandung dalam Idul Adha sebagai pedoman dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Pangdam.

Menurutnya, kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengandung makna mendalam tentang ketaatan, keikhlasan, pengorbanan, dan kepatuhan kepada perintah Allah SWT yang sangat relevan bagi setiap prajurit TNI dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Ia juga mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, memperkuat rasa syukur, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan di lingkungan masyarakat maupun satuan.

Selain itu, ibadah kurban yang dilaksanakan pada Hari Raya Idul Adha disebut sebagai bentuk nyata kepedulian dan solidaritas sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Melalui momentum Idul Adha, Kodam XXI/Radin Inten berharap semangat pengorbanan dan kebersamaan dapat terus terjaga demi mendukung terciptanya prajurit TNI yang profesional, humanis, dan selalu hadir untuk rakyat.

Ciptakan Kebersamaan di Kota Metro, Korem 043/Gatam Gelar Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat


Kota Metro
– Dalam rangka menciptakan kebersamaan di hari yang suci, seluruh prajurit, PNS, dan keluarga besar Korem 043/Gatam melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 H/2026 M di Lapangan Makorem 043/Gatam, Jalan Veteran, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Rabu (27/5/2026).

Bertindak selaku khotib pada kegiatan tersebut, Kyai Rois Jamaludin, S.Pd.I., Pengasuh Ponpes Nasrul Ulum Trimurjo. Kegiatan ini turut dihadiri Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewantoro, S.E., M.Tr.(Han), Kasiren Korem 043/Gatam Kolonel Czi Kurniawan Hertanto, S.E., M.Han., para Kasi Korem 043/Gatam, Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., serta Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/RI beserta pengurus.

Usai melaksanakan Sholat Idul Adha berjamaah di Lapangan Makorem 043/Gatam, mewakili Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., Kasrem 043/Gatam menyerahkan hewan qurban kepada panitia penyembelihan hewan qurban Masjid Al-Ittihad Makorem 043/Gatam. Pada kesempatan tersebut, Kasrem juga mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk senantiasa memanjatkan puji syukur atas segala berkat dan limpahan rahmat dari Allah SWT.

“Hari Raya Idul Adha merupakan syariat yang telah ada sebelum Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi momentum mengenang keteladanan Nabi Ibrahim A.S. yang mendapat cobaan sangat berat. Pengorbanan tulus Nabi Ibrahim A.S. menjadi simbol keikhlasan manusia dalam mengorbankan apa pun demi memperoleh ridha Allah SWT. Mari jadikan momentum ini untuk selalu bersyukur dan rela berqurban demi negara yang kita cintai,” tuturnya.

Kasrem juga mengajak seluruh prajurit, PNS, dan keluarga besar Korem 043/Gatam untuk menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial. Hewan qurban yang nantinya disembelih dan dibagikan merupakan wujud nyata kepedulian Korem 043/Gatam kepada masyarakat dan sesama umat Muslim agar dapat bersama-sama merasakan kebahagiaan dalam merayakan Idul Adha. Semangat berbagi merupakan inti dari ukhuwah Islamiyah.

“Marilah kita berdoa semoga Allah SWT menerima amal ibadah qurban kita, mengampuni dosa-dosa kita, serta menjadikan kita hamba yang ikhlas dan taat. Semoga Idul Adha tahun ini membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara yang sama-sama kita cintai. Amin ya Rabbal ‘alamin,” pungkas Kasrem.

Selasa, 26 Mei 2026

Warisan Leluhur Abung di Ujung Ancaman, Tokoh Adat Desak Pemprov Selamatkan Situs Canguk Gattcak


Lampura
-  Situs Makam nenek moyang Orang Lampung Abung, Canguk Gattcak di Desa Skipi, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara terancam hilang.

 

Sejumlah tokoh Adat di Lampung Utara meminta perhatian serius Pemprov Lampung, khususnya Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan Sekdaprov Marindo Kurniawan untuk meyelamatkan situs yang sangat bersejarah ini.

 

“ Kami minta kepada Pak Gubernur Lampung, Kiyai Mirza dan Sekdaprov Adin Marindo untuk menyelamatkan Situs Cangguk Gatcak ini,” Kata Tokoh Adat Desa Cahaya Negeri, Abung Barat, Purnia Patikratun, Gelar Suttan Guru Adat Kepada Pikiran Lampung, Selasa (26/5/2026).

 



Sebab, menurut Suttan Guru Adat, Situs Cangguk Gattacak itu harus segera diselamatkan. Karena, merupakan peninggalan sejarah, terutama peradapan suku Lampung.

 

“ Di Lampung ini tidak banyak situs sejarah, maka situs Cangguk Gattcak ini harus diselmatkan segera. Kami meminta dengan sangat bantuan pak Gubernur dan pak sekda untuk menyelamatkan situs warisan sejarah ini,”tegasnya.

 

Selain itu kata Purnia, masyarakat adat Lampung Utara yang terdiri dari 9 Marga Suku Lampung Abung, Sungkai dan Megow Pak, mempertanyakan kejelasan luasan lahan cagar budaya situs Canguk Gaccak, di Desa Sekipi, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung ini.

 


Advertisement
“Kami mempertanyakan jika cagar budaya tersebut sudah sah di SK-kan, berapa luasan lahan cagar budaya tersebut,” ujarnya.

 

Suttan Guru Adat menyebutkan kejelasan luasan lahan cagar budaya situs Canguk Gaccak sangat penting bagi masyarakat adat Lampung Utara, khususnya bagi 9 Marga Abung, Sungkai dan Megow Pak.

 

Sebab, dengan adanya kejelasan luasan lahan dan surat keputusan tentang keberadaan cagar budaya tersebut, maka masyarakat adat Lampung Utara sudah bisa lebih leluasa merawat dan menjaga warisan tersebut.

 

Selain itu, keberadaan cagar budaya tidak sembarang digunakan dan dimanfaatkan oleh individu. Karena jika tidak dijaga dikhawatirkan cagar budaya tersebut dapat hilang dan merugikan generasi penerus masyarakat adat Lampung Utara.

 

“Kami ingin tahu berapa luas lahan cagar budaya tersebut jangan hanya dua makam itu saja. Karena itu situs kuno peninggalan nenek moyang masyarakat adat Lampung Utara,” pungkasnya.

 

Sementara seperti dikutip dari laman web hello indonesia, Benda cagar budaya nasional berupa dolmen dan menhir Situs Canguk Gaccak hilang dari dekat Sungai (Way) Abung, Desa Sekipi, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung.

 

Situs yang telah terdaftar di Dinas dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu berupa kawasan situs megalitik yang terdiri dari lima dolmen, batu melingkar (stone enclouser), enam menhir, serta batu datar hilang.

 

Arkeolog Oki Laksito yang meninjau warisan megalitik jejak awal keberadaan masyarakat Lampung itu langsung terduduk sambil memegang satu dolmen sisa yang sudah tidak berada di komplek situs megalitik sebelumnya, pada Senin, (9/12/2024).

 

Dia bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) lainnya butuh beberapa menit untuk kembali menerima kenyataan pahit tak berbekasnya Situs Megalitik Canguk Gaccak yang telah menjadi warisan benda cagar budaya Indonesia.

 

Menurut Oki Laksito, Situs Megalitik Canguk Gaccak merupakan bukti bahwa nenek moyang masyarakat Lampung sudah memiliki peradaban tinggi sejak prasejarah.

 

Dalam satu kawasan tersebut, selain ada komplek situs megalitik Canguk Gaccak, ada komplek makam.

 

1. Makam bagian atas terdiri dari Puyang Nuban, Puyang Minak Maju Lemaweng, Puyang Minak Munggah Dabung.

 

2. Makam bagian bawah terdiri dari Tambak Minak Riyo Begeduh, Minak Trio Diso, Minak Penatih Tuho/Minak Rajo Dunio.

 

3. Makam di bawah tambak adalah Unyi/Nunyi.

 

“Komplek makam itu masih aman,” kata Arkeolog I Made Giri Gunadi yang ikut survei terkait rencana pemeringkatan benda cagar budaya mulai tingkat kabupaten, provinsi, hingga Indonesia sesuai UU No. 11 Tahun 2010.

Iduladha 1447 H, SMSI Bandar Lampung Salurkan 1 Sapi dan 2 Kambing untuk Anggota dan Warga


Bandar Lampung
– Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bandar Lampung akan menyalurkan hewan kurban berupa 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Hewan kurban tersebut terdiri dari 1 ekor sapi atas nama SMSI Kota Bandar Lampung serta 2 ekor kambing bantuan dari Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Ketua SMSI Kota Bandar Lampung, Jefri Arifin, mengatakan kegiatan kurban ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya anggota SMSI dan masyarakat sekitar sekretariat SMSI Bandar Lampung.

“Alhamdulillah, tahun ini SMSI Kota Bandar Lampung kembali dapat melaksanakan ibadah kurban. Ini bukan sekadar penyembelihan hewan kurban, tetapi juga bentuk kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial kepada masyarakat,” ujar Jefri, Selasa (26/5/2026).

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung atas dukungan berupa bantuan dua ekor kambing untuk pelaksanaan kurban tahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada SMSI. Semoga sinergi yang baik ini terus terjalin demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Menurut Jefri, pemotongan hewan kurban akan dilaksanakan di Musala Ahmad Santara, Jati Agung, selepas Salat Id, Rabu (27/5/2026). Setelah proses penyembelihan dan pengemasan selesai, daging kurban akan dibagikan kepada anggota SMSI Kota Bandar Lampung serta warga di sekitar sekretariat SMSI Bandar Lampung.

“Kami berharap daging kurban yang dibagikan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima. Semangat Iduladha mengajarkan kita untuk saling berbagi dan mempererat rasa persaudaraan,” tambahnya.

Pelaksanaan kurban tersebut juga menjadi bagian dari komitmen SMSI Kota Bandar Lampung untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. (*)

Pegadaian Hadir sebagai Mitra Edukasi Keuangan bagi Mahasiswa Universitas Lampung


Bandar Lampung
– PT Pegadaian Area Lampung terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda melalui penyelenggaraan kuliah umum bagi mahasiswa Universitas Lampung (Unila).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pegadaian dalam mendukung edukasi pengelolaan keuangan, investasi aman, serta pemahaman terhadap peran lembaga keuangan non-bank dalam perekonomian nasional. 

Kuliah umum tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung serta Fakultas Pertanian Universitas Lampung, dengan topik seputar manajemen keuangan, investasi aman, tata kelola keuangan, hingga perspektif praktisi dalam pengelolaan bisnis dan manajemen risiko. 

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai program studi dan dilaksanakan dalam beberapa sesi selama Semester Genap Tahun 2026.

Materi kuliah umum disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa agar lebih memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, legal, dan aman di tengah perkembangan industri keuangan digital saat ini. 

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menyampaikan bahwa edukasi keuangan kepada generasi muda menjadi langkah penting dalam membangun masyarakat yang cerdas finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

“Pegadaian terus berkomitmen untuk hadir tidak hanya sebagai perusahaan jasa keuangan, tetapi juga sebagai mitra edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda. 

Melalui kegiatan kuliah umum ini, kami ingin meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait pengelolaan keuangan, investasi yang aman, serta pentingnya literasi finansial dalam mendukung kemandirian ekonomi,” ujar Novryandi.

Ia menambahkan bahwa peningkatan literasi keuangan menjadi bagian dari semangat Pegadaian dalam MengEMASkan Indonesia melalui penguatan akses edukasi dan inklusi keuangan di berbagai daerah.

“Mahasiswa merupakan generasi yang akan menjadi penggerak ekonomi di masa mendatang. Karena itu, Pegadaian ingin turut berkontribusi dalam membentuk generasi yang cerdas finansial, adaptif terhadap perkembangan industri keuangan, serta mampu memanfaatkan layanan keuangan secara bijak dan produktif,” tambah Novryandi.

Sementara itu, Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Lampung, Lenny Fetresia Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan kuliah umum ini merupakan bentuk nyata kolaborasi Pegadaian dengan dunia pendidikan dalam memperluas literasi keuangan di lingkungan akademisi.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa mengenai pengelolaan keuangan dan investasi yang aman.

Pegadaian ingin lebih dekat dengan generasi muda melalui edukasi yang relevan dengan kebutuhan saat ini, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pemahaman praktis terkait pengelolaan finansial dan manajemen risiko,” ujar Lenny Fetresia Siregar.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan maraknya investasi ilegal membuat edukasi keuangan menjadi semakin penting bagi mahasiswa agar mampu mengambil keputusan finansial yang tepat dan bertanggung jawab.

Melalui kolaborasi dengan Universitas Lampung ini, Pegadaian berharap dapat terus memperluas peran dalam mendukung peningkatan literasi keuangan nasional sekaligus memperkuat ekosistem keuangan inklusif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Senin, 25 Mei 2026

Kasrem 043/Gatam Hadiri Rapurna DPRD Provinsi Lampung


Bandar Lampung
- Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto S.E.,M.Tr (Han), bersama Forkopimda Provinsi Lampung, menghadiri Rapat Paripurna (Rapurna) di Ruang sidang DPRD Provinsi Lampung Jl W. Monginsidi Teluk Betung Bandar Lampung. Senin (25/5/2026)

Rapurna yang di gelar oleh DPRD Provinsi Lampung dalam rangka pembicaraan tingkat II - Penyampaian laporan panitia khusus - Persetujuan penetapan - Konsep keputusan DPRD Provinsi Lampung, tentang rekomendasi dan sambutan Gubernur Lampung terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan Rapurna diawali dengan 
Laporan Panita khusus DPRD Provinsi Lampung menilai bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah pada tahun anggaran 2025 telah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan mampu menjaga keberlangsungan pelaksanaan pembangunan dari sisi pembangunan makro provinsi Lampung yang menunjukkan beberapa indikator yang bergerak ke arah positif pertumbuhan ekonomi daerah mampu tumbuh sebesar 5,28%.

Sementara itu Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., dalam LKPJ nya menyampaikan penghargaan kepada DPRD Provinsi Lampung, khususnya panitia khusus yang telah mencurahkan perhatian waktu pemikiran serta energi dalam melakukan pendalaman terhadap substansi dan LKPJ secara sungguh-sungguh. Berbagai catatan pandangan dan rekomendasi yang disampaikan mencerminkan komitmen bersama untuk memastikan bahwa setiap kebijakan setiap program pembangunan harus memiliki arah yang semakin tepat yang semakin bermanfaat dan semakin nyata bagi masyarakat

" Kami memandang proses pembahasan yang telah berjalan sebagai bentuk kemitraan kelembagaan yang sehat antara eksekutif dan legislatif dalam dinamika pemerintahan daerah, tentunya perbedaan pandangan adalah sesuatu yang wajar namun tujuan kita tetap sama, yaitu kita ingin menghadirkan pembangunan yang lebih baik dan pelayanan publik yang lebih berkualitas,"terang Gubernur.

Selanjutnya Gubernur Lampung juga menyampaikan bahwa sepanjang tahun anggaran 2025 pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya menjaga dan menyambungkan pembangunan di berbagai macam sektor fokus pembangunan diarahkan kepada pembuatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan konektivitas wilayah, pembuatan ekonomi masyarakat serta juga upaya menjaga stabilitas sosial dan pelayanan publik agar tetap berjalan secara optimal.

"Berbagai langkah telah dilakukan untuk menjaga akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, memperkuat pembangunan yang kurang struktur, yang mendukung mobilitas dan distribusi serta juga mendorong pertumbuhannya sektor-sektor ekonomi produktif pada saat yang pertama perhatian terhadap pengembangan UMKM terhadap pertahanan dan keamanan dan pengembangan penguatan investasi serta sektor unggulan daerah juga terus menerus menjadi bagian dari agenda pembangunan,"tegasnya 

Diakhir penyampaiannya Gubernur memahami bahwa masih banyak terdapat berbagai harapan masyarakat yang belum sepenuhnya terjawab. Oleh sebab itu setiap rekomendasi DPRD dan akan dijadikan referensi penting dalam menyusun langkah-langkah perbaikan ke depan baik kepada aspek kebijakan, bahkan kelola program maupun juga meningkatkan efektivitas pelaksanaan pembangunan bagi pemerintah provinsi Lampung.

" Rekomendasi DPRD bukan hanya dari kebutuhan hanya bagian dari mekanisme formal pemberitahuan, melainkan bentuk kontribusi strategis yang mempercayai perspektif perspektif dalam pengambilan kebijakan, karena itu kami menaruh perhatian yang sungguh-sungguh terhadap setiap masukan yang diberikan sebagai bagian dari komitmen bersama untuk terus memperbaiki kualitas penyelenggaraan pemerintah daerah,"pungkasnya.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Pangdam XXI/RI, Sekda Provinsi Lampung, Wakapolda Lampung, Kabinda Lampung, Danlanal Lampung, Kasiren Lanud PM Bunyamin Lampung, Forkopimda Provinsi Lampung, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Pejabat Utama Pemprov Lampung dan Para Rektor Universitas Negeri dan swasta Provinsi Lampung.

Patroli QR Janji Jaga Jadi Andalan Polresta Bandar Lampung Tekan Kriminalitas


Bandar Lampung
- Polresta Bandar Lampung menghadirkan inovasi digital bertajuk Patroli QR Janji Jaga sebagai upaya meningkatkan efektivitas patroli dan pengawasan keamanan di wilayah Kota Bandar Lampung.

Program tersebut menjadi langkah transformasi dari patroli konvensional menuju sistem patroli berbasis data atau data-driven policing yang lebih presisi, terukur, dan transparan.

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati mengatakan, inovasi itu lahir sebagai respons terhadap pelaksanaan patroli konvensional yang dinilai belum efektif dan belum sepenuhnya berbasis analisa gangguan kamtibmas.

“Selama ini patroli di lapangan cenderung belum terarah dan belum sepenuhnya berbasis hasil analisa gangguan kamtibmas atau anatomy of crime. Karena itu Polresta Bandar Lampung menghadirkan Patroli QR Janji Jaga sebagai bentuk transformasi menuju kepolisian berbasis data,” kata AKP Agustina, Senin (25/5/2026).

Dalam pelaksanaannya, sistem Patroli QR Janji Jaga mengintegrasikan teknologi GPS geofencing dan pemindaian QR Code di titik-titik rawan kriminalitas. Dengan sistem tersebut, kehadiran personel patroli dapat tervalidasi langsung berdasarkan lokasi patroli secara real time.

“Melalui sistem ini, patroli bukan hanya sekadar hadir secara fisik, tetapi seluruh aktivitas personel dapat terukur, tervalidasi, dan termonitor secara real time,” ujarnya.

Agustina menjelaskan, seluruh data patroli tersambung langsung ke dashboard pengendalian sehingga pimpinan dapat memonitor statistik patroli, aktivitas personel, hingga perkembangan situasi keamanan secara cepat dan transparan.

Selain itu, sistem juga dilengkapi survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) serta layanan pengaduan digital bertajuk ‘Lapor Pak’. Melalui fitur tersebut, masyarakat dapat memberikan penilaian terhadap pelayanan petugas sekaligus menyampaikan pengaduan secara anonim.

“Personel yang aktif berinteraksi dengan masyarakat akan terlihat melalui sistem, begitu juga patroli yang hanya formalitas tanpa interaksi akan terdeteksi sehingga dapat segera dilakukan pembinaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, inovasi tersebut juga menjadi bagian dari penerapan konsep predictive policing atau pemolisian prediktif berbasis data kerawanan wilayah.

“Harapannya, kehadiran polisi di tengah masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya dan mampu menjawab kebutuhan keamanan warga secara cepat dan tepat,” tutupnya.

Minggu, 24 Mei 2026

FORPROV I 2026 Diluncurkan, KORMI Kabupaten/Kota se-Lampung Dilantik


Bandar Lampung
— Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) I Tahun 2026 resmi diluncurkan dalam sebuah acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison Bandar Lampung, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Peluncuran FORPROV I 2026 menjadi momentum penting dalam mendorong pengembangan olahraga masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antar daerah dalam membangun budaya hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat Lampung.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah dan tokoh olahraga, di antaranya Ketua Umum KORMI Nasional, Ketua Umum KORMI Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Kesehatan, pejabat administrator dari Bappeda, BPKAD, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta para undangan lainnya.

Ketua Umum KORMI Lampung, Ansori Djhausal, menyampaikan bahwa FORPROV I Tahun 2026 diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga rekreasi dan tradisional.

Selain itu, ajang ini juga diharapkan mampu mempererat kebersamaan antar komunitas olahraga masyarakat di Provinsi Lampung.

“FORPROV bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat persatuan, memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga, serta membangun pola hidup sehat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, penyelenggaraan FORPROV juga memiliki dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. Berbagai kegiatan olahraga masyarakat yang melibatkan peserta dan pengunjung dari berbagai kabupaten/kota diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pada kesempatan yang sama, pelantikan pengurus KORMI Kabupaten/Kota se-Lampung menjadi langkah strategis dalam memperkuat organisasi olahraga masyarakat hingga tingkat daerah. Dengan kepengurusan baru tersebut, diharapkan pembinaan olahraga masyarakat dapat berjalan lebih optimal, terarah, dan berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan FORPROV I Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Lampung bersama KORMI berharap olahraga masyarakat semakin berkembang dan menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Lampung, sekaligus melahirkan berbagai komunitas olahraga yang aktif, kreatif, dan berdaya saing.