Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Cuaca. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cuaca. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Maret 2022

Akibat Angin Kencang, Pohon Tumbang Menimpa Sekolah dan Rumah Warga di Sukau



GK, Liwa - Akibat angin kencang yang terjadi pada hari Minggu (20/3/2022), telah menumbangkan pohon yang menimpa rumah warga dan fasilitas umum yakni SD Negeri 1 Jaga Raga, Kecamatan Sukau.

Pohon tumbang yang terjadi di Desa Jaga Raga Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat mengakibatkan kerusakan pada sebuah rumah warga milik Aris dan sebuah Sekolah Dasar Negeri di Desa tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tumbangnya sebuah pohon di SDN 1 Jaga Raga, Kecamatan Sukau namun bangunan sekolah mengalami sedikit kerusakan.

Hal itu disampaikan oleh Irwan, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Jaga Raga melalui sambungan teleponnya kepada Garis Komando.

"Pohon beringin yang berada di pekarangan sekolah, tumbang karena angin kencang yang terjadi kemarin. Beruntung saat hari libur sehingga murid maupun guru tidak berada di Sekolah, jadi tidak ada korban jiwa," ujar Irwan melalui sambungan selulernya, Senin (21/3/2022).

Irwan juga menambahkan," Adapun kerusakan gedung sekolah bagian atapnya sedikit turun karena rangka bajanya tertimpa pohon besar," katanya.

Selain tumbangnya pohon beringin yang menimpa sebuah sekolah dasar, angin yang bertiup kencang pada hari Minggu kemarin juga menumbangkan pohon kelapa yang menimpa sebuah rumah warga setempat.

Peratin Desa Jaga Raga, Nopi Anto saat dikonfirmasi Garis Komando melalui pesan singkat WhatsAppnya membenarkan atas peristiwa yang terjadi.
"Benar, saat angin kencang kemarin ada pohon kelapa yang tumbang, menimpa sebuah rumah dibagian dapurnya. Rumah itu milik Aris," kata Nopi melalui pesan singkat WhatsApp.

Nopi juga mengatakan atas peritiwa tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir sebesar Rp. 8 juta.

"Warga juga sudah bergotong-royong membantu membersihkan batang pohon yang menimpa dapur rumah Aris, tidak ada korban jiwa namun kerugian yang dialami oleh Aris berkisar kurang lebih 8 juta rupiah," terang Nopi.

Peratin Jaga Raga juga berpesan pada warganya untuk selalu berhati-hati dan waspada saat sedang menghadapi cuaca ekstrim seperti sekarang.

"Kita sedang dihadapkan dengan cuaca yang ekstrim, maka dari itu kita harus tetap waspada dan melihat potensi kemungkinan terjadinya bahaya yang akan menimpa, dan juga kita harus selalu menjaga rasa gotong-royong serta rasa empati satu sama lain, meskipun yang telah terjadi merupakan sebuah musibah," tandas Nopi. (Sur)

Sabtu, 20 November 2021

Peringatan Dini BMKG Sabtu, 20 November 2021: Sejumlah Wilayah Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem

    
Ilustrasi- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca di Indonesia untuk Sabtu (20/11/2021).


GARIS KOMANDO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca di Indonesia untuk Sabtu (20/11/2021).

Dikutip dari laman resmi BMKG, sejumlah kabupaten/kota di 28 provinsi berpotensi mengalami cuaca ekstrem, yakni hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Berikut daftar peringatan dini BMKG di kabupaten/kota untuk besok, Sabtu (20/11/2021): 

ACEH

Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Tripe Jaya, Pulo Aceh.

xxx

BALI

Sebagian besar wilayah Bali.

BANGKA BELITUNG

Bangka, Kota Pangkalpinang, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur.

BANTEN

Pandeglang bagian barat dan utara, Lebak bagian timur dan selatan.

BENGKULU

Seluma, Bengkulu Selatan, Kaur.

DI YOGYAKARTA

Sleman, Kota Yogyakarta, Kulon Progo bagian utara. 

DKI JAKARTA

Jakarta Timur, Jakarta Selatan.

GORONTALO

Asparaga, Suwawa, Pinogu, Limboto, Kota Gorontalo.

JAMBI

Mauro Jambi, Kota Jambi, Tanjung Jabung Barat, Batanghari, Tanjung Jabung Timur.

JAWA BARAT

Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Cianjur, Krawang, Subang, Purwakarta, Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten dan Kota Bandung, Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Majalengja, Kuningan, Sumedang, Indramayu, Kabupaten dan Kota Cirebon, Ciamis, Kota Banjar, Pangandaran.

JAWA TENGAH

Wilayah pegunungan bagian tengah, Jawa Tengah bagian timur, Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Sragen, Karanganyar, Kota Surakarta.

JAWA TIMUR

Surabaya, Gresik, Nganjuk, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Kabupaten dan Kota Blitar, Malang, Batu, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Situbondo, Sumenep, Surabaya, Mojokerto, Lamongan, Bojonegoro, Jombang, Kabupaten dan Kota Madiun, Ngawi, Magetan, Kabupaten dan Kota Kediri, Pulau Bawean. 

KALIMANTAN BARAT

Sambas, Sanggau, Kapuas Hulu, Bengkayang, Sekadau, Pontianak.

KALIMANTAN SELATAN

Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tanah Laut, Barito Kuala, Tapin, Tanah Bumbu, Kotabaru, Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara. 

KALIMANTAN TENGAH

Sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah. 

KALIMANTAN TIMUR

Tanjung Redeb, Laham, Tabang, Muara Ancalong, Samarinda, Kelay, Melak, Lora Iram, Muara Jawa, Muara Muntai, Muara Wahau, Long Bagun, Loa Janan Ilir, Sebulu, Kongbeng, Long Apari, Sangatta, Muara Badak. 

KALIMANTAN UTARA

Lumbis, Malinau Selatan, Peso, Sei Menggaris, Sembakung Atulai, Sesayap, Sungai Boh, Tulin Onsoi, Malinau, Tana Tidung, Lumbis Ogong, Peso Hilir, Tana Lia, Tanjung Palas Timur, Nunukan, Tanjung Selor, Tarakan, Bunyu, Sekatak, Pujungan, Tanjung Palas Utara, Bahau Hulu, Kayan Hilir. 

LAMPUNG

Way Kanan, Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Tengah.

NUSA TENGGARA BARA

Mataram, Lombok Barat, Lombok utara, Lombok Timur, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa, Kabupaten dan Kota Bima, Dompu.

NUSA TENGGARA TIMUR

Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagakeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, Alor, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Belu, Malaka, TTS, TTU, Kupang.

PAPUA

Airu. 

RIAU

Kampar, Bengkalis, Kota Pekanbaru, Rokan Hulu, Siak, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, Kepulauan Pelalawan.

SULAWESI BARAT

 Polewali Mandar, Majene, Mamasa, Mamuju, Mamuju Tengah.

SULAWESI SELATAN

Wilayah Sulawesi Selatan bagian utara dan barat. 

SULAWESI TENGAH

Palu, Donggala, Sigi, Parimo, Poso, Touna, Tolitoli, Buol, Morowali, Morowalli Utara, Banggai, Banggau Laut, Banggai Kepulauan.

SULAWESI TENGGARA

Buton Selatan.

SUMATERA BARAT

Lima Puluh Kota, Dharmasraya.

SUMATERA SELATAN

Banyuasin, OKI, Lahat, OKU Selatan, OKU, Musi Banyuasin, PALI, Prabumulih, Muara Enim, Ogan Ilir, OKU Timur, OKU Selatan, Palembang, OKU.

Selasa, 12 Oktober 2021

Peringatan Dini Gelombang Tinggi BMKG Selasa 12 Oktober 2021: 11 Wilayah Perairan Capai 3-4 M 


Ilustrasi Gelombang Tinggi - Berikut ini peringatan dini gelombang tinggi BMKG Selasa 12 Oktober 2021.

Garis Komando - Berikut ini peringatan dini gelombang tinggi, Selasa (12/10/2021). BMKG menginformasikan peringatan dini gelombang tinggi yang kemungkinan terjadi di wilayah perairan seluruh Indonesia dalam laman resmi bmkg.go.id.

Dalam peringatan dini tersebut terdapat narasi tentang pergerakan gelombang tinggi yang dipengaruhi oleh pola percepatan angin. Saat ini, kecepatan angin rata-rata di perairan Indonesia mencapai 5 - 25 knot untuk pola angin bagian utara dari Tenggara - Barat Daya dan selatan dari Timur - Selatan yaitu 8 - 20 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan utara Sabang, Perairan barat Lampung hingga selatan Jawa Barat, Laut Natuna Utara, Selat Karimata dan Laut Sulawesi bagian barat.

Berdasarkan data BMKG tersebut, ada 14 area perairan yang berpotensi mengalami gelombang sedang yaitu 1,25 - 4 meter (m). Selain itu, terdapat 11 area perairan yang berpotensi mengalami gelombang setinggi 2,5 - 4 m.

Selengkapnya, berikut ini daftar wilayah mana saja yang mengalami gelombang tinggi. Peringatan Dini Gelombang Tinggi Selasa, 12 Oktober 2021:

Area perairan dengan gelombang Sedang (1.25 - 2.50 m)

- Perairan Utara Sabang

- Perairan Barat Aceh

- Perairan Kep. Anambas hingga Kep. Natuna

- Selat Lombok Bagian Utara

- Selat Sape Bagian Selatan

- Selat Ombai - Laut Sawu

- Selat Sumba Bagian Barat

- Perairan P. Sawu hingga Kupang

- P. Rotte

- Selat Makassar Bagian Utara

- Laut Sulawesi Bagian Barat

- Perairan Kep. Sangihe hingga Kep. Talaud

- Perairan Utara Biak hingga Jayapura

- Laut Arafuru Bagian Timur

Area perairan dengan gelombang Tinggi (2.50 - 4.0 m)

- Selat Malaka Utara

- Perairan Barat simueleu hingga Kep. Mentawai

- Perairan Bengkulu

- Perairan Enggano hingga Barat Lampung

- Samudra Hindia Barat Sumatera

- Selat Sunda Bagian Barat Dan Selatan

- Perairan Selatan Jawa  hingga P. Sumba

- Selat Bali - Lombok

- Alas Bagian Selatan

- Samudra Hindia Selatan Jawa hingga Ntt

- Laut Natuna Utara

- Samudra Pasifik Utara Halmahera

BMKG akan memperbarui prakiraan gelombang jika terjadi indikasi gelombang tinggi lebih dari 1.25 meter (m) dan bertahan selama 12 jam ke depan di sekitar perairan Indonesia.

Selain itu, BMKG juga mengimbau kepada masyarakat tentang batas risiko tertinggi untuk berlayar.

Untuk perahu nelayan, batas risiko tertinggi kecepatan angin lebih dari 15 knot, dan tinggi gelombang lebih dari 1.25 m.

Sementara untuk kapal tongkang, batas risiko tertinggi yaitu lebih dari 16 knot untuk kecepatan angin, serta batas gelombang paling tinggi yaitu lebih dari 1.5 m.

Batas risiko tertinggi keselamatan untuk kapal ferry yaitu ketika kecepatan angin lebih dari 21 knot dan saat tinggi gelombang lebih dari 2.5 m.

Kemudian, untuk kapal besar seperti kapal kargo/kapal pesiar, batas kecepatan angin tertinggi ketika lebih dari 27 knot, serta melampaui batas gelombang paling tinggi yaitu lebih dari 4 m.

BMKG memperingatkan masyarakat yang tinggal di sekitar area pesisir yang berpeluang mengalami gelombang tinggi agar selalu waspada.

Sumber