Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label desa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label desa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Februari 2023

Bupati Pesawaran Resmikan GSG Desa Banjar Negeri Way Lima


GK, PESAWARAN - Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K.,S.T., M.Tr.I.P. meresmikan Gedung Serba Guna (GSG) Desa Banjar Negeri.Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran disela acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Way Lima dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pesawaran Tahun 2023, Rabu (22/2/23).

Dendi berpesan GSG yang diresmikan merupakan gedungnya masyarakat Kecamatan Way Lima. “Dengan mengucap Bismillahirahmanirahim hari ini Gedung GSG Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima saya resmikan, Gedung ini adalah gedungnya masyarakat Kec. Waylima, jadi bukan cuma milik warga Desa Banjar Negeri ya,” ucap Bupati Dendi seraya menandatangani prasasti peresmian. 

Acara musrenbang ini dihadiri juga oleh  Staf Ahli Bupati Bid. Ekobang, Asisten Ekobang, Anggota Dewan Dapil Way lima, Kapolsek Kedondong, Dandim,Para Kepala OPD, Camat Way Lima dan Para Kepala Desa di Kecamatan Way Lima. 

Menurut Bupati Dendi, Musrenbang Kecamatan di Way Lima mempunyai arti penting bagi perencanaan pembangunan di Kabupaten Pesawaran pasca Pandemi Covid-19 yang dilaksanakan secara partisipatif oleh para pemangku kepentingan untuk menyepakati rencana kegiatan tahun anggaran 2024 yang akan datang.

Musrenbang Kecamatan tahun ini bertema "Penguatan Infrastruktur Pelayanan Dasar yang Menunjang Pertumbuhan Ekonomi serta Mengoptimalkan pembangunan Sumber Daya Manusia yang Produktif dan Mandiri."

Berdasarkan data rilis terbaru dari Badan Pusat  Statistik, bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Pesawaran berhasil turun 1,26% di tahun 2022 (penurunan terbesar ke-2 se- Provinsi Lampung) dari 15,11% menjadi 13,85%. Juga terjadi peningkatan nilai IPM dari 66,14menjadi 66,70. Capaian ini tentu menjadi semangat dan motivasi untuk bekerja lebih optimal lagi dan saya juga meminta kepada seluruh jajaran Perangkat Daerah hingga Kecamatan dan Desa bahwa semua program dan aksi yang kita lakukan semua harus mengerucut pada fokus penurunan angka kemiskinan dan permasalahan lainnya seperti stunting dan perlindungan terhadap anak.

Musrenbang Kecamatan ini untuk dimanfaatkan sebagai Forum Penanganan Kemiskinan Ekstrem, Rembuk Stunting,dan Forum Anak, sehingga kita dapat bersama-sama, bahumembahu menyelesaikan permasalahan satu-persatu dari hulu ke hilir baik melalui APBD maupun APBDes. 

Bupati Dendi mengajak masyarakat agar mengutamakan Pendidikan Anak dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan memberikan beasiswa kepada anak - anak yang berprestasi.  

“Pemerintah Kabupaten Pesawaran Ikut andil di Kampus Institut Diniyah Lampung, kepada masyarakat mari dukung program Pemkab Pesawaran mewujudkan Satu Desa Satu Sarjana dengan mengutamakan Pendidikan sampai bangku kuliah, terlebih kami telah berkerjasama dengan Kampus Intitut Diniyah Lampung (Instidla) akan memberikan Beasiswa kepada anak – anak yang berprestasi,” ucapnya.

Lebih lanjut Dendi meminta masyarakat Kecamatan Way Lima supaya dapat menjaga infrastruktur yang sudah dibangun jangan sampai dirusak oleh pihak dari luar. | Red.

Senin, 21 Maret 2022

Akibat Angin Kencang, Pohon Tumbang Menimpa Sekolah dan Rumah Warga di Sukau



GK, Liwa - Akibat angin kencang yang terjadi pada hari Minggu (20/3/2022), telah menumbangkan pohon yang menimpa rumah warga dan fasilitas umum yakni SD Negeri 1 Jaga Raga, Kecamatan Sukau.

Pohon tumbang yang terjadi di Desa Jaga Raga Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat mengakibatkan kerusakan pada sebuah rumah warga milik Aris dan sebuah Sekolah Dasar Negeri di Desa tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tumbangnya sebuah pohon di SDN 1 Jaga Raga, Kecamatan Sukau namun bangunan sekolah mengalami sedikit kerusakan.

Hal itu disampaikan oleh Irwan, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Jaga Raga melalui sambungan teleponnya kepada Garis Komando.

"Pohon beringin yang berada di pekarangan sekolah, tumbang karena angin kencang yang terjadi kemarin. Beruntung saat hari libur sehingga murid maupun guru tidak berada di Sekolah, jadi tidak ada korban jiwa," ujar Irwan melalui sambungan selulernya, Senin (21/3/2022).

Irwan juga menambahkan," Adapun kerusakan gedung sekolah bagian atapnya sedikit turun karena rangka bajanya tertimpa pohon besar," katanya.

Selain tumbangnya pohon beringin yang menimpa sebuah sekolah dasar, angin yang bertiup kencang pada hari Minggu kemarin juga menumbangkan pohon kelapa yang menimpa sebuah rumah warga setempat.

Peratin Desa Jaga Raga, Nopi Anto saat dikonfirmasi Garis Komando melalui pesan singkat WhatsAppnya membenarkan atas peristiwa yang terjadi.
"Benar, saat angin kencang kemarin ada pohon kelapa yang tumbang, menimpa sebuah rumah dibagian dapurnya. Rumah itu milik Aris," kata Nopi melalui pesan singkat WhatsApp.

Nopi juga mengatakan atas peritiwa tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir sebesar Rp. 8 juta.

"Warga juga sudah bergotong-royong membantu membersihkan batang pohon yang menimpa dapur rumah Aris, tidak ada korban jiwa namun kerugian yang dialami oleh Aris berkisar kurang lebih 8 juta rupiah," terang Nopi.

Peratin Jaga Raga juga berpesan pada warganya untuk selalu berhati-hati dan waspada saat sedang menghadapi cuaca ekstrim seperti sekarang.

"Kita sedang dihadapkan dengan cuaca yang ekstrim, maka dari itu kita harus tetap waspada dan melihat potensi kemungkinan terjadinya bahaya yang akan menimpa, dan juga kita harus selalu menjaga rasa gotong-royong serta rasa empati satu sama lain, meskipun yang telah terjadi merupakan sebuah musibah," tandas Nopi. (Sur)

Selasa, 01 Maret 2022

Ketua DPRD Tanggamus Adakan Sosialisasi Program Desa Wisata Dan Smart Village


GK, Tanggamus - Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus mengadakan sosialaisasi program desa wisata dan smart village (regulasi, strategi dan aksi) di Kecamatan Pematang Sawa. Selasa (01/03/22)

Kegiatan ini di hadiri, Kemenkomaritim dan investasi, Kementrian Dalam Negeri bidang Peraturan Desa, Yayasan gadisvondesen, ketua desa nusantara, Camat Pematang Sawa, Polsek Pematang Sawa, PAC dan ranting PDI.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Herri Agustiawan S.Sos., menyampaikan, sekarang ini kita lagi buat Smart Village, desa pintar yang dimana dari Pemerintahnya, warga serta lembaga-lembaga sudah bisa memakai teknologi, sehingga bisa menggali potensi yang di dapat dari teknologi dan dari sisi manajemen pemerintah pekon yang bisa menghasilkan pelayanan, meningkatkan perekonomian masyarakat," kata Ketua DPRD

Masih menurut Herri Agustiawan, S.Sos., dari 15 tempat pariwisata salah satunya pariwisata pantai Pekon Guring, sedangkan di Kecamatan Pematang Sawa mempunyai 14 pekon yang dimana ada empat Pekon hanya bisa di lewati lewat perjalanan laut, supaya Kemenkomaritim bisa membantu untuk pembangunan pelabuhan di daerah ini, supaya kedepannya para petani tidak susah lagi untuk mengeluarkan penghasilannya," jelasnya 

Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus juga mengucapkan "Terimakasih kepada group tari-tarian yang ikut lomba, semoga apa yang kita laksanakan hari ini bisa bermanfaat dan kedepannya akan lebih maju lagi," ucapnya.

Kementrian Dalam Negeri bidang Direktorat Penataan dan Administrasi Desa, Amanah Asri mengatakan, "Saya dari Kementrian Dalam Negeri bagian Direktorat Penataan dan Administrasi desa yang membidangi peraturan desa, dimana melandasi peraturan hukum, peraturan pembangunan, karena tanpa ada peraturan desa, maka desa itu tidak akan maju," pungkasnya. [Ar]

Senin, 28 Februari 2022

Museum Perjuangan Desa Rejoagung Lampung Timur Simpan Nilai Sejarah Masa Agresi Belanda

Museum Perjuangan Desa Rejoagung di Kabupaten Lampung Timur. [ISTIMEWA]

GK, Lamtim - Tak banyak desa di Lampung yang memiliki museum. Salah satu yang memiliki museum desa di Lampung adalah Desa Rejoagung, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur.

Kepala Desa Rejoagung Sugino mengatakan pembangunan museum yang diberi nama Museum Perjuangan Desa ini sebenarnya telah selesai pada tahun 2020 lalu.

"Dibangun lewat dana desa namun karena 2021 ada Covid-19, sempat ditunda pengembangannya dan sekarang mulai kita coba hidupkan kembali," jelasnya.

Sugino menambahkan sejak Desa Rejoagung mulai dibuka pada tahun 1940-an, desa ini memang menyimpan sejumlah sejarah.

"Desa ini menjadi salah satu desa basis gerilya saat agresi militer Belanda dan pernah menjadi markas pemerintahan darurat kala Belanda menguasai Metro,"kenangnya.

Guru Sejarah SMAN 1 Sekampung Adi Setiawan menjelaskan letak museum desa ini sendiri cukup strategis yakni tak jauh dari Tugu Komando dan alun-alun desa.

"Desa ini memang memiliki cerita sejarah yang kental baik sejak dibuka pada era kolonisasi hingga dalam perjalanannya hingga saat ini. Hal ini nampak dari kehadiran bangunan-bangunan bersejarah lain seperti tugu komando dan gapura desanya," jelasnya.

Museum Perjuangan Desa Rejoagung, Lampung Timur. [ISTIMEWA]

Lewat grafis yang menarik cerita terkait sejarah desa ditampilkan. Selain itu musuem ini juga menyimpan sejumlah barang-barang seperti bedug, kentongan yang dibuat pada tahun 1966 dan juga lesung.

"Foto-foto Kepala Desa Rejoagung yang pertama hingga hari ini dan para pahlawan desa juga tersimpan rapi dalam museum ini," jelasnya.

Aris salah seorang pendamping Desa Rejoagung berharap kehadiran museum ini akan menjadi pengingat bagi masyarakat desa khususnya dan juga mampu menjadi daya tarik orang untuk berkunjung ke Rejoagung.

"Selain menjadi media untuk pembelajaran baik warga dan generasi muda juga diharapkan museum ini dapat menjadi daya tarik bagi orang berkunjung ke desa ini," pungkasnya.

Sumber

Rabu, 23 Februari 2022

Yundri Syahputra Unggul Telak pada Pilratin Sedampah Periode 2022 - 2028


GK, Lambar - Pelaksanaan Pilratin di Pekon Sedampah Indah Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat berjalan dengan lancar, aman dan kondusif, Rabu (23/2/2022).

Adapun calon yang mengikuti kontestasi Pilratin Pekon Sedampah Indah sebanyak 3 calon, dan dilaksanakan pemungutan suara pada 2 tempat pemungutan suara (TPS).

Sedangkan mata pilih yang terdaftar pada Daftar pemilihan Tetap (DPT) sebanyak 994 mata pilih, dan yang memberikan hak pilihnya pada Pilratin Pekon Sedampah Indah sebanyak 895 mata pilih.

Dan berdasarkan pantauan media Garis Komando dilapangan, calon dengan nomor urut 2 Yundri Syahputra keluar sebagai pemenang dengan perolehan suara sebanyak 516 suara.

Sementara untuk calon yang lainnya masing-masing mendapatkan suara

Nomor urut 1 : 324 suara.

Nomor urut 3 : 46 suara.

Menurut Adi atau yang biasa dipanggil Uncu, Tim pemenangan dari calon nomor urut 2 itu mengaku sangat bahagia dan bersyukur atas kemenangan calon yang mereka perjuangkan.

"Saya dan Tim pemenangan dari Yundri Syahputra sangat bersyukur dan bahagia atas kemenangan ini, dan ini adalah berkat kerja keras dan dukungan semua pihak termasuk dukungan dari masyarakat Pekon Sedampah Indah," ujar Uncu.

Selanjutnya menurut Uncu, "Kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika Yundri Syahputra telah di lantik dan menjalankan program yang telah di programkan sebagai Peratin," jelasnya.

Dilain pihak ketika awak media menanyakan kepada Yundri Syahputra tentang program kerja 100 hari pertama setelah dia dilantik menjadi Peratin, dia mengatakan akan bersinergi dengan Pemda Lampung Barat dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Peratin.

"Yang jelas saya akan selalu bersinergi dengan Pemda Lampung Barat dalam menjalankan tugas dan fungsi saya sebagai Peratin Sedampah Indah kedepannya," tutur Yundri sapaan akrabnya.

Ia juga mengapresiasi kerja Panitia Pemilihan Pilratin Pekon Sedampah Indah, yang telah bekerja dengan maksimal dalam penyelenggaraan pesta demokrasi di Pekon tersebut.

"Saya sangat berterimakasih kepada panitia pemilihan, yang telah bekerja dengan maksimal dan sangat baik. Saya bangga pada Panitia karena mereka semua sangat menjunjung tinggi nilai netralitas serta keterbukaan, dan bagi saya, mereka telah memberikan contoh sebagai penyelenggara demokrasi yang dewasa dan bijaksana," ujar Yundri.

Selain daripada itu Yundri juga berharap kepada masyarakat Pekon Sedampah Indah, agar setelah Pilratin tidak lagi terkotak-kotak dan bersama-sama membangun Pekon Sedampah Indah. 

"Saya berharap kepada masyarakat Sedampah Indah, setelah selesai Pilratin ini mari kita bersatu kembali untuk bersama-sama membangun pekon kita, dan jangan ada lagi nomor 1,2, dan 3," tutup Yundri. [Sur]

Sabtu, 19 Februari 2022

Hadapi Pilratin Lampung Barat, Danyon B Pelopor Siagakan Personel Brimob


GK, Lampung - Dalam menghadapi Pesta Pemilukada yang akan dilaksanakan Serentak di Kabupaten Lampung Barat, Komandan Batalyon B Pelopor menyiapkan dan Menyiagakan 1 SST Personel Brimob Batalyon B Pelopor di Mako Batalyon B Pelopor Gunung Sugih pada Sabtu, 19 Februari 2022.

Rangakaian Pelaksanaan Pilratin Serentak di Kabupaten Lampung Barat yang akan dilaksanakan pada 21-24 Februari 2022 ini menyiagakaan Team Pengamanan dari Kepolisian Resort Lampung Barat dan Pasukan Anti Anarkis dari Satbrimob Polda Lampung. Dimana Personel Polri yang bertugas untuk mengamankan jalannya tahap Pungut dan Hitung Suara.

Personel Brimob yang bergabung dengan Polres Lampung Barat akan melaksanakan Pengamanan dengan Meningkatkan Patroli Cipta Kondisi aman, agar tidak terjadi rangkaian kejahatan yang bermodus pada ranah politik.

Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid 19, Personel Polres dan Brimob mempunyai misi untuk dapat menekan dan menahan Angka Suspek Covid 19 di Kab. Lampung Barat. Tentunya dengan melaksanakan himbauan kepada masyarakat yang melaksanakan Pemilihan agar selalu menjaga jarak dan tidak berkerumun. Sehingga Pesta Demokrasi ini berjalan dengan aman dan damai. [Red]

Rabu, 16 Februari 2022

Orang Menyebutnya 'Sederhana tapi Kena', Pemimpin Untuk Pekon Balak yang Siap Membawa Pembaharuan



GK, Lambar - Menyongsong Pemilihan Peratin yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 Februari nanti, yang akan diikuti oleh sebanyak 60 pekon di Kabupaten Lampung Barat mengundang perhatian masyarakat khususnya Pekon Pekon Balak, Kecamatan Batubrak.

Pasalnya, Pekon Pekon Balak dalam kontestasi Pilratin serentak ini di ikuti 5 kandidat, yang merupakan putra-putra terbaik di Pekon Balak, selain merupakan ibukota dari Kecamatan Batubrak, Pekon Balak juga sebagai pusat dari sebuah Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bekhak, Kepaksian Pernong Lampung.

Tidak berlebihan bila masyarakat Pekon Balak berharap seorang figur dan pemimpin yang mampu membawa pembaharuan dalam berbagai bidang yang selama ini masih menjadi permasalahan krusial bagi pekon tersebut diantaranya adalah Pengembangan/pelestarian Kebudayaan, pembangunan SDM, Pengelolaan SDA berkelanjutan dan Integrasi koordinasi kerjasama pemerintah pekon dengan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan yang masih minim, terlebih peran serta lembaga-lembaga kemasyarakatan pekon yang harus dibenahi menjadi sorotan utama.

Agus irawan, seorang Calon Peratin No. Urut 1, besar dan di lahirkan di Pekon Balak pada tanggal 17 Juli 1977 Anak ke-5 dari 5 bersaudara dari pasangan Syahbudin dan Siti Khodijah, sosok yang terbilang muda dan sederhana, yang kehadirannya dalam kontestasi pilpratin gelombang I ini, kehadirannya menyita perhatian masyarakat ketika kemunculannya dengan membawa Perspektif baru, program kerja, konsep pemikiran arah pembangunan yang segar dan rasional, ditopang pula oleh latar belakang personal dalam bermasyarakat yang baik, maka wajar jika hadirnya "mamak Agus" sapaan akrabnya dalam kontestasi Pilratin ini disambut oleh masyarakat Pekon Balak dengan suka cita dan mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Selain Visi dan misi yang diusung Program Kerja yang di tawarkan juga sangat sesuai dan mampu Untuk menjadi jawaban atas apa yang pernah menjadi harapan Bupati lampung barat H. Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Drs. H. Mad Hasnurin yang disampaikan dalam sebuah acara Deklarasi Damai para Calon Peratin di GOR Aji Saka bebrapa waktu yang lalu.

“Saya berharap bagi bapak ibu yang terpilih di tahun 2022 ini, harus melakukan kajian dan identifikasi apa yang menjadi persoalan di Pekon, tawarkan ide-ide dan gagasan serta pemikiran bagaimana memecahkan persoalan, lakukan lompatan pembangunan”.

Berikut adalah Visi Misi Agus irawan yang menjadikannya sebagai calon yang oleh masyarakat pekon balak yang menyebutnya dengan isitilah “Sederhana tapi Kena”

Visi:

“Menjadi penyelengara penerintah yang jujur, Transparan, Berbudaya untuk meujudkan Masayarakat Pekon Balak yang Mandiri dan Sejahtera ”.

Misi:

1. Optimalisasi peran penerintah pekon dalam pelayanan terhadap masyarakat
2. Memperkuat nilai-nilai luhur masayarakat
3. Memperkuat fungsi lembaga pekon dan lembaga kemasyarakatan pekon
4. Meujudkan suasana aman dan kondusif
5. Melayani dengan sepenuh hati

5. Program kerja unggulan 

1. Pajak Bumi dan Bangunan (Gratis)
2. Pelayanan Administrasi Cepat dan Prima
3. Peningkatan Iman dan Taqwa
4. Pembangunan Insfrastruktur dan peningkatan Ekonomi masyarakat dengan mengedepankan musyawarah dan sekala prioritas
5. Pelastarian Budaya dengan menjaga Kearipan lokal

Salah seorang Pemuda Pekon Balak, menuturkan pendapatnya mengenai sosok Agus Irawan yang mencalonkan diri sebagai Calon Peratin No. Urut 1 tersebut bahwa Agus Irawan adalah seorang yang sederhana, muda, dan dekat dengan masyarakat, dengan program kerja yang masuk akal.

“Mamak Agus itu, programnya jelas terperinci dan masuk akal, dia juga seorang yang enak diajak diskusi tak sungkan saat diminta pendapat dan mampu memotivasi bagi anak-anak muda untuk maju tanpa menghadirkan sekat seolah sebagai seorang senior yang wajib dihormati sehingga sangat nyaman untuk mengadu dan bertukar fikiran, ini yang dinamakan sosok sederhana tapi kena,” ucapnya.

Hingga saat ini dukungan kepadanya masih terus mengalir, terlihat dengan antusiasnya masyarakat dari enam pemangku di pekon tersebut yang akan menentukan pilihannya pada hari rabu tanggal 23 Februari 2022 mendatang, untuk meujudkan pekon balak yang mandiri dan sejahtera. [Red]

Minggu, 13 Februari 2022

Samsul Hidayah, Sosok Tepat Perubahan Membangun Tapak Siring



GARIS KOMANDO, Liwa - Pemilihan Peratin di Bumi Beguai Jejama, Lampung Barat (Lambar) yang akan di gelar serentak pada 23 Februari mendatang akan menjadi ajang perubahan menuju Lambar yang lebih baik dan Pekon yang lebih sejahtera.

Sehingga dalam Pemilihan Peratin yang sudah tidak lama lagi ini, Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus telah berpesan kepada para calon Peratin agar bisa berkompetisi secara kesatria dalam ajang demokrasi enam tahunan tersebut dan tidak bermain money politik.

"Pemilihan peratin merupakan ajang dalam mengadu sebuah gagasan, dan ide untuk membangun pekon menjadi lebih baik lagi, sehingga jangan sampai harapan masyarakat agar pekon lebih maju, dan berkembang hancur karena tergiur dengan uang yang di berikan oleh oknum calon peratin," kata Bupati saat memimpin deklarasi damai pemilihan peratin beberapa waktu lalu.

Dalam Pilratin serentak itu, dari 60 Pekon yang mengadakan pemilihan turut serta juga Pekon Tapak Siring Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, melakukan pemilihan Peratin untuk periode 2022-2028.

Samsul Hidayah selaku calon Peratin Pekon Tapak Siring nomor urut 1 itu, maju dalam Pilratin atas dasar dukungan masyarakat dan mengusung program-program unggulan demi kemajuan dan kesejahteraan serta kemudahan masyarakat pekon Tapak Siring.

Adapun program unggulan Samsul Hidayah, diantaranya:
-Gratis surat menyurat dan pelayanan Pekon
-Siap mengembangkan seni, budaya, dan olah raga. 

Samsul Hidayah calon Pemimpin di Pekon Tapak Siring tersebut sangat dikenal oleh masyarakat, merupakan sosok yang ramah dan tidak sombong, senang menolong orang dan sangat bermasyarakat.

Hal demikian diungkapkan oleh salah satu warga Tapak Siring yang namanya enggan untuk dipublikasikan, "Samsul Hidayah merupakan sosok yang tepat untuk memberikan perubahan di Pekon Tapak Siring ini, karena selain dia orangnya cerdas, berani, cepat mengambil keputusan dan dia juga sosok yang jujur," ucapnya.

Warga tersebut mengatakan, "Mudah-mudahan jika Samsul Hidayah nantinya terpilih, dia akan amanah. Dan dapat memberikan perubahan yang lebih baik untuk pekon ini," ujarnya. [Gun]

Jumat, 28 Januari 2022

Jaga Kekayaan Desa Adat di Bali, Kapolri Kukuhkan Bankamda dan Sipandu Beradat


GARIS KOMANDO, Bali - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengukuhkan Bantuan Keamanan Desa Adat (Bankamda) dan forum Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat), di Bali, Jumat (28/1/2022).

Sigit mengungkapkan, Provinisi Bali merupakan salah satu wilayah yang masih sangat mempertahankan dan menjunjung tinggi nilai luhur adat. Sehingga, hal itu yang menjadi salah satu daya tarik atau kekuatan Pulau Dewata bagi wisatawan luar negeri maupun dalam negeri.

"Baru saja saya mengukuhkan rekan-rekan Bankamda dan Sipandu Beradat yang diikuti oleh seribu lebih desa adat di wilayah Bali. Dan memiliki jenjang mulai dari desa adat kemudian diatasnya ada kelurahan, kecamatan, kabupaten sampai dengan provinsi," kata Sigit kepada wartawan usai pengukuhan itu.

Dalam hal ini, Bankamda dan forum Sipandu Beradat merupakan bentuk kemitraan Polisi dengan masyarakat berbasis community policing, yang memiliki komponen antara lain Bankamda, pecalang, linmas, satpam dan komponen keamanan lainnya. Yang dimana hal itu termasuk Bhabinkamtibmas dan Babinsa sebagai Pembina di tingkat Desa Adat. Selain di Desa Adat, forum Sipandu Beradat ini juga memiliki komponen di tingkat Kecamatan, Kabupaten/Kota dan Provinsi.

Disisi lain, Sigit menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda Bali yang telah menjaga dan mempertahankan kekayaan desa adat di Bali. Menurut Sigit, hal itu juga bisa dijadikan sebagai kekuatan baru dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Ini jadi kekuatan baru untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Khususnya menjaga kekayaan desa adat yang didalamnya ada berbagai macam kegiatan adat, seni, budaya," ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit menegaskan bahwa, personel kepolisian tidak seharusnya terpisah dari masyarakat. Melainkan, bergabung sebagai mitra dengan mendorong masyarakat untuk ikut bertanggung jawab terhadap keamanan lingkungannya, menjadikan masyarakat 'polisi bagi dirinya sendiri'.

Mantan Kapolda Banten tersebut menuturkan, desa adat juga menjadi leading sector terkait dengan proses pertumbuhan perekonomian di tingkat hulu. Demi menciptakan hal itu, kata Sigit, diperlukan adanya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Dan kita semua tahu bahwa desa adat merupakan basis ekonomi ditingkat hulu yang tentunya ini semua harus bisa berjalan dengan lancar. Itu semua bisa terjadi apabila stabilitas kamtibmas di desa adat dapat berjalan dengan baik," ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Sigit juga menyampaikan, dengan adanya Bankamda dan Sipandu Beradat ini, bisa dijadikan percontohan di wilayah-wilayah lainnya yang juga memiliki kekayaan adat istiadat serta kearifan lokal.

"Yang tentunya ini menjadi kekuatan baru untuk kita kembangkan dalam rangka jaga stabilitas kamtibmas," tutur Sigit.

Dengan menjaga kekayaan adat, Sigit menekankan hal itu sebagai modal untuk semakin menumbuhkan perekonomian Indonesia dan bersatu padu dalam rangka penanganan serta pengendalian Pandemi Covid-19.

"Jadi itu semua merupakan satu rangkaian, sistem dan satu kesatuan yang tentunya harus kita jaga bersama dan harus berjalan dengan baik. Sehingga apa yang diharapkan khususnya di wilayah Bali, mengembalikan pertumbuhan ekonomi, mengembalikan wisata internasional dengan berbagai macam budaya, adat dan seni yang ada didalamnya. Yang tentunya ini menjadi kekuatan utama wilayah Bali kedepan," papar Sigit.

Apalagi, lanjut Sigit, Bali kedepannya akan menjadi tuan rumah perhelatan event nasional maupun internasional, salah satunya adalah Presidensi G-20. Sebab itu, diharapkan khususnya di Bali, tidak ada gangguan ataupun masalah sekecil apapun kedepannya.

"Oleh karena itu bagaimana kemudian sinergitas antara kekuatan keamanan adat bergabung dengan kekuatan keamanan nasional untuk menjaga dan mengamankan agar stabilitas kamtibmas terjaga. Dan rangkaian kegiatan event-event internasional serta G-20 berjalan dengan baik," tutup Sigit. [Rls]

Senin, 17 Januari 2022

Warga Desa Sabah Balau Inginkan Realisasi Pembangunan yang Sudah Dianggarkan pada TA 2020 - 2021



GARIS KOMANDO,LAMSEL - Warga Masyarakat Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk memeriksa dan mengevaluasi APBDes Sabah Balau.

Hal itu terkait dugaan penyimpangan penggunaan Anggaran Penerimaan dan Belanja Desa (APBDes) Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2020-2021 oleh Kadesnya.

Seperti yang disampaikan oleh warga masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya, kepada awak media melalui pesan singkat WhatsAppnya, Senin (17/01/2022).

"Bagaimana Desa ini mau maju pak, jika program pembangunan yang sudah dianggarkan dari Dana Desa tidak direalisasikan, dan dananya entah digunakan untuk apa dan oleh siapa," ujarnya.

Masih menurut warga tersebut, mereka meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk mengevaluasi dan memeriksa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBDes Sabah Balau TA 2020-2021.

"Melalui media ini, kami warga masyarakat Desa Sabah Balau meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk mengevaluasi dan memeriksa LPJ APBDes Sabah Balau," tegasnya.

Lebih lanjut warga masyarakat menyampaikan bahwa APBDes Sabah Balau TA 2020 - 2021 diduga tidak Transparan dan ada penyimpangan.

"Bagaimana kami tidak mempertanyakan soal Sekdes dinonaktifkan karena tidak mau menandatangani LPJ APBDes, sementara pak Sekdes punya alasan yang kuat untuk tidak mau menandatangani LPJ APBDes tersebut, diantaranya karena adanya beberapa item pekerjaan fisik yang belum direalisasikan," ungkapnya.

Masyarakat Desa Sabah Balau juga mengharapkan perubahan pada desa mereka, terutama di infrastruktur agar masyarakat lebih lancar dalam akses transportasi dan untuk kemudahan dalam mengangkut hasil bumi.

"Kami berharap dalam pembangunan desa ini ada keterbukaannya pada sesama perangkat desa, hingga akhirnya desa ini ada perubahan dalam pembangunan dari tahun sebelumnya, baru lah desa ini nanti akan telihat lebih maju dan setara dengan desa-desa lain," pungkasnya. [Red]

Sabtu, 15 Januari 2022

Secara Lisan, Kades Sabah Balau Hentikan Sekdes Sepihak



GARIS KOMANDO,LAMSEL - Kepala Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Menonaktifkan Sekretaris Desanya Sukadi, tanpa alasan yang jelas. 

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Desa Sabah Balau nonaktif Sukadi, kepada gariskomando.com dikediamannya, Sabtu (15/01/2022).

Menurut Sukadi, ia dinonaktifkan terhitung sejak ia dipanggil oleh Kepala Desa Sabah Balau dirumahnya, pada hari Jum'at tanggal 31 Desember 2021 dan mulai tidak masuk kantor terhitung hari kerja tanggal 03 Januari 2022 yang lalu.

"Awalnya pada saat pembagian Penghasilan Tetap (Siltap) bagi perangkat Desa Sabah Balau, saat itu saya sendiri yang tidak dibagikan, rupanya saya diberi undangan khusus untuk datang ke rumah pak kades," jelas Sukadi.

Dan setelah Sukadi datang ke rumah kediaman Kades Fujianto, saat itu juga Kades mengatakan bahwa ia tidak diperbolehkan lagi untuk masuk kantor.

"Dan setelah saya datang ke rumah pak kades, saat itu juga ia mengatakan bahwa mulai saat ini (31/12/2021) saya diberhentikan dari jabatan sebagai Sekdes Sabah Balau," kata Sukadi.

Namun ketika Sukadi menanyakan apa alasan pemberhentiannya dari Sekdes, Fujianto tidak memberikan alasan yang jelas.

"Dan saya tanya, apa alasan pak kades memberhentikan saya, pak kades tidak memberikan alasan yang jelas, hanya ia bilang sudah tidak sejalan, tapi nanti kalau Sekdes yang baru ini tidak bagus, Pak Sukadi saya tarik kembali," ucap Sukadi menirukan ucapan Kades.

Masih menurut Sukadi, penonaktifan dirinya dari Sekdes kemungkinan besar karena ia tidak mau menandatangani Surat Pertanggungjawaban (SPJ) APBDes tahun Anggaran 2020-2021.

"Menurut perkiraan terkait penonaktifan saya sebagai Sekdes, karena saya tidak mau menandatangani SPJ APBDes Sabah Balau tahun anggaran 2020-2021," imbuhnya.

Ketika ditanya awak media alasan Sukadi tidak mau menandatangani SPJ APBDes Sabah Balau, ia mengatakan bahwa ada program pembangunan fisik dari Anggaran DD tahun Anggaran 2020-2021 yang belum direalisasikan.

"Bagaimana saya mau tandatangani pak, jika masih ada beberapa pembangunan Fisik yang dianggarkan dari Anggaran Dana Desa (ADD) tahun Anggaran 2020-2021 yang belum direalisasikan," ungkap Sukadi.

Lebih lanjut Sukadi menerangkan, bahwa penonaktifan dirinya dari jabatan sekdes hanya melalui lisan oleh Kades, tanpa mekanisme yang benar dan tanpa surat pemberhentian yang resmi dan sah.

"Jadi saya dinonaktifkan oleh Kades itu hanya secara lisan, tanpa saya tahu kesalahan saya, dan tidak melalui mekanisme pemberhentian yang benar serta tanpa surat pemberhentian yang resmi dan sah hingga saat ini," terang Sukadi.

Menurut Sukadi, jika mengacu pada Permendagri no.67 tahun 2017, tentang mekanisme pemberhentian perangkat Desa, maka perangkat Desa diberhentikan jika :
1. Usia telah genap 60 (enam puluh) tahun;
2. Dinyatakan sebagai terpidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap;
3. Berhalangan tetap;
4. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai perangkat desa, dan
5. Melanggar larangan sebagai perangkat desa.
6. Perangkat desa yang diberhentikan ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa dan hasil penetapannya disampaikan kepada camat paling lambat 14 hari setelah ditetapkan. 

Ketika awak media ingin mengkonfirmasi masalah tersebut kepada Kepala Desa Sabah Balau Fujianto, dengan mendatangi rumah kediamannya namun Fujianto tidak ada dirumah.

Selanjutnya, awak media mencoba mengkonfirmasi melalui sambungan selulernya namun tidak diangkat, di chat melalui pesan singkat WhatsAppnya juga tidak dijawab.

Sehingga sampai berita ini diterbitkan Kepala Desa Sabah Balau Fujianto tidak bisa dikonfirmasi terkait penonaktifan Sekretaris Desa Sabah Balau. [Sur]

Jumat, 03 Desember 2021

Warga Desa Galih Lunik Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Lampung Selatan



LAMPUNG SELATAN - Warga masyarakat Desa Galih Lunik, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan Hi.Nanang Ermanto atas dibangunnya jalan yang ada di Desa mereka.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Galih Lunik, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Mitra Adicandra, saat awak media meninjau langsung pembangunan jalan tersebut, Jum'at (3/12/2021).

"Saya selaku kepala desa Galih Lunik mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto yang telah merealisasikan pembangunan jalan didesa kami dengan di aspal hotmic," ucap Mitra.


Selanjutnya menurut Mitra, dengan dibangunnya jalan desa Galih Lunik tersebut, mudah-mudahan bisa menopang roda perekonomian di Desa Galih Lunik dan sangat bermanfaat bagi masyarakat. 

"Dengan dibangunnya Jalan Desa ini mudah-mudahan bisa menopang Roda perekonomian Desa kami, dan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami," ungkap Mitra.

Senada dengan Kadesnya, salah satu warga Desa Galih Lunik Khoiruddin yang akrab disapa Udin, mengatakan kepada awak media saat diwawancarai.

"Saya ikut mengawasi proyek pembangunan jalan Desa ini, dan menurut saya pengerjaan dan kwalitas nya sudah sesuai dengan Speknya baik ketebalan aspalnya, lebar maupun panjangnya, volume nya sudah sesuai," jelas Udin.


Saat ditanya oleh awak media terkait pemberitaan di salah satu media online yang mengatakan bahwa proyek jalan Desa tersebut Mak jelas, Yayan selaku konsultan dari proyek tersebut mengatakan, 

"Kalau mau sempurna betul tidak mungkin, namun menurut saya proyek ini sangat jelas, papan proyeknya ada, nilai kontraknya jelas, perusahaan yang mengerjakan jelas, bahkan masyarakat setempat juga ada yang terlibat dalam pengerjaan proyek padat karya Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan ini" jelas Yayan.

Masih menurut Yayan, " Mengenai Volume, kwalitas dan material yang digunakan semuanya sudah sesuai dan bagus, jadi apanya lagi yang tidak jelas," ucap Yayan dengan nada bertanya.

Menurut pantauan media dilapangan, antusias masyarakat dan kegembiraan dengan adanya Rekonstruksi jalan tersebut sangat jelas terlihat, mengingat jalan Desa tersebut adalah urat nadi perekonomian serta akses transportasi bagi masyarakat setempat.

Adapun proyek rekonstruksi jalan Desa tersebut menelan biaya Rp.1.767.276.200., dengan volume panjang 1820 meter, lebar 3 meter dan ketebalan aspalnya 4 cm, dengan pelaksanaan dilakukan oleh CV Masa Ganta Jaya dengan nomor kontrak : KTR/21/BM.04/IV.04/2021. [Red]

Kamis, 28 Oktober 2021

Muhammad Yani Unggul Telak pada Pilkades Way Huwi Periode 2021 - 2027


Lampung Selatan - Pelaksanaan Pilkades di Desa Way Huwi Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan berjalan dengan lancar aman dan kondusif, Kamis (28/10/2021).

Adapun calon yang mengikuti kontestasi Pilkades Desa Way Huwi sebanyak 5 calon, dan dilaksanakan pemungutan suara pada 15 Tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 42 RT. 

Sedangkan mata pilih yang terdaftar pada Daftar pemilihan Tetap (DPT) sebanyak 6.161 Mata pilih, dan yang memberikan hak pilihnya pada Pilkades desa Way Huwi sebanyak 4.345. mata pilih.

Dan berdasarkan pantauan media Lampung7 com dilapangan, calon dengan nomor urut 4 Muhammad Yani keluar sebagai pemenang dengan perolehan suara sebanyak 1788 suara.

Sementara untuk calon Kades yang lain nya masing-masing mendapatkan suara

Nomor urut 1 : 454 suara.

Nomor urut 2 : 1.064. suara.

Nomor urut 3 :. 244.suara.

Nomor urut 5 : 795. Suara.

Menurut ketua Tim pemenangan dari calon nomor urut 4 Zainal Arifin, mengaku sangat bahagia dan bersyukur atas kemenangan calon yang dia perjuangkan.

"Saya selaku ketua Tim pemenangan dari Muhammad Yani sangat bersyukur dan bahagia atas kemenangan ini, dan ini adalah berkat kerja keras dan dukungan semua pihak termasuk dukungan dari masyarakat Desa Way Huwi" ujar Zainal Arifin.

Selanjutnya menurut Zainal Arifin, "kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika Muhammad Yani telah di Lantik dan menjalankan program yang telah di programkan sebagai kepala desa Way Huwi" jelas Zainal Arifin.

Dilain pihak ketika awak media menanyakan kepada Muhammad Yani tentang program kerja 100 hari pertama setelah dia dilantik menjadi kepala desa Way Huwi, dia mengatakan akan bersinergi dengan Pemda Lampung Selatan dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai kepala desa.

"Yang jelas saya akan selalu bersinergi dengan Pemda Lampung Selatan dalam menjalankan tugas dan fungsi saya sebagai kepala desa Way Huwi kedepannya" tutur Yani.

Selain daripada itu Muhammad Yani yang akrab disapa Yani juga berharap kepada masyarakat Desa Way Huwi agar setelah Pilkades ini tidak ada lagi nomor 1,2,3,4 dan 5, tapi mari kita bersatu kembali untuk bersama-sama membangun desa Way Huwi. 

"Saya berharap kepada masyarakat Desa Way Huwi, setelah selesai Pilkades ini mari kita bersatu kembali untuk bersama-sama membangun desa kita, dan jangan ada lagi nomor 1,2,3,4,5" tutup Yani. [Sur]

Senin, 25 Oktober 2021

Diduga Oknum Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan Saat Masa Tenang, Lakukan Kampanye Terselubung


Lampung Selatan -
Diduga Salah Seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan yang berinisial (R) Melakukan Pelanggaran Peraturan Dalam Pilkades di Kabupaten Lampung Selatan.

Hal itu terlihat saat oknum anggota DPRD tersebut melakukan kampanye terselubung untuk salah satu calon kepala desa di Desa Gedung Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (24/10/2021) sore.

Menurut informasi yang didapat media dari warga masyarakat Desa Gedung Agung yang namanya minta tidak dipublikasikan, bahwa oknum anggota DPRD tersebut mengumpulkan warga dirumah salah satu tim pemenangan calon kades dengan nomor urut 1 dan melakukan kampanye terselubung, Senin (25/10/2021).

"Ya mas ibu yang berinisial (R) itu datang kemaren dan mengumpulkan warga di rumah salah satu tim pemenangan calon kades dengan nomor urut 1, dan membagikan gula putih dan beras" ujar salah seorang warga tersebut.

Masih menurut warga tersebut, terhitung sejak hari Sabtu tanggal 23 Oktober 2021 untuk pelaksanaan Pilkades ini sudah memasuki hari tenang, dan tidak dibenarkan calon maupun Tim pemenangan serta pendukung masing-masing untuk melakukan kegiatan kampanye.

"Padahal dalam peraturan rangkaian kegiatan Pilkades ini, mulai dari kemarin hari Sabtu tanggal 23 Oktober 2021 sudah memasuki tahap hari tenang, yang mana tidak boleh lagi ada kegiatan- kegiatan yang mengarah kepada kampanye" tambahnya.

Selanjutnya warga masyarakat tersebut menyayangkan apa yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD tersebut, yang bisa merusak suasana menjelang Pilkades di Desa Gedung Agung, serta mencederai nilai-nilai Demokrasi dalam pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Lampung Selatan.

"Saya sebagai warga masyarakat Desa Gedung Agung sangat menyayangkan apa yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD tersebut, karena itu bisa merusak suasana menjelang Pilkades ini, dan bisa menciderai nilai-nilai Demokrasi dalam pelaksanaan Pilkades di Desa Gedung Agung ini karena kegiatan itu dilakukan saat sudah dalam tahap hari tenang" tutup warga tersebut. [Sur]

Kamis, 07 Oktober 2021

Sertu Hendri: Babinsa Wajib Tahu Rencana Pembangunan di Desa


Lampung Barat - Sertu Hendri Menghadiri Kegiatan Musrenbang Tingkat Desa Di Kecamatan Balik Bukit, Kamis (7/10/2021).

Musrenbang merupakan agenda tahunan di mana warga saling bertemu mendiskusikan masalah yang mereka hadapi dan memutuskan prioritas pembangunan jangka pendek.

Ketika prioritas telah tersusun, kemudian di usulkan kepada pemerintah di level yang lebih tinggi, dan melalui badan perencanaan (BAPPEDA) usulan masyarakat dikategorisasikan berdasar urusan dan alokasi anggaran.

Menggambarkan bagaimana warga saling berdiskusi memecahkan masalah konflik dan juga problem di masyarakat. Musrenbang, oleh karena itu, identik dengan diksusi di masyarakat/kelurahan tentang kebutuhan pembangunan daerah.

Seperti yang dilaksanakan oleh Perangkat Pemerintahan dipekon Sukarame kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat.

Dihadiri oleh Camat Balik Bukit,Kepala desa, beserta perangkat Ketua BPD kabupaten Lampung Barat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas,Ketua RT dan RW serta Warga Kec. Balik Bukit, musrenbang ini membahas perencanaan pembangunan di desa.

Babinsa Koramil 422-04/Balik Bukit ikut hadir dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes)

“Sebagai aparat kewilayahan Babinsa harus dan wajib mengetahui rencana pembangunan di desa masing-masing sehingga bisa koordinasi dengan aparat desa tentang segala apa yang mungkin hambatan timbul dan langkah-langkah antisipasinya”ucapnya. [Sur]

Minggu, 03 Oktober 2021

Pemerintah Gencar Melakukan Pembangunan Infrastruktur, Tapi Masih Ada Masyarakat Yang Terisolir


Pesisir Barat - Sebagaimana yang disampaikan Presiden Jokowi pasca dilantik Oktober 2019 lalu beliau mengingatkan bahwa dalam pemerintahannya yang ada adalah visi dan misi Presiden dengan Program Nawacita yang telah digaungkan, salah satunya adalah pemerataan pembangunan yang dimulai dari pelosok Desa.

Namun kenapa kok masih banyak ketertinggalan pembangunan insfratruktur di beberapa wilayah nusantara ini, dibeberapa daerah Program Presiden Joko Widodo banyak yang mandul alias hanya jalan ditempat, salah satunya yang terjadi di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung tepatnya di Pekon/Desa Sumber Rejo, Way Haru, Bandar Dalam way Tias dan Siring Gading yang kesemuanya masuk di wilayah Kecamatan Bangkunat.

Sangat banyak fasiltas negara melalui program Nawacita yang tidak bisa menembus dikeempat desa terisolir yang masuk di ujung pulau sumatera, dari hasil temuan Tim Ekspedisi Media di wilayah pekon/desa tersebut salah satunya kendala adalah begitu sulitnya mendapatkan perizinan dari pihak balai besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) hanya untuk badan jalan dengan luas 3 meter dan panjang 8 KM yang membelah kawasan tersebut dan ada apa dibalik ini semua.

“Yang kami minta dari pak Joko Widodo sebagai Presiden RI, hanya jalan yang layak untuk dilewati, PLN dan sinyal handpone dan kami tidak minta yang muluk-muluk itupun jika Pak Joko Widodo sebagai Presiden RI masih mengakui kami sebagai Warga Indonesia, karena dari tahun 1882 sampai tahun 2021 kami belum merasakan arti sebuah kemerdekaan dan yang selalu kami rasakan selama ini adalah merasa di anak tirikan serta dimanfaatkan saja suara kami hanya disaat PILPRES, PILEG dan PILKADA saja", ujar fikroni salah satu warga Pekon/Desa Way Haru kepada awak media, Minggu (3/10/2021).

Mengutip dari pernyataan warga tersebut dapat disimpulkan bahwa pemerataan pembangunan serta Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia tidak berlaku di kelima Pekon/Desa yang tertinggal yang masuk diwilayah Kecamatan Bangkunat.

Masih kata warga tersebut, "Harus kemana lagi kami untuk mengadu, bahkan kami sudah jengah dengan janji-janji muluk yang di ucapkan para pemangku kepentingan di Kabupaten Pesisir Barat di saat kampanye hanya untuk mengantarkan mereka duduk di kursi empuk saja, padahal kami selalu taat untuk bayar pajak," ucapnya.

Menurut keterangan Peratin pekon Way Haru, Dian Setiawan, Jalan yang layak untuk dilewati dan PLN serta sinyal handphone merupakan impian bagi warga empat pekon yang meliputi 2.476 KK dengan kurang lebih 9.988 jiwa.

"Bagi kami jalan yang layak untuk di lewati dan PLN adalah harapan kami yang sudah sangat lama, kami sekarang hanya berharap kepada Bapak Presiden Joko Widodo agar segera merealisasikan apa yang menjadi harapan kami," terang Peratin/kades dengan setengah berurai air mata serta nada yang sangat berharap.

"Jika memang diperlukan media akan mendampingi serta mendorong dengan sekuat tenaga dan semaksimal mungkin untuk membantu semua harapan dan program yang sangat di butuhkan warga Pekon Sumber Rejo, Pekon Bandar Dalam, Pekon Siring Gading, Pekon Way Haru dan Pekon Way Tias, toh nantinya kami bukan sebagai penentu sebuah kebijakan," pungkasnya.

Disisi lain, Margono selaku tokoh masyarakat pekon/desa setempat berharap, "Kami sangat mendambakan jalan yang pantas untuk dilewati dan bisa menikmati jaringan PLN masuk desa".

Ia juga menambahkan, "Kami semua masyarkat empat pekon/Desa yang terisolir ini meminta kepada Bapak Joko widodo selaku Presiden Indonesia, tolong bantu baguskan jalan kami dan PLN masuk desa, jika kami masih diakui bagian dari NKRI," pungkasnya.

Jalan lintas Way Haru-Way Heni (Sumberejo) di rintis oleh masyarakat sejak tahun 1994 yang masih berupa jalan setapak, diperkirakan tahun 2011-2012 pemerintahan desa dan tokoh masyarakat mulai mengajukan permohonan izin ke Kementrian terkait.

Untuk mendapatkan izin pengesahan status jalan lintas namun pada saat itu yang di kabulkan hanyalah berupa status Jalan Patroli, sampai pada tahun 2019 oleh pemda Pesibar dibukalah badan jalan selebar 6 M sepanjang 10 km.


Dari peristiwa tersebut timbullah persoalan dari pihak kehutanan, yang mana kehutanan selalu mempersulit dan menghalang halangi setiap aktifitas Pemda Pesibar untuk memperbaiki jalan penghubung wilayah Way Haru-Way Heni tersebut, akibat dari sikap dan kebijakan dari pihak kehutan yang kurang pro terhadap kesejahteraan masyarkat marga belimbing tersebut, maka jalur lintas penghubung wilayah Way Haru-Way Heni tersebut sampai saat ini tidak bisa diurus atau di perbaiki secara maksimal oleh Pemda Pesibar.

Relawan Jokowi Kabupaten Pesisir Barat, Hendra menjelaskan, "Oleh kerena itu, kami sebagai warga masyarakat marga belimbing yang merupakan bagian dari NKRI ini, memohon kepada Yang terhormat Bapak. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, untuk bisa membahagiakan masyarakat Bapak yg ada di marga Belimbing ini, sehingga masyarakat bisa merasakan arti dari sebuah kata MERDEKA..., dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, serta Pembangunan yang Merata", tutupnya. [Sur]

Babinsa Koramil 422-03/Pesisir Tengah Bantu Warga Membuat Jalan Beton


Pesisir Barat - Untuk memudahkan aktivitas masyarakat, Babinsa Koramil 422-03/Pesisir Tengah Sertu Jumena bersama warga melaksanakan Karya bakti pengecoran jalan (rabat beton) dipekon Lintik Kec. Krui Selatan Kab. Pesisir Barat, Minggu (03/10).

Karya Bhakti TNI bersama Masyarakat merupakan peran Komando kewilayahan yang memiliki fungsi Pembinaan Teritorial yang didalamnya menyangkut pembinaan wilayah, sebagai fungsi Pembinaan Babinsa di masyarakat desa binaannya.

Disela sela kegiatannya Sertu Jumena selaku Babinsa mengatakan bahwa, “Pembangunan rabat beton yang menggunakan dana Silpa ini semoga dapat bermanfaat dan langsung dirasakan warga masyarakat pekon lintik sebagai kelancaran transportasi dan peningkatan taraf hidup masyarakat”, terangnya.

“Kami harap dengan adanya pembangunan jalan ini, aktivitas sehari-hari warga masyarakat bisa lancar tidak lagi becek dan licin apabila turun hujan”, imbuh Jumena.

Sementara itu Danramil 422-03/Pesisir Tengah Kapten Inf Asyadi mengatakan bahwa, “Masyarakat sangat membutuhkan sarana transportasi jalan yang baik dan memadai guna menunjang kegiatan sehari-hari, Semoga dengan pembangunan jalan beton ini nantinya dapat menunjang peningkatan perekonomian masyarakat desa Kamulyan”, tutupnya. [Sur]