Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sekolah. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Februari 2024

Pj. Bupati Lambar Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Liwa: "Ingatkan Siswa Bijak Bermedia Sosial"



GK, Lampung Barat - Para siswa dan siswi diingatkan harus bijak dalam menggunakan media sosial (medsos), sebab, medsos tidak hanya memberikan sejuta manfaat, namun juga memberikan dampak negatif dan merugikan bila tidak dikelola dengan baik. 

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Lampung Barat Drs. Nukman M.M saat menjadi pimbina upacara mingguan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Liwa, Senin (05/2/2024). Yang dipimpin oleh Maikel Fikri salah satu siswa kelas 11 IPA 6. 

Dihadapan para siswa-siswi Nukman menjelaskan, mengingat dizaman serba digital seperti saat ini, teknologi semakin hari semakin berkembang, sehingga para mahasiswa semakin dimudahkan dalam mendapatkan banyak hal. 

"Saat ini kita hidup dalam dunia global. Internasional semuanya menggunakan digital dalam komunikasi yang ada saat ini," kata dia.


Oleh karena itu, pria yang pernah menjabat sebagai kepala dinas Pendidikan itu menghimbau kepada seluruh siswa-siswi yang berada di Kabupaten Lampung Barat, dalam hal ini khususnya siswa-siswi SMAN 1 Liwa agar dapat menjaga etika dan privasi di medsos. 

"Sekarang ini banyak sekali kita melihat di media sosial siswa-siswi yang sudah terpengaruh oleh canggihnya tekhnologi, salah satunya terjerat dengan judi online," terangnya. 


Ia meminta kepada pihak dewan guru agar melakukan pengawasan lebih intensif terhadap siswa-siswi guna mengantisifasi hal yang tidak diinginkan. 

"Para dewan guru sekali-sekali harus melakukan razia handphone kepada siswa-siswi untuk mengantisisfasi dampak negatif yang akan terjadi," ucapnya.

"Kita lakukan itu untuk kebaikan dari generasi penerus bangsa kita ini," lanjutnya.

Dirinya mengatakan, dengan berkembangnya tekhnogi semakin canggih jangan sampai justru malah merusak masa depan para kaum pelajar.

"Manfaatkan media sosial untuk hal yang positif seperti penggunaan penambahan media pembelajaran," tutupnya. (Red/rls)

Kamis, 15 September 2022

Lakukan Aksi Bejatnya di Belakang Sekolah, Pelaku Pencabulan Diamankan Polres Pandeglang


GK, Pandeglang - Satreskrim Polres Pandeglang berhasil menangkap pria berinisial M (51) pada Rabu (14/09) karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap anak yang masih berumur 16 tahun.

Kasatreskrim Polres Pandeglang AKP Fajar Mauludi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, "Pelaku berhasil diamankan pada Rabu (14/09) di rumahnya di Kecamatan Banjar, Pandeglang tanpa perlawanan," kata Fajar pada Kamis (15/09).

Fajar menjelaskan awal mula kejadian berawal pada Kamis (30/06) lalu, "Awalnya Ibu korban curiga terhadap korban yang tidak kunjung haid. Kemudian ibu korban membawa korban ke tukang pijat dan meminta tolong kepadanya untuk melakukan cek terhadap korban. Menurut keterangan tukang pijat tersebut korban sedang hamil. Kemudian ibu korban membawa korban ke klinik dan hasil dari pemeriksaan korban sudah hamil sekitar enam minggu," kata Fajar.

Ibu korban kemudian melapor ke Polres Pandeglang dan dari hasil pemeriksaan diketahui pelaku pencabulan tersebut adalah sdr. M. "Tersangka diketahui pada Kamis (30/06) sekitar pukul 18.00 Wib yang lalu melakukan aksi bejatnya terhadap korban di belakang SDN Kadudodol 1 di Desa Kadudodol, Kecamatan Cimanuk, Kab. Pandeglang," ujar Fajar.

Diketahui korban telah melakukan aksinya sudah lebih dua kali. "Pelaku sudah dua kali melakukan aksi bejatnya terhadap korban," jelas Fajar.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Pandeglang bersama barang bukti untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan intensif. “Terkait modus pelaku dalam melancarkan aksinya serta kemungkinan adanya korban lainnya, hal ini masih di dalami penyidik,” pungkas Fajar.

Selain itu penyidik juga akan bekerja sama dengan KPAID Kabupaten Pandeglang untuk memberikan pendampingan kepada korban mengingat korban masih dibawah umur.

Pelaku dijerat Pasal 82 ayat (2) jo Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintan Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan pidana penjara maksimal 15 tahun dan denda Rp 300 juta. [Icha]

Senin, 21 Maret 2022

Akibat Angin Kencang, Pohon Tumbang Menimpa Sekolah dan Rumah Warga di Sukau



GK, Liwa - Akibat angin kencang yang terjadi pada hari Minggu (20/3/2022), telah menumbangkan pohon yang menimpa rumah warga dan fasilitas umum yakni SD Negeri 1 Jaga Raga, Kecamatan Sukau.

Pohon tumbang yang terjadi di Desa Jaga Raga Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat mengakibatkan kerusakan pada sebuah rumah warga milik Aris dan sebuah Sekolah Dasar Negeri di Desa tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tumbangnya sebuah pohon di SDN 1 Jaga Raga, Kecamatan Sukau namun bangunan sekolah mengalami sedikit kerusakan.

Hal itu disampaikan oleh Irwan, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Jaga Raga melalui sambungan teleponnya kepada Garis Komando.

"Pohon beringin yang berada di pekarangan sekolah, tumbang karena angin kencang yang terjadi kemarin. Beruntung saat hari libur sehingga murid maupun guru tidak berada di Sekolah, jadi tidak ada korban jiwa," ujar Irwan melalui sambungan selulernya, Senin (21/3/2022).

Irwan juga menambahkan," Adapun kerusakan gedung sekolah bagian atapnya sedikit turun karena rangka bajanya tertimpa pohon besar," katanya.

Selain tumbangnya pohon beringin yang menimpa sebuah sekolah dasar, angin yang bertiup kencang pada hari Minggu kemarin juga menumbangkan pohon kelapa yang menimpa sebuah rumah warga setempat.

Peratin Desa Jaga Raga, Nopi Anto saat dikonfirmasi Garis Komando melalui pesan singkat WhatsAppnya membenarkan atas peristiwa yang terjadi.
"Benar, saat angin kencang kemarin ada pohon kelapa yang tumbang, menimpa sebuah rumah dibagian dapurnya. Rumah itu milik Aris," kata Nopi melalui pesan singkat WhatsApp.

Nopi juga mengatakan atas peritiwa tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir sebesar Rp. 8 juta.

"Warga juga sudah bergotong-royong membantu membersihkan batang pohon yang menimpa dapur rumah Aris, tidak ada korban jiwa namun kerugian yang dialami oleh Aris berkisar kurang lebih 8 juta rupiah," terang Nopi.

Peratin Jaga Raga juga berpesan pada warganya untuk selalu berhati-hati dan waspada saat sedang menghadapi cuaca ekstrim seperti sekarang.

"Kita sedang dihadapkan dengan cuaca yang ekstrim, maka dari itu kita harus tetap waspada dan melihat potensi kemungkinan terjadinya bahaya yang akan menimpa, dan juga kita harus selalu menjaga rasa gotong-royong serta rasa empati satu sama lain, meskipun yang telah terjadi merupakan sebuah musibah," tandas Nopi. (Sur)

Kamis, 17 Maret 2022

SDN 03 Panjang Utara Laksanakan PTM Terbatas, Siswa Merasa Senang


GK, Bandar Lampung - Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menggelar PTM terbatas pada satuan pendidikan tingkat SD, SMP sederajat, mulai Senin 14 Maret 2022 lalu.

Sesuai surat perintah tersebut maka satuan pendidikan khususnya tingkat SD mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), seperti halnya yang dilakukan oleh Sekolah Dasar Negeri 03 Panjang Utara yang beralamat di Jalan Bahari IV No 14 Kelurahan Panjang Utara Kecamatan Panjang Kota Bandarlampung, telah empat hari melaksanakan PTM terbatas.

Sahroni selaku Plt UPT Kepala Sekolah SDN 03 Panjang Utara mengatakan, Alhamdulillah, kami khususnya SDN 03 Panjang Utara per tanggal 14/3/2022 sudah melaksanakan PTM 100 persen untuk kelas 6 dan kelas 1-5 sudah berjalan 50 persen. Tapi untuk kelas 6 karena ingin menghadapi ujian sekolah, maka di fokuskan pelaksanaannya 100 persen.

"Alhamdulillah, untuk persyaratan PTM ini anak-anak di SDN 3 Panjang Utara khususnya 99 persen sudah vaksin kedua, hanya empat anak yang belum di vaksin dari 450 jumlah siswa karena sakit, itupun atas saran dokter. Alhamdulillah sukses pelaksanaannya vaksinnya," ujar Sahroni, Kamis (17/3/2022) diruang kerjanya. 


Lanjut Sahroni, "Untuk pelaksanaan PTM ini sudah memasuki hari ke empat berjalan dengan baik dan lancar, kita juga sudah menerapkan prokes mulai dari pintu masuk atau titik kumpul antar jemput anak, dan menyiapkan alat cek suhu, mencuci tangan, hand sanitaizer. Kebetulan kami disini ada dua sekolah komplek yaitu SDN 01 dan SDN 03, untuk tim satgas covidnya kami bekerjasama sesuai SOP yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung," imbuhnya.

Anak anak juga sangat senang sekali untuk sekolah seperti biasa normal kembali, mudah mudahan kedepannya untuk kelas 1-5 bisa belajar 100 persen.

Dengan masa transisisi seperti ini kedepannya kita evaluasi seminggu atau kita juga menunggu instruksi dari dinas tahap evaluasi pelaksanaan transisi PTM ini kedepannya bisa 100 persen dari kelas 1-6, tuturnya.

Alhamdulillah tim satgas Covid-19 dari kelurahan juga sudah turun memonitoring aktivitas SDN 01 dan SDN 03 serta berkordinasi untuk penjagaan dan pengaturan pintu masuk sekolah. Karena rentan dengan kerumunan saat memasuki sekolah. Kami dari pihak sekolah merasa terbantu dengan adanya tim satgas Covid-19 karena dapat membantu kegiatan PTM ini, dan para guru juga bisa fokus untuk memberikan pembelajaran di dalam kelas, terang Sahroni.

Sedangkan proses belajar dengan masa transisi selama dua jam normal yaitu, untuk Kelas 1 dan Kelas 6 pukul 07.30 - 09.30 Wib, dan untuk Kelas 2 dan Kelas 3 Pukul 10.00 - 12.00 Wib, lalu dilanjut untuk Kelas 4 dan kelas 5 pada pukul 13.00-15.00 Wib, papar Sahroni lagi. 

“Kami juga meminta kepada wali murid untuk dapat meninggalkan sekolah usai mengantarkan putra putrinya ke sekolah,” imbuhnya.

Sementara itu, Wati orang tua siswi kelas l, menyambut gembira keputusan ini. Menurutnya, kegiatan pembelajaran tatap muka merupakan hal sangat ia nantikan. Selain itu kita sebagai orang tua pasti bakal selalu ngingetin anak-anak kita agar selalu menjaga protokol kesehatan," pungkas Wati. (**)

Rabu, 02 Februari 2022

Babinsa Ikuti Gotong Royong Ciptakan Lingkungan Sekolah Bersih


GK, Bandar Lampung — Sertu Arpai Babinsa Koramil 410-01/Panjang Kodim 0410/KBL laksanakan kegiatan gotong royong bersama Bhabinkamtibmas dan masyarakat yang bertempat di SDN 1 Waylaga Jalan Wala Utama RT 04 LK I Kelurahan Waylaga Kecamatan Sukabumi Kota Bandar Lampung. Rabu (02/02/2022).

Sertu Arpai mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menciptakan kebersamaan bermasyarakat dan untuk menciptakan lingkungan yang bersih di sekitar SDN 1 Waylaga.

"Kami bersama - sama bergotong royong melaksanakan pembersihan halaman sekolah, pemindahan kayu - kayu yang sudah tidak terpakai dan pembersihan puing - puing bata yg terletak di sekolah," ucapnya.

"Kegiatan dilakukan secara gotong royong ini selain untuk mempermudah dalam penyelesaian pekerjaan, juga merupakan tempat kita saling berintegrasi, bersilaturahmi antar sesama warga masyarakat. Dengan demikian dapat menjadi salah satu modal ketahanan wilayah karena masyarakatnya yang kokoh dalam kebersamaan,” tuturnya.

"Berbagai bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh saya selaku Babinsa bersama masyarakat setempat ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan TNI dengan seluruh komponen masyarakat lainnya. Ini merupakan salah satu tugas dan tanggung jawab TNI sebagai aparat teritorial," pungkasnya.

"Setelah pelaksanaan kegiatan gotong royong selesai saya juga menghimbau kepada warga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun agar kita dan juga keluarga kita bisa terhindar dari penularan dan penyebaran Covid - 19," tutupnya. [Red]

Selasa, 25 Januari 2022

Satgas Kodim Pegunungan Bintang Yonif Para Raider 431/SSP Wujudkan Kepedulian Terhadap Siswa SD Rimba



GARIS KOMANDO, Papua - Satgas Kodim Pegunungan Bintang Yonif Para Raider 431/SSP wujudkan kepedulian bagi siswa SD Rimba untuk membantu proses Belajar-mengajar di daerah penugasan Kabupaten Asmat. Selasa (25/01/22) 

Dansatgas Kodim Pegunungan Bintang Yonif Para Raider 431/SSP Letkol Inf Kemas Muhammad Nauval mengungkapkan hadirnya SD Rimba di Distrik Mumugu merupakan inisiatif dari masyarakat Distrik Mumugu Kabupaten Asmat karena sampai saat ini tidak ada sekolah permanen yang berdiri disana, sehingga warga berinisiatif membuat lokasi untuk proses belajar mengajar bagi anak-anak mereka meskipun minim tenaga pengajar disana dan penamaan SD Rimba pun diambil oleh masyarakat Mumugu karena SD tersebut berdiri ditengah pedalaman yang tidak memiliki sarana prasarana memadai. 

“Kondisi SD Rimba sangat memprihatinkan, baik bangunan dan tenaga pengajar sangat terbatas disana," ujarnya. 

Melihat kondisi tersebut, ujar Dansatgas, anggotanya yang sedang melaksanakan Tugas disana merasa terpanggil dan ikut bertanggung jawab untuk turut mencerdaskan anak bangsa yang berada di pedalaman. 

"Pos Batas Batu yang lokasinya tidak jauh dari SD Rimba Distrik Mumugu terpanggil untuk membantu mencapai masa depan yang lebih baik bagi anak anak usia sekolah di Distrik Mumugu," ujar Dansatgas 

Lebih lanjut lulusan Akmil 2003 ini pun menjelaskan bahwa kegiatan yang membantu proses belajar mengajar oleh anggotanya itu berkat adanya izin dari ketua suku Mumugu. 

"Atas seizin masyarakat dan ketua suku, maka kegiatan mengajar ini menjadi program satgas yang berada di pos Batas Batu," tuturnya. 

Ia berharap dengan adanya program ini dapat membantu meningkatkan semangat dan membantu mencapai cita-cita anak Mumugu sama seperti di daerah lainnya. 

"Meskipun banyak kendala dan rintangan, hal itu tidak boleh menjadi hambatan siswa siswi SD Rimba untuk belajar dan meraih cita-cita mereka," tambah Dansatgas. 

Sementara itu, Bapak Menja kepala suku Mumugu mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya serta mengapresiasi kegiatan mengajar yang dilakukan pos batas batu Satgas Kodim Pegunungan Bintang Yonif PR 431/SSP. 

"Puji Tuhan anak-anak memiliki semangat untuk terus belajar berkat dukungan dari bapak TNI, terimakasih banyak semoga perbuatan baik bapak bapak dibalas oleh Tuhan YME," tutup Menja. [rls]

Senin, 24 Januari 2022

Motivasi Pelajar, Kapolsek Teluk Betung Utara Jadi Pembina Upacara di Sekolah


GK, Bandar Lampung – Ada yang berbeda pada upacara bendera hari senin (24/01) di SMKN 3 Bandar Lampung hari ini Yang menjadi Pembina Upacaranya adalah Kapolsek Teluk Betung Utara Kompol Robi B Wicaksono, SH.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polsek Teluk Betung Utara dalam rangka memotivasi pelajar untuk meraih prestasi terbaik sekaligus sebagai ajang guna mencegah dan menekan terjadinya aksi kenakalan yang bisa berimbas pada terjadinya tindak pidana, Dan juga ini merupakan sebagai tugas polisi dalam mengemban fungsi kamtibmas dikalangan pelajar.


Mengawali arahannya dihadapan para pelajar, Kapolsek berpesan agar pelajar tersu semangat belajar sebagai penerus bangsa, dan tidak terlibat dalam penyalah gunaan narkoba, tawuran dan pergaulan bebas juga harus bijak dalam menggunakan media sosial, mematuhi aturan lalu lintas di jalan demi keselamatan diri sendiri dan pemakai jalan lainnya. Pihaknya tidak akan mentolerir bilamana didapati ada pelajar yang terlibat pelanggaran hukum maka tetap akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Sebagai penerus bangsa Tugas kalian sebagai pelajar adalah belajar, belajar dan belajar fokus untuk meraih prestasi terbaik menuju kesuksesan dan hindari kenakalan lainnya” tegas Kapolsek.

Oleh sebab itu ia meminta pelajar agar menggunakan waktu sebaik-baiknya mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif.

Sementara itu Dr. Elen Eduan, S.Pd., M.Pd selaku Kepala Sekolah SMK N 3 Bandar Lampung menyambut baik dan memberi apresiasi atas kegiatan yang digadang oleh kepolisian Teluk Betung Utara. Ia pun berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala. [Red]

Sabtu, 15 Januari 2022

Sambangi Sekolah, Babinsa Sosialisasikan Penerimaan Prajurit TNI



GARISKOMANDO.com,LAMBAR - Dalam rangka membangkitkan minat pelajar menjadi anggota TNI, Babinsa jajaran Kodim 0422/LB, turut melaksanakan sosialisasi penerimaan prajurit ke sekolah-sekolah di wilayah binaan masing-masing Khususnya Di SMA N Batu Brak Pekon Balak Kabupaten Lampung Barat, Sabtu (15/01).

 Diungkapkan Babinsa Serda I Wayan, "Sosialisasi ini merupakan informasi dan pemberitahuan kepada siswa sekolah dan masyarakat tentang adanya penerimaan calon prajurit, sekaligus juga menarik minat generasi muda untuk menjadi prajurit TNI AD," ungkapnya.

Ditempat Terpisah Komandan Kodim 0422/Lampung Barat Letnan Kolonel Czi Anthon Wibowo Menyampaikan "Sosialisasi Penerimaan PK TNI AD bertujuan untuk memunculkan minat siswa/siswi untuk berkarir di TNI AD, setelah lulus sekolah untuk menjadi prajurit TNI AD dengan menjaring siswa/siswi berkualitas dan berkualifikasi yang memenuhi syarat sebagai calon prajurit TNI AD, serta siap secara akademik, fisik, mental dan spiritual untuk menjadi prajurit TNI AD yang handal dan profesional"

"Persyaratan untuk masuk menjadi prajurit dengan mendaftarkan secara Online atau langsung bisa ke Ajenrem ataupun Kodim dengan melengkapi persyaratan yang telah ditentukan," ucap Dandim. [Red]

Selasa, 30 November 2021

Viral! Sepasang Remaja Mesum Di Halte Sekolah, Pada Siang Bolong



BANDAR LAMPUNG - Diduga mesum di tempat umum sepasang remaja terekam kamera oleh warganet.

Video yang berdurasi 21 detik itu kini viral di akun instagram @seputar_lampung.

Saat berita ini dimuat, unggahan tersebut sudah tayang sebanyak 50.953 kali dan menuai 2.280 komentar.

Beragam komentar miring dari netizen pun menghakimi sepasang kekasih yang lagi memadu asmara di halte Sekolah Pendidikan Persit jalan Kapten Piere Tandean No.4 Palapa Bandar Lampung, Selasa (30/11/2021).

Dalam unggahan tersebut dengan pesan yang bertuliskan, "Sebucin apakah kalian? Mbok ya jangan didepan umum to, mas...mbiakkk... Apalagi siang-siang, depan sekolahan lagi," kata dalam kutipan @seputar_lampung.

Mendapat komentar, "Sange boleh, goblok jangan," tulis @adhityasaputra21.

"Justru dia pinter bang, makanya ditutupin jaket...," timbal @erwin_tea15.

Warganet lain pun merasa sedih atas ulah kedua pasang kekasih tersebut, "Aku merasa syedih sebagai alumni SMP Persit melihat ini. Colek @devi_angels88," ujar akun @ami_boutique_hijab. 

"@ami_boutique_hijab, lg dicari ini beb org nya. Mencemarkan nama baik, knp harus disitu lah," pungkas @devi_angels88.

Dan komentar lain pun membanjiri video ulah kedua oknum mesum itu.

Hingga berita ini dimuat belum diketahui identitas kedua oknum mesum di halte sekolah itu. [Sur]

Kamis, 25 November 2021

Baru Sehari Pacaran Langsung Bikin Siswi SMK Hamil, Pria ini Minta Motor Ninja Sebagai Syarat Saat Diminta Tanggung Jawab


GARIS KOMANDO – Malang betul nasib siswi SMK ini yang hamil di luar nikah karena ulah pacarnya.

Diketahui siswi SMK berinisial NP itu diajak untuk berhubungan intim sehari setelah pacaran.

Dua kali berhubungan intim, siswi SMK berumur 16 tahun asal Lampung Tengah itu dinyatakan positif hamil.

Tapi saat ingin meminta pertanggungjawaban kepada sang kekasih, jawaban yang diterimanya justru bikin geram.

Saat NP hamil dengan pacarnya IV yang masih berusia 19 tahun

Keduanya diketahui masih berstatus sebagai pelajar.

Kehamilan yang tak diinginkan ini telah memasuki usia delapan bulan.

Korban merasa malu dan meminta pertanggung jawaban dari sang pacar.

Tetapi sang pacar justru memberi syarat memberikan motor ninja dan uang sejumlah Rp 7 juta.

IV (19) dan NP (16) melakukan hubungan suami istri sehari setelah mereka resmi berpacaran. 

Hubungan suami istri tersebut dilakukan sebanyak dua kali.

Yang pertama di rumah teman mereka dan yang kedua di rumah pelaku.

Kehamilan NP (16) akhirnya diketahui oleh ayah korban dan mendatangi keluarga pelaku untuk meminta pertanggung jawaban.

Namun melalui pesan singkat, pelaku IV (19) justru meminta syarat motor ninja dan uang Rp 7 juta baru bersedia untuk menikahi NP (16).

Geram dengan tanggapan dari IV (19), ayah korban lalu melaporkan kasus ini ke polisi.

Kasat Reskrim AKP Firmansyah mengatakan, kasus tersebut sedang dalam proses pendalaman di unit PPA.

"Sedang dikumpulkan bukti-buktinya, seperti visum korban. Jika kuat kami akan melakukan upaya penangkapan paksa pelaku," katanya, Rabu (15/5/2019).

Diketahui bahwa NP (16) dan IV (19) adalah anak yang kurang kasih sayang.

Ayah korban berprofesi sebagai buruh serabutan yang jarang di rumah, sedangkan orangtua pelaku diketahui sudah bercerai.

Terkait kasus ini, korban NP (16) masih diupayakan untuk ikut ujian kenaikan kelas yang terpisah dari teman sekolahnya.

Sumber

Sabtu, 13 November 2021

LSM AMPK Soroti Pekerjaan Pembangunan Gedung SMPN 40 Balam


BANDAR LAMPUNG  - Dalam menjalankan fungsi kontrolnya sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat, Indra Bangsawan selaku koordinator LSM Aliansi Masyarakat Pemberantas Korupsi (AMPK) meninjau pembangunan proyek gedung UPT SMP Negeri 40 Bandar Lampung, di jalan Dr. Setia Budi Kelurahan Negeri Olok Gading Kota Bandar Lampung, Rabu (10/11/2021).

Dalam tinjauannya, LSM AMPK mendapati beberapa kejanggalan pada pekerjaan proyek pembangunan gedung yang rencananya akan dibangun beberapa tingkat tersebut.

Menurut Indra saat dimintain keterangan dan tanggapannya setelah meninjau pelaksanaan proyek di UPT SMP Negeri 40 Bandar Lampung, menjelaskan pada awak media soal plang proyek dan pekerja proyek.

"Pada Plang Proyek pembangunan gedung UPT SMPN 40 Bandar Lampung, memang tertera nilai proyek sebesar Rp. 4.430.552.000,00. Namun tidak ada dicantumkannya tenggat waktu pelaksanaan proyek," ujar Indra.


Masih menurut Indra, "Seharusnya dalam plang proyek dituliskan waktu pengerjaan proyek itu, dimulai sejak kapan dan sampai kapan waktunya," katanya.

Terlebih, proyek yang diketahui dilaksanakan oleh CV. IKAM PAGARDEWA diduga melanggar UU No. 1 Tahun 1970 dan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Lebih lanjut Indra Bangsawan menjelaskan, "saat kami melakukan tinjuan pada proyek itu, para pekerja tidak ada yang mengenakan alat pelindung diri (APD) K3. Yang itu kaitannya dengan keselamatan pekerja. Dan setahu kami sudah ada anggarannya dalam pekerjaan proyek," tuturnya. 

"Dan juga kami tidak menjumpai pengawas proyek saat meninjau pekerjaan itu, artinya disini ada pembiaran diluar pengawasan kerja," kata Indra. 

Dari hal itu, Indra berharap pekerjaan dan kualitas proyek milyaran, harus dikerjakaan dengan kualitas terbaik. Mengingat, lokasi pembangunan UPT SMPN 40 Bandar Lampung diatas tanah timbunan yang diduga belum sepenuhnya mapan/padat. [Tim]

Senin, 25 Oktober 2021

Viral! Soal untuk Anak SD yang Jadi Perdebatan Warganet

Anak-anak yang masih duduk di bangu Sekolah Dasar (SD) tentunya sering mendapatkan latihan soal di sekolah.


Garis Komando - Anak-anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) tentunya sering mendapat latihan soal di sekolah. Soal yang diberikan kepada mereka biasanya soal yang mudah dan sederhana.

Namun bagaimana jika soal yang diberikan untuk anak SD justru jadi sebuah perdebatan? Seperti unggahan dari akun Twitter @schfess yang membagikan foto soal ujian murid SD tentang pengenalan keluarga.


Dalam unggahan berupa tangkapan layar dari TikTok tersebut terlihat beberapa soal dan seorang warganet menandai akun Kemendikbud dan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim. Ia juga menuliskan kutipan "bisa kalian bayangin gimana rasanya saat ada anak yatim piatu harus jawab soal seperti ini?" tulisnya.

Bunyi soal itu adalah 'Mencari nafkah di dalam keluarga adalah tugas…''. Sementara pilihan gandanya berupa a. ayah, b. anak, c. kakek, d. nenek.

Unggahan tersebut pun menuai banyak reaksi dan respons dari warganet.

"Bayangin kalau jd guru buat soal harus sesuai sama kondisi pribadi masing2 murid. yatim:ngga boleh ada unsur bapak. piatu:ngga boleh ada unsur ibu. yatimpiatu:ngga boleh ada unsur orang tua. brokenhome:ngga boleh ada unsur keluarga harmonis. rantau:ngga boleh ada unsur keluarga," cuit akun @kipasanxyz.

Beberapa warganet pun menanggapi bahwa soal semacam itu tidak relevan dengan kehidupan nyata.

"gw ga ngerti teori yg diajarin itu guru gimana, menurut gw soal soal yg textbook bgt kek gini dan kurang relevan di kehidupan sehari hari mending jgn dibikin lg deh :')," imbuh akun bernama @khaylilav.

"Menjawab secara general krn ini pengetahuan umum, bukan utk menyinggung kondisi keluarga. Please deh jawab dengan logika," tulis akun @bubiblebebeppp.

Hingga saat ini, unggahan yang mengudang banyak perdebatan di antara warganet itu sudah mendapat 216 retweet dan lebih dari 4 ribu kali di-like.


Sumber

Sabtu, 23 Oktober 2021

Viral Pelajar SMP di Muara Enim Punya Nama Unik, ABCDEF GHIJK


MUARA ENIM -
 Viral di media sosial (medos) seorang siswa di SMPN 1 Ujanmas, Kabupaten Muara Enim memiliki nama unik yakni ABCDEF GHIJK Zuzu (12). Pemilik nama unik ini baru duduk di bangku kelas VII. Hal ini mencuat setelah pelajar kelas VII.7 ini mengikuti vaksinasi dilakukan oleh gerai Vaksin Presis Go To School Polres Muara Enim Polres Muara Enim, Senin (18/10/2021) kemarin.

Ayah kandung ABCDEF GHIJK Zuzu, Zulfahmi (41), membenarkan ABCDEF GHIJK merupakan anak sulungnya dan biasa dipanggil dengan nama Adebz.

“Iya benar, memang nama anak saya seperti itu,” kata Zulfahmi.

Ia menambahkan, pemberian nama anaknya itu memang sudah dipersiapkan sejak dirinya dan ibu Adebz masih pacaran. Jika nanti punya anak, mereka ingin memberikan nama dengan huruf abjad.

Awalnya ia mengaku kesulitan dalam mengurus administrasi kependudukan. Terlebih saat hendak membuat Kartu Keluarga (KK) pada 2009. Petugas mempertanyakan kebenaran nama anaknya. 

Bahkan sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD), nama sang anak kerap kali menarik perhatian para guru yang kerap memanggil anaknya dengan panggilan huruf abjad.

“Iya karena nama anak saya huruf abjad jadi ada yang manggil dengan huruf Abjad. Ada juga yang manggil dia ABCD dan lain sebagainya. Intinya kami bangga dengan nama anak saya itu. Semoga harapan kami sekeluarga dengan namanya itu akan mampu menjadikan Adebz sebagai ahli ilmu lingustik,” tuturnya.


Sumber

Selasa, 19 Oktober 2021

Ponsel Meledak saat Belajar Online, Siswa SD Tewas Mengenaskan

Seorang siswa SD tewas mengenaskan akibat terkena ledakan ponsel yang sedang digunakan untuk belajar online. (FOTO: ILUSTRASI)



Garis Komando - Seorang siswa sekolah dasar (SD) berinisial NVQ, tewas terkena ledakan telepon seluler (ponsel) saat sedang belajar online di rumah, Senin (18/10/2021).

Ponsel meledak lantaran digunakan sambil diisi daya. Peristiwa tragis ini terjadi di Provinsi Nghe An, Vietnam. Pejabat senior dinas pendidikan setempat Le Trung Son mengatakan, ledakan dari ponsel itu membuat pakaian korban, terbakar.  

Wilayah tempat korban tinggal menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena kekhawatiran Covid-19. Dilaporkan Tuoi Tre News, korban duduk di kelas 5 SD Nam Anh dan. Ledakan terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Para tetangga segera membawa korban ke rumah, namun nyawanya tak terselamatkan. Penyebab ponsel meledak belum bisa dipastikan. Petugas mendalami jenis ponsel serta kabel charger yang digunakan saat ledakan terjadi. Keluarga tidak ingin insiden tersebut diselidiki.

Kasus kematian akibat ledakan ponsel sebelumnya juga terjadi di India pada Sabtu (16/10/2021). Seorang mahasiswa berusia 18 tahun tewas akibat ponsel yang sedang diisi daya meledak lalu membakar tempat tidurnya.

Laporan Times of India menyebutkan korban meninggal akibat luka bakar serius. Menurut PCMag.com, kemungkinan ponsel meledak saat diisi daya sangat kecil. Sekalipun terjadi penyebab utamanya adalah panas berlebihan, biasanya disebabkan baterai atau prosesor ponsel yang bekerja terlalu keras.

Senin, 11 Oktober 2021

Kopda Sarmidi Memonitor Pelaksanaan Vaksinasi Bagi Pelajar SMA


Pesisir Barat -  Babinsa Koramil 422-02/Pesisir Selatan Kodim 0422/LB Kopda Sarmidi melaksanakan monitoring vaksinasi Covid-19 bagi pelajar yang digelar di SMAN 1 Kec. Bengkunat Belimbing Kab. Pesisir Barat, Senin(11/10).

Babinsa menginformasikan bahwa pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar SMA ini sebagai upaya mendukung program pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid -19.

Kopda Sarmidi berharap agar vaksinasi bagi pelajar dapat berjalan lancar., "untuk itu, Babinsa perlu bersinergi dengan unsur Tiga Pilar lainnya guna mendukung pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar, lancar dan tertib standar prorokol kesehatan yang ditetapkan,” tutur Babinsa.

“Dalam kegiatannya, selain memonitoring vaksinasi, Babinsa beserta Tiga Pilar lainnya juga turut aktif melakukan himbauan kepada para pelajar. Adapun himbauan yang disampaikan adalah mengingatkan pelajar agar tetap mematuhi protokol kesehatan dimasa pandemi Covid -19. [Sur]

Sabtu, 02 Oktober 2021

Akhirnya SDN 01 Panaragan Direhab Juga


Tubaba - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Panaragan yang berada di Panaragan kec. Tulang Bawang Tengah, kab. Tulang Bawang Barat akhirnya mendapat rehab bangunan.

Rehap SDN 01 Panaragan yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN sebesar Rp. 553.310.400,- itu dengan pihak ketiga pelaksana proyek CV. Maha Karya Abung.

Masyarakat Panaragan menyambut baik atas rehab ruang sekolah itu, pasalnya sudah sangat lama SDN 01 Panaragan tidak mendapat anggaran rehap bangunan.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Yanto pada awak media, "Sudah berpuluh tahun SDN 1 Panaragan ini tidak direhab bangunannya." Katanya.

"Dulu saya sekolah disini, dan sekarang anak saya juga sekolah disini," ucap Yanto.

Masih menurut Yanto, "Bangunan lama SDN 1 Panaragan lantainya masih memakai keramik ukuran kecil, serta kayu kusen pintu dan jendelanya juga sudah lama," kata Yanto.

Yanto sebagai masyarakat Panaragan sangat mengharapkan bangunan SDN itu menjadi sangat baik.

"Mudah-mudahan sekolah ini menjadi bagus, seperti keramik diganti dengan ukuran besar dan kusen pintu serta jendelanya juga diganti demi kenyamanan anak-anak belajar," pungkasnya.

Ingok selaku pelaksana pekerjaan rehab ruang SDN 01 Panaragan saat ditemui dilokasi sekolah menjelaskan, "Yang direhap 8 lokal dan hanya 1 lokal saja yang dikeramik serta ruang depan," ujar Ingok.

Saat disinggung mengenai ruang yang belum diberi atap, Ingok mengatakan, "Dana belum ada, masih menunggu dana pencairan 70%. Dan sekarang material pun susah, stok habis," kata Ingok. [Sur]

Sabtu, 28 Agustus 2021

Kapolda Banten Apresiasi Perjuangan Tanto, Pria Asal Bayah yang Keliling Kampung Demi Seragam Sekolah Anaknya


Banten -
 Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto mengapresiasi perjuangan Tanto pria berusia 46 tahun asal Bayah Barat, Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak.

Dilansir dari Kabar Banten,Kapolda Banten menilai perjuangan Tanto yang keliling kampung memohon kepada warga untuk memberikan seragam bekas buat anak-anaknya untuk sekolah tatap muka merupakan hal yang menginspirasi.

Karena hal itulah, Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho langsung memerintahkan anggotanya untuk mengundang Tanto pria asal Kabupaten Lebak tersebut.

Pada Jumat 27 Agustus 2021, Tanto memenuhi undangan Kapolda Banten datang ke Mapolda Banten bersama anak-anaknya.

Kedatangan Tanto langsung disambut hangat Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho.

Kapoldw Banten menganggap Tanto merupakan salah satu tamu kehormatan Kapolda Banten.

Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho mengatakan sangat bangga melihat perjuangan Tanto demi anaknya bisa sekolah.

"Semangat Tanto ini sungguh luar biasa, ia rela keliling kampung tanpa rasa malu untuk mencari baju bekas demi anaknya bisa sekolah tatap muka. Perjuangan seperti ini lah yang harus kita apresiasi dan teladani," ucap Kapolda Banten.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga menambahkan, guna mewujudkan perjuangan Tanto demi anak-anaknya bisa sekolah, Kapolda Banten memberikan bantuan tali asih kepada Tanto.

"Kapolda Banten sangat mengapresiasi perjuangan Tanto ini, untuk itu sebagai bentuk kepedulian kepada Tanto, Kapolda Banten tadi memberikan bantuan tali asih kepada Tanto. Dimana tujuannya untuk membantu perjuangan Tanto untuk sekolah anak-anaknya," ujar Shinto Silitonga.

Adapun bantuan yang diberikan Kapolda Banten berupa uang tunai, perlengkapan sekolah dan paket sembako.

"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat buat Tanto sekeluarga," tutur Shinto Silitonga. | Red