Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Tanggamus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Tanggamus. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Agustus 2024

ketua Pengadilan Negeri Tanggamus Ambil Sumpah dan Janji 45 Anggota DPRD Masa Jabatan 2024-2029



GK, Tanggamus -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanggamus menggelar Rapat Paripurna Istimewa Pengucapan Sumpah dan Janji Anggota DPRD Tanggamus masa jabatan 2024-2029.


Bertempat di ruang sidang DPRD setempat, sebanyak 45 Anggota DPRD Tanggamus, termasuk bakal calon Bupati (Balonbup) Tanggamus Dewi Handajani di ambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Tanggamus, Eva Susiana. 

Adapun dasar paripurna tersebut, ialah Keputusan Gubernur Lampung nomor G/481/B.01/HK/2024 tanggal 14 Agustus 2024 tentang peresmian pengangkatan keanggotaan anggota DPRD Tanggamus masa bakti 2024-2029.

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan didampingi Wakil Ketua I Irwandi Suralaga, turut serta dihadiri oleh Pj. Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan, Pj. Sekdakab Tanggamus Suaidi berserta jajaran Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam, Pengurus Partai Politik, Apdesi, Organisasi Masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat dan para Tokoh Masyarakat setempat. 

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, mewakili Pimpinan dan Anggota DPRD Tanggamus periode 2019-2024 menghaturkan rasa terimakasihnya kepada Bupati dan lembaga eksekutif serta berbagai elemen masyarakat atas segala dukungan yang telah diberikan selama menjabat keanggotaan legislatif. 

"Kami sangat berterimakasih atas dukungan, kerjasama, dan kritikan yang ditujukan kepada kami. Sehingga kami bisa menjalankan tugas dengan baik."ujar Heri. 

Tak lupa, ia pun mengucapkan permohonan maaf atas segala kesalah dan kekhilafan yang telah diperbuat selama ini. 

"Saya mewakili pimpinan dan anggota DPRD periode 2019-2024 menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," ungkapnya. 

Kemudian, dirinya juga secara khusus mengucapkan selamat atas pelantikan anggota DPRD periode 2024-2029. Dia berharap agar para anggota DPRD yang baru saja dilantik, selalu diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan tugasnya. 

"Selain itu, perkenankan saya mengucapkan selamat kepada sahabat saya, saudara Teddi Kurniawan. Karena beliau juga akan dilantik sebagai anggota DPRD Lampung," imbuhnya. 

Adapun komposisi anggota DPRD Tanggamus yang dilantik pada hari ini yakni : 

Anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) Tanggamus I meliputi, Kecamatan Kota Agung, Kota Agung Timur dan Kota Agung Barat. 

1.Irwandi Suralaga dari artai Kebangkitan Bangsa (PKB).
2.Muhammad Naufal dari Partai Gerindra. 
3.Tahang dari Gerindra. 
4.Hj.Dewi Handajani dari Partai PDI Perjuangan. 
5.Wandi dari Partai Golkar. 
6.Reza Dinata dari Partai Amanat Nasional. 
7. Indra Sunandar dari Partai Amanat Nasional. 

Anggota DPRD Dapil Tanggamus II meliputi, Kecamatan Pematangsawa, Bandar Negeri Semuong, Wonosobo dan Semaka. 

1.Nuzul Irsan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 
2.Buyung Alamsyah dari Partai PKB. 
3.Zudarwansyah dari Partai Gerindra. 
4.Didik Setiawan dari Partai PDI Perjuangan. 
5.Azmi dari Partai PDI Perjuangan. 
6.Suratman dari Partai NasDem. 
7.Marini Sari Utami dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). 
8.Bunyamin dari Partai Amanat Nasional (PAN) 

Anggota DPRD Dapil Tanggamus III meliputi Kecamatan Gisting, Sumberejo dan Gunung Alip 

1.Abdul Aris Azis dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 
2.Alief Chandra dari Partai Gerindra. 
3.Agung Setyo Utomo dari Partai PDI-Perjuangan. 
4.Sri Nilawati dari Partai PDI Perjuangan.
5.Hendrawan Adam dari Partai Golkar. 
6.Nursalim Ahyono dari Partai Keadilan Sejahtera. 
7.Triatno dari Partai Amanat Nasional. 

Anggota DPRD Dapil Tanggamus IV meliputi Kecamatan Pulau Panggung, Air Naningan, dan Ulubelu. 

1.Zulki Qurniawan dari Partai Kebangkitan Bangsa. 
2.Hilman dari Partai Gerindra. 
3.Mulyadi dari Partai PDI Perjuangan. 
4.Joni Ansonet dari Partai PDI Perjuangan. 
5.Piter Anderson (Partai Golkar) 3.645 suara
6.Sutra Jaya dari Partai artai NasDem. 
7.Sumiyati dari Partai Amanat Nasional. 
8. Irsi Jaya dari Partai Persatuan Pembangunan. 


Anggota DPRD Dapil Tanggamus V meliputi, Kecamatan Pugung, dan Talang Padang. 

1.Mujibul Umam dari Partai Kebangkitan Bangsa. 
2.M.Rangga Putra Hakim dari Partai Gerindra. 
3.M.Nur Alwi dari Partai PDI Perjuangan. 
4.Wahyu Agus Fediawan dari Partai PDI Perjuangan. 
5.Heri Ermawan dari Partai Golkar. 
6.Heru dari Partai NasDem. 
7.Koyim dari Partai Amanat Nasional. 
8.Andri Kusuma dari Partai Persatuan Pembangunan. 

Anggota DPRD Dapil Tanggamus VI meliputi, Kecamatan Bulok, Cukuhbalak, Kelumbayan, Kelumbayan Barat, dan Limau. 

1.Edy Yalismi dari Partai Kebangkitan Bangsa. 
2.Romzy Edy dari Partai Gerindra. 
3.Herlan Adianto dari Partai Gerindra. 
4.Rahman Agus dari Partai PDI Perjuangan. 
5.Tri Wahyuningsih dari Partai NasDem. 
6.Iflah Haza dari Partai Amanat Nasional. 
7.Ahmad Parid dari Partai Persatuan Pembangunan. (Ar)

Kamis, 15 Agustus 2024

Umbul-Umbul Yang Habiskan Anggaran Puluhan Juta, Tampak Hanya Sedikit yang Berkibar



GK, Tanggamus -- Pemerintah Pekon Sinarjawa, Kecamatan Airnaningan, Kabupaten Tanggamus, diketahui mengucurkan Anggaran Dana Desa (DD) hingga mencapai puluhan juta rupiah untuk pembiayaan Umbul-Umbul. Rabu, (14/8/2024).

Penelusuran Tinta Informasi di Pekon Sinarjawa pada H-3, menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-79, mendapati pada pemukiman warga di sisi kanan kiri jalan poros, menuju antar Pekon, Kecamatan dan Kabupaten, yang di hiasi warna-warni Umbul-Umbul dan Bendera merah putih.

Hal itu merupakan salah satu simbol partisipasi masyarakat Indonesia, khususnya warga Pekon Sinarjawa dalam menyemarakkan Hari Kemerdekaan 

Dan mengenang jasa para pahlawan, utamanya, pada bulan inilah Ir. Soekarno- Hatta, memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 silam, dan tahun ini, Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 RI pada Sabtu, 17 Agustus 2024 mendatang.

Namun sedikit disayangkan, pasalnya, banyak didapati Umbul-Umbul yang tampak kusam, bahkan didapati juga pada jalur depan rumah warga yang belum memasang umbul-umbul. 

Diketahui, Pekon Sinarjawa pada tahun lalu, menghabiskan Anggaran (DD) hingga lebih dari Rp.50 juta, untuk pengadaan umbul- umbul tersebut. 

Di duga, hingga saat ini masih di simpan oleh Oknum Aparatur pekon setempat dan hanya dibagikan ke beberapa warganya saja.

Dalam penelusuran tersebut, tampak juga kegiatan Pemuda Pemudi yang Antusias mengikuti kompetisi olahraga Bola Volly di halaman Balai Pekon setempat. 

Usai kegiatan, dikatakan oleh Ketua Karangtaruna Pekon Sinarjawa, Doni Andalas, bahwa Bendera merah putih di depan Balai Pekon, akan dipasang pada esok hari.

"Besok pagi kita pasang, karena tadi tiang benderanya patah terkena bola Volly," katanya, saat ditanya tentang bendera yang belum nampak terpasang. (Ar)

Selasa, 30 Juli 2024

Ketahuan BPK, Dinkes Tanggamus Korupsi Absen dan Tambahan Penghasilan



GK, Tanggamus -- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia mendapati kecurangan pada Absensi dan Tambahan Penghasilan Berdasarkan Beban Kerja Pegawai Negeri Sipil di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung di Tahun 2023, hingga mencapai Puluhan juta rupiah. Selasa, (30/7/2024).

Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan kepatuhan atas belanja daerah, tahun anggaran 2023, BPK Republik Indonesia telah menemukan 5 pegawai dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus yang bermasalah pada Sistem Perekaman Kehadiran Pegawai Belum Tertib dan Tambahan Penghasilan Berdasarkan Beban Kerja Pegawai Negeri Sipil Senilai Rp. 91.647.600,- 

Hal itu tidak sesuai ketentuan berdasarkan hasil pemeriksaan atas daftar pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dari Dinkes Tanggamus pada No.5/LHP/XVlll.BLP/01/2024. Tanggal 16 Januari 2024.

"Kelebihan pembayaran TPP kepada lima pegawai pada Dinkes Tanggamus sebesar : Rp91.647.600,00 (71.400.000,00 + 11.750.000,00 + 8.497.600,00)," kutipan BPK.

BPK juga diketahui telah memberi merekomendasi kepada Pj. Bupati Tanggamus agar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), agar lebih cermat melakukan pengujian atas tagihan dan memerintahkan pembayaran TPP Berdasarkan Beban Kerja PNS dan memproses kelebihan pembayaran TPP kepada lima pegawai sebesar
Rp91.647.600,00 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan
menyetorkan ke Kas Daerah. ( Arm)

Selasa, 23 Juli 2024

DPRD Tanggamus Kunker ke BPPBJ Daerah Khusus Jakarta



GK, Jakarta - DPRD Kabupaten Tanggamus melakukan kunjungan kerja ke Badan Pelayanan Pengadaan barang/Jasa Provinsi (BPPBJ) Daerah Khusus Jakarta, Kamis 27 Juni 2024.

Kedatangan rombongan DPRD Tanggamus yang dipimpin Wakil Ketua III DPRD Tanggamus Kurnain itu disambut oleh Kepala Bidang Pengelolaan Pengadaan Dwiriani, di Ruang Rapat Terbuka BPPBJ Daerah Khusus Jakarta.

Adapun Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus yang melakukan kunjungan kerja ke BPPBJ Daerah Khusus Jakarta diantaranya Ahmad Farid; Febrio Martha Mustafa; Rodiah; Heru SH; Koyim; Hendrawan Adam dan Iflah Haza.

Kunjungan kerja itu dalam rangka peningkatan kualitas pengelolaan barang dan jasa secara efektif dan efisien serta pengelolaan strategis pengadaan.

Dalam rapat tersebut, Kepala Bidang Pengelolaan Pengadaan di BPPBJ DKI Jakarta Dwiriani mengatakan, saat ini hampir semua pengadaan barang dan jasa di Provinsi DKI Jakarta sudah memakai sistem e-katalog agar lebih efektif dan efisien.

"Termasuk pekerjaan fisik sekarang sudah mulai menggunakan e-katalog," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Tanggamus Kurnain mengatakan, kunjungan kerja ke BPPBJ Provinsi Daerah Khusus Jakarta untuk berkonsultasi sekaligus memperdalam pengalaman terkait peningkatan kualitas pengelolaan barang dan jasa secara efektif dan efisien serta pengelolaan strategis pengadaan.

"Harapanya kedepan nanti pengalaman yang telah kita dapat dari Kunker ini bisa diterapkan juga di Kabupaten Tanggamus sehingga proses pengelolaan barang dan jasa di Kabupaten Tanggamus bisa lebih efektif dan efisien," pungkasnya. (Arm)

Kamis, 21 Maret 2024

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanggamus Tahun 2024.


GK,Tanggamus
–  Rapat Paripurna DPRD  kabupaten tanggamus tahun 2023 dalam agenda Rapat Paripurna Dalam Rangka Hari Ulang Kabupaten Tanggamus Ke-27 Tahun 2024. Bertempat di ruang sidang DPRD tanggamus, Jl. Urip Sumoharjo No. 1, Pekon Kampung Baru, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus Pada hari Rabu tanggal 20 Maret 2024


Hadir dalam Kegiatan tersebut Pj. Bupati Tanggamus (Ir Mulyadi Irsan, M.T) para forkopimda kabupaten tanggamus, para asisten, para Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian, Camat Sekabupaten Tanggamus, ketia tp PKK kabupaten tanggamus,  Insan Pers, Para Undangan.


Rapat dipimpin ketua dewan Heri Agus Setiawan , dan di dampingi wakil ketua dewan 1, Irwandi Suralaga, wakil ketua dewan 2, Tedi Kurniawan, wakil ketua dewan 3, Kurnain, serta diikuti 27 Anggota DPRD Tanggamus. Heri Agus Setiawan mengucapkan terima atas kesemua anggota yang hadir.


Pj. Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan dalam sambutanya menyampaikan Sebagaimana kita ketahui, Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kabupaten Tanggamus Ke-27 ini merupakan puncak apresiasi daerah terhadap sejarah perjuangan pembentukan Kabupaten Tanggamus, setiap tanggal 21 Maret, sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1997 tentang Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Tulang Bawang dan Kabupaten Daerah Tingkat II Tanggamus. 


Merujuk kepada sejarah, wilayah Kabupaten Tanggamus dimasuki oleh penjajah Belanda pada tanggal 24 Agustus 1682 melalui ekspedisi perdagangan VOC. Hal ini terjadi akibat imbas dari berkuasanya Sultan Haji sebagai pengganti Sultan Ageng Tirtayasa. Dari tahun 1682 sampai 1799 perlawanan terhadap Belanda masih berlangsung, namun sejak tahun 1856 perlawanan terhadap pemeritahan Belanda mulai surut, selanjutnya di wilayah Tanggamus dibentuk Onder Afdeling yang dipimpin oleh seorang Controlir di Kota Agung. Pada saat itu pemerintahan telah dilaksanakan oleh Pemerintahan Adat dengan sebutan Marga yang masing-masing dipimpin oleh seorang Pasirah yang membawahi beberapa Kampung. 


Pada tahun 1944 berdiri Pemerintahan Kecamatan dan Kewedanan, serta pada tahun 1953 berdiri pula Pemerintahan Negeri sekaligus menghapus Pemerintahan Adat atau Marga. Pada masa Pemerintahan Kewedanan Kota Agung mengkoordinir 4 wilayah Kecamatan yaitu Kecamatan Kota Agung, Kecamatan Wonosobo, Kecamatan Cukuh Balak dan Kecamatan Talang Padang yang mencakup Kecamatan Pulau Panggung. Pada Tahun 1964 Pemerintahan Kewedanan dihapuskan, lalu tahun 1971 Pemerintahan Negeri juga dihapuskan. 


Pada perkembangan selanjutnya tahun 1979, dalam rangka memperpendek rentang kendali sistem pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan, berdasarkan keputusan menteri Dalam Negeri Nomor 114/1979 tanggal 30 Juni 1979, maka dibentuk wilayah Pembantu Bupati Lampung Selatan di Kota Agung. Wilayah ini mencakup 10 Kecamatan dan 7 Perwakilan Kecamatan dengan 300 Desa dan 3 Kelurahan serta 4 Desa Persiapan. 


Secara administratif ketika terbentuk Kabupaten Tanggamus, terdiri dari 11 Wilayah Kecamatan dan 6 Wilayah Perwakilan Kecamatan, kemudian dilakukan pemekaran Kecamatan yang sampai dengan tahun 2007 Kabupaten Tanggamus memiliki 28 Kecamatan, 8 Kelurahan dan 371 Pekon/Desa. 


Selanjutnya pada tanggal 26 November 2008, melalui Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Pringsewu di Provinsi Lampung, maka cakupan wilayah Kabupaten Tanggamus dikurangi dengan wilayah Kabupaten Pringsewu terdiri dari 8 Kecamatan, dan Kabupaten Tanggamus memiliki 20 Kecamatan, 299 Pekon dan 3 Kelurahan. 


Peristiwa dan catatan sejarah menunjukkan bahwa para pejuang yaitu pendahulu-pendahulu kita sangat berani melawan penjajah, karena masyarakat Tanggamus waktu itu memiliki semangat juang yang luar biasa dan gagah berani. Semangat perjuangan tersebut tidak pernah pudar, bahkan semangat itu yang ingin terus kita tanamkan di jiwa masyarakat Kabupaten Tanggamus, melalui sinergi, kerja berkualitas, saling membantu dan bergotong royong dengan fokus menjadikan Kabupaten Tanggamus yang makin Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan. 


Sebagai masyarakat Kabupaten Tanggamus, mari kita jadikan hari kelahiran Kabupaten Tanggamus sebagai sebuah inspirasi dan motivasi, untuk mengisi kembali setiap detik perjuangan kehidupan ini, dengan karya, inovasi dan prestasi, lalu kita bingkai catatan perjalanan hari ini dan kedepannya dengan kerja yang produktif demi meraih cita-cita dan harapan di masa depan. Rasa cinta dan rasa memiliki terhadap Kabupaten Tanggamus, tentunya harus terpatri dalam dada, tercermin dalam sikap dan terwujud dalam setiap diri pribadi masyarakat Kabupaten Tanggamus. 


Hal tersebut tentunya sejalan dengan tema peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Tanggamus ke-27 tahun ini yaitu “Bakti Bersama Menuju Tanggamus Sejahtera”. Melalui tema ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tanggamus untuk bersama-sama manfaatkan segala potensi keberagaman budaya, adat istiadat serta agama maupun potensi SDM dan SDA yang ada, kita bersatu dan bergerak bersama untuk maju dan berprestasi dalam meningkatkan pembangunan disemua sektor kehidupan, agar masyarakat Kabupaten Tanggamus dapat hidup sejahtera lahir dan bathin. 


Saat ini kita dihadapkan pada tantangan global yang semakin kompleks, seiring dengan laju perubahan yang sangat cepat di berbagai bidang, yang sering disebut sebagai "megatrend global". Perubahan global ini tidak hanya melibatkan transformasi besar yang mempengaruhi banyak aspek kehidupan, tetapi juga berlangsung dalam rentang waktu yang panjang dan sangat mendalam, terutama karena dipicu oleh kemajuan teknologi digital dan komputasi. Kemajuan ini telah mengubah cara kita berinteraksi, bekerja, dan berinovasi di dunia saat ini. 


Selain itu, pembangunan juga dihadapkan pada bonus demografi yang menawarkan peluang untuk meningkatkan produktivitas ekonomi dan pembangunan manusia, namun juga menimbulkan tantangan terkait


dengan penyediaan lapangan kerja, pendidikan, kesehatan, dan berbagai kebutuhan dasar lainnya bagi populasi yang terus bertambah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengidentifikasi megatrend global ini dan merumuskan strategi yang tepat dalam menghadapinya agar dapat mengambil manfaat dari perubahan ini dan mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Pelaksanaan pembangunan yang telah dilakukan beberapa tahun ini, dapat kami petakan capaian pembangunan untuk mengatasi isu strategis yang ada, capaian tersebut antara lain: 1) Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM. Salah satu tolok ukur untuk mengevaluasi peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia adalah melalui Indeks Pembangunan Manusia atau IPM. Pada tahun 2023, capaian IPM Kabupaten Tanggamus masuk kedalam kategori sedang, yakni sebesar 69,93 yang masih berada di bawah angka IPM Provinsi Lampung sebesar 72,48 dan IPM Nasional sebesar 74,39. Rendahnya capaian IPM di Kabupaten Tanggamus ini sebagian besar disebabkan oleh rendahnya pencapaian dalam indikator pendidikan. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) masih rendah, hanya sekitar 7,36 tahun atau setara dengan kelas VIII SMP. Sementara Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) hanya mencapai 12,31 tahun, setara dengan jenjang Diploma-lI. Selain itu, Kabupaten Tanggamus juga menghadapi tantangan serius terkait tingginya angka Prevalensi Stunting, yang pada tahun 2022 mencapai 20,4 persen berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia, dan pada tahun 2023 berdasarkan hasil perhitungan mandiri diproyeksikan menurun menjadi 12,68 persen. Tingkat kualitas pelayanan kesehatan juga masih perlu ditingkatkan, mengingat masih terbatasnya jumlah tenaga medis dan fasilitas kesehatan yang berkualitas di seluruh wilayah Tanggamus. Meskipun demikian pada tahun 2023 kita berhasil mengawal RSUD Batin Mangunang memperoleh Akreditasi Paripurna dan terdapat 12 Puskesmas yang juga telah mendapatkan akreditasi Paripurna serta 12 Puskesmas yang mendapatkan Akreditasi Utama dari 26 Puskesmas yang ada atau 2) 

46,15 persen sedangkan 2 Puskesmas lainnya belum dilakukan akreditasi karena baru beroperasi. 


Penguatan Ketahanan Ekonomi, Investasi dan Daya Saing Produk Lokal. 

Pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 yang terjadi pada tahun 2020 yang berakibat perekonomian Tanggamus mengalami kontraksi sebesar minus 1,77 persen, mengalami perbaikan menjadi 2,30 persen pada tahun 2021 dan 4,16 persen pada tahun 2022. Kemudian, pada tahun 2023, pertumbuhan ekonomi Tanggamus kembali meningkat yang mencapai 4,70 persen, melebihi rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung sebesar 4,55 persen. 


Meskipun demikian, perekonomian Tanggamus masih bergantung pada sektor primer, hal ini terlihat dari kontribusi Sektor Industri Pengolahan yang masih rendah, hanya sebesar 6,33 persen karena sektor yang paling dominan masih berada pada Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan yang mencapai 38,33 persen terhadap PDRB. Selain itu, realisasi investasi juga masih terbatas, baru mencapai 5,18 persen. Oleh karena itu, untuk mendukung penguatan ekonomi lokal, strategi akan difokuskan pada pengembangan sektor 3) 

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor informal lainnya. 

Penurunan Disparitas Wilayah melalui Penyediaan Infrstruktur Dasar Masyarakat yang Merata. 


Tantangan dalam menurunkan disparitas antar wilayah di Kabupaten Tanggamus dihadapkan dengan rendahnya Tingkat Kemantapan Jalan Kabupaten yang saat ini baru mencapai 37,74 persen, hal ini masih terkendala dengan keterbatasan — kemampuan pembiayaan untuk penanganan ruas jalan yang memadai. Di samping itu, kemajuan pembangunan pekon yang tercermin dalam Indeks Desa Membangun atau IDM juga belum terlalu signifikan. Meskipun pada tahun 2023 Kabupaten Tanggamus berhasil mengentaskan pekon tertinggal atau sudah tidak ada lagi Pekon di Kabupaten Tanggamus yang berstatus Pekon Tertinggal, namun sebagian besar masih berstatus berkembang yaitu 189 Pekon atau 63,21 persen, sedangkan yang berstatus maju sebanyak 108 Pekon atau 36,12 persen dan yang berstatus mandiri baru mencapai 2 Pekon atau 0,67 persen. 


4) Penanggulangan Kemiskinan dan Perluasan Kesempatan Kerja. 

Pada tahun 2022, angka kemiskinan Kabupaten Tanggamus mencapai 10,98 persen, kemudian mengalami perbaikan pada tahun 2023 yang turun menjadi 10,52 persen meskipun lebih rendah dari angka kemiskinan Provinsi Lampung yang sebesar 11,11 persen akan tetapi masih cukup tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata Nasional sebesar 9,36 persen. Oleh karena itu pada tahun 2024-2025, angka kemiskinan ditargetkan satu digit yaitu 9,4 sampai dengan 9,7 persen selain itu Kabupaten Tanggamus juga dihadapkan pada masalah kemiskinan ekstrem yang masih di alami oleh 1,95”5 penduduk. 


Sedangkan pada Sektor Ketenagakerjaan, capaiannya dapat dilihat dari indikator Tingat Pengangguran Terbuka atau TPT. Pada tahun 2022, TPT Kabupaten Tanggamus mencapai 3,70 persen yang berhasil diturunkan menjadi 3,35 persen pada tahun 2023,


sementara itu Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja atau TPAK juga meningkat dari 68,91 persen pada tahun 2022 menjadi 70,60 persen pada tahun 2023. 


Penghargaan Siger Stunting Kategori Predikat Madya pada Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Provinsi Lampung Tahun 2023: 


Penghargaan Terbaik ke-3 PPD Sai Bumi Ruwai Jurai Tahun 2023, Penghargaan Stand Kategori Design dan Dekorasi Terbaik pada APKASI Otonomi Expo 2023, Penghargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya Tahun 2023 dari Kementerian PP-PA: 


Penghargaan BKN Award 2023, Terbaik I Implementasi NSPK Manajemen ASN, Terbaik I Kategori Implementasi Perencanaan Kebutuhan dan Mutasi serta Terbaik Il Penerapan Manajemen Kinerja: Penghargaan Kabupaten UHC Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), 


Penghargaan Juara Umum Ke-2 pada MTA Provinsi Lampung Tahun 2023, 9) Penghargaan Anjungan Terinspiratif pada Pekan Raya Lampung Tahun 2023: 


10) Penghargaan Proklim Utama Tahun 2023 untuk Pekon Gisting Atas dari Kementerian LHK: 


11) Penghargaan Integrated Sustainability Indonesia Movenment For Regencies 2023 Dalam Pencapaian SDGs dari Bappenas dan APKASI: 


12) Penghargaan Juara II Tingkat Nasional Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2023 Kategori Desa Berkembang untuk Pekon Kiluan Negeri dari Kemendesa dan PDTT, 


13) Penghargaan Peningkatan Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023, 


14) Penghargaan Kartu Petani Berjaya Award Tahun 2023 untuk 7 Kategori: 


15) Penghargaan Inovation Government Award Tahun 2023 sebagai Kabupaten Sangat Inovatif dari Kemendagri, 


16) Penghargaan Kabupaten Peduli HAM Tahun 2023, dari Kemenkumham, 


17) Penghargaan Plakat Adipura Tahun 2023 Kategori Hutan Kota Terbaik untuk Hutan Kota Way Lalaan dari Kementerian LHK. 


Keberhasilan dan prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras dan kerja nyata dari seluruh komponen warga masyarakat Kabupaten Tanggamus, termasuk rekan-rekan Anggota FORKOPIMDA, para Pimpinan dan Anggota DPRD, ASN, TNI/Polri, Partai Politik, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Pemuda-Pemudi dan elemen masyarakat lainnya. 


Dalam proses pembangunan di Kabupaten kita tercinta ini, satu hal yang tak kalah penting adalah tetap terjaganya situasi kondusif, aman, tentram dan damai, karena dengan situasi yang kondusif itu, maka kita dapat menggerakkan dan mengarahkan pembangunan sesuai harapan masyarakat secara langsung, baik untuk jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang. 


Mari kita jadikan peringatan Hari Jadi Kabupaten Tanggamus sebagai momentum untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri serta memantapkan kebersamaan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Tanggamus..Ar

Kamis, 07 Maret 2024

Pemerintah Kabupaten Tanggamus Menggelar Musrembang RKPD Tahun 2025


TANGGAMUS
-- Pemerintah Kabupaten Tanggamus Menggelar musyawarah  Rencana Pembangunan (MUSRENBANG)
Tahun 2024 dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2025.
Acara berlangsung di GOR RATU  Kecamatan Kotaagung. Rabu (6Maret 2024)

Pembukaan Musrenbang di hadiri oleh Sekda Provinsi Fahrizal Darminto mewakili Gubernur Lampung dengan di tandai pemukulan gong bahwa Musrenbang resmi dibuka.

Di sela sela kegiatan di berikan juga penghargaan kepada para pemenang 
Musrenbang AWARD.

Pj. Bupati Tanggamus Ir. Mulyadi Irsan, dalam sambutannya mengatakan 
Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah telah menegaskan bahwa Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) merupakan dokumen penting dalam perencanaan pembangunan daerah yang mencakup periode satu tahun. 

RKPD ini merupakan penjabaran dari rencana pembangunan jangka menengah yang merupakan bagian integral dari sistem perencanaan pembangunan nasional.
 
Proses penyusunan RKPD dilakukan dengan pendekatan politik, teknokratik, partisipatif, serta melibatkan pendekatan top down dan bottom up.  Oleh karena itu, Rancangan RKPD yang telah dibahas 
dalam rangkaian forum Musrenbang mulai dari tingkat Pekon, Kelurahan, Kecamatan sampai dengan Musrenbang 
Kabupaten saat ini, disusun berpedoman pada Rancangan RPD Tahun 2024-2026 sebagai pengganti RPJMD Tahun 
2018-2023, memperhatikan hasil evaluasi pelaksanaan tahun 
sebelumnya dan mengacu pada sasaran pembangunan Provinsi Lampung melalui Agenda Kerja Utama Rakyat Lampung Berjaya serta tema dan sasaran dan tema pembangunan nasional.

RKPD 2025 menjadi langkah awal pelaksanaan RPJMD 2025-2029 yang akan disusun pada tahun depan 
sebagai pedoman penting bagi Bupati yang terpilih untuk merumuskan arah pembangunan di masa mendatang. RKPD 2025 juga sebagai fondasi utama yang memainkan peran krusial dalam mencapai sasaran dan target RPJPD 2025- 2045, dengan visi Tanggamus yang SMART (Sejahtera, Maju 
dan Berkelanjutan) di tahun 2045.

Dalam rangka pembangunan di tahun 2025, Kabupaten Tanggamus telah meng-identifikasi beberapa isu 
strategis yang perlu segera dibenahi antara lain :
Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia, Penguatan Ekonomi, Investasi dan Daya saing 
produk lokal, Penurunan Disparitas Wilayah melalui Penyediaan 
Infrstruktur Dasar Masyarakat yang merata, Penguatan Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik, Penguatan Ketahanan Sosial-Budaya, Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Ujarnya". 


Gubernur Lampung dalam sambutannya yang diwakili sekretaris Daerah Provinsi Fahrizal Darminto, menyampaikan ucapan selamat atas Musrenbang RKPD Tahun 2025 Kabupaten Tanggamus, sebagai bukti bahwa jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus selalu proaktif melibatkan masyarakat dalam rangkaian proses perencanaan pembangunan.

Saya berharap, forum ini dapat menjadi momentum untuk mendengarkan dan mengakomodir program program yang dibutuhkan masyarakat.

Pada forum ini saya ingin tekankan bahwa tujuan dan sasaran pembangunan antara pemerintah Kabupaten pemerintah Provinsi, dan pemerintah Pusat harus selaras dan sejalan.

Apresiasi capaian pembangunan kabupaten dan kota akan menentukan capaian pembangunan provinsi. Begitu juga capaian pembangunan nasional, merupakan akumulasi kinerja pembangunan seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Karena itu, Koordinasibdan sinergi antar jenjang pemerintahan menjadi kunci keberhasilan pembangunan.

Pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan tema pembangunan tahun2025 yaitu " Sinergi Memperkuat Kapasitas Diri dan Ketahanan Ekonomi Berkelanjutan serta Kualitas Pembangunan Manusia". 

Yang sinergi dengan tema pembangunan nasional tahun 2025 yaitu " Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan" dengan 7 prioritas pembangunan yaitu :
Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan, Meningkatkan kualitas hidup SDM, Penanganan Kemiskinan, pembangunan infrastruktur, Reformasi Birokrasi. Pemantapan  kehidupan masyarakat yang aman berbudaya dan demokratis. Serta Peningkatan kualitas lingkungan hidup, Ucapnya".

Hadir juga Porkofimda , Sekdakab Tanggamus,  Para Asisten dan staf Ahli Bupati, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat se kabupaten Tanggamus, Kepala Bappeda Provinsi atu yang mewakili beserta jajaran, Para Pimpinan Instansi Vertikal/BUMN/BUMD/Swasta se kabupaten Tanggamus, Ketua TP-PKK dan Ketua DWP Kabupaten Tanggamus, Para Kepala Pekon dan Aparat Pekon yang mengikuti secara virtual , para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Unsur Perguruan Tinggi, Tokoh Pemuda, Insan Pers dan Unsur Ormas se kabupaten Tanggamus.(Arman)

Minggu, 08 Oktober 2023

Kabupaten Tanggamus Menampilkan Tarian Kahaja Baniting Di Acara Malam Kebudayaan Pekan Raya Lampung


GK,Bandar Lampung
– Kabupaten Tanggamus Melalui Sanggar Artcom Debingi SMA N 1 Kotaagung Kabupaten Tanggamus Mengisi acara Malam kebudayaan Pekan Raya Lampung di PKOR Way Halim Bandar  Lampung Jum'at malam (07/10/23).

Hadir dalam acara tersebut diantaranya Kadis Kominfo Suhartono dan Kadis pendidikan Yadi Mulyadi. 

kegiatan non-pelajaran formal yang dilakukan peserta didik sekolah SMAN 1 Kotaagung Kabupaten Tanggamus (Ekstrakurikuler)  seni  the art community Debingi dibawah binaan ibu Ratna Uli S.Pd, M.Pd menampilkan tarian Khaja Baniting dan beberapa lagu lagu daerah lampung.

Saat di Wawancarai Via HP Koko selaku Pembina Ekskul Sanggar Artcom Debingi SMAN1 Kotaagung Menjelaskan "Penampilan kebudayaan ini dimaksudkan untuk memperkenalkan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus.

Lewat sebuah Tarian "Khaja Baniting" yang menceritakan tentang keperkasaan seorang Raja di Kabupaten Tanggamus, Dia bisa berubah wujud Nya menjadi se ekor Harimau, akan tetapi banyak nya Harimau di daerah Kabupaten Tanggamus, khaja baniting memberi tanda sebuah Ikat pinggang berwarna Putih menjadi Ciri khas Nya tersendiri "tambah Koko.

Mudah - mudahan Melalui Tari-tarian kita bisa mengenalkan Sejarah dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus, ke generasi Muda yang bisa dibilang Saat ini banyak yang kurang memahami Sejarah tentang Kebudayaan Kabupaten Tanggamus "ujar Koko 

Tarian Khaja Baniting ini Di bawakan oleh lima (5) orang penari yang terdiri dari tiga (3) Siswi, dua (2) Siswa dan 13 pemusik.

Selain Tarian, SMAN1 Kotaagung Kabupaten Tanggamus  juga menampilkan lagu-lagu, Salah satunya lagu Indonesia Cahaya Indonesia yang di ciptakan oleh Bapak Drs. Hamid Heriansyah Lubis M. Si., yang merupakan Sekda kabupaten tanggamus.( Arman )

Selasa, 15 Agustus 2023

Kominfo Kabupaten Tanggamus Memeriahkan HUT RI KE ‐78


GK, Tanggamus
– Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanggamus menggelar aneka perlombaan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Lomba ini diikuti para pegawai internal ASN dan Non ASN Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanggamus, Selasa (15/8/2023).

Lomba internal Diskominfo tersebut diantaranya Lomba memasukan Kawat ke dalam botol, makan kerupuk, Joged balon, Bakar ikan, Tebak kawan dan lomba kepit balon.

Para karyawan tampak antusias mengikuti lomba tersebut dan saling kompak berebut menjadi pemenang. Tidak hanya staf, para pejabat juga turut bergabung memeriahkan lomba tersebut.

"Perlombaan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan kekompakan antar pegawai. Harapannya, tentu bisa ikut meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta kinerja pegawai," kata Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanggamus, Suhartono.

"Saya mengapresiasi kepada teman-teman yang mempunyai ide lomba ini dan berhasil mempersiapkan semuanya dengan baik hanya dalam waktu kurang dari 24 jam karena idenya ini mendadak ujar "Suhartono.

Dalam lomba tersebut para pegawai kompak mengenakan pakaian bernuansa merah putih. Suasana kantor pun dihiasi dengan bendera merah putih dan balon warna warni.( Arman )