Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Operasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Operasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Oktober 2023

8.568 Personel Polda Lampung, di Terjunkan Pengamanan Operasi Mantap Brata Krakatau 2024


GK, BANDAR LAMPUNG - Jajaran Polda Lampung menggelar Operasi Mantap Brata Krakatau 2024 di lapangan Korpri Pemprov Lampung, Selasa (17/10/2023). 

Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika S.H.S.I.K.M.Si., memimpin langsung gelar pasukan Operasi Mantap Brata (OMB) yang bertujuan untuk menjaga Kamtibmas jelang dan saat Pemilu nanti yang digelar serentak pada 14 Februari 2024. 

Kapolda Lampung juga mengatakan, gelar pasukan juga dihadiri jajaran TNI, Pemerintah Daerah dan Stakholder terkait lainnya. Hal ini juga untuk memudahkan koordinasi. "Ya tujuannya agar sukses, aman, damai, dan sejuk," Ujarnya

Kepolisian Daerah (Polda) Lampung akan mengerahkan sebanyak 6.568 personel Polda dan Polres jajaran dan didukung 2.000 personel terdiri dari TNI, Pemerintah Daerah dan Stakholder terkait  lainnya guna mengamankan pemungutan suara Pemilu 2024 agar aman, damai, dan sejuk. 

Polda Lampung, menyatakan kesiapannya melaksanakan Pengamanan Pemilu 2024, mulai dari pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.

"Dalam pengaman Pemilu ini upaya persuasif akan dikedepankan, dengan mengedepankan tindakan humanis dalam melaksanakan pengamanan saat berlangsungnya tahapan pemilu yang akan berlangsung tahun 2024 nanti". Ungkap Kapolda,[Feby]

Senin, 09 Oktober 2023

Jalur Ditutup saat Tamu Negara KTT AIS Forum 2023 Melintas, Polri Minta Maaf ke Masyarakat dan Wisatawan


GK, Bali - Polri menggelar Operasi Tribrata Agung 2023 dalam rangka pengamanan pergelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island State (AIS) Forum 2023 yang digelar di Bali, pada 10-11 Oktober 2023.

Dalam Operasi ini, Polri membentuk beberapa Satgas, salah satunya Satgas Pengawalan, Rute, Patroli dan Parkir (Walrolakir). Satgas ini berwenang untuk mengamankan dan mengawal para kepala negara, menteri dan delegasi KTT AIS Forum yang datang.

Kasatgas Walrolakir Brigjen Pol Aan Suhanan mengatakan, sejauh ini sudah ada beberapa kepala negara dan delegasi yang hadir di Bali untuk mengikuti KTT AIS Forum 2023.

"Hari ini ada 4 tamu VVIP yang datang ke Bali dan sisanya besok pada saat kegiatan dimulai," kata Aan di 91 Command Center, Bali, Senin, (9/10/2023).

Lebih lanjut, ia pun melaporkan situasi kondisi pengamanan dan pengawalan tamu VIP dan VVIP masih berjalan aman, lancar dan kondusif. Para tamu negara sampai ke tempat akomodasi dari Bandara tepat waktu.

"Kami sampaikan terima kasih ke masyarakat Bali yang sudah bertoleransi menyambut tamu kita," katanya.

Dalam proses pengamanan dan pengawalan, Aan menyebut Polri sudah mempunyai Standar Operasional Prosedur (SOP) seperti pergelaran KTT G20 dan KTT ASEAN yang pernah digelar.

"Jadi pada KTT ini, sama SOP yang kita terapkan pada saat pengawalan kita berkoordinasi dengan TNI karena ada VIP dan VVIP untuk pengawalan. Untuk pengamanan rute kita juga protap ada 16 rute, salah satunya untuk rute emergency, evakuasi dan sebagainya termasuk rute cadangan sudah kita siapkan," katanya.

Terkait apakah ada rekayasa lalu lintas atau penutupan jalur, Aa menyebut hal tersebut bersifat situasional. Artinya penutupan jalan dilakukan pada saat tamu VIP dan VVIP sedang melintas baik dari Bandara ke akomodasi maupun sebaliknya. Serta dari akomodasi ke venue.

"Secara total tidak ada artinya pada saat delegasi lewat kita akan menutup jalur dan mengalihkan arus lalu lintas masyarakat ke jalur lain. Jadi secara permanen tidak ada penutupan. Hanya saat lewat delegasi ditutup sementara. Jadi kami mohon maaf untuk masyarakat Bali maupun wisatawan yang mengalami kepadatan dan kemacetan saat delegasi melintas," katanya.[Feby]

Senin, 02 Oktober 2023

Jaga Pemilu Damai, Operasi Nusantara Cooling System Kedepankan Upaya Preemtif dan Preventif


GK, Jakarta - Kepala Operasi Nusantara Cooling System (Kaops NCS) Irjen Asep Edi Suheri, S.I.K, M.Si menegaskan Operasi NCS 2023-2024 mengedepankan upaya preemtif dan preventif untuk mengeliminir terjadinya potensi konflik sosial jelang Pemilu 2024.

Asep menuturkan Operasi Nusantara Cooling System sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo menjaga pemilu serentak 2024 mendatang agar masyarakat tidak boleh terpecah belah. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginginkan adanya kerja sama masyarakat dengan Polri dalam cooling system agar persatuan dan kesatuan Bangsa terjaga serta pemilu damai dapat terwujud.

"Menindaklanjuti hal tersebut, Bapak Kapolri menerbitkan Surat Perintah, Sprin/2439/VIII/OPS.1.1/2023 tanggal 25 Agustus 2023 untuk melaksanakan Operasi Nusantara Cooling System sejak 11 September kemarin. Operasi tersebut untuk meminimalisir isu-isu provokatif berlatar belakang SARA baik terjadi di tengah-tengah masyarakat maupun di ruang Siber. Dengan mengutamakan tindakan preemtif dan preventif. Sehingga dalam operasi ini tidak ada upaya melakukan penegakan hukum (represif). Jadi preemtif dan preventif," kata Irjen Asep yang juga menjabat Wakabareskrim dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Senin (2/10/2023).

Lebih lanjut, kata Asep dalam pelaksanaannya, Operasi Nusantara Cooling System terdiri dari empat satuan tugas (satgas) dan delapan substagas dibantu oleh Polda jajaran. "Adapun tugas pokok Satgas Nusantara Cooling System meminimalisir isu-isu provokatif berlatar belakang primordialisme atau SARA dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif," terangnya.

Jenderal bintang dua ini memaparkan sasaran dan target Operasi Nusantara Cooling System. Untuk sasaran yaitu potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata. Sedangkan untuk target operasi yaitu, orang, kelompok, tempat kegiatan dan benda. "Selanjutnya untuk cara bertindak yakni melakukan deteksi, pembinaan masyarakat, patroli dialogis dan patroli siber, sosialisasi dan bantuan operasi," bebernya.

Asep menambahkan, adapun tugas dari empat Satgas, yaitu Satgas Preemtif yang terdiri dari Subsatgas Intelijen dan Subsatgas Binmas melakukan tugas antara lain deteksi dini dan melakukan pendekatan dengan mitra dan para tokoh. Sementara, Satgas Preventif yang memiliki Subsatgas Patroli Siber dan Subsatgas Patroli Dialogis Netizen melaksanakan tugas patroli Siber dan berdialog dengan netizen, influencer dalam menjaga kamtibmas yang kondusif.

Sementara untuk Satgas Humas yaitu Subsatgas Penmas dan Subsatgas Multimedia memiliki tugas antara lain menyampaikan ajakan, imbauan, edukasi serta melakukan monitoring baik media sosial dan media mainstream. "Untuk Satgas Banops yaitu Subsatgas TIK dan Subsatgas Logistik melakukan dukungan teknologi, informasi dan logistik kepada Operasi Nusantara Cooling System," ucapnya.

Asep meminta Operasi Nusantara Cooling System mendapat dukungan dari media massa dan masyarakat Indonesia untuk menghindari hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa. "Kami mengajak masyarakat Indonesia untuk menghindari hal-hal yang mengganggu stabilitas keamanan, terutama yang dapat berpotensi konflik sosial, sehingga kita bisa mewujudkan pemilu yang aman dan damai," tandasnya.[Feby]

Selasa, 12 September 2023

Polri Akan Gelar Operasi Mantap Brata Amankan Pemilu 2024, Cooling System Jadi Salah Satu Strategi


GK, Jakarta - Polri akan menggelar Operasi Mantap Brata guna mengamankan penyelenggaraan Pemilu 2024. Operasi ini akan digelar secara serentak mulai dari tingkat Polres hingga Mabes Polri.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan, pelaksanaan Operasi Mantap Brata dilakukan pada tahun 2023 hingga 2024. Adapun rencananya dilaksanakan selama 211 hari sesuai dengan tahapan inti Pemilu 2024.

"Operasi tersebut bertujuan untuk melakukan rangkaian pengamanan pada pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024," kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/9/2023).

Sandi menuturkan, ribuan personel kepolisian akan ditempatkan di berbagai wilayah di seluruh Indonesia dalam rangka pengamanan Operasi Mantap Brata. Para personel akan bertanggung jawab dalam menjaga keamanan selama proses kampanye, pemungutan suara, penghitungan suara, dan tahapan-tahapan lainnya yang terkait dengan Pemilu dan Pilkada serentak 2024.

"Dalam pelaksanaannya, Operasi Mantap Brata 2023-2024 Polri juga akan bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memastikan kelancaran dan keamanan Pemilu dan Pilkada serentak 2024," katanya.

Lebih lanjut, Sandi mengatakan, Operasi Mantap Brata akan terbagi beberapa Satgas yang tergabung dalam operasi, yakni Mabes Polri sebanyak 9 satgas, Satgas Polda sebanyak 7 Satgas dan Satgas Polres sebanyak 6 Satgas. Selain itu, dalam pelaksanaannya, Operasi Mantap Brata 2023-2024 akan melibatkan beberapa satuan kerja (satker) Polri.

"Sebanyak sebelas satuan kerja Polri akan mendukung pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2023-2024. Diantarannya, Bareskrim Polri, Baintelkam Polri, Baharkam Polri, Korbrimob Polri, Slog Polri, Divisi humas Polri, Divisi TIK Polri, Divisi Propam Polri, Divisi Hubinter Polri, Srena Polri dan Inspektorat Pengawasan Umum Polri," katanya.

Satgas Mabes Polri terdiri atas Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Tindak, Satgas Gakkum, Satgas Capres/Cawapres, Satgas Anti Teror, Satgas TPSLN, Satgas Humas dan Satgas Banops.

Tujuh satgas di tingkat Polda, yakni Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Tindak, Satgas Gakkum, Satgas Humas, dan Satgas Banops.

Kemudian tingkat Polres ada enam satgas, yakni Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Gakkum, Satgas Humas dan Satgas Banops.

"Dalam operasi Mantap Brata seluruh Polda jajaran mempersiapkan dan mengantisipasi segala potensi spektrum ancaman yang terjadi pada setiap tahapan pemilu. Setiap penahapan sudah dianalisis memiliki spektrum ancaman gangguan kamtibmas yang berbeda. Untuk itu, pelibatan kekuatan Polri akan berbeda-beda, demikian pula sarana dan prasaran yang digunakan, jumlahnya juga berbeda," katanya.

Dari laporan sementara KPU menyebut ada beberapa potensi permasalahan dalam setiap tahapan. Pada tahapan pemutakhiran data pemilih misalnya, ada pemilih yang belum melakukan perekaman E-KTP, data pemilih ganda, pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) terdapat di DPT pemilih, pemilih yang (MS) tidak terdapat di DPT, dan kesalahan elemen data dalam DPT.

"Ada potensi permasalahan pada tahapan kampanye, tahapan pencetakan dan pendistribusian perlengkapan pemungutan suara, potensi permasalahan dalam tahapan pemungutan suara, tahapan penghitungan dan rekapitulasi suara," katanya.

Sandi menuturkan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat, potensi permasalahan dalam gelaran Pemilu Serentak 2024 dan Pemilihan (Pilkada) Serentak 2024 pada tiga aspek, yakni dari penyelenggara, peserta pemilu (pemilihan), dan pemilih.

Potensi permasalahan pertama ada pada aspek penyelenggara pemilu. Beberapa masalah meliputi pemutakhiran data pemilih, pengadaan dan distribusi logistik pemilu seperti surat suara, atau beban kerja penyelenggara pemilu yang terlalu tinggi.

"Dengan optimalnya sinergisitas antara Penyelenggara Pemilu yaitu antara Bawaslu dan KPU terkait Peraturan KPU (PKPU) dan Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) akan menambah kelancaran pelaksanaan tahapan Pemilu yang akan dilaksanakan," katanya.

Atas hal tersebut, Sandi mengatakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya mengawal Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, dan segala bentuk potensi konflik harus segera diredam.

TNI dan Polri, kata Sandi, bakal menggandeng berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari penyelenggara pemilu hingga tokoh masyarakat. Bekerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh daerah dan seluruh elemen masyarakat.

Polri, lanjut Sandi, bahkan sudah mulai memetakan secara rinci dan detail 11 variabel potensi konflik berikut strategi penanganannya antara lain profesionalitas penyelenggaraan pemilu, konflik kepengurusan internal parpol, calon incumbent/petahana, kondisi geografis, potensi konflik paslon, sejarah konflik, karakteristik masyarakat, gangguan kamtibmas, profesional pengamanan, dan isu SARA pasangan calon (paslon).

"Polri juga melakukan cooling system dengan melibatkan seluruh tokoh nasional, tokoh agama, dan tokoh adat untuk mendukung pemilu yang lancar dan damai. Hal ini demi menjalankan operasi dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas tetap kondusif," katanya.[Feby]

Sabtu, 02 September 2023

Gelar Operasi Zebra Krakatau 2023 Kabid Humas : Ajak Masyarakat Ciptakan Keselamatan Di Jalan Raya


GK, Lampung Selatan - Polda Lampung akan menggelar Operasi Zebra Krakatau 2023 guna meningkatkan keselamatan berlalu lintas. Operasi ini akan dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 4 hingga 17 September 2023.

Operasi Zebra Krakatau 2023 bertujuan untuk menciptakan kondisi kamseltibcar lantas yang kondusif menuju pemilu damai 2024.

Dimana dengan mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis didukung peneggakan hukum lalu lintas secara Elektronik (ETLE Statis dan Mobile) dan teguran simpatik dalam rangka disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi menyebutkan,  terdapat beberapa sasaran prioritas pelanggaran yang akan ditindak selama operasi berlangsung. Diantaranya, berkendara melebihi kecepatan, tidak memakai helm dan sabuk pengaman, melawan arus, penggunaan handphone saat berkendara serta berboncengan lebih dari satu orang, dengan menggedepankan penindakan ETLE. Sabtu (2/9/23)

"Dalam operasi zebra krakatau 2023, melibatkan sebanyak 791 Personil selurah jajaran Polda Lampung untuk mewujudkan kamseltibcar lantas di wilayah Provinsi Lampung" Ungkapnya 

Ia menjelaskan, tujuan dari 0perasi Zebra Krakatau 2023 yakni berkurangnya pelanggaran dan laka lantas dengan adanya peningkatan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, terbangunnya budaya tertib berlalu lintas terkhusus dikalangan millenial serta terciptanya situasi kamseltibcarlantas yang kondusif menjelang pemilu 2024.

"Kami mengajak seluruh warga dan pengguna jalan untuk berperan aktif dalam mendukung Operasi Zebra Krakatau 2023 ini demi terciptanya keselamatan berlalu lintas yang lebih baik di jalan raya" Ujar Umy,[Feby]

Sabtu, 18 Juni 2022

Terjaring Operasi Patuh Krakatau, Pemotor Malah Dapat Helm Gratis dari Polisi



GK, BANDAR LAMPUNG - Satlantas Polresta Bandar Lampung punya cara unik untuk meningkatkan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas saat momen Operasi Patuh Krakatau 2022. Petugas membagikan hadiah helm dan Paket Sembako kepada para pengendara yang tertib di Tugu Adipura Kota Bandar Lampung, Sabtu (18/06/2022)

Setiap kali lampu lalu lintas menyala merah, Kasat Lantas AKP M.Rochmawan, SH.M.M. yang mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K. bersama dengan Pihak Jasaraharja serta petugas yang memakai kostum Pahlawan asal Provinsi Lampung Radin Intan memeriksa kendaraan sepeda motor Mulai dari kelengkapan surat kendaraan, SIM dan helm. 

Dan pemotor yang terjaring dan dibagikan Helm secara gratis adalah yang lengkap baik surat dan kelengkapan sepeda motornya," kata Kasat Lantas AKP M.Rochmawan, SH., M.M. 


Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung mengatakan aksi bagi-bagi hadiah tersebut merupakan apresiasi sekaligus bakti sosial bagi pengendara yang telah patuh dan tertib berlalu lintas.

"Dalam Operasi Patuh Krakatau 2022 ini kami bersama Jasaraharja mengadakan kegiatan Gebyar Tertib berlalu lintas operasi patuh krakatau dengan membagikan beberapa Helm kepada masyarakat yang tertib berlalu lintas," ucap Rohmawan.


Meski demikian, lanjut kasat lantas, pihaknya ternyata juga masih menemukan pengendara motor yang tak memakai helm sesuai standar/SNI. Tapi petugas memilih tidak menindak dan hanya diberikan teguran, sebaliknya mereka malah diberikan helm SNI saja. 

"Masyarakat yang tidak pakai helm kami berikan teguran secara simpatik dan kami beri helm gratis," ucap Kasat.


AKP M.Rohmawan berharap melalui Operasi Patuh krakatau berhadiah ini pihaknya mampu meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas.

"Kami berharap masyarakat disiplin dan taat kepada aturan lalu lintas tidak hanya dalam Operasi Patuh saja,” kata Rohmawan.
 
Operasi Patuh Krakatau 2022 digelar 14 hari, yakni 13 hingga 26 Juni. Polisi mengincar 8 pelanggaran, yaitu berkendara melebihi batas kecepatan, melawan arus lalu lintas dan berkendara di bawah pengaruh alkohol.

Selanjutnya, tidak menggunakan helm SNI, tidak menggunakan sabuk pengaman, berkendara sambil mengoperasikan ponsel, pengendara di bawah umur dan tak memiliki SIM, serta berboncengan melebihi kapasitas.

Senin, 29 November 2021

Terbangun dengan Alat Vital yang Sudah Putus, Pria ini Memohon Pada Dokter



GARIS KOMANDO - Seorang pria ini merasakan sakit luar biasa saat terbangun di pagi hari.

Ia tidak percaya dengan apa yang dilihatnya setelah membuka mata.

Pemandangan mengerikan tubuhnya telah mengeluarkan darah dari alat vitalnya yang terputus.

Anehnya pada malam hari, ia sama sekali tidak menyadari peristiwa mengerikan itu.

MelansirDaily Metro pada Minggu (28/11/2021), pria bernama Tan Nan (44) ini awalnya mabuk setelah minum banyak alkohol bersama teman-temannya. 

Akhirnya dia tertidur karena terlalu mabuk, higga dia terbangun pada pagi harinya.

Anehnya saat terbangun dia mendapati kenyataan bahwa alat vitalnya telah terpotong dan digantung di atasnya.

Dengan rasa sakit dia melihat alat vitalnya yang dipotong, juga terlihat darah mengucur deras. 

Kemudian, dia segera bergegas mencari bantuan medis, namun dia ditolak oleh beberapa rumah sakit.

Mereka menjelaskan bahwa belum pernah melakukan operasi semacam itu.

Rumah sakit tempat Nan dioperasi.


Akhirnya setelah mencari bantuan, Rumah Sakit Changsha membawanya ke ahli bedah mikro. 

Setelah itu, alat vital Tan Nan berhasil disambungkan kembali setelah 7 jam operasi intensif.

Menurut penjelasan medis kini aliran darah di sekitar alat kelaminnya mulai membaik.

Namun tidak jelas apakah fungsi kemih dan fungsi seksualnya bisa digunakan dengan baik.

Nan ketika sedang dirawat di rumah sakit.


Meski demikian, Nan tidak mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas serangan yang menimpa dirinya.

Polisi kini sedang dalam penyelidikan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai insiden tersebut. 

Dalam keterangan polisi, korban disebut belum cukup pulih untuk menjawab apa yang terjadi pasca insiden tersebut.

Kini insiden tersebut masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian.