Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label PKL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKL. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Oktober 2023

Panitia Sayangkan Oknum Nakal Tarik Uang ke PKL


GK, Lampung
–  Panitia Pekan Raya Lampung (PRL) 2023 menyayangkan dugaan adanya oknum-oknum nakal yang menarik uang ke pedagang kaki lima (PKL), supaya bisa berjualan di dalam lokas PRL di PKOR Way Halim.

Menurut Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung, Ary Meizari Alfian selaku penyelenggara, komitmen panitia tetap ingin menertibkan PKL. Tapi panitia juga serba salah, kalau sedikit keras dianggap menindas rakyat kecil yang ingin mencari rejeki. 

"Panitia juga menyesalkan adanya oknum yang kabarnya memanfaatkan situasi dan menarik uang Rp2 juta ke PKL. Kami tidak tahu itu oknum darimana. Kami pastikan panitia tidak pernah menarik uang ke PKL," tegasnya pada Selasa (10/10) malam di Sekretariat Panitia PRL.

Kemudian ia melanjutkan, adanya video yang beredar di media sosial tentang seorang diduga ASN dari Kabupaten Lampung Timur terkait adanya pungutan liar pada pengunjung, panitia juga memastikan itu tidak benar dan hoaks.

"Kami pastikan bukan pungli, tapi itu petugas  tiket resmi dari PRL. Oknum yang diduga ASN itu mau masuk tapi tidak bisa menunjukkan ID Card resmi, sehingga ia harus beli tiket," terusnya.

PRL 2023 juga selalu ramai tiap harinya. Dari data panitia ticekting, pengunjung setiap hari rata-rata mencapai 8.000 orang. Jadi, kata Ary, jika ada mencoba menjatuhkan panitia dengan membuat video PRL sepi itu semua tidak benar.

"Tinggal dilihat saja waktunya, kalau masih sore ya kemungkinan masih sepi. Tapi kalau sudah malam pengunjung juga membludak," imbuhnya.

Panitia juga meminta maaf jika ada sedikit ketidaknyamanan pengunjung, karena sempat ada genset salah satu peserta stan terbakar dan menyebabkan mati listrik. Hal itu, dijelaskan Ary, sudah diperbaiki dan kegiatan berjalan seperti biasa.

Pengaman Konser NDX AKA

Salah satu artis tanah air pengisi acara PRL 2023 yang menyedot perhatian pengunjung adalah NDX AKA. Mereka akan tampil pada Rabu (11/10) malam. Untuk itu panitia sudah menyiapkan keamanan konser dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta pihak keamanan lainnya.

"Panitia juga sudah menyiapkan posko kesehatan di stan RS Abdoel Moeloek, karena di situ ada tenaga kesehatan yang stand by. Ambulans dan petugas kesehatan, hingga 3 mobil pemadam kebakaran juga sudah disiapkan di panggung utama," papar Ary lagi.

Membludaknya penonton juga sudah diantisipasi mengurangi tenda-tenda di sekitar panggung utama, supaya lebih luas.
Panggung utama juga sudah ditambah tinggi berikut dengan barier pemecah massa. Teknis pengamanan dari kepolisian juga sudah kita siapkan.

"Dari data penukaran tiket di IIB Darmajaya, sudah 80 persen pemilik tiket yang menukarnya dengan gelang barcode. Harga tiketnya juga tidak mahal, hanya menyesuaikan dengan artis yang mengisi acara. Penonton juga jangan khawatir karena sudah disiapkan fasilitas umum pendukung seperti mushola, toilet dan pusat informasi," pungkasnya. 

Digitalisasi PRL 2023 Jual Tiket Online Lebih Banyak

Setelah lima hari pelaksanaan Pekan Raya Lampung (PRL) 2023, di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, banyak capaian yang sudah dihasilkan.

Menurut Ary, tema "Digitalisasi Perekonomian Menuju Lampung Berjaya" yang diusung tahun ini dibuktikan dengan penjualan tiket secara online lebih banyak.

"Digitalisasi yang dilakukan oleh panitia adalah dengan menjual tiket digital yang lebih banyak daripada on the spot atau di lokasi. Penukaran tiket dengan gelang dan di scan barcode nya itulah bentuk digitalisasi. 
Kalau pakai pintu buka tutup seperti tahun lalu justru membuat penumpukan di pintu masuk," paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan jika barcode atau kode batang yang ada di gelang tidak bisa dipalsukan karena berbasis digital. "Jadi tahun ini pengunjung lebih rapi dan tertata," tambah Mico. [Rls]

Kamis, 30 Desember 2021

Kodim 0410/KBL Kawal Eksekusi Lapak PKL di Pasar Bambu Kuning



BANDAR LAMPUNG — Aparat gabungan TNI dan Polri mengawal eksekusi penertiban lapak pedagang Kaki Lima di Pasar Bambu Kuning Jln. Bukit Tinggi Pasar Bambu Kuning Bandar Lampung, Kamis (30/12).

Tampak hadir dalam kegiatan antara lain Pasiops Kodim 0410/KBL Mayor Inf Dja'far, Kasat Pol PP Suhardi Syamsi, Kepala BPBD Syamsi R, Kaban Kesbangpol Drs.Suhendar Z,M.Si, Kapolsek TKB Kompol David Jakson S, Kabag Ops Kompol Oskar, Plh Pasi Intel Kodim 0410/KBL Letda Inf Sunarto. 

Eksekusi Penertiban lapak Pedagan Kaki Lima berlangsung dari pukul 07.15 WIB sampai dengan pukul 10.05 WIB.

"Sempat ada perlawanan dari para pedagang, namun eksekusi tetap berlangsung dalam keadaan aman," pungkas Pasi Intel Kodim 0410/KBL Letda Inf Sunarto. [Sur]

Rabu, 17 November 2021

Aksi Damai Puluhan PKL Tolak Relokasi di Jalan Bukit Tinggi KBL



BANDAR LAMPUNG - Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Kaki Lima Bandar Lampung menggelar Aksi Damai di jalan Bukit Tinggi, Kota Bandar Lampung pada Rabu (17/11/2021).

Aksi Damai tersebut dilakukan oleh para PKL, karena mereka menolak untuk direlokasi ke lantai 2 dan 3 Pasar Bambu Kuning yang rencananya akan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.

Adapun tuntutan para PKL adalah, meminta Pemkot Bandar Lampung menunda pembongkaran lapak para Pedagang Kaki Lima yang ada di jalan Bukit Tinggi.

Selain itu mereka juga membawa tuntutan lain, serta meminta Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk bekerjasama dalam penataan Pedagang Kaki Lima yang ada di jalan Bukit Tinggi, Kota Bandar Lampung.

"Kami sudah membayar pasar, sudah membayar keamanan pasar, karena kami ikuti prosedur yang ada. Kami berjualan di lapak tersebut juga untuk menghidupi keluarga kami, dan kami juga dijamin oleh konstitusi untuk hidup layak" ujar salah seorang PKL dalam Orasinya.

Menurut pantauan GarisKomando.com Aksi Damai tersebut berjalan dengan lancar, aman dan kondusif, serta dijaga dan dikawal oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bandar Lampung dan Aparat Kepolisian dari Sektor Tanjung Karang Barat. [Sur]

Kamis, 14 Oktober 2021

Hari ke Dua Penyaluran BTPKLW Dandim 0410/KBL Targetkan 900 Warga Bisa Terwadahi


Bandar Lampung — Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel Inf Romas Herlandes SE.,M.Si.,MM, didampingi Kasdim 0410/KBL serta Perwira Jajaran Kodim 0410/KBL, menyerahkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW), bertempat di Markas Kodim 0410/KBL Jln. Imam Bonjol, Kota Bandar Lampung, Kamis (14/10).

Pada program BTPKLW ini, Satuan Kodim 0410/KBL menyalurkan bantuan kepada sejumlah 2.700 pedagang kaki lima dan warung senilai 1,2 juta rupiah.

Yang mana, proses penyalurannya sudah dimulai sejak hari Rabu 13 oktober 2021 dan akan berlangsung dalam waktu beberapa hari kedepan. 

Guna mencegah timbulnya klaster baru penyebaran Covid-19, pada hari ini Satuan Kodim 0410/KBL menargetkan sebanyak 900 warga untuk disalurkannya bantuan tersebut.

Dandim Kolonel Inf Romas Herlandes mengatakan, penyaluran bantuan pada hari kedua ini, pihaknya menargetkan lebih banyak dari hari sebelumnya. 

"Hari ini kami menargetkan 900 orang bisa menerima bantuan tunai. Namun itu semua butuh kerjasama yang baik antara personel yang bertugas dengan masyarakat yang menerima. Sehingga prosesnya bisa berjalan lancar, aman dan sehat," kata Kolonel Inf Romas Herlandes.


Dandim menjelaskan, bantuan ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Repubik Indonesia kepada pedagang kaki lima dan warung di daerah yang mengalami PPKM level IV.

"Jadi, tidak semua daerah menerima bantuan ini, yang menerima bantuan ini hanya daerah yang mengalami PPKM level IV," jelasnya.

Dandim menambahkan, untuk di Provinsi lampung hanya Kota Bandar Lampung yang mengalami PPKM level IV.

"Maka dari itu, hanya pedagang kaki lima dan warung di Bandar Lampung yang berhak menerima bantuan tersebut. Itu pun, tidak semua terwadahi karena alokasi kami hanya untuk 2.700 orang," terangnya. [Sur]

Selasa, 12 Oktober 2021

Senilai 1,2 Juta Rupiah Akan Disalurkan Kodim 0410/KBL Kepada Masyarakat Penerima BTPKLW


Bandar Lampung — Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel Inf Romas Herlandes SE.,M.Si.,MM, didampingi Kasdim 0410/KBL Letkol Inf Dr Imam Safei SH.,MH, pimpin kegiatan rapat internal yang diikuti Perwira Jajaran Kodim 0410/KBL dalam rangka kesiapan launching program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung. Bertempat di Aula Palapa Makodim 0410/KBL Jln. Imam Bonjol, Kota Bandar Lampung, Senin (11/10)

Diketahui, Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan bagi pelaku usaha, khususnya sektor usaha mikro.

Dan Bantuan ini secara spesifik menyasar PKL dan warung yang berada di Kabupaten/Kota yang terdampak pandemi global Covid-19, yang menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 27 dan Nomor 28 Tahun 2021.

Dandim Kolonel Inf Romas Herlandes dalam penjelasannya mengatakan, Satuan Kodim 0410/KBL akan menyalurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW), pada Rabu 13 oktober 2021.

"Untuk pelaksanaan launching, akan digelar serentak secara Virtual yang akan diikuti oleh sejumlah satuan yang akan menyalurkan BTPKLW di wilayah Kodam II/Sriwijaya," jelasnya.

Dandim mengungkapkan, untuk wilayah Bandar Lampung BTPKLW menyasar ke sejumlah 2.700 orang pedagang Kaki Lima dan Warung.

"Sejumlah 2.700 penerima tersebut, masing-masing akan diberi bantuan uang senilai Rp. 1.200.000,- per penerima," kata Dandim.

Dandim menambahkan, secara tehnis penyaluran bantuan akan di langsungkan selama tiga hari terhitung mulai tanggal 13 sampai 15 oktober 2021.

"Dengan dibagi tiga gelombang dalam kurun waktu 3 hari, kami berharap hal tersebut tidak menimbulkan kerumunan massa," ujarnya. [Sur]