Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Pedagang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pedagang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Desember 2021

Kodim 0410/KBL Kawal Eksekusi Lapak PKL di Pasar Bambu Kuning



BANDAR LAMPUNG — Aparat gabungan TNI dan Polri mengawal eksekusi penertiban lapak pedagang Kaki Lima di Pasar Bambu Kuning Jln. Bukit Tinggi Pasar Bambu Kuning Bandar Lampung, Kamis (30/12).

Tampak hadir dalam kegiatan antara lain Pasiops Kodim 0410/KBL Mayor Inf Dja'far, Kasat Pol PP Suhardi Syamsi, Kepala BPBD Syamsi R, Kaban Kesbangpol Drs.Suhendar Z,M.Si, Kapolsek TKB Kompol David Jakson S, Kabag Ops Kompol Oskar, Plh Pasi Intel Kodim 0410/KBL Letda Inf Sunarto. 

Eksekusi Penertiban lapak Pedagan Kaki Lima berlangsung dari pukul 07.15 WIB sampai dengan pukul 10.05 WIB.

"Sempat ada perlawanan dari para pedagang, namun eksekusi tetap berlangsung dalam keadaan aman," pungkas Pasi Intel Kodim 0410/KBL Letda Inf Sunarto. [Sur]

Rabu, 17 November 2021

Aksi Damai Puluhan PKL Tolak Relokasi di Jalan Bukit Tinggi KBL



BANDAR LAMPUNG - Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Kaki Lima Bandar Lampung menggelar Aksi Damai di jalan Bukit Tinggi, Kota Bandar Lampung pada Rabu (17/11/2021).

Aksi Damai tersebut dilakukan oleh para PKL, karena mereka menolak untuk direlokasi ke lantai 2 dan 3 Pasar Bambu Kuning yang rencananya akan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.

Adapun tuntutan para PKL adalah, meminta Pemkot Bandar Lampung menunda pembongkaran lapak para Pedagang Kaki Lima yang ada di jalan Bukit Tinggi.

Selain itu mereka juga membawa tuntutan lain, serta meminta Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk bekerjasama dalam penataan Pedagang Kaki Lima yang ada di jalan Bukit Tinggi, Kota Bandar Lampung.

"Kami sudah membayar pasar, sudah membayar keamanan pasar, karena kami ikuti prosedur yang ada. Kami berjualan di lapak tersebut juga untuk menghidupi keluarga kami, dan kami juga dijamin oleh konstitusi untuk hidup layak" ujar salah seorang PKL dalam Orasinya.

Menurut pantauan GarisKomando.com Aksi Damai tersebut berjalan dengan lancar, aman dan kondusif, serta dijaga dan dikawal oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bandar Lampung dan Aparat Kepolisian dari Sektor Tanjung Karang Barat. [Sur]

Minggu, 31 Oktober 2021

Ike Edwin Hadiri Penutupan Pendidikan Dasar Anggota Partai Rakyat Demokratik


Bandar Lampung - Selama 3 Hari, 2 mala sejak tanggal 29/10/2021 KPW-PRD telah melaksanakan Pendidikan Dasar bagi anggota, yang di ikuti oleh kalangan Mahasiswa, Pedagang dan Pemuda.

Dalam puncak acara di hari ketiga, Irjen Pol ( Purn) Dr.H. Ike Edwin SH MH MM, turut hadir sebagai tamu undangan acara Penutupan Pendidikan Dasar anggota Partai Rakyat Demokratik yang diselenggarakan oleh Komite Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Demokratik (KPW-PRD) Lampung, Minggu (31/10/2021). 

Dalam sambutannya Dang Ike sapaan akrab Irjen Pol (Purn) Dr.H. Ike Edwin SH MH MM mengucapkan terima kasih karena telah di undang dalam acara Penutupan Pendidikan Dasar Partai Rakyat Demokratik.

"Saya ucapkan terimakasih karena telah di undang dalam acara penutupan pendidikan dasar partai rakyat demokratik yang telah dilaksanakan selama 3 hari" ucap Dang Ike.

Di sesi yang sama, Ketua Komite Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Demokratik Arfan ABP dalam orasi politiknya mengatakan, Partai Rakyat Demokratik yang sudah berusia lebih dari seperempat abad ini, masih terus berjuang menerobos gelombang arus politik Indonesia yang semakin hari menjauh dari cita-cita awal republik berdiri, yakni terciptanya masyarakat adil dan makmur.

“Sejak PRD berdiri, PRD selalu mengkritisi & mengajak rakyat untuk secara bersama-sama melawan tirani dan ketimpangan sosial yang terus menajam hingga kini. hari ini PRD jelas masih punya tujuan politik yang sama yaitu terciptanya masyarakat adil dan makmur.” jelas Arfan.

Selain itu, lanjut dia, rakyat hari ini sedang berhadapan dengan sistim ekonomi yang memakmurkan segelintir orang, kekayaan Republik hari ini hanya di kuasai 1% orang saja, Inilah yang sering disebut Oligarki. Sementara rakyat banyak, kaum 99 persen, dibuat melarat untuk itu , PRD bersama Rakyat tengah fokus membangun sebuah poros politik alternatif yang akan melawan dominasi kekuatan kaum 1% tersebut.

Dia menegaskan, bahwa rakyat harus menciptakan alat politiknya sendiri untuk terwujudnya cita-cita kesejahteraan dan keadilan sosial, sebab sistem politik sekarang dikuasai dan didesain hanya untuk mempertahankan kekayaan oligarki.

Akibatnya, hampir tidak ada kebijakan politik yang memihak rakyat banyak yaitu golongan yang sering kita sebut, kaum 99 persen.

Selain mengenalkan PRD dan cita-cita perjuanganya. A.J. Susmana sebagai mentor (waketum KPP PRD) dalam sambutannya, A.J. Susmana juga memaparkan, bagaimana ampuhnya pancasila apabila di aktualisasikan oleh Negara sebagai kompas untuk mengambil satu kebijakan Ekonomi, politik sebagaimana apa yang cita-citakan para pendiri bangsa.

Ketua panitia Pendidikan Kader PRD Riski Oktara Putra menyampaikan. Pendidikan Kader PRD yang mengangkat tema “Membangun Poros Politik Alternatif” jelas ingin memberikan kesadaran politik kepada calon kader PRD, bahwa membangun partai alternatif hari ini adalah sebuah keharusan bagi Massa Rakyat. Sebab Situasi pilihan politik sekarang yang kian menyempit. 

Realitas politik kita hari ini juga, hanya menghadirkan wajah-wajah yang tak jauh beda dengan priode sebelumnya. Pada akhirnya hasilnya hanya mengulangi dari apa yang terjadi sebelumnya. Tidak ada perbaikan struktur ekonomi, politik dan sosial budaya.

Lanjut dia, "Di harapkan, dengan di laksanakan pendidikan ini akan menciptakan kader-kader PRD yang mampu berjuang dan memimpin massa rakyat, tidak hanya itu para kader juga harus mampu membangun kesadaran politik rakyat serta mengajak mereka bersatu membangun satu kekuatan politik untuk melawan Oligarki" tutupnya. [Sur]

Selasa, 12 Oktober 2021

Senilai 1,2 Juta Rupiah Akan Disalurkan Kodim 0410/KBL Kepada Masyarakat Penerima BTPKLW


Bandar Lampung — Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel Inf Romas Herlandes SE.,M.Si.,MM, didampingi Kasdim 0410/KBL Letkol Inf Dr Imam Safei SH.,MH, pimpin kegiatan rapat internal yang diikuti Perwira Jajaran Kodim 0410/KBL dalam rangka kesiapan launching program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung. Bertempat di Aula Palapa Makodim 0410/KBL Jln. Imam Bonjol, Kota Bandar Lampung, Senin (11/10)

Diketahui, Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan bagi pelaku usaha, khususnya sektor usaha mikro.

Dan Bantuan ini secara spesifik menyasar PKL dan warung yang berada di Kabupaten/Kota yang terdampak pandemi global Covid-19, yang menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 27 dan Nomor 28 Tahun 2021.

Dandim Kolonel Inf Romas Herlandes dalam penjelasannya mengatakan, Satuan Kodim 0410/KBL akan menyalurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW), pada Rabu 13 oktober 2021.

"Untuk pelaksanaan launching, akan digelar serentak secara Virtual yang akan diikuti oleh sejumlah satuan yang akan menyalurkan BTPKLW di wilayah Kodam II/Sriwijaya," jelasnya.

Dandim mengungkapkan, untuk wilayah Bandar Lampung BTPKLW menyasar ke sejumlah 2.700 orang pedagang Kaki Lima dan Warung.

"Sejumlah 2.700 penerima tersebut, masing-masing akan diberi bantuan uang senilai Rp. 1.200.000,- per penerima," kata Dandim.

Dandim menambahkan, secara tehnis penyaluran bantuan akan di langsungkan selama tiga hari terhitung mulai tanggal 13 sampai 15 oktober 2021.

"Dengan dibagi tiga gelombang dalam kurun waktu 3 hari, kami berharap hal tersebut tidak menimbulkan kerumunan massa," ujarnya. [Sur]