Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Pengeroyokan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengeroyokan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Oktober 2023

Tak Terima Diberitakan, Sekelompok Orang Diduga Keroyok Ketua SMSI Way Kanan



GK, (SMSI) - Puluhan massa dengan mengendarai roda dua dan empat menyerang Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Way Kanan di Markas PMI. Pukul 11.50 WIB. Selasa (24/10/2023).

Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 11:50 wib. Dengan adanya kedatangan puluhan massa yang tergabung dari posko Gaola dan SP3 membuat staf dan relawan PMI Way Kanan shock serta ketakutan. 

Selain Ketua SMSI diketahui Yoni Aliestiadi juga menjabat sebagai Kepala Markas PMI Way Kanan.

Kedatangan rombongan tersebut dipimpin oleh Ketua Goala Indra, yang tanpa basa basi langsung masuk ruangan Kepala Markas PMI Yoni Aliestiadi, dengan tujuan minta bahwa berita tentang dugaan pungli mobil muatan batu bara di jalur Tengah Lintas Sumatera di Way Kanan diklarifikasi.

Keributan di ruangan Ketua tersebut tidak bisa di elakan, yang mengakibatkan kepala Ketua SMSI Way Kanan terkena lemparan batu serta dorongan dari banyak orang yang masuk di ruangan kerjanya. 

Akibatnya ruangan Kepala Markas PMI Way Kanan berantakan dan terlihat ada banyak tumpahan air kopi, gelas pecah berserakan disertai batu yang digunakan untuk melempar kepala Ketua SMSI Way Kanan hingga menyebabkan luka lebam.

Selain mengacak-acak ruangan dan melukai serta mengancam Yoni Aliestiadi, suasana panas terlihat juga diluar markas, puluhan massa ini terlihat membawa golok dan celurit.

Akibat kejadian ini ketua SMSI Way Kanan mengalami luka dikepala karena lemparan batu dan langsung melakukan visum serta melaporkan kejadian ini ke Polres Way Kanan dengan dugaan tindakan perencanaan percobaan pembunuhan oleh anggota Goala dan Posko SP3.

Menanggapi itu Ketua Harian SMSI Provinsi Lampung Fajar Arifin, SH.MH menyayangkan hal itu terjadi, dirinya menyampaikan, aksi premanisne terhadap media atau jurnalis, terlebih jika yang diberitakan tersebut berdasarkan fakta. 

"SMSI Lampung akan berikan backup penuh terhadap kekerasan yang dialami Ketua SMSI Waykanan untuk memperoleh keadilan", ujar Fajar Arifin, SH. MH. 

Dengan ini lanjutnya, SMSI Lampung mengutuk keras adanya aksi premanisme atau bahkan upaya pembunuhan kepada Ketua way kanan.

"Polisi harus responsif, berani, tegas untuk tangkap dan proses hukum para pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan atau menganiyaya dan mengancam Yoni Aliestiadi selaku Ketua SMSI Waykanan," tutup Ketua Harian SMSI Lampung. 

Penyerbuan dan perencanaan pembuhuhan Ketua SMSI Way Kanan dilaporkan ke pihak Kepolisian dengan pasal 170 KUHP dan Minta kepada Kepolisian agar semua pelaku dan otak pengroyokan di tahan. (**)

Jumat, 18 Maret 2022

Penangan Kapolres Karawang Lambat, Pelaku Pengeroyokan Tiga Wartawan Masih Berkeliaran Bebas


GK, Karawang - Penanganan Kapolres Karawang terhadap kasus pemukulan tiga wartawan oleh oknum aparat Desa Waluya di nilai Lambat.

Pasalnya, hingga kini para pelaku pengeroyokan terhadap tiga wartawan online masih berkeliaran bebes.

"Kami berharap para pelaku pengeroyokan tiga wartawan yang dilakukan oleh oknum aparat Desa Waluya segera di tangkap. Kapolres Karawang harus bergerak cepat jangan lambat seperti ini,"kata Nurdin Peles Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Karawang, Jumat 18/3/2022.

Menurut Nurdin Peles, para pelaku kasus pengeroyokan terhadap tiga wartawan online di Karawang hingga hampir dua pekan belum juga ada yang tertangkap.

Padahal kata Nurdin Peles, salah satu istri dari pelaku pengeroyokan sudah buka mulut bahwa ada dalang dari pengeroyokan tersebut. Jadi Kapolres Karawang harus menunggu apalagi untuk menangkap para pelakunya.

Lanjut Nurdin, kalaupun para pelaku kabur pastinya tidak akan jauh, karena para pelaku adalah oknum aparat desa.

"Sampai hari ini belum juga tertangkap ada apa ya? Gimana ini kinerja intel Polres Karawang masa belum juga menemukan para pelakunya," tanya Nurdin Peles sambil merasa heran.

Menurut Nurdin Peles, aksi kekerasan terhadap wartawan tidak boleh di biarkan, polisi harus bertindak cepat menangkap pelaku dan otak intelektual pengeroyokan terhadap tiga wartawan tersebut.

Jika sampai pekan depan Polres Karawang belum juga bisa menangkap para pelaku pengeroyokan tiga wartawan tersebut kami dari SMSI Karawang akan mengirim surat kepada Kapolda Jawa Barat dan Kapolri terkait kasus tersebut.***

Kamis, 23 Desember 2021

Viral Video Pengeroyokan, Sat Reskrim Polresta Balam Bertindak Cepat Amankan Pelaku



BANDAR LAMPUNG - Tim Tekab 308 Sat Reskrim Polresta Bandar Lampung, berhasil mengamankan enam orang terduga pelaku pengeroyokan yang videonya sempat viral di media sosial.

Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol. Ino Harianto menjelaskan bahwa pelaku pengeroyokan bukanlah geng motor dan ini hanyalah kenakalan remaja yang sedang mencari identitas diri. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan dua orang ditetapkan sebagai tersangka yakni berinisial MG (15) dan MAR (17).

"Setelah diinterogasi dan dilakukan pemerikasaan, ternyata pelaku tidak ada mengambil barang milik korban dan tidak membawa sajam, pelakupun masih dibawah umur, dan tidak ada nama untuk kelompoknya," jelas Kapolresta.

Lebih lanjut ia mengatakan pengeroyokan kepada korban Setya dan Tio terjadi pada hari Sabtu (11/12/2021) sekitar pukul 21.30 WIB di jalan Jendral Suprapto.

Saat itu korban sedang foto-foto, lalu spontan para pelaku menghampiri dan langsung memukuli para korban.

Ia juga menegaskan aksi kenakalan remaja ini akan menjadi perhatian khusus untuk Polresta Bandar Lampung.

"Pihaknya akan memerintahkan jajaran maupun Kapolsek untuk lebih memperhatikan kenakan-kenakalan remaja yang menjurus ketindak kriminal," tegasnya.

Kapolresta menghimbau agar orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya dalam pergaulannya. 

"Dimasa pandemi seperti ini para orang tua dihimbau untuk memperhatikan pergaulan anak dan melarang anaknya untuk berkumpul-kumpul dengan tujuan yang tidak jelas," himbaunya. 

Ditempat terpisah, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung Donny Irawan mengapresiasi langkah Polresta Bandar Lampung yang bertindak tegas dan cepat menangkap para pelaku.

"Saya mengapresiasi apa yang dilakukan Kapolresta Bandar Lampung bukan hanya menangani tetapi juga mengantisipasi dengan memerintahkan jajarannya untuk mengawasi kenakalan remaja yang menjurus ketindak kriminal," pungkasnya. [Sur]