Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Universitas Lampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Universitas Lampung. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Maret 2024

Unila Bangun Rumah Sakit, Targetkan Rampung 2026 sebagai RSP Riset Pertama di Sumatra



GK, Bandar Lampung - Universitas Lampung (Unila) tengah menggelar proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Tinggi Negeri (RSPTN), yang menjadi fokus utama sebagai RSP riset pertama di Pulau Sumatra.

Melalui proyek Higher Education for Technology and Innovation (HETI) yang didanai pinjaman dari Asia Development Bank (ADB), RSPTN Unila ditargetkan akan diresmikan pada tahun 2026, atau akhir 2025.

Proyek ini mencakup pembangunan RSPTN serta Integrated Research Center (IRC), dan telah memasuki tahap konstruksi dan pengembangan kapasitas sejak diluncurkan pada 11 Februari 2022, dengan rencana penyelesaian pada tahun 2026.


Manajer Unit Implementasi Proyek (PIU) HETI Unila, Prof. Dr. Satria Bangsawan, S.E., M.Si., menyatakan, pembangunan RSPTN dan IRC sudah dimulai sejak tahun 2024 dan saat ini fokus pada persiapan peralatan dan SDM yang akan mengelola rumah sakit tersebut.

"RSPTN Unila akan dibangun dengan konsep ramah lingkungan, berbasis IT, efisiensi energi, tahan gempa, dan responsif terhadap gender serta disabilitas," kata Prof. Satria Bangsawan. Sabtu (16/3/24).

Keunggulan RSPTN Unila adalah integrasinya dengan pusat riset IRC, sehingga memungkinkan penelitian langsung di tempat. RSPTN ini nantinya akan menjadi pusat layanan unggulan untuk berbagai penyakit tropis, endokrinologi, geriatri, dan rehabilitasi medis.


Untuk mendukung center of excellence tersebut, sumber daya manusia RSPTN Unila akan dipersiapkan dengan matang. Prof. Satria menyebutkan, Unila akan merekrut spesialis IT dan Hospital Management Specialist yang akan diberikan pelatihan.

"RSPTN Unila ditargetkan akan menjadi rumah sakit tipe C dengan kapasitas 100 tempat tidur pada tahun 2026 atau akhir tahun 2025, dengan rencana berkelanjutan untuk berubah status menjadi rumah sakit tipe B," jelas Prof. Satria.

Sekretaris PIU HETI Unila, Dr. Intanri Kurniati, Sp.P.K., menyatakan harapannya agar RSPTN Unila dapat menjadi rumah sakit pendidikan yang berbeda dari rumah sakit swasta, dengan memastikan SDM yang mumpuni.

"Proyek HETI Unila tetap berada di bawah pengawasan tim ADB, PMU melalui Kemendikbud, Kementerian Keuangan, dan Bappenas, serta terus melaporkan perkembangannya kepada pimpinan Unila," kata Dr. Intanri Kurniati.

Dengan adanya dukungan pinjaman dari ADB, Unila berharap dapat mewujudkan impian memiliki RS yang telah digagas sejak 2008. Hadirnya RSPTN dan IRC Unila diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Lampung dalam bidang kesehatan dan meningkatkan reputasi Unila sebagai world class university. (Red)

Selasa, 15 Agustus 2023

Danrem 043/Gatam Sampaikan Materi Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara Dihadapan Mahasiswa Baru Universitas Lampung


GK, Lampung
– Bertempat di Gedung Serba Guna Universitas Lampung (UNILA) Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, No 1 Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa Bandar Lampung, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Iwan Ma'ruf Zainudin, S.E, Senin (14/8/2023) memberikan materi pada kegiatan Program Pengenalan Kehidupan  Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2023 Universitas Lampung.

Kegiatan PKKMB tahun 2023 yang dikuti lebih kurang 3000  orang Mahasiswa baru ini, mengambil tema " Merajut Kebersamaan Dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika Untuk Mewujudkan Unila Be Strong Dengan Menciptakan Mahasiswa Unggul dan Inovatif ", dilaksanakan sebagai masa peralihan untuk mempersiapkan mahasiswa baru, dari tingkat sekolah ke tingkat perkuliahan yang merupakan sebuah proses yang berkesinambungan dan terarah, sehingga mampu beradaptasi dan menjalani aktivitas perkuliahan dengan baik.

PKKMB tahun 2023 yang dilaksanakan juga  dihadiri Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M, Wakil Dekan Universitas Lampung Dr Roby Cahyadi, Wakil Rektor Bidang Akademik Bpk Suripto, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Ibu Ana Gustinazainal dan Para Dosen dan Staff Universitas Lampung (UNILA). 

Dikesempatan tersebut, selaku pemateri pada kegiatan PKKMB tahun 2023 Unila, Danrem 043/Gatam menyampaikan kepada seluruh mahasiswa baru, dalam bela negara semua warga Negara memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam membela Negaranya, sesuai dengan profesi masing-masing.

“ Bukan hanya TNI-Polri saja, seluruh warga negara, komponen bangsa yang ada di Indonesia ini wajib wajib ikut serta dan berhak dalam bela Negara,  termasuk adik-adik mahasiswa semuanya turut serta mengambil bagian dalam bela negara, buat adik-adik mahasiswa belajar yang baik, ikuti aturan-aturan yang ada di Universitas ini sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan tercapai sampai dengan waktu yang telah ditentukan, “ tutur Danrem.

Lebih lanjut Danrem menyampaikan kondisi masyarakat saat ini, dalam membela negara masih banyak masyarakat yang kurang peduli terhadap negara kita, masih ada masyarakat yang beranggapan bahwa bela negara itu urusan TNI, urusan Polri dan  urusan Pegawai Negeri Sipil, kenyataannya apapun itu yang kira-kira merugikan ataupun merintangi jalannya pemerintahan, semua tanggung jawap kita semua sebagai warga negara Republik Indonesia.

“ Bangsa kita terdiri dari bermacam-macam suku suku bangsa, bahasa, agama, tentunya kita tidak boleh membeda-bedakan, kita harus sama-sama dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara ini, agar terjalin persatuan dan kesatuan Bangsa, “

“ Bagaimana cara mencintai dan menjaga NKRI ataupun bangsa dan negara ini..?.. budayakan tertib kita dalam kehidupan sehari-hari, tertib lalu lintas itu merupakan salah satu daripada mencintainya, kemudian budayakan juga disiplin, setop korupsi, kolusi nepotisme, dan hentikan tontonan yang tidak bermanfaat di media sosial, sadari perbedaan Itu indah, fahami makna upacara, hindari sex bebas, dan gunakan produk dalam negri, “pungkas Danrem.[Yuli]

Kamis, 03 Agustus 2023

Kasipers Kasrem 043/Gatam Hadiri Kumham Goes To Campus Tahun 2023 Universitas Lampung


GK, Bandar Lampung
– Bertempat di gedung D 1 Fakultas Hukum Universitas Lampung (UNILA) Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, No 1 Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, Kasipers Kasrem 043/Gatam Kolonel Arm Riski Budianto S. Sos. M.M, menghadiri  Kumham Goes To Campus Tahun 2023 Universitas Lampung, dengan narasumber Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Prof. Dr. Edward. O. S. Hiariej, S.H, M.Hum. Kamis (03/08/2023).

Kumham Goes to Campus 2023 merupakan program  yang ditujukan untuk mensosialisasikan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) kepada para Mahasiswa, Aparat Penegak Hukum (APH), hingga Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di tahun 2023, Kemenkumham RI memiliki salah satu program kerja yaitu Kumham Goes to Campus 2023 di 16 kota di Indonesia. Kini Universitas lampung sebagai wadah untuk mensosialisasikan berbagai kebijakan, program dan layanan Kementerian Hukum dan HAM kepada masyarakat, khususnya civitas akademika.

Pakar hukum pidana asal Maluku yakni Prof. Dr. Edward. O. S. Hiariej, S.H, M.Hum yang saat ini menjabat sebagai Wamenkumham RI menyampaikan ada dua hal pokok yang akan disampaikan dikesempatan Kumham Goes To Campus Tahun 2023 Universitas Lampung saat ini. 

“ Yang pertama, dari segi proses saya kira KUHP ini bukan barang yang tiba-tiba turun dari langit tetapi ini merupakan proses panjang yang pertama kali inisiasi tahun 1958, kemudian naskahnya masuk ke DPR di tahun 1963 akhirnya disahkan pada 2022, dari inisiasi itu memakan waktu 64 tahun dari pertama kali dimasukkan ke DPR, membutuhkan waktu 59 tahun, jadi tidak benar kalau RKUHP itu tidak melibatkan public, tidak mendengarkan aspirasi masyarakat itu HOAX, karena itu ada pergulatan perdebatan yang sudah sangat lama, “

“ dan yang kedua, KUHP Nasional ini secara substansi betul-betul merupakan hal yang baru itu mengapa sehingga ada masa transisi, mengapa kita perlu masa transisi, karena KUHP Nasional ini merubah mindset merubah pola pikir merubah paradigma kita semua sehingga Kita paham betul bahwa harus disosialisasikan kepada masyarakat untuk benar-benar memahami KUHP Nasional, “ terangnya.

Lebih lanjut beliau juga menjelaskana, Visi KUHP Nasional ini adalah merujuk pada New Paradise In The World, jadi paradigma baru hukum pidana di dunia ini tidak ada juga orientasi pada keadilan Negeri putih tapi pada keadilan korektif keadilan restoratif, keadilan korektif itu ditunjukkan kepada pelaku salah tetapi jangan ada dalam benak kita semua bahwa pelaku yang salah itu langsung harus dipenjara tidak demikian.

“ Berdasarkan KUHP baru bahwa keadilan korektif akan memberi sanksi kepada pelaku kejahatan tetapi sanksi di dalam KUHP Nasional itu tidak diartikan penjara sanksi dalam KUHP Nasional diartikan dua, salah satu Visi dari KUHP Nasional itu mencegah dijatuhi pidana penjara dalam waktu singkat, sekali lagi Visi KUHP Nasional itu mencegah untuk penjatuhan pidana penjara dalam waktu singkat karena itu meskipun tidak ada penjara merupakan pidana pokok tetapi dia merupakan pidana yang paling akhir dijatuhkan dalam KUHP Nasional, “pungkasnya.

Sementara itu Kasipers Kasrem 043/Gatam Kolonel Arm Riski Budianto S. Sos. M.M, sangat mengapresiasi kegiatan Kumham Goes To Campus Tahun 2023, dan beliau juga berharap dengan diselenggarakannya kegiatan sosialisasikan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) oleh Kumham RI, masyarakat lampung khususnya civitas akademika UNILA benar-benar dapat memahami KUHP Nasional.

“ Saya berharap apa yang telah disampaikan oleh Wamenkumham RI, Bapak Prof. Dr. Edward. O. S. Hiariej, S.H, M.Hum, tentang  Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional, dapat merubah mindset masyarakat lampung khususnya civitas akademika UNILA benar-benar dapat memahami KUHP Nasional, “terangnya.

Tampak hadir mengikuti kegiatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Lampung, Akademisi Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Rektor Unila, Walikota Bandar Lampung, Kakanwil Kemenkumham Lampung, Kasdim 0410/KBL, Kapolres Kota Bandar Lampung,  Anggota Komisi III DPR RI,  Kajari  Prop Lampung, Kajari Kota Bandar Lampung, Dekan Fakultas Hukum Unila, Subkoordinator Administrasi Permohonan, Direktorat Paten, DTLST dan Rahasia Dagang, DJKI dan Kabidkum Polda Lampung.[Yuli]

Selasa, 22 Maret 2022

Mantan Kapolda Lampung Hadiri Ujian Terbuka Promosi Doktor Bidang Ilmu Hukum Unila



GK, Bandar Lampung - Mantan Kapolda Lampung tahun 2016 Irjen Pol (Purn) Dr. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., menghadiri acara Ujian Terbuka Promosi Doktor Bidang Ilmu Hukum Universitas Lampung, atas nama Dr. Dwi Putri Melati, SH., MH., C.Me., di Gedung A Fakultas Hukum Unila, (Ruang Auditorium Prof.Dr. Abdulkadir Muhammad, SH.), Selasa (22/03/2022).

Dalam promosi Doktor Bidang Ilmu Hukum tersebut mengambil tema Refungsionalisasi Hukum Pidana Adat Lampung (HPAL) dalam sistem penegakan Hukum Pidana berbasis kearifan lokal.

Usai Acara Ujian Terbuka Promosi Doktor Bidang Ilmu Hukum tersebut, Dr. Dwi Putri Melati, SH.,MH., C.Me., mengatakan kepada awak media, bahwa setelah selesainya Disertasi yang dia buat ini dengan harapan penerapan penegakan hukum Pidana Adat Lampung bisa dilestarikan.

"Saya berharap kedepannya hukum pidana adat Lampung ini bisa dilestarikan, dan aparat penegak hukum bisa lebih wellcome terhadap kearifan lokal di daerah Lampung ini " ucap Dwi.

Ditempat yang sama, Dang Ike sapaan akrab Irjen Pol (Purn) Dr. H. Ike Edwin, menyampaikan ucapan selamat kepada Dr. Dwi Putri Melati. SH., MH., S.Me., yang telah menyelesaikan pendidikan S3 Ilmu Hukumnya dengan Disertasi Hukum Pidana Adat Lampung (HPAL).

"Saya ucapkan selamat kepada adinda Dwi atas diraihnya gelar Doktor Bidang Ilmu Hukum Pidana, dan ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Lampung, karena Dwi ini adalah Doktor Hukum pertama di Lampung dari Unila" ucap Dang Ike.


Selanjutnya Dang Ike juga mendukung atas Disertasi dan harapan Dwi Putri Melati untuk melestarikan Hukum Pidana Adat Lampung sebagai kearifan lokal.

"Saya juga mendukung Disertasi dan harapan adinda Dwi untuk melestarikan Hukum Pidana Adat Lampung sebagai kearifan lokal dan menyandingkan dengan hukum pidana nasional" kata Dang Ike.

Selain itu menurut Dang Ike, hukum adat itu disamping sebagai kearifan lokal juga bisa meringankan tugas negara dalam menyelesaikan persoalan-persoalan hukum.

"Saya setuju kedepannya hukum adat itu dihidupkan, dan hukum adat itu bisa meringankan tugas negara dalam menyelesaikan persoalan-persoalan hukum, karena masyarakat adat itu hingga kini masih ada, dan dari dulu kita memakai hukum adat itu sangat bagus" Pungkas Dang Ike.

Diketahui juga saat Dwi Putri Melati menjadi Promovendus didepan para penguji internal maupun eksternal, ia banyak tergabung dalam Organisasi Profesi di bidang hukum diantaranya pengurus pada Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum SPSI tahun 2013, pengurus LBH Bandar Lampung tahun 2013, anggota organisasi Peradi sejak tahun 2015, bendahara PBH Peradi Divisi Bandar Lampung tahun 2016, dan lain-lain. (***)

Unila Terima Bantuan CSR Ambulans dari BNI



GK, Bandar Lampung - Universitas Lampung (Unila) menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa satu unit ambulans dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Tanjungkarang.

Bantuan secara simbolis diserahkan Pimpinan Cabang Bank BNI Tanjungkarang Imam Bustami kepada Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.Si., di lobi Rektorat, Selasa, 22 Maret 2022.

Dalam sambutannya rektor mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Bank BNI Cabang Tanjungkarang. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat sebaik-baiknya oleh Unila, khususnya Poliklinik Unila.

Dengan penambahan satu unit ambulans maka total ambulans yang dimiliki Unila berjumlah tiga unit. Prof. Karomani berharap, penambahan operasional ambulans juga diimbangi dengan etos kerja yang lebih baik sehingga selalu siap saat dibutuhkan.

“Ke depan saya minta betul semua aset, termasuk ambulans, dipelihara dengan baik dan pegawai juga harus bertanggung jawab melaksanakan tugas,” katanya.

Pada kegiatan yang sama, Pincab BNI Imam Bustami mengucapkan terima kasih karena Unila telah melakukan kerja sama untuk membantu pengelolaan keuangan maupun jasa-jasa perbankan melalui bank BNI Cabang Tanjungkarang.

Ia berharap bantuan CSR yang diberikan dapat bermanfaat mendukung kegiatan operasional di lingkungan Kampus Hijau Unila. (Rls)

Selasa, 15 Maret 2022

Unila Terbaik Kedua Implementasi Kinerja Anggaran Dari Kemendikbudristek


GK, Bandar Lampung - Universitas Lampung (Unila) meraih penghargaan terbaik kedua ‘Implementasi Kinerja Anggaran Tahun 2021’ kategori perguruan tinggi negeri badan layanan umum (PTN BLU) dari Kemendikbudristek.

Hasil evaluasi implementasi kinerja anggaran tersebut disampaikan Sekjen Kemendikbudristek Suharti pada acara Penganugerahan Penghargaan Mendikbudristek kepada Unit Kerja dan Satuan Kerja atas Implementasi SAKIP dan Kinerja Anggaran Terbaik Tahun 2021, secara virtual, Selasa sore, 15 Maret 2022.

Universitas Lampung mendapat nilai 94,42 dengan predikat sangat baik. Sementara terbaik pertama diraih Universitas Pendidikan Ganesha dengan nilai 94,89 dan terbaik ketiga diraih Universitas Negeri Semarang dengan nilai 93,77.

Pada kegiatan yang sama, Plt. Kepala Biro Perencanaan Kemendikbudristek Fathurrahman menyampaikan laporan kegiatan SAKIP dan pelaksanaan anggaran 2021. Dia mengatakan, tahapan evaluasi implementasi SAKIP 2021 dilakukan mulai Agustus hingga Desember 2021.


Evaluasi mandiri atas SAKIP dilakukan masing-masing unit kerja, kemudian dilakukan reviu berbasis data bersama inspektorat jenderal serta final evaluasi SAKIP dilakukan pada November. Selanjutnya rekomendasi hasil SAKIP bersama seluruh unit kerja diserahkan kepada Menpan RB pada akhir 2021.

“Komponen evaluasi atas implementasi SAKIP 2021 meliputi perencanaan kinerja dengan bobot 30%, pengukuhan kinerja 25%, pelaporan kinerja 15%, evaluasi kinerja 10%, dan pencapaian sasaran/kinerja oleh organisasi 20%,” ujar Fathurrahman.

Adapun penilaian nilai kinerja anggaran (NKA) merupakan komponen hasil evaluasi kinerja anggaran (EKA) berbobot 60% dan indikator kinerja pelaksanaan anggaran (IPA) dengan bobot 40%.

“Untuk EKA, indikator-indikator yang dihitung merupakan capaian aspek manfaat, rata-rata kinerja, dan aspek implementasi. Sementara IPA memiliki indikator terkait kesesuaian perencanaan anggaran, efektivitas pelaksanaan kegiatan, kepatuhan terhadap regulasi dan administrasi pelaksanaan anggaran,” urainya.


Rektor Unila Prof. Karomani mengucapkan selamat kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam meraih prestasi tersebut. Hal ini menurutnya adalah bukti nyata kekompakan dan saling sinergi antarelemen di Kampus Hijau akan menghasilkan kinerja baik dan pada akhirnya membuahkan catatan prestasi.

“Ini adalah prestasi kita semua. Selamat kepada rekan-rekan semua untuk bisa mewujudkan kinerja Unila yang baik terutama di bidang anggaran. Ini adalah bukti kekompakan dan sinergi kita semua dapat menghasilkan prestasi. Harapan saya prestasi ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan di kemudian hari. Tetap semangat,” ujarnya.

Senada dengan hal itu, Mendikbudristek Nadiem Makarim menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan kerja cerdas semua unit kerja serta satker di lingkungan Kemendikbudristek.

“Berkat upaya dan semangat Ibu dan Bapak, Kemendikburistek berhasil memperoleh predikat SAKIP dan kinerja anggaran terbaik untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Hal ini menunjukkan kita telah berupaya melaksanakan kebijakan, program, dan kegiatan yang sesuai dengan asas good governance, serta kemampuan alokasi, dan pemanfaatan anggaran yang berkualitas,” kata Nadiem.


Menurut dia, prestasi ini merupakan capaian yang perlu disyukuri, sekaligus menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kualitas kinerja bersama. Khususnya karena kebijakan merdeka belajar pada tahun ini sudah memasuki tahun ketiga sehingga harus semakin memaksimalkan upaya-upaya dalam mentransformasi sistem pendidikan Indonesia.

“Salah satu pilar penting untuk mewujudkan transformasi pendidikan adalah tata kelola penerintahan yang akuntabel dan penggunaan anggaran yang efesien. Oleh karena itu ada dua hal yang perlu kita kuatkan. Pertama, kita harus semakin meningkatkan akuntabilitas kinerja dalam perencanaan program. Kedua, kita harus memastikan penggunaan anggaran yang tersedia benar-benar untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya. [Humas]

Pemenang Penghargaan Kategori Implementasi Kinerja Anggaran Terbaik Tahun 2021:

Kategori Unit Eselon I :

– Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah 93,66 (sangat baik),

– Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi 93,38 (Sangat Baik),

– Terbaik Ketiga Direktorat Jenderal Kebudayaan 93,08 (Sangat Baik),

Kategori Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum :

– Institut Pertanian Bogor 94,41 (sangat baik)

– Universitas Pendidikan Indonesia 91,33 (sangat baik),

– Universitas Indonesia 91,04 (sangat Baik),

Kategori PTN Badan Layanan Umum :

– Universita Pendidikan Ganesha 94,89 (sangat baik)

– Universitas Lampung 94,42 (sangat baik),

– Universitas Negeri Semarang 93,77 (sangat baik),

(***)

Kamis, 10 Maret 2022

Rektor Apresiasi Mahasiswa Unila Miss dan Mister Tourism 2022



GK, Bandar Lampung - Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Karomani memberi apresiasi Miss Grand Tourism Indonesia 2022 Dita Fatimatuzzahra dan Mr Tourism Indonesia 2020 Muhammad Daffa Andira.

Pemberian apresiasi dua mahasiswa Hubungan Internasional FISIP Unila ini sekaligus pelepasan Dita Fatimatuzzahra yang akan mewakili Indonesia pada ajang Miss Intercontinental 2022 di Jerman pada November mendatang.

Sementara, Muhammad Daffa Andira terpilih mewakili Indonesia pada ajang Mr. Tourism World 2022 yang akan digelar di Thailand pada Oktober nanti. Pemberian apresiasi dua mahasiswa berprestasi ini dilakukan di ruang sidang senat lantai dua Unila, Kamis, 10 Maret 2022.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan TIK Unila Prof. Suharso, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Yulianto, dekan FISIP, beserta jajaran pimpinan di lingkungan kampus setempat.

Rektor Unila Prof. Karomani mengucapkan selamat kepada Dita dan Daffa yang mewakili Indonesia sekaligus mewakili Unila dan Provinsi Lampung di kancah internasional.

“Pesan saya, Dita dan Daffa mulai mempersiapkan diri supaya sesuai harapan kita semua goalnya menjadi winner, kita sangat mengharapkan itu,” ujar Karomani.


Rektor menekankan, pihaknya memiliki komitmen untuk mendorong mahasiswa Unila betul-betul menjadikan prestasi itu sebagai capaian yang membanggakan dan menguatkan kampus Unila.

“Unila juga sudah memberikan insentif untuk mahasiswa beprestasi, baru kali ini dalam sejarah, Unila memberi insentif mahasiswa berprestasi. Kita memberikan insentif kepada mahasiswa berprestasi pada tahun 2021 dengan total nilai Rp750 juta rupiah. Ke depan kita tingkatkan terus sepanjang kemampuan kita memungkinkan,” tuturnya.

Karomani berharap, apresiasi dan pelepasan mahasiswa berprestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain. “Jadi mahasiswa berprestasi itu keren daripada mahasiswa yang kerjanya demo, demo, demo saja,” katanya.

Karomani juga meminta Dita dan Daffa untuk memperkenalkan prestasi kampus Unila kepada peserta dan mahasiswa internasional. Di antaranya Unila masuk 10 besar Webometrics Rank, 10 besar Scimago Rank, dan 14 besar THE Rank.

“Tolong nanti disampaikan di internasional dengan teman-teman di internasional bahwa Unila itu keren, Unila itu hebat. Webometrics sudah Top Ten, Scimago Top Ten juga, mudah-mudahan di Liga IKU nanti masuk top ten juga,” kata Karomani.

Dia berharap, melalui sosialisasi dua mahasiswa Unila ke mancanegara nanti, maka akan semakin banyak mahasiswa asing yang kuliah ke Unila secara mandiri.

Sementara Dita sangat berkesan terhadap apresiasi luar biasa dari Unila, “Ini apresiasi yang sangat besar bagi Dita, perjuangan Dita cukup lama meniti karier sejak masih di SMA YP Unila, pernah menjadi Duta Wisata Bandarlampung. Setelah masuk Unila juga pernah ikut internasional conference, kompetisi business plan,” tutur Dita.

Dia menyampaikan di ajang Miss Intercontinental nanti, dia akan mengangkat tentang petani kopi dan petani lada wanita di Lampung.

“Pada Miss Intercontinental ini fokusnya pada empower woman di mana kita akan memberikan edukasi kepada 1.000 petani wanita Lampung untuk dikenalkan dengan digitalisasi,” ujar Dita.

Sementara, Daffa menjelaskan, di ajang Mr Tourism World di Thailand nanti dia akan mengangkat tentang potensi wisata Lampung, di antaranya wisata gajah di Lampung Timur serta destinasi pantai-pantai yang dimiliki Lampung.

“Saya akan memperkenalkan laut dan pantai yang ada di Lampung yang digabungkan dengan budaya nusantara,” kata Daffa. [Red]

FK Unila Ulas Neurotrauma Terkini di Era Pandemi



GK, Bandar Lampung - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila) mengundang spesialis bedah syaraf Prof. Ahmad Fareid mengulas ilmu bedah syaraf terkini di era pandemi Covid-19. Webinar yang berlangsung hibrid, Kamis, 10 Maret 2022 ini menghadirkan narasumber yang juga merupakan putra daerah Kota Bumi, Lampung Utara.

Untuk diketahui, Prof. Dr. dr. Ahmad Fareid, Sp.BA(K)., Ph.D., FICS., merupakan ilmuwan sekaligus klinisi ilmu bedah saraf dan neurosains dari FK Unpad–RSHS, Bandung. Ia meraih gelar Ph.D dari Gunma University, Jepang, dan melanjutkan posdoktoral dari Japan Society for the Promotion of Science (JSPS) di universitas yang sama.

“Seminar ini sangat menarik karena menghadirkan putra daerah asal Lampung. Pada tahun 2010 beliau cukup tenar karena mengenalkan metode tempel jaringan syaraf di Indonesia,” ujar Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes.

Selain mengenalkan teknik bedah syaraf terkini di era pandemi, lanjut Asep Sukohar, seminar itu membuka peluang pengembangan FK Unila ke depan, salah satunya membangun program studi bedah syaraf.

Pada bagian lain Dekan FK Unila Prof. Dr. Dyah Wulan Sumekar RW, S.K.M., M.Kes., menjelaskan, webinar ini merupakan sarana penunjang pengembangan ilmu pengetahuan kedokteran diharapkan dapat dimanfaatkan para mahasiswa kedokteran, dokter umum, dan dokter spesialis, guna tetap update terhadap perkembangan ilmiah terbaru.

“Ini berguna untuk menjaga wawasan ilmiah sekaligus meningkatkan kompetensi baik dalam konsep epidemiologi, patofisiologi, diagnosis terapi, dan preferensi berbagai penyakit,” kata dia.

Ada pun pemilihan tema Neurotrauma Management at Pandemic Covid-19 menurutnya karena kasus keadilan dan angka populasi kasus di Indonesia cukup tinggi. Hal ini juga menjadi isu nasional yang strategis untuk diikuti dan di kembangkan.

Narasumber lainnya pada webinar hari ini menghadirkan dr. Muhamad Yunus, Sp.BS., dan dr. Bambang Eko Subekti, Sp., An., KNA. Kegiatan turut dihadiri perwakilan RSUD Abdul Moeloek, para wakil dekan, ketua prodi, dan dosen di lingkungan Unila. [Sur]

Sabtu, 19 Februari 2022

Unila Beri Gelar Profesor Kapolda Banten Rudy Heriyanto Adi Nugroho



GK, Bandar Lampung - Universitas Lampung (Unila) memberi gelar profesor kepada Kapolda Banten Irjen Pol. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, S.H., M.H,. Pemberian gelar secara resmi dilakukan pada kegiatan Pengukuhan dan Orasi Ilmiah Profesor Fakultas Hukum Universitas Lampung, Sabtu, 19 Februari 2022, di GSG Unila.

Irjen Pol. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, S.H., M.H., yang juga dosen tidak tetap FH Unila dikukuhkan menjadi Guru Besar dalam Bidang Ilmu Mediasi Kepolisian. Pada kesempatan tersebut ia menyampaikan orasi ilmiahnya berjudul “Mediasi Kepolisian dalam Rangka Mencapai Restorative Justice (Solusi Atas Keadilan dan Kepastian Hukum).

Dalam orasinya ia membahas tentang mediasi kepolisian sebagai upaya penyelesaian perkara pidana di luar pengadilan melalui diskresi kepolisian oleh Polri. Dimana hal ini menjadi harapan sebagian besar masyarakat sehingga keadilan tidak lagi dilihat sebagai pembalasan, tetapi telah bergeser menjadi keadilan sebagai langkah untuk perbaikan atau pemulihan keadaan.




Hal ini karena keadilan restoratif menekankan pada pemulihan kerusakan akibat kejahatan, melalui restitusi materiil maupun simbolik, membangun kembali harga diri pelaku, dan mengembalikan mereka kepada masyarakat. Lebih jauh lagi, keadilan restoratif memberi fasilitas bagi pemulihan komunitas dengan menegaskan nilai yang dirusak oleh pelaku kejahatan.

Berdasarkan perjalanan panjang bertugas menangani ribuan perkara baik yang sederhana hingga yang rumit, ia kemudian dapat merumuskan tiga hal. Pertama, perlu adanya penyelesaian perkara di luar pengadilan oleh Polri dalam pelaksanaan tugas penyelidikan dan penyidikan.

Kedua, memastikan proses penyelesaian perkara di luar pengadilan oleh Polri berkepastian hukum dan mencerminkan rasa keadilan di masyarakat.
Terakhir gagasan tentang penerapan Online Dispute Resolution sebagai salah satu upaya menuju polisi 4.0, mengingat perkembangan teknologi informasi yang terus mengalami kemajuan.




Penyelesaian perkara pidana di luar pengadilan melalui diskresi kepolisian oleh Polri yang berkepastian hukum dan mencerminkan rasa keadilan masyarakat, dilakukan dengan tetap memperhatikan asas legalitas yang ada, namun lebih mengutamakan prinsip keadilan. Hal ini juga didukung Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif.

Acara pengukuhan ini menambah lagi daftar panjang guru besar yang telah dikukuhkan Unila melalui program Percepatan Guru Besar.
Prof. Dr. Karomani, M.Si., selaku Rektor Unila mengaku bangga karena Unila telah menorehkan prestasi luar biasa terkait penambahan jumlah guru besar yang sangat signifikan.

“Saya bangga menjadi warga Unila karena kita sudah menorehkan prestasi yang luar biasa,” ujarnya saat diwawancarai sejumlah awak media.

Pemberian gelar ini turut dihadiri sejumlah tamu undangan di antaranya sekretaris Mahkamah Agung, ketua Mahkamah Konstitusi, wakil Gubernur Banten, jajaran Polda Banten, serta jajaran pimpinan Universitas Lampung.

Senin, 14 Februari 2022

Mendapat 600 Miliar dari ADB, Unila Akan Bangun RSPTN dan IRC


GK, Bandar Lampung - Universitas Lampung (Unila) goal loan Asian Development Bank (ADB) senilai Rp600 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) dan Gedung Integrated Riset Center (IRC).

Demikian disampaikan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan TIK Unila Prof. Ir. Suharso, S.Si., Ph.D., usai memberi pemaparan gambaran singkat tentang Higher Education for Technology and Innovation (HETI) Project Unila, RSPTN-IRC, pada acara “Kick Off Meeting dan Peluncuran Proyek Higher Education for Technology and Innovation (HETI).

Peluncuran Proyek HETI ADB Loan Nomor 4110 INO yang dibuka secara resmi Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek RI Prof. Nizam, diselenggarakan Jumat siang, 11 Februari 2022, secara daring.

Mewakili Rektor Unila, Prof. Suharso menyampaikan, Unila sangat peduli untuk melakukan peningkatan besar-besaran mendukung visi 2025. Salah satunya melalui peningkatan kualitas pendidikan kedokteran melalui pengembangan RSPTN dan pusat penelitian pada proyek-proyek Universitas Lampung.

Proyek ini diharapkan memberikan hasil yang sangat berguna melalui rencana strategis yang dikembangkan dengan baik dan untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas.

Baca juga: Aquanila, Air Minum Isi Ulang Produk Baru Universitas Lampung

RSPTN Unila direncanakan bertipe C dengan kapasitas 100 tempat tidur dengan pusat layanan unggulan terdiri dari tropical infectious, endocrine and metabolic, geriatrics, dan medical rehabilitation.

Selain itu, RSPTN Unila dalam proyek ini adalah “Rumah Sakit Model” di Sumatra dengan slogan “Rumah Sehat”. Konsep bangunan RSPTN dan IRC Unila adalah ramah lingkungan, berbasis IT, efisiensi energi, tahan gempa, dan responsif terhadap gender.

Keberhasilan pengembangan sumber daya manusia tidak dapat dipisahkan dari kualitas sistem pelayanan publik, terutama sektor kesehatan. Karenanya, dengan semangat kemandirian untuk mencapai kesejahteraan sambil berjuang untuk mencapai visinya dan menjalankan misinya, Unila secara aktif berpartisipasi dalam perencanaan layanan kesehatan masyarakat.

“Sebagai universitas negeri pertama dan terbesar di Lampung, Unila memainkan peran penting untuk mengembangkan sumber daya manusia dan layanan kesehatan di kota Bandarlampung dan Provinsi Lampung,” katanya.

Keberadaan rumah sakit pendidikan yang terintegrasi pusat penelitian atau Integrated Research Center (IRC) Unila dirancang untuk mendukung dosen dalam melakukan penelitian bekerja sama dengan dosen dari disiplin ilmu lain di Unila dan luar Unila, bahkan di dalam dan luar negeri.

Baca juga: Unila Kini Peringkat 9 Besar Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics

Rumah Sakit dan IRC diharapkan meningkatkan kapasitas penelitian, di mana rumah sakit menyediakan data dan kasus untuk penelitian.

Kasus-kasus dari rumah sakit akan menghubungkan dan mencocokkan penelitian yang akan memperkuat kuantitas dan kualitas penelitian di fakultas kedokteran Unila. Sebagai hasilnya, penelitian ini akan mendukung meningkatkan layanan rumah sakit untuk membangun jalur klinis.

Untuk alasan tersebut, IRC harus memiliki fasilitas penelitian terbaru dan andal. Dengan adanya IRC, diharapkan dokter spesialis dapat melakukan penelitian sesuai bidang spesialisasi mereka dan berkolaborasi dengan dokter atau peneliti dari bidang ilmu dasar sehingga mereka dapat mendukung tema penelitian yang merupakan tujuan utama IRC.

Selain jajaran pimpinan dan tim HETI Project and PIU Unila, turut hadir dalam pertemuan tersebut direktur Direktorat Sumber Daya Dikti Kemendibudristek, direktur Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, direktur SEHS ADB, perwakilan ADB Sutarum dan Lynette, perwakilan Bappenas, Kementerian Keuangan RI, dan rektor ITS beserta jajaran. [Rls]

Jumat, 04 Februari 2022

Aquanila, Air Minum Isi Ulang Produk Baru Universitas Lampung


GK, Bandar Lampung - Universitas Lampung (Unila) luncurkan produk baru yang diberi nama AQUANILA. Aquanila merupakan air minum isi ulang yang dikelola oleh Tim Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Unila dengan tujuan memenuhi segala kebutuhan air minum terkhusus untuk warga Unila.

Aquanila diresmikan langsung oleh Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.Si., di lapangan parkir terpadu Kampus Unila, dan dihadiri oleh jajaran Wakil Rektor, para Dekan, Direktur Pascasarjana, Wakil Dekan BUK, para Kepala Biro, Ketua SPI, Ketua Lembaga, para Wakil Dekan BUK, dan Tim TPST Unila, Jumat (04/2/2022).

Dengan diresmikannya Aquanila diharapkan bukan saja dapat memenuhi kebutuhan air minum warga kampus, tapi juga lingkungan setempat dan masyarakat sekitar kampus Unila. Fasilitas ini mulai dibangun pada 20 November 2021 dan selesai pada 29 Desember 2021.

Dalam sambutannya Rektor Unila menyampaikan, Aquanila wajib dinikmati oleh warga Unila dan di distribusikan ke seluruh Fakultas di Unila. Sehingga tidak perlu lagi membeli air galon pasaran.

“Kami baru menyediakan 200 galon, tetapi nanti ditambah. Hal itu karena kapasitasnya sangat besar sekali. Ini airnya sangat bagus yang sudah teruji di LAB dan sudah memenuhi standar kesehatan,” kata Prof. Karomani.


Keistimewaan Aquanila sendiri terletak pada salah satu proses penyaringannya yang menggunaan teknologi Riverse Osmosis (RO).

Teknologi RO dapat menyaring berbagai molekul dan ion-ion hingga yang terkecil dan menghilangkan 98% padatan terlarut. Penggunaan teknologi ini menghasilkan air minum yang lebih sehat untuk dikonsumsi.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Ked., dalam pemaparannya menyampaikan, peluncuran fasilitas instalasi air minum ini merupakan salah satu inovasi Unila dalam mengelola air baku. Proses penyaringan produk Aquanila telah diuji di Laboratorium Sucofindo dan Laboratorium Terpadu dan Sentra Inovasi Teknologi (LTSIT) Unila.

“Fasilitas instalasi air minum ini bermanfaat bagi Unila, bagi GreenMetric dan tentu untuk pendapatan Unila serta yang paling penting menghasilkan kualitas air yang aman diminum,” ujar Prof. Asep di hadapan para tamu undangan yang hadir pada acara launching Aquanila.

Instalasi air minum isi ulang Aquanila memproduksi sekitar 200 galon setiap harinya. Aquanila juga terbuka untuk kalangan masyarakat umum dan ditawarkan dengan harga Rp.7.000,- per galon. [Sur]