Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 November 2024

Salah Satu Guru di SDN 1 Lombok, Terapkan Sistem Denda ke Murid. Ini yang Terjadi!



GK, Lumbok Seminung - Salah satu Wali Kelas di SDN 1 Lombok, Kecamatan Lumbok Seminung Kabupaten Lampung Barat (Lambar) menerapkan kebijakan yang belakangan ini menuai protes keras dari para Wali Murid.

Kebijakan itu adalah memberlakukan sistem denda yang ditetapkan sebesar Rp5.000 hingga Rp6.000 per pelanggaran bagi siswa yang melanggar ketertiban di kelas, menjadi sorotan karena dianggap memengaruhi semangat siswa untuk hadir ke Sekolah.

Salah satu orang tua siswa menyatakan kekecewaannya atas aturan denda yang mulai diberlakukan sejak tahun 2023. Menurutnya, kebijakan ini memberatkan anak-anak dan berdampak negatif terhadap semangat belajar. Ia mengungkapkan, ada siswa yang memilih untuk absen selama berminggu-minggu karena merasa terbebani dengan aturan denda tersebut.

”Ibu Virga, guru kelas 6, sejak tahun 2023 menerapkan kebijakan mendenda anak-anak yang nakal atau ribut di kelas, dengan denda Rp5.000 hingga Rp6.000 setiap pelanggaran. Akibatnya, ada anak yang tidak sekolah sampai berminggu-minggu. Kebijakan ini jelas sangat memberatkan. Bahkan, ada informasi dari wali murid bahwa ada siswa yang pindah sekolah karena merasa terbebani,” ungkap salah salah seorang orang tua, yang enggan namanya untuk ditulis.

Menanggapi hal ini, wali kelas yang menerapkan aturan, Virga Septian Putri, S.Pd., menjelaskan bahwa kebijakan denda tersebut sebenarnya merupakan hasil kesepakatan antar siswa untuk mengurangi pelanggaran di kelas.

”Awalnya, denda hanya Rp1.000 per pelanggaran, tetapi karena dianggap terlalu ringan, akhirnya disepakati oleh siswa untuk meningkat menjadi Rp6.000. Dana tersebut dikelola oleh siswa,” jelasnya.

Virga menambahkan bahwa kebijakan tersebut sempat menunjukkan hasil positif, dengan berkurangnya pelanggaran di kelas. Namun, masih terdapat siswa yang sering melanggar dan belum membayar dendanya, sehingga menimbulkan protes dari orang tua.

”Saya akui kebijakan ini salah, karena saya tidak memberitahu orang tua/wali murid. Namun, masalah ini sudah diselesaikan. Beberapa hari lalu, kami telah mengadakan rapat bersama komite dan wali murid yang memutuskan untuk meniadakan denda tersebut,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Kepala SDN 1 Lombok, Nawawi S.Pd., yang menyatakan bahwa setelah menerima keberatan dari wali murid, pihak sekolah dan wali kelas telah mengadakan musyawarah dengan wali murid, komite sekolah, dan pengawas pendidikan setempat. Dalam pertemuan tersebut, diputuskan untuk menghentikan kebijakan denda dan menggantinya dengan tugas tambahan yang bersifat mendidik.

Nawawi mengakui bahwa ia baru mengetahui adanya kebijakan denda ini setelah menerima protes dari orang tua. ”Saya baru tahu setelah ada protes dari wali murid, karena ini adalah kebijakan yang ada di kelas. Namun, masalah ini sudah diselesaikan melalui musyawarah dan keputusan finalnya adalah kebijakan denda dihapuskan. Sebagai gantinya, siswa yang melanggar akan diberikan tugas tambahan yang lebih edukatif,” tandasnya. (*)

Kamis, 01 Agustus 2024

Lepas 3 Orang Peserta Paskibraka Ke Tingkat Provinsi, Nukman: Jaga Nama Baik Lampung Barat



GK, Lampung Barat - Pj Bupati Lampung Barat Drs. Nukman M.M melepas 3 orang peserta Paskibraka Lampung Barat ke tingkat Provinsi Lampung yang akan mengikuti pelatihan di hotel GS Jl Wolter Monginsidi No 71a Pangajaran Teluk Betung Utara Kota Bandar Lampung mulai tanggal 5 sampai dengan 16 Agustus 2024. 

Tiga putra putri terbaik Lampung Barat tersebut yakni Arsya Chalemen Chalista Chambers SMAN 1 Liwa, Jeni Rezkia Wulandari MAN 1 Lampung Barat, Dharwy Helena Manullang SMAN 1 Liwa. 

Keberangkatan peserta Paskibraka asal Kabupaten Lampung Barat di lepas Pj Bupati Nukman didampingi Kaban Kesbangpol Burlianto Eka Putra di ruang kerja Bupati, Kamis 01 Agustus 2024.


Pj Bupati Nukman menyampaikan terimakasih kepada peserta Paskibraka yang sudah membawa nama Lampung Barat ke tingkat Provinsi Lampung. 

"Saya secara pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyampaikan terimakasih kepada anak-anakku peserta Paskibraka yang sudah membawa nama Lampung Barat ke tingkat Provinsi Lampung. Jaga nama baik Lampung Barat," terangnya. 

Bupati Nukman meminta agar para utusan menunjukkan semangat nasionalisme yang tinggi, dan aktif mengikuti proses pelatihan dan pendidikan.

Sebab menurutnya, peserta Paskibraka salah satu yang berperan penting dalam suksesnya pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia.

"Peserta giat dalam berlatih, mengikuti aturan, fokus, disiplin, serta selalu menjaga kesehatan. Ikuti dengan sungguh-sungguh pembelajaran yang diajarkan pelatih di tingkat Provinsi nantinya," ujarnya.  


Nukman juga berpesan agar peserta utusan Paskibraka segera dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, sebab dalam proses pelatihan peserta Paskibraka asal Lampung Barat akan berbaur dengan peserta dari daerah-daerah lain. 

"Dalam proses pelatihan nanti kalian akan ketemu dengan perserta-peserta lainnya dari berbagai Kabupaten, berbaurlah menyesuaikan diri namun harus tetap jaga etika dan sipan santun yang baik. Beri kesan yang baik kepada peserta dari daerah lain," ungkapnya. 

Sementara dalam sampaiannya, Burlianto Eka Putra menyampaikan, sebelumnya para peserta telah mengikuti seleksi tingkat Provinsi Lampung pada 13 sampai dengan 16 Mei 2024 lalu. 

"Sebelumnya anak-anak kita ini terdapat 6 orang yang mengikuti seleksi tingkat Provinsi pak Bupati namun yang lolos ikut pelatihan 3 orang. Meraka akan bertugas sebagai Paskibraka ditingkat Provinsi Lampung pada 17 Agustus mendatang yang rencananya akan di gelar di Kota Baru Lampung Selatan," kata Burlianto.

Pak Bur begitu sapaan akrabnya bagi Kaban Kesbangpol itu, berpesan agar para peserta Pskibraka agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang diberikan pelatih, panitia sehingga bisa masuk dalam tim anti. (Red)

Sabtu, 27 April 2024

Program Pendidikan Siswa Qur’ani Cetak Polwan Berprestasi Dengan Keagamaan Kuat


GK, JAKARTA
- Sekolah Polisi Wanita Bersama Lemdiklat Polri dan Quantum Akhyar Institute yang dipimpin oleh Ust. Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A., membuka program pelatihan pendidikan siswa Qur'ani. Program tersebut diperuntukan bagi siswa bintara Polwan.

Program di Sekolah Polisi Wanita memang tidak hanya memfokuskan pada pelatihan kepolisian, tetapi juga pada peningkatan iman dan taqwa, serta penguatan pondasi kehidupan melalui pengetahuan agama Islam. Para bintara polwan dididik bahwa moralitas yang kokoh adalah kunci dalam menjalankan tugas kepolisian dengan integritas dan keadilan.

Wakalemdiklat Polri, Irjen. Pol. Dr. Eko Budi Sampurno, M.Si., menyampaikan, program ini dirancang untuk menciptakan kader-kader kepolisian yang tidak hanya terampil dalam bidang keamanan, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang kuat.

"Hari ini kita menyaksikan sebuah langkah revolusioner dalam pembangunan karakter kepolisian wanita kita," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/4/24).

Menurutnya, dengan menyatukan pengetahuan kepolisian dan pemahaman yang mendalam tentang agama, diyakini bahwa para siswa Polwan peserta pelatihan akan menjadi pilar-pilar kekuatan positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pentingnya integrasi antara keilmuan kepolisian dan pengetahuan agama sebagai fondasi yang solid bagi seorang anggota polisi menjadi makna dari program ini. Oleh karenanya, program pendidikan siswa Qur'ani ini akan berlangsung di Sekolah Polisi Wanita sebagai upaya konkret untuk mewujudkan visi kepolisian yang profesional dan berintegritas, yang tidak hanya berkompeten dalam bidang teknis, tetapi juga berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur. 

“Dengan demikian, Al Qur'an akan menjadi panduan hidup yang utama bagi para anggota polisi, memandu mereka dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian dengan kebijaksanaan, keadilan, dan kecintaan kepada sesama,” ungkapnya.

Di antara bintara polwan yang menjadi peserta, terdapat  sosok Salma Maria Naifa yang menarik perhatian. Dia merupakan siswa Sespolwan yang menghafal Al-Quran.

Salma Maria Naifa, seorang siswa dari Jawa Tengah yang telah menghafal 30 Juz Al-Qur'an. Dia saat ini tengah menjalani pendidikan pembentukan bintara polwan angkatan ke-55 di Sekolah Polisi Wanita, menjadi fokus perhatian ketika diuji bacaan Al-Qur'an oleh Ust. Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A. dalam kesempatan tersebut. 

Dengan kepiawaian dan ketelitian yang luar biasa, Salma berhasil menjawab semua tantangan yang diberikan dan mendapatkan pujian langsung dari Ust. Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A. Kepiawaian Salma dalam menghafal Al-Qur'an serta kemampuannya dalam membaca dengan baik menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya di Sekolah Polisi Wanita. 

Prestasinya juga menunjukkan bahwa pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kedisiplinan siswa, bahkan dalam lingkungan pendidikan kepolisian. Salma Maria Naifa, dengan keahlian dan dedikasinya, membawa semangat baru dalam program pelatihan pendidikan siswa Qur'ani di Sekolah Polisi Wanita, menjadi contoh bagi generasi muda untuk mengejar prestasi dan mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Program tersebut dan Salma menjadi bukti kepiawaian polwan sebagaimana yang diutarakan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. Polwan dipandang telah menunjukkan kiprahnya yang luar biasa dalam berbagai bidang, baik operasional, pembinaan, pendidikan, maupun sosial. 

“Polwan telah menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Polwan juga telah menjadi garda terdepan dalam melindungi perempuan dan anak,” jelas Jenderal Sigit,[Feby/Rls]

Rabu, 07 Februari 2024

Unila Gelar Sosialisasi PMB Jalur SNBP dan SNBT di SMAN 1 Liwa



GK, Lampung - Dalam rangka membuka pemerataan akses pendidikan di Provinsi Lampung, Universitas Lampung (Unila) kembali menggelar sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) di SMAN 1 Liwa Lampung Barat, pada Rabu, 7 Februari 2024.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB, berlokasi di ruang masjid SMAN 1 Liwa Lampung Barat. Hadir dalam acara ini Wakil Dekan 1 Fakultas Teknik Unila Dr. M. Irsyad, Subkoordinator Subbagian Registrasi dan Statistik BAK Unila Ainul Hudzni, S.I.Kom., M.I.P., serta Tim PMB Unila Rahman Taufik.

Kunjungan ini disambut hangat Kepala Sekolah M. Suharyadi, Ketua MKKS Lampung Barat, para guru dan siswa, serta perwakilan kepala sekolah lain dari SMA yang berbeda di Kabupaten Lampung Barat.


M. Suharyadi mengucapkan terima kasih kepada Unila atas kesempatan yang diberikan untuk menjadi tuan rumah sosialisasi ini. Ia menuturkan, permasalahan yang ada pada siswa-siswi mereka adalah minimnya motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Masih banyak juga para murid yang belum menentukan pilihan jurusan karena tidak tahu apa yang dipelajari ketika berkuliah.

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas kedatangan Tim PMB Unila ke SMA di Lampung Barat. Saya harap acara ini dapat terus dilanjutkan di tahun yang akan datang,” ungkapnya.

Selanjutnya Dr. M. Irsyad, dalam sambutannya menyampaikan motivasi kepada para murid untuk bergerak membangun Lampung melalui pendidikan. Dalam mewujudkan cita-cita tersebut, Unila sangat membuka diri bagi para lulusan SMA untuk bisa melanjutkan pendidikannya di Unila. “Ada beberapa jalur masuk ke Unila di antaranya Jalur SNBP, SNBT, Mandiri, Prestasi Khusus, dan PMPAP,” ujarnya.


Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Tim Promosi Unila tentang kuota Unila tahun 2024, untuk SNBT Kabupaten Lampung Barat, strategi untuk bisa diterima di perguruan tinggi, dan informasi mengenai beasiswa yang ada di Unila.

Melalui kegiatan ini diharapkan menjadi ajang untuk menjalin silaturahmi antara Unila dan sekolah, menambah informasi kepada para murid mengenai jenjang perkuliahan, dan menumbuhkan motivasi murid agar mau melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. (Red)

Jumat, 10 Maret 2023

Ketua DPRD Lampung Menggelar PIP di SMA Muhammadiyah Trimurjo


GK, Lampung Tengah -
Ketua DPRD Lampung menggelar Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) di SMA Muhammadiyah Trimurjo, Lampung Tengah. Jum'at (10/03)

Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay SH., MH menjelaskan bahwa Pembinaan Ideologi Pancasila bertujuan untuk menebalkan ingatan bahwa persatuan dan kesatuan dalam bingkai semangat gotong royong merupakan hasil dari implementasi butiran Pancasila yang di internalisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

" Kalau tidak adanya dasar yang sama dalam berbangsa dan bernegara,mungkin kita saat ini sudah terpecah dan tidak dapat bersama. yang sumatera memiliki kerajaan setiap daerahnya begitupun jawa dan lainnya " Ujar Mingrum

Ia juga menyebutkan bahwa dasar negara indonesai yakni Pancasila memiliki pondasi yang sangat kuat dan tidak dapat tergerus dengan perkembangan zaman seiring mengikuti tren budaya barat.

" Indonesia sampai kapanpun ya Indonesia dasarnya Pancasila, mau nanti secanggih apapun perkembangan teknologinya serta di iringi pengaruh budaya luar yang begitu masif menyusupi pergesaran dan perubahan karakter generasi muda, tidak akan berpengaruh ketika kita mengenal secara utuh sejarah bangsa dan memegang teguh dasar dalam bernegara " " Lanjut Mingrum

Mingrum juga meminta kepada pelajar untuk mengamalkan Pancasila disekolah sebagai bentuk dalam menjaga harmonisasi dan kesejukan sehingga dapat melahirkan kreativitas dan inovasi sampai akhirnya memberikan kontribusi nyata bagi negara dalam bentuk prestasi.

" Tidak lagi kita berjuang untuk bangsa dan negara dengan mengorbankan jiwa dan raga, lalu apa yang bisa kita berikan saat ini untuk Indonesia, jika kita masih dalam bangku sekolah lakukanlah sebanyak-banyaknya hal-hal yang bersifat positif yaitu berprestasi baik dibidang akademik maupun non akademik serta tidak ikut-ikut terhadap kegiatan yang dapat menimbulkan kerugian bagi orang banyak contohnya geng motor " Tutup Mingrum. [red]

Kamis, 07 Juli 2022

Ombudsman Lampung Atensi PPDB

GK, Lampung - Ombudsman menyarankan Disdik Provinsi Lampung melakukan rekapitulasi hasil pendaftaran PPDB bagi sekolah yang masih terdapat kuota yang belum terpenuhi pada masing-masing jalur, hal ini diungkapkan Kepala Perwakilan, Nur Rakhman Yusuf, di Kantor Ombudsman Lampung, Jalan Cut Mutia No. 137 Teluk Betung Utara.

Hasil Monitoring PPDB yang telah dilakukan Ombudsman Lampung, mensinyalir terdapat potensi kuota yang belum terpenuhi secara optimal. Untuk itu Disdik Provinsi Lampung perlu melakukan rekapitulasi dan menyalurkan kelebihan calon peserta didik jika ada sekolah yang pendaftarnya berlebih, sedangkan disisi lain terdapat sekolah yang masih ada kuota yang belum terpenuhi. 

“Kami rasa Disdik Provinsi Lampung perlu menyusun mekanisme tersebut dan diinformasikan secara terbuka kepada masyarakat, sehingga seluruh rombongan belajar di masing-masing sekolah negeri di Provinsi Lampung dapat terpenuhi”, tambah Nur Rakhman. 

Ombudsman juga mengimbau kepada masyarakat untuk terus melakukan pengecekan pada sistem PPDB sampai dengan pengumuman, selama calon peserta didik memenuhi persyaratan sesuai jalur yang dipilihnya dan kuota masih tersedia.

Untuk itu Nur Rakhman juga mengimbau kepada masyarakat tidak melakukan tindakan yang melanggar ketentuan, apalagi ini kaitannya dengan pendidikan bagi generasi penerus bangsa. "Kami berharap para orangtua memberikan praktik baik kepada anaknya, dimulai dari cara mengakses pelayanan pendidikan sesuai dengan ketentuan", tegas Nur Rakhman.

"Disdik dan stakeholder terkait perlu melakukan evaluasi secara sistematis sehingga pemerataan kualitas pendidikan mulai dari kompetensi guru, sarana, prasarana dan fasilitas sekolah untuk menjadi atensi bersama. Pada saat pelaksanaan PPDB, Kami juga menemukan praktik baik oleh penyelenggara berupa penginformasian secara langsung kepada para pendaftar yang masih perlu melakukan perbaikan persyaratan sehingga para pendaftar paham dan dapat langsung memperbaiki persyaratan. Harapan kedepan, praktik baik seperti ini dapat dilakukan secara terorganisir dengan memanfaatkan sistem informasi yang sudah tersedia" tutup Nur Rakhman. [Melati] 

Jumat, 13 Mei 2022

Ketua DPRD Provinsi Lampung Gelar Dialog Interaktif IPWK di SMAN 1 Terbanggi Besar


GARISKOMANDO.COM - Ketua DPRD Provinsi Lampung menggelar dialog interaktif Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di SMAN 1 Terbanggi Besar, Lampung Tengah. Jumat (13/05)

Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay SH., MH mengungkapkan penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yakni dengan cara saling menghargai satu sama lain ,tidak memaksakan kehendak yang belum tentu diinginkan oleh orang lain atau kelompok.

" Contohnya kalau disekolah, tidak boleh membedakan atau mengkelompokan teman satu dengan lainnya, bahkan jangan sampai menghasut yang dapat menimbulkan perpecahan atau konflik dalam kelompok " Ujar Mingrum

Ia juga mencontohkan ketika menyikapi perbedaan harus memiliki sensitivitas agar tidak menyinggung bahkan menyakiti orang lain demi terciptanya kondusifitas dalam kelompok.

" Agama juga memperbolehkan kita untuk berkata tidak jujur demi menjaga perasaan orang lain, contohnya kalau kita disuguhkan makanan khas daerah tetapi karena perbedaan kebiasaan konsumsi membuat rasanya berbeda, kita harus hargai dan katakan berbeda dengan apa yang dirasakan" Lanjut Mingrum

Terakhir, Mingrum berpesan kepada siswa-siswi SMA N 1 Terbanggi Besar untuk terus menjaga, merawat , memelihara Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan sebagai bentuk mempertahankan tanah air.

" Kita akan terus ada sampai kapanpun jika ideologi ini masih terjaga di setiap lintas generasi, karena kedudukan ideologi pancasila merupakan dasar dalam bernegara yang merajut perbedaan menjadi sebuah anugerah bangsa indonesia " Tutup Mingrum

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh, Kepala Sekolah SMA N 1 Terbanggi Besar beserta dewan guru dan staff. [red]

Kamis, 17 Maret 2022

SDN 03 Panjang Utara Laksanakan PTM Terbatas, Siswa Merasa Senang


GK, Bandar Lampung - Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menggelar PTM terbatas pada satuan pendidikan tingkat SD, SMP sederajat, mulai Senin 14 Maret 2022 lalu.

Sesuai surat perintah tersebut maka satuan pendidikan khususnya tingkat SD mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), seperti halnya yang dilakukan oleh Sekolah Dasar Negeri 03 Panjang Utara yang beralamat di Jalan Bahari IV No 14 Kelurahan Panjang Utara Kecamatan Panjang Kota Bandarlampung, telah empat hari melaksanakan PTM terbatas.

Sahroni selaku Plt UPT Kepala Sekolah SDN 03 Panjang Utara mengatakan, Alhamdulillah, kami khususnya SDN 03 Panjang Utara per tanggal 14/3/2022 sudah melaksanakan PTM 100 persen untuk kelas 6 dan kelas 1-5 sudah berjalan 50 persen. Tapi untuk kelas 6 karena ingin menghadapi ujian sekolah, maka di fokuskan pelaksanaannya 100 persen.

"Alhamdulillah, untuk persyaratan PTM ini anak-anak di SDN 3 Panjang Utara khususnya 99 persen sudah vaksin kedua, hanya empat anak yang belum di vaksin dari 450 jumlah siswa karena sakit, itupun atas saran dokter. Alhamdulillah sukses pelaksanaannya vaksinnya," ujar Sahroni, Kamis (17/3/2022) diruang kerjanya. 


Lanjut Sahroni, "Untuk pelaksanaan PTM ini sudah memasuki hari ke empat berjalan dengan baik dan lancar, kita juga sudah menerapkan prokes mulai dari pintu masuk atau titik kumpul antar jemput anak, dan menyiapkan alat cek suhu, mencuci tangan, hand sanitaizer. Kebetulan kami disini ada dua sekolah komplek yaitu SDN 01 dan SDN 03, untuk tim satgas covidnya kami bekerjasama sesuai SOP yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung," imbuhnya.

Anak anak juga sangat senang sekali untuk sekolah seperti biasa normal kembali, mudah mudahan kedepannya untuk kelas 1-5 bisa belajar 100 persen.

Dengan masa transisisi seperti ini kedepannya kita evaluasi seminggu atau kita juga menunggu instruksi dari dinas tahap evaluasi pelaksanaan transisi PTM ini kedepannya bisa 100 persen dari kelas 1-6, tuturnya.

Alhamdulillah tim satgas Covid-19 dari kelurahan juga sudah turun memonitoring aktivitas SDN 01 dan SDN 03 serta berkordinasi untuk penjagaan dan pengaturan pintu masuk sekolah. Karena rentan dengan kerumunan saat memasuki sekolah. Kami dari pihak sekolah merasa terbantu dengan adanya tim satgas Covid-19 karena dapat membantu kegiatan PTM ini, dan para guru juga bisa fokus untuk memberikan pembelajaran di dalam kelas, terang Sahroni.

Sedangkan proses belajar dengan masa transisi selama dua jam normal yaitu, untuk Kelas 1 dan Kelas 6 pukul 07.30 - 09.30 Wib, dan untuk Kelas 2 dan Kelas 3 Pukul 10.00 - 12.00 Wib, lalu dilanjut untuk Kelas 4 dan kelas 5 pada pukul 13.00-15.00 Wib, papar Sahroni lagi. 

“Kami juga meminta kepada wali murid untuk dapat meninggalkan sekolah usai mengantarkan putra putrinya ke sekolah,” imbuhnya.

Sementara itu, Wati orang tua siswi kelas l, menyambut gembira keputusan ini. Menurutnya, kegiatan pembelajaran tatap muka merupakan hal sangat ia nantikan. Selain itu kita sebagai orang tua pasti bakal selalu ngingetin anak-anak kita agar selalu menjaga protokol kesehatan," pungkas Wati. (**)

Kamis, 10 Maret 2022

FK Unila Ulas Neurotrauma Terkini di Era Pandemi



GK, Bandar Lampung - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila) mengundang spesialis bedah syaraf Prof. Ahmad Fareid mengulas ilmu bedah syaraf terkini di era pandemi Covid-19. Webinar yang berlangsung hibrid, Kamis, 10 Maret 2022 ini menghadirkan narasumber yang juga merupakan putra daerah Kota Bumi, Lampung Utara.

Untuk diketahui, Prof. Dr. dr. Ahmad Fareid, Sp.BA(K)., Ph.D., FICS., merupakan ilmuwan sekaligus klinisi ilmu bedah saraf dan neurosains dari FK Unpad–RSHS, Bandung. Ia meraih gelar Ph.D dari Gunma University, Jepang, dan melanjutkan posdoktoral dari Japan Society for the Promotion of Science (JSPS) di universitas yang sama.

“Seminar ini sangat menarik karena menghadirkan putra daerah asal Lampung. Pada tahun 2010 beliau cukup tenar karena mengenalkan metode tempel jaringan syaraf di Indonesia,” ujar Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes.

Selain mengenalkan teknik bedah syaraf terkini di era pandemi, lanjut Asep Sukohar, seminar itu membuka peluang pengembangan FK Unila ke depan, salah satunya membangun program studi bedah syaraf.

Pada bagian lain Dekan FK Unila Prof. Dr. Dyah Wulan Sumekar RW, S.K.M., M.Kes., menjelaskan, webinar ini merupakan sarana penunjang pengembangan ilmu pengetahuan kedokteran diharapkan dapat dimanfaatkan para mahasiswa kedokteran, dokter umum, dan dokter spesialis, guna tetap update terhadap perkembangan ilmiah terbaru.

“Ini berguna untuk menjaga wawasan ilmiah sekaligus meningkatkan kompetensi baik dalam konsep epidemiologi, patofisiologi, diagnosis terapi, dan preferensi berbagai penyakit,” kata dia.

Ada pun pemilihan tema Neurotrauma Management at Pandemic Covid-19 menurutnya karena kasus keadilan dan angka populasi kasus di Indonesia cukup tinggi. Hal ini juga menjadi isu nasional yang strategis untuk diikuti dan di kembangkan.

Narasumber lainnya pada webinar hari ini menghadirkan dr. Muhamad Yunus, Sp.BS., dan dr. Bambang Eko Subekti, Sp., An., KNA. Kegiatan turut dihadiri perwakilan RSUD Abdul Moeloek, para wakil dekan, ketua prodi, dan dosen di lingkungan Unila. [Sur]

Senin, 14 Februari 2022

Mendapat 600 Miliar dari ADB, Unila Akan Bangun RSPTN dan IRC


GK, Bandar Lampung - Universitas Lampung (Unila) goal loan Asian Development Bank (ADB) senilai Rp600 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) dan Gedung Integrated Riset Center (IRC).

Demikian disampaikan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan TIK Unila Prof. Ir. Suharso, S.Si., Ph.D., usai memberi pemaparan gambaran singkat tentang Higher Education for Technology and Innovation (HETI) Project Unila, RSPTN-IRC, pada acara “Kick Off Meeting dan Peluncuran Proyek Higher Education for Technology and Innovation (HETI).

Peluncuran Proyek HETI ADB Loan Nomor 4110 INO yang dibuka secara resmi Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek RI Prof. Nizam, diselenggarakan Jumat siang, 11 Februari 2022, secara daring.

Mewakili Rektor Unila, Prof. Suharso menyampaikan, Unila sangat peduli untuk melakukan peningkatan besar-besaran mendukung visi 2025. Salah satunya melalui peningkatan kualitas pendidikan kedokteran melalui pengembangan RSPTN dan pusat penelitian pada proyek-proyek Universitas Lampung.

Proyek ini diharapkan memberikan hasil yang sangat berguna melalui rencana strategis yang dikembangkan dengan baik dan untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas.

Baca juga: Aquanila, Air Minum Isi Ulang Produk Baru Universitas Lampung

RSPTN Unila direncanakan bertipe C dengan kapasitas 100 tempat tidur dengan pusat layanan unggulan terdiri dari tropical infectious, endocrine and metabolic, geriatrics, dan medical rehabilitation.

Selain itu, RSPTN Unila dalam proyek ini adalah “Rumah Sakit Model” di Sumatra dengan slogan “Rumah Sehat”. Konsep bangunan RSPTN dan IRC Unila adalah ramah lingkungan, berbasis IT, efisiensi energi, tahan gempa, dan responsif terhadap gender.

Keberhasilan pengembangan sumber daya manusia tidak dapat dipisahkan dari kualitas sistem pelayanan publik, terutama sektor kesehatan. Karenanya, dengan semangat kemandirian untuk mencapai kesejahteraan sambil berjuang untuk mencapai visinya dan menjalankan misinya, Unila secara aktif berpartisipasi dalam perencanaan layanan kesehatan masyarakat.

“Sebagai universitas negeri pertama dan terbesar di Lampung, Unila memainkan peran penting untuk mengembangkan sumber daya manusia dan layanan kesehatan di kota Bandarlampung dan Provinsi Lampung,” katanya.

Keberadaan rumah sakit pendidikan yang terintegrasi pusat penelitian atau Integrated Research Center (IRC) Unila dirancang untuk mendukung dosen dalam melakukan penelitian bekerja sama dengan dosen dari disiplin ilmu lain di Unila dan luar Unila, bahkan di dalam dan luar negeri.

Baca juga: Unila Kini Peringkat 9 Besar Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics

Rumah Sakit dan IRC diharapkan meningkatkan kapasitas penelitian, di mana rumah sakit menyediakan data dan kasus untuk penelitian.

Kasus-kasus dari rumah sakit akan menghubungkan dan mencocokkan penelitian yang akan memperkuat kuantitas dan kualitas penelitian di fakultas kedokteran Unila. Sebagai hasilnya, penelitian ini akan mendukung meningkatkan layanan rumah sakit untuk membangun jalur klinis.

Untuk alasan tersebut, IRC harus memiliki fasilitas penelitian terbaru dan andal. Dengan adanya IRC, diharapkan dokter spesialis dapat melakukan penelitian sesuai bidang spesialisasi mereka dan berkolaborasi dengan dokter atau peneliti dari bidang ilmu dasar sehingga mereka dapat mendukung tema penelitian yang merupakan tujuan utama IRC.

Selain jajaran pimpinan dan tim HETI Project and PIU Unila, turut hadir dalam pertemuan tersebut direktur Direktorat Sumber Daya Dikti Kemendibudristek, direktur Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, direktur SEHS ADB, perwakilan ADB Sutarum dan Lynette, perwakilan Bappenas, Kementerian Keuangan RI, dan rektor ITS beserta jajaran. [Rls]

Diduga Kuat Oknum Kepala Sekolah di Wonosobo Menyimpangkan Dana BOS TA 2020


GK, Investigasi - Diduga Badariah Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, melakukan korupsi dengan cara menyimpangkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang digulirkan Pemerintah pada Tahun Ajaran (TA) 2020, sehingga mengakibatkan kerugian uang negara.

Menurut keterangan Arman Selaku ketua DPW Kader Militan Jokowi (KAMIJO) Provinsi Lampung. Ia mengatakan, ditengah masa pandemi Covid -19 yang tengah melanda dunia khususnya Indonesia, ternyata tak menyurutkan niat sejumlah oknum dalam melakukan penyimpangan penggunaan anggaran negara, salah satu diantaranya ialah Lembaga Pendidikan, katanya.

Arman menambahkan, " Seperti yang terjadi di SMPN 2 Kecamatan Wonosobo, penyelenggara pendidikan yang didanai Pemerintah melalui Dana BOS Reguler untuk kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler TA 2020, diduga kuat itu fiktif," tuturnya.

Masih menurut Arman, "Pasalnya, sejak pandemi pada awal Tahun 2020, seluruh proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) tatap muka di seluruh indonesia khususnya di Tanggamus baik tingkat SD, SMP dan SMA dilaksanakan secara Daring (Online) tak terkecuali di SMPN 2 Kecamatan Wonosobo," ucapnya.

Selanjutnya Ketua DPW KAMIJO ini juga menyampaikan, "Namun yang terjadi dalam laporan penyerapan penggunaan dana BOS SMPN 2 Wonosobo untuk anggaran pembelajaran dan ekstrakulikuler tetap terserap, meskipun di masa Pandemi covid -19," imbuhnya.

Baca juga: Pembangunan Rabat Baton di Kelurahan Kuripan, Belum Seumur Jagung Sudah Rusak

Dari bantuan dana BOS yang di terima oleh pihak sekolah SMPN 2 Kecamatan Wonosobo yang memiliki jumlah peserta didik 460 siswa/i pada tahun 2020. Pemerintah telah menggelontorkan anggaran senilai Rp. 506.000.000,- untuk kegiatan, keperluan dan kebutuhan sekolah tersebut.

Ia menyampaikan, penyaluran dana BOS tersebut dibagi dalam 3 tahap yaitu :

Pada tahap 1. Sebesar Rp. 151.800.000,-

Pada tahap 2. Sebesar Rp. 202.400.000,- dan

Pada tahap 3. Sebesar Rp. 150.480.000,-

"Adapun untuk komponen Program dan kegiatan pembelanjaan banyak menimbulkan tanda tanya. Seperti pada rincian;

1. Pelaksanaan Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler besaran anggaran Rp. 23.000.000,-. Ini menjadi pertanyaan karena Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) ditiadakan apa lagi kegiatan ekstrakurikuler, kok ada anggaran sebesar ini?

2. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) besaran anggaran Rp. 11.000.000,-. Dalam pendaftaran siswa baru sekarang semua melalui online dengan link yang sudah disediakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten. Lantas anggaran itu di gunakan untuk membiayai apa?

3. Pelaksanaan Kegiatan Assasmen /Evaluasi Pembelajaran besaran anggaran Rp. 30.973.800,-. Lagi-lagi apakah semenjak ada musibah virus covid-19 ada para guru atau Kepala Sekolah SMPN 2 yang memberikan assasmen atau mengadakan kunjungan pendampingan belajar tatap muka ke rumah-rumah para siswanya.?

4. Pelaksanaan administrasi kegiatan sekolah besaran anggaran Rp. 36.482.200,-

5. Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan besaran anggaran Rp. 10.000.000,-. Apakah di saat Pandemi dinas atau sekolah masih ada kegiatan workshop, pelatihan atau seminar.?

6. Pengembangan perpustakaan besaran anggaran Rp. 50.935.000,-. Pengadaan buku perpustakaan atau buku pedoman guru maupun siswa masih belum tercukupi sehingga ada anggaran sebesar ini di masa Pandemi, lalu kemana anggaran sebelumnya?

7. Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah besaran anggaran Rp. 117.617.000,-. Sesuai dengan juklak dan juknis BOS untuk biaya perawatan gedung sebesar 15% dari pagu dana BOS. Mengapa anggara melebihi dari aturan?

8. Penyediaan alat multimedia besaran anggaran Rp. 13.000.000,-. Pada suasana Pandemi, sekolah sebaiknya memanfaatkan anggaran lebih banyak untuk pengadaan alat multimedia. Tapi mengapa justru anggaran ini sangat kecil.?

9. Pembiayaan angganan daya dan jasa besaran anggaran Rp. 180.698.500, juta. Disini terlihat sangat jelas dan fantastis karna untuk biaya pulsa data guru maupun siswa sudah di tanggung oleh pemerintah melalui Kemendikbud. Lalu untuk membiayai apa anggaran sebesar ini?

10. Pembayaran honor besaran anggaran Rp. 36.660.000,-. Sesuai dengan Permendikbud juklak dan juknis BOS bahwa guru yang diberi honor adalah yang sudah memiliki UNPTK.

Dari anggaran dana BOS Reguler dalam masing-masing komponen program dan kegiatan tersebut banyak yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan peruntukannya. Diduga itu hanya akal-akalan oknum Kepala Sekolah," paparnya.

Baca juga: Bendera Negara, Berkibar Ditiang dengan Kondisi Sobek Dan Kusam

Dari anggaran dana BOS Reguler dalam masing-masing komponen program dan kegiatan tersebut banyak yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan peruntukannya. Diduga itu hanya akal-akalan Oknum Kepala SMPN 2 Wonosobo bersama beberapa stafnya untuk mengelabuhi Pemerintah dan masyarakat, terutama wali murid agar mendapatkan keuntungan besar untuk memperkaya diri.

Arman berharap, agar Dinas terkait serta Aparat Penegak Hukum (APH) di Kabupaten Tanggamus dapat mengevaluasi dan memeriksa Tim Anggaran BOS SMPN 2 Wonosobo yang diduga kuat telah melakukan penyimpangan penggunaan Dana BOS Tahun 2020 yang merugikan Keuangan Negara hingga ratusan juta, agar hal serupa tidak menjamur pada sekolah lain di Bumi Begawi Jejama.

Selanjutnya Arman dengan tegas mengatakan, jika perlu untuk periode mendatang dirinya atas nama Tim investigasi (KAMIJO) Provinsi akan meninjau Anggaran Dana (BOS) TA 2021. [Tim]

Selasa, 08 Februari 2022

Wakapolda Lampung Buka Pendidikan Polri di SPN Kemiling



GK, Bandar Lampung - Wakapolda Lampung, Brigjen Pol.Subiyanto pimpin langsung Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri T.A. 2022 Gelombang I di SPN Kemiling Bandar Lampung, pada Selasa (8/2/2022) pagi.

Adapun dalam kegiatan ini dihadiri Irwasda beserta seluruh pejabat utama (PJU) Polda Lampung.

Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Subiyanto dalam amanatnya membacakan sambutan dari Kalemdiklat Polri, Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel. Program pendidikan pembentukan Bintara Polri pada Tahun Anggaran 2022 akan diselenggarakan dalam dua gelombang dengan lama pendidikan setiap gelombang selama 5 bulan.

"Selamat atas keberhasilan saudara yang telah dinyatakan lulus seleksi dan ditetapkan menjadi peserta didik pada program pendidikan pembentukan Bintara Polri Gelombang I tahun anggaran 2022. Selamat datang di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri tempat para siswa sekalian akan ditempa dan dilatih untuk menjadi insan Tribrata yang profesional," kata Subiyanto.

Menurutnya, Pendidikan Pembentukan Gelombang I yang dibuka pada hari ini, diselenggarakan secara serentak di Sepolwan Pusdik Brimob dan Lemdiklat Polri serta 27 SPN Polda se-Indonesia dengan jumlah peserta didik sebanyak 11175 orang yang terdiri dari Bintara pria sebanyak 10228 orang dan Bintara wanita sebanyak 307 orang serta Tamtama Brimob sebanyak 1614 orang dan Tamtama Polair sebanyak 140 orang sesuai dengan kebijakan Kapolri dalam transformasi Polri yang Presisi.

"Sesuai dengan kebijakan Kapolri dalam transformasi Polri yang Presisi, pendidikan menjadi aspek penting dalam mempersiapkan SDM Polri yang unggul dan mampu menjawab tantangan kekinian di era digitalisasi serta tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin tinggi. Oleh karena itu, pendidikan pembentukan ini menjadi penting karena para Bintara merupakan garda terdepan dalam memberikan perlindungan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Kemampuan dan perilaku para Bintara di lapangan akan menentukan wajah Polri dan tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri," jelasnya.

Selain itu, Subiyanto juga menegaskan, kepada para tenaga pendidik agar dapat membentuk tim khusus untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan (Prokes) dalam setiap kegiatan siswa.

"Makan-makanan yang bervitamin, jangan telat minum air putih, dan mengikuti Vaksinasi Booster bagi yang sudah di Vaksin dosis 1 dan 2 serta jangan lupa berdo'a menurut kepercayaan masing-masing," ungakapnya.

Sementara itu, Kepala SPN Kemiling Bandar Lampung, Kombes Pol. Sri Winugroho mengatakan, untuk Polda Lampung, jumlah siswa yang mengikuti kegiatan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri T.A. 2022 Gelombang I kali ini sebanyak 257 orang siswa Bintara Polri.

Usai acara dilanjutkan dengan kegiatan bhayangkari SPN yang memberikan bingkisan sembako kepada masyarakat sekitar SPN. [Nnd]

Selasa, 01 Februari 2022

Unila Kini Peringkat 9 Besar Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics


GK, Bandar Lampung - Universitas Lampung (Unila) berhasil masuk ke peringkat 9 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi webometrics yang dipublikasikan pada akhir Januari 2022 di website resmi www.webometrics.net. Ranking ini melompat jauh dibandingkan tahun 2021 yang berada di posisi 24.

Berdasarkan website www.webometrics.info, dipublis juga posisi impact rank Universitas Lampung 818, oppennes rank 1.523, dan excellence3.675.


Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan TIK Unila Prof. Suharso mengatakan, kenaikan peringkat webometrics ini berkat kerja sama sivitas akademika Unila, baik tim webometrics maupun para dosen Unila.

Suharso menjelaskan, berbagai langkah yang telah dilakukan tim webometrics dalam meningkatkan prestasi Unila.

“Kami buat tim untuk mengevaluasi kekurangan dan kelebihan Unila, lalu disusun langkah-langkah yang harus dilakukan. Di antaranya meminta para dosen untuk menginput karya-karya mereka di google scholar, memaksimalkan sitasi dan memonitoring karya-karya dosen Unila, serta membenahi websiteunit-unit di Unila,” urai Suharso, Selasa, 1 Februari 2022.

Webometrics merupakan suatu perangkat sistem atau inisiatif untuk mempromosikan dan membuka akses publikasi ilmiah guna meningkatkan kehadiran akademik dan lembaga-lembaga penelitian di situs web.

Pemeringkatan webometrics menjadi tolak ukur bahwa website unila.ac.id memiliki performa cukup baik dalam tiga hal yakni impact, openness, dan excellence. [Rls]

Berikut daftar perguruan tinggi yang masuk 15 besar terbaik Indonesia versi webometrics:

1. Universitas Indonesia (UI)

2. Universitas Gadjah Mada (UGM)

3. Universitas Brawijaya (Unibraw)

4. Institut Pertanian Bogor (IPB)

5. Universitas Airlangga

6. Universitas Teknologi Sepuluh Nopember

7. Universitas Telkom

8. Institut Teknologi Bandung (ITB)

9. Universitas Lampung (Unila)

10.Universitas Bina Nusantara

11. Universitaa Andalas (Unand)

12. Universitas Hasanuddin

13. Universitas Sebelas Maret

14. Universitas Sriwijaya

15. Universitas Padjadjaran Bandung

Selasa, 14 Desember 2021

Kapolri Bicara Wujudkan SDM Unggul di Acara Bantuan Pendidikan Putra-Putri Polri



JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri penyerahan bantuan pendidikan perguruan tinggi bagi putra-putri Polri dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Penyerahan bantuan dihadiri Menteri BUMN, Erick Thohir di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (14/12/2021).

Dalam sambutannya, Kapolri mengucapkan terima kasih dan apresiasinya atas program pendidikan yang dilakukan BUMN untuk putra-putri Polri.

"Ini adalah bantuan dan partisipasi dari sekian bantuan yang telah diberikan BUMN kepada Polri. Jadi dalam kesempatan ini kami berterima kasih," kata Sigit.

Sigit menuturkan, Kementerian BUMN terus mendukung program pendidikan dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), mantan Kabareskrim Polri ini menyebut dengan mempersiapkan SDM yang unggul maka akan mengantarkan Indonesia menjadi negara yang lebih maju.

"Mau tak mau terkait dengan perkembangan strategis sesuai arahan Pak Presiden ini, dilakukan dengan mempersiapkan SDM unggul dan bagaimana membuka ruang iklim investasi dengan membuat undang-undang yang menyederhanakan birokrasi sehingga menjadi bagian mempercepat dan menarik investasi baik dari luar maupun dalam negeri," ujar Sigit.

Dengan adanya program pendidikan ini, kata Sigit, merupakan bagian dari perjuangan untuk mewujudkan SDM unggul sebagaimana cita-cita dari Presiden Jokowi dalam memanfaatkan bonus demografi yang ada kedepan. Sehingga Indonesia bisa mempersiapkan diri menjadi negara yang lebih maju

"Berdasarkan survei menyampaikan Indonesia bisa mengelola bonus demografi yang ada, mengelola SDM yang ada, memanfaatkan sumber daya alam yang ada dan bagaimana kita mampu meningkatkan SDM, maka harapan Indonesia menjadi negara nomor 4 di dunia," ucap Sigit. 

Berdasarkan data proyeksi dari PricewaterhouseCoopers (PwC) pada, berada di peringkat keempat dari 10 negara dengan Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai US$ 10,52 triliun pada 2050. Jumlah itu berada di bawah Tiongkok, India dan Amerika.

Dari laporan yang diterima, Sigit mengatakan, program pendidikan yang diberikan Kementerian BUMN selalu meningkat setiap tahunnya. Tahun 2020, sebanyak 597 putra-putri Polri mengikutinya. Tahun ini meningkat menjadi 876. Ia pun berharap tahun 2022, program pendidikan ini bisa menyentuh angka seribu.

Dalam kesempatan ini, mantan Kapolda Banten itu juga memaparkan bahwa Polri juga melakukan hal yang sama dengan menyaring anak-anak bangsa yang mempunyai prestasi untuk menjadi anggota Polri.

Ia pun berharap, para penerima program pendidikan dari Kementerian BUMN ini dapat menjadi bagian dari Kementerian BUMN kedepannya.

"Harapan kami adik-adik kami yang diberikan bantuan pendidikan ini juga nanti ke depan bisa menjadi talent-talent, barangkali mungkin ada yang memiliki prestasi yang sangat luar biasa dan memiliki kemampuan yang dibutuhkan BUMN, maka adik-adik ini calon-calon keluarga besar dan berkontribusi buat BUMN," tutur Sigit.

Lebih lanjut, Sigit berharap sinergitas antara Polri dan Kementerian BUMN serta Kementerian lainnya tetap terjalin dengan erat. Sebagai contoh, ia mengatakan bagaimana sinergitas antara Polri dan Kementerian BUMN menghadapi Pandemi Covid-19.

Dengan adanya sinergitas antara kementerian/lembaga serta masyarakat, ia pun mengatakan Indonesia saat ini dalam kondisi lebih baik dalam hal pengendalian laju Covid-19. 

"Indonesia saat ini dalam kondisi bagus dan ini kesempatan kita agar segera bangkit kemudian bersinergi membuat pertumbuhan ekonomi yang beberapa waktu lalu terjadi kontraksi betul-betul bisa kita dorong," kata Sigit.

Sigit juga menyampaikan bahwa Polri siap mengawal program-program dari Kementerian BUMN untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih baik.

"Kami siap selalu mengawal dan bersinergi dengan program-program ke depan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi Indonesia guna mewujudkan Indonesia maju, Indonesia tumbuh," papar Sigit.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjelaskan, Polri merupakan lembaga negara yang terus mendukung dan mengawal segala kebijakan di berbagai sektor. 

"Memang kenapa salah satunya, sejak dua tahun lalu kita terpikir mendukung Polri. Karena kita banyak sekali kerjasama dengan pihak Polri di segala lini. Terbukti sampai hari ini bagaimana Polri jadi partner yang baik untuk kami," kata Erick.

Salah satu bukti konkret, dikatakan Erick adalah, Polri selalu berada di garis terdepan dalam penanganan dan pengendalian Covid-19. Diantaranya adalah mengawal distribusi vaksinasi Covid-19.

"Dan kita juga buktikan ketika saat Covid-19, pun distribusi bahkan vaksinasi ujung tombaknya di pihak Polri dan TNI. Karena itu dua tahun lalu diluncurkan program membantu putta-putri kepolisian yang pangkatnya baru perwira pertama untuk kita bantu pendidikannya," tutup Erick. [Red]

Minggu, 28 November 2021

Bansos PKH Tahap 4 Cair Bulan November 2021, Cek Status Penerima via cekbansos.kemensos.go.id 

Ilustrasi Uang - Berikut cara pengecekan status penerima via cekbansos.kemensos.go.id terkait bansos PKH tahap keempat yang cair bulan November 2021.


GARIS KOMANDO - Cek ketentuan dan status penerima bansos PKH tahap ke-4 via cekbansos.kemensos.go.id yang telah cair untuk bulan November 2021.

Penyaluran bantuan PKH saat ini telah memasuki tahap 4 pada bulan ini seperti dikutip dari akun Instagram Kemensos, @kemensosri.

[Penerima hanya perlu menyiapkan KTP saja untuk mengecek status penerima bantuan PKH. 

Sayangnya bantuan tersebut tidak dapat diterima oleh seluruh masyarakat.

Namun terdapat syarat yang harus dipenuhi, yaitu terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

xxx

Pengkategorian juga dilakukan oleh Kemensos selaku pemegang wewenang.

Bagi penerima yang sudah memenuhi kriteria maka bantuan akan disalurkan lewat bank Himbara yang terdiri dari Mandiri, BRI, BNI, dan BTN.

Kemudian terkait pencairan bantuan dapat mengunjungi mesin ATM atau e-warong terdekat. 

Ketentuan Penerima Bansos PKH 2021 beserta Jumlah Bantuan

- Ibu Hamil/Nifas sebesar Rp 3.000.000 per tahun; - Anak usia dini 0-6 tahun sejumlah Rp 3.000.000 per tahun;

- Pendidikan Anak SD/Sederajat sebesar Rp 900.000 per tahun;

- Pendidikan Anak SMP/Sederajat sebesar Rp 1.500.000 per tahun;

- Pendidikan Anak SMA/Sederajat mendapatkan Rp 2.000.000 per tahun;

- Penyandang disabilitas berat menerima Rp 2.400.000 per tahun;

- Lanjut usia menerima sebesar Rp 2.400.000 per tahun;

Syarat lainnya yang harus dipenuhi oleh penerima adalah masuk pada kategori Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Berikut adalah rincian kriteria yang harus dipenuhi:

- Keluarga Miskin yang memiliki satu syarat seperti ibu hamil, penyandang disabilitas berat, atau orang lanjut usia dengan minimal umur 70 tahun.

- Keluarga Miskin yang setidaknya memiliki satu anak dengan pendidikan SD,SMP, atau SMA.

- Keluarga Miskin yang memiliki anak usia 6 hingga 21 tahun dan belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.

Setelah memenuhi syarat di atas maka penerima dapat mengecek statusnya pada laman cekbansos.kemensos.go.id.

Cara Pengecekan Status Penerima Bansos PKH 2021 

- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id/;

- Masukkan alamat secara lengkap yang terdiri dari nama Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan pada kolom;

- Masukkan nama sesuai KTP;

- Masukkan kode yang tertera dalam kotak boks captcha pada kolom;

- Apabila kode huruf tidak jelas dapat klik simbol "reload" untuk memperoleh kode baru;

- Klik cari data dan hasil pencarian akan muncul pada laman cekbansos.kemensos.go.id.

Apabila sudah mengecek status penerima maka bantuan PKH akan disalurkan oleh pemerintah lewat bank HIMBARA yang terdiri dari BRI, BNI, Mandiri, dan BTN.

Tujuan PKH

- Meningkatkan taraf hidup melalui akses layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

- Mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendaatan keluarga miskin dan rentan.

- Menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian PKM dalam mengakses layanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

- Mengurangi kemiskinan dan kesenjangan.

- Mengenalkan manfaat produk dan jasa keuangan formal kepada keluarga penerima manfaat.

Kamis, 25 November 2021

Kasdim 0410/KBL Ikuti Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2021 di Baitul Jannah Islamic School


BANDAR LAMPUNG — Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0410/KBL Letkol Dr Imam Safei SH.,MH, mengikuti upacara dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2021 dan HUT PGRI ke 76 yang di pimpin oleh Walikota Bandar Lampung Hj Eva Dwiana di Baitul Jannah Islamic School Jln. Pramuka, Kota Bandar Lampung, pada Kamis (25/11).

Dalam penyampaiannya kepada Media, Walikota Eva Dwiana mengatakan karena ini masi dalam masa pandemik, Ia berharap kepada para guru yang ada di Bandar Lampung agar menginformasikan kepada Wali Murid bahwa kota Bandar Lampung saat ini masih Daring dan masih pembatasan tatap muka.

"Kepada guru-guru agar menginformasikan kepada wali murid guna memberikan pengertian dan masukan-masukan bahwa masa pandemi ini banyak sekali menerpa anak anak, mudah mudahan dengan pengertian wali murid insyallah nanti bulan Januari 2022 kita akan melaksanakan tatap muka kembali dengan kapasitas kita sudah normal. Ini kerjasama yang perlu kita lakukan," ucap Eva.

Lanjutnya, Walikota dengan sapaan Bunda itu juga berharap kepada guru-guru untuk tetap semangat, tetap bekerja dengan baik sebagaimana tema yang di usung pada hari ini 'Bangkit Guruku, Maju Negriku, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh'. 

"Bunda berharap kepada para guru untuk jaga anak-anak kita dan beri pengertian kepada anak anak kita agar memiliki agamanya yang baik, etika yang baik serta ilmunya yang luar biasa. Jika hal itu berjalan dengan baik, bunda yakin generasi muda akan memberikan yang terbaik untuk keluarga, untuk Daerah dan untuk Provinsi Lampung," pungkasnya.


Sementara itu, Kasdim 0410/KBL mengatakan bahwa guru merupakan suri tauladan bagi para siswa-siswinya.

Guru juga merupakan pahlawan dalam membentuk karakter dan pendidikan generasi penerus Bangsa.

"Oleh karenanya, saya berharap kepada para guru-guru baik itu guru TK, SD, SMP dan SMA agar tetap semangat dan jangan berhenti untuk mendidik dan mencerdaskan anak Bangsa walaupun di tengah situasi dan kondisi Pandemi yang masih mewabah," ujarnya.

Kasdim juga berharap kepada para orang tua dapat melibatkan dirinya untuk membentuk serta mendidik anak-anaknya agar memiliki budi pekerti, etika dan sopan santun yang baik.

"Karena dalam membentuk kepribadian seorang anak tidak serta merta menjadi tanggung jawab para guru, melainkan juga tugas para orang tua untuk mendidik anak-anaknya," tandasnya.

Hadir dalam kegiatan antara lain, perwakilan Forkopimda Kota Bandar Lampung, Kepala Dinas Kominfo Bandar Lampung, perwakilan BPKP Lampung, Ketua MKKS SMP Kota Bandar Lampung, Ketua K3S Bandar Lampung, IGTKI Bandar Lampung, Camat Kemiling, Lurah se-kecamatan Kemiling dan Kepala Sekolah TK, SD, SMP, SMA se-kota Bandar Lampung. [Sur]

Sabtu, 13 November 2021

LSM AMPK Soroti Pekerjaan Pembangunan Gedung SMPN 40 Balam


BANDAR LAMPUNG  - Dalam menjalankan fungsi kontrolnya sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat, Indra Bangsawan selaku koordinator LSM Aliansi Masyarakat Pemberantas Korupsi (AMPK) meninjau pembangunan proyek gedung UPT SMP Negeri 40 Bandar Lampung, di jalan Dr. Setia Budi Kelurahan Negeri Olok Gading Kota Bandar Lampung, Rabu (10/11/2021).

Dalam tinjauannya, LSM AMPK mendapati beberapa kejanggalan pada pekerjaan proyek pembangunan gedung yang rencananya akan dibangun beberapa tingkat tersebut.

Menurut Indra saat dimintain keterangan dan tanggapannya setelah meninjau pelaksanaan proyek di UPT SMP Negeri 40 Bandar Lampung, menjelaskan pada awak media soal plang proyek dan pekerja proyek.

"Pada Plang Proyek pembangunan gedung UPT SMPN 40 Bandar Lampung, memang tertera nilai proyek sebesar Rp. 4.430.552.000,00. Namun tidak ada dicantumkannya tenggat waktu pelaksanaan proyek," ujar Indra.


Masih menurut Indra, "Seharusnya dalam plang proyek dituliskan waktu pengerjaan proyek itu, dimulai sejak kapan dan sampai kapan waktunya," katanya.

Terlebih, proyek yang diketahui dilaksanakan oleh CV. IKAM PAGARDEWA diduga melanggar UU No. 1 Tahun 1970 dan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Lebih lanjut Indra Bangsawan menjelaskan, "saat kami melakukan tinjuan pada proyek itu, para pekerja tidak ada yang mengenakan alat pelindung diri (APD) K3. Yang itu kaitannya dengan keselamatan pekerja. Dan setahu kami sudah ada anggarannya dalam pekerjaan proyek," tuturnya. 

"Dan juga kami tidak menjumpai pengawas proyek saat meninjau pekerjaan itu, artinya disini ada pembiaran diluar pengawasan kerja," kata Indra. 

Dari hal itu, Indra berharap pekerjaan dan kualitas proyek milyaran, harus dikerjakaan dengan kualitas terbaik. Mengingat, lokasi pembangunan UPT SMPN 40 Bandar Lampung diatas tanah timbunan yang diduga belum sepenuhnya mapan/padat. [Tim]

Minggu, 31 Oktober 2021

Ike Edwin Hadiri Penutupan Pendidikan Dasar Anggota Partai Rakyat Demokratik


Bandar Lampung - Selama 3 Hari, 2 mala sejak tanggal 29/10/2021 KPW-PRD telah melaksanakan Pendidikan Dasar bagi anggota, yang di ikuti oleh kalangan Mahasiswa, Pedagang dan Pemuda.

Dalam puncak acara di hari ketiga, Irjen Pol ( Purn) Dr.H. Ike Edwin SH MH MM, turut hadir sebagai tamu undangan acara Penutupan Pendidikan Dasar anggota Partai Rakyat Demokratik yang diselenggarakan oleh Komite Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Demokratik (KPW-PRD) Lampung, Minggu (31/10/2021). 

Dalam sambutannya Dang Ike sapaan akrab Irjen Pol (Purn) Dr.H. Ike Edwin SH MH MM mengucapkan terima kasih karena telah di undang dalam acara Penutupan Pendidikan Dasar Partai Rakyat Demokratik.

"Saya ucapkan terimakasih karena telah di undang dalam acara penutupan pendidikan dasar partai rakyat demokratik yang telah dilaksanakan selama 3 hari" ucap Dang Ike.

Di sesi yang sama, Ketua Komite Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Demokratik Arfan ABP dalam orasi politiknya mengatakan, Partai Rakyat Demokratik yang sudah berusia lebih dari seperempat abad ini, masih terus berjuang menerobos gelombang arus politik Indonesia yang semakin hari menjauh dari cita-cita awal republik berdiri, yakni terciptanya masyarakat adil dan makmur.

“Sejak PRD berdiri, PRD selalu mengkritisi & mengajak rakyat untuk secara bersama-sama melawan tirani dan ketimpangan sosial yang terus menajam hingga kini. hari ini PRD jelas masih punya tujuan politik yang sama yaitu terciptanya masyarakat adil dan makmur.” jelas Arfan.

Selain itu, lanjut dia, rakyat hari ini sedang berhadapan dengan sistim ekonomi yang memakmurkan segelintir orang, kekayaan Republik hari ini hanya di kuasai 1% orang saja, Inilah yang sering disebut Oligarki. Sementara rakyat banyak, kaum 99 persen, dibuat melarat untuk itu , PRD bersama Rakyat tengah fokus membangun sebuah poros politik alternatif yang akan melawan dominasi kekuatan kaum 1% tersebut.

Dia menegaskan, bahwa rakyat harus menciptakan alat politiknya sendiri untuk terwujudnya cita-cita kesejahteraan dan keadilan sosial, sebab sistem politik sekarang dikuasai dan didesain hanya untuk mempertahankan kekayaan oligarki.

Akibatnya, hampir tidak ada kebijakan politik yang memihak rakyat banyak yaitu golongan yang sering kita sebut, kaum 99 persen.

Selain mengenalkan PRD dan cita-cita perjuanganya. A.J. Susmana sebagai mentor (waketum KPP PRD) dalam sambutannya, A.J. Susmana juga memaparkan, bagaimana ampuhnya pancasila apabila di aktualisasikan oleh Negara sebagai kompas untuk mengambil satu kebijakan Ekonomi, politik sebagaimana apa yang cita-citakan para pendiri bangsa.

Ketua panitia Pendidikan Kader PRD Riski Oktara Putra menyampaikan. Pendidikan Kader PRD yang mengangkat tema “Membangun Poros Politik Alternatif” jelas ingin memberikan kesadaran politik kepada calon kader PRD, bahwa membangun partai alternatif hari ini adalah sebuah keharusan bagi Massa Rakyat. Sebab Situasi pilihan politik sekarang yang kian menyempit. 

Realitas politik kita hari ini juga, hanya menghadirkan wajah-wajah yang tak jauh beda dengan priode sebelumnya. Pada akhirnya hasilnya hanya mengulangi dari apa yang terjadi sebelumnya. Tidak ada perbaikan struktur ekonomi, politik dan sosial budaya.

Lanjut dia, "Di harapkan, dengan di laksanakan pendidikan ini akan menciptakan kader-kader PRD yang mampu berjuang dan memimpin massa rakyat, tidak hanya itu para kader juga harus mampu membangun kesadaran politik rakyat serta mengajak mereka bersatu membangun satu kekuatan politik untuk melawan Oligarki" tutupnya. [Sur]

Senin, 25 Oktober 2021

Viral! Soal untuk Anak SD yang Jadi Perdebatan Warganet

Anak-anak yang masih duduk di bangu Sekolah Dasar (SD) tentunya sering mendapatkan latihan soal di sekolah.


Garis Komando - Anak-anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) tentunya sering mendapat latihan soal di sekolah. Soal yang diberikan kepada mereka biasanya soal yang mudah dan sederhana.

Namun bagaimana jika soal yang diberikan untuk anak SD justru jadi sebuah perdebatan? Seperti unggahan dari akun Twitter @schfess yang membagikan foto soal ujian murid SD tentang pengenalan keluarga.


Dalam unggahan berupa tangkapan layar dari TikTok tersebut terlihat beberapa soal dan seorang warganet menandai akun Kemendikbud dan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim. Ia juga menuliskan kutipan "bisa kalian bayangin gimana rasanya saat ada anak yatim piatu harus jawab soal seperti ini?" tulisnya.

Bunyi soal itu adalah 'Mencari nafkah di dalam keluarga adalah tugas…''. Sementara pilihan gandanya berupa a. ayah, b. anak, c. kakek, d. nenek.

Unggahan tersebut pun menuai banyak reaksi dan respons dari warganet.

"Bayangin kalau jd guru buat soal harus sesuai sama kondisi pribadi masing2 murid. yatim:ngga boleh ada unsur bapak. piatu:ngga boleh ada unsur ibu. yatimpiatu:ngga boleh ada unsur orang tua. brokenhome:ngga boleh ada unsur keluarga harmonis. rantau:ngga boleh ada unsur keluarga," cuit akun @kipasanxyz.

Beberapa warganet pun menanggapi bahwa soal semacam itu tidak relevan dengan kehidupan nyata.

"gw ga ngerti teori yg diajarin itu guru gimana, menurut gw soal soal yg textbook bgt kek gini dan kurang relevan di kehidupan sehari hari mending jgn dibikin lg deh :')," imbuh akun bernama @khaylilav.

"Menjawab secara general krn ini pengetahuan umum, bukan utk menyinggung kondisi keluarga. Please deh jawab dengan logika," tulis akun @bubiblebebeppp.

Hingga saat ini, unggahan yang mengudang banyak perdebatan di antara warganet itu sudah mendapat 216 retweet dan lebih dari 4 ribu kali di-like.


Sumber

Minggu, 17 Oktober 2021

Koramil 410-01/Panjang, Melakukan Binaan Terhadap Anak Pramuka SWK


Bandar Lampung — Pembentukan karakter dan kepribadian seseorang harus dimulai sejak dini, sehingga diharapkan kelak mempunyai sifat disiplin dan bertanggung jawab yang tinggi oleh masing-masing siswa, baik secara perorangan maupun kelompok.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 410-01/Panjang Kodim 0410/KBL Sertu Sepri Mulyadi melaksanakan pembinaan anak pramuka yang tergabung dalam Saka Wira Kartika (SWK) Sanggar KH. Agus Salim Koramil Panjang. 

Anak-anak pramuka SWK ini merupakan binaan Koramil 410-01/Panjang Kodim 0410/KBL.

Babinsa Sertu Sepri Mulyadi menjelaskan, kegiatan kepramukaan merupakan suatu wadah pembinaan bagi generasi muda dalam membentuk karakter kepribadian, keimanan, kedisplinan serta rasa tanggung jawab dan rasa cinta tanah air.

"Tujuan kegiatan ini untuk bekal dalam menggapai cita-cita sebagai generasi muda penerus bangsa yang tangguh dan bertanggung jawab," jelas Sertu Sepri Mulyadi, Minggu (17/10/2021)

Dalam hal ini Sertu Sepri Mulyadi pada kegiatan melatih kedisiplinan kepada Pramuka tersebut menyampaikan dan menekankan kepada adik-adik Pramuka, bahwasanya disiplin itu modal utama bagi setiap anggota Pramuka, baik pada saat latihan maupun dilapangan.

"Melatih kedisiplinan siswa tidaklah mudah, apalagi dalam urusan baris berbaris, perlu keterampilan khusus dan ahli di bidangnya. Oleh karena itu, amatlah tepat seorang Babinsa sebagai anggota TNI untuk malaksanakan pembinaan bagi mereka. Melatih mereka dalam hal PBB dan berujung kepada latihan mendisiplinkan diri," pungkasnya. [Sur]