Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label ike edwin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ike edwin. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Mei 2024

Boss EO Pekan Raya Lampung Sambut Tokoh Lampung, Ike Edwin di Pekor Way Halim


GK, Bandar Lampung
- Gelaran tahunan yang di adakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung dengan Skala Nasional merupakan hajat untuk masyarakat Lampung khususnya dan luar daerah pada umumnya. Pekan Raya Lampung (PRL) 2024 yang di mulai sejak tanggal 22 Mei 2024 hingga 10 Juni 2024 ini merupakan sebuah event yang selalu dinanti oleh para UMKM dan bertempat di Pekor, Way Halim, Kota Bandar Lampung.

Pekan Raya Lampung yang beberapa tahun belakangan dikelola oleh Boss Event Organizer, A. Sukaryadi sekaligus Owner Optik Modern ini antusias menyambut kedatangan Tokoh Lampung yang juga mantan Kapolda Lampung Tahun 2016, Irjen Pol. (Purn) Drs. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., atau biasa disapa dengan sebutan Dang Ike, saat ia bersama keluarga besar Lamban Gedung Kuning yang turut ingin meramaikan event tahunan Provinsi Lampung ini. Minggu, 26/5/24.

A. Sukaryadi mengatakan sangat senang bisa bertemu langsung dengan sosok yang begitu fenomenal dan merakyat ini, serta mau berbaur bersama pengunjung lainnya.

"Saya sangat senang bisa bertemu langsung dengan Dang Ike, karena beliau adalah sosok yang diidolakan banyak masyarakat Lampung, selamat datang dan terima kasih kepada Dang Ike atas kunjungannya di Pekan Raya Lampung ini, semoga beliau merasa terhibur dengan suasana di event ini," ucapnya.

Selain itu, Dang Ike yang masih didampingi A. Sukaryadi saat berkunjung ke stand Pemerintah Daerah Lampung Barat mengatakan dan menjelaskan tentang kampung halamannya.

"Lampung Barat adalah kampung halaman saya, dengan hasil kopi yang berlimpah dan sangat terkenal di dunia. Tentu saya juga berterima kasih kepada Bapak Sukaryadi yang bisa melakukan event sebesar ini," jelas Dang Ike dihadapan wartawan dan pengunjung.

Namun ada yang unik saat Dang Ike sedang berkeliling melihat-lihat stand, ada terdengar dari pengunjung yang meneriakkan 'Bapak Ike Edwin Gubernur Lampung', sontak membuat Dang Ike kaget dan tersenyum.

"Terima kasih bu, mudah-mudahan itu menjadi doa," ucap Dang Ike dengan santun.

Saat berkeliling, rombongan Dang Ike tak sengaja bertemu stand TVRI, dan berlama-lama, ia langsung diajak Podcast membahas tentang pemerintahan, pendidikan dan lain sebagainya. Tak hanya itu, Dang Ike dan rombongan menyempatkan diri untuk mencicipi beberapa makanan yang ada di Food Area UMKM setempat.

Setelah cukup lama berkeliling, ada pesan sedikit yang ia sampaikan, bahwa, "Lampung adalah daerah yang subur, memiliki hasil bumi berlimpah, hasil yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, mari kita jaga Bumi Lampung dengan rasa berkeadilan." Pungkasnya.(red)

Kamis, 20 Juli 2023

Ike Edwin Sambut Kunjungan DPW SWI Provinsi Lampung di Kediamannya LGK

Pengurus dan Anggota DPW SWI Lampung Ngopi Bareng Bersama Tokoh Lampung, Dang Ike Edwin


GK, Bandar Lampung – Tancap gas! dengan penuh keakraban, Dewan Pimpinan Wilayah Sekber Wartawan Indonesia (DPW SWI) Lampung bersilaturahmi ke kediaman Tokoh Adat Irjen Pol. (Purn) Drs. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., yang juga mantan Kapolda Lampung 2016. Silaturahmi tersebut berlangsung setelah DPW SWI Lampung menerima Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SWI, yang ditandai dengan penyerahan SK oleh Kabid Humas DPP SWI, M. Hendra Gunawan kepada ketua terpilih, Jeffry Noviansyah. Rabu (19/7/23).

Dalam acara yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, Dang Ike sapaan akrab Irjen Pol. (Purn) Drs. H. Ike Edwin mengungkapkan harapannya terhadap peran para wartawan di Indonesia.

"Saya berharap wartawan menjadi pilar utama demokrasi di Indonesia," ujar Dang Ike dengan tegas.

Hal tersebut juga ditegaskannya, bahwa peran wartawan dalam menyampaikan informasi yang akurat dan independen sangatlah penting untuk mendukung perkembangan demokrasi di tanah air.

Selain itu, Dang Ike juga menyatakan pentingnya memiliki publikasi yang berkualitas dan bertanggung jawab. Dengan didirikannya DPW SWI Lampung, diharapkan media-media yang ada di wilayah ini yang telah bergabung dengan SWI akan menjadi media sentral sebagai penyebar informasi yang dapat menjadi panglima demokrasi di masyarakat. Dukungan dari berbagai media dalam menjalankan tugas jurnalistik yang profesional diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif warga negara dalam menyuarakan aspirasi dan pandangan mereka.

Acara silaturahmi ini dihadiri oleh Kabid Humas DPP SWI, M. Hendra Gunawan, Ketua terpilih, Jeffry Noviansyah, para pengurus dan beberapa anggota DPW SWI Provinsi Lampung. Momen ini dianggap sebagai langkah maju bagi organisasi wartawan dalam memperkuat solidaritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas mereka.

Ketua DPW SWI Lampung dalam sambutannya, mengungkapkan rasa syukur atas sambutan Dang Ike dalam acara tersebut. "Saya mewakili kawan-kawan DPW SWI LAmpung mengucapkan terima kasih atas waktu luang yang diberikan oleh Dang Ike kepada kami. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pemberitaan dan menjunjung tinggi etika jurnalistik dalam setiap pemberitaan yang kami sajikan nantinya," tutur Ketua DPW SWI Lampung, Jeffry Noviansyah yang juga Sekjend Polisi Selebriti.

Diharapkan, semangat untuk menjadi bagian dari pilar utama demokrasi dan menjunjung tinggi integritas jurnalistik akan semakin menguat dengan adanya sinergi antara DPW SWI Lampung, DPP SWI, dan seluruh anggota organisasi wartawan. Seluruh pihak diharapkan melalui kerja sama yang erat, media dapat menjadi kekuatan yang membawa perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa.[Yuli]

Minggu, 12 Februari 2023

Nilai-nilai Kearifan Lokal Tidak Hanya Diucapkan Dari Mulut


GK, Balam - Kearifan lokal (riflok) sebagai bagian dari adat istiadat lokal yang berasal dari beragam suku bangsa mencerminkan Indonesia adalah negara yang multi etnis, agama, ras dan golongan. Kebhinekaan merupakan realitas bangsa Indonesia yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya.

Menurut Irjen Pol (Purn) DR Ike Edwin S.IK., S.H., M.H., M.M., yang akrab dipanggil Dang Ike, dengan gelar adat lampung Sutan Raja Lampung , nilai-nilai kearifan lokal tidak hanya sekedar diucapkan dari mulut , tetapi harus dipraktekan dalam tingkah laku kehidupan sehari-hari. 

“Contoh dalam diri saya ada keturunan Lampung beradat Saibatin dan keturunan Lampung beradat Pepadun, lengkap sebagai sosok lampung , sejak lahir saya sudah diajarkan bagaimana menyikapi keberagaman dan menghormati Perbedaan," ujar Dang Ike saat berbincang santai dengan awak media di Lamban Gedung Kuning (LGK), Minggu (12/2/2023).

Menurut mantan staf ahli Kapolri bidang Sospol itu, "Aktualisasi dan implementasi nilai-nilai riflok secara nyata di tengah-tengah kehidupan masyarakat menjadi sangat penting mengingat riflok mampu menyatukan keanekaragaman budaya, tradisi, dan adat-istiadat dalam ikatan kebersamaan yang saling menghormati dan menghargai," ucap Dang Ike , Sutan di Raja Lampung .

Lebih lanjut Jenderal Polisi Bintang dua yang pernah meraih penghargaan sebagai Kapolda terbaik dalam penanganan konflik serta Kapolda yg mampu menurunkan angka dan peristiwa kejahatan dilampung serta selalu berkantor dan menerima segala persoalan masyarakat ditenda / kantor bertenda itu mengungkapkan, 

"Aktualisasi riflok dalam kehidupan sehari-hari merupakan cermin ideologi Bangsa. Kearifan lokal merupakan cara terbaik untuk kembali menguatkan jati diri bangsa dari gangguan dan ancaman ideologi asing," ungkapnya.

Masih menurut Purnawirawan Perwira Tinggi Polri yang pernah bertugas di 15 Provinsi di Indonesia itu,

"Pemerintahan saat ini adalah pemerintahan yang menjunjung tinggi keberagaman dan terus mendorong agar nilai-nilai riflok tetap lestari dan diwariskan ke anak cucu kita. Upaya ini dilakukan untuk mencetak anak-anak kita menjadi generasi yang unggul, unggul dalam olah pikir dan cerdas serta unggul dalam hati nurani dan mampu dalam mengaplikasikannya," katanya.

Namun menurut Dang Ike, "Pemerintah tidak bisa melakukannya sendiri tanpa dukungan para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan , tokoh pendidikan / intelektual , agar memperkuat persatuan dan kesatuan di daerahnya masing-masing," tegas Dang Ike.

Dia juga mengatakan bahwa, "Selain menginternalisasikan nilai-nilai riflok dalam kehidupan sehari-hari, peran media juga harus dimanfaatkan karena pengaruh media sosial saat ini sangat besar dalam kehidupan masyarakat khususnya pada generasi muda," jelas pembina Rumah Budaya LGK serta tokoh yang digelari Polisi Kearifan Lokal . 

Seiring dengan pergeseran budaya menuju arah modernisasi, semakin banyak tantangan perbedaan kemajemukan yang dihadapi bangsa ini, khususnya generasi muda. 

“Generasi muda kita jumlahnya ratusan juta jiwa, namun apa yang harus kita wariskan kepada mereka yang sekarang mengalami sedikit degradasi,” ujarnya dengan nada bertanya.

Pengaruh teknologi dan informasi saat ini masif sekali. Media sosial dan aplikasi-aplikasi message dengan bebasnya masuk dan mempengaruhi generasi muda kita. Dang Ike pun mengatakan jika saat ini, orang dengan sangat mudah terpengaruh oleh berita-berita yang belum tentu kebenarannya. 

“Kita memasuki Era dimana Kebohongan dapat menyamar menjadi Kebenaran (Post-Truth era), Sangat parah ini , bila benar benar terjadi , oleh karena jangan salah kita menyikapi hal ini sebab pemuda adalah pemimpin masa depan," tuturnya.

Post-Truth adalah gejala yang hadir bersama hoaks, dikaburkannya publik dari fakta-fakta objektif. Opini publik dapat dibentuk melalui hoaks sehingga anak-anak muda sekarang mudah sekali terpengaruh oleh informasi-informasi di media sosial yang kelihatannya benar, padahal tidak. Oleh karena itu, Dang Ike sangat menghimbau agar berhati-hati terhadap perkembangan generasi muda sekarang. “Mau ke arah lebih baik, atau begini-begini saja, atau bahkan mundur?” tanya Dang Ike.

menurut pemilik rumah edukasi budaya Lamban Gedung Kuning tersebut, rasa menghargai dan menerima perbedaan sangat penting di tengah kehidupan bernegara yang terus mendapat tantangan. 

"Di beberapa daerah, beberapa waktu yang lalu banyak sekali terjadi konflik sosial yang sebenarnya bisa dihindari apabila rasa menghargai dan menerima perbedaan jauh lebih diutamakan," tambahnya.

Diakhir perbincangan dengan awak media, Dang Ike yang sangat dekat dengan masyarakat , juga dengan para awak media tersebut mengatakan, 

"Ribuan tahun yang lalu, bahkan sampai dengan hari ini, Bangsa Indonesia telah hidup bersama bergandengan tangan. Para pejuang, nenek moyang telah berjuang membela negara Indonesia. Oleh karena itu, tidak ada kata lain selain menjaga perdamaian, persatuan dan kesatuan melalui aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal." Pungkas Dang Ike. 

Sabtu, 11 Februari 2023

LGK Terima Kunjungan Ketum Beserta Pengurus dan Anggota PERWALA Dari Jakarta


GK, BANDARLAMPUNG - Ketua Umum Persatuan Wanita Lampung (PERWALA) di Jakarta Hj. Roslina Daan bersama para pengurus dan anggota yang berjumlah 40 orang,  berkunjung ke Lamban Gedung Kuning (LGK) di jalan Pangeran Suhaimi, Sukarame Bandar Lampung, Jum'at (10/2/2023).

Rombongan PERMALA disambut langsung oleh tuan rumah LGK Irjen Pol (Purn) DR Ike Edwin S.IK., S.H., M.H., M.M., didampingi istri dr. Aida Sofina SKM, bersama pengurus dan anggota Gham Bebay Lampung (Gham Baylam).

Dalam sambutannya, mantan Kapolda Lampung tahun 2016 itu yang akrab disapa Dang Ike mengucapkan terima kasih dan bangga atas kedatangan ibu-ibu ketua serta anggota PERWALA di LGK.

"Saya beserta istri dan keluarga Gham Baylam mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Ketua dan anggota PERWALA Jakarta yang telah berkunjung ke LGK," ujar Dang Ike.

Selain itu menurut Jenderal Polisi Bintang dua yang telah bertugas di 15 Provinsi di Indonesia ini merasa bangga dan bahagia didatangi oleh Ibu-ibu PERWALA dari Jakarta.

"Saya sangat bangga dan bahagia dengan kedatangan ibu-ibu Ketua dan anggota PERWALA dari Jakarta, ini merupakan suatu kehormatan bagi keluarga besar LGK yang telah dikunjungi oleh PERWALA dari Jakarta," kata Dang Ike.

Didepan ketua dan anggota PERWALA dari Jakarta yang hadir di LGK, Dang Ike sedikit banyak menjelaskan tentang LGK, serta Adat dan Budaya Lampung.

"Setelah saya purna tugas dari Kepolisian tahun 2021 yang lalu dan telah  bertugas selama 40 tahun di korps Bhayangkara saya pulang ke Lampung untuk melanjutkan pengabdian dan beribadah di tanah leluhur saya ini," jelasnya.

Selanjutnya mantan Dirtipikor Mabes Polri terbaik tersebut mengatakan bahwa, dia sangat senang dan bangga terhadap PERWALA.

"Saya bangga dan senang terhadap PERWALA yang ada di Jakarta, bisa dibilang PERWALA itu adalah dutanya masyarakat Lampung yang ada di Jakarta, sebenarnya beban mereka lebih berat dari saya karena mereka tinggal di daerah orang, tapi misi dan tanggung jawab mereka adalah membawa segala sesuatunya tentang Lampung," kata Dang Ike.

Jadi menurut Dang Ike, PERMALA lebih mulia tugas dan tanggung jawab nya dibandingkan dengan yang tinggal di provinsi Lampung.

"Sebenarnya PERWALA itu lebih mulia dari kita yang tinggal di Lampung, karena mereka harus menjaga Marwah dan martabat Lampung di perantauan, jadi kita bersyukur bahwa PERWALA itu adalah organisasi wanita yang cukup kuat di luar provinsi Lampung walaupun tugas dan tanggung jawab mereka cukup berat demi terjaganya dan harumnya Marwah Lampung khususnya di Jakarta." Tutup Dang Ike.

Ditempat yang sama Ketum PERWALA dari Jakarta Hj. Roslina Daan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Dang Ike beserta istri dr. Aida Sofina dan keluarga besar LGK yang telah menyambut dan menerima kunjungan PERWALA di LGK.

"Kami semua pengurus dan anggota PERWALA dari Jakarta mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Dang Ike dan ibu dr. Aida Sofina atas berkenannya menerima kunjungan PERWALA di LGK ini," ujar Roslina.

Masih menurut Ketum PERWALA dari Jakarta tersebut, PERWALA sudah lama punya niat dan keinginan untuk berkunjung ke LGK.

"Kami PERWALA dari Jakarta sudah sejak beberapa tahun yang lalu berkeinginan untuk berkunjung dan bersilaturahmi ke LGK ini, Syukur Alhamdulillah malam ini niat dan keinginan kami tersebut terwujud dan kami semua merasa senang dan gembira setelah berkunjung ke LGK ini," ucap Hj Roslina Daan.

Ketika ditanya awak media tentang tanggapan dan perasaannya setelah berkunjung ke Rumah Edukasi Budaya LGK, Hj Roslina Daan mengatakan sangat kagum dan tak menyangka.

"Saya sudah lama sekali ingin berkunjung ke LGK ini, Alhamdulillah malam ini keinginan tersebut terwujud dan setelah melihat dengan mata kepala sendiri ini sangat luar biasa, saya sangat kagum kepada Dang Ike dan keluarga yang masih mau dan peduli terhadap kelestarian Adat dan Budaya Lampung. Banyak orang kaya banyak orang pintar tapi sedikit yang peduli dengan budaya," ungkap Roslina.

Menurut Roslina Daan, adat dan budaya Lampung harus tetap dijaga dan dilestarikan.

"Ini budaya yang mesti dijaga dan dilestarikan, saat ini saya rasa belum ada orang yang seperti Dang Ike ini yang mau dan peduli terhadap kelestarian Adat dan Budaya Lampung, dan kami mendoakan semoga beliau selalu sehat terus sehingga bisa terus melestarikan adat dan budaya. Ini luar biasa, tidak banyak orang yang seperti Dang Ike ini," ungkap Ketum PERWALA.

Selanjutnya Hj. Roslina Daan berpesan sekaligus mengajak seluruh masyarakat Lampung baik yang tinggal di provinsi Lampung maupun yang tinggal di luar Provinsi Lampung untuk terus menjaga, memelihara dan melestarikan adat dan budaya Lampung.

"Lampung ini adalah budaya yang paling tinggi, ayo sama-sama kita lestarikan, kita jaga, kami yang di Jakarta juga berusaha semaksimal mungkin walaupun tentunya tidak seperti Dang Ike yang berusaha sekuat tenaga untuk memberikan edukasi dan memberikan pelajaran-pelajaran tentang Adat dan Budaya Lampung," imbuhnya.

Ketika ditanya tentang apa saja kegiatan yang dilakukan oleh PERWALA di Jakarta dan sejak kapan organisasi PERWALA itu dibentuk, Hj Roslina Daan menjelaskan.

"PERWALA ini didirikan sejak tahun 1968, dan hingga kini masih aktif dan eksis. Mengenai kegiatan dan misi kami adalah melakukan kegiatan silaturahmi dan memperkenalkan Adat dan Budaya Lampung disetiap momen, baik tentang pakaian adat Lampung, makanan khas Lampung, budaya Lampung dan hal-hal lain yang berasal dari Lampung." Pungkasnya. [HBR]

Jumat, 10 Februari 2023

Ike Edwin Terima Kunjungan Relawan Anies Sumatera (RAS) Di LGK


GK, BANDARLAMPUNG - Ketua Forum Komunikasi (FORKOM) Relawan Anies Lampung Irjen Pol (Purn) DR Ike Edwin S.IK., S.H., M.H., M.M., menerima kunjungan Tim Relawan Anies Sumatera (RAS) di Lamban Gedung Kuning (LGK), Kamis (9/2/2023).

Menurut Ketua Umum (RAS) A Nurkholis kedatangan pengurus Relawan ke LGK, disamping untuk bersilaturahmi dengan Dang Ike sapaan akrab dari mantan Kapolda Lampung tahun 2016, yang juga salah satu tokoh adat Lampung tersebut adalah untuk mendaulat Dang Ike sebagai Penasehat (RAS).

"Kami sengaja datang ke LGK ini disamping untuk bersilaturahmi dengan Dang Ike selaku tokoh adat dan juga mantan Kapolda Lampung, juga meminta Dang Ike untuk menjadi pembina dalam Relawan Anies Sumatera," ucap Nurkholis.

Nurkholis mengatakan bahwa sosok Dang Ike cukup ideal dan cukup mumpuni dengan pengalaman dan pengetahuannya guna memberikan pembinaan dan nasehat kepada seluruh simpul-simpul Relawan Anies Baswedan yang ada di Lampung pada khususnya dan Sumatera pada umumnya.

"Menurut pandangan kami sosok Dang Ike cukup ideal dan cukup mumpuni untuk menjadi penasehat dan pembina bagi simpul-simpul Relawan Anies yang ada di Lampung maupun Sumatera," jelasnya.

Masih menurut Nurkholis, "Kami yakin dan percaya dengan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki oleh Dang Ike, maka Relawan Anies di Lampung dan Sumatera bisa bekerja dengan baik dan bisa meraih kemenangan untuk menjadikan Anies Baswedan sebagai Presiden RI pada pemilu 2024 yang akan datang," ucapnya.

Ditempat yang sama Dang Ike Edwin mengucapkan terima kasih kepada pengurus RAS telah berkunjung ke Lamban Gedung Kuning.

"Terima Kasih saya ucapkan kepada pengurus RAS yang telah hadir ke LGK dalam rangka bersilaturahmi dan Diskusi tentang perubahan," ujar Dang Ike.

Selanjutnya Dang Ike juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan RAS yang mempercayakan kepada dirinya untuk menjadi pembina.

"Saya juga tak lupa mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk menjadi pembina RAS," ucap Dang Ike.

Selain itu menurut Dang Ike, "Yang namanya Relawan itu kita harus bekerja dengan 3 As, bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas, tanfa itu semua perjuangan kita tidak akan mungkin berhasil." Pungkasnya. [HBR]

Senin, 25 April 2022

Ketua KPK Menyebut Lampung "Darurat Korupsi", Ini Tanggapan Mantan Dirtipikor Yang Juga Mantan Kapolda Lampung



GK, BANDAR LAMPUNG - Provinsi Lampung yang terletak di ujung pulau Sumatera, dan sekaligus menjadi pintu gerbang untuk memasuki pulau Sumatera, merupakan salah satu Daerah yang menyimpan banyak keindahan dan kekayaan alam serta hasil bumi yang sangat menjanjikan.

Daerah yang di huni oleh penduduk lebih kurang 8,85 juta jiwa, berdasarkan catatan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri hingga tahun 2021, dengan berbagai suku bangsa dan agama, dengan luas wilayah 35,376,50 KM2.

Provinsi Lampung juga mempunyai Motto yaitu Sai Bumi Ruwa Jurai, yang artinya Rumah Tangga yang Agung yang didiami oleh dua Jurai masyarakat adat yakni masyarakat adat Sai Batin dan masyarakat adat Pepadun.

Namun siapa sangka provinsi Lampung akhir-akhir ini mendapatkan label yang sangat memalukan dan membuat kita masyarakat Lampung miris untuk mendengarnya, pertama sering kita dengar istilah Lampung "Sarang Begal".

Dan baru beberapa hari ini kita juga mendapat predikat atau istilah baru dari Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Firli Bahuri, bahwa Lampung "Darurat Korupsi" saat dia menghadiri acara pengukuhan dan pelantikan pengurus JMSI di Hotel Novotel Bandar Lampung, Sabtu (23/04/2022).

Dari kedua istilah atau julukan yang disematkan tersebut, mendapatkan perhatian dan tanggapan dari salah satu Putra Asli Lampung yang juga merupakan tokoh adat Lampung, dan pernah menjadi Kapolda Lampung tahun 2016, serta pernah menjadi Dirtipikor terbaik Bareskrim Polri, Irjen Pol (Purn) Dr. Hi. Ike Edwin S.H., M.H., M.M. dengan berbagai prestasi dan mendapatkan berbagai penghargaan bergengsi.

Untuk diketahui, pada tahun 2006 yang lalu Ketua KPK Firli Bahuri dan Dang Ike sapaan akrab Irjen Pol (Purn) Ike Edwin, pernah berdinas bersama selama 3 tahun, yaitu Dang Ike sebagai Kapolres Jakarta Pusat, dan Firli Bahuri sebagai Wakapolres nya dan mereka berdua cocok sehingga terciptalah kondisi ibukota Jakarta aman, kondusif dan terkendali.

"Saya dan Firli itu pernah berdinas bareng selama 3 tahun, saat saya menjabat Kapolres Jakarta Pusat tahun 2006, dan beliau sebagai Wakapolres nya, dan kami sangat cocok dan kompak, sehingga terciptalah kondisi ibukota Jakarta aman, kondusif dan terkendali," ujar Dang Ike, Senin (25/04/2022).


Sementara untuk istilah yang tersematkan pada provinsi Lampung, yakni Lampung "Sarang Begal" dan Lampung "Darurat Korupsi", Dang Ike sangat Prihatin dan memberikan tanggapannya,
"Jujur saya sedih dan prihatin dengan label (Darurat Korupsi) yang disematkan pada tanah kelahiran tercinta ini, ada apa dengan Provinsi Lampung ini, dan label Lampung (Sarang Begal), padahal dalam istilah Di Kepolisian tidak ada yang namanya Begal, yang ada adalah Curas dan Curat, karena kasus Curat dan Curas itu ada dimana-mana bukan hanya di Lampung," ujar Dang Ike penuh tanda tanya.

Masih menurut Dang Ike, "Ketua KPK bicara seperti itu bukan sembarangan, pasti sudah berdasarkan data, analisa dan fakta yang ada, karena saya tahu sosok Firli Bahuri itu orang yang teliti, jujur dan bertanggung jawab, sebab kami pernah bersama dalam tugas di kepolisian, jadi saya tahu kwalitas seorang Firli Bahuri," katanya.

Ia juga mengimbau, agar KPK dan APH untuk lebih mengintensifkan program pencegahan daripada penindakan.

"Kalau saya boleh mengimbau, agar KPK dan APH untuk lebih mengintensifkan program pencegahan daripada penindakan, agar korupsi di Indonesia ini khususnya di Provinsi Lampung bisa ditekan," pungkasnya. (**)

Sabtu, 23 April 2022

Inginkan Perubahan, Cuap-cuap Masyarakat Berharap Ike Edwin Maju Pada Pilgub Lampung 2024



GK, Lampung - Ajang Pemilihan Kepala Daerah serentak 2024 belum di mulai, namun persiapan para calon yang akan di usung oleh Partai Politik sudah mulai menggema di beberapa pemberitaan media massa.

Tak terkecuali di Provinsi Lampung, beberapa nama calon kandidat dari partai politik telah mencuat di berbagai media massa, bahkan info santer terbaru di masyarakat muncul nama Kapolda Lampung 2016 yang fenomenal, Irjen Pol. Drs. H. Ike Edwin, SH., MH., MM. Beliau di Provinsi Lampung juga terkenal sebagai Tokoh Adat, Budayawan, bahkan penegak hukum Restorative Justice.

Kemunculan nama Dang Gusti Ike Edwin (Irjen Pol. Drs. H. Ike Edwin, SH., MH., MM.) yang di isukan masyarakat, banyak mengatakan akan menumbuhkan antusiasme masyarakat untuk ikut serta dalam memilih kepala daerah yang jurdil (jujur dan adil). 

Salah satu warga Bandar Lampung, Saparudin mengatakan, jika Dang Gusti Ike Edwin memimpin Provinsi Lampung di yakini dapat merubah Provinsi Lampung menjadi lebih baik kedepannya. 

“Saya yakin, jika mantan Kapolda Lampung ini memimpin Provinsi Lampung, akan banyak perubahan baik yang dirasakan bagi masyarakat Lampung,” ucapnya.

“Saya masih ingat saat beliau masih menjabat sebagai Kapolda Lampung tahun 2016, Lampung terasa aman, nyaman, segala sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat dan keinginan masyarakat soal ketertiban dipermudah dengan cara diskusi,” jelasnya lagi.

Diketahui, banyak di media massa mempublikasikan puluhan pencapaian prestasi nasional yang telah di raih putra daerah asli Lampung ini, sejak beliau menjabat sebagai Kasat Ekonomi Ditreskrim Polda Metro Jaya hingga masa purnabaktinya, berkat kedisiplinan, menegakkan keadilan dan pembelaannya kepada kaum lemah.

Dalam kesempatan berbincang dengan Dang Gusti Ike Edwin, beliau tidak mengakui akan maju pada Pilkada Serentak 2024 mendatang dan mengatakan itu hanya isu di masyarakat.

“Saya tidak ada keinginan untuk maju sebagai calon Gubernur Lampung mendatang, karna berani maju berarti berani modal, saya modal darimana, kecuali 60 persen hati masyarakat Lampung valid mendukung saya untuk ikut kontestasi serentak nanti. Itu pun masih saya pertimbangkan,” jawabnya dengan senyum khas.

Santer juga beredar isu bahwa Dang Gusti Ike salah satu yang akan dicalonkan mendapat back up pemodal/pengusaha kuat di Lampung.

“Wah... kata siapa?, saya tipe yang tidak mau merepotkan orang lain, dan saya tidak mau juga ada janji politik, kecuali pengusaha yang di isukan itu benar-benar dan mau sama-sama membantu dalam memajukan daerah kita, itu saja,” tegasnya sambil merasa heran dengan isu tersebut.

“Saya malah belum tau loh jika ada pengusaha yang mau mendukung dan membantu saya untuk maju di Pilgub 2024 nanti. Sudahlah gak usah di rame-ramein isu itu, belum tentu benar, nanti malah jadi rame,” ucapnya sambil tertawa kecil. (*)

Selasa, 22 Maret 2022

Mantan Kapolda Lampung Hadiri Ujian Terbuka Promosi Doktor Bidang Ilmu Hukum Unila



GK, Bandar Lampung - Mantan Kapolda Lampung tahun 2016 Irjen Pol (Purn) Dr. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., menghadiri acara Ujian Terbuka Promosi Doktor Bidang Ilmu Hukum Universitas Lampung, atas nama Dr. Dwi Putri Melati, SH., MH., C.Me., di Gedung A Fakultas Hukum Unila, (Ruang Auditorium Prof.Dr. Abdulkadir Muhammad, SH.), Selasa (22/03/2022).

Dalam promosi Doktor Bidang Ilmu Hukum tersebut mengambil tema Refungsionalisasi Hukum Pidana Adat Lampung (HPAL) dalam sistem penegakan Hukum Pidana berbasis kearifan lokal.

Usai Acara Ujian Terbuka Promosi Doktor Bidang Ilmu Hukum tersebut, Dr. Dwi Putri Melati, SH.,MH., C.Me., mengatakan kepada awak media, bahwa setelah selesainya Disertasi yang dia buat ini dengan harapan penerapan penegakan hukum Pidana Adat Lampung bisa dilestarikan.

"Saya berharap kedepannya hukum pidana adat Lampung ini bisa dilestarikan, dan aparat penegak hukum bisa lebih wellcome terhadap kearifan lokal di daerah Lampung ini " ucap Dwi.

Ditempat yang sama, Dang Ike sapaan akrab Irjen Pol (Purn) Dr. H. Ike Edwin, menyampaikan ucapan selamat kepada Dr. Dwi Putri Melati. SH., MH., S.Me., yang telah menyelesaikan pendidikan S3 Ilmu Hukumnya dengan Disertasi Hukum Pidana Adat Lampung (HPAL).

"Saya ucapkan selamat kepada adinda Dwi atas diraihnya gelar Doktor Bidang Ilmu Hukum Pidana, dan ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Lampung, karena Dwi ini adalah Doktor Hukum pertama di Lampung dari Unila" ucap Dang Ike.


Selanjutnya Dang Ike juga mendukung atas Disertasi dan harapan Dwi Putri Melati untuk melestarikan Hukum Pidana Adat Lampung sebagai kearifan lokal.

"Saya juga mendukung Disertasi dan harapan adinda Dwi untuk melestarikan Hukum Pidana Adat Lampung sebagai kearifan lokal dan menyandingkan dengan hukum pidana nasional" kata Dang Ike.

Selain itu menurut Dang Ike, hukum adat itu disamping sebagai kearifan lokal juga bisa meringankan tugas negara dalam menyelesaikan persoalan-persoalan hukum.

"Saya setuju kedepannya hukum adat itu dihidupkan, dan hukum adat itu bisa meringankan tugas negara dalam menyelesaikan persoalan-persoalan hukum, karena masyarakat adat itu hingga kini masih ada, dan dari dulu kita memakai hukum adat itu sangat bagus" Pungkas Dang Ike.

Diketahui juga saat Dwi Putri Melati menjadi Promovendus didepan para penguji internal maupun eksternal, ia banyak tergabung dalam Organisasi Profesi di bidang hukum diantaranya pengurus pada Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum SPSI tahun 2013, pengurus LBH Bandar Lampung tahun 2013, anggota organisasi Peradi sejak tahun 2015, bendahara PBH Peradi Divisi Bandar Lampung tahun 2016, dan lain-lain. (***)

Senin, 07 Februari 2022

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung, Sambut Kapolda Lampung Era 2016


GK, Bandar Lampung - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi Antara Anggota Komisi I, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung dengan Kapolda Lampung Tahun 2016, di Ruang pertemuan komisi I, Senin (07/02/2022).

Dalam kesempatan tersebut Irjen. Pol (Purn) Dr. H. Ike Edwin, S.H., M.H., M.M. Disambut baik oleh Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bandar Lampung, Hi. Hanafi Pulung S.H,. bersama Hermawan, S.H.I.,M.H.,CM.,SHEL, Ilham Alawi, Andika Jaya Kusuma, S.H,. Ting Eri Prabowo, Rizaldi Andrian.

Menurut Dang Ike, sapaan akrab Irjen Pol (Purn) DR. Hi. Ike Edwin S.H. M.H. M.M., Provinsi Lampung banyak mempunyai Alumni yang mumpuni.

"Bahwa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bandar Lampung selain ekonomi kita harus membangun Sumber Daya Manusianya, sebab Provinsi Lampung ini sebenarnya banyak memiliki alumni yang menurut saya mumpuni untuk membangun Lampung, cuma kurang dalam menyampaikan inspirasinya," ucap Dang Ike.

Selain itu Dang Ike juga mengatakan, Agar komisi I DPRD Kota Bandar bersatu, apalagi anggotanya adalah kaum milenial.

"Anggota DPRD komisi I ini Kaum Milenial, Bersatulah kalian jadikan Bandar Lampung menjadi indah dan damai, berusahalah untuk Bandar Lampung ini bisa menjadi hebat baik dibidang Pendidikan, ekonomi, wisata, maupun pembangunannya," pintanya.

Hi. Hanafi Pulung SH selaku ketua Komisi I, melalui Hermawan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Dang Ike, pihaknya mengapresiasi Jenderal bintang dua tersebut yang menyempatkan waktu untuk berkunjung di kantor DPRD Kota Bandar Lampung.

"Trimakasih atas waktu dan dukungan dari Dang Ike, semoga kami ini yang kebanyakan dari kaum Milenial dapat menjalankan tugas kami dengan baik dan Amanah" ucap Hermawan. [Sur]

Kamis, 23 September 2021

Tokoh Adat Lampung Juga Ucapkan Hari Jadi Lampung Barat ke-30


Bandar Lampung -
Tokoh Adat Lampung yang juga pernah menjabat sebagai Kapolda Lampung, Irjen Pol. (Purn) Dr. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., mengucapkan Selamat Hari Jadi yang ke-30 untuk Kabupaten Lampung Barat, Kamis (23/9/2021).

Dang Ike sapaan akrab mantan Kapolda Lampung itu saat dijumpai dikediamannya mengatakan, “Lampung Barat merupakan tanah leluhur dan tanah pusaka bagi masyarakat Paksi Pak Skala Brak dan merupakan wilayah adat Paksi Pak Skala Brak,” kata Dang Ike.

Sebagai putra daerah, mantan Kapolda Lampung itu juga berpesan kepada masyarakat Lampung Barat agar menjadi masyarakat yang bermartabat, berbudaya dan berakhlak. Mengingat Lampung Barat dulunya merupakan pusat kerajaan di Lampung.

"Lampung Barat itu dulunya merupakan pusat kerajaan yang ada di Lampung, sehingga jadilah masyarakat yang bermartabat, berbudaya dan berakhlak", kata Dang Ike.

Untuk itu lanjut Dang Ike, dalam Hari Ulang Tahunnya yang ke-30 ini, ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pemimpin di Kabupaten Lampung Barat yang telah membuat kabupaten dengan julukan negeri diatas awan itu menjadi lebih baik.

"Terimakasih kepada pemimpin-pemimpin yang ada di Lampung Barat, mulai dari Kepala Dusun, Peratin, Camat dan juga Bupati yang telah bekerja keras untuk membangun Lampung Barat menjadi lebih baik," ucap Dang Ike.

Lebih lanjut Dang Ike menceritakan, "Lampung Barat merupakan penghasil kopi terbesar di Lampung dan itu sudah terkenal sampai mancanegara, sehingga pemimpin yang ada disana saat ini harus bisa mencari inovasi dan kreatifitas untuk lebih mengembangkannya demi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Dang Ike juga mendoakan, "Semoga dibawah kepemimpinan Bupati H. Parosil Mabsus, Lampung Barat bisa lima kali lebih maju dari saat ini".

"Saya juga titip salam untuk masyarakat Lampung Barat, salam angkon sangmuakhian" tutupnya. [Sur]