This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Rabu, 13 Maret 2024
Rektor Unila Lantik Dekan FMIPA dan Para Wakil Dekan FP Unila
Jumat, 01 September 2023
Danrem 043/Gatam Sambut Silaturahmi Rektor UNILA Beserta Staf
GK, Bandar Lampung – Bertempat ruang tamu utama Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, S.E, menerima Kunjungan dan Silaturahmi Rektor Universitas Lampung (UNILA) Prof.Dr.Ir. Lusmeilia Afriani, DEA. IPM, beserta Staf. Jum’at (1/9/2023).
Turut hadir dan mendampingi Danrem 043/Gatam, Kasiren Korem 043/Gatam Kolonel Inf Bambang Semiana, Para Kasi Kasrem 043/Gatam dan Pgs. Dantim Intel Korem 043/Gatam Mayor Inf Yoan Apreza.
Kunjungan Rektor UNILA beserta Staf sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi antara Korem 043/Gatam dengan Unila, sekaligus perkenalan para pejabat - pejabat jajaran Unila kepada Danrem selaku Forkompinda Provinsi Lampung.
Dikesempatan tersebut Danrem 043/Gatam mengucapkan terima kasih atas silaturahmi Rektor Universitas Lampung Prof.Dr.Ir. Lusmeilia Afriani, DEA. IPM, beserta Staf, yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung ke Korem 043/Gatam.
“ Mudah-mudahan Silaturahmi dan kerjasama yang telah terjalin dengan baik dan silaturahmi ini sekaligus menjadi pondasi dalam menjalin kerjasama-kerjasama lainnya ke depan, antara Korem 043/Gatam dan UNILA,” pungkasnya.
Kegiatan kunjungan juga disi dengan penyerahan cinderamata dari UNILA ke Korem dan dari Korem ke UNILA.[Yuli]
Jumat, 16 Juni 2023
Mantan Rektor Unila dan Sejumlah Alumni HMI Adakan Silaturahmi Dan Diskusi Di LGK
GK, BANDAR LAMPUNG | Puluhan Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) yang terhimpun di simpul relawan Anies Rasyid Baswedan yang bernama Rumah KITA (Keluarga Insan Cita) mengadakan anjang sana ke tokoh adat dan tokoh masyarakat di Lamban Gedung Kuning (LGK), Rabu (14/6/2023) malam.
Rombongan yang dikomandani oleh mantan Rektor Unila Prof DR Muhajir Utomo M.Sc. tersebut disambut langsung oleh Dang Ike sapaan akrab Irjen Pol (Purn) DR Hi Ike Edwin SH, MH, MM beserta istri dr Aida Sofina di LGK.
Adapun maksud dan tujuan para Alumni HMI itu datang ke LGK adalah disamping bersilaturahmi juga melakukan diskusi membahas tentang situasi negara dalam perpolitikan nasional akhir-akhir ini.
Menurut Profesor Muhajir Utomo, kita harus menyumbangkan pikiran dan gagasan untuk melakukan perubahan di segala aspek di negara Indonesia.
"Walaupun kita sudah sepuh dan purna tugas dari berbagai profesi, namun pemikiran serta gagasan berdasarkan ilmu dan pengalaman kita masing-masing, kita harus tetap tampil untuk memberikan pikiran dan gagasan kita untuk melakukan perubahan di NKRI ini," ujar Muhajir.
Hal itu menurut Mantan Rektor Unila tersebut, didasarkan atas situasi dan kondisi masyarakat Indonesia yang hingga saat ini jauh dari kata adil dan makmur.
"Jika kita melihat kondisi masyarakat Indonesia hingga saat ini, jauh dari kata adil dan makmur sesuai dengan cita-cita kemerdekaan Indonesia, untuk itu kita harus tetap berjuang untuk mewujudkan harapan dan cita-cita masyarakat, bangsa dan negara Indonesia ini," kata Muhajir Utomo.
Ditempat yang sama Dang Ike juga mengatakan, bahwa semua kalangan tak terkecuali para akademisi harus bersatu padu untuk mengatasi problematika kehidupan bangsa Indonesia.
"Kita harus bersatu padu untuk mengatasi problematika kehidupan bangsa ini yang hari ini tidak dalam keadaan baik-baik saja, termasuk masalah perpolitikan Indonesia yang menjadi pijakan untuk menuju perubahan yang lebih baik lagi kedepannya," ujar Dang Ike.
Untuk itu Dang Ike mengucapkan terima kasih atas kunjungan para Profesor, Doktor yang telah bersilaturahmi ke LGK dalam rangka diskusi.
"Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi saya, atas kunjungan para akademisi para Profesor, Doktor yang telah datang ke LGK ini untuk mengadakan Diskusi tentang kondisi dan situasi bangsa ini," ucap Dang Ike.
Selain itu menurut Dang Ike, Diskusi semacam ini harus terus dilakukan sampai menemukan jalan keluar yang brilian demi kepentingan dan kemajuan serta perubahan bangsa serta masyarakat Indonesia.
"Diskusi semacam ini harus terus dilakukan, hingga kita bisa menyumbang pikiran dan gagasan untuk melakukan perubahan yang signifikan terhadap bangsa dan negara serta masyarakat Indonesia," ungkapnya.
Masih menurut Dang Ike, LGK selalu terbuka untuk siapa saja yang ingin bersilaturahmi dan berdiskusi tentang hal apapun.
"LGK ini saya jadikan sebagai rumah edukasi budaya sekaligus untuk sarana diskusi, untuk itu silahkan siapa saja dan dari kalangan apa saja yang ingin berdiskusi untuk datang ke LGK ini." Pungkasnya. [Feby]
Senin, 25 April 2022
FRPKB dan KPK Bangun Sinergitas Wujudkan Generasi Antikorupsi
GK, Bandar Lampung - Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) dan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka membangun sinergis sosialisasi publik yang intensif terkait pencegahan korupsi dan membangun karakter generasi bangsa yang antikorupsi.
Penandatanganan dilakukan Ketua FRPKB Prof. Dr. Karomani, M.Si., yang juga rektor Universitas Lampung (Unila), bersama Ketua KPK RI Komisaris Jendral Polisi Firli Bahuri, M.Si., di Gelanggang Mahasiswa Dr. Nasrullah Yusuf Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Senin, 25 April 2022.
Hadir menjadi saksi penandatanganan, rektor Universitas Teknokat Indonesia, rektor UIN Raden Intan Lampung, rektor Malahayati, dan rektor Itera. Acara juga turut disaksikan para rektor anggota FRPKB secara daring, dan dihadiri secara luring direktur Politeknik Lampung, para wakil rektor Unila dan UTI, tokoh Lampung M. Alzier Dianis Thabranie, dan para mahasiswa.
Dalam sambutannya Prof. Karomani menyampaikan, saat ini bangsa Indonesia masih memiliki PR besar dalam pemberantasan korupsi. Berdasarkan data Transparency International, Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia saat ini berada di peringkat 96 dari 180 negara dengan skor 38 yang masih jauh di bawah rata-rata IPK global, yakni 43.
Tentu sangat tidak bijaksana jika membebankan permasalahan ini semata-mata hanya pada KPK, karena korupsi menjadi urusan nasional. “Maka harus ada gerakan nasional untuk mencegah dan memberantasnya, termasuk dari kalangan kampus melalui pendidikan antikorupsi, kampanye antikorupsi, seminar, dan bentuk lainnya,” ujarnya.
Kebijakan KPK yang dituangkan dalam Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) memiliki tiga tujuan yang ternyata sangat sejalan dengan apa yang menjadi tujuan dibentuknya FRPKB.
Fokus program kerja FRPKB melakukan penguatan karakter bangsa yang ditumbuhkembangkan di dunia kampus. Maka kerja sama ini menjadi sangat strategis karena sebagian besar pegawai pemerintahan, lembaga, dan pelaku kepentingan lainnya, adalah alumni-alumni dunia kampus. Sehingga, penanaman karakter akan pentingnya menjauhi sifat koruptif bagi generasi anak bangsa di masa depan adalah suatu yang strategis.
Dengan adanya MoU antara FRPKB dan KPK, Prof. Karomani berharap intensitas sosialisasi dan pendidikan antikorupsi dapat lebih ditingkatkan dan dapat dilakukan secara bersama, khususnya di kampus-kampus anggota FRPKB serta Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia.
“Kita berharap setelah MoU dibuat dapat segera ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama untuk universitas yang ada di lingkungan FRPKB yang berjumlah 48 universitas,” katanya.
Setelah melakukan penandatanganan KPK RI, Unila melakukan penandatanganan MoU dengan UTI. Agenda dilanjutkan dengan kuliah umum dengan tema “Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi” oleh Ketua KPK RI, kemudian dialog, ramah tamah, serta buka puasa bersama.
Sementara Komisaris Jendral Polisi Firli Bahuri mengatakan, memberantas korupsi tidak cukup dengan cara penangkapan tetapi setidaknya ada dua hal penting yang dilakukan.
Pertama, pencegahan dengan cara perbaikan sistem. Kedua, dengan cara pendidikan masyarakat supaya orang tidak ingin melakukan korupsi. Kedua cara ini menurutnya yang lebih fundamental sehingga saat ini KPK mengedepankan Trisula Pemberantasan Korupsi, yang salah satunya adalah pendidikan masyarakat.
Pemberantasan korupsi dengan strategi pendidikan masyarakat menjadi penting karena merupakan amanat Undang-Undang Dasar 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan ia yakin bahwa tidak ada yang bisa mengubah dunia, memajukan negara, kecuali melalui pendidikan.
Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia. Lewat pendidikan, seseorang dapat menanamkan nilai-nilai integritas dan antikorupsi sehingga tidak berkembang menjadi budaya dan peradaban bangsa.
KPK memahami sulit rasanya memberantas korupsi jika tanpa adanya orkestrasi dari seluruh pemangku kepentingan dan dukungan seluruh anak bangsa. “Korupsi bisa diberantas jika kita bersama-sama memainkan peran sesuai dengan tataran, fungsi, dan kewajiban kita masing-masing,” katanya. (Rls)
Selasa, 22 Maret 2022
Unila Terima Bantuan CSR Ambulans dari BNI
Selasa, 15 Maret 2022
Unila Terbaik Kedua Implementasi Kinerja Anggaran Dari Kemendikbudristek
GK, Bandar Lampung - Universitas Lampung (Unila) meraih penghargaan terbaik kedua ‘Implementasi Kinerja Anggaran Tahun 2021’ kategori perguruan tinggi negeri badan layanan umum (PTN BLU) dari Kemendikbudristek.
Hasil evaluasi implementasi kinerja anggaran tersebut disampaikan Sekjen Kemendikbudristek Suharti pada acara Penganugerahan Penghargaan Mendikbudristek kepada Unit Kerja dan Satuan Kerja atas Implementasi SAKIP dan Kinerja Anggaran Terbaik Tahun 2021, secara virtual, Selasa sore, 15 Maret 2022.
Universitas Lampung mendapat nilai 94,42 dengan predikat sangat baik. Sementara terbaik pertama diraih Universitas Pendidikan Ganesha dengan nilai 94,89 dan terbaik ketiga diraih Universitas Negeri Semarang dengan nilai 93,77.
Pada kegiatan yang sama, Plt. Kepala Biro Perencanaan Kemendikbudristek Fathurrahman menyampaikan laporan kegiatan SAKIP dan pelaksanaan anggaran 2021. Dia mengatakan, tahapan evaluasi implementasi SAKIP 2021 dilakukan mulai Agustus hingga Desember 2021.
Evaluasi mandiri atas SAKIP dilakukan masing-masing unit kerja, kemudian dilakukan reviu berbasis data bersama inspektorat jenderal serta final evaluasi SAKIP dilakukan pada November. Selanjutnya rekomendasi hasil SAKIP bersama seluruh unit kerja diserahkan kepada Menpan RB pada akhir 2021.
“Komponen evaluasi atas implementasi SAKIP 2021 meliputi perencanaan kinerja dengan bobot 30%, pengukuhan kinerja 25%, pelaporan kinerja 15%, evaluasi kinerja 10%, dan pencapaian sasaran/kinerja oleh organisasi 20%,” ujar Fathurrahman.
Adapun penilaian nilai kinerja anggaran (NKA) merupakan komponen hasil evaluasi kinerja anggaran (EKA) berbobot 60% dan indikator kinerja pelaksanaan anggaran (IPA) dengan bobot 40%.
“Untuk EKA, indikator-indikator yang dihitung merupakan capaian aspek manfaat, rata-rata kinerja, dan aspek implementasi. Sementara IPA memiliki indikator terkait kesesuaian perencanaan anggaran, efektivitas pelaksanaan kegiatan, kepatuhan terhadap regulasi dan administrasi pelaksanaan anggaran,” urainya.
Rektor Unila Prof. Karomani mengucapkan selamat kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam meraih prestasi tersebut. Hal ini menurutnya adalah bukti nyata kekompakan dan saling sinergi antarelemen di Kampus Hijau akan menghasilkan kinerja baik dan pada akhirnya membuahkan catatan prestasi.
“Ini adalah prestasi kita semua. Selamat kepada rekan-rekan semua untuk bisa mewujudkan kinerja Unila yang baik terutama di bidang anggaran. Ini adalah bukti kekompakan dan sinergi kita semua dapat menghasilkan prestasi. Harapan saya prestasi ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan di kemudian hari. Tetap semangat,” ujarnya.
Senada dengan hal itu, Mendikbudristek Nadiem Makarim menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan kerja cerdas semua unit kerja serta satker di lingkungan Kemendikbudristek.
“Berkat upaya dan semangat Ibu dan Bapak, Kemendikburistek berhasil memperoleh predikat SAKIP dan kinerja anggaran terbaik untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Hal ini menunjukkan kita telah berupaya melaksanakan kebijakan, program, dan kegiatan yang sesuai dengan asas good governance, serta kemampuan alokasi, dan pemanfaatan anggaran yang berkualitas,” kata Nadiem.
Menurut dia, prestasi ini merupakan capaian yang perlu disyukuri, sekaligus menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kualitas kinerja bersama. Khususnya karena kebijakan merdeka belajar pada tahun ini sudah memasuki tahun ketiga sehingga harus semakin memaksimalkan upaya-upaya dalam mentransformasi sistem pendidikan Indonesia.
“Salah satu pilar penting untuk mewujudkan transformasi pendidikan adalah tata kelola penerintahan yang akuntabel dan penggunaan anggaran yang efesien. Oleh karena itu ada dua hal yang perlu kita kuatkan. Pertama, kita harus semakin meningkatkan akuntabilitas kinerja dalam perencanaan program. Kedua, kita harus memastikan penggunaan anggaran yang tersedia benar-benar untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya. [Humas]
Pemenang Penghargaan Kategori Implementasi Kinerja Anggaran Terbaik Tahun 2021:
Kategori Unit Eselon I :
– Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah 93,66 (sangat baik),
– Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi 93,38 (Sangat Baik),
– Terbaik Ketiga Direktorat Jenderal Kebudayaan 93,08 (Sangat Baik),
Kategori Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum :
– Institut Pertanian Bogor 94,41 (sangat baik)
– Universitas Pendidikan Indonesia 91,33 (sangat baik),
– Universitas Indonesia 91,04 (sangat Baik),
Kategori PTN Badan Layanan Umum :
– Universita Pendidikan Ganesha 94,89 (sangat baik)
– Universitas Lampung 94,42 (sangat baik),
– Universitas Negeri Semarang 93,77 (sangat baik),
(***)
Kamis, 10 Maret 2022
Rektor Apresiasi Mahasiswa Unila Miss dan Mister Tourism 2022
Rektor menekankan, pihaknya memiliki komitmen untuk mendorong mahasiswa Unila betul-betul menjadikan prestasi itu sebagai capaian yang membanggakan dan menguatkan kampus Unila.
Senin, 14 Februari 2022
Mendapat 600 Miliar dari ADB, Unila Akan Bangun RSPTN dan IRC
GK, Bandar Lampung - Universitas Lampung (Unila) goal loan Asian Development Bank (ADB) senilai Rp600 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) dan Gedung Integrated Riset Center (IRC).
Demikian disampaikan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan TIK Unila Prof. Ir. Suharso, S.Si., Ph.D., usai memberi pemaparan gambaran singkat tentang Higher Education for Technology and Innovation (HETI) Project Unila, RSPTN-IRC, pada acara “Kick Off Meeting dan Peluncuran Proyek Higher Education for Technology and Innovation (HETI).
Peluncuran Proyek HETI ADB Loan Nomor 4110 INO yang dibuka secara resmi Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek RI Prof. Nizam, diselenggarakan Jumat siang, 11 Februari 2022, secara daring.
Mewakili Rektor Unila, Prof. Suharso menyampaikan, Unila sangat peduli untuk melakukan peningkatan besar-besaran mendukung visi 2025. Salah satunya melalui peningkatan kualitas pendidikan kedokteran melalui pengembangan RSPTN dan pusat penelitian pada proyek-proyek Universitas Lampung.
Proyek ini diharapkan memberikan hasil yang sangat berguna melalui rencana strategis yang dikembangkan dengan baik dan untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas.
Baca juga: Aquanila, Air Minum Isi Ulang Produk Baru Universitas Lampung
RSPTN Unila direncanakan bertipe C dengan kapasitas 100 tempat tidur dengan pusat layanan unggulan terdiri dari tropical infectious, endocrine and metabolic, geriatrics, dan medical rehabilitation.
Selain itu, RSPTN Unila dalam proyek ini adalah “Rumah Sakit Model” di Sumatra dengan slogan “Rumah Sehat”. Konsep bangunan RSPTN dan IRC Unila adalah ramah lingkungan, berbasis IT, efisiensi energi, tahan gempa, dan responsif terhadap gender.
Keberhasilan pengembangan sumber daya manusia tidak dapat dipisahkan dari kualitas sistem pelayanan publik, terutama sektor kesehatan. Karenanya, dengan semangat kemandirian untuk mencapai kesejahteraan sambil berjuang untuk mencapai visinya dan menjalankan misinya, Unila secara aktif berpartisipasi dalam perencanaan layanan kesehatan masyarakat.
“Sebagai universitas negeri pertama dan terbesar di Lampung, Unila memainkan peran penting untuk mengembangkan sumber daya manusia dan layanan kesehatan di kota Bandarlampung dan Provinsi Lampung,” katanya.
Keberadaan rumah sakit pendidikan yang terintegrasi pusat penelitian atau Integrated Research Center (IRC) Unila dirancang untuk mendukung dosen dalam melakukan penelitian bekerja sama dengan dosen dari disiplin ilmu lain di Unila dan luar Unila, bahkan di dalam dan luar negeri.
Baca juga: Unila Kini Peringkat 9 Besar Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics
Rumah Sakit dan IRC diharapkan meningkatkan kapasitas penelitian, di mana rumah sakit menyediakan data dan kasus untuk penelitian.
Kasus-kasus dari rumah sakit akan menghubungkan dan mencocokkan penelitian yang akan memperkuat kuantitas dan kualitas penelitian di fakultas kedokteran Unila. Sebagai hasilnya, penelitian ini akan mendukung meningkatkan layanan rumah sakit untuk membangun jalur klinis.
Untuk alasan tersebut, IRC harus memiliki fasilitas penelitian terbaru dan andal. Dengan adanya IRC, diharapkan dokter spesialis dapat melakukan penelitian sesuai bidang spesialisasi mereka dan berkolaborasi dengan dokter atau peneliti dari bidang ilmu dasar sehingga mereka dapat mendukung tema penelitian yang merupakan tujuan utama IRC.
Selain jajaran pimpinan dan tim HETI Project and PIU Unila, turut hadir dalam pertemuan tersebut direktur Direktorat Sumber Daya Dikti Kemendibudristek, direktur Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, direktur SEHS ADB, perwakilan ADB Sutarum dan Lynette, perwakilan Bappenas, Kementerian Keuangan RI, dan rektor ITS beserta jajaran. [Rls]
Jumat, 04 Februari 2022
Aquanila, Air Minum Isi Ulang Produk Baru Universitas Lampung
GK, Bandar Lampung - Universitas Lampung (Unila) luncurkan produk baru yang diberi nama AQUANILA. Aquanila merupakan air minum isi ulang yang dikelola oleh Tim Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Unila dengan tujuan memenuhi segala kebutuhan air minum terkhusus untuk warga Unila.
Aquanila diresmikan langsung oleh Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.Si., di lapangan parkir terpadu Kampus Unila, dan dihadiri oleh jajaran Wakil Rektor, para Dekan, Direktur Pascasarjana, Wakil Dekan BUK, para Kepala Biro, Ketua SPI, Ketua Lembaga, para Wakil Dekan BUK, dan Tim TPST Unila, Jumat (04/2/2022).
Dengan diresmikannya Aquanila diharapkan bukan saja dapat memenuhi kebutuhan air minum warga kampus, tapi juga lingkungan setempat dan masyarakat sekitar kampus Unila. Fasilitas ini mulai dibangun pada 20 November 2021 dan selesai pada 29 Desember 2021.
Dalam sambutannya Rektor Unila menyampaikan, Aquanila wajib dinikmati oleh warga Unila dan di distribusikan ke seluruh Fakultas di Unila. Sehingga tidak perlu lagi membeli air galon pasaran.
“Kami baru menyediakan 200 galon, tetapi nanti ditambah. Hal itu karena kapasitasnya sangat besar sekali. Ini airnya sangat bagus yang sudah teruji di LAB dan sudah memenuhi standar kesehatan,” kata Prof. Karomani.
Keistimewaan Aquanila sendiri terletak pada salah satu proses penyaringannya yang menggunaan teknologi Riverse Osmosis (RO).
Teknologi RO dapat menyaring berbagai molekul dan ion-ion hingga yang terkecil dan menghilangkan 98% padatan terlarut. Penggunaan teknologi ini menghasilkan air minum yang lebih sehat untuk dikonsumsi.
Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Ked., dalam pemaparannya menyampaikan, peluncuran fasilitas instalasi air minum ini merupakan salah satu inovasi Unila dalam mengelola air baku. Proses penyaringan produk Aquanila telah diuji di Laboratorium Sucofindo dan Laboratorium Terpadu dan Sentra Inovasi Teknologi (LTSIT) Unila.
“Fasilitas instalasi air minum ini bermanfaat bagi Unila, bagi GreenMetric dan tentu untuk pendapatan Unila serta yang paling penting menghasilkan kualitas air yang aman diminum,” ujar Prof. Asep di hadapan para tamu undangan yang hadir pada acara launching Aquanila.
Instalasi air minum isi ulang Aquanila memproduksi sekitar 200 galon setiap harinya. Aquanila juga terbuka untuk kalangan masyarakat umum dan ditawarkan dengan harga Rp.7.000,- per galon. [Sur]
Minggu, 30 Januari 2022
Kunjungi Unila, Erick Thohir: Generasi Muda Bukan Beban, Apalagi Ancaman
GK, Bandar Lampung - Mentri BUMN Erick Tohir menghadiri kuliah umum Seminar Tangguh Indonesia bertajuk melindungi Generasi Emas Indonesia dari Covid-19 di GSG Universitas Lampung (UNILA). Minggu, (30/01/2022).
Hadir dalam seminar ini, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, Rektor Unila Prof. Karomani, dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan TIK Prof. Suharso.
Mentri Erick dalam paparannya. Mahasiswa memiliki peran penting sebagai generasi emas pemegang tongkat estafet pembangunan ekonomi Indonesia di masa depan.
"karena itu, generasi emas menjadi kunci dalam membangun infrastruktur digital untuk kemajuan pertumbuhan ekonomi," kata Mentri Erick
Lebih lanjut Erick memaparkan, sedikit lebih luas gambaran Indonesia di tahun 2045, Erick menyebut, Dari data-data Internasional posisi ekonomi di 2045 kian tumbuh yang sampai akhirnya kita nomor 4 terbesar di dunia secara ekonomi.
"Itu artinya kita harus mempunyai skill, selain tenaga kerja yang punya kapasitas, seperti infrastruktur pembangunan jalan Tol, airport, terlebih dari segi Infrastruktur digital, bagai mana ? Ya lewat dari generasi emas yang bukan kaleng-kaleng. Generasi muda bukan beban, apalagi ancaman," lanjut Erick
Tak hanya itu, Erick juga menambahkan. Perlunya roadmap bersama antara universitas, pemerintah daerah, pemerintah pusat maupun para pengusaha swasta untuk memetakan mana yang tumbuh.
"Percuma kita ciptakan mahasiswa tapi lapangan pekerjaan tidak ada, tapi bagaimana universitas menciptakan mahasiswa yang lapangan pekerjaannya tumbuh," jelas Erick.
Dikesempatan yang sama, Prof. Karomani dalam sambutannya menyampaikan. Berbagai prestasi nasional dan tingkat dunia telah diraih Unila.
"Diantaranya peringkat 15 penghargaan capaian indikator kinerja utama liga perguruan tinggi negeri BLU, Peringkat 22 nasional Shinta, peringkat 10 besar 4ICU, 24 besar Webometric, peringkat 10 besar Scimago Institutions Rangking, dan 14 besar THE Rangking," tutur Karomani.
Selain itu kata Karomani, unila juga telah merencanakan pembangunan infrastruktur yang terintegritas dengan pusat perbelanjaan.
"Tentunya rencana tersebut dibutuhkan dukungan stakeholder terkait terlebih dari Mentri BUMN Erick Tohir," pungkasnya. [Sur]















