Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label mudik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mudik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 April 2023

Hari Pertama Ops Ketupat Krakatau 2023, Kapolres Lambar Cek Posyan dan Pospam




GK, Lampung Barat - Cek kesiapan Personil yang melaksanakan pengamanan pada Pospam dan Posyan, Kapolres Lampung Barat Polda Lampung AKBP Heri Sugeng Priyantho, S.IK.,M.H., langsung meninjau Pos pelayanan (Posyan) Tugu Liwa Kecamatan Balik Bukit dan Pospam Kecamatan Sukau, Selasa (18/04/2023).

Pelaksanaan pengecekan, Kapolres didampingi oleh Kasat Lantas Iptu David Pulner, S.H., Kasi Propam Iptu Edward Panjaitan dan Kasiwas Ipda Syahibah Kadafi.

Kapolres juga mengatakan kepada petugas Piket PosYan maupun Pospam agar laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, Jaga sikap tampang atau penampilan petugas Piket.

"Persiapkan kelengkapan sarana yang harus ada di PosYan maupun Pospam dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang hendak mudik maupun balik," ungkap Kapolres.


Pihaknya menjamin Keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (kamtibcar) lalu lintas, sehingga masyarakat bisa dengan aman dan nyaman melakukan arus mudik maupun balik.

"Kita harus menjaga situasi Kamtibmas Polre Lampung Barat melalui berbagai kegiatan seperti patroli pada jam-jam rawan untuk mengantisipasi tindak pidana," tegas Kapolres.

"Jika ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan Kepolisian terkait adanya kendala di perjalanan, agar bisa langsung menuju Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan yang ada," tambah Kapolres. (Surya/rls)

Mudik Lebaran, Warga Kota Bandar Lampung Bisa Titipkan Kendaraan Di Polresta Bandar Lampung Dan Polsek



GK, Bandar Lampung - Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung membuka layanan penitipan kendaraan bermotor bagi masyarakat kota Bandar Lampung yang akan melakukan perjalanan mudik lebaran tahun 2023. 

Kabag Ops Polresta Bandar Lampung Kompol Oskat Eka Putra, S.H., M.M., mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., menyatakan bahwa hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman. 

"Silahkan bagi warga yang akan mudik, bisa menitipkan kendaraannya baik roda dua maupun roda empat di Kantor Polisi terdekat" Ucap Kompol Oskar. 

Lebih lanjut, Kabag Ops Polresta Bandar Lampung mengatakan bahwa tak hanya di Polresta Bandar Lampung, masyarakat juga bisa menitipkan kendaraannya di Polsek jajaran terdekat dari tempat tinggal masyarakat. 

"Bagi masyarakat bisa juga menitipkan kendaraannya di Polsek Polsek terdekat, ada 11 Polsek di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung" Ucap Kompol Oskar. 

Program penitipan kendaraan merupakan wujud kepedulian Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat khususnya yang akan melakukan perjalanan mudik dan meninggalkan barang barang berharganya.

"Gratis, tidak dipungut biaya, jangan lupa membawa foto kopi KTP, STNK ataupun BPKB" Ujar Kompol Oskar. (Surya/rls)

Senin, 09 Mei 2022

Kapolda Lampung Apresiasi Masyarakat Patuhi Lalu Lintas Selama Arus Mudik dan Balik


GarisKomando - Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno mengapresiasi masyarakat atas tertibnya dalam melaksanakan arus mudik dan balik melalui Provinsi Lampung.

"Saya juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang taat pada aturan lalulintas selama arus mudik dan balik melalui Pelabuhan Panjang, Pelabuhan Bandar Bakau Jaya dan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan," katanya di Bandarlampung, Senin 9 Mei 2022

Dia melanjutkan selama Operasi Ketupat Krakatau 2022 sejak tanggal 28 April 2022 hingga tanggal 9 Mei 2022 baik di Jalinsum maupun di JTTS masyarakat tetap mematuhi peraturan baik strategi rekayasa maupun lainnya.

"Saya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh stakeholder baik TNI-Polri serta Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota dan semua pihak yang turut berperan serta dalam mendukung suksesnya Operasi Ketupat Krakatau 2022 selama pelaksanaan arus mudik maupun arus balik," kata dia.

Kapolda menambahkan dirinya juga memohon maaf apabila dalam pelaksanaan pengamanan masih belum sempurna. Polda Lampung lanjutnya, akan terus berusaha memberikan pengamanan serta mudik aman dan mudik sehat.

"Selamat beraktifitas kembali setelah melaksanakan libur panjang dan bersilaturahmi bersama keluarga serta terus menjaga prokes. Sekali lagi saya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang melaksanakan mudik melalui Lampung dengan tetap mematuhi rekayasa lalulintas sehingga mudik berjalan aman, lancar, dan sehat. [red]

Delay System dan Kelancaran Arus Balik Mudik di Pelabuhan Bakauheni


Oleh: Dr Eng. IB Ilham Malik

Ada fenomena menarik di arus balik mudik di Pelabuhan Bakauheni. Disana, di Pelabuhan Bakauheni, tidak ada persoalan akut penumpukan kendaraan seperti yang dialami oleh Pelabuhan Merak. Kemacetan ribuan kendaraan yang melanda hingga ber jam-jam di Pelabuhan Merak, semula memunculkan kekhawatiran bahwa akan terjadi juga di Pelabuhan Bakauheni. Tetapi hingga malam ini (8/5, Pukul 21.00) kita tidak melihat ada persoalan semacam itu terjadi di Bakauheni. Lalu, apa yang terjadi disana sehingga arus balik dari Sumatera menuju Jawa bisa berjalan baik?

Sebelumnya saya memperkirakan ada dua penyebab utamanya. 1) Kapasitas antrian kendaraan di Pelabuhan Bakauheni lebih besar dari Merak. Sehingga tidak ada kendaraan mengantri mengular hingga ke jalan tol dan arteri. Tetapi hipotesis ini ternyata tidak terbukti karena menurut laporan bahwa tidak ada antrian besar di dalam kawasan pelabuhan dan apalagi antrian yang mengular, disana. Beberapa video media dan juga dari masyarakat tidak menginformasikan hal itu. Kapal mampu mengangkut semua kendaraan yang datang dan semua berjalan biasa saja.

2) Ada distribusi kendaraan ke Pelabuhan Panjang. Sehingga beban angkut di Pelabuhan Bakauheni menjadi terbantu signifikan dengan beroperasinya angkutan kapal di Pelabuhan Panjang. Tetapi hipotesis ini kembali tidak terbukti karena ternyata jumlah kendaraan dan penumpang yang terangkut melalui Pelabuhan Panjang sama sekali tidak signifikan jika dibandingkan dengan beban yang dialami oleh Pelabuhan Bakauheni.

Data yang dikeluarkan oleh ASDP pun memberikan gambaran bahwa ternyata beban puncak penyeberangan telah terjadi di Bakauheni yang angkanya diatas angka beban puncak Pelabuhan Merak. Jika beban puncak di Merak mencapai 37692 unit kendaraan (29 April 2022), di Pelabuhan Bakauheni lebih tinggi dari itu yaitu 38945 unit kendaraan (7 Mei 2022).

Lalu apa yang terjadi disana? Ada yang mengatakan bahwa kemacetan itu tidak terjadi, karena ada distribusi hari perjalanan mudik sejalan dengan adanya kebijakan relaksasi hari kerja bagi PNS dan juga lembaga pendidikan. Tetapi jika kita lihat data, beban puncak di Bakauheni sudah terjadi pada 7 Mei 2022. Dan angkanya itu sudah melebihi angka beban puncak di Pelabuhan Merak. Maka dugaan ini juga menjadi tidak terbukti. Adanya kebijakan relaksasi hari kerja dan sekolah sama sekali tidak berpengaruh pada angka arus balik di penyeberangan Selat Sunda. Hal yang sama dengan adanya distribusi perjalanan melalui Pelabuhan Panjang. Meskipun hal ini “membantu”, tetapi angkanya sama sekali tidak signifikan jika dibandingkan dengan volume yang dilayani oleh Pelabuhan Bakauheni.

Saya menduga, kebijakan jajaran Polda Lampung bersama aparat terkait yang melakukan kebijakan "delay system” memberikan pengaruh besar pada kelancaran arus mudik di ruas jalan tol, arteri dan di Pelabuhan Bakauheni. Polda Lampung menyampaikan bahwa mereka menjadikan semua rest area aktif di sepanjang ruas jalan tol di Lampung yang mengarah ke Bakauheni sebagai tempat penampungan sementara kendaraan yang akan menuju ke Jawa.

Pengendara “dipaksa” mampir untuk beristirahat disana. Lalu di tiga rest area yang terdekat dengan Pelabuhan Bakauheni, semua kendaraan diperiksa, apakah sudah memiliki tiket yang terakses ke ferizy ataukah belum. Pemeriksaan ini akhirnya membuat arus kendaraan tertunda dan “mengantri” di rest area. Tidak semuanya mengalir bersamaan ke Bakauheni dan kemudian nantinya bisa menyebabkan ribuan kendaraan menumpuk disana. Terjadi pengendalian volume kendaraan yang akan masuk ke Bakauheni melalui penundaan dan “antrian” di setiap rest area yang sudah ditetapkan oleh aparat kepolisian dan jajaran terkait lainnya.

Pendekatan pengendalian volume kendaraan yang mengalir ke Pelabuhan Bakauheni ini merupakan pendekatan menarik dan sangat layak di apresiasi. Saya kira hipotesis ketiga ini yaitu penerapan “sistem penundaan arus” ke Bakauheni melalui setiap rest area di tol Lampung merupakan hipotesis yang paling masuk akal untuk memberikan justifikasi soal kenapa Pelabuhan Bakauheni tidak mengalami persoalan seperti yang dialami pemudik di Pelabuhan Merak.

Saya kira, aparat kepolisian di Lampung dan jajaran mengambil pelajaran penting dari kejadian di Merak. Pihak Polda Lampung, Dishub dan HK sebagai pengelola jalan tol Lampung, telah mengambil terobosan kebijakan penanganan masalah arus balik dengan sangat apik. Kita tidak menemukan masalah di Bakauheni. Bahkan perhatian kita semua, selama arus balik ini, tertumpuk dan tertuju di kebijakan oneway di Tol Trans Jawa yang mengakibatkan persoalan besar di lalu lintas di jalan arteri. Sayangnya, belum ada terobosan dan pendekatan baru untuk penanganan masalah tersebut.

Pendekatan baru dalam setiap persoalan transportasi memang sangat dibutuhkan. Berbagai kebijakan penanganan masalah memang juga harus terus dibuat dan digali dari fenomena dan data yang ada. Pendekatan penanganan berupa sistem penundaan arus seperti yang diterapkan Polda Lampung dan jajaran pengelola transportasi mudik, merupakan bagian dari kebijakan penanganan masalah yang berhasil membawa pengaruh signifikan di lapangan. Begitu juga dengan kebijakan contra flow, oneway, gage (ganjil genap), relaksasi WFH dan himbauan penundanaan mudik, adalah rangkaian kebijakan untuk mengurai masalah transportasi di masa mudik.

Sayangnya, untuk konteks mudik di jalan tol, arteri jawa dan Pelabuhan Merak, kebijakan tersebut ternyata tidak ampuh. Bahkan menimbulkan masalah baru. Begitulah kebijakan transportasi, harus mampu memahami travel bahavior, distribusi perjalanan dan pengendalian VCR. Termasuk filosofi four step models. Secara teknis, skill dan teknologi semua sudah ada. Tapi permainan logika dalam implementasinya memang membutuhkan keluasan sudut pandang.

Dan apa yang terjadi di penyeberangan melalui Pelabuhan Bakauheni, dengan kelancaran arus balik mudik disana, membawa kita pada pendekatan baru yang bisa dijalankan secara praksis di lapangan dengan menjalankan logika dan prinsip-prinsip teoritis transportasi tadi. Tidak terjebak hanya pada kemampuan prediksi dan teknologi semata. Sebab itu hanya tool, pengumpul dan pengolah data semata. Kebijakan tetap ada didalam logika regulator. 

(Dr Eng Ir IB Ilham Malik IPM - Kepala Pusat Riset dan Inovasi Metropolitan, Institut Teknologi Sumatera (ITERA)).

Jumat, 06 Mei 2022

DPR RI Minta Imbauan Kapolri Soal WFH Cegah Macet Arus Balik Ditindaklanjuti


GK, Jakarta –  Imbauan dan saran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar instansi pemerintah dan swasta menerapkan Work From Home (WFH) setelah momen libur lebaran disambut baik anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Golkar, Supriansa mengatakan, imbauan Kapolri ini merupakan langkah bijak agar masyarakat nyaman beraktivitas di tengah puncak arus balik lebaran nanti.

“Saya kira imbauan kapolri merupakan salah satu solusi untuk mengantisipasi kemacetan arus balik. Itu patut dipertimbangkan,” ucap Supriansa saat dihubungi wartawan, Jumat (6/5).

Pasalnya, menurut Supriansa, imbauan Kapolri ini didasari dengan kerja aparat kepolisian yang betul-betul memantau kodisi arus mudik maupun arus balik, sehingga dengan begitu prediksi puncak arus balik kemacetan usai libur lebaran dapat dipastikan tepat.

“Informasi Kepolsian tentu lebih tepat karena jajaran kepolisian berada di lapangan selama 24 jam. Apalagi lebaran kali ini merupakan lebaran yang paling ramai disemua daerah karena sempat tertunda selama dua tahun karena situasi pandemi covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu, anggota komisi III DPR RI Fraksi Nasdem Taufik Basari berpendapat, imbauan tersebut sudah tepat lantaran semenjak dibukanya jalur mudik lebaran, para pemudik membludak dan terjadi kemacetan di sejumlah ruas jalan. Hal ini juga dikhawatirkan akan terjadi peningkatan dan kepadatan arus balik lebaran 8 Mei 2022 mendatang.

“Menurut saya ini adalah himbauan yang baik dan tepat dari Kapolri. Diperkirakan arus balik akan lebih padat karena mengejar masuk kantor secara fisik. Dengan membagi waktu gelombang arus balik diharapkan dapat mengurai kemacetan yang diperkirakan akan pasti terjadi,” kata Taufik.

Mengatur jadwal WFH dan WFO

Ketua Fraksi Nasdem MPR RI ini menambahkan, pihaknya meminta agar Kapolri melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi pemerintah dan juga swasta untuk dapat mengatur jadwal WFH dan WFO kepada karyawannya guna mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan.

“Saya mengusulkan himbauan ini dapat dikoordinasikan lebih lanjut dengan membagi lagi sektor-sektor mana yang diharapkan dapat WFH dan mana yang diminta untuk WFO. Untuk bagian pelayanan publik di pemerintahan ataupun swasta seperti bank dan rumah sakit menurut saya tetap menerapkan WFO,” ujarnya.

“Sementara jenis tugas tertentu lainnya bisa WFH. Dengan catatan WFH bukan berarti menambah hari libur melainkan bekerja dan melaksanakan tugas di daerahnya masing-masing yang seluruhnya dimaksudnya untuk membuat kelancaran arus balik,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan saran kepada instansi pemerintah dan swasta untuk menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) setelah momen Lebaran berakhir. Hal ini untuk mencegah terjadinya kemacetan saat arus balik.

Menurutnya, kebijakan WFH dapat diterapkan selama satu minggu setelah puncak arus balik Lebaran yang jatuh pada tanggal 8 Mei 2022.

“Kami juga mengimbau untuk mengurai arus balik, khususnya bagi instansi- instasi baik itu swasta atau pemerintah yang masih memungkin untuk satu minggu ini, bisa melaksanakan aktivitas dengan menggunakan media yang ada, seperti online maupun work from home,” kata Listyo di Garuda Wisnu Kencana, Desa Unggasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (5/5). [red]

Sabtu, 30 April 2022

Polda Lampung pantau arus mudik di Pelabuhan Bakauheni



GK, Lampung - Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad bersama jajaran memantau arus mudik pada H-3 hari raya idul fitri tahun 2022.

"Alhamdulillah pada H-3 ini arus mudik dari Pelabuhan Bakauheni menuju pulau sumatera baik di JTTS maupun di Jalinsum terpantau lancar dan normal," katanya di Lampung selatan, Jumat.

Dia melanjutkan untuk jumlah penumpang yang naik kapal menuju Pelabuhan Merak, Banten pada hari ini mencapai sebanyak 40.676 orang di antaranya 893 pejalan kaki dan 39.783 penumpang dalam kendaraan.

"Total jumlah penumpang hari ini mencapai sebanyak 40.676," kata dia.

Pandra menambahkan untuk kendaraan sendiri mencapai sebanyak 404 motor, kendaraan pribadi mencapai sebanyak 4.499, pickup sebanyak 428, bus sebanyak 455, dan truk sebanyak 1.220.

"Total jumlah kendaraan dari sumatera menuju Pelabuhan Merak, Banten hari ini mencapai sebanyak 6.996," kata dia lagi.

Lanjut Pandra untuk penumpang yang turun dari kapal dan akan menuju sumatera mencapai sebanyak 131.961 di antaranya 7.085 pejalan kaki dan 129.866 penumpang dalam kendaraan.

Sedangkan untuk kendaraan mencapai sebanyak 31.932 kendaraan yang terdiri dari 13.746 sepeda motor, 15.254 kendaraan pribadi, 647 kendaraan pickup, 621 kendaraan bus, dan 1.760 kendaraan truk.

"Semoga para pemudik sampai pada tujuannya masing-masing. Bagi para pemudik juga baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun sepeda kotor agar bisa istirahat jika kelelahan baik di JTTs maupun di Jalinsum," katanya. (Sur)

Kamis, 28 April 2022

Rest Area Masjid Imaduddin Dipadati Pemudik dan Beri Kesan Nyaman



GK, Tanggamus - Memasuki H-4 lebaran, di Rest Area Masjid Imaduddin Pekon Waykerap Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus mulai dipadati oleh pemudik, para pemudik di dominasi oleh kendaraan roda empat dan bermotor. Kamis malam (28/4/2022).

Menurut keterangan salah satu aparatur Pekon Waykerap, Imi yang akrab di panggil Sukur ini menjelaskan bahwa lebaran ini memang agak padat, dan rame pemudik, ada yang mau ke Bengkulu dan ada juga dari daerah Lampung Barat mau ke Pulau Jawa jelasnya.

Sukur juga menambahkan, "Berdasarkan pantauan dilapangan hingga kamis malam (28/4/2022) kepadatan terlihat terjadi di rest area Masjid Imadudduddin dan kebanyakan kendaraan pribadi, angkutan umum dan kendaraan roda dua, dan alhmdulillah semuanya aman dan terkendali dan pemudik pemudik pun masih mematuhi protokol kesehatan dengan cara memakai masker," terangnya.

Di tempat yang sama Dopin salah satu pemudik dari bogor mau ke Bengkulu saat bincang-bincang dengan awak media mengatakan bahwa dia merasa puas dan nyaman saat dia istirahat di rest area Masjid Imaduddin terangnya.

"Kami berangkat dari bogor hari rabu 27/04/2022 pagi, besar kemungkinan kami sampai di bengkulu hari jum'at 29/04/2022 pagi, jadi kami cape sekali, kami harus bener-bener cari tempat peristirahatan yang bikin kami nyaman, dan alhamdullah dengan ada nya rest area Masjid Imaduddin kami merasa puas dan nyaman," ucapnya.

Ia juga berharap, semoga rest area Masjid Imaduddin yang berada di Pekon Waykerap ini tambah jaya selalu ujarnnya. (Ar)