Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 18 Februari 2026

Pangdam XXI/Radin Inten Rapat Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026 / 1447H


Bandar Lampung
– Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han)., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026 (1447 H). ‎Bertempat di kantor gubernur lampung, Jl. Wolter Monginsidi No.69, Talang, Kec. Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung, Lampung , Selasa (17/02/2026).
‎Rapat tersebut juga dihadiri, Gunernur lampung, Menteri Perhubungan RI, Kapolda Lampung, Ketua DPRD Lampung, Ketua Komisi IV DPRD Lampung, Sekda Provinsi Lampung, Walikota Bandar Lampung, Kabagops Binda Lampung, Danlanal Lampung, Paslog Brigif 4 Mar/BS, Kadister Lanud PM Bunyamin, Kadis Perhubungan Lampung Selatan; Executive Vice President PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjung Karang, Executive General Manager Bandara Radin Inten II Lampung, Kepala BPJN Lampung, Kepala BPTD II Lampung, Kepala Perum Bulog Kanwil Lampung, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Lampung, Kepala Stasiun BMKG Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung, dan Kepala Basarnas Lampung. ‎
‎Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T, M.M , didampingi Kapolda Lampung. ‎Rapat koordinasi ini menjadi krusial mengingat Provinsi Lampung merupakan "Gerbang Trans-Sumatera" yang memegang peranan vital dalam arus mudik nasional, menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera melalui jalur darat dan penyeberangan laut.
‎Dalam arahannya, Pangdam XXI/RI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si., Han. menegaskan bahwa jajaran Kodam XXI/Radin Inten siap menerjunkan personel terbaiknya untuk mendukung Polri dan Pemerintah Daerah dalam mengawal kelancaran arus mudik dan balik, ‎"TNI berkomitmen penuh untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri tahun 2026 dengan rasa aman, nyaman, dan berkesan. Fokus kami adalah membantu aspek pengamanan objek vital, titik-titik rawan kemacetan, serta penguatan pos-pos terpadu di sepanjang jalur lintas Sumatera maupun pelabuhan penyeberangan Bakauheni," tegas Pangdam.

‎Beliau juga menambahkan bahwa Kodam XXI/Radin Inten telah menyiapkan satuan-satuan kewilayahan (Kodim dan Koramil) untuk dijadikan tempat istirahat (rest area) bagi para pemudik yang membutuhkan, sebagai bentuk pelayanan nyata TNI kepada rakyat. ‎Sinergi Lintas Sektoral Fokus pada Bakauheni dan Jalur Tol.

Semaentara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T, M.M menyampaikan bahwa prediksi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 akan mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Oleh karena itu, sinkronisasi jadwal penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni dan kesiapan Jalur Tol Trans Sumatera (JTTS) menjadi prioritas utama. ‎"Kita tidak ingin ada penumpukan kendaraan yang berlebihan. Sinergi antara Pemprov, Kodam XXI, dan Polda Lampung adalah kunci. Saya mengapresiasi dukungan Pangdam yang secara responsif menyiapkan infrastruktur militer untuk membantu kelancaran logistik dan kenyamanan pemudik," ujar Gubernur.

‎Senada dengan hal tersebut, Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.l.K., M.H. memaparkan rencana Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang akan mengedepankan tindakan preventif dan pelayanan humanis, serta pengamanan intensif di titik-titik rawan tindak kriminalitas demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

‎‎‎Rapat koordinasi ini diakhiri dengan peninjauan peta kerawanan lalu lintas dan simulasi pengaturan arus oleh Dinas Perhubungan bersama instansi terkait. Seluruh elemen Forkopimda optimis bahwa Lebaran 2026 di Provinsi Lampung akan berjalan kondusif, tertib, dan aman.

Pegadaian Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Lewat Dukungan Fatwa Usaha Bulion DSN-MUI


JAKARTA
– PT Pegadaian menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional dengan mendukung penuh penerbitan Fatwa Nomor 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion Berdasarkan Prinsip Syariah oleh DSN-MUI. Fatwa tersebut diluncurkan secara resmi di Ballroom Pegadaian Tower, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Fatwa ini menjadi tonggak penting bagi industri keuangan syariah Indonesia karena memberikan kepastian hukum dan pedoman operasional dalam pelaksanaan usaha bulion, khususnya yang berbasis emas. Kehadirannya merupakan respons atas dinamika pasar emas modern serta mandat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), serta POJK Nomor 17 Tahun 2024.

Sebagai lembaga jasa keuangan pertama yang mengantongi izin usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan, Pegadaian dinilai siap menjadi pionir dalam implementasi fatwa tersebut melalui Layanan Bank Emas.
Ketua Badan Pengurus Harian DSN-MUI, KH. M. Cholil Nafis, menyatakan bahwa fatwa ini bertujuan mendorong emas tidak hanya sebagai instrumen simpanan, tetapi juga sebagai investasi strategis yang mampu menjaga nilai aset masyarakat. Ia menilai potensi emas nasional yang mencapai sekitar 1.800 ton dapat menjadi kekuatan ekonomi besar jika dikelola sesuai prinsip syariah.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menegaskan bahwa fatwa ini memberikan landasan hukum yang kuat bagi Pegadaian dalam menjalankan bisnis bulion secara aman, transparan, dan akuntabel.

“Setiap gram emas yang ditransaksikan nasabah, baik melalui Tabungan Emas maupun Cicil Emas, memiliki underlying emas fisik yang nyata dan tersimpan di tempat penyimpanan berstandar internasional dengan rasio satu banding satu,” ujarnya.

Dalam fatwa tersebut, kegiatan usaha bulion syariah mencakup empat pilar utama, yakni simpanan emas, pembiayaan emas, perdagangan emas, dan penitipan emas dengan beragam akad syariah seperti qardh, mudharabah, musyarakah, murabahah, hingga ijarah dan wadi’ah.

Salah satu konsep penting yang diatur adalah emas musya’, yaitu kepemilikan emas secara kolektif yang menjamin kejelasan aset dan menghindari unsur ketidakpastian (gharar), khususnya pada produk emas digital.

Dengan hadirnya fatwa ini, Pegadaian optimistis literasi dan inklusi keuangan syariah akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap investasi emas yang aman, produktif, dan sesuai prinsip syariah. Fatwa ini diharapkan menjadi fondasi strategis bagi terciptanya ekosistem keuangan syariah yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.

Kasrem 043/Gatam Pimpin Upacara Bulanan Sampaikan Amanat KASAD


Metro
– Korem 043/Gatam melaksanakan upacara bulanan yang berlangsung di lapangan upacara Makorem 043/Gatam, Jl. Veteran Hadimulyo Barat Metro, pada Rabu (18/2/2026).

Upacara ini diikuti oleh seluruh prajurit dan ASN Korem 043/Gatam beserta jajaran, dengan Inspektur Upacara (Irup) Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., dan Komandan Upacara (Danup) Kapten Inf M. Syadri.

Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam amanatnya yang dibacakan Irup, ditekankan bahwa upacara sekadar formalitas, melainkan momentum refleksi atas capaian kinerja sekaligus upaya penguatan disiplin, loyalitas, serta tanggung jawab selaku Prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat.

“Keberhasilan pelaksanaan tugas selama TA 2025 diikuti dengan evaluasi berisi catatan-catatan penyempurnaan, menjadi bekal berharga bagi satuan jajaran TNI Angkatan Darat dalam rangka mendedikasikan pengabdian yang lebih berkualitas. Sebagaimana kita ketahui bahwa citra positif TNI Angkatan Darat tetap terjaga dengan baik di mata masyarakat, ditambah lagi amanah kepercayaan pemerintah dalam membantu upaya penanggulangan bencana di berbagai daerah, “tegasnya

Selanjutnya KASAD dikesempatan tersebut menekankan, bahwa kita patut mensyukuri, karena semuanya tidak terlepas dari hasil kerja keras bersama, serta wujud komitmen untuk terus menunjukkan pengabdian yang terbaik kepada masyarakat. 

“Atas keberhasilan kinerja kolektif yang telah ditorehkan oleh Prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat selama tahun 2025, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya, diiringi doa dan harapan, semoga perjalanan setahun ke depan, tuhan yang maha kuasa senantiasa memberkati keluarga besar TNI Angkatan Darat dengan limpahan kesuksesan, “tuturnya.

Mengakhiri amanatnya KASAD juga memberikan penekanan untuk dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas:

Pertama. sertakan tuhan dalam persembahan doa yang khusuk setiap memulai langkah kebaikan dan merencanakan semua kegiatan.

Kedua. perkuat soliditas yang utuh. solid ke dalam melalui hubungan erat antara atasan dan bawahan. solid ke luar dengan menjalin hubungan baik antara satuan dengan instansi serta masyarakat lingkungan sekitar.

Ketiga. gemakan terus kebaikan, kedamaian, kerukunan, persatuan dan kesatuan di tengah dinamika sosial kemasyarakatan, sebagai bagian dari tanggung jawab moral.

Keempat. jangan berhenti belajar dan berlatih serta fokus pada tugas. sikapi perkembangan kondisi social secara bijaksana serta yakini bahwa setiap kebaikan akan tetap bernilai kemuliaan dihadapan tuhan.

Kelima. tingkatkan kesiapsiagaan satuan guna menghadapi setiap penugasan dan kemungkinan pengerahan personel untuk membantu penanggulangan bencana di wilayah masing-masing.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Kasi Ops Kasrem 043/Gatam, Kasi Pers Kasrem 043/Gatam, Kasiter Kasrem 043/Gatam, Dandenma Korem 043/Gatam dan Kabalak Korem 043/Gatam

Selasa, 17 Februari 2026

Sepotong Kedamaian untuk Kadet Palestina di Tanah Lampung



Lampung
- Di bawah langit Lampung yang benderang, Ahmad Omar Almiawi dan Mahmoud Qubaja menemukan sesuatu yang selama ini hanya ada dalam angan-angan mereka kebebasan memeluk samudera. Bagi dua pemuda asal Palestina ini, akhir pekan di pertengahan Februari 2026 bukan sekadar jeda dari kurikulum pendidikan Universitas Pertahanan yang padat, melainkan mencari pengalaman baru di tanah Lampung.

Hadir atas undangan hangat Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, kedua Kadet Universitas Pertahanan ini meluruhkan sejenak hiruk pikuknya kurikulum pendidikan.Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (17/2/2026) itu menjadi gerbang bagi keduanya untuk menyelami wajah asli Indonesia.

Perjalanan berlanjut menuju Kabupaten Pesawaran, tepatnya ke Pulau Pahawang. Di sana, di hadapan air laut yang sebening kaca, sebuah momen mengharukan tercipta. Bagi Ahmad, butiran garam dan deburan ombak Pahawang adalah sebuah kemewahan yang ganjil.

“Seumur hidup, ini pertama kalinya saya berenang di laut,” ujar Ahmad dengan tatapan menerawang.

Pernyataan sederhana itu menyiratkan realitas getir di tanah kelahiran mereka. Di Palestina, akses menuju pesisir sering kali terhalang tembok beton dan pos penjagaan. Di Lampung, Ahmad dan Mahmoud tidak hanya berenang; mereka merayakan ruang gerak tanpa batas. “Kami sangat senang bisa menginap dan terjaga tepat di samping laut,” tambah Mahmoud dengan senyum lebar.

Tak hanya wisata bahari, dimensi spiritual dan sosial Indonesia turut mereka selami. 
Kedua Kadet ini berkesempatan mengunjungi Vihara Amurwa Bhumi Graha dalam suasana perayaan Tahun Baru Imlek. Mereka menyaksikan langsung bagaimana doa-doa dipanjatkan dalam damai, di tengah masyarakat yang menjunjung tinggi persaudaraan lintas iman.

Selama berada di Lampung, Ahmad dan Mahmoud juga diperkenalkan pada adat istiadat setempat yang menjunjung tinggi nilai penghormatan kepada tamu. Mereka merasakan langsung falsafah nemui nyimah—tradisi menerima dan memuliakan tamu dengan ketulusan. Bagi masyarakat Lampung, tamu bukan sekadar pendatang, melainkan saudara yang harus dihormati. Sambutan hangat itu membuat keduanya merasa jauh dari kata asing, seolah menemukan keluarga baru di tanah perantauan.

Kekaguman mereka bertambah saat dikenalkan pada ragam seni budaya Lampung. Dari kain tapis dengan sulaman benang emas yang sarat makna—motif-motif yang melambangkan doa dan harapan—hingga alunan musik tradisional yang ritmis namun menenangkan. Bagi keduanya, seni budaya tersebut bukan sekadar pertunjukan, melainkan bahasa universal yang menyampaikan identitas, sejarah, dan kebanggaan sebuah masyarakat.
Pengalaman menyaksikan perayaan lintas keyakinan memperdalam kesan mereka tentang Indonesia. 

Di Lampung, rumah ibadah berdiri berdampingan, dan masyarakat terbiasa hidup dalam perbedaan. Ucapan selamat hari raya disampaikan tulus meski berbeda iman. Bagi Ahmad dan Mahmoud, pemandangan itu menghadirkan harapan—bahwa harmoni antarumat beragama bukan sekadar konsep, melainkan sesuatu yang nyata dan bisa dirawat bersama.

Kehadiran kerabat dan sahabat baru di Lampung menjadi pelipur lara bagi kerinduan yang memuncak. Sejak Desember 2024, keduanya telah meninggalkan keluarga demi mengejar cita-cita di Universitas Pertahanan Indonesia. Mereka jmerupakan bagian dari 66 mahasiswa Palestina penerima beasiswa penuh dari Pemerintah Indonesia, yang menempuh pendidikan di bidang strategis seperti kedokteran, teknik, dan farmasi sebagai bekal membangun kembali negeri mereka kelak.

Kedua Kadet Unhan ini juga berkesempatan bertatap muka dengan Gubernur Lampung, Rachmat Mirzani Djazal. Lampung telah memberikan lebih dari sekadar pemandangan. Tanah Sai Bumi Ruwa Jurai menghadirkan memori tentang “laut pertama”, hangatnya persahabatan, kekayaan adat dan budaya, serta pelajaran toleransi.

Dari pesisir Pahawang hingga rumah-rumah ibadah yang damai, mereka menemukan secuil harapan—bahwa kedamaian yang dirasakan di Indonesia suatu hari nanti juga akan menyentuh tanah Palestina.

Ketua DPRD Provinsi Lampung dan Gubernur Lampung Ikuti Rapat Kesiapan Angkutan Lebaran 2026


Bandar Lampung
— Ketua DPRD Provinsi Lampung A. Giri Akbar, S.E., M.B.A., bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.T., mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 Hijriyah yang diselenggarakan di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (17/2/2026).

Pemprov Lampung Matangkan Persiapan  Pemerintah Provinsi Lampung menilai momentum Lebaran 2026 sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh persiapan angkutan mudik berjalan optimal.

Melalui rapat koordinasi bersama para pemangku kepentingan, berbagai langkah antisipatif disiapkan guna menyatukan gerak, memperkuat sinergi, serta membangun kolaborasi lintas sektor demi menjamin kelancaran arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah.

Rapat yang digelar di Bandar Lampung tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi perhubungan, BUMN, hingga pihak swasta. Fokus utama pembahasan mencakup kesiapan sarana dan prasarana transportasi, perbaikan infrastruktur jalan, pengamanan jalur mudik, serta ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

Dari sisi infrastruktur, pemerintah menargetkan seluruh perbaikan jalan, khususnya penanganan jalan berlubang di jalur strategis dan jalur mudik utama, dapat diselesaikan sebelum puncak arus mudik. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir potensi kecelakaan dan kemacetan yang dapat menghambat mobilitas masyarakat.

Sementara itu, aspek keamanan diperkuat melalui pelaksanaan Operasi Ketupat yang melibatkan kepolisian, TNI, serta instansi terkait lainnya. Operasi ini bertujuan memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap stabil dan kondusif selama periode Lebaran.

Selain pengamanan dan infrastruktur, pemerintah juga menjamin ketersediaan bahan pokok, bahan bakar minyak (BBM), serta pasokan listrik dalam kondisi aman dan mencukupi. Koordinasi intensif dilakukan dengan distributor dan penyedia layanan energi guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama libur panjang.

Pemprov Lampung berharap, melalui rapat koordinasi ini, terbangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 yang aman, tertib, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, masyarakat di Provinsi Lampung diharapkan dapat melaksanakan perjalanan mudik dan merayakan Idulfitri dengan tenang, aman, serta penuh kebahagiaan bersama keluarga tercinta.

Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Chinese New Year Eve Dinner 2026, Perkuat Harmoni Keberagaman di Bandar Lampung


Bandar Lampung
– Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menghadiri acara Chinese New Year Eve Dinner 2026 yang digelar di Gedung Graha Wangsa, Senin (16/2/2026).

Kehadiran Wali Kota dalam perayaan malam Tahun Baru Imlek tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Bandar Lampung terhadap keberagaman serta pelestarian budaya di tengah masyarakat yang majemuk. Momentum ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga, khususnya masyarakat Tionghoa di Kota Tapis Berseri.

Dalam sambutannya, Eva Dwiana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen menjaga kerukunan, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.

“Perayaan seperti ini bukan hanya menjadi tradisi budaya, tetapi juga menjadi wadah memperkuat persaudaraan dan kebersamaan antarwarga. Bandar Lampung adalah rumah bagi semua,” ujarnya.

Acara Chinese New Year Eve Dinner 2026 berlangsung meriah dengan berbagai hiburan masyarakat yang menampilkan nuansa budaya Tionghoa, serta pembagian doorprize yang semakin menambah semarak suasana malam perayaan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut didampingi oleh jajaran pejabat Pemerintah Kota Bandar Lampung, di antaranya Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Baperida, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Kominfo, serta Kepala Bagian Kesra Kota Bandar Lampung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Bandar Lampung semakin kokoh, sehingga tercipta suasana yang aman, damai, dan harmonis di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.

Senin, 16 Februari 2026

Semarak Penutupan Lomba Songsong Ramadan 1447 H, Zita Anjani: Dakwah Harus Adaptif dan Kreatif


KALIANDA
– Suasana haru dan penuh semangat mewarnai malam penutupan Lomba Songsong Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di halaman Masjid Agung Kalianda, Senin (16/2/2026) malam.

Antusiasme peserta dan dukungan masyarakat yang memadati lokasi acara menjadi potret kuatnya kebersamaan warga dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung sejak Minggu (15/2/2026) tersebut resmi ditutup dengan pengumuman para pemenang dari berbagai kategori lomba.

Beragam cabang perlombaan digelar, mulai dari da’i kategori dewasa dan remaja, adzan kategori perangkat desa, konten kreator, hingga hadroh dan qosidah. Total hadiah yang diperebutkan mencapai jutaan rupiah. Juara pertama di masing-masing kategori menerima Rp5 juta, juara kedua Rp4 juta, dan juara ketiga Rp3 juta, disertai trofi dan piagam penghargaan.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lampung Selatan, Zita Anjani, yang hadir langsung dalam acara penutupan mengaku terharu melihat semangat para peserta serta energi positif yang terpancar dari para pendukung.

“Saya terharu melihat para pemenang, semangatnya luar biasa. Teriakan para pendukung juga luar biasa. Melalui lomba hari ini, cara dakwah kita bisa lebih modern. Ide konten kreator juga bagus sekali. Sebagai Ketua TP PKK Lampung Selatan, saya sangat bersyukur dan bangga melihat antusiasme masyarakat,” ujarnya.

Menurut Zita, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai religiusitas di tengah masyarakat. Ia menilai pendekatan dakwah yang kreatif dan adaptif, termasuk melalui kategori konten kreator, merupakan langkah relevan di era digital saat ini.

Menjelang datangnya Ramadan, ia bersama Bupati Lampung Selatan juga menyampaikan pesan reflektif kepada seluruh masyarakat agar menjadikan bulan suci sebagai ruang introspeksi dan perbaikan diri.

“Menjelang Bulan Ramadan, saya dan Mas Bupati beserta teman-teman perangkat daerah memohon maaf. Mari kita sucikan hati, luruskan niat untuk beribadah,” katanya.

Lomba Songsong Ramadan 1447 H ini diikuti peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan. Ragam kategori yang diperlombakan menunjukkan semarak partisipasi masyarakat lintas usia, mulai dari remaja hingga dewasa, termasuk perwakilan pondok pesantren dan perangkat desa.

Berikut daftar pemenang Lomba Songsong Ramadan 1447 Hijriah Kabupaten Lampung Selatan:

Lomba Da’i Kategori Dewasa

- Juara 1: Hendryk (Kecamatan Merbau Mataram)
- Juara 2: Habibi (Kecamatan Kalianda)
- Juara 3: Supriadi (Kecamatan Sidomulyo)

Lomba Da’i Kategori Remaja
- Juara 1: Najda Sa’adatur (Kecamatan Penengahan)
- Juara 2: Rama Saputra (Kecamatan Kalianda)
- Juara 3: Rika Wiliana (Kecamatan Palas)

Lomba Adzan Kategori Perangkat Desa

- Juara 1: Abdurrahman (Kecamatan Rajabasa)
- Juara 2: Arif Syamsudin (Kecamatan Penengahan)
- Juara 3: Sumino (Kecamatan Tanjung Bintang)

Lomba Konten Kreator Kategori Umum

- Juara 1: Yusron Hamdani (Kecamatan Natar)
- Juara 2: Gani Abdi Pratama (Kecamatan Palas)
- Juara 3: Jayus Saputra Mulya (Kecamatan Sragi)

Lomba Hadroh Kategori Pondok Pesantren/Umum

- Juara 1: Ah Babul Huda (Kecamatan Way Sulan)
- Juara 2: Al-Ihsaniyah (Kecamatan Sragi)
- Juara 3: Anwarul Huda (Kecamatan Sidomulyo)

Juara Harapan:

- Harapan 1: Bariklana (Kecamatan Ketapang)
- Harapan 2: Way Bun (Kecamatan Katibung)
- Harapan 3: Tarbiatul Habib (Kecamatan Kalianda)

Lomba Qosidah Kategori Dewasa

- Juara 1: Al-Ghazali (Kecamatan Palas)
- Juara 2: Hidayatul Falah (Kecamatan Katibung)
- Juara 3: Ristama (Kecamatan Jati Agung)
Juara Harapan:
- Harapan 1: Nurul Falah (Kecamatan Penengahan)
- Harapan 2: Nur Rahman (Kecamatan Kalianda)
- Harapan 3: Al-Khoiriyah (Kecamatan Sragi)

Lomba Qosidah Kategori Remaja

- Juara 1: At-Taqwa (Kecamatan Penengahan)
- Juara 2: Pesona Hati (Kecamatan Tanjung Bintang)
- Juara 3: Al-Muttaqod (Kecamatan Bakauheni)
- Juara Harapan:
Harapan 1: Daarul Quran (Kecamatan Kalianda)

Kemeriahan malam penutupan menjadi penanda bahwa Ramadan 1447 Hijriah di Lampung Selatan disambut dengan semangat kebersamaan, kreativitas, serta penguatan nilai-nilai keagamaan yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terus digelar setiap tahun sebagai wadah pembinaan generasi muda dan penguatan syiar Islam secara inklusif dan modern.

Zita Anjani Dorong Sentra Gerabah ERRI ART Jadi Destinasi Wisata Edukasi


Natar
– Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, melakukan kunjungan kerja ke sentra pembuatan gerabah “ERRI ART” di Desa Negara Ratu, Kecamatan Natar, Senin (16/2/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal di Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam agenda tersebut, Zita didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Reni Apriyani, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ratna Yanuana, sejumlah pejabat pemerintah kabupaten, serta Camat Natar. Kehadiran jajaran pemerintah daerah menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat sektor UMKM dan industri kerajinan tradisional.

Tak sekadar meninjau, Zita juga berdialog langsung dengan para pengrajin dan mencoba mempraktikkan proses pembuatan gerabah. Ia mengapresiasi kualitas produk yang dihasilkan ERRI ART, mulai dari teknik pembentukan, kerapian finishing, hingga motif khas budaya Lampung yang menjadi ciri identitas lokal.

“Hasil gerabahnya bagus sekali. Ini membuktikan bahwa masyarakat Lampung Selatan sangat kreatif. Ke depan, kita akan upayakan agar tempat ini menjadi lokasi yang lebih layak dan representatif,” ujar Zita.

Menurutnya, sentra gerabah seperti ERRI ART memiliki potensi besar untuk dikembangkan tidak hanya sebagai pusat produksi, tetapi juga sebagai destinasi wisata edukatif. Konsep tersebut dinilai mampu menarik wisatawan untuk belajar langsung proses pembuatan gerabah sekaligus mengenal budaya Lampung dari dekat.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Zita langsung memesan 50 guci dengan desain dan motif khas budaya Lampung Selatan. Langkah tersebut diharapkan menjadi stimulus peningkatan produksi sekaligus membantu promosi produk gerabah lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas, baik regional maupun nasional.

Pemilik ERRI ART, Ujang, mengaku bangga dan terharu atas kunjungan tersebut. Ia menilai perhatian langsung dari Ketua TP PKK sekaligus Utusan Khusus Presiden menjadi motivasi besar bagi para pengrajin untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk.

“Saya sangat bahagia Ibu Zita bersedia datang langsung ke lokasi. Harapan besar saya ingin menjadikan tempat ini sebagai pusat edukasi dan wisata gerabah di Natar, Lampung Selatan,” ungkap Ujang optimistis.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan potensi Desa Negara Ratu sebagai salah satu sentra ekonomi kreatif unggulan di Kecamatan Natar.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan kolaborasi berbagai pihak, kawasan tersebut diharapkan berkembang menjadi destinasi wisata berbasis kerajinan tradisional yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat serta memperkuat identitas budaya Lampung Selatan

Babinsa Gedong Air Amankan Perayaan Imlek 2577 di Vihara Sari Putra


Bandar Lampung
– Dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman bagi umat Buddha yang merayakan Tahun Baru Imlek 2577, Babinsa Kelurahan Gedong Air, Koramil 410-05/Tanjung Karang Pusat (TKP), Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, melaksanakan kegiatan pengamanan di Vihara Sari Putra, Senin (16/2/2026) malam.

Kegiatan pengamanan yang berlangsung mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai ini dipimpin langsung oleh Babinsa setempat, Serka Mari Untung, didampingi Serda Deni Saputra. Pengamanan melibatkan unsur aparat keamanan wilayah Tanjung Karang Barat sebanyak sembilan personel, aparatur kelurahan, serta satuan perlindungan masyarakat (Linmas).

Serka Mari Untung mengatakan bahwa pengamanan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Pengamanan ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan umat yang melaksanakan ibadah Puja Bhakti menyambut Imlek dapat beribadah dengan khusyuk, aman, dan lancar,” ujarnya.

Perayaan Imlek yang digelar di Vihara Sari Putra, Jalan H. Abdul Mutholib, Gang Cetya, RT 03/LK 1, Kelurahan Gedong Air, mengusung tema “Mengembangkan Metta (Cinta Kasih)”. Doa bersama dipimpin oleh tiga tokoh, yakni Up Cundana, Upasika Kimlan, dan Upasaka Hengki, serta diikuti sekitar 30 jamaat.

Selain pengamanan statis, personel gabungan juga aktif melakukan komunikasi dengan pengurus vihara dan para jamaat guna memastikan situasi tetap kondusif. Hadir pula Lurah Gedong Air, Fajar Muntoni, ST, yang turut memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan umat beragama.

Doa bersama berlangsung dengan khidmat hingga pukul 19.30 WIB. Selama kegiatan, situasi di sekitar vihara terpantau aman, tertib, dan kondusif,Para jamaat pun mengapresiasi kehadiran aparat keamanan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa dan seluruh pihak yang telah menjaga keamanan. Perayaan Imlek tahun ini terasa lebih damai dan menenangkan,” ujar salah satu jamaat.

TNI dan Warga Gunung Mas Gotong Royong Bersihkan Aliran Kali Way Sekampung


Bandar Lampung
– Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali mewarnai wilayah Kota Bandar Lampung. Personel TNI dari Koramil 410-02/TBS bersama masyarakat dan aparatur Kelurahan melaksanakan kerja bakti pembersihan saluran air di Jalan WR. Supratman, RT 08 LK I, Kelurahan Gunung Mas, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Sabtu (16/02/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Babinsa Kelurahan Gunung Mas, Serma Harris. Turut hadir Lurah Gunung Mas, para Ketua RT, Kepala Lingkungan (Kaling), serta personel Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang bersama-sama membersihkan aliran Kali Way Sekampung dari tumpukan sampah, endapan pasir, dan batu.

Pembersihan dilakukan secara manual dengan menyasar titik-titik yang mengalami penyumbatan. Material yang menumpuk dinilai berpotensi menghambat kapasitas aliran air dan memicu luapan saat hujan deras turun. Melalui kerja bakti ini, diharapkan aliran sungai kembali normal sehingga risiko banjir di kawasan permukiman dapat diminimalkan.

“Kegiatan seperti ini merupakan wujud nyata kedekatan TNI dengan masyarakat. Kami ingin memastikan saluran air bersih dari hambatan agar warga tidak waswas terhadap ancaman banjir,” ujar Serma Harris di sela kegiatan.

Selain fokus pada kebersihan lingkungan, kerja bakti tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan komunikasi sosial (komsos) antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Suasana keakraban terlihat saat warga dan aparat berbaur, berdiskusi ringan mengenai kondisi lingkungan serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Serma Harris menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan warga. “Dengan sering bertemu dan berinteraksi, kita bisa saling mengenal dan bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Kerja bakti yang berlangsung hingga pukul 09.30 WIB tersebut berjalan aman dan lancar. Aliran Kali Way Sekampung yang sebelumnya tersumbat kini kembali mengalir normal, berkat sinergi solid antara TNI, perangkat kelurahan, dan masyarakat Gunung Mas.