Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 19 Februari 2026

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 17,29 Kg Sabu di Bakauheni, Disimpan dalam Ban Serep


Lampung Selatan
– Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung kembali mengungkap peredaran gelap narkotika. Seberat 17,29 kilogram sabu hendak diselundupkan berhasil digagalkan di Exit Tol Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa (17/2/2026) dini hari.  

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, aparat kepolisian mengamankan seorang pria berinisial MA (25), warga Lumajang, Jawa Timur, yang berperan sebagai kurir dalam pengungkapan kasus tersebut. 

"Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif selama satu minggu, setelah menerima informasi dari masyarakat pada 10 Februari lalu mengenai adanya kendaraan yang membawa narkotika dalam jumlah besar dari arah Sumatera Selatan," ujarnya. 
 
Kata Yuni, Tim Opsnal Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Lampung awalnya memantau kendaraan target, yakni Honda CRV putih dengan nomor polisi A 1724 UO melintas di wilayah hukum Lampung Selatan, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 04.50 WIB.

Setelah dilakukan pembuntutan, petugas kemudian pencegahan dan pemeriksaan terhadap kendaraan mobil pribadi tersebut di Exit Tol Bakauheni sekitar pukul 05.10 WIB.  

"Setelah dilakukan penggeledahan mendalam, tim menemukan 17 bungkus plastik merek 'Very Delicious' berisi sabu yang disembunyikan di dalam ban serep kendaraan tersebut," jelasnya.  

Selain sabu seberat 17,29 kg, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lainnya, di antaranya:
Satu unit mobil Honda CRV putih No. Pol A 1724 UO, satu ban serep yang digunakan untuk menyembunyikan narkoba, satu ponsel merek Redmi 13C.  

Berdasarkan pemeriksaan awal, tersangka MA mengaku dijanjikan upah sebesar Rp170.000.000 untuk membawa barang haram tersebut dari Sumatera Selatan menuju Pulau Jawa. 
 
"Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup," tegasnya. 

Lebih lanjut keberhasilan pengungkapan ini diperkirakan memiliki nilai ekonomis mencapai Rp25,5 miliar dan menyelamatkan kurang lebih 68.000 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. 

"Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolda Lampung, guna proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk memutus rantai jaringan di atasnya," tandas mantan Kapold Metro tersebut.

Hari Pertama Ramadan, Festival “Jelajah Rasa” Unila Diserbu Pengunjung dan Angkat UMKM


Lampung
– Suasana hari pertama Ramadan 1447 Hijriah di Universitas Lampung (Unila) berlangsung meriah dengan digelarnya Festival Kuliner “Jelajah Rasa” di area Shuttle Bus Unila, Kamis (19/2/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB ini menjadi pembuka rangkaian agenda Ramadan di lingkungan kampus dan akan berlangsung sepanjang bulan suci.

Sejak sore hari, ratusan pengunjung memadati lokasi festival untuk berburu menu berbuka puasa. Sebanyak 80 stan kuliner berjajar menawarkan beragam hidangan, mulai dari takjil manis, minuman segar, hingga aneka gorengan dan makanan berat. Suasana hangat dan penuh kebersamaan pun terasa menjelang azan Magrib.

Festival “Jelajah Rasa” merupakan program Badan Pengelola Usaha (BPU) Unila yang bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Danantara. Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus menghadirkan alternatif kuliner Ramadan bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus.

Tak hanya pelaku UMKM, mahasiswa Unila juga diberi kesempatan untuk ambil bagian sebagai tenant. Dengan melampirkan surat izin dari fakultas masing-masing, mahasiswa dapat membuka stan dan menjajakan produk mereka. Langkah ini menjadi bentuk dukungan kampus terhadap pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa.

Antusiasme pengunjung terlihat jelas pada hari pertama pelaksanaan. Mika, mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2025, mengaku sengaja datang untuk merasakan pengalaman berbuka puasa yang berbeda.
“Ini hari pertama puasa, jadi ingin berbuka dengan sesuatu yang baru. Kebetulan di Shuttle Unila ada bazar, jadi sekalian datang ke sini,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran festival tersebut sangat membantu mahasiswa karena menyediakan banyak pilihan menu dalam satu lokasi yang mudah dijangkau.

Hal serupa dirasakan para pedagang. Samsudin, salah satu pelaku UMKM peserta festival, menyampaikan bahwa stan miliknya ramai diserbu pembeli sejak awal pembukaan.

“Pengunjung hari ini ramai, baru pertama buka sudah banyak yang beli. Kami sebagai UMKM merasa sangat terbantu dan senang dengan program yang dikelola Unila ini,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin agar UMKM memiliki ruang berjualan yang stabil di lingkungan kampus.

Melalui Festival Kuliner “Jelajah Rasa”, Unila menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang inklusif dan produktif bagi sivitas akademika, masyarakat, serta pelaku UMKM. Selain menyemarakkan suasana Ramadan, kegiatan ini juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi dan penguatan kebersamaan di lingkungan kampus.

Rabu, 18 Februari 2026

Cegah Kenakalan Remaja Saat Ramadan, Kapolresta Imbau Orang Tua Perketat Pengawasan Anak


Bandar Lampung
– Kapolresta Bandar Lampung, Alfret Jacob Tilukay, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya selama bulan suci Ramadan 2026. 

Menurutnya, momentum Ramadan kerap diiringi dengan meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam hari hingga waktu subuh. 

Kondisi tersebut, apabila tidak disertai pengawasan yang memadai, berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan negatif seperti balap liar, tawuran, penyalahgunaan petasan, hingga kenakalan remaja lainnya.

“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya pada malam hari dan menjelang waktu subuh. Pastikan anak berada di rumah atau melakukan kegiatan yang positif,” ujar Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Rabu (18/2/2026).

Ia menegaskan bahwa peran keluarga sangat penting dalam mencegah terjadinya gangguan kamtibmas yang melibatkan remaja. Pengawasan yang konsisten serta komunikasi yang baik antara orang tua dan anak dinilai mampu meminimalisir potensi pelanggaran hukum maupun tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Selain itu, Polresta Bandar Lampung bersama jajaran juga akan meningkatkan patroli rutin pada jam-jam rawan, terutama setelah salat tarawih hingga menjelang sahur. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif selama Ramadan.

Kapolresta berharap sinergi antara kepolisian, orang tua, tokoh masyarakat, serta lingkungan sekitar dapat menciptakan suasana Ramadan yang aman, tertib dan penuh keberkahan di Kota Bandar Lampung.

Kolaborasi Akademisi dan Pemerintah, AI GATE System Perangi 2,17 Juta Konten Judi Online


Lampung
– Komitmen pemerintah dalam membersihkan ruang digital dari praktik perjudian daring mendapat dukungan inovatif dari kalangan akademisi. Seorang mahasiswa Universitas Lampung (Unila) berhasil menghadirkan teknologi kecerdasan buatan untuk membantu pengawasan konten ilegal di Indonesia.

Mahasiswa Fakultas Teknik Unila, Zaka Kurnia Rahman, mengembangkan sistem Artificial Intelligence (AI) bernama GATE System yang kini diimplementasikan di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi).
Inovasi tersebut hadir di tengah maraknya penyebaran konten judi online yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.

 GATE System dirancang menggunakan teknologi mutakhir untuk mendeteksi ribuan domain dan konten mencurigakan secara otomatis. Dengan sistem ini, proses verifikasi, analisis, hingga pemutusan akses dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, memberikan apresiasi atas inovasi tersebut. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan akademisi menjadi kunci penting dalam menghadapi perkembangan kejahatan siber yang semakin kompleks dan dinamis.

Menurutnya, GATE System menjadi bukti kepedulian generasi muda terhadap persoalan bangsa, sekaligus sejalan dengan langkah strategis pemerintah dalam memberantas judi online. Ia menyebutkan, sejak Oktober 2024 hingga September 2025, pemerintah telah menangani lebih dari 2,17 juta konten judi, dengan mayoritas berasal dari situs dan alamat IP yang terindikasi melanggar hukum.

Zaka menjelaskan, GATE System mengintegrasikan teknologi Natural Language Processing (NLP) dan visi komputer (computer vision) untuk mengenali pola-pola khusus yang kerap digunakan situs judi online guna menghindari sistem sensor konvensional.

 Sistem ini juga mampu melakukan pembelajaran berkelanjutan (machine learning) sehingga tingkat akurasi deteksi semakin meningkat seiring waktu.
Ia menegaskan, tujuan utama pengembangan sistem ini adalah meningkatkan efisiensi pengawasan digital. 

Dengan volume konten negatif yang mencapai jutaan setiap tahunnya, diperlukan sistem otomatis yang mampu melakukan penyaringan awal secara presisi sebelum ditindaklanjuti oleh tim teknis.

Keberhasilan implementasi GATE System diharapkan menjadi model kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendukung proyek-proyek nasional berbasis teknologi. Capaian tersebut sekaligus memperkuat posisi Unila sebagai institusi pendidikan yang mampu melahirkan inovator teknologi berdaya saing tinggi di tingkat nasional.

Pemerintah melalui Komdigi juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat infrastruktur pengawasan ruang digital. Inovasi berbasis AI seperti GATE System diproyeksikan menjadi elemen vital dalam menjaga ekosistem digital Indonesia tetap aman, sehat, dan produktif, sekaligus melindungi masyarakat dari dampak negatif praktik perjudian daring.

Pangdam XXI/Radin Inten Rapat Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026 / 1447H


Bandar Lampung
– Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han)., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026 (1447 H). ‎Bertempat di kantor gubernur lampung, Jl. Wolter Monginsidi No.69, Talang, Kec. Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung, Lampung , Selasa (17/02/2026).
‎Rapat tersebut juga dihadiri, Gunernur lampung, Menteri Perhubungan RI, Kapolda Lampung, Ketua DPRD Lampung, Ketua Komisi IV DPRD Lampung, Sekda Provinsi Lampung, Walikota Bandar Lampung, Kabagops Binda Lampung, Danlanal Lampung, Paslog Brigif 4 Mar/BS, Kadister Lanud PM Bunyamin, Kadis Perhubungan Lampung Selatan; Executive Vice President PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjung Karang, Executive General Manager Bandara Radin Inten II Lampung, Kepala BPJN Lampung, Kepala BPTD II Lampung, Kepala Perum Bulog Kanwil Lampung, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Lampung, Kepala Stasiun BMKG Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung, dan Kepala Basarnas Lampung. ‎
‎Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T, M.M , didampingi Kapolda Lampung. ‎Rapat koordinasi ini menjadi krusial mengingat Provinsi Lampung merupakan "Gerbang Trans-Sumatera" yang memegang peranan vital dalam arus mudik nasional, menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera melalui jalur darat dan penyeberangan laut.
‎Dalam arahannya, Pangdam XXI/RI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si., Han. menegaskan bahwa jajaran Kodam XXI/Radin Inten siap menerjunkan personel terbaiknya untuk mendukung Polri dan Pemerintah Daerah dalam mengawal kelancaran arus mudik dan balik, ‎"TNI berkomitmen penuh untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri tahun 2026 dengan rasa aman, nyaman, dan berkesan. Fokus kami adalah membantu aspek pengamanan objek vital, titik-titik rawan kemacetan, serta penguatan pos-pos terpadu di sepanjang jalur lintas Sumatera maupun pelabuhan penyeberangan Bakauheni," tegas Pangdam.

‎Beliau juga menambahkan bahwa Kodam XXI/Radin Inten telah menyiapkan satuan-satuan kewilayahan (Kodim dan Koramil) untuk dijadikan tempat istirahat (rest area) bagi para pemudik yang membutuhkan, sebagai bentuk pelayanan nyata TNI kepada rakyat. ‎Sinergi Lintas Sektoral Fokus pada Bakauheni dan Jalur Tol.

Semaentara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T, M.M menyampaikan bahwa prediksi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 akan mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Oleh karena itu, sinkronisasi jadwal penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni dan kesiapan Jalur Tol Trans Sumatera (JTTS) menjadi prioritas utama. ‎"Kita tidak ingin ada penumpukan kendaraan yang berlebihan. Sinergi antara Pemprov, Kodam XXI, dan Polda Lampung adalah kunci. Saya mengapresiasi dukungan Pangdam yang secara responsif menyiapkan infrastruktur militer untuk membantu kelancaran logistik dan kenyamanan pemudik," ujar Gubernur.

‎Senada dengan hal tersebut, Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.l.K., M.H. memaparkan rencana Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang akan mengedepankan tindakan preventif dan pelayanan humanis, serta pengamanan intensif di titik-titik rawan tindak kriminalitas demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

‎‎‎Rapat koordinasi ini diakhiri dengan peninjauan peta kerawanan lalu lintas dan simulasi pengaturan arus oleh Dinas Perhubungan bersama instansi terkait. Seluruh elemen Forkopimda optimis bahwa Lebaran 2026 di Provinsi Lampung akan berjalan kondusif, tertib, dan aman.

Pegadaian Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Lewat Dukungan Fatwa Usaha Bulion DSN-MUI


JAKARTA
– PT Pegadaian menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional dengan mendukung penuh penerbitan Fatwa Nomor 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion Berdasarkan Prinsip Syariah oleh DSN-MUI. Fatwa tersebut diluncurkan secara resmi di Ballroom Pegadaian Tower, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Fatwa ini menjadi tonggak penting bagi industri keuangan syariah Indonesia karena memberikan kepastian hukum dan pedoman operasional dalam pelaksanaan usaha bulion, khususnya yang berbasis emas. Kehadirannya merupakan respons atas dinamika pasar emas modern serta mandat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), serta POJK Nomor 17 Tahun 2024.

Sebagai lembaga jasa keuangan pertama yang mengantongi izin usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan, Pegadaian dinilai siap menjadi pionir dalam implementasi fatwa tersebut melalui Layanan Bank Emas.
Ketua Badan Pengurus Harian DSN-MUI, KH. M. Cholil Nafis, menyatakan bahwa fatwa ini bertujuan mendorong emas tidak hanya sebagai instrumen simpanan, tetapi juga sebagai investasi strategis yang mampu menjaga nilai aset masyarakat. Ia menilai potensi emas nasional yang mencapai sekitar 1.800 ton dapat menjadi kekuatan ekonomi besar jika dikelola sesuai prinsip syariah.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menegaskan bahwa fatwa ini memberikan landasan hukum yang kuat bagi Pegadaian dalam menjalankan bisnis bulion secara aman, transparan, dan akuntabel.

“Setiap gram emas yang ditransaksikan nasabah, baik melalui Tabungan Emas maupun Cicil Emas, memiliki underlying emas fisik yang nyata dan tersimpan di tempat penyimpanan berstandar internasional dengan rasio satu banding satu,” ujarnya.

Dalam fatwa tersebut, kegiatan usaha bulion syariah mencakup empat pilar utama, yakni simpanan emas, pembiayaan emas, perdagangan emas, dan penitipan emas dengan beragam akad syariah seperti qardh, mudharabah, musyarakah, murabahah, hingga ijarah dan wadi’ah.

Salah satu konsep penting yang diatur adalah emas musya’, yaitu kepemilikan emas secara kolektif yang menjamin kejelasan aset dan menghindari unsur ketidakpastian (gharar), khususnya pada produk emas digital.

Dengan hadirnya fatwa ini, Pegadaian optimistis literasi dan inklusi keuangan syariah akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap investasi emas yang aman, produktif, dan sesuai prinsip syariah. Fatwa ini diharapkan menjadi fondasi strategis bagi terciptanya ekosistem keuangan syariah yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.

Kasrem 043/Gatam Pimpin Upacara Bulanan Sampaikan Amanat KASAD


Metro
– Korem 043/Gatam melaksanakan upacara bulanan yang berlangsung di lapangan upacara Makorem 043/Gatam, Jl. Veteran Hadimulyo Barat Metro, pada Rabu (18/2/2026).

Upacara ini diikuti oleh seluruh prajurit dan ASN Korem 043/Gatam beserta jajaran, dengan Inspektur Upacara (Irup) Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., dan Komandan Upacara (Danup) Kapten Inf M. Syadri.

Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam amanatnya yang dibacakan Irup, ditekankan bahwa upacara sekadar formalitas, melainkan momentum refleksi atas capaian kinerja sekaligus upaya penguatan disiplin, loyalitas, serta tanggung jawab selaku Prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat.

“Keberhasilan pelaksanaan tugas selama TA 2025 diikuti dengan evaluasi berisi catatan-catatan penyempurnaan, menjadi bekal berharga bagi satuan jajaran TNI Angkatan Darat dalam rangka mendedikasikan pengabdian yang lebih berkualitas. Sebagaimana kita ketahui bahwa citra positif TNI Angkatan Darat tetap terjaga dengan baik di mata masyarakat, ditambah lagi amanah kepercayaan pemerintah dalam membantu upaya penanggulangan bencana di berbagai daerah, “tegasnya

Selanjutnya KASAD dikesempatan tersebut menekankan, bahwa kita patut mensyukuri, karena semuanya tidak terlepas dari hasil kerja keras bersama, serta wujud komitmen untuk terus menunjukkan pengabdian yang terbaik kepada masyarakat. 

“Atas keberhasilan kinerja kolektif yang telah ditorehkan oleh Prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat selama tahun 2025, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya, diiringi doa dan harapan, semoga perjalanan setahun ke depan, tuhan yang maha kuasa senantiasa memberkati keluarga besar TNI Angkatan Darat dengan limpahan kesuksesan, “tuturnya.

Mengakhiri amanatnya KASAD juga memberikan penekanan untuk dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas:

Pertama. sertakan tuhan dalam persembahan doa yang khusuk setiap memulai langkah kebaikan dan merencanakan semua kegiatan.

Kedua. perkuat soliditas yang utuh. solid ke dalam melalui hubungan erat antara atasan dan bawahan. solid ke luar dengan menjalin hubungan baik antara satuan dengan instansi serta masyarakat lingkungan sekitar.

Ketiga. gemakan terus kebaikan, kedamaian, kerukunan, persatuan dan kesatuan di tengah dinamika sosial kemasyarakatan, sebagai bagian dari tanggung jawab moral.

Keempat. jangan berhenti belajar dan berlatih serta fokus pada tugas. sikapi perkembangan kondisi social secara bijaksana serta yakini bahwa setiap kebaikan akan tetap bernilai kemuliaan dihadapan tuhan.

Kelima. tingkatkan kesiapsiagaan satuan guna menghadapi setiap penugasan dan kemungkinan pengerahan personel untuk membantu penanggulangan bencana di wilayah masing-masing.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Kasi Ops Kasrem 043/Gatam, Kasi Pers Kasrem 043/Gatam, Kasiter Kasrem 043/Gatam, Dandenma Korem 043/Gatam dan Kabalak Korem 043/Gatam

Selasa, 17 Februari 2026

Sepotong Kedamaian untuk Kadet Palestina di Tanah Lampung



Lampung
- Di bawah langit Lampung yang benderang, Ahmad Omar Almiawi dan Mahmoud Qubaja menemukan sesuatu yang selama ini hanya ada dalam angan-angan mereka kebebasan memeluk samudera. Bagi dua pemuda asal Palestina ini, akhir pekan di pertengahan Februari 2026 bukan sekadar jeda dari kurikulum pendidikan Universitas Pertahanan yang padat, melainkan mencari pengalaman baru di tanah Lampung.

Hadir atas undangan hangat Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, kedua Kadet Universitas Pertahanan ini meluruhkan sejenak hiruk pikuknya kurikulum pendidikan.Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (17/2/2026) itu menjadi gerbang bagi keduanya untuk menyelami wajah asli Indonesia.

Perjalanan berlanjut menuju Kabupaten Pesawaran, tepatnya ke Pulau Pahawang. Di sana, di hadapan air laut yang sebening kaca, sebuah momen mengharukan tercipta. Bagi Ahmad, butiran garam dan deburan ombak Pahawang adalah sebuah kemewahan yang ganjil.

“Seumur hidup, ini pertama kalinya saya berenang di laut,” ujar Ahmad dengan tatapan menerawang.

Pernyataan sederhana itu menyiratkan realitas getir di tanah kelahiran mereka. Di Palestina, akses menuju pesisir sering kali terhalang tembok beton dan pos penjagaan. Di Lampung, Ahmad dan Mahmoud tidak hanya berenang; mereka merayakan ruang gerak tanpa batas. “Kami sangat senang bisa menginap dan terjaga tepat di samping laut,” tambah Mahmoud dengan senyum lebar.

Tak hanya wisata bahari, dimensi spiritual dan sosial Indonesia turut mereka selami. 
Kedua Kadet ini berkesempatan mengunjungi Vihara Amurwa Bhumi Graha dalam suasana perayaan Tahun Baru Imlek. Mereka menyaksikan langsung bagaimana doa-doa dipanjatkan dalam damai, di tengah masyarakat yang menjunjung tinggi persaudaraan lintas iman.

Selama berada di Lampung, Ahmad dan Mahmoud juga diperkenalkan pada adat istiadat setempat yang menjunjung tinggi nilai penghormatan kepada tamu. Mereka merasakan langsung falsafah nemui nyimah—tradisi menerima dan memuliakan tamu dengan ketulusan. Bagi masyarakat Lampung, tamu bukan sekadar pendatang, melainkan saudara yang harus dihormati. Sambutan hangat itu membuat keduanya merasa jauh dari kata asing, seolah menemukan keluarga baru di tanah perantauan.

Kekaguman mereka bertambah saat dikenalkan pada ragam seni budaya Lampung. Dari kain tapis dengan sulaman benang emas yang sarat makna—motif-motif yang melambangkan doa dan harapan—hingga alunan musik tradisional yang ritmis namun menenangkan. Bagi keduanya, seni budaya tersebut bukan sekadar pertunjukan, melainkan bahasa universal yang menyampaikan identitas, sejarah, dan kebanggaan sebuah masyarakat.
Pengalaman menyaksikan perayaan lintas keyakinan memperdalam kesan mereka tentang Indonesia. 

Di Lampung, rumah ibadah berdiri berdampingan, dan masyarakat terbiasa hidup dalam perbedaan. Ucapan selamat hari raya disampaikan tulus meski berbeda iman. Bagi Ahmad dan Mahmoud, pemandangan itu menghadirkan harapan—bahwa harmoni antarumat beragama bukan sekadar konsep, melainkan sesuatu yang nyata dan bisa dirawat bersama.

Kehadiran kerabat dan sahabat baru di Lampung menjadi pelipur lara bagi kerinduan yang memuncak. Sejak Desember 2024, keduanya telah meninggalkan keluarga demi mengejar cita-cita di Universitas Pertahanan Indonesia. Mereka jmerupakan bagian dari 66 mahasiswa Palestina penerima beasiswa penuh dari Pemerintah Indonesia, yang menempuh pendidikan di bidang strategis seperti kedokteran, teknik, dan farmasi sebagai bekal membangun kembali negeri mereka kelak.

Kedua Kadet Unhan ini juga berkesempatan bertatap muka dengan Gubernur Lampung, Rachmat Mirzani Djazal. Lampung telah memberikan lebih dari sekadar pemandangan. Tanah Sai Bumi Ruwa Jurai menghadirkan memori tentang “laut pertama”, hangatnya persahabatan, kekayaan adat dan budaya, serta pelajaran toleransi.

Dari pesisir Pahawang hingga rumah-rumah ibadah yang damai, mereka menemukan secuil harapan—bahwa kedamaian yang dirasakan di Indonesia suatu hari nanti juga akan menyentuh tanah Palestina.

Ketua DPRD Provinsi Lampung dan Gubernur Lampung Ikuti Rapat Kesiapan Angkutan Lebaran 2026


Bandar Lampung
— Ketua DPRD Provinsi Lampung A. Giri Akbar, S.E., M.B.A., bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.T., mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 Hijriyah yang diselenggarakan di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (17/2/2026).

Pemprov Lampung Matangkan Persiapan  Pemerintah Provinsi Lampung menilai momentum Lebaran 2026 sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh persiapan angkutan mudik berjalan optimal.

Melalui rapat koordinasi bersama para pemangku kepentingan, berbagai langkah antisipatif disiapkan guna menyatukan gerak, memperkuat sinergi, serta membangun kolaborasi lintas sektor demi menjamin kelancaran arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah.

Rapat yang digelar di Bandar Lampung tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi perhubungan, BUMN, hingga pihak swasta. Fokus utama pembahasan mencakup kesiapan sarana dan prasarana transportasi, perbaikan infrastruktur jalan, pengamanan jalur mudik, serta ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

Dari sisi infrastruktur, pemerintah menargetkan seluruh perbaikan jalan, khususnya penanganan jalan berlubang di jalur strategis dan jalur mudik utama, dapat diselesaikan sebelum puncak arus mudik. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir potensi kecelakaan dan kemacetan yang dapat menghambat mobilitas masyarakat.

Sementara itu, aspek keamanan diperkuat melalui pelaksanaan Operasi Ketupat yang melibatkan kepolisian, TNI, serta instansi terkait lainnya. Operasi ini bertujuan memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap stabil dan kondusif selama periode Lebaran.

Selain pengamanan dan infrastruktur, pemerintah juga menjamin ketersediaan bahan pokok, bahan bakar minyak (BBM), serta pasokan listrik dalam kondisi aman dan mencukupi. Koordinasi intensif dilakukan dengan distributor dan penyedia layanan energi guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama libur panjang.

Pemprov Lampung berharap, melalui rapat koordinasi ini, terbangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 yang aman, tertib, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, masyarakat di Provinsi Lampung diharapkan dapat melaksanakan perjalanan mudik dan merayakan Idulfitri dengan tenang, aman, serta penuh kebahagiaan bersama keluarga tercinta.

Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Chinese New Year Eve Dinner 2026, Perkuat Harmoni Keberagaman di Bandar Lampung


Bandar Lampung
– Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menghadiri acara Chinese New Year Eve Dinner 2026 yang digelar di Gedung Graha Wangsa, Senin (16/2/2026).

Kehadiran Wali Kota dalam perayaan malam Tahun Baru Imlek tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Bandar Lampung terhadap keberagaman serta pelestarian budaya di tengah masyarakat yang majemuk. Momentum ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga, khususnya masyarakat Tionghoa di Kota Tapis Berseri.

Dalam sambutannya, Eva Dwiana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen menjaga kerukunan, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.

“Perayaan seperti ini bukan hanya menjadi tradisi budaya, tetapi juga menjadi wadah memperkuat persaudaraan dan kebersamaan antarwarga. Bandar Lampung adalah rumah bagi semua,” ujarnya.

Acara Chinese New Year Eve Dinner 2026 berlangsung meriah dengan berbagai hiburan masyarakat yang menampilkan nuansa budaya Tionghoa, serta pembagian doorprize yang semakin menambah semarak suasana malam perayaan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut didampingi oleh jajaran pejabat Pemerintah Kota Bandar Lampung, di antaranya Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Baperida, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Kominfo, serta Kepala Bagian Kesra Kota Bandar Lampung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Bandar Lampung semakin kokoh, sehingga tercipta suasana yang aman, damai, dan harmonis di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.