Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 22 Juni 2026

Pemprov Lampung Waspadai Fluktuasi Harga Pangan, Koordinasi Pengendalian Inflasi Diperkuat


Bandar Lampung
- Pemerintah Provinsi Lampung terus memantau dinamika Indeks Perkembangan Harga (IPH) guna mengantisipasi volatilitas harga komoditas pokok. 

Langkah antisipatif ini diperkuat melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang diikuti secara virtual oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Lampung, Liza Derni, dari Command Center Lt. II Diskominfotik Provinsi Lampung, Senin (22/6/2026). 

Rakor yang dipimpin oleh Kementerian Dalam Negeri RI ini menyoroti tren kenaikan IPH di minggu ketiga Juni 2026 di sejumlah wilayah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kenaikan harga komoditas pangan utama seperti cabai rawit, cabai merah, dan bawang merah menjadi penyumbang utama terhadap perubahan IPH nasional. Selain itu, tren kenaikan harga beras medium dan premium turut menjadi catatan penting yang memerlukan atensi serius dari pemerintah daerah. 

Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, dalam arahannya menekankan perlunya kolaborasi intensif antara kepala daerah dan Bulog, terutama di kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras. 

"Daerah dengan kenaikan IPH yang signifikan harus segera melakukan koordinasi antar-daerah melalui TPID untuk mencari solusi konkret. Bagi daerah penerima bantuan dari Kementerian Pertanian terkait gerakan menanam cabai, mohon dipastikan program tersebut berjalan tepat sasaran," tegas Tomsi Tohir. 

Menanggapi tantangan distribusi di wilayah Indonesia Timur, Kementerian Perdagangan didorong untuk memfasilitasi logistik bawang putih agar pasokan dapat langsung diarahkan ke hub seperti Makassar atau Balikpapan. Langkah ini diharapkan mampu menekan ongkos distribusi sehingga harga di tingkat masyarakat dapat lebih terjangkau. 

Di sisi lain, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memaparkan berbagai aksi strategis untuk stabilisasi harga pangan. Salah satunya adalah skema penyaluran komoditas melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang mengintegrasikan peternak lokal sebagai pemasok telur dan daging ayam ras. 

Upaya stabilisasi ini juga didukung dengan realisasi penyaluran beras SPHP yang hingga 20 Juni 2026 telah mencapai 359.000 ton, serta pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang masif dilakukan di berbagai provinsi untuk menjaga aksesibilitas pangan bagi masyarakat. 

Pemerintah Provinsi Lampung sendiri berkomitmen untuk terus menyelaraskan kebijakan pengendalian inflasi di tingkat pusat dengan kondisi riil di lapangan. Dengan sisa waktu satu minggu sebelum memasuki Juli, koordinasi lintas sektoral akan terus ditingkatkan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan, khususnya komoditas yang mengalami fluktuasi harga cukup tinggi di wilayah Provinsi Lampung. (*)

Ribuan Warga Lampung Gelar Aksi Dukung Program MBG Tetap Berlanjut


Bandar Lampung
– Di tengah adanya sejumlah aksi mahasiswa yang meminta penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG), ribuan warga Lampung yang didominasi ibu rumah tangga, buruh, dan masyarakat kurang mampu menggelar unjuk rasa di Bundaran Tugu Adipura, Bandar Lampung, Senin (22/6/2026).

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan dukungan agar Program MBG tetap dilanjutkan karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Para peserta aksi membawa berbagai poster dan spanduk berisi dukungan terhadap keberlanjutan program tersebut. Mereka menilai MBG telah membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memastikan anak-anak memperoleh asupan makanan bergizi setiap hari.

Salah satu peserta aksi, Marya, mengaku sangat merasakan manfaat program tersebut. Menurutnya, kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat dirinya tidak selalu mampu menyediakan makanan bergizi untuk anak-anaknya.

"Sejak ada MBG, kebutuhan gizi anak saya lebih terjamin. Saya berasal dari keluarga kurang mampu dan tidak selalu bisa memenuhi kebutuhan gizi anak setiap hari. Program ini sangat membantu kami," ujarnya.

Hal senada disampaikan Sari, seorang ibu tunggal yang harus membesarkan dan membiayai anak-anaknya seorang diri. Ia mengatakan tuntutan pekerjaan sering kali membuatnya tidak memiliki cukup waktu untuk menyiapkan makanan bagi keluarganya.

"Saya harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terkadang saya tidak sempat memasak. Dengan adanya MBG, anak-anak saya tetap bisa mendapatkan makanan yang layak dan gizinya terpenuhi," kata Sari.

Massa aksi menilai Program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi anak, tetapi juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi. Mereka berharap pemerintah tetap mempertahankan dan memperluas program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Para peserta berharap aspirasi mereka dapat menjadi pertimbangan pemerintah dalam mengevaluasi berbagai masukan terkait Program MBG.

Aksi ini juga menjadi gambaran adanya perbedaan pandangan di tengah masyarakat mengenai keberlanjutan program tersebut, setelah sebelumnya sejumlah mahasiswa di Lampung menyuarakan tuntutan penghentian MBG dalam aksi demonstrasi yang digelar pada pekan lalu. 

Nobar Piala Dunia di PKOR Way Halim Disambut Antusias Warga*


Bandar Lampung
--- Pemerintah Provinsi Lampung menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, serta masyarakat di PKOR Way Halim, Minggu (21/6/2026).

Acara nobar yang berlangsung meriah tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah, unsur Forkopimda, dan masyarakat dalam suasana kebersamaan. Ratusan warga tampak antusias memadati area nobar untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia.

Kegiatan nobar ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan yang mewakili Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung menyampaikan bahwa kegiatan nobar tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan.

"Sesuai arahan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Lampung mengadakan kegiatan nonton bareng (nobar) sebagai sarana hiburan dan kebersamaan bagi masyarakat dalam menyaksikan ajang sepak bola terbesar di dunia, yaitu Piala Dunia yang digelar setiap empat tahun sekali. Kegiatan nobar ini disiarkan melalui TVRI sehingga dapat dinikmati secara gratis oleh seluruh lapisan masyarakat," ucap Sekdaprov.

"TVRI sendiri memiliki nilai nostalgia bagi banyak masyarakat Indonesia. Saya pribadi masih ingat saat kecil sering menonton berbagai acara di TVRI karena dapat diakses secara gratis dan menjadi tontonan yang menyatukan keluarga maupun masyarakat," ujarnya.

Sekda juga berharap kegiatan nonton bareng (nobar) ini dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tertib, sehingga masyarakat dapat menikmati setiap pertandingan Piala Dunia dengan suasana yang kondusif dan penuh kebersamaan. Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat melalui kehadiran pelaku UMKM yang berpartisipasi di kawasan PKOR Way Halim.

Kegiatan yang digelar dari kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan TVRI ini diharapkan dapat memberikan akses tontonan yang berkualitas kepada masyarakat dalam suasana yang meriah dan aman.

Selain menjadi ajang kebersamaan masyarakat dalam menyaksikan pertandingan Piala Dunia, kegiatan nonton bareng ini juga melibatkan sejumlah pelaku UMKM lokal yang memamerkan dan menjual berbagai produk unggulan. Partisipasi UMKM tersebut menjadi wujud dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi para pelaku usaha lokal.

Pemilihan lokasi di kawasan PKOR Way Halim dinilai tepat karena kawasan tersebut merupakan salah satu pusat kegiatan olahraga dan ruang publik yang terus dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung sebagai sarana rekreasi, olahraga, dan aktivitas masyarakat. 

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat hingga pertandingan berakhir, mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat Lampung terhadap ajang sepak bola dunia sekaligus semangat kebersamaan yang terus terpelihara di Provinsi Lampung. (*)

Minggu, 21 Juni 2026

Prosesi Adat Penuh Makna, Arlin Agus Saputra Resmi Menjadi Raja Pekon Tanjung Rejo


Pesisir Barat
– Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, menghadiri prosesi pengukuhan Arlin Agus Saputra sebagai Raja Pekon Tanjung Rejo dengan adok (gelar adat) Raja Setia Muda dalam rangka pelestarian adat dan budaya masyarakat Sai Batin di Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Pekon Tanjung Rejo, Kecamatan Bangkunat, Minggu (21/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Dedi Irawan didampingi Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn., Camat Bangkunat, Camat Ngaras, para peratin se-Kecamatan Bangkunat, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.

Turut hadir Saibatin Marga Bangkunat, Andi Indrawara, S.Sos., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Barat. Sebagai pemangku adat, Andi Indrawara menyandang gelar Suntan Indra Pemuka Pesirah Alam ke-18, penerus kepemimpinan adat Saibatin Bangkunat dari pendahulunya, Pun Syahril Indra Bangsawan bergelar Sutan Baginda Raja. Kedaloman Saibatin Bangkunat merupakan salah satu bagian penting dalam struktur adat Sai Batin di Kabupaten Pesisir Barat, dengan pusat kediaman adat (Lamban Gedung) yang berada di wilayah Bangkunat.

Prosesi adat yang berlangsung khidmat dan sarat makna tersebut menandai pengukuhan resmi Arlin Agus Saputra sebagai Raja Pekon Tanjung Rejo atau pemimpin jukuan (sub-marga). Pengukuhan ini menjadi bagian dari tradisi masyarakat adat Sai Batin yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan adat sekaligus simbol keberlanjutan nilai-nilai budaya yang telah dijaga oleh para leluhur.

Bupati Dedi Irawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh adat dan masyarakat yang terus menjaga eksistensi adat dan budaya di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, adat istiadat merupakan warisan leluhur yang memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas daerah, mempererat persatuan, dan menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

“Pelestarian adat dan budaya merupakan tanggung jawab bersama. Nilai-nilai yang terkandung dalam adat Sai Batin menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan, kebersamaan, serta keharmonisan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa keberadaan lembaga adat memiliki peran penting dalam menjaga tatanan sosial masyarakat serta menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal.

Prosesi pengukuhan dilaksanakan sesuai tata cara adat Sai Batin yang berlaku dan ditandai dengan rangkaian upacara adat yang penuh makna serta filosofi. Kehadiran para saibatin, penyimbang adat, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintah daerah menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah dan lembaga adat dalam menjaga, merawat, dan melestarikan warisan budaya daerah.

Dengan dikukuhkannya Arlin Agus Saputra sebagai Raja Setia Muda, diharapkan kepemimpinan adat di Pekon Tanjung Rejo dapat terus berjalan dengan baik, mampu mengayomi masyarakat, menjaga marwah adat, serta melestarikan nilai-nilai budaya Sai Batin sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya Kabupaten Pesisir Barat.

DPRD Lampung Dukung Nobar Piala Dunia 2026, Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Daerah


Bandar Lampung
– Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Provinsi Lampung menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Politisi PKB yang akrab disapa Abas itu menilai ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut harus dimanfaatkan tidak hanya sebagai hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai momentum strategis untuk menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Kami mendukung penuh kegiatan nobar Piala Dunia 2026 ini. Ini momentum besar yang tidak boleh disia-siakan. Harus ada dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujar Abas, Minggu (21/6/2026).

Menurutnya, pelaksanaan nobar tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Pemerintah daerah perlu merancang kegiatan secara matang dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, dunia usaha, BUMD, organisasi kemasyarakatan, komunitas kepemudaan hingga lembaga pendidikan.

Abas menegaskan bahwa kegiatan tersebut harus mampu memberikan manfaat ekonomi yang merata dan tidak hanya terpusat di satu wilayah atau dinikmati oleh kelompok tertentu.

“Manfaat ekonomi dari kegiatan ini harus dirasakan juga oleh pelaku usaha di daerah, termasuk di kabupaten dan kota. Dengan begitu, dampaknya bisa lebih luas bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menilai Piala Dunia 2026 merupakan peluang strategis untuk mempromosikan berbagai produk unggulan lokal sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di Provinsi Lampung. Tingginya antusiasme masyarakat terhadap ajang olahraga bergengsi tersebut dinilai dapat menjadi sarana efektif untuk mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro dan ekonomi kreatif.

“Kalau ini dikelola secara serius dan terukur, Piala Dunia bisa menjadi pintu masuk kebangkitan ekonomi lokal. Itu yang ingin kita dorong bersama,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Lampung saat ini tengah mematangkan persiapan pelaksanaan nobar Piala Dunia 2026 di sejumlah titik. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut arahan pemerintah pusat untuk memfasilitasi masyarakat dalam menyaksikan putaran final Piala Dunia secara bersama-sama.

Melalui penyelenggaraan nobar yang melibatkan berbagai sektor, diharapkan ajang Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan semangat kebersamaan dan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan pelaku usaha lokal.

Deklarasi Baret PSI Lampung Jadi Momentum Konsolidasi dan Perayaan Hari Lahir Jokowi


Bandar Lampung
– Deklarasi Baret PSI Lampung yang dirangkaikan dengan peringatan hari lahir Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), berlangsung meriah di Alumbra Lampung, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum Baret PSI Diah Indarti bersama jajaran pengurus, kader, relawan, dan simpatisan dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempererat tali silaturahmi antaranggota dalam mendukung pembangunan nasional dan pemberdayaan masyarakat.

Suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan terasa sejak awal kegiatan. Selain prosesi deklarasi organisasi, acara juga diisi dengan doa bersama serta pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur dalam memperingati hari lahir Jokowi yang dinilai telah memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan Indonesia selama masa kepemimpinannya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Baret PSI Diah Indarti menegaskan bahwa deklarasi Baret PSI Lampung bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah awal dalam memperkuat jaringan organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

“Deklarasi ini bukan hanya simbol berdirinya organisasi, tetapi juga menjadi komitmen bersama untuk terus mengawal semangat perubahan, persatuan, dan pembangunan demi kemajuan bangsa. Baret PSI hadir untuk menjadi bagian dari solusi serta berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Diah Indarti dalam sambutannya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial sebagai fondasi utama organisasi dalam menjalankan berbagai program kemasyarakatan di masa mendatang.

Para peserta yang hadir menyambut antusias rangkaian kegiatan tersebut. Mereka berharap Baret PSI dapat tumbuh menjadi organisasi yang mampu memberikan kontribusi positif, baik dalam bidang sosial, kemasyarakatan, maupun pembangunan daerah, khususnya di Provinsi Lampung.

Selain menjadi ajang konsolidasi organisasi, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mengenang berbagai capaian pembangunan pada era kepemimpinan Jokowi. Sejumlah peserta menilai berbagai proyek infrastruktur strategis yang dibangun selama dua periode kepemimpinan Jokowi masih memberikan manfaat nyata bagi masyarakat hingga saat ini.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng, doa bersama, serta sesi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus menjaga semangat persatuan dalam mendukung Indonesia yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Rakernas PJ91 di Lampung, Wagub Jihan Ajak Purna Jambore Terus Berdampak untuk Masyarakat


Bandar Lampung
–– Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Purna Jambore Nasional 1991 (PJ91) dengan tema "Nengah Nyappur Dalam Aksi: Bersatu, Berbaur, Berdampak", di Gedung Dekranasda Provinsi Lampung, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum berkumpulnya kembali keluarga besar Purna Jambore Nasional 1991 dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dalam merumuskan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi atas terjaganya ikatan persaudaraan para purna peserta jambore yang telah terbentuk sejak puluhan tahun lalu. Menurutnya, semangat kebersamaan yang terus terpelihara hingga saat ini merupakan salah satu warisan paling berharga dari Gerakan Pramuka.

Wagub Jihan menilai, pengalaman yang paling membekas dari sebuah jambore bukan semata-mata lokasi kegiatan ataupun rangkaian acaranya, melainkan hubungan persahabatan, kebersamaan, serta nilai-nilai kehidupan yang tumbuh selama proses tersebut berlangsung.

"Ketika orang mengenang pengalaman jambore, yang paling diingat biasanya adalah kebersamaan yang terjalin, sahabat yang ditemui, dan pengalaman yang dijalani bersama. Itulah yang kemudian menjadi ikatan kuat hingga puluhan tahun kemudian," ujar Wagub yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung.

Menurut Wagub, Rakernas PJ91 memiliki makna yang lebih besar dibandingkan sekadar agenda organisasi. Pertemuan tersebut menjadi bukti bahwa nilai persaudaraan yang ditanamkan sejak Jambore Nasional 1991 masih terus hidup, dirawat, dan menjadi kekuatan yang menyatukan para anggotanya hingga saat ini.

Ia juga mengungkapkan bahwa meskipun para peserta telah menempuh perjalanan hidup yang berbeda selama lebih dari tiga dekade, semangat untuk tetap terhubung dalam satu keluarga besar tetap terjaga dengan baik. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa nilai-nilai kepramukaan tidak berhenti setelah seseorang menyelesaikan kegiatan jambore, melainkan terus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bekerja, bermasyarakat, maupun mengabdi kepada bangsa.

Lebih lanjut, Wagub juga mengapresiasi tema Rakernas tahun ini yang dinilai selaras dengan nilai budaya Lampung. Konsep Nengah Nyappur, menurutnya, mengandung makna penting tentang kehadiran di tengah masyarakat, membangun hubungan yang harmonis, menghargai keberagaman, serta berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial.

Wagub menambahkan bahwa berbagai persoalan di masyarakat sering kali dapat diselesaikan melalui semangat kebersamaan, kepedulian, dan kemauan untuk saling mendengar serta membantu satu sama lain. Oleh karena itu, budaya gotong royong harus terus dijaga sebagai kekuatan sosial yang mendukung pembangunan daerah.

'Ketika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, ketika lingkungan memerlukan perhatian, atau ketika generasi muda membutuhkan pendampingan, yang dibutuhkan adalah kepedulian dan kemauan untuk bergerak bersama," ucapnya.

Menutup arahannya, Wagub berharap Rakernas PJ91 mampu melahirkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, memperkuat kepedulian sosial, meningkatkan partisipasi generasi muda, serta mempererat persatuan dan persaudaraan yang telah terbangun selama puluhan tahun.

"Saya percaya apabila semangat bersatu, berbaur, dan berdampak terus dijaga, maka keluarga besar Purna Jambore Nasional akan senantiasa menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang harmonis, peduli, dan berdaya," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Purna Jambore Nasional 1991 Teguh Santosa berharap Rakernas dapat menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus memperkokoh komitmen organisasi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus mewariskan nilai-nilai persatuan, persaudaraan, dan pengabdian kepada generasi muda sebagai bagian dari semangat yang telah dibangun sejak Jambore Nasional 1991.(*).

Sabtu, 20 Juni 2026

Kepulangan Jamaah Haji Disambut Hangat, Bupati Dedi Ajak Tebarkan Kebaikan di Tengah Masyarakat


PESISIR BARAT
– Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, menyambut secara langsung kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Pesisir Barat Tahun 1447 Hijriah di Lobby Teluk Stabas, Gedung A Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (18/6/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretariat Daerah, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Pesisir Barat, Hera Rohmawati, S.E., M.M., perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat, Ketua I TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat, Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., anggota TP-PKK dan DWP Kabupaten Pesisir Barat, serta keluarga jamaah haji.

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah haji yang telah kembali ke tanah air setelah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, khik sunyin masyarakat, sekindua nyampaiko ucapan selamat khatong luwot di tanah kelakhekhan. Kekalau sunyin ibadah sai khadu tilaksanako ditekhima jama Allah SWT., khik kekalau para jamaah mansa haji sai mabrur, haji sai ngeniko perubahan mit arah sai lebih helau dilom kehukhikan,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa ibadah haji bukanlah akhir dari sebuah perjalanan spiritual, melainkan awal dari tanggung jawab moral dan sosial yang lebih besar di tengah masyarakat.

“Ibadah haji lain akhir anjak sebuah perjalanan, kidang awal anjak tanggung jawab moral khik spiritual sai lebih balak. Gelar haji sai tisandang hendakni jadi teladan dilom kehukhikan bumasyarakat, nebarko kebaikan, ngejaga persatuan, nguatko ukhuwah, khik jadi contoh dilom akhlak jama ibadah,” lanjutnya.

Menurut Bupati, nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji, seperti kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial, diharapkan dapat menjadi energi positif dalam membangun keluarga, lingkungan, serta mendukung pembangunan daerah.

“Selanjutni, sekam bukharop nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, khik kepedulian sai timansa selama nunaiko ibadah haji dapok jadi energi positif guwai ngebangun keluarga, lingkungan, khik daerah kham tercinta, helauni kik bakhong,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari petugas haji, Kementerian Agama, tenaga kesehatan, hingga seluruh unsur yang memberikan pelayanan dan pendampingan kepada jamaah haji asal Kabupaten Pesisir Barat.

“Dilom kesempatan sinji muneh, sekindua nyampaiko nekhima nihan khik penghargaan jama seluruh petugas haji, kementerian agama, tenaga kesehatan, khik sunyinni pihak sai khadu ngeniko pelayanan khik pendampingan jama jamaah haji Kabupaten Pesisir Barat, sehingga sunyin rangkaian ibadah dapok bulangsung dengan baik,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan agar para jamaah haji senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan umur, serta istiqamah dalam menjaga kemabruran hajinya.

“Payu kham bedu'a jejama kekalau para jamaah haji senantiasa mansa kesehatan, keberkahan umokh, khik keistiqamahan dilom ngejaga kemabruran hajini. Kekalau Allah SWT ngelimpahko rahmat khik keberkahanni jama kham sunyin khik jama Kabupaten Pesisir Barat sai kham cintai,” pungkasnya.

Kegiatan penyambutan berlangsung dengan penuh kehangatan dan rasa syukur. Kehadiran keluarga serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menjadi wujud penghormatan dan kebahagiaan atas kepulangan para tamu Allah yang telah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Lampung Terpilih Jadi Tuan Rumah Pekan Nasional Tani dan Nelayan XVIII Tahun 2029


BANDARLAMPUNG
-- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan kegembiraannya setelah Lampung ditetapkan sebagai tuan rumah gelaran Pekan Nasional (Penas) Tani dan Nelayan XVIII Tahun 2029 mendatang. 

Lampung terpilih jadi tuan rumah setelah mendapat dukungan 29 pengurus Provinsi Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) se-Indonesia dalam pemilihan di Aula Universitas Gorontalo Convention Center (UGCC), Kabupaten Gorontalo, Jumat 19 Juni 2026.

Penetapan dan kesiapan Lampung sebagai tuan rumah ditandai pemberian bendera petaka kepada Ketua Kontak Tani Andalan Nasional Lampung Hanan A. Rozak, disaksikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Di forum tersebut, ada tiga provinsi yang mengajukan diri. Sumatra Utara, Sulawesi Tengah, dan Lampung. Setelah terjadi pemungutan suara, dari 38 provinsi, 29 suara memilih Lampung sebagai tempat acara Penas Tani dan Nelayan berikutnya, yakni Penas XVIII Tahun 2029.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat ditemui media ini mengaku bahagia dan antusias karena daerahnya dipilih sebagai tuan rumah Penas Tani Nelayan ke-XVIII Tahun 2029 mendatang.

"Tentunya kami sangat menyambut gembira perhelatan Penas Petani Nelayan ini karena kami yakin ajang besar ini mendorong perekonomian daerah," ujar Gubernur Mirza. 

Setelah pulang ke Lampung, dirinya langsung menggelar koordinasi serta mempersiapkan venue-venue di Provinsi Lampung agar seluruh kontingen bisa betah dan nyaman saat gelaran nanti.

 "Setelah balik ke daerah, kita langsung action, masih ada tiga tahun untuk kita persiapkan. Dan mudah-mudahan menjadi Penas Petani dan Nelayan terbaik," jelasnya

Seperti diketahui, Penas Petani dan Nelayan adalah pertemuan akbar tiga tahunan yang menjadi ajang unjuk kebolehan, pertukaran inovasi teknologi, dan jejaring kerja sama bagi puluhan ribu petani, nelayan, dan rimbawan dari seluruh Indonesia.

Tahun ini, acara Penas Petani Nelayan digelar di provinsi Gorontalo, pada 18–24 Juni 2026.

Sejumlah agenda telah disiapkan, mulai dari rembug utama, temu profesi, gelar teknologi, pameran pembangunan, studi banding, hingga puncak acara yang diperkirakan dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. (*)

Terjerat Judi Online, Supir Truk di Bandar Lampung Gelapkan Uang Jalan Rp3,1 Juta


Bandar Lampung
– Kebohongan seorang sopir truk berinisial MN (31) akhirnya terbongkar. Pria warga Kecamatan Panjang, Bandar Lampung itu nekat menggelapkan uang jalan milik perusahaan tempatnya bekerja senilai Rp3.179.000 dan menghabiskannya untuk bermain judi online jenis slot.

Aksi tersebut terungkap setelah Polsek Sukarame menerima laporan dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang terjadi di sebuah perusahaan yang berlokasi di Jalan Wala Sakti No. 57, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung.

Kapolsek Sukarame Kompol HD Pandiangan menjelaskan bahwa pelaku awalnya berusaha mengelabui pihak perusahaan dengan mengaku menjadi korban pencurian saat sedang beristirahat di dalam truk yang dikemudikannya.

“Pelaku mengaku uang jalan yang menjadi tanggung jawabnya hilang karena dicuri orang tidak dikenal saat dirinya tertidur di dalam kendaraan. Namun setelah dilakukan pendalaman, keterangan tersebut tidak benar,” kata Kompol HD Pandiangan, Rabu (17/6/2026).

Kebohongan itu mulai terungkap saat pelaku mendatangi Polsek Natar, Lampung Selatan, untuk membuat laporan kehilangan. Petugas yang melakukan pemeriksaan awal mencurigai adanya kejanggalan dalam keterangan yang disampaikan pelaku.

Saat diinterogasi lebih lanjut, pelaku akhirnya mengakui bahwa uang perusahaan tersebut tidak hilang dicuri, melainkan telah digunakan untuk bermain judi online. Pengakuan itu diperkuat dengan riwayat transaksi pada telepon genggam milik pelaku yang menunjukkan adanya transfer dana ke akun judi online melalui dompet digital miliknya.

“Dari hasil pemeriksaan dan barang bukti yang ditemukan, pelaku mengakui telah menggunakan uang perusahaan untuk bermain judi online jenis slot. Ini yang kemudian menjadi dasar penyidik melakukan proses hukum lebih lanjut,” ujar Kapolsek.

Setelah berkoordinasi dengan jajaran Polsek Natar, Unit Reskrim Polsek Sukarame langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Mapolsek Sukarame guna menjalani pemeriksaan serta proses penyidikan.

Kapolsek Sukarame menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap bentuk tindak pidana yang merugikan masyarakat maupun perusahaan, termasuk kejahatan yang dipicu oleh praktik judi online.