Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 07 Maret 2026

Respons Cepat Banjir Jati Agung, Bupati Egi Turun Malam Hari Cek Kondisi Warga


Jati Agung
- Air masih menggenangi sejumlah permukiman di Kecamatan Jati Agung ketika Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama tiba meninjau lokasi banjir, Jumat (6/3/2026) malam. 

Usai menghadiri Safari Ramadan di Kalianda, Egi langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi warga terdampak sekaligus memastikan penanganan darurat berjalan cepat.

Peninjauan dilakukan di beberapa titik yang masih tergenang air, yakni Desa Gedung Harapan, Desa Margo Agung, serta Dusun 3 Desa Jati Mulyo. Saat bupati tiba di lokasi, kondisi banjir masih cukup tinggi dan belum sepenuhnya surut.

Bupati Egi hadir didampingi Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Sekretaris Daerah Kabupaten Supriyanto, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait. 

Dalam peninjauan tersebut, mereka mengecek langsung penyebab banjir sekaligus memastikan proses penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah setelah banjir bandang melanda sejumlah wilayah akibat hujan deras yang mengguyur sejak Jumat sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB. Kondisi tersebut menyebabkan debit air meningkat secara cepat hingga akhirnya meluap ke permukiman warga.

Di Desa Gedung Harapan, luapan air yang terjadi sejak sekitar pukul 17.00 WIB bahkan menutup akses Jalan Kota Baru. Derasnya arus banjir juga menyebabkan dua unit mobil terseret arus.

Sementara itu, di Desa Margo Agung, banjir merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

Salah seorang warga, Sri Utari, mengatakan air mulai naik sekitar pukul 16.00 WIB dan terus meningkat hingga merendam rumah-rumah warga. “Air naik cepat sekali, sekitar jam empat sore sudah tinggi,” ujarnya.

Hingga pukul 23.30 WIB, Jumat (6/3) malam, data sementara mencatat sekitar 160 kepala keluarga terdampak banjir di Desa Margo Agung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 warga terpaksa mengungsi di Gedung KDMP Margo Agung demi keselamatan.

Di wilayah Desa Jati Mulyo, banjir juga dipicu oleh jebolnya tanggul Bendungan Way Panas yang berada di Dusun 3, sehingga air meluap ke area permukiman sekitar.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Egi langsung menginstruksikan jajaran pemerintah kecamatan dan perangkat daerah terkait untuk segera melakukan pendataan terhadap seluruh warga terdampak.

“Saya minta camat segera mendata seluruh warga yang terdampak banjir agar penanganannya bisa dilakukan secara cepat dan tepat. Kepada masyarakat yang saat ini berada di pengungsian, saya harap tetap bersabar dan tetap menjaga kesehatan,” kata Bupati Egi.

Ia juga memastikan pemerintah daerah akan segera menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, termasuk bantuan air bersih untuk membantu masyarakat membersihkan rumah-rumah yang terendam banjir.

“Kami akan mengirimkan bantuan, termasuk air bersih untuk membantu warga membersihkan rumah yang terdampak banjir. Yang terpenting saat ini adalah memastikan masyarakat dalam kondisi aman, sehat, dan kebutuhan pangan mereka terpenuhi,” tambahnya.

Sebelum Bupati dan Wakil Bupati tiba di lokasi, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan telah lebih dulu bergerak melakukan evakuasi warga serta membantu pengaturan lalu lintas di kawasan terdampak.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak serta menyiapkan langkah-langkah penanganan lanjutan guna memastikan keselamatan warga dan mempercepat pemulihan pasca banjir. (*)

Jumat, 06 Maret 2026

Pangdam XXI/Radin Inten Sambut Kunker Reses Komisi I DPR RI Ke Kodam XXI/Radin Inten


Bandar Lampung
– Pangdam XXI/Radin Inten, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), menyambut kunjungan kerja reses Komisi I DPR RI yang berlangsung di Gedung Aula A. Yani, Makodam XXI/Radin Inten, Jl. Teuku Umar No.85, Kelurahan Penengahan, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, Jumat (06/03/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya dari Rombongan Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, M.Si (Ketua Tim Wakil Ketua Komisi I DPR RI Fraksi Demokrat), Yulius Setiarto, S.H., M.H (Anggota Komisi I DPR RI; Fraksi PDI-P), Ir. H. M. Endipat Wijaya, M.M (Anggota Komisi I DPR RI Fraksi P. Gerindra)., H. Ahmad Muzani (Anggota Komisi I DPR RI; Ketua MPRRI; Fraksi P. Gerindra)., R. H. Imron Amin, S.H., M.H (Anggota Komisi I DPR RI; Fraksi P. Gerindra), H. Mahfudz Abdurrahman, S.Sos (Anggota Komisi I DPR RI; Fraksi PKS).

Adapun para pejabat utama Kodam XXI/Radin Inten dan Forkopimda Prov. Lampung yang hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Bpk Rahmad Mirzani Djausal (Gubernur Lampung), Bpk. Suryono (Kabinda Lampung), Bpk. Ahmad Saifullah (Staf Ahli Gubernur), Kasdam XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto,S.I.P.,M.Han.,M.I.Pol., Irdam XXI/RI Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M. Han, Kapoksahli Pangdam XXI/RI Brigjen TNI Sriyanto, M.I.R., M.A, Brigjen TNI Haryantana,. S.H (Danrem 043/Gatam), Para Asisten Kasdam XXl/RI, beserta Para Dankabalakdam Kodam XXl/RI.

Kunjungan kerja reses tersebut dilaksanakan dalam rangka mempererat sinergi antara TNI dengan lembaga legislatif sekaligus menyerap berbagai masukan terkait bidang pertahanan, keamanan, serta pembangunan kekuatan pertahanan di wilayah.

Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han),menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan kerja reses Komisi I DPR RI di wilayah Kodam XXI/Radin Inten. Menurutnya, kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara TNI AD khususnya Kodam XXI/Radin Inten dengan Komisi I DPR RI sebagai mitra strategis dalam bidang pertahanan negara.

“Melalui kunjungan kerja ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan kerja sama serta menjadi sarana untuk bertukar informasi dan masukan guna mendukung peningkatan tugas pokok TNI, khususnya di wilayah Kodam XXI/Radin Inten,” ujar Pangdam.

Pangdam juga memaparkan secara singkat kondisi wilayah Kodam XXI/Radin Inten yang meliputi Provinsi Lampung dan Bengkulu, termasuk situasi keamanan wilayah, kesiapsiagaan satuan, serta berbagai program pembinaan teritorial yang dilaksanakan oleh jajaran Kodam dalam mendukung stabilitas keamanan dan pembangunan di daerah.

Sementara itu, Ketua Tim Kunker Reses Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, M.Si dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap pelaksanaan kebijakan di bidang pertahanan, sekaligus untuk memperoleh gambaran langsung terkait kondisi satuan di wilayah.

Rombongan Komisi I DPR RI juga berdialog dengan jajaran Kodam XXI/Radin Inten guna membahas berbagai hal strategis, termasuk dukungan terhadap prajurit, kesiapan satuan, serta sinergitas TNI dengan pemerintah daerah dan komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Apresiasi dari rombongan komisi DPR RI terhadap aplikasi centurion XXI yg telah berjalan dengan baik di Jajaran kodam XXI Radin Inten.

PERADI Profesional Hadir Bukan Sebagai Tandingan Tetapi Menjawab Tantangan Nyata Dunia Hukum Indonesia


JAKARTA
– Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI PROFESIONAL) resmi dideklarasikan sebagai wadah baru bagi para advokat di tanah air. Deklarasi digelar pada Kamis, 5 Maret 2026 di Hotel Kempinski Jakarta, dibarengi dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada 1.250 anak yatim dan masyarakat dhuafa. Momentum bersejarah itu juga menghadirkan penceramah kondang Ustadz Das'ad Latif.

Melalui kepedulian PERADI PROFESIONAL, anak-anak yatim dan kaum dhuafa yang tidak setiap waktu merasakan kesempatan berbuka puasa di hotel mewah mendapatkan pengalaman istimewa. 

Dalam deklarasinya, Ketua Umum PERADI PROFESIONAL, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, SH, MH, menegaskan kehadiran PERADI PROFESIONAL bukan sebagai organisasi tandingan bagi organisasi yang sudah ada, tetapi sebuah jawaban konkret dan upaya preventif terhadap tantangan dunia advokat sekaligus dunia hukum Indonesia. 

“PERADI PROFESIONAL atau PERADIPROF adalah organisasi profesi yang berbasis mutu, etika, dan karakter. PERADIPROF bukan sebagai kompetitor namun hadir sebagai jawaban atas kegelisahan kolektif kita semua. Kami hadir untuk memastikan bahwa profesi ini bermartabat dan tetap menjadi officium nobile—profesi yang mulia,” kata Harris.  

Disampaikan oleh Harris, kondisi profesi advokat saat ini memang berada di persimpangan sejarah. Kepercayaan publik menurun karena di organisasi advokat saat ini terjadi fragmentasi hingga kecenderungan gradasi profesi menjadi sekadar alat kepentingan sesaat yang mereduksi marwah profesi. 

Tantangan ini semakin kompleks dengan adanya dinamika transformasi digital abad ke-21 yang mendesak perubahan fundamental dalam sistem hukum Indonesia, seperti munculnya platform digital dan sistem pembiayaan berbasis teknologi yang menciptakan hubungan hukum baru di luar Kitab Undang-Undang Hukum Perdata konvensional.

"Berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana yang baru juga menuntut kehadiran advokat yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga matang secara etik serta memiliki tanggung jawab sosial dan konstitusional yang kuat," ujar Ketua Ikatan Alumni Doktor Ilmu Hukum (IADIH) Universitas Jayabaya itu. 

Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional memiliki fondasi intelektual yang kuat karena didirikan oleh tiga sosok advokat sekaligus akademisi bergelar Profesor di bidang hukum, yaitu Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, SH, MH, Prof. Dr. Fauzie Yusuf Hasibuan, SH, MHum dan Prof. Dr. Abdul Latif, SH, MHum. 

Secara legalitas, eksistensi organisasi ini telah diakui negara melalui Pengesahan Menteri Hukum RI Nomor AHU-0000086.AH.01.07 Tahun 2026. Legalitas ini memberikan jaminan kepastian hukum dalam menjalankan seluruh aktivitas organisasi.

“Kehadiran PERADIPROF merupakan ikhtiar kolektif untuk mengembalikan profesi advokat pada hakikatnya sebagai penjaga keadilan dan pengawal rasionalitas hukum. PERADIPROF berupaya menjadi bagian tak terpisahkan dari peradaban hukum menuju Indonesia bermartabat dan memastikan bahwa setiap advokat yang bernaung di dalamnya memiliki kesadaran penuh akan perannya sebagai pelayan masyarakat dan penegak hukum di era transformasi digital,” tukas Harris. 

Lebih jauh Harris mengingatkan kemuliaan profesi advokat terletak pada integritas, kepekaan sosial, dan keberpihakan pada keadilan yang berperikemanusiaan. Karena eksistensi sejati dari sebuah organisasi adalah ketika keberadaannya memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Ketika advokat mampu merasakan penderitaan rakyat kecil, di situlah keadilan menjadi hidup, bukan sekadar teks dalam undang-undang.

Karena itulah, deklarasi di bulan Ramadhan merupakan harapan agar PERADI PROFESIONAL selalu diberkahi dalam setiap gerak dan langkahnya ke depan. Momentum santunan kepada 1.250 anak yatim dan kaum dhuafa adalah bentuk nyata dari advokasi sosial—sebuah komitmen bahwa profesi advokat hadir untuk menguatkan harapan, memberi perlindungan, dan menghadirkan keadilan yang berperikemanusiaan. 

“Doa-doa anak yatim dan kaum dhuafa Insya Allah menjadi energi spiritual bagi perjalanan PERADI PROFESIONAL agar tetap istiqamah menjaga marwah profesi yang kita cintai ini,” ujar Harris.

Hadir memberikan tausiyah, Ustadz Das’ad Latif menekankan pentingnya aspek bahwa kesuksesan seorang advokat harus berlandaskan pada tiga hal utama untuk bekal akhirat. Pertama, menjaga keberkahan nafkah karena uang yang halal sangat menentukan akhlak dan kesalehan anak. Kedua, menjadikan keahlian hukum sebagai bentuk sedekah jariah melalui dedikasi ilmu untuk membantu sesama.

"Terakhir, advokat harus menggunakan kecerdasan dan imannya untuk menegakkan keadilan yang sesungguhnya, yaitu dengan menempatkan hukum secara tepat dan proporsional, bukan sekadar membela klien yang salah," katanya. 

Profesi pengacara, menurut Das'ad Latif akan menjadi rahmat dan ladang amal jika dijalankan dengan nafkah yang bersih, kedermawanan ilmu, serta komitmen menjaga kebenaran di atas segalanya. (*)

Kamis, 05 Maret 2026

KNPI Lampung Terbang ke Aceh Tengah, Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang


Aceh Tengah
- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, Bung Iqbal Ardiansyah, terbang langsung ke Aceh Tengah untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana banjir bandang di Desa Kalasegi, Kecamatan Bintan, Kabupaten Aceh Tengah.

Kehadiran Bung Iqbal tidak sendirian. turut hadir Ketua Umum DPP KNPI serta Presiden Majelis Belia Malaysia (MBM). Bersama-sama, mereka menyalurkan secara langsung berbagai bentuk bantuan kepada warga terdampak.

"Alhamdulillah kita sudah salurkan santunan kepada 1.000 anak, 1.000 paket ikan kemasan, tandon air, dan juga pembuatan MCK di lokasi terdampak banjir bandang, tepatnya di Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah. Meskipun tidak seberapa, semoga bermanfaat dan sedikit meringankan," ujar Bung Iqbal, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan sosial ini turut dihadiri oleh Ketua DPD KNPI Banda Aceh beserta jajaran, Camat Desa Kalasegi, unsur Koramil, Dandim, serta Polres setempat.

Kepada awak media, Bung Iqbal juga menyampaikan belasungkawa dari seluruh jajaran DPD KNPI Lampung atas musibah yang terjadi.

"Mewakili segenap jajaran pengurus DPD KNPI Provinsi Lampung dan DPD KNPI se-Lampung, kami mengucapkan belasungkawa dan duka cita yang sedalam-dalamnya atas bencana alam banjir bandang yang terjadi," tuturnya.

Ia pun menyampaikan pesan semangat kepada para korban. "Semoga ada hikmah di balik bencana ini. Untuk saudara-saudaraku yang terdampak, tetap semangat dan kembali bangkit. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan keikhlasan dalam menghadapi bencana ini. Saya sampaikan salam hangat dari jajaran KNPI Lampung untuk saudara-saudara di Aceh Tengah dan sekitarnya," ungkapnya.

Terkahir Bung Iqbal juga menyampaikan, kegiatan sosial ini adalah bentuk kepedulian pemuda khususnya Provinsi Lampung untuk menjaga Persatuan dan kesatuan bangsa, "Wujud nya adalah dengan hadirnya saya dan kawan-kawan disini, semoga kita tetap menjaga rasa kemanusiaan dan tentunya memperkuat persatuan dan kesatuan kita dengan menciptakan rasa saling peduli antar sesama anak bangsa," Pungkasnya.

TNI AD Hadir untuk Pahlawan Bangsa: Danrem 043/Gatam turut Hadiri Penyerahan Rumah Santunan Kasad Tahap II


Lampung Selatan –
Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H., menghadiri momen penuh haru dan kebanggaan dalam penyaluran santunan rumah non-dinas Tahap II oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., kepada Koptu Bahrul Rokhim, prajurit Kodim 0412/LU (Prajurit Cacat Tingkat II Golongan C berkeluarga). Kegiatan dilaksanakan secara virtual dari Perumahan Manggo Green, Kelurahan Candimas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (04/03/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pangdam XXI/RI, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah XXI/RI, Ketua Persit KCK Koorcabrem 043 PD XXI/RI, para pejabat utama Kodam XXI/RI, Dandim 0412/LU, serta Direktur PT. Melana Andespal Property selaku pengembang.

Dalam arahannya, KASAD menegaskan bahwa santunan rumah non-dinas ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan simbol kehormatan, penghargaan, dan cinta TNI AD kepada para prajurit yang telah mempertaruhkan jiwa dan raganya demi tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Bantuan ini diprioritaskan bagi para warakawuri dan prajurit yang mengalami luka maupun cacat akibat tugas operasi, khususnya periode 2020–2025. TNI AD tidak akan pernah melupakan jasa para pejuang. Pengorbanan mereka adalah kehormatan bagi institusi dan kebanggaan bagi bangsa,” tegas Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Lebih lanjut, KASAD menegaskan komitmen TNI AD untuk terus meningkatkan kesejahteraan keluarga besar prajurit melalui berbagai program nyata, termasuk renovasi rumah dinas secara masif dengan target 3.000 unit setiap tahun.

Di akhir arahannya, KASAD berpesan kepada para warakawuri untuk tetap tegar, kuat, dan tabah menghadapi setiap ujian. Ia juga mengingatkan agar anak-anak para prajurit dididik dengan penuh cinta dan semangat juang, karena pengorbanan ayah mereka tidak pernah sia-sia—melainkan menjadi bagian dari sejarah pengabdian yang akan selalu dikenang.

Momentum ini menjadi bukti bahwa TNI AD hadir, peduli, dan berdiri teguh bersama setiap prajurit dan keluarganya. Dari pengorbanan lahir kehormatan, dari kesetiaan tumbuh kebanggaan, dan dari ketulusan tercipta kekuatan bangsa.

Rabu, 04 Maret 2026

Pangdam XXI/Radin Inten Pimpin Apel Siaga I Kodam XXI/Radin Inten


Bandar Lampung
- Pangdam XXI/Radin Inten, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), memimpin apel Siaga I Kodam XXI/RI, dalam rangka Antisipasi Bangsit Dalam Negeri Akibat Konflik Timur Tengah yang bertempat di Lapangan Satlog, Kec. Way Halim, Kota Bandar Lampung. Selasa (03/03/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kasdam XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., Irdam XXI/RI Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han., Kapoksahli Pangdam XXI/RI Kolonel Czi Sriyanto, M.I.R., M.A., Asrendam XXI/RI Kolonel Arh Aji Prasetyo Nugroho, S.Sos., M.M., Para Asisten Kasdam XXI/RI, Para Kabalakdam XXI/RI, Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., Dandeninteldam XXI/RI Letkol Inf Roby Chairil Candra, S.Sos.M.Sc.

Pangdam XXI/RI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), dalam sambutannya menyampaikan, apel Siaga 1 yang kita laksanakan saat ini merupakan wujud kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi dan kondisi yang berkembang, baik terkait stabilitas keamanan wilayah maupun dinamika sosial kemasyarakatan.

Kesiapan personel, materiil, serta sistem komando dan pengendalian harus selalu berada pada tingkat optimal.

Sebagai unsur pendukung utama, Satuan harus memiliki peran strategis dalam menjamin kelancaran operasional satuan. Oleh karena itu, saya menekankan beberapa hal yaitu, Tingkatkan kesiapsiagaan personel dan materiil setiap saat, Pastikan dukungan logistik tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat jumlah, Laksanakan pengamanan instalasi dan aset satuan secara maksimal. Jaga disiplin, soliditas, dan profesionalisme prajurit.

Hindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi TNI AD.

Saya mengingatkan seluruh prajurit untuk peka terhadap perkembangan situasi wilayah, menjaga sinergitas dengan unsur Forkopimda, serta senantiasa hadir sebagai solusi di tengah masyarakat, Tunjukkan bahwa prajurit TNI AD, khususnya di wilayah Lampung, adalah prajurit yang tanggap, tanggon, dan trengginas."Ujarnya.

Pelaksanaan Apel Siaga 1 Kodam XXI/RI merupakan langkah strategis dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan satuan terhadap potensi perkembangan situasi yang bersifat kontinjensi, baik aspek pertahanan, keamanan.

Kesiapan Personel dan Materiil
Secara umum, kesiapan personel, perlengkapan, dan kendaraan dinas dalam kondisi siap operasional. Kehadiran anggota menunjukkan tingkat disiplin dan respons cepat terhadap perintah komando  tetap diperlukan pengecekan berkala terhadap kelengkapan perorangan guna memastikan standar kesiapsiagaan tetap terjaga.

Membangun Masa Depan Lewat Kolaborasi, Heksahelix Jadi Napas Baru Lampung Selatan


KALIANDA
- Pemandangan berbeda terlihat di Pendopo Agung, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan pada Selasa (3/3/2026) petang. 

Aura formal birokrasi mencair menjadi ruang diskusi yang hidup saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyambut hangat kedatangan para aktivis mahasiswa dari Aliansi Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Lampung Selatan.

Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Ini adalah kelanjutan konkret dari aspirasi yang sempat disuarakan mahasiswa di jalanan beberapa pada 23 Februari 2026 lalu. Kini, teriakan di podium beralih menjadi adu gagasan di meja dialog dalam bingkai kolaborasi Heksahelix.

*LamSel ConNextion: Wadah Aspirasi Tanpa Sekat*

Dalam suasana yang partisipatif, Bupati Radityo Egi menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan ide-ide segar anak muda menguap begitu saja. 

Ia meresmikan dukungan penuh terhadap “LamSel ConNextion” sebuah platform strategis yang akan menjadi laboratorium ide, wadah diskusi, dan kompas bagi gerakan pemuda-mahasiswa di Lampung Selatan.

"Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan dengan 'single fighter'. Kita butuh energi pemuda. Mahasiswa bukan lagi sekadar pengawas dari luar, tapi mitra strategis yang duduk bersama kami merumuskan solusi," tegas Bupati Egi.

*Perspektif Akademisi: Lompatan Progresif Tata Kelola Daerah*

Diskusi yang berlangsung hangat ini dipandu oleh Naufal A. Caya, akademisi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Tulang Bawang (UTB). 

Sebagai sosok yang juga menjabat Direktur Eksekutif SIGER Institute, Naufal menilai langkah Bupati Egi adalah sebuah terobosan komunikasi politik yang inklusif.

"Menempatkan mahasiswa sebagai subjek pembangunan, bukan lagi objek adalah langkah yang sangat tepat. Model Heksahelix ini memberikan ruang setara bagi pemerintah dan pemuda untuk berkolaborasi secara produktif," ujar Naufal yang juga mantan aktivis mahasiswa ini.

Menurutnya, dialog ini merupakan momentum emas untuk menginstitusikan partisipasi anak muda dalam kebijakan publik. Ia menekankan bahwa ke depan, setiap kebijakan harus lahir dari proses yang didukung oleh:
- Riset dan Data yang akurat.
- Kepekaan Sosial terhadap kebutuhan masyarakat.
- Komunikasi Inklusif lintas sektor.

*Membangun Fondasi Berkelanjutan*

Pertemuan petang itu menjadi sinyal kuat bahwa Lampung Selatan sedang bergerak menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern. 

Dengan semangat Heksahelix, kolaborasi ini diharapkan mampu memicu inovasi di sektor ekonomi lokal serta meningkatkan kualitas layanan publik.

"Ketika pemerintah membuka pintu dan pemuda menjawabnya dengan gagasan nyata, di situlah fondasi masa depan Lampung Selatan yang berkelanjutan sedang kita bangun," tutup Naufal optimis.

Kini, bola panas ada di tangan para pemuda dan pemerintah. Akankah sinergi ini melahirkan inovasi baru bagi Bumi Khagom Mufakat? Publik menanti aksi nyata dari LamSel ConNextion. (*)

Holiday Inn Lampung Bukit Randu Hadirkan “Eid Getaway Package”, Liburan Idulfitri Nyaman Mulai IDR 1.250.000,- per Malam


Bandar Lampung
, 4 Maret 2026 – Menyambut momen Hari Raya Idulfitri, Holiday Inn Lampung Bukit Randu menghadirkan promo spesial bertajuk “Eid Getaway Package”, sebuah penawaran menginap eksklusif yang dirancang untuk memberikan pengalaman liburan keluarga yang hangat, nyaman, dan penuh kebersamaan.

Dengan harga mulai dari IDR 1.250.000,- nett/kamar/malam, para tamu dapat menikmati berbagai fasilitas menarik yang telah termasuk dalam paket, di antaranya:
Menginap 1 (satu) malam di Standard Room
Sarapan gratis untuk 2 (dua) orang dewasa dan 2 (dua) anak di bawah 12 tahun
Diskon 20% untuk IHG Dining Rewards
Akses gratis ke Swimming Pool, Fitness Center, dan Kids Club,Parkir gratis


Paket ini menjadi pilihan ideal bagi keluarga yang ingin merayakan Idulfitri dengan suasana berbeda, menikmati panorama perbukitan dan pemandangan kota Bandar Lampung dari kamar yang nyaman dan modern.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman liburan Idulfitri yang berkesan bagi keluarga. Melalui Eid Getaway Package, tamu tidak hanya mendapatkan kenyamanan menginap, tetapi juga berbagai keuntungan tambahan yang membuat momen kebersamaan semakin istimewa,” ujar Andi Tri Santoso, Assistant Marcomm & E-Commerce Manager Holiday Inn Lampung Bukit Randu.

Terletak di kawasan strategis dengan akses mudah ke pusat kota, hotel ini menawarkan suasana tenang yang cocok untuk staycation maupun perjalanan mudik bersama keluarga.

Untuk informasi dan reservasi, tamu dapat menghubungi:
📞 08117960093
📱 WhatsApp: 08117960093
🌐 Hotel di Bandar Lampung, | Hotel Holiday Inn Lampung Bukit Randu
📍 Jl. Kamboja No.1-2, Bukit Randu, Bandar Lampung

Tentang Holiday Inn Lampung Bukit Randu:
Holiday Inn Lampung Bukit Randu adalah hotel modern yang berlokasi di jantung kota Bandar Lampung, Indonesia. Dengan akomodasi yang nyaman, fasilitas kontemporer, dan layanan yang luar biasa, hotel ini menjanjikan pengalaman menginap yang tak terlupakan bagi pelancong bisnis maupun rekreasi.

Untuk pertanyaan media, silakan menghubungi: 0831 6921 2108 – Andi Tri Santoso

ENDS

Images to download: 

Media Contact
Andi Tri Santoso
Andi.santoso@ihg.com
+62 831 6921 2108

Notes to editors 

About Holiday Inn
Whether it’s with friends, family or coworkers, Holiday Inn makes it easy for travelers to be there together for any moment, big or small. With thousands of locations around the world, Holiday Inn hotels deliver memorable experiences for business and leisure travelers through warm and welcoming service, contemporary design that blends the familiar with the new, and a sense of comfort unique to the brand and its iconic green sign. At Holiday Inn hotels, guests can find amenities to help them make connections, work and play, including full-service restaurants where Kids Eat Free, meeting and business facilities, bright swimming pools and flexible public spaces. For more information about the Holiday Inn brand, visit www.holidayinn.com or call 1-888-HOLIDAY. Find us on Twitter, Facebook or Instagram.


About IHG Hotels & Resorts:  
IHG Hotels & Resorts [LON:IHG, NYSE:IHG (ADRs)] is a global hospitality company, with a purpose to provide True Hospitality for Good.

With a family of 19 hotel brands and IHG One Rewards, one of the world's largest hotel loyalty programmes, IHG has more than 6,300 open hotels in over 100 countries, and a development pipeline of over 2,000 properties.
Luxury & Lifestyle: Six Senses Hotels Resorts Spas, Regent Hotels & Resorts, InterContinental Hotels & Resorts, Vignette Collection, Kimpton Hotels & Restaurants, Hotel Indigo
Premium: voco hotels, HUALUXE Hotels & Resorts, Crowne Plaza Hotels & Resorts, EVEN Hotels
Essentials: Holiday Inn Hotels & Resorts, Holiday Inn Express, Garner hotels, avid hotels
Suites: Atwell Suites, Staybridge Suites, Holiday Inn Club Vacations, Candlewood Suites 
Exclusive Partners: Iberostar Beachfront Resorts

InterContinental Hotels Group PLC is the Group's holding company and is incorporated and registered in England and Wales. Approximately 345,000 people work across IHG's hotels and corporate offices globally.

Visit us online for more about our hotels and reservations and IHG One Rewards. To download the new IHG One Rewards app, visit the Apple App or Google Play stores. 

For our latest news, visit our Newsroom and follow us on LinkedIn, Facebook and Twitter.


Pertumbuhan Ekonomi Lampung Selatan Meroket 5,71 Persen, Lampaui Provinsi dan Nasional


Kalianda
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di sektor ekonomi. Di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, pertumbuhan ekonomi daerah ini menembus angka 5,71 persen dalam setahun terakhir.

Capaian tersebut menjadikan Kabupaten Lampung Selatan sebagai daerah dengan laju pertumbuhan tertinggi di Provinsi Lampung. Angka itu tidak hanya melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi yang berada di level 5,28 persen, tetapi juga melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen.

Secara tahunan, kinerja ekonomi Lampung Selatan juga menunjukkan akselerasi signifikan. Dibandingkan tahun 2024, pertumbuhan ekonomi meningkat sebesar 1,09 persen. Lonjakan ini menjadi sinyal kuat struktur ekonomi daerah berada dalam kondisi ekspansif dan solid.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lampung Selatan, Aryan Saruhian, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor yang didukung kebijakan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan.

Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Stabilitas dan produktivitas komoditas pertanian yang terjaga membuat sektor ini tetap menjadi kontributor utama dalam menjaga pertumbuhan.

Selain itu, sektor industri pengolahan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi yang berdampak pada naiknya nilai tambah komoditas lokal. Aktivitas perdagangan pun tumbuh signifikan, terlihat dari meningkatnya perputaran barang dan jasa di berbagai wilayah.

“Patut kita syukuri pertumbuhan ekonomi Lampung Selatan yang tinggi merupakan indikator bahwa aktivitas produksi, konsumsi, dan investasi berjalan sangat baik. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha serta efektivitas kebijakan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam mendorong sektor-sektor unggulan,” ujar Aryan dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).

Sektor konstruksi juga turut memberikan kontribusi besar melalui berbagai proyek pembangunan infrastruktur yang berjalan aktif. 

Pembangunan tersebut tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi sektor-sektor lain.

Dengan kombinasi sektor strategis yang terus bergerak positif, Kabupaten Lampung Selatan tidak sekadar bertahan di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan domestik. Daerah ini justru tampil sebagai motor pertumbuhan baru di tingkat provinsi.

Capaian 5,71 persen tersebut sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Lampung Selatan sebagai daerah yang adaptif, produktif, dan memiliki daya saing tinggi, baik di level provinsi maupun nasional. (Dul)

Selasa, 03 Maret 2026

Duduk Lesehan, Bupati Egi Buka Ruang Aspirasi BEM se-Lampung Selatan


Kalianda
- Radityo Egi Pratama memilih duduk lesehan bersama mahasiswa saat menerima Aliansi Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Lampung Selatan di Pendopo Agung, Rumah Dinas Bupati L, Selasa (3/3/2026).

Dalam suasana dialog yang hangat namun kritis itu, Bupati Egi menegaskan komitmennya membuka ruang seluas-luasnya terhadap kritik dan aspirasi publik.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi penyampaian aspirasi mahasiswa yang digelar pada 23 Februari 2026 lalu. Sarasehan ini menjadi forum untuk membedah tujuh poin tuntutan evaluasi yang sebelumnya disampaikan.

Dalam dialog terbuka itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lampung Selatan, Sandi Afrizal, menyampaikan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya mengawal arah pembangunan daerah.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk tindak lanjut dari aksi Cipayung Plus dan BEM hari Senin kemarin. Kami ingin membedah tujuh tuntutan evaluasi kami agar proyeksi pembangunan Lampung Selatan dalam empat tahun ke depan bisa jauh lebih baik,” ujar Sandi di hadapan Bupati dan jajaran pejabat.

Dalam forum tersebut, Bupati Egi didampingi Sekretaris Daerah Supriyanto, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Bappeda, Kepala Kesbangpol, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan, serta Ketua Forum CSR Lampung Selatan. Kehadiran lengkap jajaran ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam merespons aspirasi mahasiswa.

Menanggapi paparan mahasiswa, Egi menyampaikan apresiasi atas keberanian dan kepedulian mereka terhadap pembangunan daerah. Namun ia juga memberi catatan terkait dinamika komunikasi dalam audiensi tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan. Tentu saya mengapresiasi segala saran dan kritik. Namun jujur, dari paparan tadi, saya belum mendengar kalimat terima kasih, yang disampaikan melulu tuntutan. Padahal, program-program yang kami jalankan saat ini dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat. Tapi it’s okay, di sinilah kita diajarkan apa yang namanya dewasa dalam berdemokrasi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menandai suasana diskusi yang terbuka dan lugas, namun tetap dalam koridor dialog konstruktif. Bupati Egi menegaskan dirinya bukan tipe pemimpin yang anti kritik, termasuk di ruang digital.

“Saya bukan tipe orang yang anti-kritik. Di media sosial saja, jika ada 1.000 atau 2.000 orang mengkritik, saya terima dengan baik. Kalaupun saya anti-kritik, saya pasti sudah menutup kolom komentar sejak lama,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjalankan tata kelola yang inklusif dan transparan, serta membuka akses informasi publik seluas-luasnya bagi media maupun masyarakat.

Sarasehan tersebut diharapkan menjadi titik temu antara mahasiswa sebagai kontrol sosial dan pemerintah sebagai eksekutif, sehingga kritik yang disampaikan tidak berhenti pada tuntutan, melainkan bermuara pada kolaborasi untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan. 

Perbaikan Ruas Gunung Batin–Daya Murni Dorong Aktivitas Ekonomi Warga


Lampung Tengah
--- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin - Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan infrastruktur jalan, terutama di titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas sepanjang 12 kilometer tersebut dilaporkan telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat.

"Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin - Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol," ujar Gubernur di sela-sela peninjauan.

Gubernur menjelaskan bahwa penyebab utama kerusakan jalan di wilayah tersebut adalah maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyayangkan adanya ketimpangan antara kekuatan jalan dengan beban kendaraan yang melintas.

"Jalan provinsi itu rekan-rekan, maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton," tegasnya.

Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menyebutkan bahwa tim di lapangan sedang melakukan penanganan sementara guna mendukung kelancaran arus lalu lintas menjelang hari raya Idul Fitri. Setelah itu, proyek akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.

Gubernur juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan jalan di masa lalu yang dianggap tidak memenuhi standar. Ia menegaskan tidak akan menoleransi pengerjaan yang asal-asalan pada periode kepemimpinannya.

"Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm," jelas Gubernur Miirza. 

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Hingga saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas berfungsi optimal bagi masyarakat. (*)

Inflasi Lampung Februari 2026 Terkendali di 0,36 Persen, BI dan TPID Perkuat Strategi 4K


Bandar Lampung
– Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Lampung pada Februari 2026 mengalami inflasi sebesar 0,36 persen (year on year/yoy), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat deflasi 0,07 persen (yoy). Meski demikian, capaian tersebut masih lebih rendah dibandingkan inflasi nasional sebesar 0,68 persen (yoy).

Secara tahunan, inflasi Provinsi Lampung tercatat 2,95 persen (yoy), juga lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 4,76 persen (yoy). Namun, angka Februari 2026 ini sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Lampung pada Februari dalam tiga tahun terakhir yang mengalami deflasi 0,04 persen (yoy).

Dari sisi sumber tekanan harga, inflasi Februari terutama didorong oleh kenaikan harga pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Komoditas penyumbang inflasi terbesar secara bulanan (mtm) yakni emas perhiasan dengan andil 0,09 persen, diikuti daging ayam ras (0,05 persen), bawang merah (0,04 persen), cabai rawit (0,04 persen), dan tomat (0,04 persen).

Kenaikan harga emas perhiasan sejalan dengan tren peningkatan harga emas dunia di tengah tingginya ketidakpastian global. Sementara itu, lonjakan harga daging ayam ras dan komoditas hortikultura dipicu meningkatnya permintaan menjelang Ramadan, di tengah keterbatasan pasokan akibat panen lokal yang tertunda.

Di sisi lain, tekanan inflasi tertahan oleh penurunan harga kelompok transportasi, khususnya bensin dengan andil -0,05 persen (mtm), seiring penyesuaian harga BBM nonsubsidi oleh PT Pertamina. Beberapa komoditas lain yang turut menahan inflasi antara lain susu cair kemasan, kangkung, hand body lotion, dan wortel yang masing-masing mencatat andil -0,01 persen (mtm).
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Lampung memprakirakan inflasi hingga akhir 2026 tetap terjaga dalam rentang sasaran 2,5±1 persen (yoy). Meski demikian, sejumlah risiko perlu diwaspadai.

Dari sisi inflasi inti, risiko bersumber dari peningkatan permintaan agregat akibat penyesuaian UMP yang direalisasikan bertahap sepanjang tahun, serta meningkatnya mobilitas masyarakat pada momentum Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H. Selain itu, eskalasi konflik terbuka antara Amerika Serikat–Israel dengan Iran berpotensi mendorong kenaikan harga emas dunia dan meningkatkan volatilitas pasar keuangan global.

Pada kelompok volatile food, risiko berasal dari potensi peningkatan curah hujan dan banjir lokal yang dapat menghambat panen padi dan distribusi pangan, seiring prakiraan berlanjutnya La Nina lemah hingga awal 2026. Risiko lain yakni lonjakan harga pangan strategis saat periode high season Ramadan dan Idulfitri, serta potensi gangguan distribusi akibat meningkatnya frekuensi bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Sumatera.

Sementara itu, dari sisi administered prices, risiko meningkat akibat eskalasi konflik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi global, termasuk kemungkinan disrupsi jalur strategis perdagangan minyak dunia seperti Selat Hormuz. Kondisi ini dapat memicu kenaikan harga minyak mentah global dan berdampak pada harga BBM non-subsidi, tarif transportasi, serta biaya logistik domestik.

Menanggapi perkembangan tersebut, Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung terus memperkuat pengendalian inflasi melalui strategi 4K.

Pada aspek keterjangkauan harga, langkah yang ditempuh antara lain pelaksanaan operasi pasar beras/SPHP secara terarah, serta penguatan monitoring harga dan pasokan komoditas strategis seperti beras, cabai, bawang, daging sapi, serta daging dan telur ayam ras.

Dalam menjaga ketersediaan pasokan, dilakukan perluasan implementasi Toko Pengendalian Inflasi, penguatan kerja sama antar daerah (KAD), percepatan program swasembada pangan melalui optimalisasi lahan dan penggunaan varietas unggul, serta peningkatan kualitas data pasokan.

Dari sisi kelancaran distribusi, upaya difokuskan pada memastikan kecukupan moda transportasi menjelang HBKN, memperkuat kapasitas transportasi melalui penambahan volume penerbangan Lampung–Jakarta dan reaktivasi rute Lampung–Bali serta Lampung–Jogja, hingga melanjutkan perbaikan infrastruktur jalur distribusi pangan serta implementasi Mobil TOP dan Subsidi Ongkos Angkut.

Adapun pada aspek komunikasi efektif, TPID secara rutin menggelar rapat koordinasi guna menjaga awareness terhadap dinamika harga dan pasokan, memperkuat komunikasi publik untuk menjaga ekspektasi inflasi, serta mengintegrasikan sistem informasi neraca pangan berbasis data terkini dan berkualitas.

Dengan sinergi kebijakan tersebut, inflasi di Provinsi Lampung diharapkan tetap terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika global dan domestik yang masih penuh tantangan.

Resmi, Polsek Teluk Betung Selatan Berubah Nomenklatur Menjadi Polsek Bumi Waras


Bandar Lampung
- Polsek Teluk Betung Selatan resmi berubah nomenklatur menjadi Polsek Bumi Waras. Perubahan tersebut berdasarkan Keputusan Kapolda Lampung Nomor: Kep/57/II/2026 tanggal 9 Februari 2026 tentang perubahan nomenklatur empat Kepolisian Sektor di jajaran Polda Lampung.

Peresmian ditandai dengan pembukaan tirai papan nama secara simbolis oleh Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, pada Senin (2/3/2026) sore. 

Kegiatan berlangsung khidmat dan dirangkaikan dengan Safari Ramadan serta buka puasa bersama anak yatim piatu di Mako Polsek setempat.

Dalam sambutannya, Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menyampaikan bahwa perubahan nomenklatur tersebut bukan sekadar pergantian papan nama, melainkan bagian dari upaya penyesuaian struktur organisasi agar selaras dengan nama kecamatan.

“Perubahan nama ini merupakan tindak lanjut Keputusan Kapolda Lampung Nomor 57/II/2026 tanggal 9 Februari 2026. Ini bukan hanya pergantian nama, tetapi bagian dari penyelarasan struktur organisasi dengan menyesuaikan nama Polsek mengikuti nama kecamatan,” ujar Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay.

Kapolresta menjelaskan, penyamaan nomenklatur Polsek dengan nama kecamatan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat sinergitas antara Polsek, unsur Muspika, dan tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Dengan nama yang selaras, diharapkan masyarakat semakin mudah dalam mengakses pelayanan kepolisian. Selain itu, kolaborasi antara Polsek, Camat, Danramil, serta para tokoh masyarakat akan semakin kuat dalam menjaga kamtibmas,” jelasnya.

Kombes Pol Alfret juga berpesan kepada Kapolsek dan seluruh jajaran yang baru saja dikukuhkan agar menjadikan momentum ini sebagai pemacu semangat dalam meningkatkan kinerja.

“Jadikan momentum ini untuk meningkatkan profesionalisme, responsibilitas dan transparansi berkeadilan (Presisi) sesuai tugas pokok Polri dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Segera lakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mengetahui perubahan ini,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Kapolresta berharap seluruh personel dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Mirza–Jihan Hadiri Peluncuran Koran IJP dan Buku Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan


BANDAR LAMPUNG
---- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menghadiri Peluncuran Koran Ikatan Jurnalis Provinsi (IJP) Lampung dan Buku “1 Tahun Mirza–Jihan” di Taman Outdoor Gedung Pusiban, Senin (2/3/2026) sore. Kegiatan tersebut dirangkai dengan Diskusi Publik Edisi Khusus Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

Agenda yang digagas IJP Lampung ini menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus momentum merekam capaian, tantangan, serta arah pembangunan Provinsi Lampung ke depan.

Ketua Pelaksana, Deni Kurniawan, menyampaikan bahwa kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur mencerminkan komitmen terhadap transparansi serta kedekatan dengan pers sebagai pilar demokrasi. Ia menjelaskan, peluncuran koran dan buku tersebut merupakan inisiatif IJP untuk menjembatani informasi pemerintah kepada masyarakat. Momentum Ramadan dipilih sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi dan dialog konstruktif.

Menurut Deni, buku “1 Tahun Mirza–Jihan” disusun sebagai catatan perjalanan pemerintahan, meliputi akselerasi pembangunan di tengah keterbatasan fiskal, realisasi janji kampanye yang mulai dijalankan, serta tantangan anggaran yang dihadapi beserta langkah penanganannya.

“Buku ini dimaksudkan sebagai bentuk literasi politik bagi masyarakat Lampung,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa IJP mengundang akademisi dan pengamat untuk memberikan pandangan objektif, agar pemerintah tidak hanya mendengar laporan keberhasilan, tetapi juga masukan dan kritik sebagai bahan evaluasi ke depan.

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa forum tersebut menjadi wahana saling mengingatkan dan menyelaraskan langkah pembangunan. Ia menyoroti mandat 82 persen suara yang diraihnya bersama Jihan Nurlela pada Pilkada sebagai amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan.

“Sebanyak 82 persen pemilih memiliki hak untuk mengetahui apa saja yang telah kami kerjakan dan tanggung jawab apa yang telah kami laksanakan. Angka ini menjadi beban moral sekaligus motivasi bagi kami setiap hari,” ujarnya.

Gubernur juga memaparkan kondisi fiskal saat awal masa jabatan pada Januari 2025. Ia mengungkapkan adanya utang kepada pihak ketiga sebesar Rp600 miliar dan utang kepada kabupaten sebesar Rp1,4 triliun, di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Dalam dua tahun terakhir, belanja APBD disebut mengalami penyusutan hampir Rp2 triliun.

“Ibarat menerima rumah dengan harapan besar, tetapi di dalamnya banyak yang harus dibenahi,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa percepatan pembangunan tetap dilakukan melalui konsolidasi dan desk anggaran intensif bahkan sebelum pelantikan. Utang Rp600 miliar kepada pihak ketiga berhasil diselesaikan, sementara pembangunan infrastruktur jalan tetap berjalan dengan alokasi sekitar Rp400 miliar.

“Lampung bergerak bukan hanya dengan kas daerah, tetapi dengan energi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua IJP Lampung Abung Mamasa menyampaikan bahwa peluncuran koran dan buku tersebut menjadi tonggak awal penguatan peran pers dalam mengawal pembangunan daerah.

Ia menegaskan, buku “1 Tahun Mirza–Jihan” tidak hanya memuat capaian, tetapi juga merekam tantangan yang dihadapi pemerintahan. Melalui Koran IJP, pihaknya berkomitmen menjadi jembatan informasi yang objektif.

“Jika ada kekurangan, kami ingatkan. Jika ada capaian, kami sampaikan hingga ke pelosok desa agar masyarakat mengetahui kerja pemimpinnya,” ujarnya.

Diskusi publik yang menjadi rangkaian acara berlangsung interaktif dengan menghadirkan pandangan akademisi, insan pers, dan masyarakat sebagai bagian dari evaluasi terbuka atas satu tahun perjalanan pemerintahan.

Acara ditutup dengan peluncuran simbolis Koran IJP Lampung dan Buku “1 Tahun Mirza–Jihan” sebagai dokumentasi perjalanan kepemimpinan serta komitmen menuju pembangunan Lampung yang lebih terarah dan berkelanjutan. Kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama seluruh tamu undangan. (Adpim)

Batalyon A Pelopor Gelar Patroli Sahur Jaga Keamanan di Bandar Lampung


BrimobLampung
- Batalyon A Pelopor Brimob Polda Lampung secara intensif melaksanakan Patroli Sahur di seputaran Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memberikan rasa aman kepada warga selama bulan suci Ramadan.

Patroli rutin tersebut dilakukan oleh personel Batalyon A Pelopor pada jam-jam rawan menjelang waktu sahur, mulai dari dini hari hingga menjelang imsak. Petugas menyisir area-area strategis seperti pusat keramaian, jalur protokol, permukiman padat penduduk, hingga lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul anak muda.

Fokus utama patroli adalah mencegah potensi aksi kejahatan seperti pencurian, begal, balap liar, serta gangguan kamtibmas lainnya yang cenderung meningkat pada waktu tersebut. Kehadiran aparat berseragam lengkap diharapkan mampu meminimalisir niat pelaku kejahatan dan memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang sedang bersiap untuk santap sahur maupun beribadah.

Komandan Batalyon A Pelopor, dalam keterangannya, menegaskan komitmen pihaknya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. "Kami akan terus berupaya menjaga kondusivitas wilayah, terutama di bulan Ramadan ini. Patroli Sahur ini adalah wujud nyata pelayanan kami untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dan beraktivitas dengan tenang dan aman," ujarnya.

Melalui kegiatan Patroli Sahur ini, Batalyon A Pelopor Brimob Lampung berharap dapat terus menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Bandar Lampung, sekaligus mempererat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Sambut Baik Pemaparan Pembangunan Kabupaten Lampung Barat


BANDARLAMPUNG
— Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik pemaparan pembangunan yang disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam kunjungan kerja di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Kantor Gubernur, Senin (2/3/2026).

Gubernur Mirza menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus mendukung pembangunan di daerah, termasuk melalui program infrastruktur dan penguatan sektor pertanian.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Parosil menyampaikan sejumlah potensi dan kebutuhan strategis Lampung Barat yang diharapkan dapat disinergikan dengan program Pemerintah Provinsi Lampung.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah berkenan menerima kami. Program-program yang kami jalankan sejauh ini telah searah dan berkolaborasi dengan kebijakan provinsi,” ujar Parosil.

Salah satu agenda yang dibahas yaitu kebutuhan peningkatan infrastruktur jalan provinsi. Parosil menyampaikan persoalan terkait jalan yang ada di tiga jalur utama penghubung Kabupaten Lampung Barat – Kabupaten Tanggamus jalur Ulu Belu, kemudian jalur Sukabumi–Suoh, dan jalur pusat kota Liwa menuju Kabupaten OKU Selatan.

Parosil juga menyampaikan terkait rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Lampung Barat. Yang berada di kawasan BBI Hanakau, Kec. Sukau, Lampung Barat. Ia mengharapkan dukungan sehingga sekolah rakyat tersebut bisa diwujudkan.

Di sektor ekonomi, Parosil meminta dukungan terkait hilirisasi kopi. Lampung Barat sebagai salah satu sentra produksi kopi di Lampung dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan dan penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir. 

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Mirza menyambut baik kunjungan dan paparan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus mendukung pembangunan di daerah, termasuk melalui program infrastruktur dan penguatan sektor pertanian.

Pembangunan Infrastruktur Jalan, jelas Gubernur Mirza, diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, serta memperkuat konektivitas antar wilayah.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung dalam paparannya menyampaikan rencana perbaikan sejumlah ruas jalan di Lampung Barat pada 2026, diantaranya Pekon Balak–Suoh dengan alokasi anggaran Rp4,5 miliar, dan Suoh–SP Blok 9 sepanjang sekitar 7 kilometer dengan anggaran Rp40 miliar. 

Terkait Sekolah Rakyat, Gubernur Mirza mendorong rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang rencanannya ada di kawasan BBI Hanakau, Kec. Sukau, Lampung Barat. 

Sekolah rakyat ini diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Adapun luasan lahan tersebut berkisar 12 hektare. Saat ini masih tercatat sebagai aset Dinas Perkebunan, dan digunakan untuk kegiatan pembibitan, sehingga pemanfaatan efektif diperkirakan hanya sekitar 5 hingga 7 hektare. 
Selain untuk Sekolah Rakyat, sebagian lahan juga direncanakan untuk mendukung Koperasi Merah Putih.

Selain sektor pendidikan, juga menyoroti pentingnya pengamanan habitat gajah di wilayah Lampung Barat. 

Berdasarkan data pemerintah daerah, terdapat sekitar 19 ekor gajah dengan jalur jelajah di wilayah Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat. 

Upaya mitigasi konflik antara manusia dan gajah dinilai perlu diperkuat, Sehingga mampu menciptakan ruang hidup dimana manusia dan gajah dapat hidup berdampingan secara damai, mengurangi permusuhan warga terhadap gajah.

Gubernur Mirza juga mendorong percepatan hilirisasi kopi. Lampung Barat dinilai sebagai salah satu sentra produksi kopi di Lampung yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan dan penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir. 

Optimalisasi komoditas kopi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat daya saing produk daerah.

Kunjungan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi pembangunan antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. (*)

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Terima Jajaran Pengurus Kagama Lampung, Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor


BANDARLAMPUNG
----- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam percepatan hilirisasi komoditas dan pembangunan berbasis desa. 

Hal tersebut ditegaskan Gubernur saat menerima Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Lampung di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Senin (2/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung tengah fokus membangun ekosistem ekonomi desa melalui program strategis Desaku Maju, yang bertujuan menahan capital flight serta meningkatkan nilai tambah komoditas utama daerah.

“Lampung adalah provinsi kaya komoditas. Padi, jagung, dan singkong saja menghidupi sekitar 1,2 juta kepala keluarga atau hampir 70 persen populasi. Kalau tiga komoditas ini kita selesaikan tata kelolanya, Lampung bisa take off,” ujarnya.

Gubernur Mirza menjelaskan bahwa selama ini sebagian besar komoditas Lampung masih keluar dalam bentuk mentah, sehingga nilai tambah dinikmati daerah lain. 

Ia mencontohkan produksi jagung mencapai 1,7 juta ton per tahun, namun belum didukung sistem pengeringan (dryer) memadai di tingkat desa.

Melalui program Desaku Maju, Pemprov Lampung merancang pembangunan dryer secara masif di 500 desa sentra produksi, sehingga petani memiliki daya tawar lebih baik dan hilirisasi akan diperluas hingga pengolahan pakan ternak, produksi ayam, hingga distribusi pangan berbasis desa.

“Kalau jagung dikeringkan di desa, dibuat pakan di desa, ayam dibesarkan dan diproses di desa, lalu masuk ke dapur MBG di desa, kita bisa mengurangi biaya logistik, meningkatkan pendapatan petani, sekaligus memperkuat konsumsi protein masyarakat,” jelasnya.

Selain dryer, Gubernur Mirza menjelaskan bahwa Pemprov juga menyiapkan program pupuk organik cair (POC) di 2.000 desa untuk meningkatkan produktivitas lahan hingga 15 persen, serta penguatan BUMDes agar mampu menjadi offtaker komoditas lokal dimana saat ini dari sekitar 2.300 BUMDes berbadan hukum, baru sebagian kecil yang benar-benar aktif dan tumbuh.

Ia menyoroti persoalan mendasar pembangunan Lampung, yakni tingginya angka putus sekolah yang mencapai sekitar 30.000 anak per tahun serta terbatasnya kapasitas pendidikan vokasi.

“Ekonomi tidak akan tumbuh kalau SDM kita tertinggal. Karena itu, kami butuh dukungan akademisi dan alumni untuk memperkuat pendidikan vokasi desa, riset pakan ternak berbasis komoditas lokal, serta pendampingan tata kelola BUMDes,” tegasnya.

Gubernur Mirza menekankan bahwa pembangunan Lampung membutuhkan pendekatan hexahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan unsur hukum.

Ia meminta agar segera dibentuk tim kerja bersama antara OPD terkait dan Kagama untuk menindaklanjuti kerja sama konkret, termasuk peluang riset, program KKN tematik, serta penguatan ekosistem ekonomi desa.

“Semangat di Lampung ini banyak sekali. Tugas kami adalah mengumpulkan dan mengoordinasikan semangat itu agar bergerak dalam satu arah yang sama memajukan Provinsi Lampung,” pungkasnya

Ketua Kagama Lampung Qudrotul Ikhwan menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemerintah Provinsi Lampung dalam membangun ruang kolaborasi yang konkret dan berkelanjutan.

“Kami melihat banyak program pemerintah yang sangat baik, tetapi di lapangan sering terkendala pada aspek pendampingan dan perubahan mindset. Di sinilah Kagama ingin hadir, memastikan program itu tidak berhenti sebagai proyek, tetapi menjadi gerakan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia mencontohkan pengalaman Kagama dalam mendampingi desa binaannya dimana program dryer yang secara teknis sudah tersedia, menurutnya, belum optimal karena petani terbiasa hanya menanam dan menjual hasil panen, belum sampai pada tahapan industrialisasi dan pengelolaan pascapanen.

“Kami masuk untuk memberikan edukasi dan pendampingan. Petani perlu diyakinkan bahwa pengeringan itu meningkatkan daya tawar. Ini soal perubahan pola pikir, bukan sekadar alat,” jelasnya.

Selain pendampingan pertanian, Qudrotul menyampaikan bahwa Kagama Lampung juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan, seperti bakti sosial saat bencana, penanaman mangrove di wilayah pesisir, gerakan biopori, pengelolaan sampah, serta edukasi kebudayaan melalui kegiatan Nitilaku.

Di bidang pemberdayaan ekonomi, Kagama menerapkan skema gotong royong berbasis iuran anggota untuk mendukung kegiatan produktif masyarakat, termasuk pembelian jagung untuk diolah menjadi pakan ternak dalam skala komunitas. Model ini dinilai sebagai bentuk nyata pengabdian alumni yang tidak berorientasi pada keuntungan pribadi.

“Kami ingin membangun semangat pengabdian. Alumni yang punya keahlian di bidang peternakan, pertanian, manajemen, atau pendidikan bisa langsung turun mendampingi. Orientasinya bukan honor, tetapi kontribusi,” tegasnya.

Dalam aspek pendidikan, ia menyampaikan bahwa Kagama Lampung juga rutin melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada siswa-siswi di daerah agar memiliki akses dan keberanian melanjutkan pendidikan tinggi, termasuk melalui jalur afirmasi.

Qudratul menegaskan bahwa Kagama siap bersinergi dengan Pemprov Lampung dalam penguatan BUMDes, pendampingan hilirisasi komoditas, riset pakan ternak berbasis bahan lokal, serta pengembangan pendidikan vokasi desa.

Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Kagama Lampung dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berbasis komoditas unggulan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.(*)

Senin, 02 Maret 2026

Training of Referee Pengprov ORADO Lampung Sukses, Vicky & Suarlis Juara Mini Turnamen


Bandar Lampung
– Pelaksanaan Training of Referee yang digelar Pengurus Provinsi (Pengprov) ORADO Lampung berlangsung sukses selama dua hari, Sabtu–Minggu (28 Februari – 1 Maret 2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan perangkat pertandingan jelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ORADO yang akan digelar April 2026 di Jakarta.

Training berjalan lancar dengan diikuti perwakilan Pengurus Cabang (Pengcab) kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Dikejar Target Kejurnas April 2026

Pengprov ORADO Lampung yang dinakhodai oleh:

Ketua Umum: Ir. Budhi Darmawan, ST, MT

Sekretaris Umum: Dr. Rizki Yuliandra, M.Pd

Bendahara Umum: Iqbal Ardiansyah, S.Si, MM

bergerak cepat menggelar pelatihan wasit guna mengejar rangkaian agenda Kejurnas ORADO tingkat nasional yang akan diikuti seluruh Pengprov se-Indonesia.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kesiapan teknis dan kualitas perangkat pertandingan agar mampu bersaing di level nasional.

Materi Lengkap: Dari Regulasi Hingga Mini Turnamen

Materi training meliputi:

Pedoman Umum Pertandingan

The Low of Domino 101

Kode Etik Wasit

Petunjuk Teknis Kejuaraan

Simulasi & Praktik Lapangan

Uji Coba / Mini Turnamen

Materi disampaikan langsung oleh Dr. Fahrizal, S.Pd., M.Pd, dari PB ORADO Indonesia. Ia merupakan tim penyusun Pedoman Umum Pertandingan dan The Low of Domino 101, serta aktif memberikan pelatihan di berbagai Pengprov se-Indonesia.

Dalam penyampaiannya, Dr. Fahrizal dikenal lugas dan komunikatif, sehingga peserta mudah memahami teknis serta regulasi pertandingan secara komprehensif.

Vicky & Suarlis Juara Mini Turnamen

Sebagai bagian dari praktik langsung, kegiatan ditutup dengan Mini Turnamen antar perwakilan Pengcab kabupaten/kota.

Hasil pertandingan:

Juara 1 – Pengcab Bandar Lampung: Vicky & Suarlis
Juara 2 – Pengcab Bandar Lampung: Zulkarnain & Fauzi
Juara 3 – Pengcab Lampung Selatan: Supei & Khairul
Juara 4 – Pengprov Lampung: Aswin & Hara

Para pemenang mendapatkan dana pembinaan langsung dari Ketua Umum ORADO Lampung sebagai bentuk apresiasi dan motivasi peningkatan prestasi.

Apresiasi Pengcab Bandar Lampung

Pengurus ORADO Kota Bandar Lampung yang dipimpin oleh:

Ketua Umum: AKBP Vicky Dzulkarnain, MM

Sekretaris Umum: Daniel Tri Hardianto, SE

Bendahara Umum: Aswin Pratama Tirta, SE

menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengprov ORADO Lampung atas terselenggaranya Training of Referee.

Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada PB ORADO Indonesia, khususnya kepada Dr. Fahrizal selaku pemateri yang dinilai profesional, lugas, dan rendah hati dalam menyampaikan materi.

Komitmen Meningkatkan Kualitas Olahraga Domino

Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan ORADO Lampung dalam meningkatkan kualitas wasit dan atlet guna menghadapi kompetisi nasional.

Pengprov ORADO Lampung optimistis mampu mencetak wasit dan atlet yang kompeten serta berintegritas di tingkat nasional.

Dengan semangat:

Siapa Kita? ORADO!
ORADO: Memintarkan Indonesia
ORADO Lampung: Mak Ko Lawan, Mak Ko Tanding

Sudah Terima Sertifikasi, Guru Honorer Tak Boleh Lagi Digaji dari Dana BOS: Simak Penjelasannya


LAMPUNG SELATAN
- Sejumlah guru honorer di Kabupaten Lampung Selatan yang telah menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau tunjangan sertifikasi kini tidak lagi diperbolehkan menerima gaji dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). 

Kebijakan ini ditegaskan melalui Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan Nomor: 700/585/IV.02/2026 tertanggal 9 Februari 2026.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut hasil pemeriksaan atau audit ketaatan pada satuan pendidikan se-Kabupaten Lampung Selatan untuk periode Januari-Agustus 2025.

Dalam surat edaran itu dijelaskan bahwa ketentuan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 8 Tahun 2025 Pasal 39 ayat 2 huruf (d). 

Pada aturan tersebut ditegaskan bahwa guru yang dapat diberikan honor dari Dana BOS harus memenuhi syarat belum mendapatkan tunjangan profesi guru.

Dinas Pendidikan menegaskan, kebijakan ini bertujuan untuk menghindari praktik pendanaan ganda (double funding) atau double dipping. Guru honorer yang telah memiliki sertifikat pendidik dan menerima dana sertifikasi dari APBN sebesar Rp2 juta per bulan, tidak lagi diperkenankan menerima honor tambahan yang bersumber dari Dana BOS.

Dengan demikian, Dana BOS dapat dialokasikan untuk kebutuhan operasional sekolah lainnya agar lebih optimal dan tepat sasaran.

Jadi Temuan Pemeriksaan

Sekretaris Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan, Marko Firzada, mengungkapkan, dalam hasil audit yang dilakukan periode Januari-Agustus 2025, pembayaran honor dari Dana BOS kepada guru yang sudah bersertifikasi dinyatakan sebagai temuan pemeriksaan.

Ia menegaskan, atas temuan tersebut, guru honorer bersertifikasi yang terlanjur menerima gaji dari Dana BOS pada periode tersebut diwajibkan mengembalikan dana tersebut ke Rekening Kas Umum Daerah Lampung Selatan yang untuk kemudian diteruskan Ke Rekening Kas Umum Negara. Mekanisme pengembalian dapat dilakukan secara bertahap.

"Berdasarkan keterangan dari Dinas Pendidikan, kebijakan ini bukan keputusan mendadak. Sebelumnya, para guru telah menandatangani surat perjanjian dengan kepala sekolah yang menyatakan kesediaan mengembalikan honor dari Dana BOS apabila di kemudian hari menjadi temuan pemeriksaan,” kata Marko.

Siapa yang Wajib Mengembalikan?

Guru yang menjadi sasaran pengembalian adalah Guru Honorer BOS Tahun 2025 yang menerima dua sumber penghasilan sekaligus, yakni honor dari Dana BOS dan tunjangan sertifikasi dari pemerintah pusat.

Sementara itu, guru honorer BOS Tahun 2025 yang belum memiliki sertifikasi tidak dikenakan kewajiban pengembalian karena hanya menerima satu sumber penghasilan, yakni dari Dana BOSP.

Kriteria Penerima Honor BOS

Berdasarkan petunjuk teknis BOSP, guru honorer yang dapat dibayarkan honornya melalui Dana BOS harus memenuhi kriteria:
- Berstatus Non-ASN
- Terdaftar di Dapodik
- Memiliki NUPTK
- Belum menerima tunjangan sertifikasi

Dinas Pendidikan menyebutkan bahwa kasus serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain, karena kebijakan ini merupakan perintah dari regulasi pemerintah pusat.

Bagi guru yang ingin mengajukan keringanan pengembalian secara mencicil, dipersilakan berkonsultasi dengan Inspektorat Lampung Selatan.

Kebijakan ini ditegaskan sebagai bagian dari komitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pendidikan agar tidak terjadi tumpang tindih pembiayaan. (*)

Residivis Pembunuhan di Bandar Lampung Ditangkap, Usai Bongkar Rumah Curi 4 Ponsel


Bandar Lampung
- Polsek Panjang menangkap pria berinisial FH (34), warga Way Lunik lantaran terlibat kasus pencurian barang berharga berupa 4 unit ponsel.

Peristiwa pencurian terjadi pada Rabu (11/2/2026), sekitar pukul 03.00 WIB, di Kampung Margo Mulyo, Pidada, Panjang, Bandar Lampung.

Wakapolresta Bandar Lamppung, AKBP Yonirizal Khova mengatakan bahwa pelaku masuk kedalam rumah korban dengan cara mendongkel jendela rumah dengan menggunakan pisau.

"Pelaku mendongkel jendela dengan menggunakan pisau, yang memang sering dibawa oleh pelaku jika bepergian," Kata AKBP Yonirizal, Jumat (27/2/2026).

Resedivis kasus pembunuhan pada tahun 2009 ini mengaku sudah dua kali melakukan aksi serupa.

"4 buah ponsel dijual secara COD seharga 1,7 juta rupiah," Kata Wakapolresta.

Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku uang hasil penjualan ponsel curian dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pelaku FH ditangkap petugas pada Senin (16/2/2026), di Jalan Soekarno Hatta, Pidada, Panjang, Bandar Lampung.

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 477 KUHPidana UU RI No. 1 Tahun 2023, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun kurungan penjara.(*)