Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 22 Juli 2026

Donny Irawan Ingatkan Anggota SMSI Lampung Pegang Teguh Kode Etik Jurnalistik, Tolak Praktik Pemberitaan Bernuansa Pemerasan


Bandar Lampung
– Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung, Donny Irawan, SE, mengingatkan seluruh perusahaan pers dan wartawan yang tergabung dalam SMSI Lampung agar senantiasa memegang teguh Kode Etik Jurnalistik dalam setiap proses peliputan dan penulisan berita.

Menurut Donny, kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik merupakan fondasi utama dalam menjaga profesionalisme, kredibilitas, dan kepercayaan publik terhadap media massa. Setiap pemberitaan harus dilakukan secara berimbang, berdasarkan fakta, serta memberikan kesempatan kepada pihak yang diberitakan untuk memberikan klarifikasi sesuai prinsip cover both sides.
"Kode Etik Jurnalistik harus menjadi pedoman utama setiap wartawan. Jangan sampai sebuah pemberitaan justru menimbulkan persoalan hukum karena tidak dilakukan secara profesional dan tidak memenuhi kaidah jurnalistik," ujar Donny.

Ia menilai, belakangan ini masih ditemukan praktik pemberitaan yang diduga menyimpang dari prinsip-prinsip jurnalistik. Menurutnya, terdapat oknum yang memanfaatkan pemberitaan sebagai alat untuk menekan pihak tertentu dengan berbagai modus dan kepentingan pribadi.
"Praktik seperti itu tidak mencerminkan profesi jurnalistik. Wartawan bekerja untuk menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, bukan untuk mencari keuntungan dengan cara-cara yang bertentangan dengan hukum maupun etika profesi," tegasnya.

Donny menegaskan, SMSI Lampung tidak memberikan toleransi terhadap praktik pemberitaan yang melanggar Kode Etik Jurnalistik maupun peraturan perundang-undangan. Ia meminta seluruh perusahaan pers anggota SMSI di Lampung menjaga integritas serta nama baik organisasi melalui karya jurnalistik yang profesional, independen, dan bertanggung jawab.
Selain itu, Donny mengimbau masyarakat, pelaku usaha, maupun instansi pemerintah yang merasa menjadi korban dugaan penyalahgunaan profesi wartawan, seperti pemberitaan yang tidak melalui proses konfirmasi dan diduga disertai upaya meminta imbalan atau keuntungan tertentu, agar menempuh jalur hukum.

"Apabila ada pihak yang merasa menjadi korban dugaan pemerasan yang mengatasnamakan kegiatan jurnalistik, silakan laporkan kepada pihak Kepolisian. Dugaan tindakan pemerasan merupakan ranah hukum pidana dan tidak dapat dibenarkan. Perlu dibedakan antara karya jurnalistik yang sah dengan tindakan melawan hukum yang mengatasnamakan profesi wartawan," kata Donny.

Ia berharap seluruh insan pers, khususnya anggota SMSI Lampung, terus menjaga marwah profesi dengan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, serta berperan sebagai pilar demokrasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Founder Read Aloud Lampung Berbagi Teknik Membaca Nyaring dalam Webinar RELIMA


LAMPUNG
- Upaya menghidupkan kembali koleksi buku di perpustakaan terus dilakukan Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) di Provinsi Lampung. Salah satunya melalui penyelenggaraan webinar Membaca Nyaring (Read Aloud) yang akan dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 10.45–12.00 WIB secara daring melalui Zoom.

Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran bagi para relawan literasi, pengelola perpustakaan, guru, orang tua, hingga pegiat literasi agar mampu memanfaatkan buku-buku yang tersedia di perpustakaan melalui metode membaca nyaring. Selain meningkatkan minat baca, teknik tersebut dinilai efektif membangun kedekatan anak dengan buku sejak usia dini.

Founder Read Aloud Lampung sekaligus Founder Read Aloud Kota Metro, Anggun Novitia Sari, dipercaya menjadi narasumber dalam webinar tersebut. Ia akan mengulas konsep dasar membaca nyaring, manfaatnya terhadap perkembangan bahasa anak, serta praktik sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun perpustakaan.

Menurut Anggun, membaca nyaring bukan hanya aktivitas membacakan isi buku, tetapi juga proses membangun kemampuan berbahasa secara bertahap. Anak yang terbiasa mendengarkan cerita akan memiliki kesempatan lebih besar untuk memperkaya kosakata, meningkatkan kemampuan menyimak, mengembangkan keterampilan berbicara, hingga mendukung kemampuan membaca dan menulis.

Sementara itu, Koordinator RELIMA Perpusnas RI Wilayah Provinsi Lampung sekaligus RELIMA Perpusnas RI Lokus Kota Bandar Lampung, Yoga Pratama, menjelaskan bahwa webinar tersebut merupakan bagian dari strategi agar koleksi buku yang dimiliki perpustakaan semakin bermanfaat bagi masyarakat.

"Perpustakaan memiliki banyak koleksi bacaan yang berasal dari bantuan Perpustakaan Nasional RI maupun berbagai pihak lainnya. Melalui pelatihan membaca nyaring ini, kami ingin mendorong agar koleksi tersebut lebih sering dimanfaatkan dalam kegiatan literasi, sehingga buku benar-benar hadir di tengah masyarakat, bukan hanya tersimpan di rak," kata Yoga.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penguatan kapasitas para relawan literasi agar mampu menghadirkan aktivitas membaca yang lebih menarik dan interaktif di wilayah masing-masing.

Webinar ini terselenggara berkat kolaborasi lintas RELIMA di Provinsi Lampung yang melibatkan relawan dari Bandar Lampung, Way Kanan, Mesuji, Tulang Bawang, Lampung Tengah, Lampung Barat, Lampung Timur, Pringsewu, Lampung Selatan, Pesawaran, Tanggamus.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas gerakan membaca nyaring di berbagai daerah serta mengoptimalkan pemanfaatan koleksi buku yang telah tersedia di perpustakaan desa, sekolah, taman bacaan masyarakat, maupun perpustakaan umum.

 Dengan semakin banyak masyarakat yang mempraktikkan membaca nyaring, budaya membaca di Lampung diharapkan tumbuh semakin kuat dan berkelanjutan.

Pangdam XXI/RI Tegaskan Lokasi Koperasi Hasil Musyawarah


Tanggamus
– Pangdam XXI/Radin Inten, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), meninjau pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pekon Sidokaton, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Selasa (21/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pembangunan koperasi yang diharapkan menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi masyarakat desa. Dalam kesempatan itu, Pangdam juga memberikan penjelasan terkait berbagai informasi yang berkembang mengenai lokasi pembangunan koperasi.

Dalam arahannya, Pangdam menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar pembangunan sebuah gedung, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Melalui konsep satu desa satu koperasi, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, hingga gas dengan harga yang lebih terjangkau.

"Koperasi ini ibarat gula, menjadi penopang ekonomi masyarakat desa. Dengan harga kebutuhan pokok yang lebih murah, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Pangdam.

Menurutnya, keberadaan koperasi juga diharapkan berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, mulai dari menampung hasil produksi masyarakat, menyediakan layanan simpan pinjam dengan bunga ringan, hingga mengurangi ketergantungan warga terhadap tengkulak.

Untuk mendukung pelayanan yang lebih efektif dan transparan, Pangdam mendorong pengelola koperasi memanfaatkan teknologi informasi, seperti grup WhatsApp, sebagai media penyampaian informasi mengenai stok barang, harga, dan berbagai layanan koperasi kepada masyarakat.

Menanggapi beragam informasi yang beredar terkait lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, Pangdam menegaskan bahwa seluruh proses penentuan lokasi telah melalui mekanisme musyawarah dan mufakat bersama masyarakat. Ia mengajak seluruh warga untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar, serta bersama-sama menjaga dan mendukung keberlangsungan koperasi agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Selain itu, Pangdam menyampaikan bahwa sebelum diresmikan, gedung koperasi dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat, seperti musyawarah desa maupun aktivitas sosial lainnya, sehingga keberadaannya sudah dapat memberikan nilai manfaat bagi warga.

Melalui sinergi antara pemerintah, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, Koperasi Desa Merah Putih di Pekon Sidokaton diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mampu memperkuat kemandirian, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Selasa, 21 Juli 2026

Meriahkan Usia ke-45, SMA YP Unila Gelar Jalan Sehat dan Potong Tumpeng


BANDAR LAMPUNG – SMA YP Unila sukses menggelar rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 dengan penuh kemeriahan dan rasa syukur. Mengusung tema "45 Tahun Melangkah Bersama Mengukir Prestasi Untuk Masa Depan

", sekolah yang dikenal dengan jargon "Sekolahnya Juara, Juaranya Sekolah" ini kembali menegaskan komitmennya untuk terus mencetak generasi berprestasi.
Tahun 2026 ini menjadi masa keemasan bagi YP Unila di bawah nahkoda Dr. Ryzal Perdana, M.Pd. selaku Ketua Dewan Pengurus YP Unila. 

Lembaga pendidikan ini terbukti mampu mencetak berbagai raihan prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, melalui berbagai program inovatif dan sinergi yang berdampak lintas sektor.
Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi jalan sehat bersama yang diikuti oleh seluruh keluarga besar sekolah, mulai dari jajaran pimpinan, guru, staf, hingga para siswa. 

Pengibaran bendera start bermotif kotak-kotak menandai dimulainya jalan sehat, di mana para peserta berbaris rapi dan bersemangat menyusuri rute jalan raya. Kemeriahan berlanjut pada puncak acara yang ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas dedikasi SMA YP Unila dalam mendidik generasi bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ryzal Perdana, M.Pd., menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membawa lembaga pendidikan ini ke tingkat yang lebih tinggi.
"Untuk membawa YP Unila semakin maju dan berdaya saing, dibutuhkan sinergi pentahelix yang kuat antara akademisi, pemerintah, dunia usaha, media, dan masyarakat. Melalui kolaborasi dan komitmen bersama seluruh elemen ini, SMA YP Unila akan mampu terus mencetak generasi unggul yang siap menjawab tantangan masa depan," tegasnya.

Acara perayaan HUT ke-45 ini turut dihadiri dan didukung penuh oleh Ketua Dewan Pembina YP Unila, Prof. Dr. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng., Kepala SMA YP Unila, Dra. Hj. Mey Sriyani, M.M., jajaran Dewan Pengawas, serta segenap alumni dan mitra civitas akademika. 

Melalui momentum usia ke-45 tahun ini, SMA YP Unila optimis untuk terus bertransformasi menjadi sekolah pilihan yang unggul, berprestasi, dan berkarakter.

Media Gathering Brigif 4 Marinir/BS 2026: Satu Visi Mengabdi untuk Negeri, Perkuat Sinergi TNI dan Pers


LAMPUNG
– Brigade Infanteri 4 Marinir/BS menggelar Media Gathering Tahun 2026 dengan mengusung tema “Satu Visi, Mengabdi untuk Negeri”.

Kegiatan yang mempertemukan jajaran Brigif 4 Marinir/BS dengan insan pers tersebut berlangsung di Markas Brigade Infanteri 4 Marinir/BS, Piabung,Selasa (21/7/2026).

Kegiatan Media Gathering diisi dengan berbagai rangkaian acara, salah satunya lomba menembak yang diikuti oleh para peserta. Selain menjadi sarana silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih dekat lingkungan dan aktivitas prajurit Brigif 4 Marinir/BS kepada insan media.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi dan sinergi antara TNI, khususnya Brigif 4 Marinir/BS, dengan para wartawan dan media di Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Danbrigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo. menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh insan media yang telah meluangkan waktu untuk hadir di Piabung.

Menurutnya, antusiasme para jurnalis yang hadir merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi keluarga besar Brigif 4 Marinir/BS.

“Saya sangat bangga, sangat tersanjung dan terhormat rekan-rekan media bersedia melangkahkan kaki dan hadir di tengah-tengah kami di Piabung, di sarang petarung prajurit Harimau Sumatera,” ujarnya.

Ia menilai, tema “Satu Visi, Mengabdi untuk Negeri” memiliki makna penting dalam membangun kolaborasi antara TNI dan media. Menurutnya, insan pers juga memiliki peran strategis dalam mengabdi kepada bangsa dan negara melalui profesionalisme jurnalistik dan fungsi kontrol sosial.

“Teman-teman media juga mengabdi dari sisi profesionalisme, mengabdi kepada negeri dari sisi kontrol sosial yang ada di masyarakat, termasuk pengawasan terhadap pemerintahan sipil, kegiatan sosial, maupun kegiatan yang dilakukan oleh TNI dan Polri,” katanya.

Kanang juga menjelaskan visi yang ingin dibangun di lingkungan Brigif 4 Marinir/BS, yakni membentuk prajurit dengan karakter “jawara yang wangi”, yaitu prajurit yang memiliki keberanian dan ketangguhan, namun tetap mengedepankan sikap ramah, humanis, serta dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, keberanian seorang prajurit harus berjalan beriringan dengan sikap ramah terhadap sesama, masyarakat, lingkungan, termasuk kepada insan media.
Untuk mewujudkan visi tersebut, terdapat sejumlah nilai yang menjadi landasan, yakni jujur, adil, berwibawa, amanah, religius, dan akuntabel.

“Jujur, berani mengatakan apa adanya. Kemudian adil, berwibawa, amanah, selalu melibatkan Tuhan dalam setiap kegiatan atau religius, dan yang terakhir adalah akuntabilitas,” jelasnya.

Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat menjadi fondasi dalam membangun Brigif 4 Marinir/BS yang semakin profesional, humanis, serta semakin dekat dengan masyarakat.

Lebih jauh, Kanang menekankan pentingnya keterbukaan dan komunikasi yang baik dengan media. Menurutnya, hubungan yang kuat antara TNI dan insan pers harus dibangun melalui interaksi dan silaturahmi yang berkelanjutan.

“Tak kenal maka tak sayang. Bagaimana teman-teman mau tahu Brigif 4 kalau kami sendiri tidak mau mendekat. Karena itu, mindset-nya harus kita balik. Kami yang berusaha mendekat kepada teman-teman media,” ungkapnya.

Minggu, 19 Juli 2026

Pemprov Lampung Mengapresiasi Lampung Expo Jadi Ruang Strategis Perdagangan, Pariwisata, dan Ekraf

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menyelenggarakan Bandar Lampung Expo sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus etalase promosi potensi daerah.

Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung pada pembukaan Bandar Lampung Expo 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-344 Kota Bandar Lampung di Gedung Graha Mandala Alam, Bandar Lampung, Jumat malam (17/7/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menyoroti keberhasilan Bandar Lampung Expo yang terus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pada penyelenggaraan tahun 2025, Bandar Lampung Expo berhasil mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp2,1 miliar, melampaui target yang telah ditetapkan.

"Capaian tersebut menunjukkan bahwa Bandar Lampung Expo bukan sekadar ajang pameran, tetapi telah menjadi ruang strategis untuk memperluas akses pasar, membuka peluang kemitraan, serta meningkatkan daya saing produk-produk unggulan daerah," ujar Gubernur dalam sambutan tertulisnya.

Untuk penyelenggaraan tahun ini, Gubernur mengimbau agar seluruh aktivitas ekonomi dan transaksi yang berlangsung selama expo didokumentasikan serta dicatat secara efektif, terukur, dan transparan sebagai bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan kegiatan.

Selain menjadi wadah promosi perdagangan, Bandar Lampung Expo juga menjadi sarana memperkenalkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Provinsi Lampung. Melalui kolaborasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, masyarakat dapat menikmati beragam informasi mengenai destinasi wisata unggulan, desa wisata, kekayaan seni dan budaya Lampung, kuliner khas daerah, serta berbagai produk ekonomi kreatif hasil binaan pemerintah.

"Perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif merupakan tiga sektor yang saling menguatkan. Bandar Lampung sebagai ibu kota provinsi memiliki posisi strategis sebagai pusat pergerakan ekonomi bagi seluruh kabupaten/kota di Lampung," lanjutnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung terus diperkuat guna menciptakan fondasi pembangunan yang kokoh menuju Provinsi Lampung yang maju, inklusif, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-344 Kota Bandar Lampung, seraya berharap ibu kota Provinsi Lampung tersebut semakin maju, nyaman untuk dihuni, menarik untuk dikunjungi, serta semakin kuat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Bumi Ruwa Jurai.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir Balaw, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Bandar Lampung dalam rangkaian pembukaan Bandar Lampung Expo 2026. Ia menilai Kota Bandar Lampung terus menunjukkan perkembangan positif melalui berbagai indikator ekonomi maupun penghargaan di tingkat regional dan nasional.

Selain indikator statistik, peningkatan kesejahteraan masyarakat juga terlihat dari bertambahnya kepemilikan kendaraan bermotor. Hal tersebut menjadi salah satu indikator bahwa daya beli masyarakat mengalami peningkatan seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian daerah.

"Melalui momentum Hari Ulang Tahun ke-344 ini, marilah kita memperkuat komitmen bersama untuk menjadikan Bandar Lampung sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat," ucap Tomsi.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, dalam sambutan resminya menyampaikan rasa syukur serta apresiasi yang mendalam atas sinergi yang terus terjalin antara instansi vertikal, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta seluruh elemen masyarakat.

Eva juga menyampaikan bahwa Kota Bandar Lampung saat ini terus berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi melalui berbagai investasi, termasuk pembangunan sejumlah hotel baru yang diharapkan dapat memperkuat sektor pariwisata dan perekonomian daerah. (*)

Dekranasda Provinsi Lampung Perkuat Industri Kreatif, Batik Keris Jadi Etalase Wastra Khas Daerah


Bandar Lampung
---- Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dekranasda Provinsi Lampung kembali mengambil langkah strategis dan menunjukkan kinerja
nyata dalam memajukan industri kreatif lokal, memutar roda ekonomi, sekaligus
melestarikan warisan budaya Lampung. Hal ini dibuktikan melalui acara Perayaan Pembukaan Batik Keris Lampung di Mall Boemi Kedaton, Sabtu (18/7/2026).

Kolaborasi eksklusif antara Dekranasda Provinsi Lampung dengan merek ritel nasional ternama Batik Keris menjadi ruang usaha baru dalam memasarkan motif wastra khas Lampung ke kancah nasional. Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan hasil dari langkah strategis pemerintah dalam menarik investor dan membuka ruang promosi seluas-luasnya bagi kekayaan wastra Lampung. Ia juga memastikan proses panjang dari kolaborasi ini akan senantiasa menjaga nilai filosofis budaya Lampung. 

“Sebelumnya Dekranasda telah berkonsultasi dengan tokoh budaya, Bapak Ansori Djausal dan juga Umi Ria agar penempatan siger, kapal ataupun komoditi seperti daun kopi dan biji lada itu tepat.” jelas Wulan.

Pemprov Lampung dan Batik Keris dalam kolaborasi ini tidak hanya mengedepankan estetika semata. Keduanya sepakat untuk menyelipkan edukasi budaya pada setiap produk yang akan dilengkapi dengan hangtag (label) khusus yang menceritakan filosofi di balik motif tersebut. Dengan demikian, masyarakat yang membeli tidak hanya memakai tetapi juga memahami dan menghargai nilai-nilai luhur budaya Lampung.

Dekranasda Provinsi Lampung juga menargetkan perluasan pasar wastra bagi kalangan muda seperti Gen-Z dan milenial menggunakan sentuhan modern dan elegan, yang ready to wear, baik untuk busana kasual maupun formal. Lebih jauh, karya-karya bermotif Lampung ini akan didistribusikan ke lebih dari 120 gerai Batik Keris yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

“Tentunya berbagai ornamen khas Lampung harus terus kita kembangkan melalui inovasi desain, peningkatan kualitas serta promosi yang berkelanjutan hingga mampu menjadi kebanggaan masyarakat Lampung yang sekaligus diminati di pasar luas.” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama Batik Keris, Lina Handianto Tjokrosaputro mengucapkan terimakasih kepada seluruh mitra dan hadirin pada acara tersebut. Ia juga menyampaikan harapannya sebagai mitra strategis Dekranasda dalam hal pelestarian budaya.

"Kami berharap kehadiran Batik Keris di Lampung tidak hanya menjadi tempat untuk berbelanja, tetapi juga menjadi ruang untuk semakin mengenal dan mencintai budaya Indonesia. Semoga mendapatkan dukungan dari masyarakat Lampung sehingga kami bisa terus berkembang di kancah nasional." ungkap Lina.

Acara Perayaan Pembukaan ini secara simbolis dibuka dengan pemukulan gong bersama Ketua Dekranasda Provinsi Lampung dan Komisaris Utama Batik Keris yang turut didampingi oleh Ketua IKAD Lampung, Irene Fransisca Giri, Ketua DWP Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo, Ketua Umum DPP Mighrul Lampung, Dwita Ria Gunadi, serta Perwakilan Bank Indonesia dan OJK Provinsi Lampung.

Kegiatan diakhiri dengan agenda peninjauan langsung gerai Batik Keris yang bertempat di Lantai 1 Mall Boemi Kedaton oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran pengurus Dekranasda dan manajemen Batik Keris.

 Dalam tinjauannya, Gubernur memberikan apresiasi tinggi atas kualitas karya yang ditampilkan dan keberhasilan integrasi budaya lokal ke dalam produk berskala nasional. (*)

Jumat, 17 Juli 2026

374 Siswa SMA YP Unila Lolos ke Perguruan Tinggi, Perkuat Predikat Sekolah Unggulan


Bandar Lampung
– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMA Yayasan Pendidikan Universitas Lampung (YP Unila). Sebanyak 374 siswa berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi ternama, baik di dalam negeri maupun luar negeri, pada tahun 2026.

Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi SMA YP Unila dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter, serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional. Keberhasilan ini juga mencerminkan sinergi antara peserta didik, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan Yayasan Pendidikan Universitas Lampung dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas.

Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Universitas Lampung (YP Unila), Dr. Ryzal Perdana, M.Pd., mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi atas prestasi yang diraih para siswa.

"Alhamdulillah, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh siswa SMA YP Unila yang telah diterima di berbagai perguruan tinggi, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras para siswa, dedikasi para guru, dukungan orang tua, serta komitmen yayasan dalam membangun pendidikan yang berkualitas," ujar Dr. Ryzal Perdana, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar YP Unila untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang mampu mengembangkan potensi peserta didik secara optimal.

Ia menegaskan, YP Unila akan terus menghadirkan ekosistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepemimpinan, kreativitas, dan daya saing global.

"Kami berharap para alumni SMA YP Unila dapat terus belajar, berkarya, menjaga nama baik almamater, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita setinggi mungkin," tambahnya.

Dr. Ryzal juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh civitas akademika SMA YP Unila atas dedikasi dalam mendampingi para siswa hingga mampu meraih prestasi yang membanggakan.

Keberhasilan 374 siswa melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi terbaik semakin memperkuat posisi SMA YP Unila sebagai salah satu sekolah unggulan di Provinsi Lampung. Sekolah ini dinilai konsisten menghasilkan lulusan berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan capaian tersebut, SMA YP Unila optimistis dapat terus menjadi pilihan masyarakat dalam memperoleh pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berorientasi pada prestasi.

Sejalan dengan slogan "SMA YP Unila, Sekolahnya Juara, Juaranya Sekolah," sekolah ini berkomitmen terus melahirkan generasi muda yang berintegritas, inovatif, serta siap menjadi pemimpin masa depan Indonesia.

Dosen Lintas Prodi ITERA Gandeng UTP Malaysia Gagas Smart Mangrove Management di Cukunyinyi Pesawaran


Pesawaran
- Institut Teknologi Sumatera (ITERA) kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan pesisir di tingkat global. Melalui kolaborasi multidisiplin internasional, tim dosen ITERA sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional bertajuk "Smart Mangrove Management: Integrating Geospatial Technology, Coastal Water Governance, and Sustainable Ecotourism". Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung pada tanggal 6 Juli 2026 di kawasan pesisir Cukunyinyi, Kabupaten Pesawaran, Lampung.



Kegiatan ini merupakan sinergi lintas disiplin yang melibatkan dosen-dosen dari tiga Program Studi di ITERA, yaitu Teknik Geomatika, Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu, dan Perencanaan Wilayah dan Kota.

Langkah nyata ini juga diperkuat dengan dukungan penuh dari mitra internasional ternama, Universiti Teknologi PETRONAS (UTP), Malaysia. Kegiatan PkM ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian program The 3rd Coastal and Tropical Infrastructure Development International Course (COSTROP-ID 2026) yang diinisiasi oleh Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK) ITERA



Program ini dirancang untuk menjawab tantangan nyata yang dihadapi oleh masyarakat pesisir Cukunyinyi, di antaranya keterbatasan informasi spasial mengenai kondisi riil mangrove, minimnya pemahaman publik terkait pentingnya ekosistem pesisir, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi mangrove untuk mendukung konservasi sekaligus ekonomi lokal. Oleh karena itu, 



Guna mengatasi keterbatasan data spasial, tim PkM ITERA dan UTP Malaysia membekali masyarakat dengan kemampuan teknis melalui sosialisasi dan pelatihan. Tidak hanya teori, tim pengabdian bersama warga setempat langsung turun ke lapangan untuk melakukan survei dan identifikasi kondisi eksisting mangrove menggunakan teknologi GNSS (Global Navigation Satellite System) serta analisis citra satelit.



“Kolaborasi internasional dan multidisiplin ini tidak hanya berfokus pada aspek ekologis melalui pemetaan presisi dan tata kelola air pesisir, tetapi juga diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui rekomendasi ekowisata berbasis konservasi yang terukur dan berkelanjutan,” ujar Ketua Tim PkM Internasional ITERA, Ratna Mustika Sari, S.T., M.T. 

Advertisement
Menghasilkan Peta Eksisting dan Rekomendasi Ekowisata

Melalui rangkaian kegiatan ini, tim PkM berhasil menyusun peta eksisting mangrove kawasan Cukunyinyi. Peta ini nantinya akan menjadi dokumen krusial dan dasar ilmiah bagi pemerintah daerah maupun masyarakat dalam merencanakan pengelolaan serta rehabilitasi mangrove di masa depan.

Selain menghasilkan data spasial, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat Cukunyinyi mengenai fungsi ekologis mangrove dalam menjaga kualitas lingkungan pesisir. Sebagai motor penggerak ekonomi baru, tim juga merumuskan rekomendasi awal pengembangan ekowisata mangrove yang seimbang antara kelestarian alam dan kesejahteraan ekonomi warga.



Aksi Nyata Konservasi: Penanaman Bibit Mangrove

Sebagai penutup sekaligus implementasi nyata dari komitmen konservasi, seluruh tim pengabdian, masyarakat Cukunyinyi, dan mitra internasional dari UTP Malaysia bahu-membahu melakukan penanaman bibit mangrove di area pesisir. Aksi penanaman ini ditujukan untuk mendukung rehabilitasi kawasan, memperluas tutupan hijau vegetasi, serta memperkuat fungsi mangrove sebagai pelindung alami pantai dari ancaman abrasi dan badai.



Secara keseluruhan, PkM Internasional ini sukses melahirkan luaran konkret berupa peta eksisting mangrove yang akurat, peningkatan kapasitas masyarakat lokal, penguatan jejaring kolaborasi akademik internasional antara ITERA dan UTP Malaysia, serta aksi nyata penyelamatan ekosistem pesisir Lampung yang berkelanjutan.

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Lintas Sektor Sukseskan BIAS dan Imunisasi Kejar HPV 2026


Bandar Lampung
– Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela memimpin Rapat Koordinasi Penguatan Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan Imunisasi Kejar Human Papillomavirus (HPV) Tahun 2026 secara virtual dari Ruang Kerja Wakil Gubernur, Kamis (16/7/2026).

Rapat koordinasi ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempersiapkan pelaksanaan BIAS Tahun 2026 agar mampu menjangkau seluruh sasaran imunisasi, baik anak yang menempuh pendidikan formal maupun anak-anak yang tidak bersekolah.

"Dalam arahannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa imunisasi merupakan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berkualitas," ucap Wagub Jihan.

"Imunisasi adalah investasi penting untuk menciptakan generasi Lampung yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Kita harus memastikan tidak ada satu pun anak usia sasaran yang terlewat, baik yang mengenyam pendidikan formal di sekolah maupun anak-anak yang tidak bersekolah," lanjutnya.

Pelaksanaan BIAS Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap, yakni pada Agustus dan November 2026. Program ini menyasar anak usia sekolah dasar serta anak-anak yang tidak bersekolah, termasuk anak putus sekolah dan anak jalanan.

Pada pelaksanaan BIAS Tahun 2026, siswa kelas 1 SD atau usia 7 tahun akan menerima imunisasi Campak-Rubela pada Agustus dan imunisasi DT pada November, masing-masing satu dosis. Sementara itu, siswa kelas 2 SD atau usia 8 tahun akan memperoleh imunisasi Td sebanyak satu dosis pada November.

Adapun bagi siswa kelas 5 SD atau usia 11 tahun, akan diberikan imunisasi HPV untuk anak perempuan pada Agustus dan imunisasi Td pada November, masing-masing satu dosis.

Selain sasaran utama tersebut, Pemerintah juga melaksanakan Imunisasi Kejar HPV bagi anak perempuan kelas 6 SD/MI/sederajat yang belum pernah menerima imunisasi HPV, serta anak perempuan kelas 9 SMP/MTs/sederajat atau usia 15 tahun yang belum memperoleh imunisasi tersebut.

Wakil Gubernur menegaskan bahwa imunisasi merupakan bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah. Oleh karena itu, seluruh aparatur kewilayahan, mulai dari camat, lurah, hingga kepala desa, diminta turut mengawal pelaksanaan program, memantau capaian di wilayah masing-masing, serta menyampaikan laporan perkembangan secara berkala setiap pekan selama pelaksanaan BIAS.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi antarprogram kesehatan di sekolah agar berbagai layanan kesehatan bagi peserta didik dapat dilaksanakan secara terpadu, efektif, dan memberikan manfaat yang lebih optimal.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan BIAS tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, melainkan membutuhkan kolaborasi aktif seluruh perangkat daerah, pemerintah kabupaten/kota, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, serta seluruh pemangku kepentingan.

Melalui sinergi lintas program dan lintas sektor tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan Imunisasi Kejar HPV Tahun 2026 akan mencapai cakupan yang lebih tinggi, sehingga semakin banyak anak usia sekolah di Provinsi Lampung terlindungi dari Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) serta mendukung terwujudnya generasi Lampung yang sehat, unggul, dan berdaya saing. (*)

Pemprov Lampung Perkuat Transparasi dan Akuntabilitas Lewat Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025


Bandar Lampung
---- Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa transparansi pengelolaan keuangan daerah merupakan prioritas utama guna menghadirkan tata kelola pemerintahan yang tertib, terbuka, dan akuntabel bagi seluruh masyarakat. Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I, Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025, Kamis (16/7/2026) 

Rapat ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, Pasal 320 ayat 1 dan ayat 2 yang mewajibkan Kepala Daerah untuk menyampaikan Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD berupa laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir. Laporan keuangan tersebut setidaknya meliputi Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas, serta Catatan Atas Laporan Keuangan yang dilampiri dengan ikhtisar laporan keuangan BUMD. 

Pada forum paripurna tersebut, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memaparkan secara garis besar Laporan Realisasi Anggaran untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025 dengan rincian sebagai berikut :

Pendapatan Daerah : Tercatat realisasi sebesar Rp. 6,713 Triliun atau 86,70% dari total target anggaran sebesar Rp. 7,743 Triliun.
Belanja dan Transfer Daerah : Terealisasi sebesar Rp. 6,685 Triliun atau 85,57% dari total anggaran belanja sebesar Rp. 7,813 Triliun.
Penerimaan Pembiayaan : Terealisasi sebesar Rp. 69,897 Miliar yang bersumber dari SiLPA tahun 2024.

Selisih dari hasil pembandingan realisasi pendapatan, belanja, serta pembiayaan neto ini menghasilkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp. 98,278 Miliar untuk Tahun Anggaran 2025. Dana tersebut akan difungsikan sebagai salah satu pos pembiayaan penting untuk mendukung APBD tahun selanjutnya.

"Dan angka-angka tersebut, Bapak Ibu sekalian, menjadi pijakan kita bersama tentunya untuk memastikan setiap rupiah dikelola secara bertanggung jawab dan diarahkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Lampung" tegas Wakil Gubernur.

Langkah akuntabilitas ini juga diperkuat dengan telah diserahkannya Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan Provinsi Lampung pada tanggal 12 Juni 2026 yang sukses meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). 

"Berkat usaha dan kesungguhan kita bersama untuk memenuhi regulasi, syukur alhamdulillah laporan keuangan Pemerintah Provinsi Lampung tahun 2025 mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian," jelas Wakil Gubernur.

Lebih lanjut, ditegaskan bahwa capaian ini adalah buah dari kerja sama seluruh unsur pemerintahan dan para pemangku kepentingan yang terus menjaga integritas dalam setiap langkah. Melalui pencapaian ini, Provinsi Lampung berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-12 kalinya secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Prestasi ini menjadi momentum strategis untuk lebih mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah, serta merupakan sebuah kebanggaan bersama yang patut dipertahankan.

"Semoga semangat dan kegigihan seluruh pihak terus terjalin untuk mendorong Provinsi Lampung menjadi maju, andal, dan menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Provinsi Lampung. Karena kemajuan Lampung hanya akan terwujud melalui kerja sama dan kerja nyata dari seluruh elemen," ujar Wakil Gubernur menutup laporannya.

Rapat Paripurna diakhiri dengan prosesi penyerahan draf Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dari pihak eksekutif kepada pimpinan legislatif. Adapun tahapan berikutnya akan digelar Rapat Paripurna dengan agenda Pandangan Umum Fraksi - Fraksi yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Juli 2026. (*)

Wagub Jihan dampingi Wamen Perindustrian Faisol Riza tinjau lokasi Calon Balai Diklat Industri


Lampung Selatan
-- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dampingi Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza tinjau lokasi Calon Balai Diklat Industri (BDI) yang berlokasi di Kawasan Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (16/7/2026).


Peninjauan ini sebagai dukungan Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza terhadap rencana pembangunan Calon Balai Diklat Industri (BDI).


Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah awal dalam memastikan kesiapan lahan serta mendukung perencanaan pembangunan sarana pelatihan industri yang representatif. Pemprov Lampung telah menyiapkan lahan seluas 7 hektare untuk proyek strategis ini.


Balai Diklat Industri (BDI) diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang industri, sekaligus mendorong peningkatan kualitas dan daya saing tenaga kerja di Provinsi Lampung.


Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyampaikan bahwa kebutuhan terhadap SDM industri yang kompeten dan tersertifikasi memang terus meningkat seiring pertumbuhan sektor industri di berbagai daerah.


Ia menyampaikan bahwasannya Balai Diklat Industri ini adalah bentuk komitmen dari Pemerintahan Provinsi Lampung untuk mendukung industrialisasi dan hilirisasi yang ada di Provinsi Lampung. "Ini merupakan komitmen besar dari Provinsi Pemerintahan Provinsi Lampung. Tentu kami menyambut dengan tangan terbuka kerja sama yang akan dilakukan ini, menjadi pintu yang lebih besar lagi buat kemajuan industri yang ada di Lampung," ujarnya.


Wamen Perindustrian Faisol berharap BDI dapat menjadi pusat pengembangan SDM dan mendorong kualitas tenaga kerja di Lampung.


Terkait rencana pembangunan BDI, Wagub Jihan menyampaikan bahwa Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sangat mendukung rencana pembangunan ini.

"Pak Gubernur sangat mendukung rencana ini, dengan harapan dapat menguatkan daya saing industri di Lampung, khususnya melalui pembangunan SDM industri yang terstruktur dan tersertifikasi," ujarnya.


Paripurna DPRD Lampung Awali Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025


Bandar Lampung
– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025. Pembahasan diawali melalui Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I yang digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung, Kamis (16/7/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar didampingi Wakil Ketua II Ismet Roni, Wakil Ketua III Maulidah Zauroh, dan Wakil Ketua IV Naldi Rinara S. Rizal. Hadir pula Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, jajaran Forkopimda, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam nota pengantarnya, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan bahwa penyusunan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 merupakan amanat peraturan perundang-undangan sekaligus wujud komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

Jihan menjelaskan, realisasi pendapatan daerah hingga 31 Desember 2025 mencapai Rp6,713 triliun atau 86,70 persen dari target sebesar Rp7,743 triliun. Sementara itu, realisasi belanja dan transfer daerah mencapai Rp6,685 triliun atau 85,57 persen dari total anggaran sebesar Rp7,813 triliun.

Selain itu, penerimaan pembiayaan daerah terealisasi sebesar Rp69,897 miliar, yang seluruhnya berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2024.

Berdasarkan realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan netto tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung mencatat SiLPA Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp98,278 miliar. Dana tersebut akan dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pembiayaan dalam pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026.

Dalam kesempatan itu, Jihan juga mengakui masih terdapat sejumlah aspek yang perlu terus diperbaiki dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

"Kami menyadari masih terdapat berbagai kelemahan yang harus dibenahi. Dengan kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif, kami optimistis pengelolaan keuangan daerah akan semakin baik sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Lampung," ujarnya.

Usai penyampaian nota pengantar, dokumen Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025 secara resmi diserahkan kepada DPRD Provinsi Lampung. Selanjutnya, dokumen tersebut akan dibahas oleh fraksi-fraksi DPRD sesuai mekanisme dan tahapan pembicaraan tingkat berikutnya sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Kamis, 16 Juli 2026

Kolaborasi Nyata Restorasi Lanskap Perhutanan Sosial di Lampung, Libatkan 18 Ribu Petani hingga 2030


Bandar Lampung
– Pemerintah Provinsi Lampung bersama berbagai mitra nasional dan internasional menggelar Workshop Perencanaan Program Inisiatif Regeneratif MUK – Restorasi Lanskap Perhutanan Sosial Provinsi Lampung di Ballroom Novotel Lampung, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah untuk menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), sektor swasta, kelompok tani, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), hingga lembaga pendanaan dalam menyusun strategi restorasi lanskap perhutanan sosial yang berkelanjutan di Provinsi Lampung.

Workshop dibuka oleh Gubernur Lampung yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Lampung, Julpakar, didampingi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung serta Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela.

Perwakilan Social Forestry, Andu, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari penyusunan desain proyek restorasi lanskap yang dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pembangunan.

«“Hari ini kami mengumpulkan pendapat dan masukan dari berbagai pihak, baik lembaga swasta, kelompok tani, KPH, maupun mitra lainnya. Tujuannya agar desain restorasi lanskap perhutanan sosial benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujarnya.»

Sementara itu, Imam Suharto menambahkan bahwa program ini merupakan kerja sama antara Social Forestry dengan Pemerintah Provinsi Lampung yang diperkuat melalui nota kesepahaman bersama pemerintah daerah dan Dinas Kehutanan Provinsi Lampung. Pelaksanaan di lapangan nantinya akan melibatkan KPH sebagai mitra utama.

Selain pemerintah, sejumlah perusahaan juga akan mendukung implementasi program, di antaranya PT Olam Indonesia, PT Mars Indonesia, PT Papandayan, serta berbagai lembaga pembangunan internasional seperti Rikolto dan organisasi mitra lainnya.

Salah satu inovasi yang didorong dalam program tersebut adalah akses pembiayaan hijau (green finance) bagi petani melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH). Skema pembiayaan ini memberikan kemudahan bagi petani untuk memperoleh kredit tanpa agunan konvensional, melainkan menggunakan pohon yang ditanam sebagai bagian dari komitmen konservasi.

«“Tahun ini kami mengajukan proyek percontohan untuk sekitar 150 petani di Lampung Timur. Dari uji coba ini akan dilihat sejauh mana pembiayaan hijau tersebut dapat diakses dan dimanfaatkan petani,” jelasnya.»

Berdasarkan paparan dalam workshop, PT Olam Indonesia telah mendampingi pengembangan kakao berkelanjutan di Indonesia sejak 2015. Program tersebut telah menjangkau 25 ribu petani, membangun 25 rumah produksi bibit, menghasilkan kapasitas 500 ribu bibit kakao per tahun, serta mengembangkan empat kebun induk dengan potensi produksi 1 juta entres dan 2 juta benih unggul.

Sementara itu, Proyek Perhutanan Sosial 2026–2030 di Provinsi Lampung akan dilaksanakan di lima kabupaten, yakni Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran, Lampung Tengah, dan Lampung Timur. Program ini menargetkan restorasi seluas 35 ribu hektare, melibatkan 18 ribu petani, dan mencakup enam wilayah KPH.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap restorasi lanskap perhutanan sosial tidak hanya mampu menjaga kelestarian hutan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan komoditas agroforestri yang produktif, berkelanjutan, serta didukung akses pembiayaan yang lebih mudah.

Spesialis Pencuri Modem WiFi di Bandar Lampung Ditangkap, Ngaku Sudah Beraksi 15 Kali


Bandar Lampung
– Aksi seorang pria yang diduga spesialis pencurian modem WiFi di Kota Bandar Lampung akhirnya terhenti. Jajaran Polsek Labuhan Ratu mengamankan M.A.R. (29) saat patroli rutin di Jalan Bumi Manti, Gang Zakaria, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, Sabtu (11/7/2026).

Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono, mengatakan pelaku diamankan setelah diduga mencabut dan membawa kabur modem WiFi yang terpasang di depan rumah kos milik warga. Saat anggota patroli melintas, pelaku telah diamankan oleh warga, kemudian langsung dibawa ke Mapolsek Labuhan Ratu beserta barang bukti untuk menjalani proses hukum.

"Dari tangan pelaku kami mengamankan tiga unit modem WiFi, dua kabel adaptor, serta satu unit sepeda motor Honda Scoopy yang diduga digunakan sebagai sarana melakukan aksi pencurian," kata AKP Ono Karyono, Selasa (14/7/2026).

Hasil pemeriksaan sementara mengungkap pelaku bukan baru sekali beraksi. Kepada penyidik, M.A.R. mengaku telah melakukan pencurian modem WiFi sebanyak 15 kali. Aksi tersebut tidak hanya dilakukan di wilayah Kecamatan Labuhan Ratu, tetapi juga di sejumlah lokasi di Kecamatan Tanjung Seneng serta beberapa wilayah lain di Kota Bandar Lampung.

"Pengakuan pelaku masih terus kami dalami. Penyidik sedang melakukan pengembangan untuk memastikan seluruh lokasi kejadian, mengidentifikasi korban lainnya, serta mengumpulkan alat bukti tambahan," ujar AKP Ono.

Pelaku juga mengaku menjual modem hasil curiannya dengan harga bervariasi, mulai dari Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per unit. Sementara itu, terkait motif pelaku melakukan aksi pencurian tersebut, polisi masih melakukan pendalaman melalui pemeriksaan intensif.

Kapolsek menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli preventif guna menekan angka kriminalitas sekaligus mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap barang-barang yang dipasang di area terbuka dan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan. Saat ini, penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya korban maupun lokasi kejadian lain yang belum terdata.

Rabu, 15 Juli 2026

MPLSMB SMA Utama 2 Bandar Lampung Bekali Siswa Baru Literasi Digital, Jurnalistik, dan Etika Bermedia Sosial


Bandar Lampung
– SMA Utama 2 Bandar Lampung memberikan pembekalan mengenai literasi digital, jurnalistik, dan etika bermedia sosial kepada peserta didik baru dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Murid Baru (MPLSMB) Tahun Ajaran 2026/2027, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komunitas Pewarta Independen (KoPI) sebagai upaya membangun kesadaran siswa agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab sejak dini.

Materi disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP KoPI, Bambang S.P., yang mewakili Ketua Umum DPP KoPI, Jeffri Noviansyah, didampingi anggota KoPI Wawan Sanjaya dan Johan Syahril.

Dalam materi yang disampaikan, Ketua Umum DPP KoPI, Jeffri Noviansyah, menegaskan bahwa derasnya arus informasi di era digital menuntut generasi muda memiliki kemampuan menyaring informasi sekaligus memahami etika dalam menggunakan media sosial.

Menurutnya, rendahnya literasi digital dapat memicu berbagai persoalan, mulai dari penyebaran hoaks, perundungan siber (cyberbullying), hingga penyalahgunaan data pribadi.

"Di era digital ini, setiap orang harus bijak dalam menggunakan media sosial. Pelajar harus mampu memilih informasi yang benar, tidak mudah menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya, serta selalu berhati-hati dalam setiap aktivitas di dunia maya," ujar Jeffri.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP KoPI, Bambang S.P., yang menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran, berkarya, dan mengembangkan kreativitas.

Ia mengajak para peserta didik untuk menggunakan berbagai platform digital sebagai ruang produktif dengan menghasilkan konten-konten positif yang memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat.

"Media sosial merupakan alat yang sangat bermanfaat apabila digunakan secara positif. Karena itu, para pelajar harus mampu memanfaatkannya untuk hal-hal yang membangun, bukan justru terjerumus pada konten yang merugikan diri sendiri maupun orang lain," kata Bambang.

Selain membahas literasi digital, para siswa juga diperkenalkan pada dasar-dasar jurnalistik, mulai dari pentingnya menyampaikan informasi yang akurat, memahami etika dalam menyebarkan berita, hingga membedakan informasi yang valid dengan informasi yang menyesatkan.

Kepala SMA Utama 2 Bandar Lampung, Nita Octaviani, berharap pembekalan tersebut tidak hanya membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang cerdas, kritis, kreatif, serta memiliki kecakapan digital yang baik.

Menurutnya, kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak merupakan bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

Melalui kegiatan MPLSMB ini, SMA Utama 2 Bandar Lampung berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, etika, serta kemampuan literasi digital sebagai bekal menghadapi era transformasi digital.

Selasa, 14 Juli 2026

Hari Pajak 2026 Diperingati Serentak, DJP Tegaskan Pajak Fondasi Indonesia Tangguh


Jakarta
– Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memperingati Hari Pajak 2026 secara serentak di seluruh Indonesia pada Selasa (14/7/2026) dengan mengusung tema "Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh." Tema tersebut menegaskan peran strategis pajak sebagai fondasi pembangunan nasional sekaligus instrumen penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia.

Hari Pajak diperingati setiap tanggal 14 Juli sebagai momentum bersejarah ketika kata "pajak" pertama kali dicantumkan dalam rancangan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Peringatan ini kemudian ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-313/PJ/2017 sebagai pengingat akan pentingnya peran pajak bagi keberlangsungan negara.

Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, mengungkapkan bahwa kinerja penerimaan pajak pada semester pertama 2026 menunjukkan hasil yang positif. Hingga pertengahan tahun, penerimaan pajak telah mencapai Rp1.035,7 triliun atau 43,9 persen dari target APBN 2026 sebesar Rp2.357,7 triliun. Angka tersebut juga tumbuh 24,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Pertumbuhan ini menunjukkan fundamental ekonomi yang semakin kuat. Momentum ini harus terus dijaga agar target penerimaan dapat tercapai secara optimal. Kita harus terus berupaya menciptakan kinerja penerimaan yang berkelanjutan demi kesehatan fiskal negara," ujar Bimo.

Menurut DJP, pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan, mulai dari sektor pendidikan, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, perlindungan sosial, hingga berbagai pelayanan publik lainnya. Semakin baik penerimaan pajak, semakin besar pula kemampuan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam rangka memperingati Hari Pajak 2026, DJP menggelar berbagai kegiatan secara serentak di seluruh Indonesia. Rangkaian kegiatan tersebut melibatkan pegawai, wajib pajak, mitra strategis, serta masyarakat melalui kegiatan sosial, edukasi perpajakan, olahraga, seni, hingga forum dialog perpajakan.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, DJP ingin menumbuhkan kesadaran bahwa pajak merupakan bentuk gotong royong seluruh elemen bangsa.

Dana yang dihimpun dari pajak akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, subsidi, bantuan sosial, hingga pemerataan pembangunan di berbagai daerah.

Peringatan Hari Pajak 2026 juga menjadi momentum bagi DJP untuk terus mendorong kepatuhan sukarela wajib pajak, memperkuat kepercayaan publik, serta meningkatkan kualitas layanan perpajakan melalui transformasi digital, penguatan integritas, dan pendekatan yang semakin kolaboratif.

Melalui semangat "Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh," DJP mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa dengan memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu.

 Kontribusi setiap wajib pajak diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, adil, sejahtera, dan berkelanjutan.

Jumat, 10 Juli 2026

BI Lampung Perkuat Kompetensi Wartawan, Dorong Pemberitaan Ekonomi Berbasis Data



Lampung Selatan
– Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Lampung menggelar Capacity Building Penulisan Berita Ekonomi bagi para jurnalis mitra media di Hotel Grand Elty Krakatoa, Kalianda, Lampung Selatan, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas wartawan dalam menghasilkan pemberitaan ekonomi yang akurat, berimbang, berbasis data, serta mudah dipahami oleh masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada 9–11 Juli 2026 tersebut menghadirkan Anggota Dewan Pers RI, Abdul Manan, sebagai narasumber utama.

Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap Kode Etik Jurnalistik, standar profesi wartawan, serta teknik penulisan berita ekonomi yang tidak hanya mengandalkan data, tetapi juga memiliki nilai edukasi bagi publik.

Menurut Abdul Manan, wartawan ekonomi memegang peran strategis sebagai jembatan informasi antara pembuat kebijakan dan masyarakat.

Karena itu, setiap jurnalis dituntut mampu menyajikan informasi secara akurat, independen, transparan, dan kontekstual agar masyarakat dapat memahami berbagai dinamika ekonomi dengan baik.

“Berita ekonomi sangat penting karena berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Wartawan harus mampu mengolah data menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa mengurangi akurasi,” ujarnya.

Sementara itu, Deputy General Manager KPw Bank Indonesia Provinsi Lampung, Ahmad Subarkah, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Bank Indonesia dan insan pers dalam mendukung komunikasi kebijakan ekonomi kepada masyarakat.

Ia berharap para jurnalis tidak hanya mengandalkan siaran pers sebagai sumber informasi, tetapi juga mampu mengembangkan berbagai isu ekonomi melalui analisis yang lebih mendalam dengan memanfaatkan data dan informasi yang tersedia.

“Kami ingin rekan-rekan media dapat menghasilkan berita ekonomi yang lebih kaya perspektif dan berbasis data. Bank Indonesia terbuka untuk berbagi informasi yang dibutuhkan agar pemberitaan semakin berkualitas,” kata Ahmad Subarkah.»

Melalui kegiatan capacity building ini, Bank Indonesia Provinsi Lampung berharap kompetensi wartawan ekonomi terus meningkat sehingga mampu menghasilkan karya jurnalistik yang kredibel, edukatif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

 Peningkatan kualitas pemberitaan tersebut diharapkan dapat memperkuat literasi ekonomi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Provinsi Lampung.

Kredit Perbankan Lampung Tembus Rp114,57 Triliun, OJK Pastikan Sektor Keuangan Tetap Sehat


Bandar Lampung
– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung mencatat sektor jasa keuangan di Provinsi Lampung tetap menunjukkan kinerja yang sehat dan tangguh hingga Semester I 2026. Pertumbuhan kredit, peningkatan dana masyarakat, serta membaiknya pembiayaan UMKM menjadi indikator kuat bahwa sektor keuangan terus menopang pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, mengatakan kondisi sektor jasa keuangan di Lampung hingga pertengahan tahun 2026 tetap resilien di tengah dinamika ekonomi global.

"Kondisi sektor jasa keuangan Lampung hingga Semester I 2026 tetap sehat, resilien, dan mampu menjaga fungsi intermediasi. Ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Fokus kami bukan hanya menjaga stabilitas, tetapi memastikan sektor jasa keuangan benar-benar hadir mendukung masyarakat, UMKM, dan pembangunan daerah," ujar Otto dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).

Hingga Mei 2026, penyaluran kredit perbankan di Lampung mencapai Rp114,57 triliun, tumbuh 5,35 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan kredit modal kerja sebesar Rp54,64 triliun, kredit investasi Rp18,93 triliun, dan kredit konsumsi Rp40,99 triliun.

Di sisi lain, kualitas kredit tetap terjaga dengan baik. Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross tercatat 2,73 persen, sedangkan NPL net berada di level 1,31 persen, menunjukkan kondisi perbankan yang tetap sehat.

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami peningkatan signifikan. Hingga Mei 2026, DPK perbankan Lampung mencapai Rp75,20 triliun, atau tumbuh 8,77 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut didukung oleh tabungan sebesar Rp43,35 triliun, deposito Rp19,77 triliun, dan giro Rp12,08 triliun.

OJK juga mencatat pembiayaan kepada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus meningkat. Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Mei 2026 mencapai Rp4,35 triliun, tumbuh 6,15 persen secara tahunan dan telah dimanfaatkan oleh 73.787 debitur.

Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Lampung Selatan menjadi daerah dengan penyaluran KUR terbesar, mencerminkan kuatnya aktivitas ekonomi berbasis pedesaan dan sektor produktif.

Berdasarkan sektor ekonomi, penyaluran kredit terbesar masih didominasi sektor Industri Pengolahan sebesar 23,6 persen atau Rp22,47 triliun, disusul sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 22,2 persen, Rumah Tangga sebesar 19,4 persen, Bukan Lapangan Usaha Lainnya sebesar 18,44 persen, serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 15,5 persen.

Sementara itu, secara wilayah, Kota Bandar Lampung masih menjadi pusat penyaluran kredit dengan porsi 57,86 persen atau sekitar Rp51,31 triliun, diikuti Kota Metro sebesar 10,43 persen.

Di sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), OJK mencatat outstanding pembiayaan P2P Lending mencapai Rp1,55 triliun. Selain itu, total aset dana pensiun mencapai Rp199,05 miliar, Lembaga Keuangan Mikro Rp43,39 miliar, modal ventura Rp37,29 miliar, dan pegadaian Rp14,03 miliar.

Minat masyarakat Lampung terhadap pasar modal juga terus meningkat. Hingga Maret 2026, jumlah investor yang tercatat melalui Single Investor Identification (SID) mencapai 203.565 investor, dengan nilai transaksi saham dan efek mencapai Rp3,22 triliun.

Selain menjaga stabilitas sektor keuangan, OJK Lampung juga terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan. Selama Semester I 2026, OJK telah melaksanakan 35 kegiatan edukasi keuangan yang diikuti 8.315 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, petani, perempuan, hingga pelaku UMKM.

OJK juga memberikan 4.660 layanan konsumen serta memproses 11.620 layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), baik secara langsung maupun daring.

Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), berbagai program strategis terus dikembangkan, di antaranya pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Perkasa di Lampung Timur, Program Bank Sampah Sekolah yang berhasil mendorong pembukaan ribuan rekening Simpanan Pelajar (SimPel), serta pengembangan Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS) di Pondok Pesantren Al-Ghifari Lampung Timur dan Al-Muhsin Kota Metro.

OJK optimistis sektor jasa keuangan Provinsi Lampung akan terus tumbuh secara sehat, inklusif, dan berkelanjutan melalui sinergi bersama pemerintah daerah, industri jasa keuangan, pelaku usaha, dan media massa guna memperkuat pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung.

Kamis, 09 Juli 2026

Motor Kredit Baru Sebulan Dijual, Pria Ini Rekayasa Laporan Begal ke Polisi


Bandar Lampung
– Cerita seorang pria yang mengaku istrinya menjadi korban begal di Bandar Lampung ternyata hanya rekayasa. Setelah melakukan penyelidikan, polisi mengungkap laporan tersebut tidak pernah terjadi. Motor yang sebelumnya diklaim dirampas pelaku begal justru telah dijual sendiri oleh pelapor karena terlilit utang.

Pelaku berinisial E.S. (28), warga Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah diduga memberikan laporan dan keterangan palsu kepada kepolisian.

Kapolsek Tanjungkarang Barat, AKP Martoyo, mengatakan kasus itu bermula ketika E.S. mendatangi Polsek Tanjungkarang Barat pada 30 Juni 2026. Kepada petugas, ia melaporkan istrinya menjadi korban pencurian dengan kekerasan di kawasan Jalan Cantik Manis, Kelurahan Susunan Baru.

Dalam laporannya, E.S. mengaku dua orang pelaku menodongkan pisau kepada istrinya sebelum membawa kabur sepeda motor Yamaha Fazzio, telepon genggam, serta uang tunai sebesar Rp1 juta.

"Anggota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan serangkaian penyelidikan. Namun, dari hasil pendalaman, ditemukan sejumlah kejanggalan yang tidak sesuai dengan keterangan pelapor," kata AKP Martoyo, Rabu (7/7/2026).

Petugas kemudian mengembangkan penyelidikan hingga akhirnya terungkap bahwa peristiwa begal tersebut hanyalah skenario yang dibuat pelaku.

"Hasil pemeriksaan menunjukkan sepeda motor itu bukan dirampas oleh pelaku begal, melainkan telah dijual sendiri oleh yang bersangkutan kepada orang lain dengan harga sekitar Rp7 juta," ujar AKP Martoyo.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mengungkap motif pelaku nekat membuat laporan palsu karena terlilit utang. Ironisnya, sepeda motor Yamaha Fazzio tersebut baru sekitar satu bulan dibeli secara kredit dan angsurannya masih berjalan ketika dijual tanpa sepengetahuan pihak pembiayaan.

"Motif sementara karena faktor ekonomi. Yang bersangkutan mengaku memiliki banyak utang sehingga menjual sepeda motor yang masih dalam masa kredit. Untuk menghindari tanggung jawab, pelaku kemudian merekayasa seolah-olah istrinya menjadi korban begal dan membuat laporan kepada polisi," jelas AKP Martoyo.

Setelah memastikan adanya dugaan tindak pidana, anggota Unit Reskrim Polsek Tanjungkarang Barat mengamankan E.S. beserta sejumlah barang bukti. Polisi menyita sisa uang hasil penjualan kendaraan sebesar Rp600 ribu, satu unit telepon genggam, dokumen laporan polisi, surat pernyataan, surat jaminan dari perusahaan pembiayaan, serta sejumlah dokumen pemeriksaan.

Akibat perbuatannya, E.S. kini disangkakan melanggar Pasal 394 juncto Pasal 361 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait dugaan sumpah palsu dan pemberian keterangan palsu.

AKP Martoyo menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional, namun pihaknya juga tidak akan mentolerir siapa pun yang dengan sengaja memberikan laporan palsu.

"Laporan palsu tidak hanya membuang waktu dan sumber daya kepolisian, tetapi juga dapat menghambat penanganan kasus yang benar-benar terjadi. Kami mengimbau masyarakat agar memberikan informasi yang jujur dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum," tegas AKP Martoyo.