Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 06 Juni 2026

Sekber 3 Konstituen Dewan Pers Rapat Pemantapan Sarasehan Jilid 2


Bandar Lampung
- Sekretariat Bersama (Sekber) tiga konstituen Dewan Pers yang terdiri dari SMSI, AMSI, dan JMSI, menggelar Rapat Pemantapan persiapan kegiatan Sarasehan Jilid 2 dengan Tema "Pajak Digali, Pajak Dikepul, Lalu?" di Kantor Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung, Jl. Sultan Agung, Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan ini dijadwalkan digelar pada Rabu, 10 Juni 2026 di Aula Perpustakaan Daerah Provinsi Lampung dengan menghadirkan narasumber dari lintas sektoral, di antaranya Gubernur, Pangdam XXI/RI, Anggota DPD RI, Dirlantas Polda Polda Lampung, Dekan, dan Pengamat Hukum.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Putra Ramadhan, menyampaikan hingga saat ini persiapan pelaksanaan kegiatan sudah mencapai lebih 70 persen. "Hingga hari ini semua persiapan kita lakukan untuk menyukseskan kegiatan Sarasehan Jilid 2 ini. Lokasi kegiatan dan waktu pelaksanaan sudah clear. Saat ini tinggal menyebar undangan," ucap Putra.

Putra juga mengingatkan kepada seluruh panitia untuk aktif membangun komunikasi sehingga kegiatan nantinya bisa berlangsung sukses. "Kepada semua panitia saya berharap bisa aktif dan maksimal, karena waktu pelaksanaan yang sudah mepet," ujarnya.

Dalam rapat ini, Wakil Ketua Sekber yang juga Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Hendri Setiadi, menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian Sekber 3 Konstituen Dewan Pers terhadap upaya pembangunan Provinsi Lampung.

"Kegiatan sarasehan ini merupakan sebuah bentuk komitmen kita dalam upaya membantu Pemerintah Provinsi Lampung dalam membangun provinsi ini. Rapat persiapan ini menjadi penting karena akan berpengaruh langsung terhadap kualitas kegiatan sarasehan nantinya. Jadi saya minta semua panitia yang terlibat untuk ikut bertanggung jawab terhadap kesuksesan kegiatan ini," kata Hendri.

Wakil Ketua Sekber lainnya yang juga Ketua JMSI, Ahmad Novriwan, mengingatkan rapat ini menjadi bagian persiapan akhir sebelum kegiatan dilaksanakan. Oleh karena itu, dia meminta kepada semua peserta rapat untuk memberikan sumbang saran demi suksesnya kegiatan tersebut.

Selain itu, dia meminta semua panitia untuk fokus menyukseskan kegiatan dengan membangun komunikasi yang baik secara intens, serta tidak terjebak dengan suasana hati dan romantisme yang dapat merusak suasana persiapan kegiatan ini.

"Menjelang digelarnya kegiatan ini, kita sadar banyak tantangan yang harus dihadapi. Kita nggak boleh baperan, sehingga bisa fokus. Buang perasaan enak nggak enak. Kalau ada yang kurang jelas, tanya secara langsung," kata Novriwan. 

Sementara itu, Ketua SMSI Lampung yang juga Ketua Sekber, Donny Irawan, diwakili Ketua Harian SMSI, Fajar Arifin, mengungkapkan rapat persiapan ini merupakan langkah maju sebelum kegiatan digelar. 

"Rapat ini merupakan sebuah kemajuan dalam rangka persiapan kegiatan Sarasehan Jilid 2 "Pajak Digali, Pajak Dikepul, Lalu?". Saya berharap kita semua bekerja dengan bahagia untuk menyukseskan kegiatan ini, dan tidak merasa terpaksa," tegasnya.

Dalam penyampaiannya, Fajar juga mengingatkan panitia untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan transparan sehingga tim menjadi solid. "Kegiatan ini kegiatan kita bersama. Jadi kita seharus bekerja dengan bahagia. Semua informasi harus kita sampaikan secara terbuka, " pungkasnya. (,*)

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Lampung Gelar Bakti Kesehatan untuk 7.600 Warga


BANDAR LAMPUNG
– Menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Lampung menggelar Bhakti Kesehatan berskala besar yang ditargetkan menjangkau 7.600 masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Lampung. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan gratis dan peningkatan fasilitas medis modern.

Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, menegaskan bahwa program tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud kepedulian Polri dalam membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan kemitraan dengan warga Lampung.

"Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus untuk memperkuat kemitraan yang solid antara Polri dan masyarakat, khususnya di wilayah Lampung. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," kata Kapolda, Sabtu (6/6/2026).

Pusat kegiatan bakti kesehatan dipusatkan di RS Bhayangkara Tk. III Biddokkes Polda Lampung yang melayani sekitar 600 peserta. Berbagai layanan kesehatan gratis diberikan kepada masyarakat, mulai dari operasi mata katarak dan pterigium bagi 250 pasien, pengobatan spesialistik untuk 300 pasien, penanganan stunting bagi 25 anak, hingga senam geriatri yang diikuti 25 lansia.

Tak hanya terpusat di Bandar Lampung, kegiatan serupa juga dilaksanakan melalui Polresta dan Polres jajaran di seluruh kabupaten/kota. Dalam pelaksanaannya, Polri menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 3.850 warga, kegiatan donor darah yang melibatkan 3.000 peserta, serta khitanan massal untuk 150 anak.

Pada peringatan Hari Bhayangkara tahun ini, Polda Lampung juga menghadirkan terobosan baru di bidang pelayanan kesehatan dengan meluncurkan dua layanan medis berbasis teknologi modern di RS Bhayangkara.

Dua layanan tersebut yakni Klinik Stem Cell dan fasilitas operasi batu ginjal menggunakan metode Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS), yang diharapkan dapat memberikan akses layanan kesehatan yang lebih maju bagi masyarakat Lampung.

"Kami meluncurkan dua layanan kesehatan baru dengan teknologi modern, yaitu pelayanan Klinik Stem Cell serta operasi batu ginjal dengan metode RIRS, sebagai bentuk komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ujar Helfi.

Keberhasilan program bakti kesehatan ini didukung oleh sinergi berbagai pihak. Sebanyak 459 tenaga kesehatan dan personel Polri diterjunkan untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Mereka berasal dari berbagai institusi, antara lain Himpunan Bersatu Teguh, Perdami Lampung, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan kabupaten/kota, Biddokkes Polda Lampung, RS Bhayangkara Tk. III, satuan kerja Polda Lampung, serta Sidokkes Polres dan Polresta jajaran.

Kapolda Lampung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta memperkuat semangat bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Lampung.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan, menjaga kesehatan diri dan keluarga, serta terus bersama-sama mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Provinsi Lampung," pungkasnya.


UIMandiri Gelar Wisuda Perdana 2026, Cetak Lulusan Berintegritas dan Berdaya Saing Global


Lampung Selatan
– Universitas Indonesia Mandiri (UIMandiri) mencatatkan tonggak sejarah dengan menyelenggarakan Wisuda Perdana Tahun 2026 pada Sabtu(6 Juni 2026)bertempat di Auditorium Universitas Indonesia Mandiri.

Mengusung tema _“Menguatkan Integritas, Inovasi, dan Kolaborasi dalam Era Global”_, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menegaskan komitmen UIMandiri dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing global, dan berkarakter kuat.

Wisuda perdana diikuti oleh 81 wisudawan dan wisudawati dari total 96 lulusan yang telah menyelesaikan studi pada berbagai program studi di lingkungan UIMandiri. Rinciannya sebagai berikut:  

- Administrasi Bisnis: 24 lulusan  
- Administrasi Publik: 23 lulusan  
- Informatika: 17 lulusan  
- Perpajakan: 13 lulusan  
- Desain Komunikasi Visual: 10 lulusan  
- Teknik Industri: 9 lulusan  

Jumlah keseluruhan lulusan mencerminkan keberhasilan universitas dalam menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan, dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari tingkat nasional hingga daerah. Turut hadir Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, Staf Ahli Menteri Pertanian, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 2, serta perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, jajaran pemerintah daerah, akademisi, mitra industri, tokoh masyarakat, dan keluarga wisudawan. Kehadiran para pejabat dan mitra menunjukkan dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Provinsi Lampung dan Indonesia.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Indonesia Mandiri, Dr. Rustono Farady Marta, S. Sos.,M.Med.Kom., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari pengabdian dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Para lulusan diharapkan menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai integritas, inovasi, dan kolaborasi dalam setiap bidang profesi.

Tema wisuda tahun ini dipilih sebagai refleksi atas tantangan global yang semakin kompleks dan dinamis. Di tengah perkembangan teknologi, transformasi digital, perubahan sosial, serta tuntutan pembangunan berkelanjutan, lulusan perguruan tinggi dituntut memiliki kompetensi akademik, karakter yang kuat, kemampuan berinovasi, dan kapasitas membangun kerja sama lintas sektor.

Ketua Badan Pengurus Harian Yayasan Battuta Bangun Negeri, Ir. Toto Priyana, menyampaikan bahwa UIMandiri terus memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Berbagai program strategis dikembangkan, meliputi penguatan riset terapan, kolaborasi dengan dunia industri, pengembangan kewirausahaan mahasiswa, transformasi digital kampus, serta pengelolaan kawasan penelitian dan pendidikan yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Ketua Panitia Wisuda Perdana, Dr. Tokit, menyampaikan bahwa wisuda ini menjadi simbol keberhasilan transformasi UIMandiri dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Para lulusan diharapkan menjadi generasi pemimpin masa depan yang adaptif, kreatif, berdaya saing global, sekaligus memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui momentum bersejarah ini, Universitas Indonesia Mandiri mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdampak. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, UIMandiri optimis dapat berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

_“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Indonesia Mandiri. Jadilah insan pembelajar sepanjang hayat yang mampu menjaga integritas, melahirkan inovasi, dan membangun kolaborasi untuk kemajuan bangsa.

Jumat, 05 Juni 2026

Ikrar Setia NKRI, Lapas Kalianda Kawal Reintegrasi Sosial Mantan Napiter


Kalianda
– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda melaksanakan pembebasan terhadap seorang narapidana kasus terorisme yang telah memenuhi seluruh persyaratan administratif dan substantif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Beni Nurrahman, berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan pengawasan serta pengamanan yang dilakukan secara ketat, Jumat (5/6/2026).

Pembebasan tersebut menjadi bagian dari proses reintegrasi sosial yang dijalankan setelah warga binaan menyelesaikan seluruh tahapan pembinaan, termasuk menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk komitmen kebangsaan dan penerimaan kembali terhadap nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Kalianda memberikan arahan dan motivasi agar yang bersangkutan mampu beradaptasi kembali dengan lingkungan sosial, menjaga komitmen terhadap NKRI, serta menjalani kehidupan yang produktif, mandiri, dan bermanfaat di tengah masyarakat.

Proses pembebasan turut disaksikan dan didampingi oleh unsur terkait, antara lain jajaran Densus 88 Anti Teror, Polres Lampung Selatan, dan Kodim 0421/Lampung Selatan. Kehadiran berbagai instansi tersebut mencerminkan sinergi dan kolaborasi dalam mendukung keberhasilan reintegrasi sosial mantan narapidana terorisme pasca menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Beni Nurrahman, menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan narapidana terorisme tidak hanya diukur dari selesainya masa pidana, tetapi juga dari perubahan sikap, pola pikir, dan komitmen yang nyata terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Pembinaan harus mampu melahirkan kesadaran yang tulus, bukan sekadar kepatuhan formal. Kami berharap yang bersangkutan dapat membuktikan komitmennya kepada NKRI melalui tindakan nyata, menjaga kehidupan yang damai, menjauhi paham-paham radikal, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” ujar Beni Nurrahman.

Melalui program pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan berbagai pemangku kepentingan, Lapas Kelas IIA Kalianda terus berkomitmen menjalankan fungsi pemasyarakatan secara optimal.

 Upaya tersebut bertujuan memastikan setiap warga binaan yang kembali ke masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih baik, bertanggung jawab, serta berkontribusi positif dalam pembangunan dan kehidupan sosial kemasyarakatan.

Lapas Kalianda Gelar Binsik Bersama, Tingkatkan Kebugaran, Disiplin, dan Soliditas Pegawai


Kalianda
– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda menggelar kegiatan Pembinaan Fisik (Binsik) yang diikuti seluruh pegawai dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kebugaran jasmani, disiplin, serta memperkuat soliditas jajaran dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Pelaksanaan Binsik kali ini juga melibatkan personel Kodim 0421/Lampung Selatan yang memberikan pendampingan serta arahan selama kegiatan berlangsung. Melalui latihan fisik yang terukur dan terarah, diharapkan seluruh pegawai memiliki kondisi fisik yang prima, daya tahan yang baik, serta kesiapan optimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari.

Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda menegaskan bahwa kesehatan dan kesiapan fisik merupakan faktor penting dalam menunjang kinerja petugas pemasyarakatan.

"Petugas pemasyarakatan dituntut memiliki fisik yang sehat, mental yang kuat, serta disiplin yang tinggi. Melalui kegiatan Binsik ini, kita tidak hanya menjaga kebugaran, tetapi juga membangun kekompakan, meningkatkan ketahanan fisik, dan mempererat semangat kebersamaan agar seluruh jajaran selalu siap melaksanakan tugas secara profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab," ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari seluruh peserta. Selain menjadi sarana menjaga kesehatan, Binsik juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, komunikasi, dan kerja sama antarsesama pegawai serta dengan aparat TNI dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang solid dan produktif.

Melalui kegiatan rutin seperti ini, Lapas Kelas IIA Kalianda terus berkomitmen membangun sumber daya manusia yang sehat, tangguh, dan profesional guna mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang optimal kepada masyarakat.

Dukung Program Pimpinan Wilayah, Kalapas Pimpin Jajaran Ikuti Pembinaan Jasmani


Bandar Lampung
– Komitmen untuk menjaga kesehatan fisik dan mental para aparatur sipil negara terus digelorakan secara konsisten. Pada Kamis, 4 Juni 2026, jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung mengikuti kegiatan Pembinaan Jasmani yang diselenggarakan di area Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Bandar Lampung. Kegiatan lintas institusi ini dipimpin secara langsung oleh Plh. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Maulidi Hilal.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung, Ike Rahmawati, terpantau hadir langsung memimpin barisan institusi. Kehadiran ini turut diikuti oleh seluruh jajaran pejabat struktural, barisan staf, hingga para anggota regu jaga yang sedang berstatus lepas dinas atau sedang libur.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel gabungan, yang kemudian dilanjutkan dengan aktivitas jalan sehat menyusuri area sekitar. Setelah suhu tubuh memanas, seluruh peserta membaur dalam kegiatan senam bersama yang dipenuhi dengan suasana keakraban.

Usai pelaksanaan senam, agenda dilanjutkan dengan sesi pengarahan serta penguatan tugas dan fungsi langsung dari Plh. Kepala Kantor Wilayah guna memompa semangat pelayanan publik.

Terkait pelaksanaan kegiatan ini, Kalapas memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif pembinaan petugas dari tingkat wilayah.

"Kehadiran jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung secara maksimal dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan penuh terhadap program Plh. Kepala Kantor Wilayah.

 Program rutin setiap satu minggu sekali yang mencakup Pembinaan Jasmani serta Pembinaan Rohani ini sangat krusial untuk selalu merawat kesehatan fisik dan kebugaran mental seluruh petugas di lapangan," ungkap Ike Rahmawati usai mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Melalui sinergi pembinaan kebugaran jasmani dan rohani ini, diharapkan seluruh jajaran petugas pemasyarakatan dapat terus memberikan kinerja optimal, prima, dan selalu berintegritas tinggi dalam melayani masyarakat.


Jumat Berkah, Kalapas dan Jajaran Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Sekitar


Bandar Lampung
– Rangkaian kegiatan gotong royong pada hari ini rupanya tidak sekadar berhenti pada pemeliharaan lingkungan. Menyemarakkan hari Jumat yang penuh berkah pada 5 Juni 2026, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung, Ike Rahmawati, beserta seluruh jajaran melanjutkan kepedulian melalui penyaluran bantuan sosial.
Bantuan berupa paket sembilan bahan pokok ini diserahkan langsung kepada masyarakat yang berdomisili di sekitar area institusi.

Kegiatan sosial ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur dan wujud nyata kepedulian aparatur negara terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. Setelah menyelesaikan penataan kebersihan halaman depan, pimpinan institusi beserta barisan petugas membagikan paket sembilan bahan pokok kepada para warga. Pembagian ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban kebutuhan harian masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antara institusi dan lingkungan sekitar.

Ike Rahmawati menyampaikan bahwa kehadiran institusi pemasyarakatan harus mampu memberikan dampak positif yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

"Rangkaian Jumat Bersih yang berpadu dengan aksi Jumat Berkah ini adalah wujud nyata pengabdian yang menyentuh ranah sosial. Berbagi bantuan sembilan bahan pokok kepada warga sekitar merupakan bentuk syukur sekaligus langkah untuk terus merawat harmoni, sehingga kehadiran institusi selalu membawa manfaat yang melimpah bagi masyarakat luas," ungkap Ike Rahmawati di sela sela prosesi penyerahan bantuan sosial.

Melalui sinergi kegiatan bakti lingkungan dan bakti sosial yang berkesinambungan ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung terus membuktikan diri sebagai institusi yang berjiwa sosial tinggi, dekat dengan masyarakat, dan senantiasa berupaya menebarkan kebaikan di setiap kesempatan.


Semangat Jumat Bersih, Kalapas Pimpin Langsung Jajaran Tata Area Luar Institusi


Bandar Lampung
– Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan fasilitas publik terus ditunjukkan oleh jajaran pemasyarakatan. Pada Jumat, 5 Juni 2026, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung, Ike Rahmawati, memimpin langsung kegiatan gotong royong Jumat Bersih yang difokuskan pada area luar lingkungan institusi.

Kegiatan kerja bakti ini diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh elemen, mulai dari jajaran pejabat struktural hingga seluruh barisan staf pegawai. Dengan bahu membahu, para petugas membersihkan area halaman depan, merapikan taman, serta menyapu bersih fasilitas layanan publik yang berada di bagian luar institusi. Langkah sinergis ini diambil guna memastikan lingkungan pelayanan selalu dalam keadaan asri, bersih, dan nyaman bagi setiap masyarakat yang datang berkunjung.

Di sela sela kegiatan pembersihan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan menegaskan bahwa kekompakan jajaran dalam merawat fasilitas negara adalah cerminan dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat luas.

"Kegiatan Jumat Bersih ini bukan sekadar rutinitas untuk memperindah area luar institusi, melainkan wujud nyata kebersamaan dan kekompakan seluruh jajaran.

Lingkungan pelayanan yang senantiasa bersih dan tertata rapi akan secara langsung meningkatkan kenyamanan masyarakat, sekaligus menjadi bukti integritas kita dalam bekerja melayani," ungkap Ike Rahmawati saat meninjau area halaman depan.

Melalui konsistensi dalam menjaga kebersihan lingkungan ini, diharapkan budaya hidup sehat dan jiwa korsa antarpegawai dapat terus terpupuk dengan sangat baik.

Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung selalu berkomitmen penuh untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima, baik dari segi kecepatan sistem maupun dari kualitas kenyamanan tata ruang lingkungan.


Rabu, 03 Juni 2026

ABPEDNAS dan SUCOFINDO Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Desa di Aceh Besar


Banda Aceh
– Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT SUCOFINDO (PERSERO) meresmikan sumur air bersih, yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Peresmian ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan kick off pembangunan sumur air bersih yang dilaksanakan pada 10 Mei 2026 lalu sebagai bagian dari program pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka menyambut HUT ke-70 PT SUCOFINDO (PERSERO).

Setelah kick off, proses dilanjutkan dengan pembagunan sumur yang dilakukan secara bertahap, meliputi instalasi sarana air bersih dan pembangunan infrastruktur pendukung. Setelah seluruh pekerjaan selesai dan fasilitas dinyatakan siap digunakan, sumur tersebut kemudian diserahterimakan secara resmi oleh ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) kepada Keuchik Gampong Lambleut sebagai perwakilan masyarakat setempat.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan.
Program penyediaan air bersih tersebut merupakan bentuk sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui akses air bersih yang aman dan berkelanjutan.

Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga mendukung implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan air nasional, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya mengenai akses air bersih dan sanitasi layak.

Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menyambut baik kolaborasi yang dilakukan ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat.
“Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat krusial bagi kesehatan, sanitasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami mengapresiasi inisiatif ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) yang telah menghadirkan fasilitas air bersih bagi warga Gampong Lambleut. Saya juga berharap kepada masyarakat Gampong Lambleut untuk dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan sumur bor ini dengan sebaik mungkin agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tuturnya.

Ketua Umum ABPEDNAS sekaligus Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta (PWI Jaya), Indra Utama menyampaikan bahwa keberadaan sarana air bersih memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan masyarakat desa sehari-hari.

“Pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak, termasuk air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Indra Utama menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan fasilitas umum, sehingga program yang telah dibangun dapat memberikan dampak sosial dan kesehatan dalam jangka panjang. 
Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga keberlanjutan program sosial di tengah masyarakat.

“Keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari proses pembangunannya, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh Masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya. 

Selanjutnya, Komisaris Independen PT SUCOFINDO (PERSERO), Mahatma Gandhi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program penyediaan air bersih tersebut.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Karena ketersediaan akses air bersih berdampak pada kesehatan masyarakat, mendukung produktivitas, pendidikan, dan kualitas hidup secara keseluruhan. 

Oleh karena itu, program pembangunan sumur air bersih ini memiliki nilai yang sangat strategis,” tutur Mahatma Gandhi.

Komitmen untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat tersebut sejalan dengan upaya PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menjalankan program TJSL yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, yang memberikan nilai tambah secara berkelanjutan. 

Oleh karena itu, Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna mengatakan bahwa pembangunan sumur air bersih merupakan bagian dari komitmen SUCOFINDO dalam menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Menginjak usia tujuh dekade, SUCOFINDO ingin terus memperluas kontribusi sosial perusahaan melalui program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kami berharap akses air bersih ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendukung peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas warga secara berkelanjutan.

 Semangat kolaborasi dan gotong royong yang terbangun melalui program ini diharapkan menjadi fondasi dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk generasi mendatang," kata Sandry Pasambuna.

Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) terus berkomitmen mendukung pembangunan nasional melalui layanan bisnis dan program keberlanjutan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.


PT SUCOFINDO (PERSERO) adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia dan didirikan pada tanggal 22 Oktober 1956. PT SUCOFINDO (PERSERO) saat ini tergabung menjadi bagian holding BUMN Jasa Survei atau PT IDSurvey (PERSERO) bersama PT Biro Klasifikasi Indonesia (PERSERO), serta PT Surveyor Indonesia (PERSERO).

Bisnis PT SUCOFINDO (PERSERO) bermula dari jasa pemeriksaan dan pengawasan di bidang perdagangan membantu pemerintah dalam menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara.

Seiring waktu PT SUCOFINDO (PERSERO) melakukan diversifikasi jasa di bidang, laboratorium analitis, keteknikan, audit, sertifikasi, assessment, konsultansi, pelatihan, dan berbagai kegiatan penunjang terkait, di antaranya di bidang pertanian, kehutanan, migas, pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, kelautan, perikanan, transportasi, energi baru dan terbarukan, dan teknologi informasi. 

PT SUCOFINDO (PERSERO) memiliki 92 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu dan didukung oleh para ahli di berbagai bidang. 

jaringan 68 laboratorium yang tersebar luas menghadirkan solusi yang cepat, dekat, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan di seluruh penjuru tanah air. (*)

Selasa, 02 Juni 2026

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026


Jakarta
– Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) mencatat tonggak sejarah baru dengan berhasil mencapai 100.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Pencapaian tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, sebagai momentum memperkuat komitmen kebangsaan dan pengabdian bagi pembangunan desa di Indonesia.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU., didampingi Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana, S.E., serta Ketua Dewan Pengawas Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., LL.M., menyampaikan bahwa capaian 100 ribu anggota merupakan bukti nyata semakin kuatnya peran dan eksistensi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Menurut Indra Utama, pertumbuhan jumlah anggota ABPEDNAS menunjukkan meningkatnya kesadaran dan semangat para anggota BPD di seluruh Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

“Capaian 100 ribu anggota ini bukan sekadar angka, melainkan representasi dari semangat pengabdian, gotong royong, serta komitmen bersama dalam membangun desa sebagai fondasi utama kemajuan bangsa. Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa nilai-nilai persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan desa,” ujar Indra Utama.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, menegaskan bahwa organisasi akan terus memperkuat kapasitas dan kompetensi anggota BPD melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, pendampingan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung pelaksanaan program-program strategis nasional di tingkat desa.

Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., LL.M., mengapresiasi soliditas seluruh jajaran organisasi yang telah berkontribusi dalam memperbesar dan memperkuat ABPEDNAS sebagai wadah perjuangan anggota BPD di Indonesia.

DPP ABPEDNAS menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pembina, pengawas, pengurus, anggota, serta para mitra strategis yang telah menjadi bagian dari perjalanan organisasi hingga mencapai pencapaian bersejarah tersebut.

“Perjuangan masih panjang, namun langkah besar telah dimulai. Bersama, kita terus menguatkan peran BPD, menjaga desa, memperkuat nilai-nilai Pancasila, serta berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera,” demikian pernyataan DPP ABPEDNAS.

Dengan semangat Hari Lahir Pancasila, ABPEDNAS menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan desa, mendorong tata kelola pemerintahan desa yang baik, serta mendukung terciptanya desa yang maju, berdaya saing, dan bebas dari praktik korupsi. (*)

Wagub Jihan Apresiasi Kesiapan Kontingen Lampung Hadapi Jambore Nasional XII


BANDARLAMPUNG
– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan silaturahmi Pimpinan Kontingen Daerah yang akan mengikuti Jambore Nasional Pramuka XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–21 Agustus 2026.

Kunjungan berlangsung di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Bandarlampung, Selasa (2/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung terhadap kontingen daerah yang akan mewakili Lampung pada ajang nasional tersebut.

Ia mengapresiasi kesiapan panitia dan kontingen yang dinilai telah melakukan berbagai persiapan lebih awal dibandingkan sejumlah daerah lain.

"Kami memberikan dukungan penuh kepada kontingen Lampung yang akan mengikuti Jambore Nasional XII. Saya mengapresiasi persiapan yang telah dilakukan karena Lampung termasuk daerah yang bergerak cepat dan tidak terlambat dalam proses pendaftaran maupun persiapan keberangkatan," ujar Wagub Jihan.

Terhadap kekurangan kebutuhan yang masih belum terpenuhi, Wagub Jihan, berharap kekurangan tersebut dapat terpenuhi secepatnya sehingga persiapan Kontingen Daerah dapat berjalan dengan baik.

"Semoga kekurangan yang ada dapat segera terpenuhi sehingga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan lancar, sehat, dan membawa nama baik Lampung," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung Budhi Darmawan menjelaskan bahwa persiapan keberangkatan sudah hampir mencapai 100 persen. Seluruh peserta dan pendamping juga telah terdaftar

Budhi menambahkan, pihaknya berencana menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan dan lembaga guna memperoleh dukungan terhadap persiapan keberangkatan kontingen Lampung.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Bidang 1 Ketua Pinkonda Jamnas XII Catur Agus Dewanto menyampaikan bahwa total peserta, pendamping, dan unsur pendukung yang telah terdata mencapai 589 orang.

Dengan jumlah peserta yang hampir mencapai 600 orang, kata dia, dukungan tim kesehatan, ambulans, serta tenaga medis menjadi kebutuhan penting selama proses keberangkatan dan pelaksanaan kegiatan.

"Terkait persiapan administrasi, Lampung termasuk daerah yang lebih awal menyelesaikan pendaftaran. Batas akhir pendaftaran pada 29 Mei 2026 dan Lampung telah menyelesaikannya sebelum tenggat waktu," jelasnya.

Untuk agenda keberangkatan, jelas Catur, pelepasan kontingen direncanakan pada 11 Agustus 2026 dan diharapkan dapat dilakukan oleh Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida). 

Kontingen Lampung dijadwalkan tiba di lokasi kegiatan pada 12 Agustus 2026, sementara pembukaan Jambore Nasional XII akan berlangsung pada 13 Agustus 2026 dan upacara resmi pada 14 Agustus 2026.

Dalam ajang pameran yang menjadi bagian dari kegiatan Jambore Nasional XII, Kontingen Lampung akan mempromosikan berbagai produk unggulan daerah serta potensi pariwisata khas Lampung.

Tema ketahanan pangan yang menjadi salah satu fokus kegiatan Jambore Nasional XII akan dimanfaatkan untuk menampilkan berbagai capaian dan potensi Lampung di sektor tersebut.

"Kami akan menampilkan produk unggulan dan potensi pariwisata Lampung serta memperkenalkan berbagai program dan keberhasilan daerah di bidang ketahanan pangan," ujarnya. (*)

Pemprov Lampung Beri Diskon Pajak Kendaraan hingga 25 Persen, Berlaku sampai 31 Agustus 2026


BANDARLAMPUNG
----- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meluncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun 2026 di Kantor Samsat Rajabasa, Bandarlampung, Selasa (2/6/2026).

Program keringanan pajak ini berlangsung mulai 2 Juni hingga 31 Agustus 2026 dan ditujukan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor.

Wagub Jihan mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Lampung dalam meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak.

"Program ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Lampung untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor sekaligus berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah yang akan digunakan untuk mendukung pembangunan di Provinsi Lampung," ujar Jihan.

Dalam program tersebut, kendaraan yang memiliki tunggakan pajak satu hingga lima tahun hanya diwajibkan membayar PKB sebesar satu setengah tahun. Rinciannya, wajib pajak membayar pajak satu tahun berjalan dan 50 persen tunggakan yang dihitung berdasarkan nilai pajak tahun berjalan.

Selain itu, Pemprov Lampung juga memberikan apresiasi kepada wajib pajak yang selama ini taat membayar pajak melalui skema diskon PKB sebesar 5 hingga 25 persen.

Diskon sebesar 5 persen diberikan kepada kendaraan yang taat membayar PKB. Kemudian diskon 15 persen diberikan kepada kendaraan yang selama empat tahun berturut-turut membayar PKB di wilayah Provinsi Lampung tanpa pernah menunggak.

Selanjutnya, diskon 20 persen diberikan kepada kendaraan yang selama empat tahun berturut-turut taat membayar PKB dan berusia di atas 10 tahun. Sementara diskon 25 persen diberikan kepada kendaraan yang selama empat tahun berturut-turut taat membayar PKB dan berusia lebih dari 15 tahun.

Pemprov Lampung juga memberikan insentif bagi kendaraan yang melakukan balik nama dan mutasi dalam daerah berupa diskon PKB tahun berjalan sebesar 25 persen untuk mobil dan 50 persen untuk sepeda motor.

Sementara itu, kendaraan yang melakukan mutasi masuk ke Provinsi Lampung akan memperoleh diskon sebesar 50 persen untuk pajak tahun pertama dan diskon 50 persen untuk pajak tahun kedua.

Dalam program ini, pemerintah juga memberikan pembebasan denda PKB serta pembebasan pajak progresif.

Jihan mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program tersebut selama periode yang telah ditetapkan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk segera memanfaatkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2026 ini. Kesempatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat menyelesaikan kewajiban pajaknya sekaligus mendukung pembangunan daerah," katanya.

Menurut Jihan, Provinsi Lampung memiliki potensi sebanyak 751.361 unit kendaraan roda dua dan roda empat yang masih menunggak pajak selama satu hingga lima tahun.

Jihan menyampaikan masyarakat dapat memanfaatkan layanan di seluruh Samsat Induk dan Samsat Drive Thru untuk keperluan perpanjangan STNK dan penggantian pelat nomor kendaraan.

Sementara bagi wajib pajak yang hanya melakukan pembayaran PKB tahunan tanpa perpanjangan STNK, pembayaran dapat dilakukan melalui Samsat Mall, Samsat Keliling, Samsat Desa, Samsat Kontainer, maupun secara daring melalui aplikasi e-Signal dan e-Samdes.

Ia berharap program keringanan pajak tersebut dapat menjadi stimulus bagi masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

"Kami optimistis program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah Provinsi Lampung," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Lampung Amaluddin Salam menjelaskan bahwa saat masyarakat membayar PKB, secara otomatis juga membayarkan SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan).

Menurutnya, kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan turut memberikan kepastian perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas melalui program Jasa Raharja.

"Kami mengapresiasi seluruh wajib pajak yang selama ini konsisten memenuhi kewajibannya. Pembayaran pajak kendaraan yang disertai pembayaran SWDKLLJ memberikan kepastian jaminan perlindungan bagi para korban kecelakaan lalu lintas," ujar Amaluddin.(*)

Sekdaprov Marindo: E-Reviu Percepat Pengawasan dan Tingkatkan Kualitas Perencanaan Daerah


Bandarlampung
— Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Sosialisasi Reviu Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah dan Dokumen Keuangan Daerah di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dan menghadirkan Inspektur Khusus Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Ihsan Dirgahayu beserta jajaran. Hadir juga Inspektur Provinsi Lampung Bayana, serta tim reviu RKPD kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Pelaksanaan sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2026 tentang Reviu Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah dan Dokumen Keuangan Daerah.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pengawasan dan efektivitas pelaksanaan reviu guna mendukung tata kelola pemerintahan daerah yang akuntabel, transparan, dan berbasis digital.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya transformasi digital pengawasan daerah melalui pemanfaatan aplikasi E-Reviu dalam pelaksanaan reviu Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan dokumen keuangan daerah.

Dalam sambutannya, Sekdaprov Marindo Kurniawan menegaskan bahwa agenda tersebut memiliki arti strategis dalam memperkuat kualitas perencanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah.

Menurut Marindo, tuntutan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel terus meningkat sehingga pola pengawasan pemerintah juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Ia menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi E-Reviu bukan sekadar mengubah proses manual menjadi digital, melainkan menjadi instrumen penting dalam membangun sistem pengawasan yang lebih tertib, terukur, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Penerapan E-Reviu akan memberikan banyak manfaat, di antaranya mempercepat proses reviu dokumen RKPD dan dokumen keuangan daerah, meningkatkan kualitas pengawasan dan pengendalian, mempermudah koordinasi antar perangkat daerah, serta meminimalkan potensi kesalahan dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah,” kata Marindo.

Ia menekankan bahwa dokumen perencanaan pembangunan daerah dan dokumen keuangan daerah merupakan fondasi utama dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Oleh karena itu, kualitas dokumen yang disusun harus benar-benar dijaga agar program dan kegiatan yang direncanakan selaras dengan prioritas pembangunan, kebutuhan masyarakat, serta kemampuan keuangan daerah.

Marindo juga mengingatkan bahwa transformasi digital dalam pengawasan harus diiringi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar aplikasi yang digunakan dapat berjalan optimal.

Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran Inspektorat provinsi maupun kabupaten/kota untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan profesionalisme, serta mendorong pola pembinaan yang solutif dan konstruktif.

Selain itu, Marindo meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Lampung memperkuat komitmen dalam menindaklanjuti hasil pengawasan dan pembinaan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), baik yang dilakukan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.

“Setiap rekomendasi yang disampaikan harus ditindaklanjuti secara serius dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya perbaikan tata kelola pemerintahan,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap terbangun kesamaan persepsi, penguatan kapasitas aparatur pengawasan, serta peningkatan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mendukung digitalisasi pengawasan daerah yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. (*)

Ekonomi Lampung Tetap Solid, Surplus Perdagangan Tembus US$332,19 Juta dan NTP Petani Meningkat


Bandar Lampung
– Kinerja ekonomi Provinsi Lampung pada April hingga Mei 2026 menunjukkan tren positif. Berdasarkan rilis terbaru dari Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, sejumlah indikator strategis seperti neraca perdagangan luar negeri, Nilai Tukar Petani (NTP), sektor pariwisata, hingga transportasi mengalami perkembangan yang menggembirakan.

Neraca perdagangan luar negeri Provinsi Lampung pada April 2026 mencatat surplus sebesar US$332,19 juta. Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai US$238,41 juta.

Nilai ekspor Lampung pada April 2026 tercatat sebesar US$504,59 juta atau tumbuh 43,29 persen secara tahunan. Sementara itu, nilai impor mencapai US$172,40 juta. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan internasional Lampung tetap kuat di tengah dinamika ekonomi global.

Sepanjang Januari hingga April 2026, tiga negara tujuan utama ekspor Lampung adalah Amerika Serikat dengan nilai US$290,01 juta, Tiongkok sebesar US$234,92 juta, dan Pakistan senilai US$175,84 juta. Komoditas unggulan yang mendominasi ekspor masih berasal dari kelompok lemak dan minyak hewan/nabati.

Selain perdagangan, perkembangan harga konsumen di Lampung pada Mei 2026 menunjukkan inflasi bulanan sebesar 0,82 persen. Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi dengan andil 0,53 persen.

Komoditas yang paling mendorong kenaikan harga pada Mei antara lain cabai merah, bawang merah, cabai rawit, tomat, dan minyak goreng. Sementara komoditas yang menahan laju inflasi di antaranya telur ayam ras, bawang putih, kangkung, serta emas perhiasan.

Secara tahunan, inflasi Lampung pada Mei 2026 tercatat sebesar 1,94 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Mesuji sebesar 2,82 persen, disusul Kota Metro sebesar 2,81 persen. Sedangkan inflasi terendah tercatat di Bandar Lampung sebesar 1,79 persen.

Kabar baik juga datang dari sektor pertanian. Nilai Tukar Petani (NTP) Lampung pada Mei 2026 meningkat menjadi 128,01 atau naik 3,29 persen dibandingkan April 2026 yang berada pada level 123,93.

Peningkatan tersebut didorong naiknya harga komoditas hortikultura seperti tomat, cabai merah, dan sawi hijau. Subsektor hortikultura bahkan mencatat lonjakan NTP tertinggi sebesar 17,58 persen, disusul subsektor perkebunan rakyat yang tumbuh 3,95 persen.

Perkembangan ini menunjukkan daya beli dan kesejahteraan petani Lampung semakin membaik, terutama pada subsektor hortikultura dan perkebunan yang menjadi andalan daerah.

Di sektor pariwisata, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada April 2026 mencapai 42,46 persen atau meningkat 5,51 poin dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara hotel nonbintang mencatat TPK sebesar 25,45 persen atau naik 2,03 poin.

Peningkatan tersebut mengindikasikan mulai pulihnya aktivitas wisata dan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Provinsi Lampung pada awal kuartal kedua tahun ini.

Sementara itu, sektor transportasi menunjukkan tren yang beragam. Angkutan kereta api melalui Stasiun Tanjung Karang menjadi moda transportasi dengan performa terbaik. Pada April 2026 jumlah penumpang mencapai 85.795 orang atau tumbuh 5,74 persen dibandingkan April tahun lalu.

Sebaliknya, jumlah penumpang angkutan laut melalui Pelabuhan Bakauheni mengalami penurunan setelah tingginya mobilitas masyarakat pada periode sebelumnya. Sedangkan jumlah penumpang angkutan udara melalui Bandara Radin Inten II tercatat sebanyak 51.870 orang.

Secara keseluruhan, berbagai indikator ekonomi yang dirilis BPS menunjukkan kondisi ekonomi Lampung tetap kuat dan resilien. Surplus perdagangan yang meningkat, membaiknya kesejahteraan petani, naiknya okupansi hotel, serta pertumbuhan pengguna kereta api menjadi sinyal positif bagi perekonomian Lampung sepanjang 2026.

Polisi Bongkar Jaringan Curanmor Spesialis Hotel di Bandar Lampung, Beraksi Gunakan Mobil


Bandar Lampung
- Tim gabungan Polresta Bandar Lampung berhasil membekuk dua anggota komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap menyasar area parkir hotel, penginapan hingga rumah kost di Kota Bandar Lampung. Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengaku telah beraksi sedikitnya 10 kali di berbagai lokasi.

Kedua pelaku yang diamankan yakni JD (18) dan RA (25), warga Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung. Sementara tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto mengatakan komplotan ini memiliki modus khusus dengan menyasar kendaraan yang terparkir di hotel, penginapan dan rumah kost menggunakan kunci letter T.

"Pelaku merupakan jaringan curanmor yang menyasar area parkir hotel dan penginapan. Mereka menggunakan mobil untuk berkeliling mencari sasaran agar tidak menimbulkan kecurigaan petugas keamanan," kata Kompol Gigih, Senin (1/6/2026).

Menurut Gigih, para pelaku memiliki peran masing-masing. Dua pelaku yang ditangkap bertugas sebagai penunjuk lokasi sasaran, sementara pelaku lain yang masih buron berperan sebagai eksekutor pencurian.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan kehilangan sepeda motor Honda milik seorang tamu hotel di Jalan Raden Intan, Kecamatan Enggal, pada Jumat (29/5) dini hari.

Berdasarkan hasil penyelidikan, tim gabungan berhasil menangkap kedua pelaku beberapa jam setelah kejadian berikut barang bukti sepeda motor hasil curian.

Saat dilakukan penangkapan, kedua pelaku sempat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sehingga petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku mengaku telah melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor di sekitar 10 lokasi berbeda di Bandar Lampung. Pengakuan ini masih kami dalami untuk mengungkap seluruh TKP dan jaringan pelaku," ujarnya.

Gigih menjelaskan, dalam aksi terakhirnya di sebuah hotel di Jalan Raden Intan, komplotan tersebut berhasil membawa kabur dua unit sepeda motor sekaligus. Saat hendak melarikan diri, para pelaku bahkan sempat menerobos dan menabrak petugas keamanan yang mencoba menghalangi mereka.

Polisi menduga jaringan ini melibatkan pelaku dari luar Bandar Lampung. Dua pelaku yang masih buron diketahui berperan sebagai pemetik dan diduga berasal dari Lampung Timur.

Selain menangkap dua pelaku, polisi menyita satu unit Honda Beat milik korban, satu unit Honda Beat yang diduga hasil kejahatan serta satu unit mobil Honda Civic yang digunakan sebagai sarana dalam aksi pencurian.

Saat ini kedua tersangka telah ditahan dan dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Senin, 01 Juni 2026

Hari Lahir Pancasila 2026, Mantan Napiter dan Eks JI Lampung Tunjukkan Semangat Nasionalisme


Bandar Lampung
– Puluhan mantan narapidana terorisme (napiter) yang tergabung dalam Yayasan Mangkubumi Putra Lampung bersama mantan pengikut Jemaah Islamiyah (JI) mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat Provinsi Lampung yang digelar di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, Senin (1/6/2026).

Dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam, para peserta tampak khidmat mengikuti jalannya upacara yang dipimpin oleh Pangdam II/Sriwijaya, Kristomei Sianturi.

Kehadiran para mantan napiter dan eks pengikut JI tersebut menjadi simbol komitmen mereka dalam memperkuat rasa nasionalisme dan kebangsaan serta mendukung keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Yayasan Mangkubumi Putra Lampung, Ir. Suprihadi, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memberikan kesempatan kepada yayasan untuk ikut serta dalam peringatan Hari Lahir Pancasila.

"Ini merupakan wujud bahwa kami sebagai bagian dari anak bangsa dapat bersama-sama bersinergi dalam membela NKRI," ujarnya usai upacara.

Menurutnya, mantan napiter dan mantan pengikut JI sebagai warga negara memiliki kewajiban yang sama untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ia menegaskan pentingnya memahami sejarah sebagai pelajaran berharga demi mewujudkan Indonesia yang damai, aman, sejahtera, maju, dan berkembang.

Sementara itu, Kompol Sumarna dari Satgaswil Lampung Densus 88 Antiteror Polri yang turut mendampingi para mantan napiter menyampaikan apresiasi atas partisipasi mereka dalam upacara tersebut.

Menurutnya, keikutsertaan para mantan napiter dan eks pengikut JI merupakan bentuk nyata patriotisme dan nasionalisme, sekaligus hasil dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk Badan Kesbangpol, Binda Lampung, Polda Lampung, dan stakeholder lainnya.

Selain mengikuti upacara kenegaraan, Yayasan Mangkubumi Putra Lampung juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Di antaranya pembagian daging kurban pada momentum Idul Adha serta penggalangan dana internal untuk membantu korban bencana alam di Sumatera.

Kompol Sumarna juga mengajak masyarakat untuk tidak lagi memberikan stigma negatif kepada para mantan napiter yang telah berkomitmen memperbaiki diri dan kembali menjadi bagian dari masyarakat.

"Mereka ingin berubah, bertobat, dan mengakui kesalahan masa lalu. Karena itu, mereka perlu diberikan ruang dan pendampingan agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik," katanya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen melakukan pembinaan guna mengubah pola pikir para mantan napiter dan eks pengikut JI agar semakin kuat berintegrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang dibacakan Pangdam, disampaikan bahwa tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan Indonesia, tetapi juga menjadi inspirasi bagi terciptanya perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Amanat tersebut juga menekankan pentingnya seluruh elemen bangsa untuk terus melawan berbagai bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi merusak harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara.

Partisipasi mantan napiter dan eks pengikut JI dalam upacara Hari Lahir Pancasila ini menjadi bukti bahwa proses reintegrasi sosial dan penguatan wawasan kebangsaan terus berjalan, sekaligus menunjukkan semangat bersama dalam menjaga persatuan Indonesia di bawah nilai-nilai Pancasila.

Minggu, 31 Mei 2026

Mufakat Agung BPBR, Ardho Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Masyarakat Adat


Way Kanan
- Masyarakat Adat Buay Pemuka Bangsa Raja (BPBR) menggelar Mufakat Agung di Balai Adat, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan, Sabtu (30/5/2026).

Pertemuan yang dihadiri para tokoh adat, pemuda, dan masyarakat tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting terkait pengelolaan kawasan hutan yang selama ini berada di wilayah adat mereka.

Dalam forum tersebut, masyarakat adat menyuarakan aspirasi agar negara memberikan ruang pengelolaan kepada masyarakat adat terhadap kawasan yang dulunya merupakan hutan larangan adat dan kini telah berstatus sebagai hutan produksi.

Putra Adat Buay Pemuka Bangsa Raja, Ardho Adam Saputra, SE, mengatakan hasil Mufakat Agung menyimpulkan bahwa keberadaan kawasan hutan produksi di wilayah adat selama ini belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Menurutnya, masyarakat adat yang secara turun-temurun hidup dan menjaga kawasan tersebut justru belum merasakan dampak ekonomi maupun peningkatan kesejahteraan dari pemanfaatan sumber daya alam yang ada.

"Hasil Mufakat Agung masyarakat adat menyimpulkan bahwa lahan adat yang dahulu merupakan hutan larangan dan saat ini berubah fungsi menjadi hutan produksi belum memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat adat. Bahkan dalam pandangan masyarakat, kondisi ini justru membuka ruang bagi praktik-praktik penguasaan lahan oleh pihak-pihak tertentu yang tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat adat," kata Ardho.

Ia menegaskan, masyarakat adat BPBR meminta pemerintah pusat dan negara untuk memberikan akses pengelolaan yang lebih luas kepada masyarakat adat, sejalan dengan program pemerintah yang mendorong pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kesejahteraan rakyat.

"Kami meminta negara dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat adat untuk mengelola kawasan tersebut demi kesejahteraan masyarakat. Selama ratusan tahun masyarakat adat hanya menjadi penonton atas kekayaan sumber daya alam yang berada di wilayahnya sendiri," ujarnya.

Ardho menjelaskan, kawasan yang menjadi perhatian masyarakat adat tersebut berada di Register 44 dengan luas mencapai sekitar 32 ribu hektare.

Menurutnya, potensi kawasan tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar.

Ardho juga menegaskan bahwa perjuangan yang disepakati dalam Mufakat Agung tersebut merupakan aspirasi masyarakat adat Buay Pemuka Bangsa Raja yang memiliki struktur adat besar dan kuat.

Menurutnya, Buay Pemuka Bangsa Raja terdiri dari 1.066 penyimbang suku marga yang hingga saat ini tetap menjaga nilai-nilai adat, budaya, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

"Buay Pemuka Bangsa Raja terdiri dari 1.066 penyimbang suku marga. Karena itu, hasil Mufakat Agung ini merupakan suara bersama masyarakat adat yang menginginkan adanya keadilan dan kesempatan untuk ikut mengelola sumber daya alam di wilayah adatnya sendiri demi kesejahteraan masyarakat dan generasi mendatang," tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan hasil Mufakat Agung akan menjadi dasar perjuangan masyarakat adat dalam memperjuangkan hak-hak pengelolaan kawasan tersebut melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami bersama tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda daerah, termasuk saya, Gindha Ansori, SH, MH, serta elemen masyarakat lainnya akan memperjuangkan hasil musyawarah ini secara konstitusional. Aspirasi masyarakat adat harus mendapat perhatian karena menyangkut kesejahteraan masyarakat hari ini dan masa depan generasi yang akan datang," tegasnya.(*)

Berkah Waisak, 5 Warga Binaan Terima Surat Keputusan Remisi Khusus dan Pesan Refleksi Menteri


Bandar Lampung
– Suasana khidmat dan penuh kedamaian mewarnai perayaan Hari Raya Waisak di area pembinaan. Pada Minggu, 31 Mei 2026, sebanyak 5 warga binaan beragama Buddha di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung mendapatkan anugerah remisi khusus keagamaan.

Prosesi penyerahan pengurangan masa pidana ini dilangsungkan di aula institusi. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung, Ike Rahmawati, memimpin jalannya kegiatan dengan menyerahkan Surat Keputusan remisi secara langsung kepada 5 warga binaan.

 Penyerahan hak ini sejalan dengan arahan pimpinan kementerian sebagai wujud pemenuhan hak bagi warga binaan yang telah memenuhi seluruh syarat administratif dan substantif.

Ike Rahmawati turut meneruskan pesan penting dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang menegaskan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara atas perubahan perilaku positif warga binaan selama mengikuti program pembinaan.

"Momentum Waisak hendaknya menjadi sarana refleksi diri untuk terus memperbaiki perilaku, memperkuat pengendalian diri, serta meningkatkan kualitas spiritual dan moral dalam menjalani kehidupan," tegas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam pesan resmi yang menjadi landasan pemberian penghargaan ini.
Menyambung arahan tingkat kementerian tersebut, Ike Rahmawati turut memberikan motivasi secara langsung kepada para warga binaan yang hadir di aula.

"Hak dasar dari negara ini diharapkan menjadi pijakan bagi para penerima untuk terus menyebarkan kedamaian, memperbaiki diri, dan senantiasa mematuhi tata tertib di dalam lingkungan pembinaan," ungkap Ike Rahmawati.

Melalui penyerahan Surat Keputusan remisi dan penegasan pesan menteri ini, diharapkan proses rehabilitasi dapat terus berjalan secara humanis dan inklusif.

 Apresiasi dari negara pada hari raya keagamaan ini menjadi motivasi yang sangat kuat bagi seluruh penghuni agar terus berlomba dalam kebaikan selama menjalani masa pidana.

Sabtu, 30 Mei 2026

Jum'at Berkah ke-99 SMSI Tulang Bawang Berikan Sembako dan Uang Tunai Kepada 8 Anak Yatim


Tulang Bawang
-- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, terus menunjukan konsistensi nya dalam menjalankan program. Kali ini Jum'at Berkah ke-99 SMSI Tulang Bawang, santuni 8 anak yatim dengan memberikan beras 5 kg, Al- Qurban, dan uang tunai Rp100 ribu / orang.

Kegiatan ini dilaksanakan organisasi Owner / pimpinan media yang tergabung dalam SMSI, rutin setiap Jumat dilaksanakan dengan sasaran Lansia, anak yatim piatu, dan warga yang tidak mampu, di kantor sekretariat SMSI Tulang Bawang.

Abdul Rohman Ketua SMSI Tulang Bawang, menjelaskan kegiatan Jum'at Berkah ini sudah kita laksanakan dari Tahun 2024 sampai saat ini, Alhamdulillah belum pernah terputus.

"Program unggulan SMSI ini lahir dari keprihatinan teman-teman media saat turun di lapangan melihat keadaan rumah berlantaikan tanah, dan ada lansia yang hidup sebatangkara, tempat tinggal menumpang, disitulah tergerak hati kita untuk menjalankan program rutin Jum'at berkah berbagi," jelas Abdul Rohman, Jum'at (29/05/2026).

Lanjut Abdul Rohman, program Jum'at berkah rutin yang dilaksanakan organisasi media online di Lampung baru di kabupaten Tulang Bawang. Banyak organisasi yang berbagi tapi tidak rutin seperti SMSI.

"Kita berharap dengan kegiatan SMSI Tulang Bawang, berbagi ini selalu kita sebar di media sosial bisa menggugah teman-teman organisasi lain agar bisa bersama-sama menebarkan kebaikan kepada saudara kita yang membutuhkan uluran tangan kita," papar Abdul Rohman.(red)

Jumat, 29 Mei 2026

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kasrem 043/Gatam Tinjau Progres KDKMP dan SPPG di Lampung Tengah


LAMPUNG TENGAH –
Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Gatam, Kolonel Kav Roli Dewanto, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (29/5/2026).

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat, agar berjalan optimal di wilayah binaan Korem 043/Gatam.

Dalam peninjauannya, Kolonel Roli Dewanto didampingi oleh Kasiter Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sofrianes Salam, Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, serta Pasiter Kodim 0411/KM Kapten Inf Sukamto. Rombongan menyambangi sejumlah titik lokasi di Kecamatan Seputih Agung yang menjadi pusat pembangunan fasilitas tersebut.

Tinjauan dimulai di Kampung Sulusuban, di mana rombongan memeriksa fisik bangunan dan progress pengerjaan KDKMP. Selanjutnya, rombongan bergerak ke Kampung Fajar Asri untuk meninjau fasilitas SPPG. Fasilitas ini dipersiapkan sebagai dapur pelayanan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat. Peninjauan ditutup dengan kunjungan ke Kampung Dono Arum untuk memantau tahap akhir pembangunan KDKMP di wilayah tersebut.

Kasrem 043/Gatam, Kolonel Kav Roli Dewanto, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur KDKMP dan SPPG merupakan mandat strategis dari pemerintah pusat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan elemen masyarakat untuk mewujudkan tujuan program tersebut.

"Korem 043/Gatam bersama Kodim 0411/KM berkomitmen mengawal dan memastikan program strategis Presiden RI dapat berjalan dengan baik serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat," ujar Kolonel Roli di lokasi tinjauan.

Ia menambahkan, kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh warga di Kampung Sulusuban, Dono Arum, dan Fajar Asri. Hal ini sejalan dengan upaya penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang memadai.

Dengan percepatan pembangunan ini, Pemerintah Daerah bersama unsur TNI berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung Tengah sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari stabilitas nasional.