Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Bupati Tanggamus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bupati Tanggamus. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Oktober 2023

Bupati Tanggamus Beserta Kadis BMBK Provinsi Lampung Tinjau Jalan Provinsi Ruas Simpang Kiluan


GK, Kelumbayan
– Pj. Bupati Tanggamus Ir. Mulyadi Irsan, MT., bersama Plt. Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung Ir. Taufiqulloh melakukan kunjungan kerja ke empat kecamatan di Kabupaten Tanggamus, Sabtu (7/10/23). 

Turut mendampingi, Kepala Dinas PUPR Tanggamus Riswanda Djunaidi, Kepala Bapperida Tanggamus Hendra Wijaya Mega, Camat Kelumbayan Derius Putrawan, serta jajaran Dinas BMBK Provinsi Lampung dan Dinas PUPR Kabupaten Tanggamus. 

Rombongan mengawali kunjungannya dari titik nol ruas jalan Simpang Kiluan – Kotaagung Timur. Disela kunjungannya rombongan juga mengunjungi Teluk Kiluan dan Pantai Gigi Hiu.  Dikedua objek wisata ini Pj Bupati Tanggamus selain melihat potensi wisata yang menjadi unggulan pariwisata di Provinsi Lampung ini, juga berinteraksi dengan wisatawan yang datang dan menanyakan kesan dan keluhan yang mungkin dirasakan dalam kunjungan wisatanya. Pj. Bupati juga memberikan arahan kepada aparatur pekon dan pengelola wisata setempat agar lebih meningkatkan paket dan layanan wisata yang diberikan. Terutama dalam hal keamanan dan kenyamanan wisatawan. 

Kunjungan dilanjutkan dengan melihat kondisi di sepanjang ruas jalan yang memang kondisinya memprihatinkan, karena hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua atau mobil dengan penggerak empat roda. 

Menjelang tengah hari Pj Bupati dan rombongan singgah di kediaman tokoh masyarakat Kelumbayan, yakni Suntan Syah Bandakh Marga di Pekon Negeri Kelumbayan. Ditempat ini selain mendapatkan jamuan makan siang dengan menu khas Kelumbayan, yaitu ikan cubik dan sop nibung. Pj. Bupati Tanggamus dan Plt. Kadis BMBK juga melakukan interaksi dengan para Kepala Pekon se Kecamatan Kelumbayan dan Kelumbayan Barat, serta para tokoh dan segenap masyarakat Kelumbayan.  

Dalam sambutanya, Pj. Bupati mengatakan bahwa ini adalah kunjungan pertama dirinya ke 20 kecamatan di Kabupaten Tanggamus. Yang akan menjadi agenda beliau untuk berkunjung ke 20 kecamatan se Kabupaten Tanggamus. 
“Untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, agar lebih kenal dengan alamnya, kenal dengan warganya, insya Allah mendengar apa yang menjadi kebutuhan mendesak terhadap pembangunan di kabupaten Tanggamus,” katanya. 

Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa di seluruh wilayah Lampung sudah terhubung antar pekon, antar kecamatan, antar kabupaten. Hanya dari Kiluan sampai Kotaagung ini yang masih tertunda. 
“Insya allah nanti kita bersama-sama dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Lampung dan juga Pemerintah Kabupaten Tanggamus, mewujudkan jalan tersebut. Tak lupa kita berdoa agar rencana kita dan niat baik kita ini dimudahkan, karena memang jalan ini adalah trigger dalam pembangunan,” terangnya. 

“Jadi kita akan bersama-sama dengan masyarakat untuk meningkatkan kembali pembangunan di Kelumbayan. Ibu Dewi dan Pak Haji Syafii sudah berbuat yang terbaik di Kelumbayan, insya Allah nanti apa yang menjadi kekurangan untuk melengkapi hasil pembangunan dari kepala daerah sebelumnya kita akan lanjutkan, akan kita tingkatkan. Agar kedepan Kelumbayan akan sama dengan Sumberejo, Ulubelu dan kecamatan yang lainnya,” imbuhnya.

Pj Bupati melanjutkan, prasarana transportasi jalan sangat dibutuhkan untuk menggerakkan ekonomi di wilayah Kecamatan Kelumbayan sampai ke Kotaagung. 

“Jadi tujuan utama kami kesini yang paling utama adalah mendorong terhubungnya antara Kiluan dengan Kotaagung. Kenapa? karena memang di Kotaagung itu ada Kawasan Industri Maritim yang saat ini memang belum bisa beroperasi secara maksimal.” 

“Kawasan industri ini dulu digagas oleh Bupati sebelumnya, yaitu Pak Bambang. Beliau yang mendorong bagaimana ada pengungkit terhadap ekonomi, karena yang akan menikmati semuanya adalah masyarakat Tanggamus,” tandasnya.

Pj. Bupati juga mengajak segenap elemen di Kecamatan Kelumbayan untuk bangkit dan mengembangkan potensi alam yang ada, agar petani, nelayan dan masyarakat lebih maju dan sejahtera. Salah satunya adalah dengan meningkatkan  pemanfaatan Kartu Petani Berjaya (KPB) sebagai salah satu program Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam rangka memfasilitasi petani dan nelayan dalam melaksanakan aktifitasnya, sehingga petani dan nelayan terbantu untuk mendapatkan akses yang mudah dan murah untuk bibit atau pupuk serta pemasaran. Termasuk untuk mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Selanjutnya Plt. Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, Taufiqulloh dalam sambutannya meyampaikan bahwa aspirasi dari masyarakat Kelumbayan untuk pembangunan ruas jalan Simpang Kiluan – Simpang Umbar telah disampaikan oleh Camat beserta Kepala Pekon dan tokoh masyarakat Kelumbayan beberapa waktu yang lalu. Oleh karena itu pihaknya bersama Pj Bupati Tanggamus merasa perlu melakukan survey langsung, dalam rangka memastikan kondisi jalan yang diusulkan tersebut, untuk selanjutnya dimasukkan kedalam rencana pembangunan pada tahun 2024. 

“Yang memang harus kita perbaiki. Tanpa jalan bagaimana ekonomi mau tumbuh. Jalan adalah urat nadi ekonomi, ketika jalan bisa kita perbaiki, aksebilitas bisa kita perbaiki, lalu lintas bisa lancar maka ekonomi akan tumbuh. Untuk pembangunan ruas jalan yang diusulkan ini akan kami masukkan kedalam rencana pembangunan di tahun 2024. Mudah-mudahan dapat direalisasikan sesuai dengan harapan masyarakat Kelumbayan,” tandasnya.  

Sementara Camat Kelumbayan Derius Putrawan, menyampaikan bahwa atas nama masyarakat Kecamatan Kelumbayan, dirinya mengucapkan terima kasih sekaligus merasa sangat senang dan bersyukur bahwa usulan masyarakat Kelumbayan telah mendapatkan perhatian dan tindak lanjut dari Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung. 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pj. Bupati Tanggamus dan Bapak Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung atas kunjungan yang dilakukan di Kecamatan Kelumbayan, dalam rangka memastikan kondisi jalan yang ada di Kecamatan Kelumbayan, untuk selanjutnya menjadi bahan pertimbangan dalam pembangunannya.” 

“Kami juga berharap kepada Gubernur Lampung Bapak Arinal Djunaidi melalui Dinas BMBK Provinsi Lampung, agar apa yang menjadi harapan masyarakat Kelumbayan, dapat direalisasikan pada tahun 2024 mendatang,” harap Derius. 

Kunjungan dilanjutkan oleh rombongan ke Puskesmas Rawat Inap Kelumbayan serta sepanjang ruas jalan Simpang Kiluan – Simpang Umbar – Putihdoh – Kuripan – Kotaagung Timur. Demikian juga sejumlah ruas jalan kabupaten yang perlu mendapatkan penanganan segera, diantaranya badan jalan kabupaten yang longsor di pekon Paku. Untuk selanjutnya menjadi bahan evaluasi oleh Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan Pemerintah Provinsi Lampung. 

Turut menyambut dan mendampingi rombongan Pj Bupati di sepanjang jalan yang dilalui di wilayah kecamatan masing-masing, yakni Camat Cukuhbalak Alsep Rizam, Camat Limau Yusef, Anggota DPRD Tanggamus Erlan Adianto dan Camat Kotaagung Timur Ilham Nurmay beserta seluruh jajaran dan Kepala Pekon setempat.  (Arman)

Selasa, 19 September 2023

Diakhir Masa Jabatan Kepala Daerah Periode Tahun 2018 - 2023 Bupati Tanggamus Melantik sejumlah Pegawai dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus


GK, Tanggamus
– Diakhir Masa Jabatan Kepala Daerah Periode Tahun 2018 - 2023 Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani , Melantik sejumlah Pegawai mulai dari Jabatan Administrator, Pengawas, Kepala Sekolah, sampai Kepala UPTD Puskesmas Bidang Kesehatan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

Acara pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah Tanggamus. Selasa (19/9/2023).

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Nomor : 821.2/994/43/2023 tentang pemberhentian pemindahan dan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dari dan dalam Jabatan Administrator dan Pengawas, Jabatan Kepala Sekolah ,dan Jabatan Kepala UPTD Bidang Kesehatan Puskesmas dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

Adapun jumlah Pegawai yang dilantik sebanyak 84 orang pegawai, diantaranya Royihan ,SE., Jabatan Baru Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga, Haiter Mountain, S.Ip. MM,. Jabatan baru Kepala bidang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat pada Satuan Polisi Pamong Praja, Hendarman Wahid, S. Kom, Kepala Bidang pencegahan dan kesiapsiagaan pada badan penaggulangan bencana Daerah, Sunardi, S. Pd, Sekretaris Kecamatan Limau,. Halimi. S.Sos,. MM, Kepala Bidang perlindungan masyarakat pada  satuan polisi pamong praja, Bunga Hernawati Manihuruk. S.TP, Kepala UPTD Pertanian Tanaman pangan dan holtikultura Gisting pada Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Ailawati, S.St.,M.Kes,. Kepala UPTD Puskesmas Martanda pada Dinas Kesehatan, Diana, A.Md, Keb,. Kepala UPTD Puskesmas Waynipah Pada Dinas Kesehatan, dan Yarliani, S.Pd.I., SMP N 2 Ulu belu.

Bupati Dewi Handajani, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada yang baru saja dilantik. Saya berharap kuasai segala aturan regulasi termasuk juga tufoksi karena kepercayaan itu adalah sesuatu yang bukan datang tiba-tiba bukannya datang begitu saja karena selalu saya sampaikan dalam setiap pelantikan ini adalah sudah garis simpanan sudah kehendak yang maha kuasa jadi tidak ada yang kebetulan semuanya adalah ketentuan.

Bapak ibu sudah mendapat kepercayaan dari bupati tolong dijaga dengan baik, termasuk penyerapan anggaran harus berbanding signifikan.  Selaku PPK yang memberikan amanah tetapi tentu saya juga menuntut konsekuensi bukan berarti pelantikan ini kemudian tidak dievaluasi pasti akan dievaluasi meskipun bukan oleh bunda, ucapnya.

Bunda juga berpesan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, agar segera melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan sebaik-baiknya, serta menjunjung tinggi disiplin dan profesionalisme selalu berpedoman pada Peraturan Perundang-Undangan. 

" Bupati bunda Dewi sapaan akrabnya, titipkan Tanggamus sesuai dengan tupoksi dan kapasitas masing masing , jaga amanah dengan baik perkembangan teknologi informasi sudah luar biasa harus menjadi pejabat yang amanah teladan ,dan mendukung kerja kerja dari aparat. Kuasi aturannya dan regulasinya inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan pembangunan kabupaten Tanggamus , Ujarnya".

Hadir juga dalam pelantikan Inspektur Ernalia, Asisten Bidang Administrasi Jonsen Vanisa, Kaban BKPSDM Aan Drajat, Kadis Kominfo Suhartono, Kadis Kesehatan Ahmad Taufik, dan Jajaran Pegawai yang dilantik. ( Arman )

Selasa, 29 Agustus 2023

Gebyar HUT Himpaudi Ke‐18 Dihadiri Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani


GK, GISTING
– Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani Menghadiri Gebyar Hari Ulang Tahun Himpaudi Ke-18 Dengan Tema " Satu Visi Satu Aksi Satu Dedikasi Organisasi Kuat Guru Hebat. Di Lapangan Pekon Lambau Kecamatan Gisting. Selasa 29/8/2023.

Hadir dalam Kegiatan, Kepala Dinas Pendidikan Yadi Mulyadi, Ketua DWP Nur'ani Lubis, Para Camat, Ketua Himpaudi Kabupaten Tanggamus Abdul Somat, Uspika Kecamatan Gisting, Para Kepala Pekon Gisting, Para Guru Paud dan Anak Anak Paud.

Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani dalam sambutan nya, Saya ucapkan Selamat Hari Jadi HIMPAUDI yang KE-18, bagi Kelompok Pendidik dan Pengelola PAUD dimanapun berada, khususnya kepada seluruh Anggota HIMPAUDI Kabupaten Tanggamus. HIMPAUDI akan berulang-tahun ke-18 pada besok hari tanggal 31 Agustus 2023.

Saya harap dengan momentum ini akan menjadi motivasi bagi Saudara-saudari dalam wujud kepedulian, bukti tekad penuh keikhlasan serta kesungguhan dalam proses pembentukan generasi penerus bangsa, aset bangsa yang akan membentuk wajah dunianya nanti.

Saya apresiasi organisasi HIMPAUDI yang menyelenggarakan Roadshow Gebyar HUT HIMPAUDI ke-18 yang bertema "HIMPAUDI Kuat, Guru Hebat, Generasi Emas Cerdas Berkarakter." Semoga kegiatan roadshow atau gebyar pada pagi hari ini berlangkosung meriah, sukses dan bermanfaat. Informasi dari Panitia bahwa peserta yang hadir 1.800 orang berasal dari Lembaga PAUD pada 5 kecamatan di kabupaten tanggamus.

Pemerintah Kabupaten Tanggamus akan selalu berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bumi Begawi Jejama dengan memberikan pelayanan yang maksimal disegala bidang, termasuk bidang pendidikan khususnya pendidikan anak usia dini. Karena pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang sangat mendasar dan strategis dalam pembangunan sumberdaya manusia. 

Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengelola, pendidik dan tenaga pendidik pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak Kanak (TK) di Kabupaten Tanggamus, maka Pemkab Tanggamus memberikan bantuan operasional lembaga PAUD/TK (BOP) dan memberikan Insentif pendidiknya, Hal ini merupakan komitmen kami serta para organisasi Mitra PAUD guna mendorong terselenggaranya pengelolaan PAUD yang benar dan berkualitas di Bumi Begawi Jejama.

Peran PAUD sangat nyata kedepan, dalam menyiapkan SDM berkualitas, cerdas, tangguh, dan memiliki kompetensi sehingga mampu bersaing pada era teknologi yang sedang berkembang. Ayo dukung PAUD, agar apa yang kita cita-citakan bersama kedepan dapat terwujud ditangan anak-anak kita yang tangguh dan cerdas.

Mengakhiri sambutan nya Bupati tanggamus mengajak masyarakat, unsur pemerintah, organisasi mitra, seluruh anggota HIMPAUDI Khususnya, untuk bergandeng tangan bersama-sama, membangun generasi bangsa yang hebat dan bermartabat.

Kepala Pekon Lanbau Widodo dalam wawancara nya menyampaikan, dengan diadakan nya kegiatan  HIMPAUDI ini membuat anak anak PAUD sangat antusias dan senang se kali mengikutinya, kegiatan nya begitu semarak dan meriyah bagi masyarakat terutama ibu ibu anak anak paud sangat berperan serta dalam mengikut sertakan anak anak mereka dalam kegiatan ini.

Saya mewakili masyarakat dan anak anak paud di sini mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar besar nya kepada pemerintah daerah terutama kepada bupati tanggamus karna menyempatkan waktu nya dalam menghadiri kegiatan ini yang akan menjadi suport dan motivasi bagi mereka.( Ar )

Sabtu, 10 Juni 2023

Bupati Tanggamus Hadiri Pembukaan Festival Lampung Craft Ke IV Tahun 2023


GK, Bandar Lampung
- Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE. MM., dengan didampingi oleh Ketua Dekranasda Tanggamus, Nur’aini Hamid Lubis, menghadiri acara “Pembukaan Festival Lampung Craft Ke-IV Tahun 2023” bertempat di Gedung Graha Wangsa, Kota Bandar Lampung. Selasa 06/06/2023

Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Anggota Forkopimda Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Pimpinan BUMN, BUMD Pratama Pemprov Lampung, Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung,dan para peserta Lampung Craft.


Bupati Tanggamus Dewi handajani menyebutkan terdapat beragam produk lokal Tanggamus yang di pamerkan. Khususnya olahan kerajinan tangan yang di sebutkan hasil dari pelaku UMKM Tanggamus

Untuk Lampung Craft 2023, ada beberapa kerajinan hasil dari pelaku UMKM yang kita bawa seperti tenun batik dan produk daur ulang, kata Dewi Handajani.

Menurut Dewi Handajani, kabupaten Tanggamus merupakan kabupaten yang pelaku UMKM nya sangat baik dalam hal pengolahan bahan daur ulang.
Kualitas kerajinan daur ulang Tanggamus juga sangat baik, kata Dewi.

Dewi juga mengutarakan apresiasi kepada dekranasda provinsi Lampung yang dengan konsisten menggelar event serupa dalam empat tahun ke belakang.

Kami memberikan apresiasi kepada dekranasda provinsi Lampung atas Lampung Craft, yang merupakan ajang inovatif dalam memberi peluang pelaku UMKM lokal dalam memasarkan produknya, tutup Dewi".

Dalam kesempatan itu, Gubernur Lampung menyebutkan, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor utama untuk membangkitkan ekonomi Lampung. Karena itu, UMKM yang merupakan potensi perekonomian daerah harus dijaga keberadaannya.

"UMKM di Lampung merupakan potensi ekonomi yang harus dijaga. Oleh karena itu, saya mengharapkan tidak ada alasan UMKM di Lampung untuk tidak sukses. Karena bahan bakunya ada di Lampung dan bisa dipertahankan, tiggal meningkatkan kreativitas kita semua," kata Gubernur 

Apalagi, menurut Gubernur Lampung, keberadaan UMKM sangat berpengaruh dalam menjaga keseimbangan ekonomi di Lampung. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil rilis data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada triwulan I 2023 yang menyebutkan bahwa ekonomi Lampung tumbuh dengan positif. Bahkan, menjadi satu-satunya provinsi di Sumatera dengan pertumbuhan ekonomi yang positif.

"Pertumbuhan ekonomi ini disebabkan adanya optimalisasi UMKM di Lampung yang mencapai lebih dari 320 ribu. Jadi UMKM ini salah satu yang mampu memberikan keseimbangan ekonomi," jelas Gubernur 

Untuk itu, Gubernur Lampung mendorong agar pembangunan Sentra UMKM segera dipercepat. 

"Lahannya sudah ada, anggarannya juga ada. Jadi saya minta ini segera dipercepat pembangunannya," tutur Gubernur 

Melalui Lampung Craft, gubernur berharap bisa mendorong masyarakat untuk membeli produk-produk lokal, khususnya produk dari pelaku UMKM di Lampung.

"Saya juga berharap, ke depannya, produk UMKM Lampung dapat menembus pasar nasional bahkan hingga pasar Internasional," harap Gubernur 

Sedangkan  Ketua Dekranasda Lampung, Riana Sari Arinal, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan bisa mendongkrak promosi kerajinan lokal hingga kancah nasional dan internasional.

Ketua Dekranasda Lampung menuturkan, perkembangan wastra dan kriya Lampung semakin menggeliat, pameran Lampung Craft yang telah dilaksanakan sejak tahun 2020 hingga saat ini, telah menjadi ajang pameran yang paling ditunggu oleh para pelaku UMKM khususnya kerajinan dan juga para pecinta wastra dan kerajinan lampung ,yang bukan sebatas masyarakat Lampung saja namun sudah meluas hingga berbagai daerah di Indonesia.

Diakhir sambutannya, Ketua Dekranasda Lampung mengatakan, Dekranasda Lampung akan terus melakukan inovasi dan ide baru untuk mengangkat karya UMKM ke kancah nasional.

"Berbagai program kegiatan seperti pelatihan atau bimtek kepada UMKM lokal Lampung bekerjasama dengan para desainer nasional," sebutnya (Arman)

Kamis, 09 Maret 2023

Lambatnya Pemda Tanggamus Selesaikan Sengketa Tanah Ulayat, Ratusan Massa Segel Kantor Eks PT TI


GK, TANGGAMUS | Akibat lambannya Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tanggamus, dalam menyelesaikan atau mengembalikan hak-hak marga Adat Buay Belunguh Tanggamus, atas tanah Ulayat yang pernah di pakai Eks PT Tanggamus Indah (TI), ratusan warga masyarakat marga Buay Belunguh melakukan aksi damai dan penyegelan kantor Eks PT TI yang berada di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus, Kamis (09/3/2023).

Massa yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu dari masyarakat marga Buay Belunguh Tanggamus mendatangi kantor PT TI karena merasa tuntutan mereka tidak indah oleh pihak Forkompinda maupun PT TI, dimana hingga saat ini janji dari Bupati Tanggamus Dewi Handajani saat Audensi dengan para tokoh Adat Marga Buay Belunguh dan Tim penyelesaian sengketa tanah Ulayat beberapa bulan yang lalu akan menyelesaikan sengketa itu dengan mempertemukan kedua belah pihak.

"Kami warga masyarakat adat Marga Buay Belunguh merasa tidak dianggap dalam hal ini, dimana janji ibu Bupati Tanggamus Dewi Handajani saat Audensi dengan kami beberapa bulan yang lalu akan menyelesaikan masalah ini dengan mempertemukan kami dengan pihak PT TI, tapi nyatanya hingga saat ini janji tersebut tidak direalisasikan," ujar salah satu tokoh adat Marga Buay Belunguh Tanggamus.

Selain itu menurut dia, "Saat pertemuan dengan Forkompinda beberapa bulan yang lalu, Wakapolres Tanggamus saat itu memastikan bahwa tidak ada lagi aktivitas-aktivitas apapun di lahan eks PT TI tersebut, namun nyatanya masih ada aktivitas penderesan getah karet, pengambilan buah kakau dan sebagainya, apakah itu tidak melanggar hukum karena itu sama saja mencuri karena PT TI tidak punya hak lagi untuk melakukan itu semua karena HGU telah habis," katanya.

Bahkan menurutnya, "Pemda diduga sengaja mengulur-ulur waktu guna memberikan kesempatan kepada pihak PT TI untuk memperpanjang HGU nya kembali, padahal menurut peraturan setelah habis masa berlakunya HGU diberikan kesempatan satu tahun jika ingin diperpanjang, sementara ini sudah tiga tahun tidak ada perpanjangan, berarti tanah tersebut kembali ke Ulayat Marga Adat Buay Belunguh," ucapnya.

Dalam orasinya, koordinator aksi Budi mengatakan bahwa kedatangan warga masyarakat marga Adat Buay Belunguh ke lokasi eks PT TI tersebut adalah untuk menggelar aksi damai dan menyegel kantor eks PT TI agar tidak ada aktivitas apapun dari pihak PT TI sebelum adanya keputusan dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus.

"Kami kesini untuk menggelar aksi damai dan menyegel kantor eks PT TI ini, karena HGU PT TI sudah habis sejak 30 Desember 2020 yang lalu, dan tidak ada perpanjangan izin HGU lagi, dan otomatis tanah eks PT TI ini harus kembali ke Ulayat marga Buay Belunguh, karena pada awalnya pada tahun 1931, PT Tanjung Jati meminjam tanah Ulayat Marga Buay Belunguh ini dari Marga Adat Buay Belunguh dan kemudian beralih ke PT Tanggamus Indah," ujar Budi.

Masih menurut Budi, selama keberadaan PT TI di tanah Ulayat Marga Buay Belunguh itu tidak ada kontribusi terhadap masyarakat adat Marga Buay Belunguh.

"Kami warga masyarakat marga Adat Buay Belunguh meminta hak Ulayat Adat warga kami kembali, karena disamping izin HGU telah habis, juga selama keberadaan PT TI di tanah Ulayat Marga Buay Belunguh tidak ada kontribusi nya sama sekali bagi masyarakat adat Marga Buay Belunguh baik secara langsung maupun tidak langsung," ungkapnya.

Setelah terjadinya perdebatan yang cukup alot antara pihak yang menjaga kantor Eks PT TI dengan pihak peserta aksi, dan ditengahi oleh pihak kepolisian dari Polres Tanggamus maka disepakati oleh kedua belah pihak untuk sementara kantor Eks PT TI disegel dan tidak ada aktivitas apapun dari kedua belah pihak.

Ditempat yang sama, Amiruddin Gelar Suntan Paduka Mangku Alam Tokoh Adat Marga Buay Belunguh Pekon Umbul Buah, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus mengatakan bahwa mulai hari ini kantor Eks PT TI disegel atas nama masyarakat marga Buay Belunguh.

"Mulai hari ini, atas nama masyarakat marga Buay Belunguh, kantor Eks PT Tanggamus Indah ini kami segel, dan tidak ada yang boleh masuk sebelum adanya keputusan baik secara hukum maupun secara adat," Tegas Amiruddin.

Masih menurut Amiruddin, "Kami menuntut Tanah eks PT TI ini kembali ke Ulayat Marga Adat Buay Belunguh, karena ini demi masa depan anak cucu kami, anak cucu kami juga ingin hidup sejahtera secara ekonomi dan maju dalam pendidikan maupun pengetahuan, sudah cukup rasanya tanah tersebut dipinjamkan kepada pihak perusahaan dan inilah saatnya untuk kembali kepada masyarakat adat Marga Buay Belunguh." Tandas Amiruddin.

Dilain pihak, Kabag Ops Polres Tanggamus  AKP Sarwani yang memimpin personil dari polres Tanggamus  dalam pengamanan aksi damai tersebut mengatakan bahwa hadirnya pihak Kepolisian dalam aksi tersebut adalah sesuai dengan Tupoksi Polri yaitu memberikan Perlindungan dan Pengayoman serta pelayanan kepada setiap warga masyarakat.

"Hadirnya kami dari pihak Kepolisian disini adalah sesuai dengan Tupoksi Polri sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan," ujar Sarwani.

Selanjutnya menurut Sarwani, melakukan aksi damai, atau menyampaikan pendapat dimuka umum tidak dilarang dan diatur dalam undang-undang, dan polri adalah sebagai pihak keamanan yang melakukan pengamanan.

"Jadi sekali lagi kami hadir disini murni melakukan pengamanan yang merupakan tugas kami sebagai aparat keamanan dan kami berada ditengah-tengah tidak berpihak kepada siapapun, Demi Allah kami tidak ada keberpihakan kepada pihak manapun juga, jadi yakinkan itu," tegas Sarwani.

Ketika disinggung apakah ada solusi dari pihak kepolisian untuk menyelesaikan masalah aksi hari itu, AKP Sarwani yang berwenang adalah Forkompinda namun pihak kepolisian akan mendorong untuk penyelesaiannya melalui Forkompinda.

"Ya kita akan dorong untuk penyelesaiannya melalui Forkompinda karena pihak Forkompinda lah yang berwenang untuk menyelesaikan masalah ini." Pungkasnya.

Aksi damai dan penyegelan kantor Eks PT TI tersebut berjalan dengan lancar, aman tertib dan kondusif, setelah selesai melakukan orasi dan penyegelan kantor Eks PT TI massa aksi membubarkan diri dengan tertib. [Red].

Senin, 13 Februari 2023

Ketua Tim, PH dan Tokoh Adat Marga Buay Belunguh Tanggapi Pernyataan Bupati Dan BPN Tanggamus


GK, Tanggamus - Ketua Tim penyelesaian sengketa tanah Ulayat Marga Buay Belunguh Tanggamus mengadakan rapat dengan Penasehat Hukum (PH) dan beberapa Tokoh Adat Marga Buay Belunguh Tanggamus, Senin (13/2/2023).

Adapun masalah yang dibahas menurut informasi yang dihimpun Tim Media, adalah menanggapi pernyataan Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani S.E., dan Kepala BPN Kabupaten Tanggamus saat pertemuan/Audensi dengan Forkompinda Tanggamus pada Senin 6 Februari 2023 yang lalu di ruang rapat Bupati Tanggamus.

Perlu diketahui bahwa pada pertemuan tertutup antara Forkompinda Kabupaten Tanggamus dengan Tokoh Adat Marga Buay Belunguh dan Ketua Tim serta PH Marga Buay Belunguh beberapa waktu yang lalu yang membahas tentang Tanah Ulayat eks PT Tanggamus Indah (PT TI), Bupati Tanggamus dan Kepala BPN Kabupaten Tanggamus menyatakan bahwa "Tanah Ulayat eks PT TI akan kembali kepada Negara."

Dengan pernyataan Bupati dan Kepala BPN Kabupaten Tanggamus tersebut, Ketua Tim Marga Buay Belunguh Tanggamus Irjen Pol (Purn) DR Ike Edwin S.IK., S.H., M.H., M.M., dan tokoh adat  Yanuar Firmansyah gelar Suttan Junjungan Sakti ke 27 Kepaksian Buay Belunguh Paksi Pak Skala Bekhak serta Penasehat Hukum R Niagari Galuh S.H., M.H.,& Partner menolak dan protes dengan membuat surat penjelasan secara hukum mengenai tanah Ulayat, tanah Adat Marga Buay Belunguh Tanggamus.

Berdasarkan pembicaraan Bupati Tanggamus dan Kepala BPN Kabupaten Tanggamus yang menyatakan bahwa "Tanah Ulayat Adat Marga Buay Belunguh akan dikembalikan kepada negara sesuai PP no.18/2021 tentang hak pengelolaan, hak atas tanah, satuan rumah susun, dan pendaftaran tanah yang diundangkan tanggal 02 Februari 2021dimana tertera:
-- Pasal 1(2) ini tidak berlaku untuk Tanah Ulayat Adat yang berbunyi : Tanah Negara atau Tanah yang dikuasai langsung oleh negara adalah tanah yang tidak dilekati dengan sesuatu Hak atas Tanah, Bukan tanah Wakaf, Bukan Tanah Ulayat, dan/atau bukan merupakan aset barang milik negara/barang milik Daerah.

Dalam hal ini Yanuar Firmansyah gelar Suttan Junjungan Sakti ke 27 Kepaksian Buay Belunguh Paksi Pak Skala Bekhak menjelaskan bahwa, 

"Tanah Ulayat Marga Buay Belunguh Kota Agung bukan dalam pengelolaan, namun Tanah Ulayat Adat Marga Buay Belunguh Kota Agung adalah sudah ada sejak tahun 1764 dan sejak ada surat ukur dan keterangan No.51/1931 dari pemerintah Belanda yang dibuat di Teluk Betung- Tanjung Karang, di tanda tangani bulan November 1931, dan disalin dengan sama bunyinya di Palembang tanggal 03 Mei 1950 yang di tanda tangani oleh Kepala kantor pendaftaran tanah bernama Djojodiharjo yang menyatakan adalah benar tanah tersebut milik Adat Marga Buay Belunguh sejak 300 (tiga ratus) tahun lalu sebelum kemerdekaan Republik Indonesia. Karena tanah Ulayat Marga Buay Belunguh adalah tanah yang diturunkan dan dikelola oleh Raja Sulaiman Gelar Singa Besakh dan anak-anaknya sejak abad ke-3 sampai dengan sekarang tahun 2023, yang seharusnya dapat dimiliki oleh keturunan langsung dari Raja Sulaiman Gelar Singa Besakh kepada masyarakat adat Marga Buay Belunguh sebagai keturunan langsung." Jelasnya.

Sementara Ketua Tim penyelesaian sengketa tanah Ulayat Marga Buay Belunguh Tanggamus yang akrab disapa Dang Ike mengatakan bahwa, Pasal 1 ayat 2 berbunyi: Tanah terlantar adalah tanah Hak, tanah Hak pengelolaan atau tanah yang diperoleh berdasarkan Dasar penguasaan atas tanah yang sengaja tidak diusahakan, tidak dipergunakan, tidak dimanfaatkan/tidak dipelihara.

Dalam hal ini Dang Ike menyatakan,tanah bukan tanah terlantar,  "Sejak zaman tahun 1764 sampai tahun 1931, nenek moyang Marga Adat Buay Belunguh Tanggamus sudah mengerjakan tanah-tanah tersebut sebagai tanah pertanian dan perkebunan masyarakat Adat Marga Buay Belunguh Tanggamus," ujar Dang Ike.

Masih menurut Dang Ike, Pasal 1 ayat (3) berbunyi : "Tanah Ulayat  adalah Tanah yang berada di Wilayah penguasaan masyarakat Adat yang menurut kenyataannya masih ada dan tidak dilekati dengan sesuatu Hak atas Tanah. Maka dalam hal ini, marga Adat Buay Belunguh tersebut sudah jelas ada wilayah dan tanahnya." Ucap Dang Ike.

Pasal 5 ayat 2 berbunyi Hak pengelolaan yang berasal dari Tanah Ulayat ditetapkan kepada masyarakat Hukum Adat.

Pasal 14 ayat (1), huruf a dan b berbunyi: ayat 1 hak Pengelolaan hapus karena :
a. Dibatalkan Haknya oleh Menteri karena:
     1. Cacat Administrasi, atau
     2. Putusan Pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
b. Dilepas secara sukarela oleh pemegang haknya.

Untuk itu menurut Penasehat Hukum Marga Buay Belunguh Tanggamus dari kantor Pengacara & Advokat Hukum R Niagari Galuh SH.MH. & Partner, untuk ayat 1, huruf a dan b bisa dibuktikan dengan:
"Eks PT Tanggamus Indah, sudah cacat Administrasinya dengan tidak ada perpanjangan HGU s/d tahun 2022 yang lalu karena HGU yang lama atas nama Ny. Reni Wanatisna sudah habis masa berlakunya sejak 30 Desember 2020, dan telah diberikan kesempatan untuk diperpanjang s/d tahun 2022 namun tidak diperpanjang lagi serta mereka sudah pulang ke Jakarta dan Singapura beserta seluruh keluarganya," jelas Galuh.

Selanjutnya menurut R Niagari Galuh, "Marga Adat Buay Belunguh telah mendapatkan putusan dari Pengadilan Negeri secara resmi pada tahun 2021 dengan pengaduan oleh Eks PT Tanggamus Indah dan PT Amust Martatirta kepada Tim 20 dan tidak terbukti pidananya, oleh sebab itu marga Adat Buay Belunguh dalam putusan tersebut dinyatakan Menang," ungkap Galuh.

Selain itu menurut Galuh, "Pihak eks PT Tanggamus Indah sendiri tidak mau dengan sukarela menyerahkan tanah Ulayat Adat Marga Buay Belunguh (yang dimiliki secara turun-temurun) kepada masyarakat adat Marga Buay Belunguh itu sendiri, karena sejak adanya PT Tanjung Jati yang menguasai HGU dan HGB Tanah Ulayat Marga Buay Belunguh dilanjutkan dengan penguasaan HGU dan HGB dari PT Tanggamus Indah, maka secara sepihak Eks PT Tanggamus Indah tetap serakah dan terus ingin menguasai Tanah Ulayat Marga Buay Belunguh tersebut, dikarenakan ingin menghasilkan keuntungan secara pribadi terus menerus oleh Penasehat Hukum bernama Gunawan Raka S.H., dan kawan-kawan diatas lokasi Adat milik Marga Buay Belunguh." Kata Galuh.

UUD 1945 Tentang Hukum Adat.
1. Pasal 18 B ayat (2) dan diatur dalam pasal 281 UUD 1945, Negara mengakui dan menghormati satuan pemerintah daerah yang bersifat Khusus atau Istimewa yang diatur dengan Undang-undang.
2. Negara mengakui dan menghormati kesatuan Masyarakat Hukum Adat beserta Hak-hak Tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan Masyarakat dan Prinsip-prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diatur dalam Undang-undang.

Artinya menurut R Niagari Galuh SH.MH., 
"Menurut Undang-undang dan Pasal ini, Jelas Negara mengakui dan menghormati masyarakat hukum adat sepanjang masih ada dan masih hidup. Dalam hal ini masyarakat adat Marga Buay Belunguh masih ada dan masih hidup, bahkan sejak zaman nenek moyang dulu pada abad ke-3 sampai tahun 2023 ini tetap berkembang terus Adat istiadatnya dari satu Kerajaan Kepaksian nya mendiami wilayah Tanggamus. Hanya saja sejak zaman Belanda pada tahun 1931, Tanah wilayah Adat Marga Buay Belunguh telah bekerjasama dengan Belanda untuk dikelola menjadi perkebunan dan diteruskan oleh PT Tanjung Jati dan eks PT Tanggamus Indah, namun saat ini sudah waktunya kembali Tanah Ulayat Adat tersebut pada masyarakat adatnya untuk dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat adat Marga Buay Belunguh, karena memang masyarakat adat dan adat istiadat nya masih ada dan masih hidup serta masih berkembang," Tegas Galuh. | Tim.

Selasa, 07 Februari 2023

Dipimpin Dang Ike, Tokoh Adat Buay Belunguh Adakan Pertemuan dengan Forkompinda Kabupaten Tanggamus

 

GK, TANGGAMUS -  Bupati Kabupaten Tanggamus mengundang tokoh adat dan Tim penyelesaian sengketa tanah dan Penasehat Hukum (PH) marga Buay Belunguh Tanggamus, Senin (6/2/2023).

Adapun undangan tersebut dalam rangka menindaklanjuti surat Kantor Pengacara & Advokat  R. Niagari Galuh S.H., M.H., & Partner (selaku kuasa hukum) dari marga Buay Belunguh nomor: 73/K/Pdt-pid/1/2023 tanggal 07 Januari 2023 prihal pemberitahuan tentang PT. Tanggamus Indah (PT TI).

Hadir dalam acara tersebut diantaranya beberapa tokoh Adat dari Marga Buay Belunguh Tanggamus yang dipimpin oleh ketua tim penyelesaian sengketa tanah eks PT TI, Irjen Pol (Purn) DR. Ike Edwin S.IK., S.H., M.H., M.M., dan Penasehat Hukum Marga Buay Belunguh Tanggamus R. Niagari Galuh S.H., M.H.

Sementara dari pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tanggamus dihadiri oleh Forkompinda di antaranya, Bupati Dewi Handajani S.E., M.M., Wabup Hi. AM Syafi'i S.Ag. Sekdakab Hamid Heriansyah Lubis, Kapolres Tanggamus AKBP  Siswara Hadi Chandra yang di wakili Wakapolres, Dandim Letkol Inf Vicky Heru Harsanto S.I.P., M.Si., yang juga diwakili,  Kajari Yunardi S.H., M.H., Kepala BPN Tanggamus Deden M.H., Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus Heri Setiawan. 

Acara pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup, sehingga awak media tidak bisa meliput secara langsung jalannya pertemuan antara Forkompinda dengan para tokoh adat Marga Buay Belunguh Tanggamus bersama Ketua Tim dan Penasehat Hukum.

Bupati Tanggamus beserta Forkompinda terlebih dahulu mendengarkan pemaparan maupun penjelasan dari Ketua Tim penyelesaian tanah/lahan eks PT TI maupun dari Penasehat Hukum Marga Buay Belunguh serta dari beberapa tokoh Adat yang hadir tentang tanah Ulayat Marga Buay Belunguh yang merupakan eks PT TI.

Menurut salah satu tokoh adat yang hadir dalam pertemuan itu, Bupati Tanggamus dalam tanggapannya mengajak semua pihak untuk bersama-sama  menyelesaikan masalah sengketa tanah/lahan dari Eks PT. Tanggamus Indah (PT TI) yang HGU nya telah habis sejak tahun 2020 yang lalu.

"Dengan itikad baik dari kami, marilah kita bersama-sama mengupayakan agar keputusan sengketa lahan dari Eks PT TI, dan tentunya itu merupakan ranah dari kami juga," ujar Bupati.

Selanjutnya menurut Bupati, ada dua hal yang perlu diselesaikan dan di putuskan dalam masalah sengketa lahan eks PT TI tersebut.

"Yang pertama bagaimana upaya kita bersama untuk menentukan siapa yang berhak terkait dengan lahan dari Eks PT TI tersebut yang HGU nya berakhir pada tahun 2020," ucap Bupati.

Selanjutnya yang kedua menurut Bupati,  "Langkah yang harus diambil oleh pemkab dalam jangka yang tidak boleh terlalu lama terkait ketegasan sikap oleh Pemda, BPN dan tentunya bersama Forkompinda dan jajaran tentang aktivitas-aktivitas yang tetap dilakukan oleh PT TI dilahan yang telah dinyatakan bahwa HGU nya telah berakhir yang inilah yang meresahkan bagi masyarakat," kata Dewi Handajani.

Menurut Bupati, " Jangan sampai ada aktivitas-aktivitas dan tindakan-tindakan, karena akan memicu permasalahan atau potensi konflik yang saya harapkan jangan sampai terjadi." Tegas Bupati.

Sementara menurut Ketua Tim penyelesaian sengketa tanah dari pihak Marga Adat Buay Belunguh bahwa tanah eks PT TI tersebut harus dikembalikan ke hak Ulayat Marga Buay Belunguh Tanggamus.

"Ini kan sudah jelas permasalahannya, secara politik Pansus DPRD menyatakan bahwa tanah tersebut adalah milik Ulayat Marga Buay Belunguh dan harus dikembalikan kepada hak Ulayat Marga Buay Belunguh Tanggamus," ujar mantan Kapolda Lampung yang akrab disapa Dang Ike, dan pernah mendapatkan penghargaan sebagai Kapolda terbaik penanganan konflik.

Selanjutnya menurut Dang Ike, "Secara hukum juga sudah ada keputusan pengadilan Negeri Kalianda bahkan Keputusan Mahkamah Agung Republik Indonesia yang memenangkan gugatan dari PT TI atas hak tanah tersebut dan menyatakan bahwa tanah tersebut adalah hak Ulayat Marga Buay Belunguh Tanggamus," jelas Dang Ike.

Selanjutnya menurut Purnawirawan Polri Bintang dua yang juga pernah mendapatkan penghargaan sebagai Dirtipikor terbaik itu,  bahwa Tanah/Lahan eks PT TI tersebut bukan tanah negara, namun tanah tersebut adalah tanah Ulayat Marga Buay Belunguh.

"Jadi kalau kita menilik sejarah daripada tanah/lahan tersebut serta merujuk pada undang-undang pokok agraria, Tanah tersebut bukanlah Tanah Negara, namun Tanah Ulayat marga Buay Belunguh Tanggamus," kata Dang Ike.

Untuk itu Dang Ike meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus untuk sesegera mungkin mengembalikan Tanah Ulayat eks PT TI tersebut kepada Marga Buay Belunguh.

"Demi rasa keadilan masyarakat, saya selaku ketua Tim penyelesaian sengketa tanah ini, meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus untuk mengambil sikap tegas dan bijaksana dengan mengembalikan hak Ulayat Marga Buay Belunguh atas tanah eks PT TI tersebut," imbuh Dang Ike.

Dang Ike menambahkan bahwa, " Sejak Jaman Belanda, hingga saat ini Tanah tersebut adalah merupakan Tanah Ulayat Marga Buay Belunguh Tanggamus, jadi jangan sampai diputar balik bahwa tanah/lahan tersebut akan dikembalikan kepada negara, karena sebelum Negara ini ada masih jaman Belanda, Tanah/lahan eks PT TI tersebut adalah hak Ulayat Marga Adat Buay Belunguh, yang hingga saat ini masyarakat maupun Marga Adatnya masih ada dan terus berkembang dan terpelihara." Pungkas Dang Ike. | Tim.

Jumat, 11 November 2022

Bupati Tanggamus Serahkan Bantuan Sembako untuk Lansia dan Bantuan Asisten Rehabilitasi Sosial Kepada Penyandang Disabilitas


GK, Lampung -
Bupati Tanggamus Hj. Dewi handajani, SE. MM Menghadiri Penyerahan bantuan dan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kepada penyandang disabilitas di Pekon Gisting atas Kecamatan Gisting (11/11/2022).

Turut hadir dalam Kegiatan tersebut dihadiri  Asisten II Sukisno, Kadis Sosial Zulfadeli, Kapolsek Telang Padang Iptu Bambang SGN Ketua LKS Alamanda Roswati purwantari, M. PD, Koordinator Provinsi Lampung Kitabisa.com Afandi Radefa. Bidan Puskemas Gisting Merita, serta lansia dan masyarakat dhuafa.Dalam sambutannya Bupati menyampaikan ucapan TERIMAKASIH kepada komunitas KitaBisa@com dan Balai Besar Inten Soeweno Cibinong Bogor, yang telah memberikan bantuan kepada kaum Lansia dan penyandang Disabilitas yang ada di Kabupaten Tanggamus. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami, untuk memenuhi kebutuhan pokok dan aksesibilitasnya

Dan saya ucapkan terimakasih apresiasi juga kepada Dinas Sosial dan LKS Alamanda yang berhasil menjalin komunikasi dan bersinergi dengan Kementerian Sosial dan Komunitas KitaBisa@com, sehingga kita mendapat bantuan ini, dengan kerja keras semua pihak maka diharapkan permasalahan kesejahteraan sosial yang kita hadapi dan terjadi di Kabupaten Tanggamus dapat kita tangani dengan baik dan komprehensif.

Total bantuan Sembako dari KitaBisa@com dan ATENSI yang diberikan oleh Balai Besar Inten Soeweno Cibinong di Kabupaten Tanggamus, yaitu:

1.Penyerahan bantuan sembako buat Lansia/Duafa sebanyak 40 orang   

2.Bantuan Alat Bantu Kursi Roda dari Balai Terpadu Inten Soeweno Cibinong Bogor.

Segala bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari kelompok masyarakat seperti Komunitas  serta Kementerian Sosial melalui Balai Rehabiltasi Sosial yang telah banyak memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas. Karena di tengah situasi pandemi Covid-19, semua masyarakat merasakan dampaknya. Pembangunan yang kita laksanakan tujuannya adalah seutuhnya bagi masyarakat, mencakup pada pembangunan SDM, kesejahteraan sosial serta penciptaan lingkungan sosial masyarakat yang sehat dan dinamis.

Permasalahan sosial yang ada di seluruh wilayah Indonesia termasuk di wilayah Tanggamus sangatlah beragam dan kompleks. Namun, dengan kepedulian kita semua tidak terkecuali lembaga dan instansi yang ada disini seperti LKS Alamanda dan Dinas Sosial termasuk BAZNAS, tentunya persoalan itu akan lebih mudah di atasi. 

Semua lembaga sosial di Tanggamus harus mampu untuk mengkoordinasikan penggalian sumber dana bagi kegiatan usaha kesejahteraan sosial di Kabupaten Tanggamus dengan mengikuti aturan yang berlaku. Selain bantuan dari Pemerintah Pusat, Kita bisa menggali sumber dana CSR dari perusahaan baik BUMN/BUMD atau Perusahaan Swasta, untuk kemudian dimanfaatkan seluas-luasnya bagi program dan kegiatan penanganan kesejahteraan sosial. 

Mengakhiri sambutannya Bupati mengajak kepada semua, Mari kita keroyok penyelesaian masalah kesejahteraan sosial di Kabupaten Tanggamus dengan kepedulian yang tinggi dan semangat rela berkorban.(Ar)

Rabu, 18 Mei 2022

Hj. Dewi Handajani Hadiri Peresmian Berakhirnya Pelatihan Pencak Silat Lampung Padang Guci



GK, Kota Agung - Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani Menghadiri Peresmian Berakhirnya Pelatihan Pencak Silat Lampung Padang Guci. Kandang Besi, Selasa (17/5/2022).

Hadir juga dalam kegitaan Ketua DPRD sekaligus ketua IPSI Tanggamus Heri Agus Setiawan, Anggota DPRD Dalom Helmi, Stap Ahli Bupati Muhaimin Sastra Negara, Camat Kotaagung Barat Pirdaus, Uspika kecamatan, Beberapa Kepala Pekon, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Seluruh Peserta Pencak Silat.

Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani dalam sambutannya mengatakan, "Terima kasih dan Apresiasi Saya sampaikan kepada Panitia acara yaitu adik-adik Karang Taruna Kandang Besi yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sehingga kegiatan ini terlihat begitu meriah dan Insyaallah sampai selesainya nanti dapat berlangsung sukses, damai dan lancar," ujarnya.

Acara ini merupakan peran serta para pemuda di dalam upaya pelestarian Seni dan Budaya masyarakat adat Lampung di Kabupaten Tanggamus.

Penghargaan dan ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada para tetua dan tokoh adat Lampung serta tokoh Silat Lampung di wilayah Kota Agung Barat, yang terus membimbing dan membina adik-adik peserta pelatihan Silat Lampung ini, mari terus jaga persatuan dan kesatuan, kita angkat Seni Budaya yang ada di Kabupaten Tanggamus.

Lanjut Bupati, "Kegiatan Tamatan Pencak Silat Lampung yang kita laksanakan ini, merupakan sarana untuk mencintai seni dan budaya daerah kita menjadi peluang untuk meraih perestasi bagi generasi muda, tentunya secara tidak langsung akan memberikan kontribusi terhadap pembangunan sumberdaya manusia di Kabupaten Tanggamus," ucapnya.


Karena salah satu tujuan pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tanggamus selain pembangunan dibidang fisik, kita juga sangat memperhatikan pembangunan dibidang SDM.

Melestarikan budaya bertujuan supaya budaya asli negeri kita tidak tergeser dengan budaya negara lain dan kelak anak cucu kita, tetap dapat menikmati hasil cipta rasa dan karsa pendahulunya.

"Pemkab Tanggamus membutuhkan SDM yang handal di bidangnya, wadah seni beladiri seperti Pencak Silat Lampung ini harus dapat terus dilestarikan. Tentunya ini akan tercapai apabila kita mengikuti dan berseni dengan baik, yang pada akhirnya dapat membentuk karakter budaya yang akan menarik perhatian dan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya di sektor Pariwisata," jelas Bupati.

"Kita semua harus selalu proaktif menggunakan peluang dan kesempatan yang ada, berbagai upaya harus dilakukan untuk mengangkat harkat dan martabat daerah yang pada akhirnya akan menjadi kebanggaan kita semua," kata Dewi.

"Harapan kedepannya semoga kegiatan ini di agendakan terus secara rutin dan kedepan nya akan lebih membaik, kami dari pemerintah daerah siap mendukung dan mensupot kegiatan yang dilaksanakan ini, moga menjadi keberkahan untuk masyarakat kabupaten tanggamus," tutup Bupati.

ketua IPSI Tanggamus Heri Agus Setiawan mengapresiasi apa yang dilakukan oleh karang taruna pekon kandang besi dan mudah mudahan kegiatan ini dapat di contoh oleh karang taruna taruna lain dalam rangka melakukan kegaiatan positip bagi generasi pemuda kita sehingga kedepan generasi kuda kita menjadi generasi yang kuat dan sportip.

Kepala pekon kandang besi Mukhtar mengucapkan banyak banyak terima kasih kepada pemerintah daerah terutama kepada bupati tanggamus dan ketua IPSI yang telah bisa meluangkan waktu hadir dalam acara Peresmian Berakhirnya Pelatihan Pencak Silat Lampung Padang Guci hari ini, Karna kehadiran mereka merupakan penyemangat dan suport yang sangat besar agar dapat menunjang perestasi mereka kedepannya. (Ar)

Rabu, 27 April 2022

Hj. Dewi Handajani Mendistribusikan 1000 Paket Zakat/Infaq dan Shadaqah dari Baznas RI dan Baznas Kabupaten Tanggamus



GK, Gisting -- Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Melepas Langsung Pendistribusian 1000 Paket Zakat/Infaq dan Shadaqah dari Baznas RI dan Baznas Kabupaten Tanggamus. di GSG Pekon Gisting Bawah Kecamatan Gisting. Senin (25/4/2022)

Bupati Hj. Dewi Handajani, dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Tanggamus yang telah bekerja dengan baik serta peduli kepada umat ditengah kesulitan kehidupan yang terus menimpa akibat dampak pandemi covid-19, kenaikan harga-harga bahan pokok, serta akan memasuki masa lebaran Idul Fitri 1443 H., dengan melakukan penyaluran dan pendistribusian Zakat Infaq dan Sedekah kepada masyarakat yang berhak menerima. 

Semua bantuan yang diserahkan ini adalah hasil dari pengumpulan zakat, infak dan sedekah yang dikelola oleh Baznas Tanggamus dari para Muzakki yang telah menyerahkan atau membayar zakat. Sebagian besar Muzakki ini adalah PNS, yang penghasilannya setiap bulan disisihkan langsung untuk zakat dan diserahkan ke Baznas dan ini juga merupakan salah satu upaya Pemkab Tanggamus melalui para pegawai negeri sipil yang ingin berkontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Tanggamus. 

Lanjut Bupati, Adapun bantuan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) yang disalurkan pada hari ini adalah berupa :
- Penyerahan beras dengan berat masing-masing 5 kg untuk beberapa penerima diantaranya, tukang, ojek,tukang parkir,tukang urut, penjahit, tukang jamu dan lain lain.
- Penyerahan 100 karung beras dengan berat masing-masing 5 kg kepada Pekon Tanjung Heran.
- Pelepasan Mobil Baznas yang mau di distribusikan pada hari Selasa dan Rabu ke 10 Kecamatan.

"Semoga Zakat/Infaq dan Shodaqoh yang telah disampaikan ke para mustahik dapat bermanfaat dan menunjang kehidupannya," ujarnya.

Hadir Mendampingi Bupati Kadis Sosial Zulpadli, Ketua BAZNAS Tanggamus Ibnu Nizar, Camat Gisting Purwanti, Para perwakilan Camat, Kepala Pekon Gisting Bawah, dan Masyarakat setempat. (Ar)

Senin, 25 April 2022

Kisah Haru Gadis Cantik Alami ODGJ Setelah Ayah dan Ibunya Meninggal Dunia


GK, Tanggamus - Orangtua merupakan hal paling berharga dalam hidup setiap anak. Berbeda dengan kisah haru yang dialami seorang gadis bernama Fatmawati (39) anak yatim piatu yang tinggal di Sumberkarya II RT/RW 002/004 Pekon (desa) Sumberejo Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus. Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) setelah ibunda dan ayahnya meninggal dunia sejak duduk dibangku kelas satu sekolah tingkat petama (SMP).

Saat ini Fatmawati, gadis cantik yang berusia 38 tahun tersebut tinggal sendiri dirumah atau gubuk yang gelap tanpa ada lampu peneranga. Selama ini ia diurus oleh tetangganya ibu Suranti (50), jarak rumah Suranti 200 meter dari rumah tempat tinggal Fatmawati.

Suranti setiap hari nya memberi makan dan memandikan bahkan harus membersihkan kotoran fatmawati hal ini di lakukan Suranti selama 7 tahun sejak orang tua fatmawati meninggal.

"Kami masyarakat merasa kasihan dan meminta dinas terkait serta para dermawan bisa membantu untuk pengobatan Fatmawati," harap Suranti disampaikannya pada media ini, Minggu (24/4/2022).

Suranti juga menyampaikan, "Saya saat ini tengah kesulitan mengingat digubuk Fatmawati tidak ada Air dan listrik sehingga saya terkendala untuk memandikannya, harus membawa Air dari rumah saya," ucapnya.

Disisi lain Ibu Rina Dewi AR selaku tetangga dan masyarakat Sumberejo turut prihatin dan berharap agar Fatmawati bisa mendapatkan bantuan maupun pengobatan dari Dinas Sosial maupun tangan-tangan dermawan, ucapnya. (Ar)

Sabtu, 16 April 2022

Bupati Tanggamus Hadiri Giat Vaksinasi Massal yang Dilaksanakan oleh BIN Provinsi Lampung



GK, Gisting -- Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menghadiri kegiatan Vaksinasi Massal untuk Masyarakat Umum, yang dilaksanakan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Provinsi Lampung bekerja sama dengan Pemkab Tanggamus, di Gedung Serba Guna (GSG) Pekon Purwodadi, Kecamatan Gisting, Kamis (10/3/2022).

Kepala BIN Provinsi Lampung, Iwan Satriawan dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan merupakan tindak lanjut atas perintah Presiden Republik Indonesia kepada Kepala BIN RI Jenderal Pol. Budi Gunawan untuk ikut membantu melaksanakan kegiatan vaksinasi di tahun 2022 yang menargetkan pencapaian Vaksinasi 75% di tingkat Nasional.  

"Provinsi Lampung mendapatkan kuota sebanyak 800 ribu dosis, dan setiap bulan 65 ribu dosis harus kita targetkan. Vaksinasi yang dilaksanakan kali ini kita menyediakan 1.200 dosis yang dibagi dalam dua lokasi. Disamping itu juga kami juga menyediakan bantuan minyak goreng untuk masyarakat yang mau melakukan vaksin sebagai daya tarik yang sama-sama kita ketahui bahwa saat ini masyarakat kesulitan dalam mencari minyak goreng," jelas Iwan. 


Sementara Bupati Tanggamus Dewi Handajani, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada BIN Provinsi Lampung yang telah mendukung dan mensupport Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tanggamus. 

"Apresiasi yang setinggi-tingginya serta penghargaan yang tulus atas dedikasi dan kerja keras seluruh pihak, khususnya para dokter, tenaga medis dan tenaga kesehatan lainnya, dalam proses pemberian vaksin kepada masyarakat Tanggamus," ucap Bupati. 


Bupati menerangkan, "Untuk di Kabupaten Tanggamus, berdasarkan data sampai 8 Maret 2022, dari jumlah sasaran vaksinasi sebanyak 471.722 orang, cakupan vaksinasi dosis I telah mencapai 407.125 orang atau 86,31% dan cakupan vaksinasi dosis II mencapai 271.107 orang atau 57,47%. Sedangkan cakupan vaksinasi dosis III mencapai 10.248 orang atau 2,17%," lanjut Bupati.

Dalam rangka upaya percepatan vaksinasi di Kabupaten Tanggamus, Pemerintah Daerah bersinergi dengan TNI/POLRI, partai politik dan organisasi masyarakat, termasuk Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Provinsi Lampung. Sehingga harapannya Kabupaten Tanggamus dapat mencapai target pelayanan vaksinasi Covid-19 serta melindungi masyarakat dari ancaman Covid-19.


Bupati juga kembali menghimbau masyarakat Tanggamus agar mengunjungi puskesmas maupun gerai pelayanan vaksinasi di Pekon, untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi dosis 1, dosis 2 maupun dosis 3.

"Kita tidak boleh lengah karena virus terbaru Omicron cepat menyebar. Tingkatkan kewaspadaan kita dan bagaimana kita berdisiplin dengan protokol kesehatan dan bagaimana kita mempercepat capaian vaksin untuk masyarakat, dan mari kita bekerja sama sama dan tetap solid dalam mengendalikan penyebaran virus Covid-19 sehingga pandemi ini cepat berakhir," ucap Bupati. 


Turut hadir dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Taufik Hidayat, Jajaran BIN Provinsi Lampung, Perwakilan Kesbangpol Tanggamus, Perwakilan OPD, Camat dan Uspika Kecamatan Gisting, Kepala UPTD Puskesmas Gisting, Babinsa, Babinkamtibmas, serta Kepala Pekon setempat. (Ar)

Rabu, 13 April 2022

Bupati Tanggamus Berikan Bantuan Dana Hibah Ke 2 Kecamatan pada Acara Safari Ramadhan



GK, Tanggamus -- Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani SE. MM Memberikan bantuan Dana hibah ke 2 (Dua) Masjid dan 6 Musholla di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Kota agung dan Kecamatan kota agung Barat.

Turut mendampingi dalam penyerahan bantuan Kadis Perhubungan Herli rahman, Kabag Kesra Heri mahbi, Kabag Protokol Rienz, Camat Kota agung Erlan, Camat kobabar Firdaus, Uspika, lurah baros Adi dan Kakon kandang besi. 

Ditengah situasi pandemi Covid-19 tidak menyurutkan Pemerintah Kabupaten Tanggamus memberikan bantuan kepada Masjid dan Musholla di setiap Kecamatan.

Hal tersebut dilakukan Bupati Hj.Dewi Handajani, SE.MM., yang diawali dari Kecamatan Kota agung dan Kecamatan Kota agung Barat Selasa (13/04/2022).

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, bantuan tersebut seyogyanya diberikan pada saat safari ramadhan tetapi dikarenakan pandemi maka safari ramadhan ditiadakan tetapi bantuan tetap terus berjalan,” katanya

Selanjutnya Bupati berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat dan dipergunakan dengan sebaik baiknya demi kenyamanan tempat ibadah kita,” ungkapnya.

Bupati juga menghimbau kepada masyarakat dan pengurus tempat ibadah Masjid maupun Musholla agar mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan dalam melaksanakan shalat Isya dan Tarawih.

“Terkait dengan hal itu, saya minta kepada satgas Covid di seluruh pekon agar proaktif untuk menyampaikan protokol kesehatan dalam melaksanakan ibadah kepada jema’ahnya,” ucap Bupati.

Perlu diketahui bahwa jumlah bantuan Masjid tahun ini sebesar 10 juta, Musholla 5 juta dan masing-masing Kecamatan jumlah tempat ibadah yang diberikan bantuan 1 Masjid, 3 Musholla. (Ar)

Rabu, 23 Maret 2022

Usai Dapat Penghargaan, Guru Berdedikasi Tinggi Dipecat Tanpa Alasan



GK, Tanggamus -- Karir dan kesejahteraannya semakin baik setelah mendapatkan penghargaan pejuang pendidikan di daerah terpencil, Halimah dipecat oleh yayasan tempatnya mengajar di Paud Mawar, Pulau Tabuan, Kabupaten Tanggamus.

Dikutip dari Lampung.Poskota.co.id, dia memperoleh penghargaan atas dedikasinya mengajar anak-anak Paud di Pulau Tabuan, Senin hingga Jumat. Untuk pergi ke pulau, sang guru harus menyeberang laut selama tiga jam ketika ombak besar. Dirinya menginap di rumah saudaranya di pulau tersebut.

Di Paud Mawar, Pulau Tabuan, Halimah
sudah mengajar enam tahun. Selain di Paud Mawar, sang guru juga mengajar di sekolah lainnya di pegunungan yang ada di pulau itu juga. Sebelumnya, dia pernah mengajar tiga tahun di Pekon Doh dan Banjarmanis.

Namun, dedikasinya yang luar biasa itu pupus. Dia baru tahu tak dipakai lagi oleh yayasan setelah meminta data nomor UKG (Uji Kegiatan Guru) ke operator M Isrofianto. Ternyata, namanya sudah tak ada lagi di Dapodik Kabupaten Tanggamus.

Kabar yang diterima, namanya dihapus atas perintah pengelola yayasan, Agus Shami. Halimah kaget karena tak ada pemberitahuan sebelumnya. Selama ini, dia aktif mengajar di Paud Mawar.

"Bahkan, Kepala Yayasan melihat saya mengajar terus," katanya. Dikonfirmasi media melalui WhatsApp, Rofi tak menanggapi, hanya dibaca saja.

Tanpa UKG, Halimah tak lagi diakui sebagai guru. Dia tak tahu alasan yayasan. "Saya sudah bertanya kepada pengelola yayasan tapi tidak ada tanggapan," katanya kepada awak media, Senin (21/3/2022).

Atas dedikasinya, Halimah pernah mendapatkan penghargaan Tokoh Inspirasi Cindar Bumi Pejuang Pendidikan pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) PWI Lampung 2021 serta Pejuang Bunda Paud dari Bupati Tanggamus 2021.

Halimah dianugerahi penghargaan PWI Lampung di Balai Solfian Akhmad, dalam acara tersebut juga dihadiri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan disaksikan bupati/walikota se-Provinsi Lampung, termasuk Bupati Tanggamus Dewi Handajani. (Red)

Senin, 21 Maret 2022

Peringati HUT Ke-25 Kabupaten Tanggamus, Bupati Lakukan Giat Ziarah Nasional dan Tabur Bunga



GK, Kota Agung - Bupati Tanggamus Dewi Handajani Bersama Forkopimda Ziarah, Tabur Bunga dan Doa' dalam Rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-25 Kabupaten Tanggamus Tahun 2022, Senin tanggal 21 Maret 2022 Pukul 08.30 WIB. di Taman Makam Pahlawan BAHAGIA, ruang rapat utama Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus.

Hadir dalam Acara ziarah tersebut,Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE.,M.M, Wakil Bupati Kab. Tanggamus Hi.A.M. Syafi'i, S.Ag. Forkopimda kabupaten tanggamus,Heri Agus Setiawan, S.sos.(Ketua DPRD Tanggamus)Drs. Hamid Heriansyah Lubis, M.Si (Sekda Kab.Tanggamus), stap ahli Bupati, para asisten, Personel Kodim 0424/Tanggamus,Personil Polres Tanggamus,Personil Satpol PP kabupaten tanggamus, para kepala OPD kabupaten Tanggamus, Camat se Kabupaten Tanggamus dan kepala pekon se-kabupaten Tanggamus secara virtual.

Kegiatan Ziarah Nasional dalam rangka peringatan HUT Tanggamus Ke- 25 , bertindak selaku inspektur upacara adalah Dandim 0424/Tanggamus Letkol Arm Micha Arrwan SE MM, Selaku Perwira Upacara Kapten inf.Julian ABRI.
Selesai upacara ziarah dilanjutkan dengan penaburan bunga ke pusara makam para pahlawan,

Masih di lokasi yang sama Bupati Tanggamus Dewi Handajani dalam wawancaranya menyampaikan, "Baru saja kami bersama forkopimda melaksanakan rangkaian kegiatan Ziarah di makam para pahlawan Nasional Yang ada di kabupaten tanggamus ini dan di lanjut melakukan kegiatan tabur bunga dalam rangka hari ulang tahun kabupaten tanggamus yang ke -25 tepatnya pada tanggal 21 bulan maret 2022 mengusung tema "Ekonomi kerakyatan melalui masyarakat yang sehat, inovatif berdaya sahing dalam pemulihan ekonomi kerakyatan", mudah mudahan di usia ke 25 tahun ini kabupaten tanggamus semakin maju, semakin berjaya lagi, dan saat ini kita masih menghadapi pandemi covid 19 yang masih berdampak di kehidupan kita namun tidak boleh berpatah semangat, bersatu dan tetap solit apapun yang menimpa kabupaten kita," ujarnya.


Lanjut Dalam Rangka yang sama di tempat yang berbeda Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani S.E.,M.M dalam sambutannya menyampaikan Puji syukur pada hari ini, kita dapat bertemu secara langsung maupun secara Virtual, bersama-sama kita melaksanakan Doa Bersama Dalam Rangka Hari Jadi ke-25 Kabupaten Tanggamus Tahun 2022, dalam suasana aman, damai penuh suka dan cita.

Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Tanggamus saya ucapkan SELAMAT ULANG TAHUN Ke-25 Kabupaten Tanggamus, serta ucapan Terima kasih Saya sampaikan kepada para Jama'ah Do'a Bersama yang dengan tulus ikhlas meluangkan waktu, untuk bersama-sama kita bermunajat, berdo'a untuk mencari ridho dan rahmat dari Allah, bahwa.

Kabupaten Tanggamus pada hari ini tepat berusia 25 Tahun, semoga Kabupaten kita selalu diberikan keamanan, keselamatan, kemajuan, serta warganya selalu diberikan hidayah, kesehatan, kesejahteraan, dijauhi dari bala bencana dan diberkahi oleh Allah SWT. Aamiin, yarobbal alamin.

Mengingat Pandemi Covid-19 yang masih melanda, maka perayaan dan peringatan Hari Jadi Tanggamus, kita adakan secara sederhana namun tanpa mengurangi makna rasa syukur kita atas Karunia Tuhan Yang Maha Esa.

Tema Peringatan HUT Tanggamus kali ini, adalah: "Wujudkan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Melalui Masyarakat yang Sehat, Inovatif, Berdaya Saing dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional”.


Berkat rahmat Allah SWT., tanggal 21 Maret 1997, Kabupaten Tanggamus secara resmi berdiri. Tidak terasa saat ini Kabupaten Tanggamus telah berusia seperempat abad, suatu rentang perjalanan waktu yang penuh dengan romantika dan dinamika sejarah. Kabupaten Tanggamus yang awalnya memiliki 11 Kecamatan, termasuk Pringsewu, dan saat ini terus berkembang, menjadi 20 Kecamatan, diluar Pringsewu yang telah menjadi Kabupaten Pringsewu, serta memiliki 299 Pekon dan 3 Kelurahan. Dari berdirinya hingga kini Kabupaten Tanggamus telah dipimpin oleh 5 orang Kepala Daerah atau Bupati.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Tanggamus dengan segala keadaan dan keterbatasan terus berusaha memberikan yang terbaik bagi warga masyarakat. Kabupaten Tanggamus berhasil meraih Prestasi dan Penghargaan dan membawa nama harum Kabupaten Tanggamus.

Pada kesempatan yang baik ini, saya juga mengajak saudara-saudara semuanya untuk bersama-sama membangun kehidupan bermasyarakat ke arah yang lebih baik. Dalam beberapa tahun belakangan ini, kita telah melewati berbagai hambatan dan kesulitan dalam proses pembangunan. Pandemi Covid-19 yang dampaknya sangat luar biasa, bukan saja kita harus kehilangan Sahabat, Saudara, bahkan Orangtua, tapi juga kondisi ekonomi dan kondisi sosial sangat terdampak dan terpukul, namun itu semua tidak membuat kita semakin lemah dan tercerai berai, tetapi membuat kita semakin bersatu-padu, kompak serta meyakini bahwa segala permasalahan dan hambatan apabila kita atasi secara bersama-sama, bergotong-royong di dalam bingkai persatuan dan kesatuan, maka tidak ada yang tidak bisa kita selesaikan. Apapun hambatannya, asal kita selalu terus kompak dan bersatu, maka segalanya akan baik-baik saja. (Ar)

Jumat, 18 Maret 2022

Hj. Dewi Handajani Menghadiri Giat Pembinaan Komunitas Baca oleh Kantor Bahasa Provinsi Lampung


GK, Tanggamus - Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menghadiri kegiatan Pembinaan Komunitas Baca oleh Kantor Bahasa Provinsi Lampung, di Taman Anjung Baca Pintar, Pekon Sukabanjar, Kecamatan Gunungalip, Senin (7/2/2022).

Turut mendampingi Bupati, Kadis Pendidikan Yadi Mulyadi, Camat Gunungalip Sutoto, dan Kepala Pekon Sukabanjar.


Bupati Dewi Handajani, dalam kesempatan itu menyampaikan melalui kegiatan tersebut diharapkan anak-anak dapat memiliki budaya dan kompetensi literasi yang baik, serta memanfaatkan teknologi digital yang positif.

"Dengan tetap menjaga keseimbangan kemampuan intelektualitasnya, penguasaan emosionalnya, kecakapan sosialnya juga jangan sampai bermasalah, dan yang terpenting adalah bagaimana spriritual anak anak kita, kita kawal dan jaga bersama," ujar Bunda Dewi.

"Oleh karenanya, pembinaan-pembinaan yang dilakukan taman bacaan atau sektor yang lain, Pemda Tanggamus tentunya siap untuk bekerja sama untuk memajukan generasi bangsa yang lebih cerdas dan berwawasan ilmu pengetahuan," jelas Bupati. (Ar)

Kamis, 17 Maret 2022

Bupati Tanggamus Resmikan Taman Kehati Yang Akan Berperan Strategis untuk Kelestarian Lingkungan Hidup


GK, Kota Agung -- Bupati Tanggamus, Hj. Dewi Handajani resmikan taman keanekaragaman hayati (Kehati) Galih Batin, PT Tirta Investama, AQUA Tanggamus, bekerjsama dengan Mitra Bentala, di Pekon Teba, Kecamatan Kotaagung Timur, Kamis (17/3).

Ikut Hadir Mendampingi Bupati Tanggamus, Kadis Lingkungan hidup Kemas amin Yusfi, Kadis pariwisata Retno, Camat kotim Khuroisin, Uspika kotim dan Pj.Kakon teba beserta jajaran.

Bupati menyampaikan, keberadaan taman kehati inisiasi dari PT Tirta Investama AQUA tersebut memiliki peran strategis untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup, sekarang dan masa yang akan datang. Ia berharap taman kehati tersebut bisa dikembangkan kedepannya karena bisa menjadi wisata edukasi, konservasi, dan tanaman langka yang bisa dinikmati.

"Nantinya tanaman-tanaman tersebut tidak hanya ditanami saja, akan tetapi ada proses pembibitannya sehingga bisa di budidayakan, terlebih disini sarana lengkap, dan lahannya juga sangat luas, sehingga bisa dijadikan wisata kemah, outbond dan yang lainnya," kata Bupati.


Sementara itu, Kepala Pabrik AQUA Tanggamus Asep Mawan Ruswandi menerangkan, dari awal berdirinya PT Tirta Investama atau yang lebih dikenal dengan AQUA pada tahun 1973 selain berbicara bisnis juga tidak melupakan tentang sosial, serta konsen terhadap konservasi dan lingkungan disekitar pabrik tidak hanya di Tanggamus saja melainkan juga di 21 pabrik di seluruh Indonesia hingga sampai saat ini.

"Ada empat pilar kebaikan yang kita terapkan, yakni kebaikan konsumen, kebaikan bumi dan lingkungan Indonesia, salah satunya yang kita lakukan saat ini, lalu kebaikan karyawan dan kebaikan mitra salah satunya unsur pemerintahan, tujuan dari taman kehati ini ialah untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup, yang merupakan amanat dari Permen LH nomor 3 tahun 2012," terangnya.

Direktur Mitra Bentala Rizani memaparkan bahwa tanaman yang ada di taman kehati galih batin terdiri dari tanaman endemik Lampung dan tanaman langka, tetapi kedepan dalam pengembangannya taman tersebut akan menjadi tempat edukasi untuk pendidikan lingkungan hidup, serta pelatihan pelatihan untuk anak anak sekolah maupun para kader konservasi.

"Harapan dari masyarakat juga tadi disampaikan agar supaya ketika ada kegiatan taman kehati, ini juga bisa bermanfaat bagi masyarakat dan kita harapkan kolaborasi dengan pemerintah sehingga taman kehati ini berkembang dengan baik," tandasnya. (Ar)

Rabu, 16 Maret 2022

Gubernur Lampung Sampaikan Harapan saat Membuka Musrenbang Kabupaten Tanggamus


GK, Tanggamus - Gubernur Arinal Djunaidi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Tanggamus dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Daerah (RKPD) Tahun 2023, di GOR Ratu Tanggamus, Rabu (16/3).

Mengawali sambutannya, Gubernur Arinal menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Tanggamus tahun ini, membutuhkan perencanaan yang maksimal untuk mewujudkan peningkatan produktivitas sebagai upaya penguatan ekonomi dan daya saing di Kabupaten Tanggamus, seiring dengan proses peralihan dari masa pandemi menuju endemi.

Sebagai salah satu daerah penghasil komoditas di sektor perkebunan dan peternakan, Gubernur Arinal berharap agar Kabupaten Tanggamus melakukan banyak terobosan dan inovasi sehingga momentum musrenbang ini harus dimanfaatkan untuk mendengarkan kebutuhan masyarakat dan seluruh stakeholder pembangunan yang akan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengingatkan dan memantapkan kembali cara pandang bersama, bahwa untuk mewujudkan tujuan dan sasaran pembangunan nasional, termasuk di dalamnya tujuan dan sasaran pembangunan Provinsi Lampung, diperlukan kontribusi dari Pemerintah Kabupaten, Kecamatan hingga Pekon,” ujar Gubernur Arinal.

Oleh karenanya, lanjut Gubernur, koordinasi, sinergi, partisipasi serta kontribusi antar jenjang pemerintahan menjadi kunci keberhasilan bersama.


Gubernur Arinal juga berpesan agar dalam penyusunan RKPD tahun 2023 benar-benar memperhatikan data-data makro dan kondisi sosial yang terjadi, sehingga dapat memformulasikan program yang tepat dan memberikan daya ungkit yang kuat bagi pembangunan Kabupaten Tanggamus serta mampu menjadi penopang laju pembangunan bagi Provinsi Lampung.

Hadir dalam kegiatan ini Bupati serta Wakil Bupati Kabupaten Tanggamus dan Forkopimda Tanggamus. Hadir juga Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Lampung diantaranya Kepala Bappeda, Kadis Kesehatan, Kadis Bina Marga & Bina Konstruksi, Kadis Perumahan Kawasan Permukiman & Cipta Karya, Kasat Pol PP. (Ar)

Rumah Sudah Miring Dan Tak Layak Huni, Janda Anak Dua di Talang Padang Mengharap Bantuan Pemerintah



GK, Tanggamus - Rumah milik Rini Ruswati (58) yang terletak di Dusun Satu pekon Sinar Harapan Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus, keadaannya tidak layak huni. 

Rumah warga janda beranak dua tersebut sangat memprihatinkan, nampak dari depan dan belakang rumah sudah terlihat miring.

Saat awak media mengunjungi kediamannya, Rabu (16/3/2022) Rini menceritakan keadaan rumahnya yang sangat memprihatinkan sekali, dan ia menyampaikan rasa terimakasih karena sudah berkenan mengunjunginya.

"Terimakasih sudah mau mampir di gubuk saya ini," ujar Rini dengan mata berkaca-kaca.


Ia juga menuturkan harapannya kepada pemerintah terkait agar bisa memberikan kepedulian dan membantu ia dan anak-anaknya.

"Saya berharap kepada pihak terkaik untuk bisa mendata dan membantu sehinga rumah saya ini bisa diperbaiki, saya hanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga tak jauh dari rumah saya. Itu pun hanya cukup untuk sehari-hari," ucap Rini.

Saat awak media menanyakan bantuan yang mereka dapati selama ini, Rini pun menjawab, "Kalau bantuan dari pekon ada, tapi itu kan kadang tiga bulan sekali kadang abis untuk utang diwarung. Pokoknya saya hanya bisa berdoa kepada Allah SWT. Semoga ada yang mau membantu memperbaiki rumah saya ini," jelas Rini Ruswanti.


Di tempat terpisah Kepala Pekon Sinar Harapan, Ansan Il Amin membenarkan bahwa rumah warganya yang terletak di Dusun Satu Sinar Harapan atasnama Rini Ruswati (58) keadaannya benar memprihatinkan.

"Kami juga Pemerintah Pekon serta warga berinisiatip untuk membantu secara swadaya mengganti penopang kayu ubung-ubung rumah yang sudah miring, dan lapuk tersebut," kata Kakon Sinar Harapan.

"Saya juga selaku Kakon berencana bersama aparat pekon akan membuat proposal pengajuan bedah rumah ke Dinas PUPR Kabupaten Tanggamus semoga yang akan kita usahakan ini dilancarkan oleh Allah SWT. Sehingga rumah Rini dapat bantuan bedah rumah," imbuh Ansan. [Ar]

Sabtu, 12 Maret 2022

Hj. Dewi Handajani Berikan Bantuan ke Masjid Al-Istiqomah Dusun Sindangsari


GK, Kota Agung -- Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani memberikan bantuan kepada Masjid Al-Istiqomah di Dusun Sindangsari, Pekon Talagening, Kecamatan Kotaagung Barat, Jum'at (11/3/2022).

Turut mendampingi, Camat Kotaagung Barat Firdaus, dan Kepala Pekon Talagening Zulkarnain beserta aparat pekon setempat.

Bupati Dewi Handajani dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa pada dasarnya ikut serta dalam pembangunan masjid sama saja dengan menabung untuk membangun rumah di akhirat.

"Hal itu harus menjadi kesadaran masyarakat, agar tidak ragu-ragu dalam ikut membangun masjid. Lebih-lebih dapat berlomba-lomba untuk membantu pembangunan masjid. Keberadaan masjid jangan hanya terlihat megah, namun harus dibarengi dengan kegiatan-kegiatan religius, seperti shalat berjamaah dan pendidikan mengaji anak-anak," kata Bupati. [Sur]