Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Grebek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Grebek. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Oktober 2021

Ibu Menangis Saat Anak Bekerja di Pinjol Diangkut Polisi

Seorang ibu-ibu bernama Liswati cukup histeris melihat anaknya bernama Ade Afifah, 22 tahun, saat diamankan dan dibawa menuju mobil polisi ke Polda Metro Jaya

Jakarta - Seorang ibu bernama Liswati menangis histeris melihat anaknya bernama Ade Afifah, 22 tahun, diamankan dan dibawa menuju mobil polisi ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Afifah merupakan anak pertamanya yang baru satu bulan bekerja di PT Indo Tekno Nusantara, perusahaan yang digerebek polisi karena terlibat dalam praktik usaha pinjaman online atau pinjol ilegal.

Liswati merasa nelangsa dengan anaknya yang tiap hari melakoni pekerjaan tersebut sejak pukul 08.00 WIB pagi hingga pukul 19.00 WIB malam. Gaji yang didapatkan selama satu bulan tersebut sebesar Rp 1,4 juta.

Tiap hari kerja banting tulang, kini malah diangkut polisi gara-gara tempatnya bekerja bermasalah.

"Gaji yang diterima Rp1,4 juta," ujar Liswati sambil menangis di lokasi penggerebekan di Ruko Crown Blok C1-7, kawasan Grand Lake, Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (14/10).

Liswati bercerita Afifah yang merupakan anak pertamanya tersebut menjadi tulang punggung keluarga. Setiap hari Afifah bekerja meneleponi para nasabah pinjol.

Liswati biasa sehari-hari mengantarkan nasi untuk anak tersebut ketika jam istirahat. Tapi hari ini Afifah memberikan informasi kepada ibunya agar tidak mengirimkan nasi terlebih dahulu. Sebab aparat kepolisian sudah datang ke lokasi penggerebekan.

"Dikasih info anak saya jangan ke kantor dulu. Karena sudah banyak polisi. Saya khawatir makanya langsung datang ke sini," katanya.

Ayah Afifah bekerja sebagai ojek online. Sementara Liswati bekerja sebagai pedagang pete dan ikan asin di wilayah Pinang, Kota Tangerang. Mereka hidup mengontrak di wilayah Pinang. 

"Saya punya tiga anak. Dia (Ade) sebagai tulang punggung keluarga," ungkapnya. PT Indo Tekno Nusantara (ITN) adalah perusahaan penagih utang yang melayani jasa penagihan pinjaman nasabah dari 13 aplikasi pinjaman online (pinjol).

Kantor perusahaan penagih yang berlokasi di Perumahan Green Lake City digerebek oleh jajaran Ditreskrimsus Polda Metro Jaya tadi siang.

Dalam penggerebekan itu, polisi turut menangkap 32 karyawan perusahaan tersebut. Mereka terdiri dari tim analisis, marketing hingga kolektor. 

Puluhan orang itu selanjutnya dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik Ditreskrimsus.

Sumber

Polda Lampung Ringkus Bandar Narkoba di Gunung Sari 


Bandar Lampung - Tim Opsnal Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Lampung, menggerebek sebuah rumah di Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung, Kamis, 14 Oktober 2021 sekitar pukul 01.30 Wib. 

Penggerebekan dipimpin langsung oleh Plh. Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Lampung, Kompol Rahmad Mardian, didampingi para kanit dan belasan Opsnal Subdit 3.

Dari penggerebekan tersebut, polisi menangkap seorang pria yang diduga sebagai bandar narkoba jenis sabu, Ahmad Jamil (39).

Selain Ahmad Jamil, polisi juga turut membawa istrinya, Lulu, untuk dimintai keterangannya. 

“Penangkapan tersangka ini (Ahmad Jamil) berdasarkan informasi dari masyarakat. Setelah kita lakukan penyelidikan, berhasil kita amankan,” kata Rahmad di lokasi penangkapan, Kamis 14 Oktober 2021.

Barang bukti narkoba yang disita, kata Rahmad, berupa narkoba jenis sabu.

“Belum kita timbang beratnya (sabu), tapi sekitar 2 gram. Kita temukan juga timbangan digital berikut plastik klip ” jelasnya.

Dikatakan Alumni Akpol 2003 ini, bahwa tersangka Ahmad Jamil, memang sudah menjadi target operasi (TO) Ditresnarkoba Polda Lampung. 

“Karena kita dapat informasi bahwa tersangka ada dirumahnya, kita langsung bergerak dan melakukan penangkapan. Saat penggerebekan, ada istrinya. Kita bawa (istri tersangka) untuk dimintai keterangan,” terangnya.

Mantan Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Lampung ini menambahkan, pihaknya belum bisa menjelaskan lebih jauh dari mana asal barang haram tersebut didapat tersangka.

“Kita periksa dulu tersangkanya guna pengembangan lebih lanjut. Nanti akan kita informasikan kembali hasilnya,” pungkasnya. [Sur]