Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label bintara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bintara. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 April 2023

Danrem 043/Gatam Pimpin Pelantikan Upacara Korp Kenaikan Pangkat Perwira Bintara Dan Tamtama


GK, Lampung
– Kenaikan pangkat pada hakekatnya merupakan satu penghargaan yang diberikan oleh Negara atas kerja keras usaha dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan kepada Bangsa dan Negara, dengan menghayati makna yang terkandung maka kenaikan pangkat hendaknya diterima dengan penuh syukur dan sukacita seraya memohon Ridhonya agar mampu mengemban tugas dan tanggung jawab sesuai dengan pangkat yang baru.

Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat Perwira, pelantikan kenaikan pangkat Bintara dan Tamtama Korem 043/Gatam Periode 1 April 2023 dipimpin langsung Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Ruslan Effendy, S.I.P., bertempat di Lapangan Makorem 043/Gatam Jl Teuku Umar Bandar Lampung, Rabu (5/4/2023).

Dikesempatan tersebut Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Ruslan Effendy S.I.P, ,mengucapkan selamat sekaligus berpesan Kepada seluruh Prajurit yang telah dinaikkan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula agar mampu melaksanakan tugas lebih baik lagi, 

“ Tunjukkan bahwa pangkat yang telah kalian raih merupakan sarana penunjang untuk menunaikan tugas kedepan yang semakin kompleks, tingkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang tugas masing-masing serta proaktif agar lebih profesional dalam melaksanakan tugas dan hindarkan diri dari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri keluarga maupun satuan, “ tegas Danrem.

Tampak hadiri pada kegiatan tersebut, Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Prasetiyo, Kasi Renptogar Korem 043/Gatam Kolonel Inf Bambang Semiana, Para Kasi Kasrem 043/Gatam,  Para Pasi Korem 043/Gatam, dan Kabalak Korem 043/Gatam.[Feby]

Polri Buka Pendaftaran Penerimaan Jalur Akpol, Bintara dan Tamtama Secara Gratis


GK, Lampung
- Mabes Polri resmi membuka pendaftaran untuk seluruh masyarakat yang ingin menjadi anggota Kepolisian melalui jalur Akpol, Bintara dan Tamtama.

Pendaftaran online telah dibuka sejak tanggal 5 April hingga 14 April 2023. Hal itu bisa diakses melalui website https://penerimaan.polri.go id. 

"Pendaftaran online 5-14 April, untuk jalur Akpol, Bintara dan Tamtama," kata Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jakarta, Rabu, 5 April 2023. 

Dedi menegaskan, untuk seluruh masyarakat yang ingin mendaftar baik jalur Akpol, Bintara maupun Tamtama, tidak dikenakan biaya sepeser pun atau gratis. 

"Masuk Polisi gratis. Polri no calo, no KKN," ujar Dedi. 

Meski begitu, Dedi mengimbau kepada seluruh peminat yang ingin mendaftar untuk memenuhi segala bentuk persyaratan umum dan khusus yang telah diatur. 

"Untuk mengetahui seluruh persyaratan telah diumumkan dalam website resmi atau dapat dilihat melalui media sosial Instagram @rekrutmen_Polri," tutup Dedi.[Feby]

Kamis, 02 Maret 2023

IPW Desak Kapolri Kawal dan Jelaskan OTT Paminal Divpropam Polri Terhadap Penerimaan Bintara


GK, JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW)  mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan dan mengawal operasi tangkap tangan (OTT) Paminal Divpropam Polri terhadap penerimaan bintara di Polda Jateng, beberapa waktu  lalu. Karenanya, panitia seleksi dan Kapolda Jateng harus dimintai keterangan secara mendalam.

Dikabarkan, dalam OTT itu tim Paminal Divpropam Polri telah menyita barang bukti berupa uang puluhan miliar. Disamping telah menangkap para pelaku, orang tua siswa, makelar yang juga anggota Polri, dan panitia seleksi tingkat Polda karenanya mereka yang ditangkap harus diproses pidana dan kode etik.

Setiap calon bintara di Polda Jateng ini diminta ratusan juta  rupiah untuk bisa masuk pendidikan. Sementara sasaran dari OTT Paminal Divpropam Polri diperkirakan 90 calon siswa bintara. 

Dengan adanya OTT ini, IPW menilai bahwa prinsip  Bersih Transparan Akuntabel dan Humanis (BETAH) yang dicanangkan Polri jauh panggang dari api dan  belum berhasil mengatasi mental-mental bobrok aparatnya. Padahal, panitia seleksi yang ditunjuk telah menandatangani pakta integritas dalam pelaksanaan rekrutmen anggota Polri. 

Oleh karena itu, Kapolri harus transparan dalam menjelaskan dan mengawal OTT Paminal Divpropam Polri pada calon siswa bintara di Polda Jateng dengan mengungkap Pelanggaran etik dan kasus pidana suapnya. 

Dari informasi yang diperoleh IPW, pemeriksaan sudah mengarah pada Kabiddokes dan kabagdalpers, namun berdasarkan informasi, diduga ada  perintah dari Kapolda Jateng agar pemeriksaan berhenti pada tingkat kompol ke bawah. Oleh sebab itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus tegas dan memerintahkan pemeriksaan sampai tuntas dan dibuka seterang-terangnya seperti dalam kasus Ferdy Sambo. Dengan begitu maka kepercayaan publik terhadap Polri akan meningkat. 

Peristiwa OTT ini menunjukkan  Polri ingin membersihkan institusi dari praktek kotor penerimaan calon personel yg tidak kredible akan tetapi bila tidak dilakukan penindakkan serius dengan sikap tidak Presisi (transparan) maka operasi OTT itu justru akan menunjukkan praktek impuniti yang makin menyuburkan praktek suap pada institusi Polri.

Langkah tegas dan keras harus dibuktikan kapolri Jenderal Listyo sigit Prabowo untuk membuktikan bahwa reformasi kultural memang serius dijalankan.(Feby)

Kamis, 07 Juli 2022

Lantik 267 Bintara Polri, Wakapolda Lampung: Jadilah sosok Polisi panutan dan teladan di masyarakat


GK, Lampung - Kapolda Lampung  Irjen Pol. Ahmad Wiyagus yang diwakili oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Subiyanto pimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I TA.2022, Sekaligus melantik Siswa Bintara Polri Gelombang I TA.2022, Kamis (7/7/2022). 

Acara dilaksanakan di SPN Polda Lampung, yang dihadiri oleh Irwasda Polda Lampung, KA. SPN Polda Lampung, Pejabat utama Polda Lampung, para Kapolres Jajaran Polda Lampung, Perwakilan Forkopimda Kota Bandar Lampung dan para orang tua Siswa yang laksanakan Pelantikan.

Dalam kegiatan itu, Wakapolda lampung melantik dan mengambil sumpah, sebanyak 267 Siswa Gelombang pertama, pendidikan pembentukan Bintara Polri TA. 2022. 

Dari 267 Bintara Polri yang dilantik ini ,ada 2 (dua) Bintara yang mendapatkan Penghargaan Meraih medali terbaik mental kepribadian Atas nama Muhamad Rafif Hafidzan dan Meraih Medali juara umum, medali Terbaik Jasmani, Kesamaptaan dan medali Terbaik Akademik, dengan jumlah 3 (tiga) medali, atas nama Tubagus Dinda Maulid. 

Dalam amanat Kapolda Lampung yang dibacakan oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto mengatakan, dengan berakhirnya program pendidikan pembentukan ini, maka Polri telah menghasilkan 12.240 Personil, terdiri atas 11.936 Polisi Laki-laki, dan 304 Polisi Wanita , jumlah tersebut terbagi ke dalam 9.997 Bintara Polisi tugas umum,497 Bintara Brimob,1.606 Tamtama Brimob, dan 140 Tamtama Polair.

"Setelah ini, saudara sekalian akan ditempatkan di seluruh Penjuru  Indonesia dan akan menjadi garda terdepan," tutur Subiyanto. 

Dalam kesempatan ini, para Bintara dan Tamtama remaja Polri sekalian, ada lima penekanan yg perlu saudara pedomani, Pertama, Tingkatkan selalu keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa. 

Kedua, Pegang teguh dan amalkan nilai-nilai Tribrata dan catur Prasetya,dlm setiap langkah pengabdian sebagai insan Bhyangkara, Ketiga, Senantiasa bangun komunikasi Positif dan santun dgn masyarakat,dan perkuat Sinergitas dan soliditas dgn rekan-rekan TNI. 

Keempat, Tingkatkan selalu kemampuan dan pengetahuan utk mengembangkan diri agar tidak tertinggal oleh perkembangan situasi dan kondisi saat ini  dan yg akan datang. 

Kelima, Polisi adalah kita,kita adalah polisi maka jadilah sosok panutan dan teladan serta selalu dan selalu  lindungi dan layani masyarakat dgn sepenuh hati, ujar Wakapolda. 

Acara tersebut, dilanjutkan dengan kegiatan poto bersama dan selama kegiatan berlangsung, tetap mematuhi Protokol kesehatan yang ketat. [melati]

Selasa, 28 Juni 2022

Dapat Kuota Khusus Bintara Polri, Tokoh Masyarakat: Terima kasih Pak Kapolda


GK, Lamtim - Pemuda Kecamatan Jabung dan Labuhan maringgai Kabupaten Lampung Timur mendapat kuota khusus dalam penerimaan Bintara Polri tahun ini.

Hal itu disampaikan Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Subiyanto saat memimpin penandatanganan Pakta Integritas peserta seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2022, asal Kecamatan Jabung dan Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, di Mapolda Lampung, Selasa (28/6/22).

Acara tersebut di hadiri, Karo SDM, Kombes Pol Endang Widowati, Dirtahti AKBP Ahmad Sukiyatno, Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution, Para panitia pengawas Internal/Eksternal, Kapolsek Labuhan Maringgai dan Jabung, Camat Labuhan Maringgai dan Jabung, Tokoh adat Labuhan Maringgai dan Jabung, Tokoh masyarakat Labuhan Maringgai dan Jabung serta Para orang tua casis asal Labuhan Maringgai dan Jabung.

Brigjen Pol Subiyanto mengatakan, penandatanganan pakta integritas ini merupakan salah satu bentuk komitmen moral dan keseriusan Polri dalam mewujudkan seleksi yang objektif dan akuntabel sebagai upaya mewujudkan Polri yang Presisi.

Pada penerimaan Polri Tahun Anggaran 2022 Polda Lampung memberikan kuota khusus atau privilage kepada Casis yang berasal dari Labuhan Maringgai dan Jabung, ujar Subiyanto

"Tentu saja dengan catatan memenuhi syarat Psikologi, Kesamaptaan dan Kesehatan, lalu dengan persetujuan dari Kepala Desa setempat, Kepala Camat, dan juga Lurah, tokoh masyarakat formal dan informal lainnya," imbuhnya.

Wakapolda menjelaskan, ini tidak terlepas dari kebutuhan wilayah tersebut akan hadirnya sosok Polisi yang dapat mengayomi masyarakat, dan Putra daerah atau Pribumi tentu akan lebih bisa untuk melaksanakan tugas tersebut, dan diharapkan kepada para tokoh masyarakat, juga dapat mendukung tugas Kepolisian seluruhnya bukan hanya mereka yang berasal dari wilayah tersebut, dan dalam mendukung Tugas kepolisiam secara umum.

Kami ingin melibatkan tokoh formal dan informal, sehingga dapat mencari akar persoalannya dari hulu hingga ke hilir, tidak hanya pada saat ada kejadian, seperti maling, pembegalan dan seterusnya, kita hanya melakukan tindakan refresif seperti buru, kejar dan tembak.

sehingga dengan adanya putra-putra daerah yang diterima menjadi anggota Polri dapat menekan angka kriminalitas hingga ke akarnya, dan saya harapkan kepada orang tua atau wali, perangkat desa, camat lurah dan tokoh masyarakat lainnya dapat ikut mengawasi mereka kedepannya saat sudah bertugas, ungkap Subiyanto.

Kesempatan tersebut, Wakapolda berpesan jangan sampai terjerumus tindakan kriminalitas apalagi sampai menjadi pelaku utama, diingatkan mulai dari sekarang dan ditanamkan dalam hati dan pikiran, bahwa saat bertugas harus menjadi anggota Polri yang Profesional, Humanis, Bertanggung Jawab dan Patuh Hukum, tutupnya. [melati]

Sabtu, 12 Maret 2022

Polres Pringsewu Sosialisasikan Penerimaan Calon Anggota Polri di SMAN 1 Pringsewu



GK, Pringsewu - Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Pringsewu melakukan sosialisasi proaktif penerimaan calon Anggota Polri terpadu (Akademi Kepolisian, Bintara dan tamtama) tahun 2022 di SMAN 1 Pringsewu, Lampung. Sabtu (12/3/22) siang

Sosialisasi dipimpin langsung Kabag SDM Kompol Efendi Koto, SH dengan didampingi Ps Paur Dalpers Aipda Ashariyanto dan ps. Paur Binkar Bripka Mujahidin. 

Sementara itu peserta sosialisasi terdiri dari puluhan siswa dan siswi kelas XII SMAN 1 Pringsewu.

Kabag SDM Kompol Efendi Koto, SH mengatakan, Kepolisian Negara Republik Indonesia memberi kesempatan kepada putra putri terbaik bangsa untuk menjadi bagian dari keluarga besar Polri dalam penerimaan terpadu calon anggota Polri tahun anggaran 2022.

“Kegiatan sosialisasi penerimaan terpadu Polri 2022 baik itu Taruna/i Akpol, Bintara dan Tamtama, merupakan tahap awal untuk memperkenalkan bahwa rekruitmen Polri sesuai moto (BETAH) Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis,” ujarnya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi, S.Ik. M.Ik.

Pihaknya menyampaikan kepada siswa-siswi yang berminat bergabung di keluarga besar Polri agar dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menghadapi seleksi penerimaan anggota Polri tahun anggaran 2022.

Efendi Koto berharap, semua siswa-siswi bisa memanfaatkan kesempatan untuk bergabung dengan institusi kepolisian. 

"Persiapkan diri dengan maksimal, baik itu akademi, fisik, mental dan lainnya," jelasnya

Lebih jauh Kabag SDM menyampaikan, agar jangan percaya dengan oknum yang menawarkan bisa meloloskan jadi Polri, itu adalah penipuan. 

"Karena semua proses seleksi masuk Polri transparan dan tidak dipungut biaya,“ ungkapnya

Efendi Koto menambahkan, Informasi lengkap dan Cara Pendaftaran, masyarakat bisa datang ke Bag SDM Polres Pringsewu atau dapat dilihat melalui website resmi Polri di www.penerimaan.polri.go.id
[Red]

Rabu, 05 Januari 2022

Wakapolda Lampung Beri Arahan Bintara Kuota Khusus Asal Jabung Dan Labuhan Maringgai



LAMPUNG TIMUR - Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto memberikan arahan pelaksanaan kegiatan penempatan Bintara Remaja (Baja) Kuota Khusus Kecamatan Jabung dan Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur di Aula Tri Brata Polres Lampung Timur, Rabu (05/1/2022) siang.

Dalam arahannya Wakapolda Lampung mengatakan, penempatan Bintara Remaja Kuota khusus Kecamatan Labuhan Maringgai dan Kecamatan Jabung merupakan salah satu bentuk komitmen moral dan keseriusan mewujudkan Polri yang Presisi.

"Selama ini, dua kecamatan tersebut mendapat stigma negatif sebagai "kampung begal" lantaran seringnya pelaku pencurian dengan kekerasan yang ditangkap berasal dari dua kecamatan tersebut," kata Subiyanto.

Diharapkan Bintara Remaja asal Labuhan Maringgai dan Jabung dapat menjadi anggota Polri yang kompetitif, memiliki keunggulan dan mampu mewujudkan kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Lampung Timur.

"Ini salah satu bentuk komitmen moral dan keseriusan Polri dalam membina sumber daya dan menjaga keamanan serta ketertiban di daerah," imbuhnya. [Red]

Kamis, 30 Desember 2021

25 Orang Dinyatakan Lulus Rekrutmen Proaktif Bintara Polri TA 2022 Polda Lampung



BANDAR LAMPUNG - Polda Lampung menggelar Sidang Terbuka Penetapan Kelulusan Akhir Tingkat Panda Penerimaan Rekrutmen Proaktif (Rekpro) Bintara Polri TA 2022, Rabu (29/12/2021) pagi. 

Sidang Kelulusan digelar di Gedung Subarkah SPN Polda Lampung, dipimpin oleh Irwasda Polda Lampung Kombes Pol Eddy Hermanto, di dampingi Pejabat Utama Polda Lampung.

Irwasda Polda Lampung Kombes Pol Eddy Hermanto menjelaskan, Peserta tersisa dalam sidang akhir rekrutmen Proaktif Bintara Polri TA. 2022 yaitu 35 Orang yang terdiri dari 28 Pria dan 7 Wanita, dan dinyatakan Lulus 25 Peserta terdiri dari, 23 Pria, 2 Wanita, dan tidak lulus 10 Peserta terdiri dari, 5 Pria, 5 Wanita.

Lanjut Eddy, semua sudah melewati tahap-tahap dan ini sidang akhir dan tentunya hasil yang kalian capai adalah hasil prestasi kalian.

"Jadi saya harapkan kepada yang sudah dinyatakan lulus tolong persiapkan lagi karena masih ada test-test berikutnya, dan untuk yang tidak lulus persiapkan diri kalian untuk tahun depan", tutur Eddy Hermanto.

“Kita juga patut mengapresiasi para peserta yang telah melaksanakan test dengan mengoptimalkan kemampuan diri masing-masing peserta untuk dapat lulus pada tiap tahapan test yang mereka lalui", sambungnya.

Pelaksanaan seleksi penerimaan Rekpro Bintara Polri T.A. 2022 di Polda Lampung ini berjalan dengan lancar dan tertib, dan komitmen dari seluruh panitia penerimaan yang melaksanakan kegiatan ini dengan memegang teguh prinsip ”Betah” yaitu bersih, transparan, akuntabel dan humanis. [Nnd]

Rabu, 22 Desember 2021

Wakapolda Melantik dan Mengambil Sumpah Bintara Polri di SPN Polda Lampung



BANDAR LAMPUNG - Wakapolda Lampung, Brigjen Pol. Subiyanto pimpin Upacara Penutupan, Pelantikan, dan Pengambilan Sumpah Pembentukan Bintara Polri Reguler dan Hibah Tahun Anggaran 2021 di SPN Polda Lampung, pada Rabu (22/12/2021) pagi.

Dalam kegiatan ini, turut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung. Selama kegiatan berlangsung, tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Kapolda Lampung, Irjen Pol. Hendro Sugiatno melalui Wakapolda, Brigjen Pol. Subiyanto mengatakan, Upacara ini merupakan tanda berakhirnya rangkaian kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2021, yang diselenggarakan di Sepolwan, Pusdik Brimob, Pusdik Sabhara, Pusdik Binmas, dan Pusdik Polair Lemdiklat Polri serta di seluruh SPN Polda.

"Dengan demikian, hari ini telah bertambah lagi perkuatan Bintara Polri sebanyak 15.526 personel yang terdiri dari 14.772 Polisi Laki-Laki dan 754 Polisi Wanita yang akan di siapkan untuk meningkatkan kinerja organisasi Polri agar semakin optimal," kata Waka Polda Lampung, Brigjen Pol. Subiyanto dalam sambutannya. 

"Jalankan tugas, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai Bhayangkara Negara yang bertugas perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung, Kombes Pol. Sri Winugroho S.IK. mengatakan, untuk di SPN Polda Lampung, sebanyak 390 anggota Bintara Remaja Polri telah selesai mengikuti pelatihan dan pendidikan.

"Sebanyak 228 anggota Bintara Polri dari SPN Polda Lampung dan sebanyak 162 anggota dari Papua," ujarnya. [Red]

Kamis, 02 Desember 2021

Polri: Rekrutmen Anggota dari Santri hingga Hafiz Quran Akan Terus Dilakukan





JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengatakan, usulan cendekiawan muslim, Ahmad Syafi’i Ma’arif atau Buya Syafi’i yang meminta santri berkualitas direkrut dalam pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol) sudah dilakukan.

Bahkan sejak 2017, Polri secara konsisten membuka rekrutmen anggota Polri bersumber dari pesantren, hafiz Alquran hingga siswa berprestasi agama lainnya.

"Polri dari tahun 2017 sampai dengan saat ini sudah melaksanakan kegiatan rekrutmen anggota Polri dari Perwira sampai Bintara yang memiliki latar belakang santri, hafiz Quran, juara MTQ dan siswa berprestasi agama lainnya dari berbagai provinsi," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/12/2021).

Dedi menjelaskan, sejak tahun 2017 sudah puluhan santri dari pesantren mengikuti pendidikan baik Bintara maupun Perwira.

Adapun rinciannya 44 santri mengikuti pendidikan Bintara dan 47 santri mengikuti pendidikan Perwira.

Selanjutnya, jenderal bintang dua ini mengatakan, Polri juga menerima rekrutmen Bintara tahun 2020/2021 kategori hafiz Alquran sebanyak 55 orang, Musabaqah Qiroatil Kutub (MQK) sebanyak 1 orang dan Musabaqah Mutawatil Quran (MTQ) sebanyak 9 orang.

Dedi menambahkan, Polri juga menerima rekrutmen Bintara Berkomptensi Khusus (Bakomsus) agama dari berbagai provinsi dengan total 77 orang.

"Sesuai kebijakan Kapolri pola rekrutmen tersebut akan terus dilaksanakan oleh Polri," katanya. 

Sebelumnya, Buya Syafii Maarif memberikan usulan kepada Polri. Buya meminta institusi Polri merekrut santri berkualitas untuk bergabung dalam pendidikan Akpol.

Usulan Buya yang berupa video itu diunggah oleh akun Twitter @budhihermanto. Dalam video itu, Buya menilai rekrutmen santri menjadi polisi akan mempermudah menangani radikalisme.

"Saya Ahmad Syafi'i Ma'arif Salah seorang warga negara yang sudah berusia 80-an. Dengan ini berharap kepada pihak kepolisian, terutama Kapolri dan jajarannya, untuk merekrut para santri menjadi Akpol," kata Buya dikutip dari video tersebut, Selasa (30/11).

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini menilai tidak perlu banyak santri yang dimasukkan ke dalam Akpol. Tapi yang masuk Akpol harus benar-benar berkualitas. Ia menilai hal dapat mempermudah Polri menumpas kelompok radikal. 

"Tidak usah banyak-banyak. Tujuannya apa? Untuk mendampingi polisi menghadapi kelompok-kelompok yang menyimpang ini. Kelompok-kelompok yang anti-Pancasila, kelompok-kelompok radikal. Itu kalau polisi mengerti agama, mengerti bahasa mereka, akan lebih mudah," ucapnya. 

Menurutnya, Polri harus proaktif mencari santri yang layak masuk Akpol.

"Polisi harus proaktif untuk ini. Dicari betul-betul berkualitas, sama seperti yang lain. Sampai nanti mereka menjadi perwira, tapi mereka mengerti kitab kuning mengerti kitab-kitab agama, seperti yang dipahami kelompok radikal ini," imbuhnya. [Nnd]