Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri nasional. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri nasional. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Juni 2026

UIMandiri Gelar Wisuda Perdana 2026, Cetak Lulusan Berintegritas dan Berdaya Saing Global


Lampung Selatan
– Universitas Indonesia Mandiri (UIMandiri) mencatatkan tonggak sejarah dengan menyelenggarakan Wisuda Perdana Tahun 2026 pada Sabtu(6 Juni 2026)bertempat di Auditorium Universitas Indonesia Mandiri.

Mengusung tema _“Menguatkan Integritas, Inovasi, dan Kolaborasi dalam Era Global”_, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menegaskan komitmen UIMandiri dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing global, dan berkarakter kuat.

Wisuda perdana diikuti oleh 81 wisudawan dan wisudawati dari total 96 lulusan yang telah menyelesaikan studi pada berbagai program studi di lingkungan UIMandiri. Rinciannya sebagai berikut:  

- Administrasi Bisnis: 24 lulusan  
- Administrasi Publik: 23 lulusan  
- Informatika: 17 lulusan  
- Perpajakan: 13 lulusan  
- Desain Komunikasi Visual: 10 lulusan  
- Teknik Industri: 9 lulusan  

Jumlah keseluruhan lulusan mencerminkan keberhasilan universitas dalam menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan, dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari tingkat nasional hingga daerah. Turut hadir Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, Staf Ahli Menteri Pertanian, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 2, serta perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, jajaran pemerintah daerah, akademisi, mitra industri, tokoh masyarakat, dan keluarga wisudawan. Kehadiran para pejabat dan mitra menunjukkan dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Provinsi Lampung dan Indonesia.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Indonesia Mandiri, Dr. Rustono Farady Marta, S. Sos.,M.Med.Kom., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari pengabdian dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Para lulusan diharapkan menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai integritas, inovasi, dan kolaborasi dalam setiap bidang profesi.

Tema wisuda tahun ini dipilih sebagai refleksi atas tantangan global yang semakin kompleks dan dinamis. Di tengah perkembangan teknologi, transformasi digital, perubahan sosial, serta tuntutan pembangunan berkelanjutan, lulusan perguruan tinggi dituntut memiliki kompetensi akademik, karakter yang kuat, kemampuan berinovasi, dan kapasitas membangun kerja sama lintas sektor.

Ketua Badan Pengurus Harian Yayasan Battuta Bangun Negeri, Ir. Toto Priyana, menyampaikan bahwa UIMandiri terus memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Berbagai program strategis dikembangkan, meliputi penguatan riset terapan, kolaborasi dengan dunia industri, pengembangan kewirausahaan mahasiswa, transformasi digital kampus, serta pengelolaan kawasan penelitian dan pendidikan yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Ketua Panitia Wisuda Perdana, Dr. Tokit, menyampaikan bahwa wisuda ini menjadi simbol keberhasilan transformasi UIMandiri dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Para lulusan diharapkan menjadi generasi pemimpin masa depan yang adaptif, kreatif, berdaya saing global, sekaligus memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui momentum bersejarah ini, Universitas Indonesia Mandiri mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdampak. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, UIMandiri optimis dapat berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

_“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Indonesia Mandiri. Jadilah insan pembelajar sepanjang hayat yang mampu menjaga integritas, melahirkan inovasi, dan membangun kolaborasi untuk kemajuan bangsa.

Rabu, 03 Juni 2026

ABPEDNAS dan SUCOFINDO Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Desa di Aceh Besar


Banda Aceh
– Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT SUCOFINDO (PERSERO) meresmikan sumur air bersih, yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Peresmian ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan kick off pembangunan sumur air bersih yang dilaksanakan pada 10 Mei 2026 lalu sebagai bagian dari program pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka menyambut HUT ke-70 PT SUCOFINDO (PERSERO).

Setelah kick off, proses dilanjutkan dengan pembagunan sumur yang dilakukan secara bertahap, meliputi instalasi sarana air bersih dan pembangunan infrastruktur pendukung. Setelah seluruh pekerjaan selesai dan fasilitas dinyatakan siap digunakan, sumur tersebut kemudian diserahterimakan secara resmi oleh ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) kepada Keuchik Gampong Lambleut sebagai perwakilan masyarakat setempat.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan.
Program penyediaan air bersih tersebut merupakan bentuk sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui akses air bersih yang aman dan berkelanjutan.

Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga mendukung implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan air nasional, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya mengenai akses air bersih dan sanitasi layak.

Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menyambut baik kolaborasi yang dilakukan ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat.
“Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat krusial bagi kesehatan, sanitasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami mengapresiasi inisiatif ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) yang telah menghadirkan fasilitas air bersih bagi warga Gampong Lambleut. Saya juga berharap kepada masyarakat Gampong Lambleut untuk dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan sumur bor ini dengan sebaik mungkin agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tuturnya.

Ketua Umum ABPEDNAS sekaligus Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta (PWI Jaya), Indra Utama menyampaikan bahwa keberadaan sarana air bersih memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan masyarakat desa sehari-hari.

“Pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak, termasuk air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Indra Utama menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan fasilitas umum, sehingga program yang telah dibangun dapat memberikan dampak sosial dan kesehatan dalam jangka panjang. 
Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga keberlanjutan program sosial di tengah masyarakat.

“Keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari proses pembangunannya, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh Masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya. 

Selanjutnya, Komisaris Independen PT SUCOFINDO (PERSERO), Mahatma Gandhi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program penyediaan air bersih tersebut.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Karena ketersediaan akses air bersih berdampak pada kesehatan masyarakat, mendukung produktivitas, pendidikan, dan kualitas hidup secara keseluruhan. 

Oleh karena itu, program pembangunan sumur air bersih ini memiliki nilai yang sangat strategis,” tutur Mahatma Gandhi.

Komitmen untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat tersebut sejalan dengan upaya PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menjalankan program TJSL yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, yang memberikan nilai tambah secara berkelanjutan. 

Oleh karena itu, Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna mengatakan bahwa pembangunan sumur air bersih merupakan bagian dari komitmen SUCOFINDO dalam menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Menginjak usia tujuh dekade, SUCOFINDO ingin terus memperluas kontribusi sosial perusahaan melalui program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kami berharap akses air bersih ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendukung peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas warga secara berkelanjutan.

 Semangat kolaborasi dan gotong royong yang terbangun melalui program ini diharapkan menjadi fondasi dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk generasi mendatang," kata Sandry Pasambuna.

Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) terus berkomitmen mendukung pembangunan nasional melalui layanan bisnis dan program keberlanjutan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.


PT SUCOFINDO (PERSERO) adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia dan didirikan pada tanggal 22 Oktober 1956. PT SUCOFINDO (PERSERO) saat ini tergabung menjadi bagian holding BUMN Jasa Survei atau PT IDSurvey (PERSERO) bersama PT Biro Klasifikasi Indonesia (PERSERO), serta PT Surveyor Indonesia (PERSERO).

Bisnis PT SUCOFINDO (PERSERO) bermula dari jasa pemeriksaan dan pengawasan di bidang perdagangan membantu pemerintah dalam menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara.

Seiring waktu PT SUCOFINDO (PERSERO) melakukan diversifikasi jasa di bidang, laboratorium analitis, keteknikan, audit, sertifikasi, assessment, konsultansi, pelatihan, dan berbagai kegiatan penunjang terkait, di antaranya di bidang pertanian, kehutanan, migas, pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, kelautan, perikanan, transportasi, energi baru dan terbarukan, dan teknologi informasi. 

PT SUCOFINDO (PERSERO) memiliki 92 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu dan didukung oleh para ahli di berbagai bidang. 

jaringan 68 laboratorium yang tersebar luas menghadirkan solusi yang cepat, dekat, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan di seluruh penjuru tanah air. (*)

Selasa, 02 Juni 2026

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026


Jakarta
– Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) mencatat tonggak sejarah baru dengan berhasil mencapai 100.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Pencapaian tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, sebagai momentum memperkuat komitmen kebangsaan dan pengabdian bagi pembangunan desa di Indonesia.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU., didampingi Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana, S.E., serta Ketua Dewan Pengawas Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., LL.M., menyampaikan bahwa capaian 100 ribu anggota merupakan bukti nyata semakin kuatnya peran dan eksistensi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Menurut Indra Utama, pertumbuhan jumlah anggota ABPEDNAS menunjukkan meningkatnya kesadaran dan semangat para anggota BPD di seluruh Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

“Capaian 100 ribu anggota ini bukan sekadar angka, melainkan representasi dari semangat pengabdian, gotong royong, serta komitmen bersama dalam membangun desa sebagai fondasi utama kemajuan bangsa. Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa nilai-nilai persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan desa,” ujar Indra Utama.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, menegaskan bahwa organisasi akan terus memperkuat kapasitas dan kompetensi anggota BPD melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, pendampingan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung pelaksanaan program-program strategis nasional di tingkat desa.

Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., LL.M., mengapresiasi soliditas seluruh jajaran organisasi yang telah berkontribusi dalam memperbesar dan memperkuat ABPEDNAS sebagai wadah perjuangan anggota BPD di Indonesia.

DPP ABPEDNAS menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pembina, pengawas, pengurus, anggota, serta para mitra strategis yang telah menjadi bagian dari perjalanan organisasi hingga mencapai pencapaian bersejarah tersebut.

“Perjuangan masih panjang, namun langkah besar telah dimulai. Bersama, kita terus menguatkan peran BPD, menjaga desa, memperkuat nilai-nilai Pancasila, serta berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera,” demikian pernyataan DPP ABPEDNAS.

Dengan semangat Hari Lahir Pancasila, ABPEDNAS menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan desa, mendorong tata kelola pemerintahan desa yang baik, serta mendukung terciptanya desa yang maju, berdaya saing, dan bebas dari praktik korupsi. (*)

Wagub Jihan Apresiasi Kesiapan Kontingen Lampung Hadapi Jambore Nasional XII


BANDARLAMPUNG
– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan silaturahmi Pimpinan Kontingen Daerah yang akan mengikuti Jambore Nasional Pramuka XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–21 Agustus 2026.

Kunjungan berlangsung di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Bandarlampung, Selasa (2/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung terhadap kontingen daerah yang akan mewakili Lampung pada ajang nasional tersebut.

Ia mengapresiasi kesiapan panitia dan kontingen yang dinilai telah melakukan berbagai persiapan lebih awal dibandingkan sejumlah daerah lain.

"Kami memberikan dukungan penuh kepada kontingen Lampung yang akan mengikuti Jambore Nasional XII. Saya mengapresiasi persiapan yang telah dilakukan karena Lampung termasuk daerah yang bergerak cepat dan tidak terlambat dalam proses pendaftaran maupun persiapan keberangkatan," ujar Wagub Jihan.

Terhadap kekurangan kebutuhan yang masih belum terpenuhi, Wagub Jihan, berharap kekurangan tersebut dapat terpenuhi secepatnya sehingga persiapan Kontingen Daerah dapat berjalan dengan baik.

"Semoga kekurangan yang ada dapat segera terpenuhi sehingga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan lancar, sehat, dan membawa nama baik Lampung," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung Budhi Darmawan menjelaskan bahwa persiapan keberangkatan sudah hampir mencapai 100 persen. Seluruh peserta dan pendamping juga telah terdaftar

Budhi menambahkan, pihaknya berencana menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan dan lembaga guna memperoleh dukungan terhadap persiapan keberangkatan kontingen Lampung.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Bidang 1 Ketua Pinkonda Jamnas XII Catur Agus Dewanto menyampaikan bahwa total peserta, pendamping, dan unsur pendukung yang telah terdata mencapai 589 orang.

Dengan jumlah peserta yang hampir mencapai 600 orang, kata dia, dukungan tim kesehatan, ambulans, serta tenaga medis menjadi kebutuhan penting selama proses keberangkatan dan pelaksanaan kegiatan.

"Terkait persiapan administrasi, Lampung termasuk daerah yang lebih awal menyelesaikan pendaftaran. Batas akhir pendaftaran pada 29 Mei 2026 dan Lampung telah menyelesaikannya sebelum tenggat waktu," jelasnya.

Untuk agenda keberangkatan, jelas Catur, pelepasan kontingen direncanakan pada 11 Agustus 2026 dan diharapkan dapat dilakukan oleh Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida). 

Kontingen Lampung dijadwalkan tiba di lokasi kegiatan pada 12 Agustus 2026, sementara pembukaan Jambore Nasional XII akan berlangsung pada 13 Agustus 2026 dan upacara resmi pada 14 Agustus 2026.

Dalam ajang pameran yang menjadi bagian dari kegiatan Jambore Nasional XII, Kontingen Lampung akan mempromosikan berbagai produk unggulan daerah serta potensi pariwisata khas Lampung.

Tema ketahanan pangan yang menjadi salah satu fokus kegiatan Jambore Nasional XII akan dimanfaatkan untuk menampilkan berbagai capaian dan potensi Lampung di sektor tersebut.

"Kami akan menampilkan produk unggulan dan potensi pariwisata Lampung serta memperkenalkan berbagai program dan keberhasilan daerah di bidang ketahanan pangan," ujarnya. (*)

Jumat, 29 Mei 2026

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kasrem 043/Gatam Tinjau Progres KDKMP dan SPPG di Lampung Tengah


LAMPUNG TENGAH –
Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Gatam, Kolonel Kav Roli Dewanto, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (29/5/2026).

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat, agar berjalan optimal di wilayah binaan Korem 043/Gatam.

Dalam peninjauannya, Kolonel Roli Dewanto didampingi oleh Kasiter Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sofrianes Salam, Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, serta Pasiter Kodim 0411/KM Kapten Inf Sukamto. Rombongan menyambangi sejumlah titik lokasi di Kecamatan Seputih Agung yang menjadi pusat pembangunan fasilitas tersebut.

Tinjauan dimulai di Kampung Sulusuban, di mana rombongan memeriksa fisik bangunan dan progress pengerjaan KDKMP. Selanjutnya, rombongan bergerak ke Kampung Fajar Asri untuk meninjau fasilitas SPPG. Fasilitas ini dipersiapkan sebagai dapur pelayanan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat. Peninjauan ditutup dengan kunjungan ke Kampung Dono Arum untuk memantau tahap akhir pembangunan KDKMP di wilayah tersebut.

Kasrem 043/Gatam, Kolonel Kav Roli Dewanto, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur KDKMP dan SPPG merupakan mandat strategis dari pemerintah pusat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan elemen masyarakat untuk mewujudkan tujuan program tersebut.

"Korem 043/Gatam bersama Kodim 0411/KM berkomitmen mengawal dan memastikan program strategis Presiden RI dapat berjalan dengan baik serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat," ujar Kolonel Roli di lokasi tinjauan.

Ia menambahkan, kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh warga di Kampung Sulusuban, Dono Arum, dan Fajar Asri. Hal ini sejalan dengan upaya penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang memadai.

Dengan percepatan pembangunan ini, Pemerintah Daerah bersama unsur TNI berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung Tengah sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari stabilitas nasional.

Berkolaborasi SMSI Lampung Timur Dengan Dinas Perindag Dorong Penguatan IKM Dan UMKM Lokal


Lampung Timur
-- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lampung Timur berkolaborasi menjalin kerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lampung Timur dalam kegiatan penguatan Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.

Kolaborasi ini bertujuan memperluas jangkauan promosi dan akses pasar bagi pelaku IKM dan UMKM melalui publikasi media siber yang tergabung dalam SMSI Lampung Timur. Sinergi antara pemerintah dan media diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Ketua SMSI Lampung Timur Eko Wahyuntoro menyampaikan bahwa peran media sangat penting untuk mengangkat potensi IKM dan UMKM agar dikenal lebih luas, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Kami siap menjadi jembatan informasi antara pelaku IKM dan UMKM, pemerintah, dan masyarakat. Publikasi yang masif dan kredibel akan membantu pelaku usaha naik grid bisa lebih dikenal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindag Lampung Timur Verzanita hasan, ST., MT Melalui Tuti Mutia Kepala Bidang Industri Dinas Perdagangan Lampung Timur yang mendampingi penggerak IKM/UMKM, mengapresiasi inisiatif SMSI yang turut mendukung program pembinaan IKM dan UMKM.

“Dengan dukungan media, program kami bisa sampai ke masyarakat lebih cepat dan efektif. Ini bentuk nyata kolaborasi pentahelix untuk pembangunan ekonomi daerah,” katanya.
IKM adalah Industri Kecil dan Menengah
Usaha yang bergerak di bidang pengolahan/manufaktur. Contoh: kerajinan anyaman, pengolahan makanan, konveksi, mebel, keramik.
UMKM adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Istilah umum yang mencakup usaha di semua sektor: perdagangan, jasa, kuliner, pertanian, dan juga termasuk IKM. Jadi IKM itu bagian dari UMKM, tapi fokusnya ke sektor industri/pengolahan.

Perbedaan singkatnya Aspek IKM/UMKM, Sektor Industri pengolahan/manufaktur Semua sektor: dagang, jasa, industri, pertanian. Fokus, Produksi barang fisik Produksi barang dan jasa.
Contohnya, Pengrajin batik, pengolah kopi, produsen keripik Warung, toko kelontong, salon, bengkel, IKM itu sendiri.

Tuti Mutia Kepala Bidang Industri Dinas Perdagangan Lampung Timur mengatakan kemarin itu kegiatan khusus IKM dan UMKM Sukadana support dan berkolaborasi dengan beberapa Dinas Intansi, Dinas Kesehatan, Dinas Perindag Pendampingan pembuatan sertifikat halal, Dukcapil pembuatan KK, KTP, PTSP, Dinas DPMPTS untuk Penertiban NIB, RSUD Sukadana untuk Cek Kesehatan dan BNNK Penyuluhan Narkoba. Bank Syariah peminjaman Kurda 4 persen, dan Bank Lampung pembuatan qris, "ujarnya Tuti Mutia, S.I.P.M.M. Kamis (28/5/26).
Kegiatannya lounching pasar ragam jejamo yang pelaksanaannya akan dilaksanakan rutin setiap dua minggu sekali yang diprakarsai oleh penggerak IKM/UMKM di sukadana, "terangnya.

Dalam hal ini Dinas pendidikan supportnya dg menghadirkan 500 anak TK/PAUD se-Kecamatan sukadana Untuk mengikuti lomba mewarnai.

Diharapkan kegiatan ini menjadi awal dari program berkelanjutan yang melibatkan pelatihan, pendampingan, hingga fasilitasi pemasaran digital bagi pelaku IKM dan UMKM di Lampung Timur, "tutupnya. (*)

Selasa, 26 Mei 2026

Warisan Leluhur Abung di Ujung Ancaman, Tokoh Adat Desak Pemprov Selamatkan Situs Canguk Gattcak


Lampura
-  Situs Makam nenek moyang Orang Lampung Abung, Canguk Gattcak di Desa Skipi, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara terancam hilang.

 

Sejumlah tokoh Adat di Lampung Utara meminta perhatian serius Pemprov Lampung, khususnya Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan Sekdaprov Marindo Kurniawan untuk meyelamatkan situs yang sangat bersejarah ini.

 

“ Kami minta kepada Pak Gubernur Lampung, Kiyai Mirza dan Sekdaprov Adin Marindo untuk menyelamatkan Situs Cangguk Gatcak ini,” Kata Tokoh Adat Desa Cahaya Negeri, Abung Barat, Purnia Patikratun, Gelar Suttan Guru Adat Kepada Pikiran Lampung, Selasa (26/5/2026).

 



Sebab, menurut Suttan Guru Adat, Situs Cangguk Gattacak itu harus segera diselamatkan. Karena, merupakan peninggalan sejarah, terutama peradapan suku Lampung.

 

“ Di Lampung ini tidak banyak situs sejarah, maka situs Cangguk Gattcak ini harus diselmatkan segera. Kami meminta dengan sangat bantuan pak Gubernur dan pak sekda untuk menyelamatkan situs warisan sejarah ini,”tegasnya.

 

Selain itu kata Purnia, masyarakat adat Lampung Utara yang terdiri dari 9 Marga Suku Lampung Abung, Sungkai dan Megow Pak, mempertanyakan kejelasan luasan lahan cagar budaya situs Canguk Gaccak, di Desa Sekipi, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung ini.

 


Advertisement
“Kami mempertanyakan jika cagar budaya tersebut sudah sah di SK-kan, berapa luasan lahan cagar budaya tersebut,” ujarnya.

 

Suttan Guru Adat menyebutkan kejelasan luasan lahan cagar budaya situs Canguk Gaccak sangat penting bagi masyarakat adat Lampung Utara, khususnya bagi 9 Marga Abung, Sungkai dan Megow Pak.

 

Sebab, dengan adanya kejelasan luasan lahan dan surat keputusan tentang keberadaan cagar budaya tersebut, maka masyarakat adat Lampung Utara sudah bisa lebih leluasa merawat dan menjaga warisan tersebut.

 

Selain itu, keberadaan cagar budaya tidak sembarang digunakan dan dimanfaatkan oleh individu. Karena jika tidak dijaga dikhawatirkan cagar budaya tersebut dapat hilang dan merugikan generasi penerus masyarakat adat Lampung Utara.

 

“Kami ingin tahu berapa luas lahan cagar budaya tersebut jangan hanya dua makam itu saja. Karena itu situs kuno peninggalan nenek moyang masyarakat adat Lampung Utara,” pungkasnya.

 

Sementara seperti dikutip dari laman web hello indonesia, Benda cagar budaya nasional berupa dolmen dan menhir Situs Canguk Gaccak hilang dari dekat Sungai (Way) Abung, Desa Sekipi, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung.

 

Situs yang telah terdaftar di Dinas dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu berupa kawasan situs megalitik yang terdiri dari lima dolmen, batu melingkar (stone enclouser), enam menhir, serta batu datar hilang.

 

Arkeolog Oki Laksito yang meninjau warisan megalitik jejak awal keberadaan masyarakat Lampung itu langsung terduduk sambil memegang satu dolmen sisa yang sudah tidak berada di komplek situs megalitik sebelumnya, pada Senin, (9/12/2024).

 

Dia bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) lainnya butuh beberapa menit untuk kembali menerima kenyataan pahit tak berbekasnya Situs Megalitik Canguk Gaccak yang telah menjadi warisan benda cagar budaya Indonesia.

 

Menurut Oki Laksito, Situs Megalitik Canguk Gaccak merupakan bukti bahwa nenek moyang masyarakat Lampung sudah memiliki peradaban tinggi sejak prasejarah.

 

Dalam satu kawasan tersebut, selain ada komplek situs megalitik Canguk Gaccak, ada komplek makam.

 

1. Makam bagian atas terdiri dari Puyang Nuban, Puyang Minak Maju Lemaweng, Puyang Minak Munggah Dabung.

 

2. Makam bagian bawah terdiri dari Tambak Minak Riyo Begeduh, Minak Trio Diso, Minak Penatih Tuho/Minak Rajo Dunio.

 

3. Makam di bawah tambak adalah Unyi/Nunyi.

 

“Komplek makam itu masih aman,” kata Arkeolog I Made Giri Gunadi yang ikut survei terkait rencana pemeringkatan benda cagar budaya mulai tingkat kabupaten, provinsi, hingga Indonesia sesuai UU No. 11 Tahun 2010.

Pegadaian Hadir sebagai Mitra Edukasi Keuangan bagi Mahasiswa Universitas Lampung


Bandar Lampung
– PT Pegadaian Area Lampung terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda melalui penyelenggaraan kuliah umum bagi mahasiswa Universitas Lampung (Unila).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pegadaian dalam mendukung edukasi pengelolaan keuangan, investasi aman, serta pemahaman terhadap peran lembaga keuangan non-bank dalam perekonomian nasional. 

Kuliah umum tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung serta Fakultas Pertanian Universitas Lampung, dengan topik seputar manajemen keuangan, investasi aman, tata kelola keuangan, hingga perspektif praktisi dalam pengelolaan bisnis dan manajemen risiko. 

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai program studi dan dilaksanakan dalam beberapa sesi selama Semester Genap Tahun 2026.

Materi kuliah umum disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa agar lebih memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, legal, dan aman di tengah perkembangan industri keuangan digital saat ini. 

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menyampaikan bahwa edukasi keuangan kepada generasi muda menjadi langkah penting dalam membangun masyarakat yang cerdas finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

“Pegadaian terus berkomitmen untuk hadir tidak hanya sebagai perusahaan jasa keuangan, tetapi juga sebagai mitra edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda. 

Melalui kegiatan kuliah umum ini, kami ingin meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait pengelolaan keuangan, investasi yang aman, serta pentingnya literasi finansial dalam mendukung kemandirian ekonomi,” ujar Novryandi.

Ia menambahkan bahwa peningkatan literasi keuangan menjadi bagian dari semangat Pegadaian dalam MengEMASkan Indonesia melalui penguatan akses edukasi dan inklusi keuangan di berbagai daerah.

“Mahasiswa merupakan generasi yang akan menjadi penggerak ekonomi di masa mendatang. Karena itu, Pegadaian ingin turut berkontribusi dalam membentuk generasi yang cerdas finansial, adaptif terhadap perkembangan industri keuangan, serta mampu memanfaatkan layanan keuangan secara bijak dan produktif,” tambah Novryandi.

Sementara itu, Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Lampung, Lenny Fetresia Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan kuliah umum ini merupakan bentuk nyata kolaborasi Pegadaian dengan dunia pendidikan dalam memperluas literasi keuangan di lingkungan akademisi.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa mengenai pengelolaan keuangan dan investasi yang aman.

Pegadaian ingin lebih dekat dengan generasi muda melalui edukasi yang relevan dengan kebutuhan saat ini, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pemahaman praktis terkait pengelolaan finansial dan manajemen risiko,” ujar Lenny Fetresia Siregar.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan maraknya investasi ilegal membuat edukasi keuangan menjadi semakin penting bagi mahasiswa agar mampu mengambil keputusan finansial yang tepat dan bertanggung jawab.

Melalui kolaborasi dengan Universitas Lampung ini, Pegadaian berharap dapat terus memperluas peran dalam mendukung peningkatan literasi keuangan nasional sekaligus memperkuat ekosistem keuangan inklusif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Minggu, 24 Mei 2026

FORPROV I 2026 Diluncurkan, KORMI Kabupaten/Kota se-Lampung Dilantik


Bandar Lampung
— Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) I Tahun 2026 resmi diluncurkan dalam sebuah acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison Bandar Lampung, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Peluncuran FORPROV I 2026 menjadi momentum penting dalam mendorong pengembangan olahraga masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antar daerah dalam membangun budaya hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat Lampung.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah dan tokoh olahraga, di antaranya Ketua Umum KORMI Nasional, Ketua Umum KORMI Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Kesehatan, pejabat administrator dari Bappeda, BPKAD, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta para undangan lainnya.

Ketua Umum KORMI Lampung, Ansori Djhausal, menyampaikan bahwa FORPROV I Tahun 2026 diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga rekreasi dan tradisional.

Selain itu, ajang ini juga diharapkan mampu mempererat kebersamaan antar komunitas olahraga masyarakat di Provinsi Lampung.

“FORPROV bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat persatuan, memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga, serta membangun pola hidup sehat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, penyelenggaraan FORPROV juga memiliki dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. Berbagai kegiatan olahraga masyarakat yang melibatkan peserta dan pengunjung dari berbagai kabupaten/kota diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pada kesempatan yang sama, pelantikan pengurus KORMI Kabupaten/Kota se-Lampung menjadi langkah strategis dalam memperkuat organisasi olahraga masyarakat hingga tingkat daerah. Dengan kepengurusan baru tersebut, diharapkan pembinaan olahraga masyarakat dapat berjalan lebih optimal, terarah, dan berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan FORPROV I Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Lampung bersama KORMI berharap olahraga masyarakat semakin berkembang dan menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Lampung, sekaligus melahirkan berbagai komunitas olahraga yang aktif, kreatif, dan berdaya saing.

Jumat, 22 Mei 2026

Shakira Alkhaira Dinobatkan sebagai Puteri Anak Indonesia Lampung 2026, Siap Bawa Nama Lampung ke Kancah Nasional


BANDAR LAMPUNG
— Ajang Grand Final Puteri Anak dan Remaja Indonesia Lampung 2026 berlangsung semarak di Ballroom Horison Hotel Lampung pada Sabtu siang (16/5/2026).

Kegiatan bergengsi tersebut kembali menjadi wadah pengembangan bakat, karakter, dan prestasi generasi muda Lampung yang tidak hanya unggul dalam penampilan, tetapi juga memiliki wawasan luas, kecerdasan, serta kepribadian yang baik.

Kompetisi tahunan ini menerapkan sistem penilaian yang ketat dengan menghadirkan dewan juri dari berbagai latar belakang profesional. Penjurian dipimpin langsung oleh National Director Puteri Anak dan Remaja Indonesia, Dery Dahlan, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar nasional.

Turut hadir dalam jajaran juri dan tamu kehormatan, perwakilan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Fillia Anindita, yang memberikan perhatian khusus terhadap kemampuan para finalis dalam mempromosikan budaya serta potensi pariwisata daerah.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan kehadiran Putri Indonesia 2026 Agita Nazara dan Puteri Anak Indonesia Lampung 2024 Adinda Disa Aurellia yang turut memberikan motivasi dan inspirasi kepada seluruh peserta. Sementara itu, penilaian di bidang penampilan dan pembawaan panggung diperkuat oleh pakar kecantikan Atta Croes.

Melalui proses penjurian yang berlangsung kompetitif dan multidimensi, dewan juri akhirnya menetapkan Shakira Alkhaira sebagai Juara Pertama Puteri Anak Indonesia Lampung 2026. Siswi berusia 13 tahun dari SMP Tunas Mekar Indonesia tersebut berhasil memikat perhatian dewan juri melalui rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, serta penampilannya yang memukau di atas panggung.

Prestasi yang diraih Shakira bukanlah yang pertama. Ia dikenal aktif mengikuti berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik. Di bidang seni, Shakira tergabung dalam kelompok paduan suara THLC yang baru-baru ini sukses meraih dua medali emas pada ajang Malaysian Choral Eisteddfod untuk kategori anak dan pop ensemble.

Tak hanya berprestasi di bidang seni, Shakira juga menunjukkan kemampuan akademik yang membanggakan. Ia pernah mewakili sekolahnya dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika dan berhasil menempati peringkat 54 dari sekitar 200 peserta tingkat nasional.

Keberhasilan Shakira juga tidak lepas dari dukungan para mentor yang mendampinginya sejak awal proses persiapan hingga grand final. Ucapan terima kasih disampaikan kepada guru modeling Sapto Adjie Santoso serta guru public speaking Daniel Bayu Kristian yang telah memberikan pelatihan dan pembinaan secara intensif.

Keluarga besar Shakira berharap kemenangan tersebut menjadi langkah awal untuk melangkah ke tingkat nasional dalam ajang Puteri Anak Indonesia 2026. Mereka optimistis Shakira mampu bersaing dan membawa harum nama Provinsi Lampung di kancah nasional.
Ajang Puteri Anak dan Remaja Indonesia Lampung 2026 sendiri diselenggarakan oleh BModel School Palembang di bawah kepemimpinan Bayu Samprakarsa Jacob.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memiliki ruang positif untuk mengembangkan bakat, membangun karakter, serta menjadi duta daerah dalam memperkenalkan budaya dan pariwisata Lampung kepada masyarakat luas. (Rin)

Pegadaian Cetak Laba Rp4,38 Triliun di Awal 2026, Perkuat Ekosistem Emas dan Layanan Digital


AKARTA
— PT Pegadaian kembali menunjukkan kinerja positif pada awal tahun 2026 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp4,38 triliun hingga April 2026. Capaian tersebut tumbuh 87,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2,34 triliun.

Selain pertumbuhan laba, Pegadaian juga mencatat total aset sebesar Rp183,8 triliun atau meningkat 56 persen dibandingkan tahun lalu. Outstanding Loan (OSL) gross turut mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp153,6 triliun atau tumbuh 58,8 persen secara tahunan.

Kinerja perusahaan juga ditopang oleh kualitas pembiayaan yang semakin sehat. Rasio Non-Performing Loan (NPL) berhasil ditekan dari 0,82 persen menjadi 0,51 persen. Sementara itu, rasio profitabilitas Return on Asset (ROA) mencapai 7,49 persen dan Return on Equity (ROE) meningkat menjadi 29,72 persen.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, mengatakan pencapaian tersebut menjadi bukti keberhasilan transformasi bisnis Pegadaian dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Pencapaian kinerja Pegadaian pada awal tahun 2026 ini menunjukkan bahwa transformasi bisnis yang dijalankan perusahaan mampu memberikan hasil positif dan berkelanjutan.

Pertumbuhan laba, peningkatan aset, hingga kualitas pembiayaan yang semakin sehat menjadi indikator kuat bahwa Pegadaian terus dipercaya masyarakat sebagai solusi finansial yang aman dan relevan dengan kebutuhan saat ini,” ujar Novryandi, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, penguatan ekosistem emas melalui layanan Bullion Services atau Bank Emas menjadi salah satu strategi utama perusahaan dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus meningkatkan literasi investasi emas di tengah masyarakat.

Transformasi digital juga terus diperkuat melalui aplikasi Tring! by Pegadaian yang memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan keuangan secara cepat dan aman.

“Pegadaian Kanwil III Sumbagsel mendukung penuh transformasi perusahaan melalui penguatan layanan berbasis emas dan digitalisasi layanan. Kehadiran Bank Emas menjadi momentum penting bagi Pegadaian untuk memperkuat ekosistem investasi emas nasional sekaligus memberikan akses keuangan yang lebih luas, mudah, dan aman bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia menegaskan, semangat “MengEMASkan Indonesia” tidak hanya dimaknai sebagai pertumbuhan bisnis semata, tetapi juga sebagai komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat dan pelaku UMKM, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Sebagai informasi, Pegadaian menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang memperoleh izin operasional kegiatan usaha bulion atau Bank Emas dari Otoritas Jasa Keuangan.

Melalui layanan tersebut, Pegadaian menghadirkan berbagai produk Bullion Services seperti Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga Perdagangan Emas.

Dengan penguatan ekosistem emas dan transformasi digital yang terus berjalan, Pegadaian optimistis dapat terus memperkuat kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia.

Rabu, 20 Mei 2026

Kasrem 043/Gatam Pimpin Upacara Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026


Kota Metro
- Bertempat di lapangan upacara Korem 043/Gatam, Jl. Veteran Kelurahan Hadimulyo Barat Kecamatan Metro Pusat Kota Metro, Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr (Han), pimpin upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026. Rabu (20/5/2026)

Peringatan Harkitnas Tahun 2026 mengusung tema, "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara" diikuti Prajurit dan PNS Korem 043/Gatam dan Jajaran, serta dihadiri Kasiren Korem 043/Gatam, Kasiter Kasrem 043/Gatam, Danden Pom II/3 Lampung dan Wadanden Pom II/3 Lampung. 

Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke 118 Tahun 2026, merupakan momen penting dalam menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan cinta tanah air, menghormati jasa para tokoh perintis kebangkitan nasional dan menjadi sarana edukatif yang efektif bagi generasi muda memberi ruang refleksi nasional terhadap perjalanan sejarah dan kemajuan bangsa.

Menteri Komunikasi Dan Digital RI Meutya Viada Hafid, dalam amanatnya yang dibacakan yang dibacakan Kasrem 043/Gatam menyampaikan bahwa peringatan ini merefleksikan momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi boedi oetomo pada tahun 1908. Secara filosofis, kebangkitan nasional merupakan sebuah proses dinamis yang bersifat mutatis mutandis, yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. 

“Tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara", tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga ibu pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa.

 Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar, “terangnya.

Lebih lanjut Meneri Komdigi mengajak dalam momen peringatan hari kebangkitan nasional Tahun 2026 untuk sama sam meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita, delapan misi besar yang harus dicapai bersama, sebagai kompas utama dan mampu mewujudkan misi tersebut untuk menghadirkan perubahan nyata dan terasa di tengah kehidupan rakyat. 

“Peringatan hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan api "Boedi Oetomo" dalam setiap lini kehidupan.

 Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama, “tegasnya.

Selasa, 19 Mei 2026

Pelantikan GAPENBI Lampung Perkuat Program MBG dan Dorong Ekonomi Desa


Bandar Lampung
— Dewan Pengurus Wilayah Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPEMBI) Provinsi Lampung resmi dilantik pada Selasa (19/5/2025) di Hotel Radisson Lampung.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus ajang konsolidasi para mitra dapur di Provinsi Lampung.

Acara pelantikan dihadiri Ketua Umum DPP GAPEMBI H. Alven Stony, S.I.P., Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, unsur Forkopimda, kepala daerah kabupaten/kota, serta para pelaku usaha mitra dapur program MBG.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP GAPEMBI H. Alven Stony menegaskan bahwa keberadaan mitra dapur MBG bukan untuk mencari keuntungan instan, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, masih banyak informasi yang keliru dan berkembang di media sosial terkait program MBG maupun keberadaan mitra SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi). Ia menekankan bahwa pembangunan dapur dilakukan melalui investasi mandiri para mitra, bukan menggunakan dana APBN.

“Bayangkan Rp30 ribu per dapur dikali ribuan unit, ini perputaran ekonomi yang sangat besar. Tetapi masyarakat harus tahu, pembangunan dapur itu bukan memakai dana APBN. Mitra berinvestasi sendiri dan sampai hari ini banyak yang bahkan belum balik modal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, para pemilik dapur justru menghadapi tantangan besar dalam menjalankan operasional, mulai dari pemenuhan standar fasilitas, pengelolaan makanan, hingga menjaga kualitas pelayanan gizi bagi masyarakat penerima manfaat.

Karena itu, pihaknya meminta dukungan pemerintah daerah, legislatif, hingga seluruh elemen masyarakat untuk membantu meluruskan berbagai informasi negatif yang dinilai menyudutkan program MBG.

“Kami ingin menjaga stabilitas informasi agar masyarakat tidak termakan isu yang menyesatkan. Jangan sampai program mulia untuk anak bangsa ini terganggu karena informasi yang digoreng di media sosial,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan dukungannya terhadap program MBG yang dinilai mampu menjadi motor pemerataan pertumbuhan ekonomi hingga ke desa-desa.

Menurutnya, kehadiran dapur MBG akan menciptakan rantai ekonomi baru yang melibatkan petani, peternak, pelaku UMKM, hingga koperasi desa.

“Uang langsung mengalir ke desa. Kalau ada dapur MBG di daerah penghasil jagung dan ayam, maka hasil pertanian dan peternakan masyarakat bisa langsung terserap. Ini menjadi alat pemerataan pertumbuhan ekonomi,” kata Gubernur.

Ia menambahkan, keberhasilan program MBG membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan organisasi mitra seperti GAPEMBI.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPW GAPEMBI Lampung M. Musli menjelaskan bahwa organisasinya berfokus pada peningkatan profesionalitas mitra dapur, baik dari sisi fasilitas maupun manajemen pengolahan makanan.

“Kami ingin memastikan dapur-dapur mitra memiliki standar yang baik, termasuk sertifikasi keamanan pangan dan sanitasi. Karena ini menyangkut masa depan anak-anak bangsa,” ujarnya.

Saat ini, GAPEMBI Lampung telah terbentuk di 13 kabupaten/kota dengan ratusan anggota yang merupakan pemilik dapur MBG aktif. Ke depan, organisasi tersebut juga akan mendorong kolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih guna memperkuat ekonomi berbasis pedesaan.

Pelantikan pengurus GAPEMBI Lampung diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan di Provinsi Lampung.

Kasrem 043/Gatam Hadiri Pembukaan KKDN Fakultas Strategi Pertahanan UNHAN RI


Bandar Lampung
– Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr (Han), menghadiri pembukaan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Fakultas Strategi Pertahanan UNHAN RI TA. 2026 di Provinsi Lampung dibuka langsungsung oleh Rektor Universitas Pertahanan RI Letjen (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M., D.S., M.A. bertempat di Aula Balai Keratun Kantor Gubernur Jl. Wolter Monginsidi Teluk Betung Bandar Lampung. Selasa (19/5/2026)

Kegiatan tersebut mengusung tema “Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung Dalam Menghadapi Ancaman Multidimensi" yang dihadiri, Sekda Provinsi Lampung, Pangdam XXI/RI, Dekan dan Wakil Dekan Universitas Pertahanan RI, Dirnarkoba Polda Lampung, Kabinda Lampung, Danlanal Lampung Danbrigif 4 Mar/BS, Kasi BMN Lanud PM Bunyamin, Asisten I Provinsi Lampung, Kaban Kesbangpol Provinsi Lampung dan Kabag Umum BNNP Lampung.  

Rektor Unhan RI, Letjen (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M. D.S., M.A., dalam sambutannya mengusulkan kepada para Gubernur di seluruh Indonesia agar Staf Pemerintah Daerah yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 maupun S3 dapat mengikuti program pendidikan di Universitas Pertahanan Republik Indonesia. Tentunya terdapat proses seleksi, dan beasiswa pendidikan tersebut akan dibiayai oleh negara. 

“Atas nama pimpinan Universitas Pertahanan Republik Indonesia, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Lampung beserta seluruh unsur Forkopimda, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh stakeholder di Provinsi Lampung yang telah memberikan dukungan dan kerja sama dalam penyelenggaraan kegiatan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) ini, “tururnya. 

Selanjutnya Rektor Unhan menyampaikan, melalui KKDN ini, mahasiswa Fakultas Strategi Pertahanan tidak hanya memahami teori dan konsep akademik di ruang kelas, tetapi juga mampu melakukan observasi, analisis, dan interaksi langsung dengan para praktisi serta institusi strategis di daerah. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis, strategis, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan. 

“Tema besar Kuliah Kerja Dalam Negeri Fakultas Strategi Pertahanan Tahun Akademik 2025–2026 adalah, Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung dalam Menghadapi Ancaman. Tema tersebut sangat relevan dengan dinamika strategis saat ini. Hal ini berdampak pada berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pangan, keamanan, hingga kondisi sosial masyarakat, Namun demikian, kita patut bersyukur karena pemerintah, di bawah kepemimpinan Bapak Presiden, terus melakukan berbagai penguatan mendasar bagi masyarakat, khususnya di bidang ekonomi, ketahanan pangan, dan pembangunan kesejahteraan masyarakat, “tegasnya.

Selanjutnya mewakili Gubernur, Sekda Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., mengucapkan selamat dating kepada para peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri Fakultas Strategi Pertahanan Tahun Akademik 2025–2026 di Provinsi Lampung, gerbang Pulau Sumatera, Semoga kehadiran saudara sekalian di daerah kami tidak hanya menjadi agenda akademik semata, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana dinamika pembangunan daerah, tantangan strategis, serta potensi pertahanan yang dimiliki Provinsi Lampung.

“Tema yang diangkat pada kegiatan ini, yaitu "Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung Dalam Menghadapi Ancaman Multidimensi", Kita melihat bagaimana dinamika global saat ini mulai dari konflik geopolitik di berbagai kawasan dunia, gangguan rantai pasok global, hingga ketegangan di wilayah perairan internasional memberikan pelajaran bahwa ketahanan nasional harus dibangun secara menyeluruh.

Pertahanan negara hari ini bukan hanya tanggung jawab TNI, tetapi membutuhkan sinergi pemerintah daerah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, hingga generasi muda, “ tegasnya.

Senin, 18 Mei 2026

DPRD Lampung Kawal Layanan Kesehatan, Yanuar Irawan Dorong Seluruh Daerah Capai UHC


Bandar Lampung
— Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Dr. H. Yanuar Irawan, S.E., M.M., menghadiri Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan dengan Pemangku Kepentingan Tingkat Provinsi Lampung Semester I Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Senin (18/5/2026).

Kehadiran DPRD Provinsi Lampung dalam forum tersebut menjadi bentuk komitmen dalam mengawal keberlangsungan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya melalui penguatan pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Lampung. Di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, koordinasi lintas sektor dinilai menjadi langkah penting agar pelayanan dapat berjalan optimal dan merata.

Forum tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Ir. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., dan dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang JPK Kepala Wilayah III, Fauzi Lukman Nurdiansyah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dr. Edwin Rusli, M.K.M., Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi, S.Sos., M.M., Wakil Direktur Bidang Keperawatan, Pelayanan, dan Penunjang Medik RSUDAM, H. Yusmaidi, dr., Sp.B(K)BD., serta jajaran pemangku kepentingan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komisi V DPRD Provinsi Lampung menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijaga keberlangsungannya melalui kolaborasi seluruh pihak. DPRD Lampung juga menekankan komitmennya untuk terus mengawal pelayanan kesehatan agar dapat diakses seluruh lapisan masyarakat, terutama masyarakat kurang mampu.

Ketua Komisi V DPRD Lampung, Yanuar Irawan, menyampaikan apresiasi terhadap langkah BPJS Kesehatan dalam melakukan perbaikan data kepesertaan dan memperluas cakupan layanan kesehatan di Provinsi Lampung.

“Pertama hari ini tentu kita menyampaikan apresiasi untuk apa yang telah dilakukan oleh BPJS tentang perbaikan data dan juga bagaimana BPJS ke depan bisa mengcover seluruh masyarakat Provinsi Lampung. Kedua, seperti yang saya sampaikan bahwa pertemuan hari ini tentu ke depan harus ada progres positif yang bisa kita dapat, bukan hanya sekadar seremonial saja, tapi kita semua butuh data yang akurat sehingga kategori atau status kabupaten kota dan nanti akan merepresentasikan kepada provinsi yaitu mendapatkan kategori UHC tentu bisa dicapai oleh seluruh kabupaten kota yang ada di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Menurutnya, sinkronisasi dan akurasi data menjadi faktor penting dalam mendukung pencapaian target Universal Health Coverage (UHC) di Provinsi Lampung. Karena itu, DPRD Lampung mendorong seluruh kabupaten/kota untuk terus meningkatkan cakupan kepesertaan JKN agar pelayanan kesehatan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal pelayanan kesehatan, Komisi V DPRD Provinsi Lampung juga membentuk tim khusus yang bekerja selama 24 jam guna membantu masyarakat dalam menyelesaikan persoalan pelayanan kesehatan maupun administrasi BPJS. Langkah tersebut dilakukan mengingat tingginya pengaduan masyarakat terkait layanan kesehatan yang diterima DPRD hampir setiap hari.

“Kami berharap forum ini tidak hanya membahas regulasi dan mekanisme, tetapi benar-benar menghadirkan solusi konkret atas persoalan yang terjadi di lapangan. Yang paling penting adalah masyarakat tetap bisa mengakses pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Melalui forum kemitraan tersebut, DPRD Provinsi Lampung berharap sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan dapat semakin diperkuat sehingga pelaksanaan Program JKN di Provinsi Lampung berjalan lebih optimal, responsif, dan benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Pemprov Lampung Gelontorkan Rp125 Miliar untuk Jaga Kepesertaan JKN 2026


Bandarlampung
----- Pemerintah Provinsi Lampung memastikan komitmennya menjaga keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat melalui dukungan anggaran BPJS Kesehatan senilai Rp125 miliar pada 2026. 

Anggaran tersebut dialokasikan untuk membiayai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) agar cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Lampung tetap terjaga.

Komitmen itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dalam Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan Provinsi Lampung Semester I Tahun 2026 di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Senin (18/5/2026).

“Pemerintah Provinsi Lampung di dalam penyusunan APBD selalu taat dengan mengalokasikan anggaran. Dari pajak rokok, 37,5 persen dialokasikan untuk PBI atau hampir Rp85 miliar,” ujarnya.

Selain PBI, Pemprov Lampung juga mengalokasikan sekitar Rp40 miliar untuk PBPU pemerintah daerah. 

Anggaran itu ditujukan membantu masyarakat yang belum tercakup dalam skema PBI nasional.

Marindo berpendapat pembiayaan jaminan kesehatan di Lampung tidak hanya ditanggung pemerintah provinsi, melainkan juga melibatkan pemerintah kabupaten/kota. 

Karena itu, koordinasi lintas daerah terus dilakukan agar seluruh masyarakat Lampung tetap memiliki akses layanan kesehatan.

Marindo mengatakan bahwa dukungan pembiayaan tersebut menjadi pelengkap bagi kabupaten/kota yang belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan pembiayaan kepesertaan JKN di wilayah masing-masing.

“Di 15 kabupaten/kota ini sudah ada dukungan masing-masing. Tinggal bagaimana provinsi meng-cover kabupaten/kota yang belum,” ujarnya.

Selain pembiayaan, Marindo juga menyoroti persoalan peserta PBI JKN yang dinonaktifkan akibat kendala administrasi maupun tunggakan iuran.

Ia meminta BPJS Kesehatan tidak langsung memutus status kepesertaan tanpa pemberitahuan lebih dahulu.

“Kita minta BPJS memastikan ada warning terlebih dahulu ketika ada data kepesertaan yang tidak aktif akibat premi belum dibayar. Jangan buru-buru diputus,” harapnya.

Marindo menilai pemberian peringatan penting agar pemerintah daerah maupun peserta mandiri memiliki waktu untuk segera menyelesaikan kewajiban pembayaran sehingga layanan kesehatan tetap dapat diakses masyarakat.

Pemprov Lampung, lanjut Marindo, telah menyiapkan skenario darurat melalui RSUD Abdul Moeloek untuk menangani pasien yang mengalami kendala administrasi BPJS, meski mekanisme itu hanya digunakan dalam kondisi tertentu.

Sementara itu, Asisten Deputi Kewilayahan III BPJS Kesehatan Fauzi Lukman mengatakan forum tersebut membahas dua isu utama, yakni peningkatan cakupan kepesertaan dan penguatan layanan fasilitas kesehatan.

“Kita bersama mengejar UHC, baik dari sisi cakupan kepesertaan maupun peserta aktif,” ujarnya.

Ia menyebut cakupan kepesertaan JKN di Lampung saat ini telah mencapai sekitar 96 persen, namun tingkat peserta aktif masih berada di kisaran 70 persen dan mayoritas peserta berasal dari segmen PBI Jaminan Kesehatan.

Fauzi mengungkapkan bahwa dalam forum tersebut juga dibahas rencana reaktivasi peserta PBI yang nonaktif. 

Lanjutnya, BPJS Kesehatan bersama pemerintah daerah akan melakukan pendataan ulang untuk memastikan masyarakat yang berhak tetap memperoleh bantuan iuran.

“Tentu harapan kita proses reaktivasi terutama bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan bisa dimaksimalkan,” ujarnya.

Selain persoalan kepesertaan, BPJS Kesehatan juga menyoroti kebutuhan peningkatan layanan di fasilitas kesehatan, antara lain penambahan dokter umum, perawat bersertifikat hemodialisa, serta tempat tidur kelas III di rumah sakit.(*)

Danrem 043/Gatam Pimpin Upacara Bulanan, Sampaikan Amanat KASAD


Kota Metro
– Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., memimpin upacara bendera bulanan di lingkungan Korem 043/Garuda Hitam. Kegiatan yang dikenal sebagai "Upacara 17-an" ini merupakan agenda rutin satuan yang bertujuan memupuk disiplin, menanamkan jiwa nasionalisme, serta menyampaikan amanat strategis Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) kepada seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Senin (18/5/2026).


Upacara tersebut berlangsung di lapangan Makorem 043/Gatam, Jalan Veteran, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro. Kegiatan ini diikuti oleh prajurit dan PNS Korem 043/Gatam beserta jajaran. Turut hadir dalam upacara tersebut Kasrem 043/Gatam, Kasiren Korem 043/Gatam, para Kasi Kasrem 043/Gatam, Dandim 0411/KM, Dan/Ka Satdisjan jajaran Korem 043/Gatam, serta Kabalak Korem 043/Gatam.


Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam amanat tertulis yang dibacakan oleh Danrem 043/Gatam menyampaikan bahwa memasuki paruh pertama tahun 2026, TNI AD terus berupaya beradaptasi dengan akselerasi perubahan yang dinamis, baik di tingkat global, regional, maupun nasional.


"Kita patut bersyukur sejauh ini seluruh agenda program kerja dan anggaran yang tertuang dalam kalender kegiatan tahun 2026 dapat berjalan lancar sesuai target dan sasaran. Hal ini tentu tidak terlepas dari komitmen setiap lini yang secara disiplin, konsisten, dan terukur melaksanakan tugasnya dengan tulus demi meningkatkan kualitas pengabdian serta profesionalisme," ujar KASAD dalam amanatnya.


Lebih lanjut, KASAD mengingatkan seluruh prajurit untuk terus menjaga kewaspadaan di tengah tingginya dinamika potensi ancaman, salah satunya prediksi kemarau panjang disertai kekeringan ekstrem yang diperkirakan terjadi pada Juni 2026. Ancaman ini bukan sekadar fenomena cuaca, melainkan ujian ketahanan bangsa yang berimplikasi pada stabilitas nasional.


"Jauh sebelum dinamika ini muncul, TNI AD secara konsisten telah melakukan langkah terobosan progresif untuk mengoptimalkan potensi sumber daya nasional. Kita harus mendukung penuh kebijakan efisiensi pemerintah, merangkul seluruh komponen bangsa demi kemajuan pembangunan, serta memastikan kehadiran negara dalam membantu kesulitan rakyat," tuturnya.


Di akhir amanatnya, KASAD menegaskan pentingnya keberlanjutan program unggulan TNI AD yang langsung menyentuh masyarakat.


"Pelaksanaan program unggulan TNI AD, termasuk kerja keras satgas dalam membangun ratusan jembatan maupun karya bakti skala besar di wilayah satuan jajaran, terbukti mendatangkan manfaat luar biasa bagi masyarakat di pelosok tanah air. Hal tersebut selayaknya terus ditingkatkan di masa depan dengan menggali inovasi-inovasi kreatif," pungkas KASAD. 

Sabtu, 16 Mei 2026

DPRD Lampung Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi di Gubernur Lampung Cup II Taekwondo Championship 2026


Bandar Lampung
— Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Dr. H. Yanuar Irawan, S.E., M.M., menghadiri Opening Ceremony Gubernur Lampung Cup II Taekwondo Championship 2026 yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, Sabtu (16/5/2026).

Kehadiran DPRD Provinsi Lampung dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan olahraga daerah, khususnya cabang taekwondo, sekaligus memperkuat pembinaan atlet muda agar mampu tumbuh menjadi atlet berprestasi di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, Yanuar Irawan yang hadir mewakili Ketua DPRD Provinsi Lampung menyampaikan harapannya agar kejuaraan dapat berjalan lancar dan menjadi momentum lahirnya atlet-atlet potensial dari Provinsi Lampung.

“Pada hari ini saya mewakili Ketua DPRD Provinsi Lampung menghadiri Taekwondo Championship Piala Gubernur Lampung Tahun 2026. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan lancar, baik, dan sesuai harapan, serta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa yang akan datang,” ujarnya.

Kejuaraan yang mengusung tema “Prestasi Bersatu di Bumi Ruwa Jurai” tersebut diikuti sekitar 1.800 atlet dan tim dari berbagai daerah. Selain peserta dari kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, kejuaraan juga diikuti atlet dari Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Jawa Barat, hingga Jawa Timur.

Selama pelaksanaan pada 15–17 Mei 2026 di GSG Universitas Lampung, para atlet bertanding dalam berbagai kategori mulai dari kelas pemula hingga kelas prestasi. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembinaan dan penjaringan bibit atlet potensial dari berbagai daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Organisasi Provinsi Lampung Drs. Hery Sadli, M.H. yang mewakili Gubernur Lampung, Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Lampung Ir. M. Ali Hanafiah, S.T., M.M., Ketua Umum KONI Provinsi Lampung Ir. Taufik Hidayat, M.M., unsur Forkopimda, serta para tamu undangan lainnya.

Ketua Pengprov TI Lampung, M. Ali Hanafiah, menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan atlet taekwondo di Provinsi Lampung sekaligus wadah strategis untuk mengembangkan potensi atlet muda agar mampu berprestasi di tingkat lebih tinggi.

Sementara itu, Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Biro Organisasi Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Gubernur menilai Gubernur Lampung Cup II menjadi bukti konsistensi Provinsi Lampung dalam mendorong pengembangan olahraga daerah serta memperkuat posisi Lampung sebagai tuan rumah event olahraga berskala besar.

Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi antar daerah, memperkuat nilai sportivitas, serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui penyelenggaraan Gubernur Lampung Cup II Taekwondo Championship 2026, DPRD Provinsi Lampung berharap pembinaan olahraga di daerah dapat terus diperkuat secara berkelanjutan guna mencetak generasi atlet unggul yang mampu mengharumkan nama Lampung sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

DPRD Lampung Dukung Panen Raya Jagung dan Penguatan Ketahanan Pangan Nasional


Lampung Tengah
— DPRD Provinsi Lampung menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang dirangkaikan dengan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri. Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Lampung diwakili Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, I Made Suarjaya, S.H., M.H. Kegiatan berlangsung di Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (16/5/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, serta para pemangku kepentingan di sektor pertanian. Acara berlangsung di area pertanian jagung dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta unsur Forkopimda Provinsi Lampung.

Dalam kegiatan itu, perwakilan DPRD Provinsi Lampung turut mengikuti panen jagung bersama Kapolda Lampung, jajaran TNI, Kejati Lampung, Bulog, serta instansi terkait lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung produktivitas pertanian dan menjaga stabilitas pangan di daerah.

Selain panen raya, kegiatan juga ditandai dengan groundbreaking pembangunan 10 gudang ketahanan pangan Polri yang diharapkan mampu memperkuat sistem penyimpanan hasil pertanian dan distribusi pangan di wilayah Lampung. Sementara launching operasional 166 SPPG Polri menjadi langkah strategis dalam mendukung program ketahanan pangan berkelanjutan.

DPRD Provinsi Lampung mendukung penuh berbagai program penguatan ketahanan pangan yang dijalankan pemerintah bersama aparat dan stakeholder terkait. Komoditas jagung yang menjadi salah satu sektor unggulan pertanian di Lampung dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Melalui sinergi yang terus dibangun antara pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga penegak hukum, dan masyarakat, DPRD Provinsi Lampung berharap produktivitas pertanian dapat terus meningkat serta mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga stabilitas pangan, memperkuat distribusi hasil pertanian, serta mendorong keberlanjutan sektor pertanian di Provinsi Lampung sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Danrem 043/Gatam Ikuti Launching 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Secara Virtual Bersama Presiden RI


Metro
 – Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., mengikuti kegiatan Launching 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertempat di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Lampung, Sabtu (16/05/2026).

Kegiatan launching 1.061 titik KDKMP yang dilaksanakan secara serentak dan terpusat di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah tersebut diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Peluncuran KDKMP merupakan implementasi strategis dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih. Program ini dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi desa guna meningkatkan ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa hari tersebut merupakan tonggak bersejarah bagi bangsa Indonesia, karena pemerintah berhasil meresmikan operasional lebih dari seribu koperasi lengkap dengan gedung, gudang, sistem, barang, petugas, dan seluruh unsur pendukungnya.

“Kita mendirikan KDKMP ini dimulai dari konsep sampai terwujud kurang dari satu tahun. Pembangunan dimulai November 2025 hingga sekarang, berarti kurang dari enam bulan sudah bisa mengoperasionalkan 1.061 koperasi. Saya kira ini prestasi bagi bangsa Indonesia,” ujar Presiden.

Presiden juga menegaskan bahwa program tersebut merupakan langkah nyata dalam menjaga stabilitas harga, menciptakan lapangan kerja, serta membangkitkan perekonomian nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menyampaikan bahwa dengan telah di-launching-nya 1.061 KDKMP oleh Presiden RI, diharapkan koperasi tersebut hadir bukan hanya sebagai wadah usaha, tetapi juga sebagai instrumen penguat ekonomi rakyat.

“Program Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis dalam mendorong kemandirian desa, memperkuat ketahanan pangan, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata dan inklusif. Mari kita terus memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan demi kemajuan bersama menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Danrem.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Metro, Kasrem 043/Gatam, Kasiren Korem 043/Gatam, para Kasi Kasrem 043/Gatam, Dandenpom II/3 Lampung, Dandim 0411/KM, Forkopimda Kota Metro, Ketua KDKMP Yosomulyo, Wakil Ketua Bidang Usaha KDKMP Yosomulyo, Dandenma Korem 043/Gatam, Pasi Ter Dim 0411/KM, para Danramil jajaran Kodim 0411/KM, serta tamu undangan lainnya.