Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 12 Maret 2026

PANGDAM XXI/Radin Inten Pimpin Upacara PenutupanTMMD KE-127 KODIM 0421/Lampung Selatan


Lampung
– Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), memimpin langsung Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0421/Lampung Selatan yang dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Gelora Muda Gunung Sari, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Rabu (11/03/2026).

Upacara penutupan TMMD tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Pejabat Utama Kodam XXI/Radin Inten dan unsur Forkopimda diantaranya, Gubernur Prov. Lampung di wakilkan kadis pemdes dan transmigrasi Bpk Nur Asikin, Ketua DPRD Prov. Lampung.Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo, S.H., LL.M, Kepala Pengadilan Tinggi Lampung.Bapak Roki Panjaitan, S.H., Kabinda Lampung Bapak Suryono, S.S., Danrem 043/Gatam BrigjenTNI Haryantana, S.E., Asintel Kasdam XXI/RI. Kolonel Inf Erwin A.T.Wiyono A., Asops Kasdam XXI/RI Kolonel Inf Triyono,S.E, Aster Kasdam XXI/RI.Kolonel Inf Anang Sofyan Effendy, Danpomdam XXI/RI.Letkol Cpm Anjan Pama Setyawan, S.I.P., Kakesdam XXI/RI Kolonel Ckm dr.Bambang Siswanto Sp.S.,M.A.R.S .,Fisqua, Danbrigif - 4 Marinir/BS.Kolonel Mar Supriadi Tarigan, S.I.P., M.M., Danlanal LampungLetkol Laut (P) Krido Satriyo U, S.E., M.Tr.Hanla. Letkol Krido, Danlanud P.M. Bun Yamin.Letkol Pnb Oktavianus Olga Satya Nugraha, S.M, Dandim 0421/LS Letkol Kav M. Nuril Ambiyah, S.H., M.I.P, Sekda Kab. Pesawaran Bpk.Wildan, S.E., M.M., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Pesawaran Bpk. Nur Asikin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab. Pesawaran Bpk.Zainal Fikri, S.T., M.M., Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kab. Pesawaran Bpk.Evans Sagita R., S.E., M.M., Kepala Dinas Kesehatan Kab. Pesawaran dr. Media Apriliana, MKM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Pesawaran Bpk. Thomas Amirico, S.STP., S.H., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kab. Pesawaran Bpk. Jayadi Yasa, S.STP., M.I.P., Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kab. Pesawaran Drs. M. Iqbal, M.M., Pabung kodim 0421/LS Mayor Cba Suyatno, S.psi, Pa staf Dim 0421/LS, Para Danramil Jajaran Kodim 0421/LS, UPTD Puskesmas Gunung Sari Kec. Way Khilau, Dinas lbu Kesehatan Kab. Pesawaran, M KUPT SDN 8 Way Khilau Kab. Pesawaran., KUPT SMPN Pesawaran, Kepala KUA Way Khilau, Camat Way Khilau Kab. Pesawaran, Kepala Desa Tanjung Rejo Kec. Way Khilau Kab. Pesawaran, Kepala Desa Gunung Sari Kec. Way Khilau Kab. Pesawaran, Kepala Desa Kota Jawa Kec. Way Khilau Kab. Pesawaran, Kepala Desa Kubu Batu Kec. Way Khilau Kab. Pesawaran, dan tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat yang turut menyaksikan momentum berakhirnya program pembangunan terpadu antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang dibacakan oleh Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), disampaikan bahwa program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam upaya membantu percepatan pembangunan di daerah, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur serta kesejahteraan masyarakat.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), menegaskan bahwa TMMD bukan hanya sekadar program pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, gotong royong serta memperkuat ketahanan wilayah melalui pembangunan sosial kemasyarakatan.

“Melalui program TMMD ini, TNI hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan rakyat. Selain pembangunan fisik seperti pembukaan dan perbaikan jalan, pembangunan fasilitas umum, juga dilaksanakan berbagai kegiatan non-fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, hingga pemberdayaan masyarakat,” ujar Pangdam.

Pada pelaksanaan TMMD ke-127 Kodim 0421/Lampung Selatan di wilayah Kecamatan Way Khilau ini, sejumlah sasaran fisik berhasil diselesaikan, di antaranya pembangunan Jalan Rabat Beton dan Taluud Desa Tanjung Rejo Kec. Way Khilau, Sumur Bor 2 Titik Ibu Rumiyani Desa Tanjung Rejo Kec. Way Khilau beserta RTHL-5 Ibu Siti Hamdiah Desa Tanjung Rejo Kec. Way Khilau yang secara langsung memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain kegiatan fisik, program TMMD juga diisi dengan berbagai kegiatan non-fisik berupa penyuluhan bela negara, penyuluhan kesehatan, sosialisasi ketahanan pangan, penyuluhan hukum, serta edukasi tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Pangdam XXI/Radin Inten juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit TNI, pemerintah daerah, aparat terkait serta masyarakat yang telah bahu-membahu menyukseskan pelaksanaan TMMD ke-127 sehingga seluruh program dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

“Kepada seluruh masyarakat, saya berharap apa yang telah dibangun melalui program TMMD ini dapat dijaga dan dirawat bersama, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Upacara penutupan TMMD ke-127 ini juga ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima hasil kegiatan TMMD dari TNI kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran, sebagai simbol bahwa seluruh hasil pembangunan telah selesai dilaksanakan dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan hasil pembangunan TMMD oleh Pangdam XXI/Radin Inten bersama rombongan, serta kegiatan bakti sosial yang turut melibatkan masyarakat sekitar.

Program TMMD sendiri merupakan salah satu program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, kementerian/lembaga pemerintah non-kementerian, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat, dengan tujuan mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan berakhirnya pelaksanaan TMMD ke-127 ini, diharapkan semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat akan terus terpelihara dalam upaya membangun daerah serta memperkuat ketahanan nasional dari wilayah pedesaan.

Mudik Lebaran, Kendaraan Warga Bandar Lampung Bisa Dititipkan Gratis di Kantor Polisi


Bandar Lampung
– Polresta Bandar Lampung membuka layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran 2026. Fasilitas ini disediakan untuk memberikan rasa aman kepada warga yang meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama selama masa libur Idul Fitri.

Program penitipan kendaraan ini merupakan salah satu upaya kepolisian untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor saat rumah pemiliknya ditinggalkan mudik.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, menjelaskan bahwa layanan penitipan kendaraan tidak hanya tersedia di Mapolresta Bandar Lampung, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat di seluruh Polsek jajaran yang berada di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung.

“Layanan penitipan kendaraan ini merupakan program rutin yang kami siapkan setiap musim mudik Lebaran. Masyarakat yang hendak mudik dapat menitipkan kendaraannya di kantor polisi terdekat, baik di Polresta Bandar Lampung maupun di Polsek jajaran,” ujar Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Rabu (11/3/2026).

Untuk memanfaatkan layanan tersebut, masyarakat cukup membawa sejumlah persyaratan administrasi, di antaranya fotokopi KTP serta bukti kepemilikan kendaraan seperti STNK atau BPKB.

Selain menyediakan fasilitas penitipan kendaraan, Kapolresta juga mengimbau masyarakat yang akan meninggalkan rumah saat mudik agar memberikan informasi kepada pihak kepolisian maupun aparat lingkungan setempat.

“Kami juga mengimbau masyarakat yang akan mudik untuk memberi informasi kepada Bhabinkamtibmas maupun pamong setempat agar rumah yang ditinggalkan dapat ikut dipantau,” tambahnya.

Kapolresta juga mengingatkan masyarakat dan para pemudik untuk memanfaatkan layanan call center kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kejadian yang berkaitan dengan keamanan selama perjalanan maupun saat meninggalkan rumah.

Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama musim mudik, Polresta Bandar Lampung juga akan meningkatkan kegiatan patroli di kawasan permukiman warga yang ditinggalkan pemiliknya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi tindak kriminalitas selama periode mudik Lebaran.

Buka Puasa Bersama, SMSI Bandar Lampung Perkuat Soliditas Organisasi


Lampung
- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bandar Lampung menggelar kegiatan buka puasa bersama pada Rabu (11/3/2026) sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antaranggota.

Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat SMSI Bandar Lampung yang beralamat di Jalan Ridwan Rais Bakti Praja I Nomor 100, Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung.

Suasana kebersamaan terasa hangat saat para pengurus dan anggota SMSI berkumpul menjelang waktu berbuka puasa. Acara diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan ditutup dengan ramah tamah.

Ketua SMSI Bandar Lampung, Jefri Arifin, berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat hubungan kekeluargaan sekaligus mempererat komunikasi antaranggota.

Menurut dia, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk membangun kebersamaan serta memperkuat soliditas organisasi.

“Melalui kegiatan ini kami berharap silaturahmi antaranggota semakin erat, sehingga SMSI Bandar Lampung dapat terus solid dan berkontribusi positif bagi perkembangan pers, khususnya media siber,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris SMSI Lampung, Senen, menambahkan bahwa Provinsi Lampung direncanakan menjadi tuan rumah peringatan Hari Pers Nasional (HPN) pada masa mendatang.

Ia berharap seluruh pengurus dan anggota SMSI di tingkat kota dan kabupaten dapat bersiap menyambut momentum tersebut.

“Lampung direncanakan menjadi tuan rumah HPN mendatang. Kami berharap SMSI di seluruh kabupaten/kota bisa bersiap menyambut kedatangan perwakilan SMSI dari seluruh Indonesia,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut juga tampak hadir Ketua Harian SMSI Lampung, Fajar Arifin, bersama sejumlah pengurus dan anggota SMSI dari berbagai media siber di Bandar Lampung. (*)

Rabu, 11 Maret 2026

Wagub Jihan Apresiasi BSI, Program Lampung Berhaji Perkuat Literasi Keuangan Syariah


Bandar Lampung
— Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela membuka kegiatan Lampung Berhaji yang diselenggarakan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung di Masjid Al-Bakrie, Bandar Lampung, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah sekaligus mempermudah masyarakat merencanakan ibadah haji sejak dini melalui berbagai fasilitas tabungan haji.

Dalam sambutannya, Wagub Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi kepada BSI yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan keuangan syariah di Lampung.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada keluarga besar BSI yang senantiasa berkomitmen dalam pengembangan akses inklusi keuangan syariah di Provinsi Lampung," ujar Wagub.

Menurut Wagub, berbagai program BSI, termasuk layanan pembiayaan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta tabungan haji, telah membantu menjawab kebutuhan masyarakat Lampung.

Wagub Jihan juga menyoroti tingginya minat masyarakat Lampung untuk menunaikan ibadah haji. Tingginya animo tersebut tercermin dari lamanya waktu tunggu keberangkatan yang kini mencapai puluhan tahun.

Wagub berharap program seperti Lampung Berhaji dapat menjadi solusi bagi masyarakat untuk mempersiapkan biaya perjalanan ibadah haji secara bertahap.

"Perjalanan menuju Baitullah dimulai dari niat, diperkuat dengan ikhtiar, dan diwujudkan melalui perencanaan yang baik," ucapnya.

Sementara itu, Regional CEO BSI Region 3 Palembang Ari Yusnairi Muslim mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BSI mendorong masyarakat merencanakan ibadah haji sejak dini.

Menurut Ari, secara nasional jumlah daftar tunggu calon jemaah haji di Indonesia telah mencapai sekitar 5,4 juta orang, dengan rata-rata waktu tunggu sekitar 26 tahun di berbagai daerah.

Karena itu, BSI menghadirkan layanan tabungan haji sebagai sarana bagi masyarakat untuk mulai menyiapkan biaya ibadah tersebut sejak awal.

"BSI tidak hanya menjadi sahabat finansial, tetapi juga sahabat spiritual bagi masyarakat dalam merencanakan ibadah, termasuk haji dan umrah," ujar Ari.

Ia menambahkan, tingginya religiusitas masyarakat Lampung menjadi potensi besar dalam pengembangan layanan keuangan syariah, terutama yang berkaitan dengan perencanaan ibadah.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis BSI Hasanah Card dari Ari Yusnairi Muslim kepada Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela.

Acara yang dihadiri ratusan peserta itu turut diisi dengan tausiyah agama oleh penceramah Ustaz Dery Sulaiman serta dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan syariah, program seperti Lampung Berhaji diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan ibadah haji dengan lebih terstruktur, sekaligus memperluas literasi keuangan syariah di Lampung. Dengan perencanaan yang baik, semakin banyak warga Lampung diharapkan dapat mewujudkan impian menunaikan rukun Islam kelima dan membawa keberkahan bagi keluarga serta daerah. (*).

Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Danrem 043/Gatam Bagikan Bingkisan Lebaran kepada Prajurit dan PNS


Lampung
– Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H., menyerahkan bingkisan Lebaran kepada seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Korem 043/Gatam. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Makorem 043/Gatam, Rabu (11/03/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, para Kasi Kasrem 043/Gatam, para Kabalak Korem 043/Gatam, serta seluruh prajurit dan PNS Korem 043/Gatam.

Dalam arahannya, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan pembagian bingkisan ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian pimpinan kepada seluruh prajurit dan PNS, sekaligus sebagai sarana mempererat tali silaturahmi di lingkungan keluarga besar Korem 043/Gatam.

“Momentum Idul Fitri hendaknya kita jadikan sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit dan PNS Korem 043/Gatam yang selama ini telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Danrem berharap bingkisan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta menjadi penyemangat bagi prajurit dan PNS Korem 043/Gatam dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H bersama keluarga tercinta.

“Selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan, kesehatan, dan keberkahan kepada kita semua dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.

Kapolresta Bandar Lampung Pimpin Sertijab Kapolsek Panjang


Bandar Lampung –
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kapolsek Panjang yang digelar di lapangan apel Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (11/3/2026) pagi.

Upacara sertijab tersebut dilaksanakan berdasarkan dua Surat Telegram Kapolda Lampung Nomor: ST/135/II/KEP/2026 tanggal 19 Februari 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Lampung.

Prosesi serah terima jabatan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan oleh pejabat yang baru, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara pengambilan sumpah, serta penandatanganan pakta integritas.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari proses pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi.

“Mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam organisasi Polri. Selain sebagai bentuk promosi jabatan, hal ini juga menjadi bagian dari penyegaran organisasi serta pengembangan karier anggota,” ujar Kombes Pol Alfret.

Kapolresta juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi serta kinerja yang telah diberikan selama bertugas di Polresta Bandar Lampung.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas pengabdian dan dedikasinya selama bertugas. Kepada pejabat yang baru saya ucapkan selamat datang, semoga dapat membawa semangat baru serta peningkatan kinerja dalam pelaksanaan tugas,” katanya.

Kompol Martono yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Panjang dimutasikan ke jabatan baru sebagai Wakapolres Way Kanan Polda Lampung. Posisi Kapolsek Panjang selanjutnya dijabat oleh AKP Ipran yang sebelumnya menjabat sebagai Wakasat Lantas Polresta Bandar Lampung.

Kapolresta juga berpesan kepada pejabat lama untuk tetap memberikan masukan dan pengalaman kepada pejabat yang baru sebagai bekal dalam menjalankan tugas di wilayah hukum Polsek Panjang.

“Serah terima jabatan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi, termasuk di Polri. Melalui proses ini diharapkan terjadi pembelajaran, penguatan, serta penyegaran dalam organisasi,” tambahnya.

Kegiatan sertijab tersebut turut dihadiri oleh Waka Polresta Bandar Lampung, para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, pengurus Bhayangkari, serta personel Polresta Bandar Lampung.

Selasa, 10 Maret 2026

Pemprov Lampung Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran


BANDAR LAMPUNG
— Pemerintah Provinsi Lampung melakukan monitoring bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi di sejumlah lokasi di Bandar Lampung dan Lampung Selatan, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok serta menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Monitoring dilakukan oleh tim yang terdiri dari Pemerintah Provinsi Lampung, Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lampung. Peninjauan dilakukan mulai dari pangkalan LPG, agen gas, hingga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Sejumlah lokasi yang ditinjau di antaranya Pangkalan Gas 3 kg Yusfadil di Jalan Drs Warsito, Kupang Kota, dan Pangkalan Gas 3 kg Cahaya Gas di Jalan Pulau Tegal, Way Dadi, Sukarame. Tim juga mengunjungi Agen LPG Non Subsidi PT Sony Prayudha di Jalan Endro Suratmin serta Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Arsade Inti Gasindo di Campang Raya.

Selain itu, monitoring juga dilakukan di SPBU Pertamina Jatiagung, Lampung Selatan, serta SPBU Coco Pertamina Way Dadi, Bandar Lampung. Peninjauan ini bertujuan memastikan distribusi energi berjalan lancar hingga ke tingkat masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Agust Riko Suryhana, mengatakan monitoring dilakukan untuk memastikan ketersediaan energi tetap aman menjelang Lebaran. Ia menyebut hasil peninjauan menunjukkan stok BBM dan LPG di wilayah Lampung masih dalam kondisi terkendali.

"Tim monitoring dari Provinsi Lampung bersama Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas turun langsung memastikan ketersediaan BBM dan LPG menjelang Lebaran. Alhamdulillah stok aman dan harga di masyarakat masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET)," ucap Agust Riko.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Menurutnya, pemerintah bersama Pertamina telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga pasokan tetap tersedia.

"Di tengah dinamika global, masyarakat kami minta tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Pemerintah dan Pertamina sudah menyiapkan langkah mitigasi agar stok tetap tersedia," ujarnya.

Agust Riko menambahkan, Pertamina akan menambah pasokan LPG hingga 50 persen di daerah yang diperkirakan mengalami peningkatan kebutuhan. Penambahan ini dilakukan untuk memastikan distribusi tetap berjalan lancar, termasuk saat hari libur dan hari raya.

Perwakilan SBM IV Gas Lampung, M Suhanda, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan kondisi stok LPG, baik subsidi maupun non-subsidi, masih aman khususnya di Kota Bandar Lampung. Menurutnya, Pertamina telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi peningkatan permintaan menjelang Lebaran.

"Kami memastikan ketersediaan LPG 3 kg maupun non-subsidi dalam kondisi aman. Menjelang Lebaran biasanya ada kenaikan permintaan sekitar 3 sampai 5 persen, dan itu sudah kami mitigasi dengan menambah suplai hingga 50 persen dari alokasi harian," ucap Suhanda.

Ia juga memastikan penyaluran LPG tetap berjalan normal meski memasuki masa libur Lebaran. Distribusi dari SPPBE hingga ke pangkalan akan terus dilakukan tanpa penghentian.

Ketua YLKI Lampung, Subadra Yani Moersalin, mengatakan hasil pemantauan di sejumlah pangkalan menunjukkan ketersediaan LPG masih mencukupi hingga Lebaran. Selain itu, harga di tingkat pangkalan juga masih sesuai dengan ketentuan HET.

"Stok seperti yang disampaikan tadi memang aman sampai Lebaran, dan HET di tingkat pangkalan masih stabil. Yang penting adalah konsistensi harga hingga ke pangkalan agar tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga," ujar Subadra.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG langsung di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai ketentuan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga distribusi tetap tepat sasaran.

Melalui monitoring ini, Pemerintah Provinsi Lampung memastikan distribusi BBM dan LPG tetap terjaga hingga Idulfitri. Ketersediaan energi yang stabil diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Lebaran serta mencegah terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga di pasaran. (*).

Sekdaprov Marindo Kurniawan Pimpin Rakor Lintas Sektor bersama Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana guna Menyusun Strategi Terintegrasi Penanganan Banjir


BANDARLAMPUNG
---- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan memimpin rapat koordinasi (rakor) penanganan sungai di wilayah Kota Bandar Lampung yang digelar di Ruang Sakai Sambayan, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Senin (9/3/2026).

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai langkah cepat Pemerintah Provinsi Lampung dalam merespons banjir besar yang melanda puluhan titik di Kota Bandar Lampung pada Jumat 6 Maret lalu. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hujan dengan intensitas ekstrem memicu genangan tinggi di pemukiman dan ruas jalan, yang bahkan dilaporkan menimbulkan korban jiwa serta kerugian material yang signifikan bagi masyarakat. 

Dalam arahannya, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menekankan bahwa penanganan banjir di ibu kota provinsi ini tidak bisa dilakukan secara parsial oleh satu pihak saja.

"Masalah banjir di Bandar Lampung memerlukan kolaborasi lintas sektor yang kuat. Air ini berasal dari hulu yang melintasi batas administratif, sehingga sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pemkot Bandar Lampung, serta kabupaten tetangga seperti Lampung Selatan dan Pesawaran menjadi kunci utama," ujar Marindo.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi V DPR RI Dapil Lampung Mukhlis Basri, yang memberikan catatan kritis terkait infrastruktur. Mukhlis menyarankan agar dilakukan pengkajian ulang terhadap aliran pembuangan air. "Kita harus kaji kembali agar aliran air bisa langsung dibuang ke muara sungai atau laut yang jaraknya lebih dekat, sehingga beban drainase di tengah kota berkurang," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, yang turut hadir dalam koordinasi tersebut menyampaikan bahwa pihak Pemkot telah bergerak melakukan penanganan darurat. "Kami terus melakukan perbaikan talud, pengerukan sungai, dan pendataan warga terdampak untuk penyaluran bantuan. Namun, kami sangat membutuhkan dukungan Pemerintah Pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) agar rencana teknis seperti peninggian tanggul segera direalisasikan," kata Bunda Eva.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS), Roy Panagom Pardede, memaparkan rencana strategis jangka pendek dan panjang. Pihaknya akan fokus pada normalisasi kapasitas sungai dan peninggian tanggul di titik-titik kritis yang elevasinya sudah tidak memadai.

Secara teknis, rapat koordinasi ini menyepakati beberapa poin krusial sebagai solusi permanen, di antaranya:

Penyusunan Masterplan Banjir Terintegrasi: Dokumen ini akan menjadi acuan utama agar penanganan dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir.

Pembangunan Kolam Retensi (Embung): Direncanakan pembangunan kolam retensi di daerah hulu untuk menahan laju air sebelum memasuki wilayah padat penduduk.

Normalisasi dan Peninggian Tanggul: Pihak BBWS akan segera melakukan pengerukan sedimentasi dan memperkuat dinding sungai.

Ketegasan Penataan Ruang: Mengatasi penyempitan sungai akibat bangunan di bantaran sungai serta menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai daerah resapan.

Di sisi lain, Sekdaprov juga mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat. "Faktor sampah yang menyumbat drainase masih menjadi kendala besar. Infrastruktur secanggih apa pun tidak akan maksimal jika budaya membuang sampah ke sungai belum berubah," tambahnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kepala Bappeda, Kepala BPBD, serta Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung, dan perwakilan OPD Kabupaten Pesawaran, dan Kabupaten Lampung Selatan. 

Melalui koordinasi ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap upaya penanganan sungai dan sistem drainase di Kota Bandar Lampung dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan, sehingga risiko bencana serupa di masa mendatang dapat diminimalisir demi, perlindungan masyarakat. (*)

Dukung Kerajinan Lokal, Zita Anjani Serahkan 50 Guci Gerabah Karya Pengrajin Lampung Selatan


Kalianda
- Dukungan terhadap pengrajin lokal terus diperkuat di Kabupaten Lampung Selatan. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, membagikan 50 guci gerabah karya pengrajin lokal kepada pengurus PKK dan Dekranasda setempat.

Penyerahan guci tersebut berlangsung di Kantor Dekranasda Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (10/3/2026), sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya mempromosikan kerajinan gerabah yang masih terus berkembang di daerah tersebut.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua TP PKK sekaligus Wakil Ketua Dekranasda Lampung Selatan Reni Apriyani Anwar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ratna Yanuana Supriyanto, kepala perangkat daerah terkait, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Zita Anjani menyampaikan rasa bangga terhadap kreativitas masyarakat Kabupaten Lampung Selatan, khususnya para pengrajin gerabah yang tetap bertahan dan terus berkarya hingga saat ini.

“Hari ini kita patut bangga karena di Lampung Selatan masih ada masyarakat yang memiliki kreativitas, khususnya di bidang gerabah. Ini merupakan salah satu kerajinan tangan atau handicraft yang memiliki nilai seni sekaligus potensi ekonomi,” ujar Zita.

Menurutnya, meskipun kerajinan gerabah sering dikaitkan dengan budaya Jawa, keberadaan masyarakat perantau dari berbagai daerah turut membawa tradisi tersebut berkembang di Kabupaten Lampung Selatan.

Ia menjelaskan bahwa keberagaman masyarakat di daerah tersebut menjadi kekuatan tersendiri dalam melahirkan karya seni dan budaya.

“Lampung Selatan sangat kaya akan keberagaman suku, adat, dan budaya. Mulai dari masyarakat Lampung, Jawa, Bali, Sunda hingga berbagai suku lainnya hidup berdampingan dengan rukun. Keberagaman inilah yang juga melahirkan banyak karya seni dan budaya,” katanya.

Zita berharap kerajinan gerabah di Kabupaten Lampung Selatan dapat terus berkembang dan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk menekuni sektor kerajinan tersebut sebagai sumber ekonomi kreatif.

Ia juga mengajak para pengurus PKK dan Dekranasda untuk ikut berperan aktif memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan potensi kerajinan lokal.

“Saya berharap ibu-ibu PKK bisa ikut memotivasi masyarakat di lingkungannya masing-masing. Jika ada pengrajin yang baru tumbuh, kita harus mendukung dan membantu mempromosikan agar mereka semakin bersemangat dalam berkarya,” ujarnya.


Selain itu, Zita menekankan pentingnya peran pemerintah daerah untuk terus hadir memberikan dukungan terhadap pengembangan kerajinan lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.

“Kita mungkin memiliki keterbatasan, tetapi yang terpenting adalah niat baik pemerintah untuk hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat. Jika kita bekerja dengan tulus dan penuh keikhlasan, insyaallah masyarakat akan merasakan manfaatnya,” kata Zita.


Pada kesempatan tersebut, ia juga berharap Kantor Dekranasda Kabupaten Lampung Selatan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang untuk mengembangkan berbagai kegiatan kerajinan dan kreativitas masyarakat, sekaligus menjadi wadah promosi produk lokal daerah. (*)

Hangatnya Berbagi Ramadan, Zita Anjani Dampingi Anak Yatim Pilih Baju Lebaran


Kalianda
- Suasana berbeda terlihat di lorong-lorong Pasar Inpres Kalianda pada Selasa siang (10/3/2026). Di tengah keramaian pasar tradisional itu, tawa anak-anak terdengar riang saat mereka memilih baju, sepatu, dan tas baru untuk menyambut Hari Raya Idulfitri.


Di antara mereka, Utusan Khusus Presiden (UKP) sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, tampak berjalan santai mendampingi tujuh anak yatim piatu dari Panti Asuhan Balita Kalianda. Tanpa canggung, ia menyusuri satu per satu kios pakaian, membiarkan anak-anak tersebut memilih sendiri kebutuhan lebaran yang mereka inginkan.


Momen sederhana itu menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi anak-anak panti. Dengan wajah ceria, mereka mencoba sepatu baru, menenteng tas pilihan, hingga memilih baju yang akan dikenakan saat Idulfitri nanti.


Kegiatan berbagi kebahagiaan tersebut turut didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Reni Apriyani, Ketua DWP Lampung Selatan, Ratna Yanuana Supriyanto, serta Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setdakab Lampung Selatan, Tri Umaryani. 

Menurut Zita Anjani, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada anak-anak yatim piatu sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan menjelang hari raya.


“Anak-anak ini adalah anak-anak kesayangan kita semua, juga anak-anak kesayangan Bapak Bupati. Hari ini kita ingin mengajak mereka bergembira, memilih sendiri baju baru, sepatu baru, dan tas baru agar mereka bisa merasakan kebahagiaan dalam menyambut Idulfitri,” ujar Zita.


Ia mengatakan, kebahagiaan sederhana seperti berbelanja bersama diharapkan dapat menjadi kenangan indah bagi anak-anak panti tersebut.


“Kami ingin mereka merasakan kasih sayang dan perhatian dari pemerintah daerah. Semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa memberikan kebahagiaan dan semangat bagi mereka,” tambahnya.


Kehadiran Zita Anjani di Pasar Inpres Kalianda juga menarik perhatian para pengunjung. Sejumlah warga yang tengah berbelanja tampak antusias menyapa dan mengabadikan momen dengan berfoto bersama.

Tak hanya mendampingi anak-anak panti, Zita juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para pedagang dan masyarakat. Bahkan, ia turut membelikan kue lebaran bagi beberapa warga yang sedang berbelanja di pasar tersebut.


Bagi anak-anak dari Panti Asuhan Balita Kalianda, kegiatan itu menjadi pengalaman yang sangat membahagiakan. Salah satu anak mengungkapkan rasa syukurnya setelah mendapatkan baju dan sepatu baru untuk Lebaran.


“Terima kasih Bunda Zita sudah mengajak kami membeli baju dan sepatu baru. Kami sangat senang,” ujar salah satu anak panti dengan wajah penuh kegembiraan.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.


Di balik hiruk pikuk pasar tradisional, siang itu menjadi saksi bahwa kebahagiaan kadang hadir dari hal-hal sederhana, sepasang sepatu baru, baju lebaran pilihan sendiri, dan kehangatan perhatian dari orang-orang yang peduli.