Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Pengedar Sabu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengedar Sabu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Agustus 2024

Mendapat Bayaran 7 Juta per Bulan, Pria Asal Sumsel Edarkan Narkoba di Lampung



GK, Lampung - Seorang pemuda asal OKU, Sumatera Selatan ditangkap Polsek Teluk Betung Utara. Pemuda berinisial (M) menjadi bandar narkoba jaringan Palembang.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan terbongkarnya kasus ini setelah adanya laporan dari masyarakat terkait transaksi narkoba yang akan dilakukan oleh pelaku.

"Anggota reskrim Polsek Teluk Betung Utara berhasil mengamankan satu pemuda berinisial M (19). Dia ditangkap saat hendak menghantarkan narkoba di salah satu pemakaman pada Rabu lalu," katanya, Jumat (2/8/2024).

Dari penangkapan ini, polisi kemudian mendatangi kontrakan pelaku yang berada di wilayah Kecamatan Sukarame.

"Dirumah kontrakan ini, kami mendapatkan barang bukti lainnya yakni paket besar ganja dan sabu-sabu yang masih dalam bentuk kristal. Total barang bukti ini 9 kilogram ganja dan 241 gram sabu, dikontrakan pelaku ini juga kami mendapatkan barang bukti lainnya yakni timbangan digital," jelasnya.

"Hasil keterangan yang bersangkutan barang ini berasal dari Palembang, identitasnya sudah kami dapatkan dan saat ini masih dilakukan pengejaran," sambungnya.

Dari pengakuan pelaku, dirinya mendapatkan perintah dari pelaku A (DPO) untuk mengedarkan narkoba di wilayah Bandar Lampung dengan bayaran Rp 7 juta perbulan

"Baru kok, sebulan itu saya dibayar Rp 7 juta, sudah 4 kali terima bayarannya. Saya diperintah untuk edarkan disini, tiap bulan ada bayarannya. Uang itu saya gunakan untuk kebutuhan hidup aja," jelasnya.

Atas perbuatannya, (M) diganjar dengan pasal 114 ayat 2 undang-undang narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman mati. (Red)

Rabu, 05 April 2023

Lagi.. Sat Res Narkoba Polres Lamtim, Tangkap 2 Pengedar Sabu


GK, Lampung Timur
- Keseriusan Polres Lampung Timur dalam memberantas peredaran Narkoba, Sat Res Narkoba Polres Lamtim Polda Lampung, kembali menangkap 2 orang Tersangka, karena diduga terlibat penyalahgunaan Narkotika.

Kapolres Lampung timur AKBP M.Rizal Muchtar didampingi Kasat Narkoba IPTU Suheri Rabu (5/04/23) menjelaskan, tersangka berinisial AY (21) dan HY (35) warga Desa Bumi Nabung udik Kec. Sukadana Kab. Lampung Timur

Berawal dari informasi dari masyarakat bahwa ada 2 orang yang mengedarkan Narkoba.

"Satuan Res Narkoba Polres Lampung Timur langsung melekakukan penyelidikan, hingga akhirnya berhasil menangkap kedua tersangka pada hari Selasa (4/04/23) sekira pukul 09.00 wib di Desa Bumi Nabung Udik Kec. Sukadan Kab. Lampung Timur. " ujarnya

Kapolres menambahkan dari hasil penangkapan, petugas Kepolisian melakukan penggeledahan badan serta tempat ditemukan barang bukti berupa 80 (Delapan Puluh) Buah plastik klip bening yang didalamnya terdapat kristal-kristal putih diduga keras Narkotika golongan I jenis sabu. Bruto 20.33 Gram dan 1 (satu) Bundel plastik klip bening dan di tambah 4 plastik klip bening .

Setelah dilakukan diperiksa diakui barang tersebut milik tersangka.

"Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Sat Res Narkoba Polres Lampung Timur untuk proses lebih lanjut" ucapnya

"tersangka dijerat  Pasal 114 dan Pasal 112 Undang - undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara." pungkasnya.[Feby]

Sabtu, 08 Oktober 2022

Dua Hari Menjabat, Kasat Narkoba Polresta Serkot Bekuk Pengedar Sabu

GK, Serang - Satresnarkoba Polresta Serang Kota ungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu disebuah rumah di Kecamatan Ciomas pada Jumat (07/10) sekitar pukul 04.05 Wib.

Kapolresta Serkot Kombes Pol Nugroho Arianto melalui Kasat Resnarkoba Polresta Serkot AKP Hengki Kurniawan membenarkan bahwa Satuan Resnarkoba Polresta Serkot telah mengamankan 2 orang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Hukum Polresta Serang Kota.

“Benar bahwa Satresnarkoba Polres Serkot telah mengamankan dua orang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan saat ini sedang di periksa untuk di proses lebih lanjut,” terang Hengki saat di temui di Ruang Kejanya pada Sabtu (08/10).

Kemudian Hengki menjelaskankan kronologi penangkapan dua orang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan inisial IS (22) dan MR (24).

“Awalnya Unit I Satresnarkoba mendapat Informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi penyalahgunaan narkotika jenis sabu di sebuah rumah tepatnya Kecamatan Ciomas, dari keterangan tersebut Satresnarkoba Polresta Serkot yang dipimpin oleh Ipda Hadyan Hawari melakukan penangkapan ditempat yang berbeda terhadap 2 orang laki-laki yang berinisial (IS) dan (MR),” jelas Hengki.

Lebih lanjut Hengki juga menjelaskan keterangan dari pelaku tersebut. “Hasil dari pemeriksaan bahwa IS pada Rabu (05/10) sekira pukul 08.00 Wib telah menerima barang berupa satu bungkus plastik warna hitam yang didalamnya terdapat 45 bungkus pelastik klip bening berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu. Narkotika jenis sabu tersebut didapat dari A (DPO),”ujar Hengki.

Dari keterangan IS, ia hanya mendapat perintah oleh A untuk menyerahkan paketan tersebut kepada MR dengan menyimpan paketan berupa satu bungkus plastik warna hitam yang didalamnya terdapat 45 bungkus plastik klip bening berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu di pinggir jalan depan rumah dengan maksud untuk dijual atau diedarkan.

“Paketan tersebut diambil MR bersama DA (DPO), dan dilakukan penangkapan terhadap MR di dalam rumah yang ditempati tepatnya di Kecamatan Ciomas,”

Sementara itu Hengki mengatakan telah mengamankan beberapa barang bukti, “Satuan Resnarkoba Polresta Serkot di pimpin oleh Ipda Hadyan dan personel Satresnarkoba berhasil mengamankan dua orang pelaku penyalah gunaan narkotika jenis sabu dan mengamankan barang bukti sebanyak 30 bungkus plastik klip bening berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 10,8 Gram serta menyita 1 buah Handpone merk Oppo, warna hitam,1 buah Handpone merk Samsung, warna putih,juga 1 buah isolasi warna hitam,” jelas Hengki.

Akibat dari perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman pidana penjara 20 tahun. [rls/icha]