Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label SDN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SDN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 April 2023

Respon Kodim Way Kanan, Jawab Keluhan SDN 1 Bonglai.


GK,Way Kanan Pasca hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada 
tanggal 29 Maret 2023 sore di Kecamatan Banjit, Koramil 427-05/Banjit, Kodim 0427/Way Kanan bersama warga bergotong-royong memperbaiki atap SDN 1 Bonglai, Rabu (05/04/23).

Kapten Cba Madong Pardede Danramil 427-05/Banjit mengatakan, angin kencang ini mengakibatkan beberapa atap sekolah SDN 1 Bonglai rusak,
2 kelas atap rusak ambruk tidak bisa digunakan sehingga siswa kelas 2 dan 3 akhirnya belajar diluar kelas.

"Kami Koramil Banjit tentu bersama warga gotong royong perbaiki atap sekolah yang terkena angin kencang, syukurlah dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa," ucap Danramil.

Di tempat terpisah Dandim 0427/WK Letkol Inf Charluly Rudi Jatmiko mengatakan, benar, beberapa hari yang lalu saya mendapat laporan dari jajaran bahwa ada sekolah dasar di Kecamatan Banjit yang terkena angin kencang hingga atapnya rusak. 

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, karena cuaca saat ini tidak menentu.

“Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian kami TNI AD khususnya Kodim 0427/WK, dan ini memang suatu penekanan dari pimpinan TNI AD yaitu Kasad. TNI Angkatan Darat harus hadir di tengah-tengah kesulitan rakyat apapun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi,” kata Dandim.(Feby)

Kamis, 17 Maret 2022

SDN 03 Panjang Utara Laksanakan PTM Terbatas, Siswa Merasa Senang


GK, Bandar Lampung - Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menggelar PTM terbatas pada satuan pendidikan tingkat SD, SMP sederajat, mulai Senin 14 Maret 2022 lalu.

Sesuai surat perintah tersebut maka satuan pendidikan khususnya tingkat SD mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), seperti halnya yang dilakukan oleh Sekolah Dasar Negeri 03 Panjang Utara yang beralamat di Jalan Bahari IV No 14 Kelurahan Panjang Utara Kecamatan Panjang Kota Bandarlampung, telah empat hari melaksanakan PTM terbatas.

Sahroni selaku Plt UPT Kepala Sekolah SDN 03 Panjang Utara mengatakan, Alhamdulillah, kami khususnya SDN 03 Panjang Utara per tanggal 14/3/2022 sudah melaksanakan PTM 100 persen untuk kelas 6 dan kelas 1-5 sudah berjalan 50 persen. Tapi untuk kelas 6 karena ingin menghadapi ujian sekolah, maka di fokuskan pelaksanaannya 100 persen.

"Alhamdulillah, untuk persyaratan PTM ini anak-anak di SDN 3 Panjang Utara khususnya 99 persen sudah vaksin kedua, hanya empat anak yang belum di vaksin dari 450 jumlah siswa karena sakit, itupun atas saran dokter. Alhamdulillah sukses pelaksanaannya vaksinnya," ujar Sahroni, Kamis (17/3/2022) diruang kerjanya. 


Lanjut Sahroni, "Untuk pelaksanaan PTM ini sudah memasuki hari ke empat berjalan dengan baik dan lancar, kita juga sudah menerapkan prokes mulai dari pintu masuk atau titik kumpul antar jemput anak, dan menyiapkan alat cek suhu, mencuci tangan, hand sanitaizer. Kebetulan kami disini ada dua sekolah komplek yaitu SDN 01 dan SDN 03, untuk tim satgas covidnya kami bekerjasama sesuai SOP yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung," imbuhnya.

Anak anak juga sangat senang sekali untuk sekolah seperti biasa normal kembali, mudah mudahan kedepannya untuk kelas 1-5 bisa belajar 100 persen.

Dengan masa transisisi seperti ini kedepannya kita evaluasi seminggu atau kita juga menunggu instruksi dari dinas tahap evaluasi pelaksanaan transisi PTM ini kedepannya bisa 100 persen dari kelas 1-6, tuturnya.

Alhamdulillah tim satgas Covid-19 dari kelurahan juga sudah turun memonitoring aktivitas SDN 01 dan SDN 03 serta berkordinasi untuk penjagaan dan pengaturan pintu masuk sekolah. Karena rentan dengan kerumunan saat memasuki sekolah. Kami dari pihak sekolah merasa terbantu dengan adanya tim satgas Covid-19 karena dapat membantu kegiatan PTM ini, dan para guru juga bisa fokus untuk memberikan pembelajaran di dalam kelas, terang Sahroni.

Sedangkan proses belajar dengan masa transisi selama dua jam normal yaitu, untuk Kelas 1 dan Kelas 6 pukul 07.30 - 09.30 Wib, dan untuk Kelas 2 dan Kelas 3 Pukul 10.00 - 12.00 Wib, lalu dilanjut untuk Kelas 4 dan kelas 5 pada pukul 13.00-15.00 Wib, papar Sahroni lagi. 

“Kami juga meminta kepada wali murid untuk dapat meninggalkan sekolah usai mengantarkan putra putrinya ke sekolah,” imbuhnya.

Sementara itu, Wati orang tua siswi kelas l, menyambut gembira keputusan ini. Menurutnya, kegiatan pembelajaran tatap muka merupakan hal sangat ia nantikan. Selain itu kita sebagai orang tua pasti bakal selalu ngingetin anak-anak kita agar selalu menjaga protokol kesehatan," pungkas Wati. (**)

Sabtu, 23 Oktober 2021

Viral Pelajar SMP di Muara Enim Punya Nama Unik, ABCDEF GHIJK


MUARA ENIM -
 Viral di media sosial (medos) seorang siswa di SMPN 1 Ujanmas, Kabupaten Muara Enim memiliki nama unik yakni ABCDEF GHIJK Zuzu (12). Pemilik nama unik ini baru duduk di bangku kelas VII. Hal ini mencuat setelah pelajar kelas VII.7 ini mengikuti vaksinasi dilakukan oleh gerai Vaksin Presis Go To School Polres Muara Enim Polres Muara Enim, Senin (18/10/2021) kemarin.

Ayah kandung ABCDEF GHIJK Zuzu, Zulfahmi (41), membenarkan ABCDEF GHIJK merupakan anak sulungnya dan biasa dipanggil dengan nama Adebz.

“Iya benar, memang nama anak saya seperti itu,” kata Zulfahmi.

Ia menambahkan, pemberian nama anaknya itu memang sudah dipersiapkan sejak dirinya dan ibu Adebz masih pacaran. Jika nanti punya anak, mereka ingin memberikan nama dengan huruf abjad.

Awalnya ia mengaku kesulitan dalam mengurus administrasi kependudukan. Terlebih saat hendak membuat Kartu Keluarga (KK) pada 2009. Petugas mempertanyakan kebenaran nama anaknya. 

Bahkan sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD), nama sang anak kerap kali menarik perhatian para guru yang kerap memanggil anaknya dengan panggilan huruf abjad.

“Iya karena nama anak saya huruf abjad jadi ada yang manggil dengan huruf Abjad. Ada juga yang manggil dia ABCD dan lain sebagainya. Intinya kami bangga dengan nama anak saya itu. Semoga harapan kami sekeluarga dengan namanya itu akan mampu menjadikan Adebz sebagai ahli ilmu lingustik,” tuturnya.


Sumber

Sabtu, 02 Oktober 2021

Akhirnya SDN 01 Panaragan Direhab Juga


Tubaba - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Panaragan yang berada di Panaragan kec. Tulang Bawang Tengah, kab. Tulang Bawang Barat akhirnya mendapat rehab bangunan.

Rehap SDN 01 Panaragan yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN sebesar Rp. 553.310.400,- itu dengan pihak ketiga pelaksana proyek CV. Maha Karya Abung.

Masyarakat Panaragan menyambut baik atas rehab ruang sekolah itu, pasalnya sudah sangat lama SDN 01 Panaragan tidak mendapat anggaran rehap bangunan.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Yanto pada awak media, "Sudah berpuluh tahun SDN 1 Panaragan ini tidak direhab bangunannya." Katanya.

"Dulu saya sekolah disini, dan sekarang anak saya juga sekolah disini," ucap Yanto.

Masih menurut Yanto, "Bangunan lama SDN 1 Panaragan lantainya masih memakai keramik ukuran kecil, serta kayu kusen pintu dan jendelanya juga sudah lama," kata Yanto.

Yanto sebagai masyarakat Panaragan sangat mengharapkan bangunan SDN itu menjadi sangat baik.

"Mudah-mudahan sekolah ini menjadi bagus, seperti keramik diganti dengan ukuran besar dan kusen pintu serta jendelanya juga diganti demi kenyamanan anak-anak belajar," pungkasnya.

Ingok selaku pelaksana pekerjaan rehab ruang SDN 01 Panaragan saat ditemui dilokasi sekolah menjelaskan, "Yang direhap 8 lokal dan hanya 1 lokal saja yang dikeramik serta ruang depan," ujar Ingok.

Saat disinggung mengenai ruang yang belum diberi atap, Ingok mengatakan, "Dana belum ada, masih menunggu dana pencairan 70%. Dan sekarang material pun susah, stok habis," kata Ingok. [Sur]