Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label UPTD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UPTD. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 November 2025

Gerakan Peduli Samsat Tanggamus Salurkan Al-Qur’an dan Iqro untuk Santri TPQ Nurul Falah


Tanggamus
– Gerakan Peduli Samsat Tanggamus melalui UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Wilayah XIII Samsat Kota Agung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan nilai keagamaan di masyarakat. Di bawah kepemimpinan Aiti Prihati, S.E., M.M, program sosial tersebut menyalurkan bantuan berupa Al-Qur’an dan Iqro kepada para santri di TPQ Nurul Falah Yayasan Telaga Ilmu Annawawi, Jalan Bendungan Pancawarna RT 012 RW 005, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.

Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mewakili Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung, yang terus mendorong penguatan pendidikan keagamaan, khususnya di lembaga-lembaga pendidikan nonformal seperti taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

*Diterima dengan Antusias oleh Pengurus dan Santri TPQ*

Kedatangan tim Gerakan Peduli Samsat Tanggamus disambut hangat oleh pengurus Yayasan Telaga Ilmu Annawawi, ustaz dan ustazah, serta puluhan santri yang setiap hari belajar mengaji di TPQ tersebut. Bantuan Al-Qur’an dan Iqro dinilai sangat membantu dalam menunjang kegiatan belajar para santri yang jumlahnya terus meningkat.

Pengurus yayasan turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian Samsat Tanggamus yang dinilai tidak hanya berfokus pada pelayanan administrasi publik, namun juga hadir dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Bantuan ini sangat membantu kami dalam menyediakan sarana pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak. Kami berterima kasih kepada Samsat Tanggamus dan jajaran Pemerintah Provinsi Lampung,” ujar salah satu pengurus yayasan.

*Wujud Komitmen Pelayanan dan Kepedulian Sosial*

Kepala UPTD PPD Wilayah XIII Samsat Kota Agung, Aiti Prihati, menegaskan bahwa Gerakan Peduli Samsat merupakan bagian dari komitmen lembaganya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan sosial, edukasi, dan pemberdayaan komunitas sesuai arahan pimpinan daerah.

Menurutnya, kegiatan ini juga terinspirasi langsung dari semangat dan kepedulian Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung, yang selama ini konsisten mendorong program-program sosial untuk masyarakat.

“Gerakan Peduli Samsat ini merupakan wujud nyata implementasi arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung agar setiap instansi tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga berperan dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Semangat kepedulian kedua pimpinan daerah tersebut menjadi inspirasi bagi kami untuk terus hadir di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penyerahan Al-Qur’an dan Iqro ini diharapkan dapat memberi manfaat besar bagi perkembangan pendidikan agama para santri.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, terutama dalam mendukung pendidikan keagamaan. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan memotivasi anak-anak untuk lebih giat belajar Al-Qur’an,” ujarnya.

*Samsat Tidak Hanya Melayani, tetapi Mengabdi*

Program Gerakan Peduli Samsat menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang humanis dapat dibangun melalui pendekatan sosial dan spiritual. Selain memberikan edukasi mengenai tertib administrasi kendaraan, Samsat Tanggamus juga terus mempererat hubungan emosional dengan masyarakat melalui bakti sosial, penyaluran bantuan, serta dukungan kepada lembaga pendidikan keagamaan.

Bantuan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus mendukung kemajuan TPQ dan lembaga pendidikan Islam lainnya di Tanggamus.

Rabu, 17 September 2025

25 Pelaku UMKM Provinsi Lampung Ikuti Pelatihan Artificial Intelligence (AI)


Lampung
– UPTD Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Provinsi Lampung menyelenggarakan Pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi UMKM Binaan, bekerja sama dengan @ngontenpakeai.id. Kegiatan berlangsung di Ruang Pelatihan UPTD PLUT Provinsi Lampung (17/09/25). 


Acara dibuka oleh Kepala UPTD PLUT Provinsi Lampung, Ferry Ardiansyah, S.E., M.Sc., M.S.E., dan Pelatihan ini diikuti oleh 25 pelaku UMKM binaan UPTD PLUT Provinsi Lampung.

Menghadirkan Pemateri Hermansyah Romadhona (@ngontenpakeai.id) dengan topik “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembuatan Konten Promosi Marketing secara Mudah dan Cepat”. 

Peserta diperkenalkan pada berbagai aplikasi AI yang dapat membantu pembuatan konten digital, mulai dari pembuatan ide promosi, penulisan caption, desain visual sederhana, hingga strategi memanfaatkan AI untuk meningkatkan efektivitas pemasaran produk UMKM.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM mampu memanfaatkan teknologi AI sebagai solusi kreatif dan efisien dalam memperluas jangkauan promosi serta meningkatkan daya saing usaha mereka dalam rangka mewujudkan Visi Bapak Gubernur Bersama Lampung Maju, Menuju Indonesia Emas" tutup Ferry Ardiansyah, S.E., M.Sc., M.S.E., . (*)

Rabu, 07 Mei 2025

Antusias Warga Lampung Sambut Program Pemutihan Pajak Kendaraan


Bandar Lampung –
Program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang berlangsung mulai 1 Mei hingga 13 Juli 2025 mendapat sambutan hangat dari masyarakat Lampung. Peluncuran program ini dilakukan secara resmi oleh Gubernur Lampung bersama Kapolda dan pejabat daerah di UPTD Rajabasa.

Kepala Sambat raja basa Lampung, Boby, menyampaikan bahwa pada hari kedua pelaksanaan, antusiasme masyarakat sudah terlihat jelas. Di UPTD Rajabasa saja, tercatat sekitar 1.400 wajib pajak melakukan pembayaran pajak kendaraan pada hari Jumat. Sementara itu, sembilan gerai Samsat lainnya di Kota Bandar Lampung mencatat sekitar 1.430 transaksi serupa. Angka ini jauh melebihi prediksi awal.

Program ini memberikan keringanan besar, karena wajib pajak hanya perlu membayar pajak untuk satu tahun berjalan, tanpa dikenai denda meskipun ada tunggakan tahun-tahun sebelumnya.

Namun demikian, masih terjadi kesalahpahaman terkait iuran dari Jasa Raharja. Beberapa warga mengira denda selama empat tahun tetap harus dibayar, padahal yang dibayarkan adalah sumbangan wajib kecelakaan lalu lintas dari Jasa Raharja yang tidak termasuk dalam penghapusan denda pajak.

Pejabat UPTD Rajabasa menegaskan bahwa pihaknya terus memberikan edukasi kepada masyarakat, dan juga telah berkoordinasi dengan Jasa Raharja untuk aktif memberikan penjelasan di lapangan.

Untuk mendukung sosialisasi, Samsat bekerja sama dengan Wali Kota Bandar Lampung menyebarkan informasi hingga ke tingkat kelurahan.

Masyarakat diimbau mencari informasi resmi melalui call center, media sosial, atau langsung bertanya kepada petugas. Program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga sekaligus meningkatkan kesadaran membayar pajak.

Pelayanan pemeriksaan fisik kendaraan dimulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB, sementara proses administrasi tetap dilanjutkan hingga malam hari untuk mengakomodasi tingginya jumlah wajib pajak.

Program ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat dan dorongan untuk tertib dalam administrasi kendaraan.(Yuli)

Senin, 13 Desember 2021

Ini Penjelasan Kepala UPTD KPHK Tahura Wan Abdul Rachman Tentang Hutan Rakyat



BANDAR LAMPUNG - Tidak semua masyarakat mengerti dan memahami tentang apa dan bagaimana tujuan dan manfaat dari sebuah program pemerintah, baik program pembangunan, maupun program sosial kemasyarakatan.

Salah satunya Kegiatan Pembangunan Hutan Rakyat, yang tujuannya adalah menjadikan lahan warga masyarakat menjadi lebih produktif melalui pengkayaan tanaman yang menghasilkan, dengan harapan kedepannya bisa menambah penghasilan warga itu sendiri.

Kegiatan Hutan Rakyat tersebut tidak merubah status kepemilikan tanah/lahan tersebut, lahan masih tetap menjadi hak milik warga masyarakat. 

"Jadi kegiatan pembangunan hutan rakyat ini tidak merubah status kepemilikan tanah atau lahan itu sendiri, karena tanah/lahan tersebut masih tetap hak milik warga masyarakat, Pemerintah membantu untuk pengkayaan tanaman dan warga mempunyai komitmen untuk menanam dan memelihara, jadi Menanam untuk Panen," jelas Eny Puspasari kepada Awak media dikantornya, Senin (13/12/2021).

Terpilihnya lokasi Pembangunan Hutan Rakyat di Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran adalah berdasarkan identifikasi terhadap lahan kritis prioritas untuk ditangani yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hasil analisa terhadap tutupan lahan, kemiringan lereng, tingkat bahaya erosi, produktivitas dan manajemen lahan, menjadi parameter penentuan lahan kritis oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Di samping itu Wilayah kecamatan Padang Cermin merupakan penyangga Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman.

"Disamping itu, dengan memperkaya tanaman, selain dari sisi ekonomi pendapatan masyarakat akan meningkat, dari sisi ekologi pun bisa meminimalisir terjadinya longsor" kata Eny. 

Sebelum suatu program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, biasanya terlebih dahulu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat yang melibatkan berbagai pihak, agar program tersebut bisa berjalan dengan baik dan lancar serta bermanfaat bagi masyarakat. 

Terkait dengan kegiatan Pembangunan Hutan Rakyat yang ada di Kecamatan Padang Cermin, terlebih dahulu dilakukan sosialisasi dari UPTD KPHK Tahura Wan Abdul Rachman, yang dihadiri oleh Kepala Desa, Para Kadus, RT dan masyarakat/warga, dan saat itu disampaikan jika warga setuju maka akan diperkaya tanamannya supaya lahan milik warga menjadi lebih produktif, pada saat itu juga ditawarkan pilihan jenis tanamannya. Harapannya kedepan secara ekonomi tidak hanya kayu dan buah yang dihasilkan dari pembangunan hutan rakyat, bahkan ada rencana pengembangan lebah madu di lokasi hutan rakyat tersebut.

"Oleh karena itu pemilihan salah satu jenis tanaman Hutan Rakyat adalah bibit akasia sebagai penghasil nektar untuk lebah. Sebagaimana kita ketahui tanaman akasia adalah salah satu penghasil nektar yang berasal dari ketiak daun, sejak tanaman usia 4 bulan sudah menghasilkan nektar yg merupakan pakan lebah. Mimpi besar kita adalah Kabupaten Pesawaran bisa berswasembada madu apabila program ini berhasil" ujar Eny 

Sebelum program ini dilaksanakan, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung bersama UPTD Tahura Wan Abdul Rachman juga sudah langsung menyampaikan Program tersebut kepada Bupati Pesawaran Dendy Ramadhona terkait rencana kegiatan ini, dan Bupati menyambut baik dengan adanya kegiatan tersebut.

"Kami berharap semua pihak dapat mendukung suksesnya kegiatan ini, dan untuk warga Padang Cermin yang terpilih mendapatkan kegiatan ini dapat berkomitmen untuk menanam dan memelihara tanamannya hingga panen (Menanam untuk Panen), sehingga tidak hanya manfaat langsung yg didapat tetapi juga manfaat tidak langsung untuk masyarakat sekitar," imbuhnya. 

Selain itu menurut Eny Puspasari, peran serta media massa, baik media online, cetak maupun elektronik sangat besar dalam mengedukasi masyarakat tentang program-program Pemerintah, baik pusat maupun daerah demi keberhasilan dan kesuksesan suatu program.

"Disini peran penting media massa, baik media online, cetak maupun elektronik sangat besar, untuk itu saya berharap kepada teman-teman media, disamping sebagai sosial kontrol, juga dapat menyampaikan hal-hal yang positif kepada masyarakat sesuai dengan pungsinya yaitu sarana informasi dan edukasi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," pungkasnya. [Red]

Rabu, 10 November 2021

Dinas BMBK Laksanakan Evaluasi Tertulis Dan Tes Narkoba Pada Tenaga Kontrak Di Lingkungan BMBK Provinsi Lampung


Bandar Lampung
- Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung melaksanakan Tes Evaluasi dalam rangka Uji Kompetensi bagi PTHL yang bekerja di lingkungan Dinas BMBK, Rabu (10/11/2021).

Tes uji kompetensi tersebut dibuka oleh kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung yang diwakili oleh Sekretaris Dinas BMBK Provinsi Lampung M. Taufiqullah ST., MT., di Kantor Dinas BMBK Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya Taufik menyampaikan bahwa Tes Evaluasi ini adalah hal yang wajar dan biasa dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi kinerja para PTHL, agar lebih meningkatkan kinerja kedepannya.

“Evaluasi semacam ini adalah hal yang wajar dan biasa dalam sebuah institusi untuk mengetahui kinerja dan kedisiplinan, agar dapat lebih meningkatkan kinerja para PTHL yang ada di lingkungan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK)” kata Taufiq.

Dalam Tes Evaluasi PTHL ini, di ikuti oleh 345 orang dari seluruh UPTD Dinas BMBK Provinsi Lampung, dimana tesnya sendiri dibagi dalam tiga sesi. 

Menurut keterangan Kasubag Kepegawaian Dinas BMBK Provinsi Lampung Reza Laksana kepada awak media, bahwa tes evaluasi ini diadakan tiga tahap.

“Kita dalam melaksanakan tes evaluasi ini diadakan dengan tiga tahap, dimana tahap pertama adalah tahap Administrasi yang telah dilakukan sejak seminggu yang lalu, tahap kedua adalah tahap tes tertulis yang dimulai pada hari ini, dan tes evaluasi terakhir adalah tes Narkoba” jelas Reza. 

Menurut Reza juga, “Diharapkan dengan adanya tes evaluasi ini kita akan mendapatkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, yang handal dan bebas dari Narkoba” tutur Reza.

Dalam pelaksanaan Evaluasi ini, Dinas BMBK Provinsi Lampung disamping membentuk Kepanitiaan dari Dinas BMBK Provinsi Lampung yang melibatkan Kabid dan Kepala UPTD, juga mengundang pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) serta melibatkan Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung (BNNP), tambahnya.

Terlihat dari pihak BKD Provinsi Lampung yang hadir adalah Tik Tik Kartikawati S.Sos, Kepala Bidang Pengadaan, Mutasi dan Pemberhentian Pegawai (Kabid PMPP).

Disisi lain, salah satu peserta Tes Evaluasi Dinas BMBK Provinsi Lampung Mace Yuliana yang bekerja di bagian staf Kepegawaian Dinas BMBK Provinsi Lampung mengatakan, bahwa evaluasi ini cukup bagus untuk mengetahui kinerja selama ini. 

“Menurut saya, evaluasi ini cukup bagus untuk mengetahui pekerjaan-pekerjaan kita dan melihat kinerja kita selama ini, apakah baik atau tidaknya” kata Mace.

Selanjutnya menurut Mace Yuliana yang sudah bekerja di Dinas BMBK Provinsi Lampung selama 14 tahun ini, evaluasi tidak perlu ada kekhawatiran dan keresahan, jika semua bekerja dengan baik dan benar.

“Kalau saya pribadi sih menjalani evaluasi ini dengan enjoy-enjoy saja, tidak perlu Resah dan khawatir, selagi kita bekerja dengan baik dan masih diberi kesempatan untuk bekerja disini ya kita jalani saja” ucap Mace.

Mengingat situasi Pandemi covid-19 belum berakhir, maka pelaksanaan tes evaluasi tersebut senantiasa menerapkan protokol kesehatan (Prokes) diantaranya memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. [Sur]