Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tokoh. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 April 2024

Tokoh dan Kelompok Masyarakat Nyatakan Dukungan Irjen Ahmad Luthfi Maju Pilgub Jateng 2024


GK, JAWA TENGAH
- Sejumlah tokoh dan kelompok masyarakat mendukung sekaligus mendorong Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah. 

Salah satu dukungan muncul dari Ketua Yayasan Sam Poo Kong Semarang, Mulyadi menyampaikan alasan dukungannya terhadap Irjen Ahmad Luthfi dikenal memiliki kepribadian tegas, santun, dan baik. 

Jenderal bintang dua tersebut juga memiliki kedekatan dengan berbagai elemen masyarakat dan tokoh agama hingga Ahmad Luthfi menjadi sosok yang dihormati.

"Kami mendukung bapak Ahmad Luthfi untuk menjadi Gubernur Jawa Tengah, karena beliau merupakan sosok pimpinan yang mampu menyatukan semua golongan tidak pandang bulu," ujarnya, Minggu (21/4/2024). 

Lebih dari itu, Mulyadi menyebutkan sosok Ahmad Luthfi memiliki kemampuan dan amat memahami kondisi masyarakat di Jawa Tengah, serta berpengalaman di sejumlah wilayah Jateng selama bertugas di instansi Polri.

"Pak Luthfi inilah sosok pemimpin ideal bagi semua golongan, kepemimpinan seperti beliau dibutuhkan di Jawa Tengah," pungkasnya. 

Dukungan serupa turut mengalir dari Bagong Fighter TEAM (BFT) Semarang, komunitas pecinta burung Anis Merah yang melihat sosok Ahmad Luthfi sebagai pemimpin tegas, humanis, dan amanah hingganya dianggap layak untuk menjadi orang nomor satu di Jawa Tengah berikutnya.

"Kami mendukung penuh bapak Kapolda Jawa Tengah Ahmad Luthfi maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Tengah di tahun ini," tandas perwakilan BFT Semarang tersebut.

Irjen Ahmad Luthfi diketahui banyak menghabiskan sebagian besar masa dinasnya di wilayah Polda Jateng, mulai dari Kapolres Batang pada 2008, Wadirintelkam Polda Jateng (2010), Wakapolresta Surakarta (2011), Kapolresta Surakarta (2015), hingga menjadi Wakapolda Jateng (2018).

Kini, sosok jenderal lulus Sepa Milsuk Polri 1989 itu menjabat sebagai Kapolda Jateng sejak 2020 hingga sekarang. 

Hampir empat tahun menjabat, Irjen Luthfi menunjukkan keberhasilan dalam mengamankan event internasional, menjaga kondusifitas kamtibmas, serta melaksanakan pileg dan Pilpres dengan aman dan damai di wilayah Jawa Tengah,[Feby/Rls]

Minggu, 15 Mei 2022

Komunitas MAK GANJAR Lampung Dideklarasikan



GK, Bandar Lampung - Komunitas masyarakat yang menamai “Mak Ganjar” Mendeklarasikan dan menyatakan mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai Bacalon Presiden Republik Indonesia tahun 2024.

Diikuti oleh beberapa perwakilan korwil Mak Ganjar dari beberapa Provinsi di Indonesia, yakni

1.Mak Ganjar DKI JAKARTA
2.Mak Ganjar Banten
3.Mak Ganjar Jawa barat
4.Mak Ganjar Jawa tengah
5.Mak Ganjar DI.Yogya
6.Mak Ganjar Jawa Timur
7.Mak Ganjar Sumatera Utara
8.Mak Ganjar Sumatera Selatan
9.Mak Ganjar Lampung
10.Mak Ganjar Jambi
11.Mak Ganjar Kalimantan barat
12.Mak Ganjar Kalimantan timur
13.Mak Ganjar Kalimantan Tengah
14.Mak Ganjar Sulawesi Selatan
15.Mak Ganjar NTT

15 Provinsi dari seluruh Indonesia

Mak Ganjar adalah, Wadah Komunitas Pergerakan Wanita Pendukung Ganjar Pranowo untuk menjadi Pemimpin Negara ini setelah Pak Jokowi.

Disela-sela kegiatan deklarasi, Noor Nadhia Chrismaryantie, Ketua DPD Mak Ganjar Wilayah Lampung, menyatakan bahwa Masyarakat saat ini sudah banyak yang mengenal Ganjar Pranowo sebagai sosok pemimpin yang berkualitas untuk membawa kemajuan dan kesejahteraan rakyat lebih baik lagi.

“Kami yakin masyarakat akan menerima bapak Ganjar Pranowo sebagai pemimpin bangsa di masa depan dalam Pilpres 2024. Untuk Lampung sendiri kita akan Deklarasi pada tanggal 6 Bulan Juni 2022,” terangnya  Minggu 15 Mei 2022. (Rls/Sur)

Senin, 25 April 2022

FRPKB dan KPK Bangun Sinergitas Wujudkan Generasi Antikorupsi


GK, Bandar Lampung - Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) dan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka membangun sinergis sosialisasi publik yang intensif terkait pencegahan korupsi dan membangun karakter generasi bangsa yang antikorupsi.

Penandatanganan dilakukan Ketua FRPKB Prof. Dr. Karomani, M.Si., yang juga rektor Universitas Lampung (Unila), bersama Ketua KPK RI Komisaris Jendral Polisi Firli Bahuri, M.Si., di Gelanggang Mahasiswa Dr. Nasrullah Yusuf Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Senin, 25 April 2022.

Hadir menjadi saksi penandatanganan, rektor Universitas Teknokat Indonesia, rektor UIN Raden Intan Lampung, rektor Malahayati, dan rektor Itera. Acara juga turut disaksikan para rektor anggota FRPKB secara daring, dan dihadiri secara luring direktur Politeknik Lampung, para wakil rektor Unila dan UTI, tokoh Lampung M. Alzier Dianis Thabranie, dan para mahasiswa.

Dalam sambutannya Prof. Karomani menyampaikan, saat ini bangsa Indonesia masih memiliki PR besar dalam pemberantasan korupsi. Berdasarkan data Transparency International, Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia saat ini berada di peringkat 96 dari 180 negara dengan skor 38 yang masih jauh di bawah rata-rata IPK global, yakni 43.

Tentu sangat tidak bijaksana jika membebankan permasalahan ini  semata-mata hanya pada KPK, karena korupsi menjadi urusan nasional. “Maka harus ada gerakan nasional untuk mencegah dan memberantasnya, termasuk dari kalangan kampus melalui pendidikan antikorupsi, kampanye antikorupsi, seminar, dan bentuk lainnya,” ujarnya.

Kebijakan KPK yang dituangkan dalam Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) memiliki tiga tujuan yang ternyata sangat sejalan dengan apa yang menjadi tujuan dibentuknya FRPKB.

Fokus program kerja FRPKB melakukan penguatan karakter bangsa yang ditumbuhkembangkan di dunia kampus. Maka kerja sama ini menjadi sangat strategis karena sebagian besar pegawai pemerintahan, lembaga, dan pelaku kepentingan lainnya, adalah alumni-alumni dunia kampus. Sehingga, penanaman karakter akan pentingnya menjauhi sifat koruptif bagi generasi anak bangsa di masa depan adalah suatu yang strategis.

Dengan adanya MoU antara FRPKB dan KPK, Prof. Karomani berharap intensitas sosialisasi dan pendidikan antikorupsi dapat lebih ditingkatkan dan dapat dilakukan secara bersama, khususnya di kampus-kampus anggota FRPKB serta Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia.

“Kita berharap setelah MoU dibuat dapat segera ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama untuk universitas yang ada di lingkungan FRPKB yang berjumlah 48 universitas,” katanya.

Setelah melakukan penandatanganan KPK RI, Unila melakukan penandatanganan MoU dengan UTI. Agenda dilanjutkan dengan kuliah umum dengan tema “Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi” oleh Ketua KPK RI, kemudian dialog, ramah tamah, serta buka puasa bersama.

Sementara Komisaris Jendral Polisi Firli Bahuri mengatakan, memberantas korupsi tidak cukup dengan cara penangkapan tetapi setidaknya ada dua hal penting yang dilakukan.

Pertama, pencegahan dengan cara perbaikan sistem. Kedua, dengan cara pendidikan masyarakat supaya orang tidak ingin melakukan korupsi. Kedua cara ini menurutnya yang lebih fundamental sehingga saat ini KPK mengedepankan Trisula Pemberantasan Korupsi, yang salah satunya adalah pendidikan masyarakat.

Pemberantasan korupsi dengan strategi pendidikan masyarakat menjadi penting karena merupakan amanat Undang-Undang Dasar 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan ia yakin bahwa tidak ada yang bisa mengubah dunia, memajukan negara, kecuali melalui pendidikan.

Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia. Lewat pendidikan, seseorang dapat menanamkan nilai-nilai integritas dan antikorupsi sehingga tidak berkembang menjadi budaya dan peradaban bangsa.

KPK memahami sulit rasanya memberantas korupsi jika tanpa adanya orkestrasi dari seluruh pemangku kepentingan dan dukungan seluruh anak bangsa. “Korupsi bisa diberantas jika kita bersama-sama memainkan peran sesuai dengan tataran, fungsi, dan kewajiban kita masing-masing,” katanya. (Rls)

Kamis, 10 Maret 2022

Pererat Silaturrahmi, Plh Danramil 410-05/TKP Komsos dengan Tokoh Masyarakat


GK, Bandar Lampung — Sebagai usaha melaksanakan pembinaan teritorial, Kapten Inf Bunyamin Plh Danramil 410-05/TKL Kodim 0410/KBL melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan tokoh masyarakat di Kelurahan Gedong Aer, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung. Kamis (10/3/22)

Komsos ini dihadiri juga oleh Bhabinkamtibmas Gedong Aer Aiptu Hipni dan Bhabinsa Koramil 410-05/TKP.

Kapten Bunyamin mengatakan, "Komunikasi sosial yang dilakukan merupakan wadah silahturahmi antara Koramil 410-05/TKP dengan tokoh masyarakat sekitar, yang dapat memupuk kebersamaan dan menimbulkan rasa saling hormat menghormati," ucapnya.

Selain itu, kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial sekaligus sebagai media berkomunikasi antara TNI dan masyarakat.

Lanjutnya, memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan Covid-19, karena hal tersebut untuk keselamatan kita, keselamatan keluarga kita dan keselamatan masyarakat dari bahaya penularan covid 19.

"Dengan adanya Komsos di wilayah binaan, maka Koramil bisa tahu permasalahan di lapangan, sehingga kalau ada permasalahan cepat terselesaikan," jelasnya. [Yie]

Senin, 07 Februari 2022

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung, Sambut Kapolda Lampung Era 2016


GK, Bandar Lampung - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi Antara Anggota Komisi I, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung dengan Kapolda Lampung Tahun 2016, di Ruang pertemuan komisi I, Senin (07/02/2022).

Dalam kesempatan tersebut Irjen. Pol (Purn) Dr. H. Ike Edwin, S.H., M.H., M.M. Disambut baik oleh Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bandar Lampung, Hi. Hanafi Pulung S.H,. bersama Hermawan, S.H.I.,M.H.,CM.,SHEL, Ilham Alawi, Andika Jaya Kusuma, S.H,. Ting Eri Prabowo, Rizaldi Andrian.

Menurut Dang Ike, sapaan akrab Irjen Pol (Purn) DR. Hi. Ike Edwin S.H. M.H. M.M., Provinsi Lampung banyak mempunyai Alumni yang mumpuni.

"Bahwa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bandar Lampung selain ekonomi kita harus membangun Sumber Daya Manusianya, sebab Provinsi Lampung ini sebenarnya banyak memiliki alumni yang menurut saya mumpuni untuk membangun Lampung, cuma kurang dalam menyampaikan inspirasinya," ucap Dang Ike.

Selain itu Dang Ike juga mengatakan, Agar komisi I DPRD Kota Bandar bersatu, apalagi anggotanya adalah kaum milenial.

"Anggota DPRD komisi I ini Kaum Milenial, Bersatulah kalian jadikan Bandar Lampung menjadi indah dan damai, berusahalah untuk Bandar Lampung ini bisa menjadi hebat baik dibidang Pendidikan, ekonomi, wisata, maupun pembangunannya," pintanya.

Hi. Hanafi Pulung SH selaku ketua Komisi I, melalui Hermawan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Dang Ike, pihaknya mengapresiasi Jenderal bintang dua tersebut yang menyempatkan waktu untuk berkunjung di kantor DPRD Kota Bandar Lampung.

"Trimakasih atas waktu dan dukungan dari Dang Ike, semoga kami ini yang kebanyakan dari kaum Milenial dapat menjalankan tugas kami dengan baik dan Amanah" ucap Hermawan. [Sur]

Sabtu, 22 Januari 2022

Sejumlah Tokoh Adat Lampung, Nyeruit Barsama Ganjar dan Diberi Lencana Kepaksian


GARIS KOMANDO, Lampung - Suasana sakral bernuansa adat terlihat kental saat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bertemu sejumlah adat Lampung, yang salah satunya merupakan Sultan Sekala Brak Kepaksian Pernong, Paduka Yang Mulia (PYM) Sai Batin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Brigjen Pol (Purn) Drs. H. Pangeran Edward Syah Pernong, SH MH., Gelar Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23 di Villa Batu Putu Bandar Lampung, Sabtu (22/1). Sejumlah prosesi adat dilakukan, untuk menyambut kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah itu.

Ganjar yang tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB langsung disambut oleh jajaran Panglima dan Hulubalang kerajaan. Setelah itu, Ganjar diarak menuju lokasi pertemuan oleh para penari pencak silat khakot.

Di sana Ganjar sudah disambut Pun Edward Syahpernong, sejumlah saibatin pangeran dan tokoh-tokoh adat. Dalam pertemuan itu, Ganjar kemudian diberi kopiah Lampung bertanduk atau Hanuang Bani dan disematkan pin emas kerajaan sebagai simbol diterimanya Ganjar menjadi keluarga kerajaan.

"Ya ini lencana kepaksian, sebuah lencana yang menandakan kekerabatan. Mudah-mudahan ini bisa semakin melekatkan hati pak Ganjar dengan masyarakat Lampung khususnya Kepaksian Sekala Brak Lampung," kata Pun Edward.


Usai ramah tamah, Ganjar dan Pun Edward kemudian makan siang bersama. Keduanya Nyeruit bareng, yakni makan makanan khas Lampung. Menu yang terdiri dari pindang ikan baung, pepes ikan Belida,sambal terasi dicampur nanas, sambal durian atau tempoyak serta lalapan itu disantap keduanya sambil ngobrol bersama dengan akrab.

"Wah ini luar biasa, Nyeruit dengan pak Edward satu meja penuh makanan. Ada berbagai macam ikan, ada yang besar, kecil. Sambal, nah ini cocok ada lalapannya. Saya suka lalapan," ucap Ganjar saat makan bersama.

Pun Edward mengatakan, Kepaksian Sekala Brak menyambut dengan gembira dan bangga atas kunjungan Ganjar. Ganjar yang banyak kegiatan di Lampung masih menyempatkan waktu untuk bersilaturahmi dengan Kepaksian Pernong dan tokoh adat Lampung lainya.

"Saya sangat bangga dan terharu, pak Ganjar mau menyempatkan diri bertemu saya dan keluarga saya dari Kepaksian Pernong Sekala Brak. Mudah-mudahan silaturahmi ini tidak akan putus demi kebaikan bersama," ucap Pun Edward.


Sementara itu, Ganjar begitu terpukau dengan penyambutan Edward Syah pernong dan keluarganya. Ia yang awalnya berpikir hanya bertemu dengan beberapa keluarga Pun Edward, ternyata yang hadir cukup banyak dan semuanya adalah kerabat kerajaan.

"Sambutannya sangat hebat menurut saya, saya saja kaget dan terkejut. Ini luar biasa, di luar dugaan. Saya merasa tersanjung dan berterimakasih," katanya.

Ganjar juga berterimakasih karena telah dianggap kerabat kerajaan setelah diberi Hanuang Bani dan pin emas. Ia berharap, pertemuan itu akan menjadi bagian dari simbol bagaimana membangun kekeluargaan, menyatukan denga keberanian.

"Apalagi tadi kita Nyeruit bareng, itu makanannya top, sambelnya pedas, enak banget," jelasnya.


Ganjar mengatakan, selama dua hari di Lampung dirinya merasakan seperti berada di daerah sendiri. Apalagi, di Lampung ada saudara yang tinggal di Pringsewu dan di Sukabumi.

"Jadi ada anaknya pakdhe saya yang merawat saya sejak kecil, dua orang ternyata tinggal di Lampung. Selain itu kemarin saya bertemu dengan para transmigran itu aslinya dari Purworejo, Kutoharjo, Bagelen dan lainnya. Itu kan daerah saya, makanya saya seperti bertemu dengan saudara-saudara sendiri," pungkasnya.

Dalam pertemuan itu Pun Edward juga menerangkan sejumlah silsilah keberadaan Lampung baik kerajaan yg dulu ada hingga kesultanannya,para saibatin hingga tokoh adat yang hingga kini masih kental terasa. [Red]

Sabtu, 15 Januari 2022

Panglima Alif Jaya Angkat Bicara Soal Unjuk Rasa Di Gedung KPK



GARISKOMANDO.com,LAMSEL - Terkait aksi unjuk rasa di depan gedung KPK, Samsuri gelar Panglima Alif Jaya, Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak, Kepaksian Pernong Lampung, angkat bicara.

Panglima Alif Jaya menegaskan, kehadiranya dirinya di Gedung KPK sudah mendapatkan restu dan tidak nama perwakilan marga adat yang ada di Lamsel, tetapi membawa diri sendiri selaku tokoh adat dengan gelar Panglima Alif Jaya Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Kepaksian Pernong Lampung.

Menyikapi itu, maka pihaknya menyatakan sikap dan memohon maaf kepada para pamangku adat khususnya di Lampung Selatan.

Berikut pernyataanya : Mohon maaf sebelumnya, terlebihnya dahulu izin saya menerangkan identitas diri saya untuk mengklarifikasi untuk menegaskan terkait keikutsertakan saya dalam suatu kegiatan unjuk rasa kemarin (Kamis 13/1/2022) di Gedung KPK di Jakarta.

Klarifikasi ini saya lakukan karena untuk mencegah kalau ada dampak yang kurang baik bagi saudara-saudara saya para tokoh adat yang di Lampung Selatan. Saya tidak ingin apa yang saya lakukan berdampak tidak baik terhadap saudara-saudara saya sesama tokoh adat, karena saya sangat menghargai, menghormati bahkan memuliakan saudara-saudara saya para tokoh adat.

Keikutsertanya saya dalam aksi digedung KPK kemarin seolah-olah ada yang merasa galau atau kurang nyaman, maka dari itu saya ambil langkah untuk menegaskannya.

Pertama : nama saya Samsuri Bin Sulaiman, saya ini terah lurus keturunan ke-14 dari Buyut Ratu Menangsi yang ada di Marga Ratu boleh kita cek disilsilah keturunannya. Dan di Marga Ratu Keratuan Menangsi saya adalah salah satu paksinya, jadi tidak salah dan tidak ada yang bisa menyangkal bahwa saya adalah salah satu tokoh adat di Lampung Selatan ini. Dalam orasi saya di gedung KPK kemarin tidak ada saya menyebutkam bahwa saya mewakili para tokoh adat.

Kedua : Saya juga menyebut identitas Saya sebagai salah satu Panglima dari Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Kepaksian Pernong Lampung itu sudah seizin Paduka Yang Mulia SPDB Sultan Sekala Brak Yang di-Pertuan ke 23 Kepaksian Pernong Lampung Karena Beliaulah yang menobatkan saya sebagai Panglima Kerjaan Adat.

“Tetapi disini juga saya tidak menyebutkan bahwa saya mewakili Kepaksian Pernong Lampung. Saya menyebutkan salah satu Panglima Kerajaan Adat Kepaksian Pernong Lampung (Panglima Alif Jaya). Karena memang inilah identitas Saya yang diakui di sepanjang tanah pesisir Lampung bahkan Di Kerajaan-Kerajaan Adat Se-Nusantara,” tegas Panglima Alif Jaya, kepada media, Jum’at (14/1/2022) malam.

Dia menambahkan, jadi Gelar Saya sebagai Panglima Alif Jaya bukan hanya mengaku-ngaku tetapi memang di akui. Oleh karena itu, harapan Saya mudah-mudahan dengan penegasan Saya ini sudah tidak ada lagi yang membuat ketidaknyamanan saudara-saudara Saya sesama Tokoh Adat di Marga-Marga yang ada di Lampung Selatan ini.

Untuk itu, Izinkan saya menyampaikan sedikit pesan marilah kita menjadi Tokoh Adat yan punya Harkat dan Martabat yang tidak mudah di ukur apalagi dibeli oleh orang-orang yang tidak suka dengan Adat bahkan mau merusak tatanan Adat, Kalau kita betul-betul merasa sebagai Tokoh Adat, mari kita sama-sama mengamalkan apa yang terkandung/isi dan pengerti dalam Adat, yaitu:

1. Kita harus saling Seangkonan(saling mengakui)

2. Sehagguman (kita saling mengangkat)

3. Setawitan (kita saling bergandengan tangan dalam hal kebaikan)

4. Kita harus saling Membesarkan (Sebalakan)

5. Kita tidak saling menyakiti (Mak saciwitan)

Inilah Sejatinya orang Adat, jangan sampai kita orang-orang Adat kehilangan Harkat, kalau orang Adat kehilangan Harkat dan Martabat maka hancurlah norma-norma Adat.

“Saya tegaskan lagi disini keikutsertaan Saya dalam aksi di Gedung KPK RI kemarin adalah murni keinginan Saya pribadi untuk menyampaikan aspirasi/kritikan terhadap kondisi di Kabupaten Lampung Selatan ini. Tidak ada yang bisa mencegah apalagi melarang karena ini adalah Hak Asasi Saya sebagai warga Negara Republik Indonesia. Saya tegaskan juga disini walaupun kita sesama Tokoh Adat kepala kita berbeda, jadi sudah pasti pola pikir kitapun tidak sama,” tutupnya seraya memcetuskan mari kita sama-sama menjaga kekeluargaan kita, jangan mudah dihasut, dipecah belah oleh orang-orang yang tidak suka kalau kita Masyarakat Adat ini Bersatu.

Dilain sisi kata Panglima Alif Jaya, adanya aksi yang dilakukan AMHLS bukan tanpa alasan, sebab kasus fee proyek di Lampung Selatan sampai saat ini belum tuntas, sesuai fakta-fakta dalam persidangan bahwa Bupati Lamsel saat ini Nanang Ermanto telah mengakui bahkan telah memulangkan dana ratusan juta ke KPK.

“Adanya aksi digedung KPK di Jakarta itu menandakan bahwa ada suatu hal yang tidak beres di Kabupaten Lampung Selatan, makanya harapan kita aparat penegak hukum yang terkait harus mengambil langkah dan permasalahan itu harus segera diselesaikan, supaya tidak melebar atau terjadinya peta-peta konflik kedepannya,” pungkasnya. [Red]

Sabtu, 06 November 2021

Kapolri Sebut Peran Tokoh Lintas Agama Bantu Percepatan Vaksinasi di Labuan Bajo


NTT -
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi massal yang dilakukan di Gereja Paroki Roh Kudus, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (6/11/2021).

Dalam vaksinasi ini, Panglima dan Kapolri juga melakukan dialog dengan para tokoh lintas agama wilayah Manggarai Barat, NTT membahas beberapa hal untuk mendukung wilayah NTT, khususnya Labuan Bajo lebih baik ke depannya.

"Hari ini saya bersama Panglima TNI dan pejabat utama Mabes TNI-Polri berkesempatan mendengar langsung terkait hal-hal dan harapan tokoh lintas agama untuk mendukung dan mewujudkan NTT siap menjadi wilayah destinasi super prioritas dan mengangkat pertumbuhan ekonomi di NTT, khususnya di Manggarai Barat," kata Sigit.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas dukungan tokoh lintas agama yang ikut mendukung akselerasi vaksinasi di wilayah Labuan Bajo, Manggarai Barat. Dari data yang didapat, Kapolri menuturkan vaksinasi di wilayah Manggarai Barat sudah mencapai 70 persen.

"Ini penting karena kami sudah berkeliling ada di beberapa tempat yang sampai saat ini sangat sulit dilaksanakan vaksinasi karena muncul hoaks, muncul isu vaksin itu bertentangan dengan kaidah agama, sehingga perlu ada penjelasan cukup panjang dan sampai sekarang hal tersebut masih kita hadapi," ucap Sigit.

Namun, ia melihat di wilayah Manggarai Barat, NTT, hampir semua masyarakat sangat antusias mengikuti kegiata vaksinasi. Hal ini tentunya bisa terjadi dengan kerja sama antara Pemda, TNI-Polri, relawan dan tentunya peran serta tokoh lintas agama yang ikut mendukung dan menyosialisasikan vaksinasi ke masyarakat.

"Vaksin ini penting untuk meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh dari serangan Covid-19," ucap Sigit.

Dengan sudah 70 persen masyarakat tervaksin di wilayah Manggarai Barat, Sigit menuturkan menjadi modal penting buat wilayah Manggarai Barat, khususnya Labuan Bajo. Sebab, pemerintah sudah menentukan bahwa Labuan Bajo menjadi salah satu destinasi super prioritas.

"Tentunya kita memiliki kepentingan bersama bagaimana Labuan Bajo kita siapkan betul-betul menjadi destinasi super prioritas yang bisa menerima kehadiran turis domestik dan luar negeri," kata Sigit.

Dalam satu setengah tahun pandemi Covid-19, Sigit menyebut wilayah Labuan Bajo yang sudah dipersiapkan menjadi destinasi super prioritas terkena dampak Pandemi Covid-19. Untuk itu, penting membuktikan kepada dunia bahwa Labuan Bajo sudah siap menerima kedatangan turis baik dari mancanegara maupun domestik.

Adapun kesiapan menerima kedatangan para turis, lanjut Sigit, dengan tetap menjaga akselerasi vaksinasi dan tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Hal itu semua bisa dilakukan dengan kerja sama antara Pemda, TNI-Polri, para tokoh lintas agama dan masyarakat.

"Kalau kita menjaga pengendalian angka Covid dan ada kegiatan event internasional maka kita yakin selanjutnya ini berdampak pertumbuhan ekonomi bisa kita pulihkan," ujar eks Kabareskrim Polri ini. 

Mantan Kapolda Banten ini juga melanjutkan bahwa kunci lain agar dunia luar percaya bahwa Indonesia tempat aman untuk berkegiatan dan berwisata adalah dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta menunjukan bahwa Indonesia adalah bangsa yang ramah menyambut para wisatawan baik luar maupun dalam negeri. 

"Walaupun negara kita terdiri dari berbagai macam suku, agama, bahasa tapi kita bisa menunjukan Indonesia aman. Masyarakat ramah dan itu semua bisa kita lakukan kalau kita menjaga persatuan dan kesatuan. Dari sisi fasilitas, masyarakat, kesiapan dan keramahan kita tunjukan kita mampu. Ini terjadi apabila penanganan Covid baik, kamtibmas kondusif, masyarakat yang baik menerima, sehingga kita bisa menjadikan NTT khususnya Labuan Bajo siap menyambut wisatawan internasional dan domestik," papar Sigit.

Dalam kesempatan ini, Panglima TNI dan Kapolri juga menyempatkan diri untuk menyapa secara virtual guna melihat langsung prosew vaksinasi massal. [Nnd]

Minggu, 31 Oktober 2021

Ike Edwin Hadiri Penutupan Pendidikan Dasar Anggota Partai Rakyat Demokratik


Bandar Lampung - Selama 3 Hari, 2 mala sejak tanggal 29/10/2021 KPW-PRD telah melaksanakan Pendidikan Dasar bagi anggota, yang di ikuti oleh kalangan Mahasiswa, Pedagang dan Pemuda.

Dalam puncak acara di hari ketiga, Irjen Pol ( Purn) Dr.H. Ike Edwin SH MH MM, turut hadir sebagai tamu undangan acara Penutupan Pendidikan Dasar anggota Partai Rakyat Demokratik yang diselenggarakan oleh Komite Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Demokratik (KPW-PRD) Lampung, Minggu (31/10/2021). 

Dalam sambutannya Dang Ike sapaan akrab Irjen Pol (Purn) Dr.H. Ike Edwin SH MH MM mengucapkan terima kasih karena telah di undang dalam acara Penutupan Pendidikan Dasar Partai Rakyat Demokratik.

"Saya ucapkan terimakasih karena telah di undang dalam acara penutupan pendidikan dasar partai rakyat demokratik yang telah dilaksanakan selama 3 hari" ucap Dang Ike.

Di sesi yang sama, Ketua Komite Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Demokratik Arfan ABP dalam orasi politiknya mengatakan, Partai Rakyat Demokratik yang sudah berusia lebih dari seperempat abad ini, masih terus berjuang menerobos gelombang arus politik Indonesia yang semakin hari menjauh dari cita-cita awal republik berdiri, yakni terciptanya masyarakat adil dan makmur.

“Sejak PRD berdiri, PRD selalu mengkritisi & mengajak rakyat untuk secara bersama-sama melawan tirani dan ketimpangan sosial yang terus menajam hingga kini. hari ini PRD jelas masih punya tujuan politik yang sama yaitu terciptanya masyarakat adil dan makmur.” jelas Arfan.

Selain itu, lanjut dia, rakyat hari ini sedang berhadapan dengan sistim ekonomi yang memakmurkan segelintir orang, kekayaan Republik hari ini hanya di kuasai 1% orang saja, Inilah yang sering disebut Oligarki. Sementara rakyat banyak, kaum 99 persen, dibuat melarat untuk itu , PRD bersama Rakyat tengah fokus membangun sebuah poros politik alternatif yang akan melawan dominasi kekuatan kaum 1% tersebut.

Dia menegaskan, bahwa rakyat harus menciptakan alat politiknya sendiri untuk terwujudnya cita-cita kesejahteraan dan keadilan sosial, sebab sistem politik sekarang dikuasai dan didesain hanya untuk mempertahankan kekayaan oligarki.

Akibatnya, hampir tidak ada kebijakan politik yang memihak rakyat banyak yaitu golongan yang sering kita sebut, kaum 99 persen.

Selain mengenalkan PRD dan cita-cita perjuanganya. A.J. Susmana sebagai mentor (waketum KPP PRD) dalam sambutannya, A.J. Susmana juga memaparkan, bagaimana ampuhnya pancasila apabila di aktualisasikan oleh Negara sebagai kompas untuk mengambil satu kebijakan Ekonomi, politik sebagaimana apa yang cita-citakan para pendiri bangsa.

Ketua panitia Pendidikan Kader PRD Riski Oktara Putra menyampaikan. Pendidikan Kader PRD yang mengangkat tema “Membangun Poros Politik Alternatif” jelas ingin memberikan kesadaran politik kepada calon kader PRD, bahwa membangun partai alternatif hari ini adalah sebuah keharusan bagi Massa Rakyat. Sebab Situasi pilihan politik sekarang yang kian menyempit. 

Realitas politik kita hari ini juga, hanya menghadirkan wajah-wajah yang tak jauh beda dengan priode sebelumnya. Pada akhirnya hasilnya hanya mengulangi dari apa yang terjadi sebelumnya. Tidak ada perbaikan struktur ekonomi, politik dan sosial budaya.

Lanjut dia, "Di harapkan, dengan di laksanakan pendidikan ini akan menciptakan kader-kader PRD yang mampu berjuang dan memimpin massa rakyat, tidak hanya itu para kader juga harus mampu membangun kesadaran politik rakyat serta mengajak mereka bersatu membangun satu kekuatan politik untuk melawan Oligarki" tutupnya. [Sur]

Senin, 18 Oktober 2021

Untuk Familirization Trip 2021, Dinas Parekraf Provinsi Lampung Berkunjung ke Rumah Budaya Lamban Gedung Kuning


Bandar Lampung -
Irjen Pol (Purn) Dr. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., menerima kunjungan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi Lampung di Lamban Gedung Kuning (LGK) jalan Pangeran Suhaimi Sukarame Bandar Lampung, Senin (18/10/2021).

Dalam penyambutan tersebut Dang Ike sapaan akrab Irjen Pol (Purn) Dr. H. Ike Edwin SH. MH. MM., di dampingi oleh ibu-ibu Anggota Bebay Lampung (Baylam) di bawah pimpinan dr. Hj. Aida Sofina beserta kerabat LGK lainnya.

Adapun Kadis Parekraf Provinsi Lampung Dr. Edarwan SE. M.Si, yang diwakili oleh Kabid Pemasaran Melly Ayunda dan beberapa Kasi di lingkungan Dinas Parekraf Provinsi Lampung, diantaranya Indra, Rika Kemala dan Rita. 

Kunjungan Dinas Parekraf Provinsi Lampung ke LGK dalam rangka untuk meminta dukungan dan support dari Lamban Gedung Kuning (LGK) guna mensukseskan acara kegiatan Familiarization Trip 2021 dan Festival Krakatau yang akan diselenggarakan pada tanggal 3-5 November 2021. 

Saat media mewawancarai Kabid Pemasaran Dinas Parekraf Provinsi Lampung, Melly Ayunda mengatakan bahwa dalam rangkaian acara Festival Krakatau nanti, Dinas Parekraf Provinsi Lampung akan mengundang berbagai pihak.

"Dalam rangkaian kegiatan Familiarization Trip 2021 dan Festival Krakatau tahun ini, kita akan memperkenalkan berbagai macam wisata yang ada di Lampung, salah satunya yaitu wisata budaya. Dan kami menganggap LGK adalah tempat yang pas untuk memperkenalkan budaya Lampung kepada tamu undangan nantinya," ucap Melly.

Masih kata Melly, "Dinas Parekraf Provinsi Lampung akan mengundang lebih kurang 30 orang, yang terdiri dari para media nasional, baik media cetak, elektronik dan online, para YouTubers, blogger, dan Influencer dari Jakarta," ujar Melly. 

Dilain pihak, Dang Ike selaku pembina Lamban Gedung Kuning mengatakan, bahwa LGK siap untuk mendukung dan mensukseskan acara Festival Krakatau yang akan diselenggarakan oleh Dinas Parekraf Provinsi Lampung.

"Pada prinsipnya, saya selaku pembina Lamban Gedung Kuning, sangat mendukung dan mensupport acara Festival Krakatau yang akan diselenggarakan oleh Dinas Parekraf Provinsi Lampung, khusus dari segi wisata budayanya," tutur Dang Ike

Demi memeriahkan acara Festival Krakatau tahun ini, Dang Ike juga menjelaskan,

"Kita akan perkenalkan sejarah-sejarah masyarakat Lampung, seni dan budaya Lampung, seperti seni tari, pencak silat, nyambai dan lain sebagainya, termasuk sejarah asal-usul orang Lampung," jelas Dang Ike.

Diakhir Pertemuan tersebut, baik Dang Ike maupun Kabid Pemasaran Dinas Parekraf Provinsi Lampung, Melly Ayunda mengajak masyarakat untuk mensukseskan acara Familiarization Trip 2021 dan Festival Krakatau dengan berwisata di Lampung aja. [Sur]

Kamis, 23 September 2021

Tokoh Adat Lampung Juga Ucapkan Hari Jadi Lampung Barat ke-30


Bandar Lampung -
Tokoh Adat Lampung yang juga pernah menjabat sebagai Kapolda Lampung, Irjen Pol. (Purn) Dr. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., mengucapkan Selamat Hari Jadi yang ke-30 untuk Kabupaten Lampung Barat, Kamis (23/9/2021).

Dang Ike sapaan akrab mantan Kapolda Lampung itu saat dijumpai dikediamannya mengatakan, “Lampung Barat merupakan tanah leluhur dan tanah pusaka bagi masyarakat Paksi Pak Skala Brak dan merupakan wilayah adat Paksi Pak Skala Brak,” kata Dang Ike.

Sebagai putra daerah, mantan Kapolda Lampung itu juga berpesan kepada masyarakat Lampung Barat agar menjadi masyarakat yang bermartabat, berbudaya dan berakhlak. Mengingat Lampung Barat dulunya merupakan pusat kerajaan di Lampung.

"Lampung Barat itu dulunya merupakan pusat kerajaan yang ada di Lampung, sehingga jadilah masyarakat yang bermartabat, berbudaya dan berakhlak", kata Dang Ike.

Untuk itu lanjut Dang Ike, dalam Hari Ulang Tahunnya yang ke-30 ini, ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pemimpin di Kabupaten Lampung Barat yang telah membuat kabupaten dengan julukan negeri diatas awan itu menjadi lebih baik.

"Terimakasih kepada pemimpin-pemimpin yang ada di Lampung Barat, mulai dari Kepala Dusun, Peratin, Camat dan juga Bupati yang telah bekerja keras untuk membangun Lampung Barat menjadi lebih baik," ucap Dang Ike.

Lebih lanjut Dang Ike menceritakan, "Lampung Barat merupakan penghasil kopi terbesar di Lampung dan itu sudah terkenal sampai mancanegara, sehingga pemimpin yang ada disana saat ini harus bisa mencari inovasi dan kreatifitas untuk lebih mengembangkannya demi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Dang Ike juga mendoakan, "Semoga dibawah kepemimpinan Bupati H. Parosil Mabsus, Lampung Barat bisa lima kali lebih maju dari saat ini".

"Saya juga titip salam untuk masyarakat Lampung Barat, salam angkon sangmuakhian" tutupnya. [Sur]