Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Mapolres. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mapolres. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Januari 2024

Curi Sawit Perusahaan, 3 Petani Diamankan Tim Tekab 308 Presisi Polres Lamteng


GK, LAMPUNG TENGAH
- Tiga petani di Lampung Tengah tepergok sedang mendodos sawit perusahaan sampai 8,8 ton banyaknya.

Hal itu diketahui oleh satpam PT Gunung Madu Plantation ( PT GMP) saat patroli lokasi perkebunan di areal kelapa sawit, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, Kamis (11/1/24).

Kini ketiga pelaku inisial TS (40), RS (28), dan IM (35) telah diamankan di Mapolres Lampung Tengah, berikut barang bukti.

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia mewakili Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M menjelaskan, ketiga pelaku nekat memanen sawit perusahaan pada pagi hari sekira pukul 07.00 WIB.

Ketiga pelaku berasal dari Dusun 5, Kampung Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah.

"Dengan membawa peralatan panen, mereka menyengget sawit hingga 294 janjang atau setara muatan 1 truk," kata Kasar saat dikonfirmasi, Sabtu (13/1/24).

Yudhi menjelaskan, kejadian bermula saat Muhtadi (54) selaku Pengawas Sawit Divisi IV PT. GMP mendapat laporan ada aksi pencurian sawit.

Hal itu dikuatkan dengan adanya buat sawit yang tercecer di sepanjang jalan perkebunan.

Kemudian, Muhtadi meminta Jahri dan Asnawi selaku Satpam PT GMP untuk patroli di sekitar lokasi pukul 07.30 WIB.

"Dan benar, Satpam tersebut memergok tiga pelaku sedang mendodos sawit," ujarnya.

"Para satpam mengaku, ketiga pelaku sudah mengumpulkan 294 janjang sawit, atau setara 8,8 ton," imbuhnya.

Mendapat informasi itu, Muhtadi lalu meminta satpam mengamankan sementara pelaku dan barang bukti, sebelum akhirnya dilaporkan ke Polres Lampung Tengah.

Alhasil, ketiga pelaku langsung dijemput Tim Tekab 308 Presisi Polres Lampung Tengah berikut barang bukti berupa 1 unit sepeda motor merk Honda Beat Street warna hitam, 1 buah golok, 1 buah alat dodos, 1 batang bambu dan 13 janjang sawit dengan berat sekitar 400 kg hasil curian para pelaku.

"Atas perbuatannya, para pelaku dijerat kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat), pasal 363 KUHPidana, hukuman penjara maksimal 7 tahun," pungkasnya,[Feby/Rilis]

Rabu, 03 Januari 2024

Kapolres Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 64 Personel Polres Lampung Utara


GK, LAMPUNG UTARA
- Kepala Kepolisian Resor Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin pelaksanaan upacara kenaikan pangkat 64 personel yang dilaksanakan di lapangan mapolres setempat, Selasa (02/01/24).

Hadir dalam kegiatan tersebut Waka Polres Lampung Utara, para Kabag, para Kasat, para Kapolsek, para Kasi, para Perwira, para Brigadir dan ASN serta Bhayangkari Polres Lampung Utara.

Kenaikan pangkat 64 personel tersebut terdiri dari AKP ke Kompol 1 personel, Iptu ke AKP 4 personel, dari Ipda ke Iptu 7 personel, dari Aipda ke Aiptu 22 personel, dari Bripka ke Aipda 7 personel, dari Briptu ke Brigadir 4 personel dan Bripda ke Briptu 5 personel.

Kapolres AKBP Teddy Rachesna, mengucapkan selamat tahun baru 2024 semoga di tahun 2024 ini kita bisa menjadi pribadi-pribadi yang semakin baik, kita bisa menjadi personel polri yang dapat melaksanakan tugas semakin baik dan bisa menjaga institusi Polri ini sehingga kedepan tetap dipercaya oleh masyarakat.

”Kepada personel yang naik pangkat saya ucapkan selamat, jadikan ini sebagai peningkat motivasi bahwa dengan kita diberi kenaikan pangkat baru, tentunya harus menjadi lebih baik semakin termotivasi, sehingga dalam pelaksanaan tugas juga harus semakin lebih baik,” ujar Kapolres.

Disamping itu lanjut Kapolres, bagi personil yang dinaikan pangkat ini harus sadar bahwa semakin tinggi pangkat yang ada di pundak, berarti harus bisa menjaga tanggung jawab, harus bisa memegang tanggung jawab yang lebih besar karena menjadi lebih senior atau dengan kata lain bisa dikatakan bertambah pengalaman yang lebih banyak lagi.

“Dengan pangkat yang baru ini jadi pemicu untuk menjadi lebih baik apalagi kepada para perwira yang naik pangkat,” kata AKBP Teddy,[Feby/Rilis]

Sabtu, 08 Juli 2023

Polres Tulang Bawang Barat Menggelar Lat pra Ops Patuh Karakatau 2023.


GK, Tulang Bawang Barat - Operasi Patuh Krakatau 2023 adalah operasi yang diadakan oleh Polres Tulang Bawang Barat dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia selama 14 hari, mulai dari tanggal 10 hingga 23 Juli 2023. Operasi ini bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas, serta angka fatalitas, dan juga untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Sebelum pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau, Polres Tulang Bawang Barat mengadakan latihan pra-operasi yang berlangsung di Ruangan Aula Mapolres Tulang Bawang Barat pada Sabtu, 8 Juli 2023. Latihan ini dipimpin oleh Waka Polres Tulang Bawang Barat, yaitu Kompol Heru Sulistyananto, S.H, M.H. Dia didampingi oleh Kabag Ops Polres Tulang Bawang Barat, yaitu Kompol Dulhapid, S.Pd, dan Kasat Lantas Polres Tulang Bawang Barat, yaitu Iptu Samsi Rizal, S.E, M.H.

Waka PolresTulang Bawang Barat, yaitu Kompol Heru Sulistyananto, S.H, M.H., Mengatakan latihan pra-operasi ini adalah untuk menyatukan persepsi dan cara bertindak anggota sebelum mereka melaksanakan tugas di lapangan. Dengan melakukan latihan ini, diharapkan anggota dapat menjalankan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditentukan.

Selama latihan pra-operasi Ops Patuh Krakatau para personel menerima petunjuk dan arahan terkait pelaksanaan tugas di lapangan, termasuk dalam kegiatan patroli. Selain itu, para personel juga diminta untuk terlibat dalam Kampanye Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) agar tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan kegiatan.

Operasi Patuh Krakatau 2023 sendiri mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis, dengan dukungan penegakan hukum dalam hal lalu lintas. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, serta mengurangi pelanggaran dan kecelakaan yang terjadi.

Dengan adanya Operasi Patuh Krakatau 2023, diharapkan dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan, yaitu menurunkan angka Pelanggaran, Kecelakaan Lalu Lintas, dan angka Fatalitas, serta meningkatkan Disiplin Masyarakat dalam berlalu lintas.[Feby]

Kamis, 10 Maret 2022

Peletakan Batu Pertama Mapolres Pringsewu, Kapolda Lampung : Berikan Pelayanan Maksimal Ke Masyarakat



GK, Pringsewu -- Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Mako Polres Pringsewu, Kamis (10/3/22) pagi.

Gedung Mako Polres (Mapolres) Pringsewu beserta fasilitas umum yang akan dibangun di Komplek Perkantoran Pemkab Pringsewu ini direncanakan selesai selama 180 hari kalender dengan nilai kontrak sebesar 10 milyar lebih.

Dalam sambutannya, Hendro mengatakan lokasi Mapolres Pringsewu yang berada di depan komplek perkantoran Pemkab Pringsewu ini sangat bagus sehingga memudahkan untuk melakukan koordinasi antar instansi di Kabupaten Pringsewu, disamping juga mudah dijangkau oleh masyarakat.


Dikatakan Hendro, bahwa Mapolres Pringsewu seharusnya dibangun pada tahun lalu bersamaan dengan Mapolres Tubaba, namun tertunda karena adanya refocussing anggaran akibat pandemi Covid-19 sehingga baru bisa dibangun pada tahun 2022 ini.

"Namun semua ada hikmahnya, dimana pembangunan Mapolres Pringsewu ini merupakan hadiah ulang tahun ke-13 Kabupaten Pringsewu sekaligus sebagai persembahan untuk 
bapak Bupati Pringsewu sebelum mengakhiri masa tugas”, katanya.

Hendro juga berharap kedepan Polres Pringsewu akan lebih menata kinerjanya dan lebih bersemangat lagi untuk mengabdi kepada masyarakat, karena sedikit demi sedikit berbagai fasilitas akan dicukupi, guna memberikan kontribusi yang bagus bagi masyarakat Kabupaten Pringsewu. 

“Dengan tantangan tugas kedepan, diharapkan transparansi yang sudah dibangun akan merubah sikap dan perilaku bagaimana memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat”, harapnya.


Sementara itu, Bupati Pringsewu Sujadi mengatakan peletakan batu pertama pembangunan Mapolres Pringsewu ini merupakan peristiwa yang sangat bersejarah.

“Sejak berdirinya Polres Pringsewu yang diresmikan pada tanggal 25 November 2019 lalu dengan Kapolres pertama yakni Bapak AKBP Hamid Andri Soemantri, telah menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan dalam hal pelayanan dan keamanan masyarakat. Dan sekarang dipimpin Kapolres Pringsewu Bapak AKBP Rio Cahyowidi juga menunjukkan perkembangan ke arah yang lebih baik lagi. Salah satunya adalah keberhasilan mewujudkan pembangunan gedung Mako Polres Pringsewu ini”, katanya. [Sur]

Selasa, 26 Oktober 2021

Oknum Polisi Yang Terlibat Perampokan Mobil Mahasiswa, Dipecat Dengan Tidak Hormat


Bandar Lampung - Oknum Polisi yang terlibat dalam perampokan mobil mahasiswa di Bandarlampung resmi di pecat secara tidak hormat (PTDH) usai menjalani sidang Kode Etik Kepolisian di Polresta Bandarlampung, pada Selasa (26/10).

Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, Oknum Polisi yang terlibat dalam kasus tindak pidana Curas berinisial IS.

"Bripka IS bertugas di satuan Polresta Bandarlampung dengan jabatan Brig Subnit II Dalmas Sat Samapta," kata Zahwani Pandra Arsyad saat Konferensi Pers di Mapolresta Bandarlampung, pada Selasa (26/10/2021) sore.

Menurutnya, dalam pemeriksaan, petugas menghadirkan sembilan orang saksi dan terbukti bahwa Bripka IS telah melanggar Kode Etik Kepolisian sebagaimana yang telah diatur. 

"Terbukti bersalah, petugas memutuskan untuk dilakukan pemecatan dengan tidak hormat (PTDH) terhadap Bripka IS," tegasnya. [Sur]