Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Musim Hujan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musim Hujan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 November 2022

Di Guyur Hujan dari Pagi Hingga Malam, Warkuk Ranau Selatan Terendam Banjir Setinggi Dada



GK, Oku Selatan - Banjir yang mengakibatkan kerusakan parah dan menggenangi perkampung akibat hujan deras yang berada dibeberapa titik di Desa Kotabatu Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten Oku Selatan. Minggu dini hari (13/11/2022). 

Dari pantauan awak media dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun terlihat beberapa tempat yang mengalami kerusakan parah, salah satunya jembatan ayun penghubung antara Desa Pagar Dewa dan Desa Kotabatu diterjang derasnya arus Sungai Warkuk hingga terjadi terputus.

Yang ada di lingkungan desa Kotabatu, Pantai Lama dan Patai Baru banjir merendam pemukiman warga sampai setinggi dada orang dewsa, akibatnya beberapa barang warga hanyut terbawa arus banjir. 


Dalam hal ini masyarakat khawatir adanya banjir susulan karena hujan tak kunjung reda dan akan mengalami kerusakan lebih parah yang membahayakan harta benda bahkan nyawa mereka.

Vivi Reni Yurnita merupakan warga yg ada disekitaran sungai mengatakan, banjir bermula saat hujan deras yang tak kunjung reda sampai malam kemudian terdengar suara gemuruh sungai. Ia tidak menyangka jika sungai bisa meluap masuk kearea permukiman.

"Memang awalnya hujan yang sangat deras sampai malam tapi kami tidak menyangka kalau ada banjir sampai setinggi ini," tutur Reni sapaan akrabnya.

"Saya langsung turun kebawah rumah saya lihat sungai sudah di dekat tangga ya memang saat itu belum tinggi tapi lama kelamaan kok makin luas," imbuhnya.


Ia juga berharap kepada Pemerintah terkait untuk segera bertindak menangani permasalahan ini di khawatirkan jika hujan kembali turun banjir akan meluap kembal.

"Saya berharap kepada Pemerintah terkait untuk segera turun tangan mengatasi permasalahan ini karena kami khawatir jika ini terulang kembali akan banyak kerugian yang timbul akibat banjir," tutupnya. (Md)

Jumat, 15 April 2022

PR Pemkot Bandar Lampung Mengatasi Banjir Belum Terselesaikan




GK, Bandar Lampung - Hujan Deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung selama kurang lebih 2 jam, mulai pukul 18,30 hingga 20,30, WIB, membuat sebagian wilayah Kota Bandar Lampung dilanda banjir, Jum'at (15/04/2021).

Seperti yang terjadi di RT.003, Lingkungan 01, Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, air terlihat mencapai lutut orang dewasa, dan masuk ke rumah warga.

Dalam pantauan kontributor media ini, warga berjibaku menguras air yang masuk ke rumah, dan air tersebut terlihat disertai lumpur dan sampah.

Menurut salah satu warga masyarakat Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Syarifuddin, bahwa banjir semacam ini sudah menjadi langganan setiap hujan deras dengan intensitas tinggi dan dalam waktu yang lama.

"Banjir semacam ini sudah menjadi langganan, setiap hujan deras dengan intensitas tinggi dan dalam waktu yang lama, daerah bumi waras ini pasti banjir," ujar Syarifuddin. 

Masih menurut Syarifuddin, "Apalagi jika air laut dalam keadaan pasang, sehingga air hujan tidak bisa mengalir ke laut," kata Syarif.

Ditempat yang sama, salah seorang warga masyarakat kota Bandar Lampung yang tidak ingin nama nya dipublikasikan, 
"Ini adalah salah satu janji Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana saat mencalonkan diri sebagai Walikota, yaitu untuk mengatasi banjir di kota Bandar Lampung," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengharapkan agar Pemkot Bandar Lampung, untuk dapat mencari solusi untuk mengatasi masalah banjir setiap datangnya hujan dengan intensitas tinggi.

"Saya berharap agar Walikota Bandar Lampung dapat mencari solusi untuk mengatasi masalah banjir yang dialami oleh warga disebagian wilayah kota Bandar Lampung, sesuai dengan janji kampanyenya saat akan mencalonkan diri menjadi Walikota," pungkasnya. (Red)

Kamis, 18 November 2021

Ngopi Bareng SMSI Lampung, Polsek TBU Imbau Masyarakat Hadapi Bencana Alam di Musim Penghujan



BANDAR LAMPUNG – Kapolsek Teluk Betung Utara (TBU) Kompol Robi Bowo Wicaksono, SH didamping Kompol Zaini Dahlan, SH.MH, DIT Humas Polda Lampung dan AKBP Abdul Rasyid Kasi Hukum Polres Pesawaran Ngopi Bareng Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung.

Dalam Ngopi Bareng ini membahas tentang penanggulangan bencana alam dalam memasuki musim penghujan.

Kapolsek TBU mengatakan pada musim penghujan tentu akan rawan sekali dengan bencana alam seperti tanah longsor, banjir dan juga Demam Berdarah Dengue (DBD).

Ia mengimbau kepada masyarakat agar mengatur pola hidup sehat dimulai dari hal-hal sepele seperti jangan membuang sampah sembarangan. 

“Biasanya bencana banjir khususnya di Bandar Lampung terjadi karena hal-hal sepele seperti membuang sampah sembarangan, ini dapat menimbulkan saluran air mampet dan mengakibatkan banjir,”jelasnya di Kantor SMSI di Jalan Gatot Subroto, Pahoman, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, Kamis (18/11/2021).

Bukan hanya banjir, dengan membuang sampah sembarangan dapat menjadi sarang bagi nyamuk Aedes Aegypti dan menyebarkan penyakit DBD.

Kemudian, lanjut beliau, dalam musim penghujan saat ini, juga dapat terjadi tanah longsor, karena di Bandar Lampung ada beberapa titik permukiman yang berada diperbukitan.

“Jika hal ini terjadi, masyarakat diharapkan segera menjauh dari lokasi kejadian dan kemudian cepat melaporkan kepada pihak terkait, seperti Badan Penangulanga Bencana Daerah (BPBD), TNI atau Polri,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua SMSI Lampung Donny Irawan didampingi oleh Sekertaris SMSI Lampung H. Senen S.I.Kom mengatakan, terimaksih atas kunjungan Kapolsek Teluk Betung Utara Robi Bowo Wicaksono, SH berserta rekan untuk Ngopi Bareng bersama SMSI dan meyampaikan himbauan kepada masyrakat dalam menghadapi bencana alam di musim penghujan.

“Semoga kedepannya bisa makin bersinergi dan bermitra juga saling support dalam menjalankan tugas untuk menjaga kota Bandar Lampung agar kondusif,” jelasnya. [Sur]