Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label DBD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DBD. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Februari 2025

Cegah DBB, Polda Lampung Fogging Ratusan Rumah di Bandar Lampung


Bandar Lampung
- Sebanyak 118 rumah warga di dua kelurahan Kota Bandar Lampung dilakukan pengasapan atau fogging oleh personel Satbrimob Polda Lampung, Jumat (7/2/2025). 

Kegiatan fogging dilaksanakan di 52 rumah di Kelurahan Sumur Batu dan 66 rumah di Kelurahan Kupang Teba. 

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, kegiatan pelaksanaan fogging oleh personel Satbrimob Polda Lampung sebagai upaya antisipasi penyebaran demam berdarah dengue (DBD) di lingkungan setempat. 

"Kita tau belakangan ini sering terjadi cuaca hujan, ini dilakukan untuk mengurangi populasi nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab utama penyakit DBD," ujar Yuni. 

Lanjut Yuni, kegiatan fogging ini merupakan langkah preventif dilakukan kepolisian untuk ikut menjaga kesehatan dan kenyamanan masyarakat. 

"Pencegahan DBD sangat penting, terutama karena kami memiliki banyak siswa yang tinggal di asrama dan beraktivitas di luar ruangan," imbuhnya. 

"Dengan fogging ini, kami berharap dapat meminimalisir risiko penularan penyakit dan menjaga lingkungan tetap aman," lanjut Yuni. 

Seiring dengan ini, Yuni menambahkan, pihak kepolisian daerah berharap masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Selain fogging, pengawasan terhadap tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk juga dilakukan secara rutin, dengan mengingatkan seluruh siswa dan staf untuk selalu menjaga kebersihan dan menghindari genangan air.

"Dengan dilakukannya fogging ini, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mengurangi potensi penyebaran penyakit di tengah-tengah masyarakat," mantan Kapolres Metro.(*)

Senin, 10 Juni 2024

Iqbal Ardiansyah Merespon Cepat Keluhan Masyarakat Tentang Penyebaran DBD


GK,Bandarlampung
- Warga RT 02 Lingkungan 2, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu apresiasi dan ucapkan terimakasih kepada Iqbal Ardiansyah yang telah merespon cepat keluhan masyarakat tentang kasus penyebaran Demam Berdarah (DBD) dengan menerjunkan langsung Tim Fogging gratis ke masyarakat, Sabtu (08/06/2024).

Diketahui gerakan Fogging Gratis ini adalah bagian dari bentuk kepedulian sosial kemasyarakatan yang dilakukan oleh Iqbal Ardiansyah terhadap warga Bandar Lampung.

Merespon gerakan yang semakin masif dilakukan oleh Bung Iqbal itu, Joko Purwanto selaku Kepala Lingkungan 2 dari warga Kampung Baru, mengucapkan terimakasih kapada Bung Iqbal yang telah memberi bantuan Fogging Gratis.

"Tentu dengan adanya bantuan ini sangat terbantu sekali karena sebagaimana atas laporan warga juga bahwa warga Kampung Baru sudah ada 2 warga yang terpapar DBD," Kata Joko.

Sementara itu, Operator fogging M. Pratama Ramadhan, menyampaikan kegiatan ini real bentuk kepedulian dan bakti sosial dari kepemudaan dalam hal ini KNPI yang di Ketuai oleh Iqbal Ardiansyah.

"Salam hangat dan salam sehat untuk kita semua, dari Bung Iqbal Ardiansyah, Bung Iqbal juga berpesan untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan," pungkasnya.(red)

Selasa, 04 April 2023

Puskesmas Buay Nyerupa Gerak Cepat Cegah Penularan DBD



GK, Lampung Barat - Mendapati pasien yang terjangkit penyakit DBD, Puskesmas Buay Nyerupa bergerak cepat bersama Perangkat Pekon Buay Nyerupa melakukan PE (Penyelidikan Epidemiologi) ke lingkungan warga yang terkena penyakit DBD.

Tercatat dalam minggu terakhir ada 4 pasien yang terkena DBD, 2 diantaranya merupakan ibu dan anak yang tinggal dalam satu rumah dirawat di Puskesmas Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat. Selasa (4/4/2023).

Pergantian musim yang tidak menentu saat ini seringkali menimbulkan ragam penyakit yang diakibat cuaca maupun terkena gigitan nyamuk Aedes Aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Apalagi, jenis nyamuk ini terkategori sangat cepat bertelur dan berkembang-biak di tempat-tempat penampungan air bersih.

Kepala Puskesmas Buay Nyerupa, Metty Sylviani SST, M.K.M., mengutarakan pihaknya pun menerapkan langkah gerak cepat sesaat mendapat laporan adanya kasus DBD, baik dari rumah sakit, laporan keluarga pasien atau dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat.

"Jum'at kmren tim dari puskesmas melakukan PE bersama perangkat pekon Buay Nyerupa ke 3 rumah yg terkena DBD, dan menyisir 100 meter kediaman tempat ke 3 pasien. Dari hasil PE ditemukan ada sekitar 10 rumah yang lingkungannnya ada jentik nyamuk dan semua tempat yg kami kunjungi BAK mandi nya kami pun sudah taburi bubuk Abate," terang Kepala Puskes Buay Nyerupa via WhatsApp.

Masih menurutnya, "Upaya PE ini kami lakukan untuk mengetahui potensi penularan dan penyebaran DBD lebih lanjut serta tindakan penanggulangan yang perlu dilakukan di wilayah sekitar tempat tinggal penderita DBD," ujar Metty.

Kepala Puskesmas Buay Nyerupa juga mengedukasi masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar agar penyakit DBD tidak menyebar.

"Sambil melakukan PE kami mengedukasi masyarakat bergotong-royong membersihkan lingkungan sekitar, menerapkan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) dengan cara menguras Bak Mandi minimal 1 minggu sekali, membersihkan wadah penampungan air, memakai kelambu saat tidur, jangan menumpuk pakaian yang digantung, menggunakan pakaian yang panjang saat keluar rumah, menanam tanaman pengusir nyamuk seperti serai wangi dan bunga lavender, dan mengubur barang bekas yang berpotensi menjadinya genangan air," jelas Metty. (Surya)

Minggu, 09 Januari 2022

31 Orang Terpapar DBD, Desa Way Huwi Adakan Gotong Royong Akbar



LAMPUNG SELATAN - Merebaknya wabah demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus di Desa Way Huwi Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, sehingga membuat Kepala Desa, M. Yani mengambil langkah cepat dengan menggerakkan warganya untuk melakukan gotong royong, pada hari Minggu (09/1/2022).

Menurut keterangan M. Yani, dalam kurun waktu 3 bulan terakhir telah tercatat 31 orang yang terpapar DBD. Mengingat jenis wabah penyakit yang satu ini merupakan penyakit menular, maka kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan harus diingatkan.

"Warga di Desa Way Huwi ini dalam waktu kurang lebih 3 bulan terakhir, banyaknya sekitar 31 orang terjangkit DBD. Menurut saya ini bukanlah angka yang sedikit. Untuk itu kesadaran masyarakat sangatlah diperlukan, agar tidak ada lagi warga yang terkena DBD," ujarnya.

"Maka pada hari ini, kita menggerakkan warga di 42 RT, di Desa Way Huwi untuk melakukan gotong royong membersihkan selokan. Intinya menjaga kebersihan lingkungan, terutama dimulai dari lingkungan rumah masing-masing warga," tambahnya.


M. Yani juga menyampaikan bahwa kegiatan hari ini merupakan gotong royong akbar di Desa Way Huwi dan akan dilakukan secara rutin nantinya. 

"Kedepannya kita akan lakukan kegiatan ini secara rutin sedikitnya sebulan sekali kita akan adakan gotong royong lanjutan," pungkasnya.


Ditempat yang sama, Kepala Dusun 4 (Kadus) Sahroni menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam mengikuti gotong royong.

"Alhamdulillah respon masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan cukup besar, terbukti dengan banyaknya masyarakat yang ikut bergotong royong karena masyarakat juga sadar pentingnya menjaga lingkungan," ucap Sahroni. 

Dilain pihak, Okta Maria selaku Bidan Pelaksana dari Puskesmas Karang Anyar berharap dalam pesan WhatsAppnya, dengan dilakukannya gotong royong tersebut bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan terhadap kesehatan.

"Saya berharap dengan begitu bisa membangkitkan kesadaran masyarakat Way huwi khususnya utk menjaga lingkungan sekitarnya, dimulai dari lingkungan rumah sendiri utk bisa menjaga kebersihan lingkungannya serta Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan melakukan kegiatan 3M (menutup penampungan air, menguras penampungan air dan mengubur barang2 yg bisa menampung air), agar bisa mencegah kejadian DBD," kata Okta.


Lebih lanjut Okta menjelaskan, "Dari pihak puskesmas dan dinas kesehatan sampai saat ini sudah melakukan kegiatan promotif dan preventif yaitu penyuluhan tingkat desa mengenai DBD, kegiatan abatisasi dan jika ditemukan kasus DBD dilakukan kegiatan Penyelidikan Epidemiologi serta Fogging," ucapnya dalam pesan WhatsApp.

Hadir dalam kegiatan gotong royong tersebut, selain Kepala Desa Way Huwi, 10 Kadus, 42 RT serta masyarakat, juga dihadiri oleh Babinsa dari Pos Koramil Jati Agung, Sertu Sopan Adimsi. [Sur]

Kamis, 18 November 2021

Ngopi Bareng SMSI Lampung, Polsek TBU Imbau Masyarakat Hadapi Bencana Alam di Musim Penghujan



BANDAR LAMPUNG – Kapolsek Teluk Betung Utara (TBU) Kompol Robi Bowo Wicaksono, SH didamping Kompol Zaini Dahlan, SH.MH, DIT Humas Polda Lampung dan AKBP Abdul Rasyid Kasi Hukum Polres Pesawaran Ngopi Bareng Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung.

Dalam Ngopi Bareng ini membahas tentang penanggulangan bencana alam dalam memasuki musim penghujan.

Kapolsek TBU mengatakan pada musim penghujan tentu akan rawan sekali dengan bencana alam seperti tanah longsor, banjir dan juga Demam Berdarah Dengue (DBD).

Ia mengimbau kepada masyarakat agar mengatur pola hidup sehat dimulai dari hal-hal sepele seperti jangan membuang sampah sembarangan. 

“Biasanya bencana banjir khususnya di Bandar Lampung terjadi karena hal-hal sepele seperti membuang sampah sembarangan, ini dapat menimbulkan saluran air mampet dan mengakibatkan banjir,”jelasnya di Kantor SMSI di Jalan Gatot Subroto, Pahoman, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, Kamis (18/11/2021).

Bukan hanya banjir, dengan membuang sampah sembarangan dapat menjadi sarang bagi nyamuk Aedes Aegypti dan menyebarkan penyakit DBD.

Kemudian, lanjut beliau, dalam musim penghujan saat ini, juga dapat terjadi tanah longsor, karena di Bandar Lampung ada beberapa titik permukiman yang berada diperbukitan.

“Jika hal ini terjadi, masyarakat diharapkan segera menjauh dari lokasi kejadian dan kemudian cepat melaporkan kepada pihak terkait, seperti Badan Penangulanga Bencana Daerah (BPBD), TNI atau Polri,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua SMSI Lampung Donny Irawan didampingi oleh Sekertaris SMSI Lampung H. Senen S.I.Kom mengatakan, terimaksih atas kunjungan Kapolsek Teluk Betung Utara Robi Bowo Wicaksono, SH berserta rekan untuk Ngopi Bareng bersama SMSI dan meyampaikan himbauan kepada masyrakat dalam menghadapi bencana alam di musim penghujan.

“Semoga kedepannya bisa makin bersinergi dan bermitra juga saling support dalam menjalankan tugas untuk menjaga kota Bandar Lampung agar kondusif,” jelasnya. [Sur]