Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Banjir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banjir. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Februari 2025

Banjir Terjang Dusun Sebalang Dua


Lampung Selatan –
Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Katibung, Lampung Selatan sejak pukul 05:00 WIB hingga 22:00 WIB pada Sabtu malam,menyebabkan sejumlah rumah warga terendam banjir di RT 3 Dusun Sebalang Dua, Desa Tarahan.Sabtu (8/2/2025)

Menurut Djaka, salah seorang warga setempat, banjir yang merendam rumah warga terjadi akibat hujan deras yang berlangsung terus-menerus dalam waktu yang cukup lama. "Jika hujan terus-menerus dengan durasi yang panjang, itu sangat berbahaya bagi kami," ujarnya.

Djaka menjelaskan bahwa terendamnya rumah warga sering terjadi pada musim hujan,Salah satu faktor utama yang menyebabkan banjir adalah macetnya saluran drainase  yang tidak dapat menampung debit air yang sangat besar, terutama yang datang dari wilayah pegunungan sekitar.

Djka berharap agar pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk membuat saluran drainase yang memadai di kawasan tersebut. "Kami sangat berharap ada tindakan cepat dari pemerintah agar tidak ada lagi warga yang terendam banjir. Jika masalah ini tidak ditangani, kami khawatir warga akan terpaksa mengungsi," tambahnya.(Yuli)

Jumat, 05 April 2024

Kepedulian Pj Bupati Drs. Nukman M.M Terhadap Korban Banjir di BNS



GK, Lampung Barat - Pj Bupati Lampung Barat Drs. Nukman M.M turun langsung ke lokasi meninjau puing-puing sisa banjir beberapa waktu lalu di Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Jum'at 05 April 2024. 

Pj Bupati Lampung Barat yang didampingi Dandim 0422 LB Letkol Inf Rinto Wijaya, Asisten III Bidang Prekonomina dan Pembangunan Wasisno Sembiring, Kepala Perangkat Daerah dan Camat mengawali penijaun di jembatan Pekon Tembelang kemudian di lanjutkan di SMPN 2 Kecamatan Bandar Negeri Suoh. 

Diberitakan sebelumnya, musibah banjir di Kecamatan Bandar Negari Suoh terjadi pada hari Rabu 03 April 2024. Tingginya curah hujan beberapa waktu lalu menyebabkan banjir di beberapa Pekon di kecamatan Bandar Negeri Suoh Kabupaten Lampung Barat. 


Saat berbincang dengan warga Pj Bupati Nukman menyampaikan rasa keprihatinan atas musibah banjir yang dialami warga Bandar Negeri Suoh. 

"Semoga bapak ibu senantiasa diberikan kesehatan dan tetap ikhlas menghadapi musibah ini," terangnya. 

"Kami Pemerintah Kabupaten Lampung Barat selalu komitmen memberikan bantuan terbaik untuk bapak ibu," lanjutnya. 


Nukman meminta agar masyarakat terdampak banjir untuk segera membuat laporan melalui Kecamatan terkait kerusakan dan kerugian yang dialami.

"Nanti akan kita lakukan koordinasi kepada pihak-pihak terkait mengenai langkah apa yang harus kita lakukan dalam menanggulangi musibah ini," kata Nukman. 


Nukman juga meminta pihak sekolah untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan supaya proses pembelajaran siswa tidak terhenti. 

Kemudian, Pj Bupati Lampung Barat mengimbau kepada lapisan masyarakat Kecamatan Bandar Negeri Suoh untuk antisipasi kedepannya ditingkatkan.

"Kurangi pemotongan pemotongan pohon liar karena dampaknya bisa longsor dan banjir seperti ini. Mudah mudahan kedepannya tidak ada lagi musibah seperti ini," tutup Nukman. (Red/rls)

Sabtu, 04 November 2023

1 Jam Diguyur Hujan Deras, Longsor Mengancam Rumah Ibadah



GK, Lampung Barat - Hujan yang mengguyur Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat pada Sabtu, 4 November 2023 mengakibatkan ruas jalan Provinsi yang ada di Pemangku Karya Jaya mengalami genangan.

Genangan terjadi diduga karena tidak adanya jalan air pada titik lokasi tersebut, akibatnya pemakai jalan baik pejalan kaki, sepeda motor dan mobil harus ekstra hati-hati sewaktu melintas karena jalan raya tergenang setinggi lutut orang dewasa.

Dititik itu pula debit air yang begitu besar dan melalui drainase depan Masjid Nurul Iman yang mengalir ke Way Palakia (Sungai Palakia) mengakibatkan longsor hingga hampir mengikis badan jalan diujung jembatan palakia.


Nampak di lokasi genangan air, Amrah Bangsawan yang juga merupakan Sekdes Pekon Buay Nyerupa beserta masyarakat melihat langsung saat hujan hampir mereda.

Dalam tanggapannya ia menyampaikan bahwa, untuk potensi terjadinya longsor pada ujung drainase depan Masjid Nurul Iman tersebut sudah diperhitungkan oleh pihak Pemerintah Pekon.

"Kami sebagai pemerintah pekon sudah 3 kali mengirim proposal ke Dinas PUPR dan BPBD Lampung Barat untuk mengantisipasi terjadinya hal seperti ini, namun hingga kini tidak ada realisasinya," ucap Amrah Bangsawan.


Sekdes Buay Nyerupa itu juga mengatakan jika pihak Dinas PURP dan BPBD Lampung Barat pernah turun meninjau lokasi tersebut namun hanya sebatas tinjauan dan tidak ada tindak-lanjutannya.

"Mau berapa kali lagi kami pemerintah pekon mengajukan proposal, sasarannya rumah ibadah kami pak, itu rumah Tuhan. Jadi tolong ditindak lanjuti sebelum hal yang lebih buruk lagi terjadi," ucap Amrah Bangsawan dengan penuh iba mengharap tindakan dari Dinas atau Badan terkait. (Surya)

Minggu, 26 Maret 2023

Polres Lampung Tengah Berikan Bansos dan Pengobatan Gratis kepada Warga Terdampak Banjir


GK, LAMPUNG TENGAH - Ditengah Bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah, jajaran Polres Lampung Tengah Polda Lampung melaksanakan aksi kemanusiaan dengan memberikan bantuan sosial, pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga terdampak banjir di Kp. Bandar Agung  Kec. Terusan Nunyai Kab. Lampung Tengah. Sabtu (25/3/23).

Hal tersebut dijelaskan oleh Kasat Binmas AKP Yuswantoro mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya,S.I.K.,M.Si.

Kasat Binmas mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk upaya Polri untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat dan tentunya sebagai salah satu wujud kepedulian kami kepada masyarakat yang membutuhkan khususnya bagi warga terdampak banjir akibat luapan sungai yang terjadi kemarin.


Lebih lanjut kata AKP Yuswantoro, bantuan sosial berupa 30 karung beras ukuran 10 kg tersebut, kami bagi-bagikan secara langsung dengan didampingi Kapolsek Terusan Nunyai AKP Tarmuji kepada sejumlah warga yang terdampak banjir.

Tidak hanya itu,kami bersama Si Dokkes Polres Lampung Tengah yang dipimpin oleh Kasi Dokkes dr. Denny Selendra  juga turut memberikan pengobatan serta pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga terdampak banjir,”kata AKP Yuswantoro saat dikonfirmasi. Minggu (26/3/23)


“Semoga bantuan yang diberikan ini, dapat sedikit membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah, akibat bencana banjir yang melanda daerahnya,”ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Binmas juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga situasi Kamtibmas yang tetap aman,nyaman dan kondusif diwilayahnya masing-masing,”demikian pungkasnya. [Feby]

Selasa, 14 Maret 2023

Polsek Gunung Agung Bantu Evakuasi Korban Bencana Banjir

GK, Tulang Bawang Barat -- Polsek Gunung Agung, Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung, turun langsung ke lokasi guna membantu evakuasi terhadap warga di Tiyuh Gunung Agung dan Suka Jaya yang terkena musibah bencana banjir di kecamatan Gunung Terang Kabupaten Tulang Bawang Barat.

"Seluruh anggota Polsek kami kerahkan untuk cepat tanggap melakukan evakuasi terhadap korban yang desanya dilanda musibah banjir," ucap Kapolsek Gunung Agung Iptu Irwan Susanto, S.E, M.M, Selasa 14/03/2023.

Ia mengatakan, musibah banjir yang melanda di Tiyuh Gunung Agung itu terjadi pada Selasa (14/3) pagi sekitar puku

l 02.00 Wib dengan ketinggian air setinggi 60 cm.

Bukan itu saja, banjir juga sudah masuk ke dalam rumah-rumah warga bahkan di tiyuh Gunung Agung ketinggian air sudah mencapai satu meter dan sudah merendam rumah warga.

Terus dikatakan untuk warga yang dilakukan rumahnya terendam banjir sebanyak  sebanyak 25 terdiri dari 24 Rumah dan 1 mushola yang berada di tiyuh Gunung Agung.

Kapolsek mengatakan, hasil pendataan sementara dari evakuasi korban banjir tidak ditemukan adanya korban jiwa dan kerugian materil belum bisa dipastikan berapa jumlahnya.

Untuk musibah banjir di Tiyuh Suka Jaya ketinggian air mencapai satu meter dan merendam rumah warga sedangkan korban jiwa sementara nihil dan kerugian materil belum bisa di pastikan. Sementara jumlah kepala keluarga yg terkena banjir masih menunggu konfirmasi dari Ketua RT dan Kepala Tiyuh Suka Jaya.

Guna diketahui evakuasi musibah banjir yang dilakukan Polsek Gunung Agung dipimpin langsung oleh Kapolsek Gunung Agung IPTU Irwan Susanto serta bekerja sama dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) di kecamatan setempat.

Sedangkan untuk penyebab banjir sementara diketahui diakibatkan luapan sungai yanh ada di sekitar lokasi banjir, banjir akan surut setelah 1-3 jam setelah hujan reda.

Para korban bencana banjir yang mulanya di evakuasi untuk mengungsi di Mushala Al-Falah kini mereka semua sudah kembali ke rumahnya masing-masing namun tetap diimbau agar selalu waspada kapanpun bencana itu akan datang secara tiba-tiba. [Feby]

Jumat, 10 Maret 2023

Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim Bantu Korban Banjir Di Kotabumi


GK, Kotabumi - Peduli korban banjir di Kabupaten Lampung Utara, Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Lampung Utara bersama Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim, turun langsung menyalurkan bantuan ke warga yang terdampak bencana banjir, Jum'at (10/3/2023).

Ahmad Mufti Salim menjelaskan, sebagai partai yang mempunyai tagline melayani rakyat, maka dengan adanya bencana ini PKS gerak cepat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Di lokasi tesebut, Mufti membantu memberikan air minum dan makanan siap santap.

 "Tentu yang kami berikan tak sebanding dengan apa yang dirasakan warga yang terkena dampak banjir. Terlebih air sudah menggenangi rumah hingga separuh badan rumah. Tapi, kami berharap dengan bantuan  ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena banjir," tutur Mufti.

Namun demikian, lanjut Bacaleg DPR RI Dapil Lampung 2 ini, bahwa hal tersebut merupakan bagian dari solidaritas keluarga besar PKS. 

"Tetap sabar ya Pak, Bu. Mudah-mudahan air yang menggenang segera surut, sambil kita cari akar problem utama dari banjir kali ini. Kami berharap banjir ini segera surut, agar masyarakat bisa beraktivitas normal kembali," kata Mufti Salim. 

Sementara itu, Sekretaris DPD PKS Lampung Utara, Rahmatullah, mengungkapkan, bahwa pihaknya akan melakukan langkah preventif untuk pencegahan bencana kedepan.

“Salah satunya melalui wakil kami di DPRD Lampung Utara. Kita akan meminta untuk mengkomunikasikan dengan orang nomor satu di Lampung Utara, sehingga ke depan harapannya Lampung Utara terhindar dari banjir seperti ini lagi,” ujarnya. 

Sawiyo dan Nasrullah, perwakilan warga RT 4 dan RT 11, Kota Alam, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, menyampaikan terimakasih atas kepedulian dan solidaritas keluarga besar PKS (Partai Keadilan Sejahtera). 

"Terimakasih Pak Mufti, Pak Rahmat atas kepedulian PKS, Insya Allah berarti bagi kami dan keluarga, " kata Sawiyo. [Feby]

Rabu, 22 Februari 2023

Hujan Lebat Sebabkan dua Ruas Jalan di Pringsewu Tergenang


GK, Pringsewu - sejumlah ruas jalan di Pringsewu Lampung terpantau tergenang air pasca hujan deras melanda disebagian besar Kabupaten Pringsewu pada Rabu (22/2/2023) siang.

Berdasarkan pantauan awak media, genangan air akibat hujan lebat ditemukan di  ruas jalan Lintas Barat Sumatera tepatnya di sekitar SPBU Tambaksari dengan ketinggian antara 20-30 centimeter.

Kemudian genangan kedua terjadi di ruas jalan Ahmad Yani Pekon Wates dengan ketinggian air juga mencapai 30 centimeter.

Kasat lantas AKP Khoirul Bahri mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi mengatakan, akibat genangan di dua lokasi tersebut arus lalu lintas dari kedua arah tersendat lantaran para pengemudi berupaya mengurangi kecepatan kendaraan.

Ia juga menjelaskan bahwa personel Polisi dari Satuan lalu lintas Polres Pringsewu dan Polsek Gadingrejo sudah diterjunkan di untuk membantu kelancaran arus lalu lintas dikedua lokasi tersebut.

Disampikan kasat bahwa dua lokasi tersebut memang sudah menjadi langganan banjir saat terjadi hujan deras. Genangan itu sendiri diakibatkan saluran irigasi yang berada di tepi badan jalan tidak mampu menampung debit air hujan.

"Sehingga air meluber dan menggenangi badan jalan dan juga pemukiman warga sekitar," ucapnya.

Diungkapkan kasat, hingga pukul 17.00 Wib genangan air diduga lokasi sudah berangsur surut dan arus lalu lintas juga sudah normal kembali. 

"Namun demikian kami tetap mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mematuhi aturan berlalu lintas agar tercipta keamanan, keselamatan dan ketertiban lalu lintas," tandasnya. [Feby]

Jumat, 18 November 2022

Jalan Amblas Pasca Banjir di Sukau, Makan Korban



GK, Lampung Barat - Akibat erosi pasca banjir di jalan penghubung antara Pekon Buay Nyerupa dan Pekon Bumi Jaya Kecamatan Sukau, hingga jalan yang bisa digunakan hanya separuhnya karena jalanan amblas tergerus air. Kondisi ini mengakibatkan salah satu warga terjatuh beserta sepeda motor yang dipakainya ke sungai.

Tidak adanya rambu-rambu peringatan pada titik jalan yang erosi pasca banjir serta minimnya penerangan jalan, mengakibatkan Aceng bin Mahmus warga Pemangku 1 Dusun Sulung Pekon Tapak Siring, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat, terperosok ke sungai pada Jumat Malam sekiranya pukul 20.30 WIB.

BACA JUGA:

“Pasca banjir yang terjadi pada hari Minggu, tanggal 13 November 2022 kemarin, jalanan ini hancur tergerus oleh sungai, dan karena tidak diberi rambu-rambu sebagai tanda bahwa jalanan ini amblas pada malam ini memakan korban pengendara sepeda motor,” terang warga sekitar, Anto, Jumat (18/11/2022).


Korban yang mengendarai sepeda motor Merk Honda Supra X 125 mengalami luka benturan, kini dilarikan ke Puskesmas Buay Nyerupa Kecamatan Sukau oleh warga.

"Korban sudah kami bawa ke Pukesmas Buay Nyerupa guna mendapat pertolongan, ia mengalami luka di bagian muka, lengan dan kaki," ujar Anto.

BACA JUGA:

Anto juga menambahkan harapannya kepada pihak terkait untuk dapat mengantisipasi kemungkinan yang akan mengancam keselamatan warga dan pengguna jalan.

"Seharusnya hal ini tidak terjadi mengingat tempo hari pemerintah sudah turun langsung meninjau ke lokasi, mengapa tidak diberi rambu peringatan? Ini kan membahayakan pengguna jalan," tandasnya. (Ars/Yie)

Kamis, 17 November 2022

Satbrimob Polda Banten Bersihkan Puing Jembatan yang Rusak Akibat Banjir


GK, Serang - Satuan Brimob Polda Banten beserta anggota TNI dan para warga bergotong-royong membersihkan puing jembatan yang rusak akibat banjir di Jembatan Singandaru dekat Man 1 Kota Serang yang dipimpin Wadanyon A Pelopor AKP Sisworo pada Kamis (17/11).

Wadanyon A Pelopor AKP Sisworo mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut terkait laporan para warga, yang kita tahu akhir akhir sering di guyur hujan termasuk daerah Serang banten
"Kegiatan gotong-royong hari ini merupakan semangat kebersamaan kami untuk membangun kembali sarana dan prasarana yang rusak pasca bencana banjir di wilayah Singandaru dekat  Man 1 Serang dengan harapan meningkatkan kelancaran ekonomi masyarakat," jelas Sisworo.

Sisworo menambahkan TNI-Polri pada saat banjir maupun pasca banjir merupakan bukti nyata kehadiran Negara di tengah masyarakat, "Kewajiban TNI-Polri pada saat musibah merupakan bukti nyata kehadiran Negara di tengah masyarakat terutama yang sedang dilanda musibah," tutup Sisworo. [Icha]

Minggu, 13 November 2022

Di Guyur Hujan dari Pagi Hingga Malam, Warkuk Ranau Selatan Terendam Banjir Setinggi Dada



GK, Oku Selatan - Banjir yang mengakibatkan kerusakan parah dan menggenangi perkampung akibat hujan deras yang berada dibeberapa titik di Desa Kotabatu Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten Oku Selatan. Minggu dini hari (13/11/2022). 

Dari pantauan awak media dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun terlihat beberapa tempat yang mengalami kerusakan parah, salah satunya jembatan ayun penghubung antara Desa Pagar Dewa dan Desa Kotabatu diterjang derasnya arus Sungai Warkuk hingga terjadi terputus.

Yang ada di lingkungan desa Kotabatu, Pantai Lama dan Patai Baru banjir merendam pemukiman warga sampai setinggi dada orang dewsa, akibatnya beberapa barang warga hanyut terbawa arus banjir. 


Dalam hal ini masyarakat khawatir adanya banjir susulan karena hujan tak kunjung reda dan akan mengalami kerusakan lebih parah yang membahayakan harta benda bahkan nyawa mereka.

Vivi Reni Yurnita merupakan warga yg ada disekitaran sungai mengatakan, banjir bermula saat hujan deras yang tak kunjung reda sampai malam kemudian terdengar suara gemuruh sungai. Ia tidak menyangka jika sungai bisa meluap masuk kearea permukiman.

"Memang awalnya hujan yang sangat deras sampai malam tapi kami tidak menyangka kalau ada banjir sampai setinggi ini," tutur Reni sapaan akrabnya.

"Saya langsung turun kebawah rumah saya lihat sungai sudah di dekat tangga ya memang saat itu belum tinggi tapi lama kelamaan kok makin luas," imbuhnya.


Ia juga berharap kepada Pemerintah terkait untuk segera bertindak menangani permasalahan ini di khawatirkan jika hujan kembali turun banjir akan meluap kembal.

"Saya berharap kepada Pemerintah terkait untuk segera turun tangan mengatasi permasalahan ini karena kami khawatir jika ini terulang kembali akan banyak kerugian yang timbul akibat banjir," tutupnya. (Md)

Sukau Banjir, Masyarakat Meminta Pemerintah Segera Turun Tangan Antisipasi Banjir Susulan



GK, Lampung Barat - Banjir yang mengakibatkan kerusakan parah dan hampir masuk ke daerah perkampung akibat hujan deras yang berada di beberapa titik yang ada di Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat pada Sabtu Malam (12/11/2022). 

Dari pantauan wartawan Garis Komando di lokasi, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun terlihat beberapa tempat yang mengalami kerusakan salah satunya jembatan penghubung antara pekon Pagar Dewa dan Pekon Sukamulya diterjang derasnya arus Sungai Warkuk hingga terputus. 

Dilokasi berbeda banjir juga merendam pemukiman warga setinggi 50 cm, tepatnya dilingkungan dusun Pekon Lom, Pekon Buay Nyerupa Kecamatan Sukau sehingga menyebabkan terganggunya akses jalan dari Pekon Buay Nyerupa menuju Pekon Tapak Siring.


Dalam hal ini masyarakat khawatir adanya banjir susulan karena hujan tak kunjung reda dan akan mengalami kerusakan yang lebih parah dan mengancam membahayakan harta benda bahkan nyawa mereka.

Reza selaku masyarakat yang ada di sekitaran sungai mengatakan banjir bermula saat hujan deras yang tak kunjung reda sampai malam kemudian terdengar suara gemuruh sungai.

Menurut Reza jika hujan berkepanjangan seperti saat ini, daeras ini kerap di landa banjir karena terjadinya penyempitan gorong-gorong.

"Awalnya hujan yang sangat deras sampai malam hari dan debit air dari hulu sungai yang begitu besar sehingga gorong-gorong yang sempit tidak mampu menampung air. Hal itu lah yang menyebabkan daerah sini menjadi langganan banjir," jelasnya.

Masih menurut Reza, "Semalam saya langsung turun kebawah rumah, saya lihat sungai sudah didekat tangga ya memang saat itu belum tinggi tapi lama kelamaan kok makin luas," ujarnya.

Ia juga berharap kepada Pemerintah terkait untuk segera bertindak menangani permasalahan ini karena dikhawatirkan jika hujan kembali turun banjir akan meluap kembali.

"Saya berharap kepada pemerintah untuk segera turun tangan mengatasi permasalahan ini karena kami khawatir jika ini terulang kembali akan banyak kerugian yang timbul akibat banjir," ujarnya. (Ryn)

Senin, 10 Oktober 2022

Bantu Korban Banjir di Bayah, Polres Lebak Pasang Tenda Posko Penanggulangan Bencana


GK, Lebak - Pasca bencana banjir Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak pada Minggu (09/10), pada hari ini Senin (10/10) Polres Lebak telah memasang tenda posko penanggulangan bencana. 

Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan mengatakan personel yang diturunkan dari Satsamapta Polres Lebak. "Hari ini personel dari Satsamapta Polres Lebak telah mendirikan tenda posko penanggulangan bencana di Kampung Babakan, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah," kata Wiwin.

Pemasangan tenda posko penanggulangan bencana merupakan tindak lanjut dari Polres Lebak untuk membantu korban bencana banjir. "Adapun kami juga menugaskan personel Polres Lebak untuk membantu membersihkan rumah masyarakat yang terkena bencana, mendirikan posko bantuan dan pelayanan kesehatan," tambah Wiwin.

Terakhir Wiwin mengatakan semoga dengan kehadiran Polri ditengah masyarakat dapat membantu masyarakat yang terdampak bencana dan semoga tidak terjadi bencana alam susulan. "Kami menghimbau masyarakat untuk tidak panik dan berhati-hati, mudah-mudahan tidak terjadi bencana susulan. Dari pantauan juga terlihay situasi saat ini aman dan kondusif," tutupnya. [rls/icha]

Minggu, 09 Oktober 2022

Polres Lebak Evakuasi Warga Terdampak Banjir


GK, Lebak - Telah terjadi bencana banjir di Desa Suwakan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak pada Minggu (09/10) sekitar pukul 16.30 Wib.

Kapolres Lebak AKBP Wiwin melalui Kapolsek Bayah AKP Sudibyo membenarkan kejadian tersebut, "Betul telah terjadi bencana banjir pada Minggu (09/10) sekitar pukul 16.30 Wib di  Desa Suwakan, Kecamatan Bayah," kata Sudibyo.

Sudibyo menjelaskan kronologis kejadian banjir, "Pada Minggu sekitar intensitas hujan di wilayah Bayah sangat tinggi tepatnya sekitar pukul 14.00 Wib sampai dengan 17.00 Wib dan mengakibatkan Sungai Cimandur banjir dan merendam rumah warga," ucap Sudibyo.

Sudibyo menambahkan jumlah rumah yang terendam banjir sebanyak 30 rumah warga, "Sekitar pukul 16.30 Wib banjir akibat luapan air Sungai Cimandur yang mengakibatkan kurang lebih 30 rumah warga yang terendam banjir di Kampung Suwakan yaitu RT01/01 dan RW03/01 Desa Suwakan, Kecamatan Bayah," ujar Sudibyo.

Sudibyo menjelaskan Ada 30 rumah yang terendam banjir di RT01/01 dan RW03/01 Desa Suwakan, "Ada 30 rumah yang terendam banjir di RT01/01 dan RW03/01 Desa Suwakan, antara lain milik Budi, Adlani, Sotro, Ateng, Yoni, Enun, Acong, Andri, Enih, Ohib, Hj. adul, Empah, Sangsang, Pulung, Abah acung, Khaerudin, Teti, Rusni, Romsih, Parman, Pepen, Iboh, Yayat, Cucum, Hj. mami, Abu, Endut, Bagja, Rohman, Ust hapudin," tambah Sudibyo.

Sudibyo mengatakan dalam musibah ini menyebabkan beberapa kerugian materi, "Dalam musibah banjir ini warga mengalami kerugian materi yang berupa terendamnya barang-barang yang ada di dalam rumah, serta data sementara bencana banjir tersebut tidak menimbulkan korban jiwa," tambah Sudibyo.

Terakhir Sudibyo menjelaskan dalam musibah tersebut pihaknya melakukan beberapa langkah-langkah kepolisian, "Dalam musibah tersebut pihaknya melakukan beberapa langkah kepolisian diantaranya mendata korban banjir, menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap bencana banjir, serta membuat laporan," tutup Sudibyo. [rls/icha]

Rabu, 18 Mei 2022

Sekda Tanggamus Tinjau Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir Rob



GK, Kota Agung -- Sekda Kabupaten Tanggamus Drs. Hamid Heriansyah Lubis, M.Si Tinjau Pendirian Posko Tanggap Darurat Bencana dan Pemberian Bantuan masyarakat terdampak banjir Rob di Rt 16 Kapuran, Kelurahan Pasar Madang, Kec.Kota Agung, Kab Tanggamus Selasa malam (17/05), Pukul 21.30 WIB.

Turut mendampingi Sekda, Kabid Rehap Pekon Edi Nugroho, Kabid Kesiapsiagaan Rusdi, Camat Kota Agung Erlan, Lurah Pasar Madang Dede Candra, Personil BPBD, Personil TAGANA, Personil RAPI lokal II Tanggamus.

Saat di Wawancarai Sekda menyampaikan, Ada beberapa Rumah warga kita yang terdampak banjir Rob ini, Sementara ada 9 kepala keluarga beserta anggota keluarganya yang terdampak yang sudah terdata Dalam waktu terdekat hal yang kita lakukan pertama adalah terkait dengan darurat kebencanaan yang penting masyarakat yang terdampak ini diberikan bantuan pangan dulu kebutuhan hidupnya setelah itu langkah kita dalam mendirikan posko malam ini sudah didirikan dan bantuan sudah diserahkan malam ini diterima oleh warga perwakilan.

Selanjutnya kita akan pikirkan pasca bencana sampai nanti sudah di assesmen oleh teman-teman BPPD Kabupaten Tanggamus pembangunan pagar pertahanan dari ombak, kurang lebih 600 Meter tolong ini menjadi pengawasan kita bersama agar pelaksanaan ini cepat terlaksana, ini juga mengantisipasi dari ombak ataupun banjir rob yang selama ini setahun sekali ujarnya.

Kemudian langkah berikutnya adalah kita akan melakukan kajian - kajian antisipatif kedepannya apa yang terbaik untuk warga karena khusus di posisi RT 16 ini langsung berhadapan dengan samudra Hindia kalau yang ke sebelah TPI ke sana masih tertutup Teluk artinya untuk ombak ini yang mengarah ke khususnya di RT 16 ini kita akan melakukan kajian. Intinya adalah masyarakat jangan panik, Karena. pemerintah akan melakukan hal yang maksimal di dalam mengayomi warganya khusus yang terdampak, besok sudah berdiri Posko yang akan kita resmikan dan kita akan menerima bantuan dari pihak-pihak yang berkenan untuk melakukan kegiatan kemanusiaan tambah Sekda.

Untuk bantuan kedaruratan selama tiga hari ke depan akan ada mobil air bersih dari PT rutin tiga kali Pagi siang dan sore, silahkan bagi masyarakat yang terdampak umumnya yang masih menggunakan sumur - sumur yang berada di samping kiri rumahnya yang kemasukan air laut memanfaatkan bantuan air bersih yang tiga kali sehari tolong disosialisasikan ke masyarakatnya tutup Sekda. (Ar)

Jumat, 15 April 2022

PR Pemkot Bandar Lampung Mengatasi Banjir Belum Terselesaikan




GK, Bandar Lampung - Hujan Deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung selama kurang lebih 2 jam, mulai pukul 18,30 hingga 20,30, WIB, membuat sebagian wilayah Kota Bandar Lampung dilanda banjir, Jum'at (15/04/2021).

Seperti yang terjadi di RT.003, Lingkungan 01, Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, air terlihat mencapai lutut orang dewasa, dan masuk ke rumah warga.

Dalam pantauan kontributor media ini, warga berjibaku menguras air yang masuk ke rumah, dan air tersebut terlihat disertai lumpur dan sampah.

Menurut salah satu warga masyarakat Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Syarifuddin, bahwa banjir semacam ini sudah menjadi langganan setiap hujan deras dengan intensitas tinggi dan dalam waktu yang lama.

"Banjir semacam ini sudah menjadi langganan, setiap hujan deras dengan intensitas tinggi dan dalam waktu yang lama, daerah bumi waras ini pasti banjir," ujar Syarifuddin. 

Masih menurut Syarifuddin, "Apalagi jika air laut dalam keadaan pasang, sehingga air hujan tidak bisa mengalir ke laut," kata Syarif.

Ditempat yang sama, salah seorang warga masyarakat kota Bandar Lampung yang tidak ingin nama nya dipublikasikan, 
"Ini adalah salah satu janji Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana saat mencalonkan diri sebagai Walikota, yaitu untuk mengatasi banjir di kota Bandar Lampung," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengharapkan agar Pemkot Bandar Lampung, untuk dapat mencari solusi untuk mengatasi masalah banjir setiap datangnya hujan dengan intensitas tinggi.

"Saya berharap agar Walikota Bandar Lampung dapat mencari solusi untuk mengatasi masalah banjir yang dialami oleh warga disebagian wilayah kota Bandar Lampung, sesuai dengan janji kampanyenya saat akan mencalonkan diri menjadi Walikota," pungkasnya. (Red)

Selasa, 15 Maret 2022

Babinsa Koramil 410-04/TKT Tinjau Langsung Wilayah Binaan Yang Terdampak Banjir



GK, Bandar Lampung — Serka Slamet anggota Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur Kodim 0410/KBL bersama dengan aparatur setempat tinjau langsung lokasi yang terdampak banjir yang bertempat di Jalan Ridwan Rais Gang Jagal Kelurahan Kalibalau Kencana Kecamatan Kedamaian Kota Bandar Lampung. Selasa (15/03/2022)

Serka Slamet mengatakan, banjir yang terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi sehingga merendam beberapa wilayah khusunya yang berada di wilayah binaan Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur.

"Tidak hanya meninjau namun kami juga membantu masyarakat yang rumahnya terdampak oleh banjir seperti mengangkat dan memindahkan barang - barang ketempat yang aman sehingga tidak terkena air," ucapnya.

 "Kami juga memberikan imbauan kepada semua warga untuk tetap selalu waspada terhadap cuaca saat ini karena cuaca selalu berubah-ubah," tuturnya.

"Kami bersama aparatur setempat akan selalu memantau dan juga membantu masyarakat yang terkena dampak banjir saat ini, sehingga air cepat surut dan semua warga bisa kembali kerumah masing-masing," tutupnya.

Jumat, 04 Februari 2022

Pasca Luapan Banjir, Kini Jalinbar Sumatera Batu Kramat Lancar 


GK, Tanggamus - Setelah dilakukan pembersihan material yang menutup gorong-gorong, akhirnya jalan Lintas Barat Sumatra tepatnya di Jalan Batu Kramat Kecamatan Kota Agung Timur yang di landa luapan banjir kembali normal.

Pembersihan itu sendiri dilakukan oleh personel gabungan Polres Tanggamus, TNI Kodim 0424/TGM, Dishub dan Dinas PUPR Tanggamus.

Dalam kesempatan itu juga, Wakapolres Tanggamus Kompol Muhammad Ali Muhaidori juga melakukan pemeriksaan asal sisa kayu olahan/sebetan penyebab tertutupnya gorong-gorong.

Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Jonnifer Yolandra, S.I.K mengungkapkan setelah tim gabungan bekerja membersihkan material yang menutup gorong-gorong akhirnya air dapat surut.

"Guna mengatasi banjir tersebut, kami bersama Dishub, TNI Kodim, dan PUPR dan warga segera membersihkan gorong gorong yang tersumbat dengan menerjunkan alat berat," kata AKP Jonnifer Yolandra, Jumat (4/2/22) sore.

Kasat menjelaskan, banjir terjadi pada pukul 14.00 WIB setelah hujan deras sejak pukul 13.00 WIB yang mengakibatkan jalan lintas barat Sumatera tergenang air yang mengalir dari bukit pegunungan.

Luapan banjir itu juga disertai matrial kayu dan sampah dedaunan sehingga beberapa pot bunga yang berada di toko bunga batu Kramat ikut terbawa air ketengah jalan.

Jalan sempat membahayakan pengguna jalan yang melintas akibat luapan air di sertai sampah potongan kayu dan beberapa pot tanaman bunga yang ikut terseret air ketengah jalan.

"Banjir terjadi karena di wilayah batu kramat kota agung curah hujan yang lebat, sehingga air meluap akibat saluran pembuangan air dan  gorong gorong tersumbat kayu dan sampah dedaunan menyebabkan air meluap ke jalan," jelasnya.

Kasatlantas menambahkan, setelah air surut seiring hujan yang berhenti, jalan yang sempat terdampak luapan akhirnya lalu lintas kembali normal. 

"Pada pukul 15.00 WIB, arus lalu lintas kembali normal namun kami mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati," tutupnya.

Untuk diketahui, luapan banjir menerjang penggal jalan raya Pekon Batu Kramat, Kota Agung Timur tidak jauh dari Pos Polisi setempat, Jumat (4/2/22) siang.

Video luapan tersebut beredar luas di jejaring sosial maupun WhatsApp sebab jalan tersebut biasanya tidak pernah terluap. 

Amatan pada video beredar, air cukup deras membawa material potongan-potongan kayu ke jalan sehingga arus lalu lintas sedikit tersendat. 

Pada amatan video lainnya, luapan tersebut juga menyapu tanaman hias dan tanaman bunga yang biasa di jual di salah satu warung milik Yudi di area tersebut. [Red]

Sabtu, 25 Desember 2021

Way Pertiwi Meluap, Cukuh Balak Tergenang


TANGGAMUS - Akibat Curah hujan yang tinggi, Desa Sukapadang, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus di terjang banjir bandang, Sabtu (25/12/2021) Sore.

Menurut Informasi yang diterima dari salah satu warga masyarakat Cukuh Balak Inisial MW, ketinggian air mencapai 1 meter lebih bahkan semakin bertambah tinggi.

Adapun banjir yang melanda Desa Suka Padang tersebut akibat luapan air Way Pertiwi karena tidak adanya tanggul penahan air.

"Banjir ini akibat luapan air Way Pertiwi karena tidak adanya tanggul penahan air, sedangkan tanggul yang dibuat oleh Pemda Tanggamus Asal-asalan, tidak memakai Bronjong,sehingga jebol dan tidak kuat menahan terjangan air akibat curah hujan yang tinggi," jelas MW melalui pesan singkat WhatsAppnya.

Masih menurut warga tersebut, akibat banjir tersebut salah satu rumah penduduk roboh diterjang banjir, dan lahan pertanian milik warga rusak.

"Ada salah satu rumah warga yang roboh diterjang banjir, serta tanaman pertanian warga seperti kebun Cabai, jagung dan jahe juga hancur," imbuhnya.

Warga masyarakat Desa Suka Padang, Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus, sangat berharap Bupati Tanggamus beserta instansi terkait untuk dapat terjun langsung meninjau musibah banjir tersebut.

"Melalui Media ini Warga Pekon Sukapadang Meminta Bupati Tanggamus untuk Turun Lansung Meninjau Lokasi," ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak instansi pemerintah yang bisa di mintai keterangan, baik BPBD Kabupaten Tanggamus, Bupati, Pihak Kepolisian maupun yang lainnya. [Sur/khr]

Sabtu, 11 Desember 2021

Babinsa Koramil 410-04/TKT Bantu Evakuasi Korban Hanyut di Sungai Way Balau



BANDAR LAMPUNG — Upaya pencarian Dzikril Mukminin yang merupakan korban hanyut menuai hasil. Korban di temukan dalam keadaan meninggal dunia (MD) di aliran sungai Way Balau RT 15 LK-2 Kelurahan Bumi Kedamaian Kedamaian Bandar Lampung, pada Sabtu pagi (11/12).

Di ketahui sebelumnya, Dzikril Mukminin (8) warga jalan Kulit Gg Damai, Langkapura Bandar Lampung. Ia terseret arus siring/parit di sekitar rumahnya saat mandi hujan bersama rekannya pada Jum'at 10 Desember 2021 sekitar pukul 16.00 WIB.

Babinsa Koramil 410-04/TKT Kodim 0410/KBL Peltu Usep Sopwan mengatakan pihaknya mendapat laporan dari warga wilayah binaan bahwa ada temuan mayat yang tersangkut di sungai Way Balau.

"Pada sekitar pukul 06.40 WIB, saya mendapat laporan dari warga bahwa ada temuan mayat di sungai Way Balau," kata Babinsa Usep.


Lanjutnya, Babinsa langsung menuju ke sungai Way Balau guna melakukan evakuasi terhadap korban dan berkoordinasi dengan Babinsa di wilayah Kecamatan Langkapura guna memastikan apakah mayat tersebut merupakan korban hanyut yang di cari oleh para petugas.

"Setelah mengetahui, bahwa mayat tersebut adalah Dzikril Mukminin kemudian kita langsung menghubungi Basarnas dan selanjutnya melakukan evakuasi korban menuju Puskesmas Kedaton," jelasnya.

Danramil 410-04/TKT Mayor Inf Sutoto mengapresiasi upaya lapor cepat oleh perangkat kelurahan, RT dan masyarakat sehingga aparat Babinsa di wilayah dapat mengambil tindakan yang cepat dan tepat.

Lebih lanjut, Danramil mengimbau kepada seluruh masyarakat Bandar Lampung khsusnya bisa mengambil hikmah dari musibah ini.

"Dengan cuaca extrime akhir-akhir ini hendaknya warga masyarakat lebih berhati-hati, Jaga kebersihan lingkungan kemudian saling peduli dengan sesama tetangga dan jaga anak-anak kita. Sehingga di harapkan hal ini tidak terjadi lagi untuk kedepannya," pungkasnya.

Kamis, 18 November 2021

Ngopi Bareng SMSI Lampung, Polsek TBU Imbau Masyarakat Hadapi Bencana Alam di Musim Penghujan



BANDAR LAMPUNG – Kapolsek Teluk Betung Utara (TBU) Kompol Robi Bowo Wicaksono, SH didamping Kompol Zaini Dahlan, SH.MH, DIT Humas Polda Lampung dan AKBP Abdul Rasyid Kasi Hukum Polres Pesawaran Ngopi Bareng Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung.

Dalam Ngopi Bareng ini membahas tentang penanggulangan bencana alam dalam memasuki musim penghujan.

Kapolsek TBU mengatakan pada musim penghujan tentu akan rawan sekali dengan bencana alam seperti tanah longsor, banjir dan juga Demam Berdarah Dengue (DBD).

Ia mengimbau kepada masyarakat agar mengatur pola hidup sehat dimulai dari hal-hal sepele seperti jangan membuang sampah sembarangan. 

“Biasanya bencana banjir khususnya di Bandar Lampung terjadi karena hal-hal sepele seperti membuang sampah sembarangan, ini dapat menimbulkan saluran air mampet dan mengakibatkan banjir,”jelasnya di Kantor SMSI di Jalan Gatot Subroto, Pahoman, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, Kamis (18/11/2021).

Bukan hanya banjir, dengan membuang sampah sembarangan dapat menjadi sarang bagi nyamuk Aedes Aegypti dan menyebarkan penyakit DBD.

Kemudian, lanjut beliau, dalam musim penghujan saat ini, juga dapat terjadi tanah longsor, karena di Bandar Lampung ada beberapa titik permukiman yang berada diperbukitan.

“Jika hal ini terjadi, masyarakat diharapkan segera menjauh dari lokasi kejadian dan kemudian cepat melaporkan kepada pihak terkait, seperti Badan Penangulanga Bencana Daerah (BPBD), TNI atau Polri,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua SMSI Lampung Donny Irawan didampingi oleh Sekertaris SMSI Lampung H. Senen S.I.Kom mengatakan, terimaksih atas kunjungan Kapolsek Teluk Betung Utara Robi Bowo Wicaksono, SH berserta rekan untuk Ngopi Bareng bersama SMSI dan meyampaikan himbauan kepada masyrakat dalam menghadapi bencana alam di musim penghujan.

“Semoga kedepannya bisa makin bersinergi dan bermitra juga saling support dalam menjalankan tugas untuk menjaga kota Bandar Lampung agar kondusif,” jelasnya. [Sur]