Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Pagar Dewa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pagar Dewa. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Agustus 2024

Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 di Kecamatan Sukau Berlangsung Khidmat


Detik-detik Pengibaran Bendera Merah Putih pada HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Lapangan Kecamatan Sukau (Foto: Surya)


GK, Lampung Barat -- Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79,  yang berlangsung di Lapangan Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat berlangsung khidmat dan lancar. Sabtu (17/8/2024).

Pada upacara yang dihadiri segenap pelajar dari setiap satuan pendidikan tingkat Kecamatan Sukau, instansi dan berbagai lapisan masyarakat, Camat Sukau Juremiyudi, S.H., M.H. bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Sementara Aipda Benny Wijaya dari Polsek Balik Bukit bertindak sebagai Komandan Upacara dan Perwira Upacara diemban oleh Pelda Marzi dari Koramil 0422-04/BB dan Pembaca Naskah Proklamasi oleh Ustadz Abdul Aziz.


Hadir juga pada momen bersejarah bangsa Indonesia itu Segenap Peratin yang ada di Kecamatan Sukau beserta jajarannya, Kepala Sekolah/Madrasah se-Kecamatan Sukau, PPK dan Panwas Kecamatan, Ormas, KKN UIN Raden Intan Lampung serta Siswa didik dari tingkat SD hingga SMA.

Momen penuh khidmat saat Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) dari SMA N 1 Sukau, mulai memasuki lapangan upacara.

Semua peserta upacara dibuat kagum dan terpukau dengan barisan Paskibraka yang tampil luar biasa, kompak dan penuh percaya diri. Lagu "Indonesia Raya" pun dengan lantang dikumandangkan oleh segenap peserta dipandu putera-puteri SMP N 3 Sukau. Sang Merah Putih berkibar hingga ujung tiang.


Usai Protokoler mengarahkan Inspektur Upacara meninggalkan lapangan upacara, acara dilanjutkan dengan aneka atraksi Marching Band SDN 2 Buay Nyerupa, penampilan Sakura dari MI Muhammadiyah Sukau serta penampilan dari KKN UIN RIL.

Sesaat setelah usai upacara Camat Juremiyudi mengatakan momen HUT Kemerdekaan merupakan perayaan syukur dari setiap anak bangsa sehingga harus lahir dengan rasa semangat.

"Kemerdekaan adalah hak segenap bangsa. Karena itu, kemerdekaan harus lahir dari setiap anak bangsa, dari diri sendiri dengan penuh semangat. Itulah makna hakiki dari perayaan dan seremoni kemerdekaan," ungkap Camat Sukau.


Selain mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, Camat Juremiyudi berharap agar momentum Kemerdekaan semakin mengokohkan persatuan dan kerjasama.

"Semoga momen ini semakin mengokohkan persatuan, membangun kerjasama, merawat kebhinekaan, menjaga toleransi serta bersama-sama memajukan daerah," harap Camat Juremi. (Surya)

Rabu, 14 Agustus 2024

Pekon Pagar Dewa Distribusikan Beras CPP ke 64 KPM



GK, Lampung Barat - Pemerintah Pekon Pagar Dewa Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), mendistribusikan Bantuan Sosial (Bansos) beras untuk alokasi bulan Agustus kepada 64 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Pj Peratin Pagar Dewa, Sutisna membagikan langsung Beras CPP bersama jajaran Aparatur Pekon dan LHP di Balai Pekon setempat, Rabu (14/7/ 2024). 

Dalam sambutannya Sutisna menyampaikan, program ini dilakukan pemerintah guna membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan karena persoalan pangan merupakan kebutuhan mendesak bagi kehidupan masyarakat.

“Dengan adanya pembagian beras CPP ini bisa mengatasi persoalan pangan dan meringankan beban perekonomian warga. Semoga bantuan pemerintah ini dapat meringankan masyarakat ditengah masih tingginya harga beras saat ini,” ucapnya.

Masih menurut Pj Peratin Pagar Dewa, menerangkan bahwa sesuai dengan DTKS, bansos CPP pada periode ini diterima oleh 64 KPM, dimana para KPM mendapatkan 10 Kg.

“Kami mengucapkan terimakasih atas partisipasi semua pihak yang telah membantu memfasilitasi penyaluran bantuan ini sehingga dapat diterima oleh masyarakat tepat waktu,” sambung Sutisna.

Bersamaan dengan penyaluran bantuan itu, Sutisna mengajak seluruh elemen masyarakat agar dapat mendukung seluruh program yang telah disusun oleh Pemerintah Pekon di tahun anggaran 2024 dapat terealisasi sesuai harapan. (Surya)

Selasa, 17 Oktober 2023

Wakil Rakyat Kritik Dampak Banjir Pada Proyek DAK Rp19 Milyar, Kadis PUPR Tinjau Lokasi



GK, Lampung Barat - Dinas PUPR Lampung Barat meninjau lokasi proyek kegiatan rehabilitasi/pemeliharaan jalan Pagar Dewa - Lumbok yang bersumber DAK sebesar Rp19 miliar lebih tahun 2023 pasca mendapat kritikan dari anggota DPRD fraksi PKS, Nopiyadi, S.I.P., terkait dampak banjir yang diakibatkan dari jalur pembuangan air. Selasa (17/10/2023).

Dikabarkan sebelumnya bahwa masyarakat mengeluhkan pembuangan air yang berasal dari ruas jalan Pagar Dewa - Lombok merusak lahan perkebunan dan berdampak pada kerusakan fasilitas gedung SMAN 1 Sukau di Pekon Pagar Dewa, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat.

Peninjauan itu dilakukan langsung oleh Kepala Dinas PUPR Ir Ansari didampingi Kabid Bina Marga Robert Putra dan dihadiri anggota DPRD Lambar sekaligus ketua Fraksi PKS bersatu Nopiyadi, S.I.P.

Saat diwawancarai Kadis PUPR Ir Ansari membenarkan jika penanggulangan banjir yang berasal dari ruas jalan Pagar Dewa-Lumbok itu tidak masuk dalam perencanaan alias diluar penanganan segmen dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp19 miliar yang saat ini sedang berjalan.

“Soal penanganan banjir ini memang tidak masuk dalam perencanaan, dikarenakan saat itu pekerjaan sudah harus berjalan, serta masalah lahan yang akan menjadi jalur pembuangan air belum tersedia,” kata Ansari di lokasi peninjauan.


Masih kata Ansari, meskipun demikian pihaknya tetap mengupayakan solusi dengan membangun saluran resapan untuk mengurangi volume air yang kerap membanjiri lahan perkebunan dan fasilitas pendidikan yang ada.

"Namun kita tetap mengupayakan untuk menimalisir pembuangan air dengan cara membangun saluran resapan, dan ini dapat menampung sekitar 200 kubik air sebelum air tumpah ke lahan warga," ucap Ansari.

Kepala Dinas PUPR itu juga berjanji pada pembangunan berikutnya akan memprioritaskan saluran pembuangan air pada titik tersebut.

"Jadi kedepan kalau sudah tidak ada persoalan mengenai lahan, kami pastikan ini akan menjadi prioritas. Kita bangun saluran drainase untuk mengatasi banjir. Nanti akan kita cek ulang dan hitung dulu, mudah-mudahan juga didukung ketersediaan anggaran,” ungkapnya.

Menjawab hal tersebut, Anggota DPRD Lambar, Nopiyadi menilai tidak ada persoalan mengenai izin penggunaan lahan untuk pembangunan drainase atau jalur pembuangan air tersebut, hanya saja pihaknya menyayangkan karena sejak awal lahan dan fasilitas pendidikan yang terdampak banjir tersebut tidak masuk dalam perencanaan.

"Saya pastikan tidak ada kendala soal lahan, karena masyarakat sudah lama menantikan penanggulangan supaya lahan yang ada bisa digarap dan fasilitas pendidikan juga tidak terkena dampak," ujar Nopi.

Untuk saat ini, mengingat proyek telah berjalan pihaknya meminta agar di tahun anggaran berikut Dinas PUPR dapat memprioritaskan penanggulangan banjir tersebut dengan membangun saluran pembuangan air hingga ke titik nol di wilayah sungai Way Bekenol untuk mengantisipasi dampak kerusakan yang lebih parah akibat banjir tersebut.

"Kita lihat dulu efektifnya solusi dari Dinas PUPR dengan membuat resapan ini, kalau banjir tidak juga teratasi kami minta supaya pembangunan saluran pembuangan ini dapat diprioritaskan di tahun depan,” tutup Nopi. (Surya)

Minggu, 13 November 2022

Sukau Banjir, Masyarakat Meminta Pemerintah Segera Turun Tangan Antisipasi Banjir Susulan



GK, Lampung Barat - Banjir yang mengakibatkan kerusakan parah dan hampir masuk ke daerah perkampung akibat hujan deras yang berada di beberapa titik yang ada di Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat pada Sabtu Malam (12/11/2022). 

Dari pantauan wartawan Garis Komando di lokasi, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun terlihat beberapa tempat yang mengalami kerusakan salah satunya jembatan penghubung antara pekon Pagar Dewa dan Pekon Sukamulya diterjang derasnya arus Sungai Warkuk hingga terputus. 

Dilokasi berbeda banjir juga merendam pemukiman warga setinggi 50 cm, tepatnya dilingkungan dusun Pekon Lom, Pekon Buay Nyerupa Kecamatan Sukau sehingga menyebabkan terganggunya akses jalan dari Pekon Buay Nyerupa menuju Pekon Tapak Siring.


Dalam hal ini masyarakat khawatir adanya banjir susulan karena hujan tak kunjung reda dan akan mengalami kerusakan yang lebih parah dan mengancam membahayakan harta benda bahkan nyawa mereka.

Reza selaku masyarakat yang ada di sekitaran sungai mengatakan banjir bermula saat hujan deras yang tak kunjung reda sampai malam kemudian terdengar suara gemuruh sungai.

Menurut Reza jika hujan berkepanjangan seperti saat ini, daeras ini kerap di landa banjir karena terjadinya penyempitan gorong-gorong.

"Awalnya hujan yang sangat deras sampai malam hari dan debit air dari hulu sungai yang begitu besar sehingga gorong-gorong yang sempit tidak mampu menampung air. Hal itu lah yang menyebabkan daerah sini menjadi langganan banjir," jelasnya.

Masih menurut Reza, "Semalam saya langsung turun kebawah rumah, saya lihat sungai sudah didekat tangga ya memang saat itu belum tinggi tapi lama kelamaan kok makin luas," ujarnya.

Ia juga berharap kepada Pemerintah terkait untuk segera bertindak menangani permasalahan ini karena dikhawatirkan jika hujan kembali turun banjir akan meluap kembali.

"Saya berharap kepada pemerintah untuk segera turun tangan mengatasi permasalahan ini karena kami khawatir jika ini terulang kembali akan banyak kerugian yang timbul akibat banjir," ujarnya. (Ryn)