Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label sungai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sungai. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Maret 2023

Naas, Pulang Dari Sawah Seorang Petani Hanyut Di Sungai Way Ratai Kab. Pesawaran


GK, PESAWARAN - Seorang pria paruh baya bernama Salim (65), kesehariannya bekerja sebagai petani. Tentu saja, warga Desa Wates Kec. Way Ratai Kab. Pesawaran sering mengunjungi sawahnya.

Setiap kali menuju sawah, ia harus menyeberangi aliran Sungai Way Ratai. Namun pada Minggu (12/03/23), menjadi hari yang nahas. Diduga ia terpeleset saat hendak menyeberangi sungai tersebut sebelum akhirnya dikabarkan hilang.

Pada hari Senin (13/03/2023) pukul 02.00 WIB dini hari, Salim ditemukan oleh tim gabungan Polsek Padang Cermin dan Masyarakat Desa Wates dalam keadaan meninggal.

“Awalnya, korban bersama sang istri hendak pulang kerumah pada minggu (12/02/23) pukul 16.00 WIB, namun sang istri berhenti sejenak dikarenakan ada yang memanggil dan mengajak berbincang sehingga korban pulang lebih dahulu kerumah," ujar Bripka Agung Nusantara selaku Bhabinkamtibmas Desa Way Ratai.

Namun hingga malam, Salim tak kunjung pulang ke rumah. Hal itu membuat pihak keluarga khawatir. “Pihak keluarga sempat melakukan pencarian, namun tidak ditemukan. Diduga, korban terseret arus saat menyebarangi sungai hingga tenggelam,” katanya.

Kejadian tersebut akhirnya dilaporkan kepada Kepala Desa Wates, Sdr. Andes Irawan. Kemudian Sdr. Andes segera menghubungj Bhabinkamtibmas Bripka Agung Nusantara dan mengajak anggota Piket yang lainnya. Masyarakat Bersama personil Polsek Padang Cermin langsung melakukan pencarian di aliran Sungai Way Ratai di wilayah tersebut.

“Pukul 02.00 WIB, korban berhasil ditemukan dalam keadaan tersangkut di batu pinggiran Aliran Sungai Way Ratai dalam keadaan meninggal,” katanya.

Jasad korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan pemakaman. [Feby]

Minggu, 19 Februari 2023

Sungai Way Nakau dan Way Serupa Meluap, Polisi Way Kanan Berjibaku Bantu Warga


GK, Way Kanan - Dampak curah hujan yang tinggi mengakibatkan hulu Sungai Way Nakau meluap, dengan kondisi tersebut Jalan Kampung Bandar Kasih dan Kampung Rejo Sari Kecamatan Negeri Agung Kabupaten Way Kanan terendam air dari sungai. Minggu (19-02-2023).

“Situasi banjir terjadi pada hari Minggu 19 Februari 2023 antara pukul 04: 00 WIB, setinggi setengah kaki orang dewasa di jembatan antara Kampung SP 3  dan Kampung Bandar Kasih Kecamatan Negeri Agung Kabupaten Way Kanan.”Kata Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna.

Sementara, untuk pemukiman warga di dua Kampung tesebut tidak terdampak banjir, hanya perkebunan sawit dan kebun singkong warga yang terdampak.

Beberapa personel Subsektor Negeri Agung Polsek Blambangan Umpu Polres Way Kanan Polda Lampung  masih melakukan pengamanan dan turut membantu warga yang terdampak karena akses Jalan dari Kampung Rejo Sari dan Kampung Tanjung Rejo terendam air, untuk korban jiwa, hingga saat ini belum ada laporan,” Ujar Kapolres.

Ditempat terpisah dihari yang sama, sekitar pukul 10.00 WIB terjadi juga kenaikan debit air sungai Way Serupa yang terletak di Jalan poros HTI Reg 46 Dsn. Tanjung Sari Kampung Tanjung Serupa Kecamatan Pakuan Ratu  Kabupaten Way Kanan.

Akibat meluapnya air sungai Way Serupa ke jalan dengan ketinggian air kurang lebih 50 cm, sampai menutup akses jalan dari Dsn. Tanjung sari Kampung Tanjung Serupa Kecamatan Pakuan Ratu meski tidak sampai meluap ke pemukiman warga.

Terkini, personel Polsek Pakuan Ratu Polres Way Kanan yang melakukan pengecekan, langsung berjibaku membantu warga yang hendak melintasi jalan poros HTI Reg 46 tersebut.

Petugas Kami dibantu Banser NU dan PSHT ranting Pakuan Ratu dilokasi masih terus siaga membantu warga yang melintas di jalan terimbas pasang air tinggi dari sungai Way Serupa.

Lebih lanjut, Teddy menghimbau kepada masyarakat disekitar pinggiran sungai untuk waspada akan dampak kenaikan debit air mengingat intensitas curah hujan masih tinggi terutama kepada anak-anak agar tetap senantiasa diawasi orang tua, “Ungkapnya.

Sementara itu Suyani pengguna jalan mengucapkan terimaksih kepada Kepolisian khususnya Polsek Pakuan Ratu yang siap dan sigap membantu masyarakat yang melintas.

“Saya sebagai pengurus masjid AN-NUR  Kampung Serupa Indah dan pengguna jalan tentunya mengucapkan terimakasih dengan yang telah dilakukan bapak Polisi dan tim,” Kata Suyani. [HBR]

Minggu, 13 November 2022

Sukau Banjir, Masyarakat Meminta Pemerintah Segera Turun Tangan Antisipasi Banjir Susulan



GK, Lampung Barat - Banjir yang mengakibatkan kerusakan parah dan hampir masuk ke daerah perkampung akibat hujan deras yang berada di beberapa titik yang ada di Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat pada Sabtu Malam (12/11/2022). 

Dari pantauan wartawan Garis Komando di lokasi, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun terlihat beberapa tempat yang mengalami kerusakan salah satunya jembatan penghubung antara pekon Pagar Dewa dan Pekon Sukamulya diterjang derasnya arus Sungai Warkuk hingga terputus. 

Dilokasi berbeda banjir juga merendam pemukiman warga setinggi 50 cm, tepatnya dilingkungan dusun Pekon Lom, Pekon Buay Nyerupa Kecamatan Sukau sehingga menyebabkan terganggunya akses jalan dari Pekon Buay Nyerupa menuju Pekon Tapak Siring.


Dalam hal ini masyarakat khawatir adanya banjir susulan karena hujan tak kunjung reda dan akan mengalami kerusakan yang lebih parah dan mengancam membahayakan harta benda bahkan nyawa mereka.

Reza selaku masyarakat yang ada di sekitaran sungai mengatakan banjir bermula saat hujan deras yang tak kunjung reda sampai malam kemudian terdengar suara gemuruh sungai.

Menurut Reza jika hujan berkepanjangan seperti saat ini, daeras ini kerap di landa banjir karena terjadinya penyempitan gorong-gorong.

"Awalnya hujan yang sangat deras sampai malam hari dan debit air dari hulu sungai yang begitu besar sehingga gorong-gorong yang sempit tidak mampu menampung air. Hal itu lah yang menyebabkan daerah sini menjadi langganan banjir," jelasnya.

Masih menurut Reza, "Semalam saya langsung turun kebawah rumah, saya lihat sungai sudah didekat tangga ya memang saat itu belum tinggi tapi lama kelamaan kok makin luas," ujarnya.

Ia juga berharap kepada Pemerintah terkait untuk segera bertindak menangani permasalahan ini karena dikhawatirkan jika hujan kembali turun banjir akan meluap kembali.

"Saya berharap kepada pemerintah untuk segera turun tangan mengatasi permasalahan ini karena kami khawatir jika ini terulang kembali akan banyak kerugian yang timbul akibat banjir," ujarnya. (Ryn)

Jumat, 21 Januari 2022

Cegah Musibah Banjir, Babinsa Serka Usmawan Bersama Warga Laksanakan Pembersihan Sungai


GK, Bandar Lampung — Melalui Program jum'at bersih grebek sungai, Serka Usmawan Babinsa Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur Kodim 0410/KBL bersama warganya bersihkan rumput dan sampah di sepanjang kali RT 01 dan RT 07 LK 1 Kelurahan Pematang Wangi Kecamatan Tanjung Senang Kota Bandar Lampung. Jum'at (21/01/2022)

Serka Usmawan mengungkapkan bahwa kebersihan dan keindahan lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, terutama kali yang mengalir di sekitar lingkungan kita tersendat maka akan mengakibatkan banjir dan pasti akan merugikan bagi kita sendiri, maka dari itu sangat dibutuhkan kesadaran seluruh masyarakat untuk memelihara dan menjaga kebersihannya dari rumput liar dan sampah yang mungkin menumpuk.

"Sebagai Babinsa, saya harus mampu menjadi motor pendorong dan penggerak bagi masyarakat, untuk selalu peduli dalam menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan sekitar kita," tuturnya.

"Lewat kegiatan seperti ini juga, kita semua dapat lebih menjalin kebersamaan dan kerjasama antara aparatur pemerintah setempat, TNI dan POLRI bersama masyarakat untuk melakukan segala kegiatan berat dengan bergotong-royong," pungkas Serka Usmawan.

Tak hanya kegiatan Jumat Bersih saya juga selaku Babinsa memberikan himbauan kepada warga masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker pada saat beraktivitas di luar rumah dan mencuci tangan dengan air mengalir sebelum masuk rumah.

"Semua kegiatan di hari jum'at ini, menjadi cerminan bahwa lingkungan yang bersih, sangat menentukan pola hidup yang sehat di lingkungan masing-masing, sehingga akan menciptakan sikap yang sehat dalam hidup bermasyarakat,” tutupnya. [Nnd]

Minggu, 12 Desember 2021

Babinsa Bersama Komponen Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Sampah di Aliran Sungai Way Limus


BANDAR LAMPUNG — Babinsa Koramil 410-06/Kedaton Kodim 0410/KBL Serda Harun bersama perangkat Kelurahan dan komponen masyarakat setempat melaksanakan pembersihan aliran sungai Way Limus yang berlokasi di Komplek Perumahan Griya Assalam Rajabasa Pemuka, Bandar Lampung, pada Munggu (12/12).

Babinsa Serda Harun mengatakan, kegiatan ini guna membersihkan puing-puing sampah yang terseret arus air pasca hujas deras yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Pasca hujan deras yang terjadi beberapa hari lalu, mengakibatkan aliran sungai tersebut di penuhi dengan sampah. Oleh karenanya pada hari ini kami bersama-sama untuk membersihkannya," kata Serda Harun.

Menurut Babinsa, selain untuk memperlancar aliran arus sungai. Kegiatan ini juga sebagai upaya memupuk kekompakan di tengah masyarakat.

"Hal ini juga guna meningkatkan sikap gotong-royong di masyarakat sehingga masyarakat semakin kompak untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih," pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan antara lain Plh Lurah Rajabasa Pemuka Linda Herdiana, Linmas Rajabasa Pemuka dan warga setempat. [Sur]

Sabtu, 13 November 2021

Karya Bakti TNI Satkowil Koramil 410-04/TKT Laksanakan Grebek Sungai dan Pembuatan Talud Warga


BANDAR LAMPUNG — Dalam rangka Karya Bakti TNI Satkowil semester II TA. 2021. Koramil 410-04/TKT Kodim 0410/KBL melaksanakan pembersihan sungai dan pembuatan talud, bertempat di RT 07 dan RT 08 LK 2 kelurahan Jagabaya-2, Wayhalim, pada Sabtu (13/11).

Karya Bakti TNI Satkowil Semester II TA. 2021 mengusung tema “Karya Bakti TNI Pengabdian Untuk Negeri”.

Danramil 410-04/TKT, Mayor Inf Sutoto mengatakan, Karya Bakti TNI Satkowil ini adalah salah satu bagian dari pembinaan teritorial yang diselenggarakan oleh Kodim 0410/KBL.

“Kegitan Karya Bakti ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat, sehingga terbangun soliditas yang Kokoh antara masyarakat dengan Prajurit TNI”, jelas Danramil.

Lebih lanjut, Danramil menjelaskan dalam kegiatan Karya Bakti ini kami melaksanakakan grebek sungai sekaligus membantu warga untuk membuat talud.


"Pembuatan talud tersebut merupakan swadaya masyarakat, yang mana dalam pelaksanaannya juga turut melibatkan unsur Kelurahan, Organisasi kemanusian dan warga masyarakat setempat." ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Jagabaya-2 Bahril, S.T. menyampaikan ucapan terimakasihnya atas terselenggaranya Karya Bati TNI di wilayah kelurahan Jagabaya-2.

"Atas terselenggaranya kegiatan ini, semoga kedepannya akan terjalin kerjasama yang lebih baik lagi antara TNI dengan masyarakat," pungkasnya. [Sur]

Sabtu, 06 November 2021

Cegah Musibah Banjir, Sertu Hadori bersama Tiga Pilar dan Komponen Masyarakat Labuhan Ratu Raya Bersihkan Sungai


Bandar Lampung — Dalam rangka mendukung program Pemerintah Kota Bandar Lampung guna menciptakan lingkungan yang bersih. Babinsa Koramil 410-06/Kedaton Kodim 0410/KBL Sertu Hadori Tiga Pilar dan komponen masyarakat Kelurahan Labuhan Ratu Raya melaksanakan gotong - royong pembersihan aliran sungai, bertempat di Jln. Musyawarah, Kota Bandar Lampung, Jum'at (5/11).

Sertu Hadori mengatakan, pada hari ini pihaknya bersama tiga pilar dan masyarakat Labuhan Ratu Raya melaksanakan program grebek sungai.

"Ini merupakan wujud kepedulian kami selaku Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Lurah Labuhan Ratu Raya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di bidang lingkungan hidup, yang mana dalam program grebek sungai ini kita bersama-sama komponen masyarakat melaksanakan pembersihan serta normalisasi sungai," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan grebek sungai dianggap perlu dilakukan guna mencegah musibah banjir, mengingat saat ini memasuki musim penghujan. 

"Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini, dapat mencegah terjadinya musibah Banjir serta dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, sehingga hal ini menjadi nilai ibadah bagi kita semua," pungkasnya. [Nnd]

Jumat, 22 Oktober 2021

ACT-MRI Buka Posko dan Dapur Umum untuk Korban Banjir Bengkulu


Bengkulu - Sudah 3 hari Bencana Banjir melanda Bengkulu. Banjir yang berasal dari luapan Sungai akibat tingginya curah hujan yang mengguyur kota Bengkulu pada Hari Senin lalu.

Kini Kondisi Banjir Bengkulu, sudah berangsur-angsur surut. Akan tetapi, warga yang terdampak Banjir masih waspada dan masih mengungsi dan mendiami tenda-tenda darurat yang mereka bangun sendiri.

Alhamdulillah pada hari ini Rabu (20/10/20), ACT-MRI Bengkulu membuka Posko dan Dapur Umum di daerah Tanggul Perumahan Ejuka, Bentiring Permai. Sebab, Perumahan Ejuka menjadi salah satu titik terparah Bencana Banjir di Kota Bengkulu.  
Dengan membuat Dapur Umum yang bekerjasama dengan warga sekitar. Dapur umum akan beroperasi sebagai penyedia makan gratis untuk korban terdampak Banjir di Perumahan Ejuka. 

“Inilah Ikhtiar kami yang bisa dilakukan. Dengan membuka Posko Dapur Umum. InsyaAllah ini akan bisa menjadi lokasi tempat pendistribusian ke korban-korban yang terdampak Banjir. Lalu kelak akan ada kegiatan Aksi Medis untuk bisa meminimalisir penyakit-penyakit saat Bencana Banjir ini,” pungkas Randa selaku Program ACT Bengkulu.

Posko yang di dirikan oleh team ACT-MRI Bengkulu juga akan berfungsi untuk tempat penerimaan bantuan dari masyarakat umum. Ibu Meti warga korban banjir di Kota Bengkulu mengatakan

“Kami sangat terbantu akan hadirnya ACT-MRI Bengkulu. Sebab disaat kami dalam kesusahan, mereka hadir merelakan tenaga mereka untuk bisa memberikan bantuan berupa Makan di Dapur Umum ini,” tuturnya. [Sur]

Sabtu, 25 September 2021

Gadis Kecil Tenggelam di Bendungan Way Sekampung


Pringsewu -
Dua gadis kecil tenggelam di area genangan bendungan Way Sekampung pekon Pamenang kec. Pagelaran kab. Pringsewu pada hari Jumat, 24/9/2021 sore.

Menurut Sabar (40) warga pekon Pamenang sebagai saksi mata menerangkan bahwa korban yang bernama Aulia Nurul Khotomah (14) dan Jihan Nur Sari (14) yang merupakan warga pekon Pamenang, pada sore itu sempat bermain disamping rumah saksi sekitar jam 4 sore.

Setengah jam kemudian kedua gadis kecil tersebut pergi dari samping rumahnya, namun selang beberapa waktu kemudian datang Jumiati yang merupakan ibu dari salah seorang gadis kecil itu untuk mencari anaknya.

Setelah Jumiati berkeliling mencari namun tidak kunjung bertemu dengan anaknya, lalu warga datang untuk membantu pencarian disekitar bendungan Way Sekampung dan mendapati petunjuk berupa barang milik kedua gadis kecil itu berupa Hp, sandal, dan jilbab ditepian lokasi genangan bendungan way sekampung.

Kemudian warga langsung mencari dilokasi genangan sedalam kurang lebih 2 meter dengan cara menyelam, lalu sikira jam 5 sore kedua gadis kecil itu ditemukan tenggelam. Lalu warga membawa keduanya ke Puskesmas Bumiratu  dan oleh pihak puskesmas korban Atasnama Aulia Nurul Khotomah binti Kimanto dinyatakan sudah meninggal dunia.

Dan korban atasnama Jihan Nur Sari binti Satim masih ada denyut nadinya kemudian dibawa ke RSUD Pringsewu, setelah sampai di RSUD Pringsewu oleh pihak rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia.

Kasus tenggelamnya kedua korban tersebut di bendungan Way Sekampung, kini sudah ditangani oleh Kepolisian setempat untuk cek tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. [Sur]