This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Sabtu, 18 Desember 2021
Perdana, Tim Nakes Lanud Pangeran M. Bun Yamin Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun
Jumat, 26 November 2021
IDI Cabang Lampung Selatan dan KKP Panjang, Salurkan Sinovac Pada Warga
Selasa, 02 November 2021
Dukung Pemerintah Capai Herd Immunity, Kodim 0410/KBL Terus Menggelar Vaksinasi Bagi Pelajar dan Warga
Dengan menindaklanjuti program pemerintah tersebut, Kodim 0410/KBL bersama Nakes rumah sakit DKT Bandar Lampung mengelar vaksinasi pelajar dosis 1 dan 2 yang terpusat di Markas Kodim 0410/KBL Jln. Imam Bonjol, Langkapura Bandar Lampung. Setidaknya 500 dosis Vaksin disediakan untuk pelajar dan warga masyarakat pada, Selasa (2/11/2021)
Pasi Ops Kodim 0410/KBL Mayor Inf Dja'far mengatakan, kegiatan vaksinasi saat ini diutamakan bagi kalangan pelajar. Herd immunity segera tercipta agar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dapat dilaksanakan maksimal.
Dikatakan, pihaknya akan selalu bahu-membahu bersama instanasi terkait dalam mendukung program vaksinasi nasional. Dengan menggelar vaksinasi pelajar dan masyarakat.
"Meski demikian, vaksinasi ini juga melayani masyarakat yang ingin melaksanakan suntik Vaksin, baik itu dosis tahap pertama maupun kedua," ungkapnya.
Lebih lanjut Pasi Ops juga menghimbau, agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan dan menjaga pola makan dengan memperhatikan angka kecukupan gizi.
"Meskipun sudah divaksin pola makan juga harus diperhatikan dan tetap melaksanakan prokes dengan memakai masker. Kemudian mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, menghindari serta membatasi mobilisasi dan interaksi agar terhindar dari penularan Covid-19," pungkasnya. [Sur]
Sabtu, 23 Oktober 2021
Umrah untuk Jemaah RI Dibuka Lagi, Komisi VIII Minta Pemerintah Jamin Prokes
| Sejumlah jemaah melaksanakan sai saat umrah kembali dimulai di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Foto: Dok. gph.gov.sa |
Garis Komando - Arab Saudi secara bertahap terus melakukan pelonggaran. Terbaru, Indonesia akan dapat kembali memberangkatkan jemaah umrah dan haji ke Tanah Suci, setelah lobi panjang terjadi antara Indonesia dan Arab Saudi.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily, menyambut baik keputusan Kerajaan Arab Saudi kembali membuka pintu bagi jemaah Indonesia. Meski demikian, ia meminta pemerintah menjamin protokol kesehatan calon jemaah Indonesia.
“Alhamdulillah, tentu kita patut bersyukur atas dibukanya kembali ibadah umrah untuk umat muslim dari Indonesia. Ini merupakan kabar yang menggembirakan yang diharapkan dapat memenuhi kerinduan umat Islam Indonesia untuk berziarah ke Tanah Suci,” kata Ace dalam keterangannya, Jumat (22/10).
Kabar mengenai dibukanya kembali umrah bagi jemaah Indonesia disampaikan melalui nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada 8 Oktober lalu. Ace pun memuji diplomasi yang dilakukan pemerintah dengan Kerajaan Saudi, apalagi perkembangan penanganan COVID-19 di Indonesia yang membaik menjadi catatan dari Arab Saudi.
“Kebijakan kembali membuka jemaah umrah oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia tidak lepas dari semakin terkendalinya penanganan COVID-19 di Indonesia,” ucapnya.
| Wasekjen Golkar, Ace Hasan Syadzily Foto: Fahrian Saleh/kumparan |
Meski Arab Saudi sudah menyatakan siap kembali menerima jemaah Indonesia, namun tanggal pasti keberangkatan umrah masih belum diputuskan. Untuk itu, pemerintah diminta segera menindaklanjuti persiapan keberangkatan calon jemaah.
“Yang harus ditindaklanjuti secara teknis adalah sejauh mana persyaratan dan ketentuan yang diberlakukan oleh pihak Arab Saudi terkait dengan teknis penyelenggaraan umrah,” ungkapnya.
“Tentunya terkait dengan protokol kesehatan dan skema biaya penyelenggaraan umrah yang akan diberikan kepada penyelenggara umrah di Indonesia harus dipersiapkan secara matang,” sambungnya.
Ace berharap agar meningkatnya animo masyarakat untuk kembali menjalankan ibadah umrah dapat diimbangi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. DPR meminta pemerintah menjamin keselamatan serta kesehatan jemaah selama menjalankan umrah untuk menghindari risiko penularan COVID-19.
“Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama kami mohon segera menindaklanjutinya dengan melakukan pembicaraan secara teknis pelaksanaan detailnya, terutama soal protokol kesehatan dan ketentuan yang terkait dalam penyelenggaraan umrah di Arab Saudi,” papar Ace.
Ace mengingatkan untuk memprioritaskan calon jemaah yang tertunda keberangkatannya akibat pandemi COVID-19. Ace juga meminta agar peningkatan biaya kebutuhan umrah bisa ditekan semaksimal mungkin.
“Utamakan keberangkatan calon jemaah yang sudah membayar ke penyelenggara perjalanan umrah. Dan harus ada sosialisasi memadai terkait konsekuensi peningkatan biaya karena adanya syarat karantina dari pemerintah Saudi, dan saat jemaah kembali ke Indonesia,” tuturnya.
Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi belum membuka umrah bagi Indonesia karena mereka hanya menerima jemaah yang telah divaksin dengan merek Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Johnson's. Padahal, mayoritas warga Indonesia divaksinasi Sinovac dan perlu mendapatkan booster jika hendak memasuki Arab Saudi.
Kini Saudi melonggarkan kebijakan dengan mengizinkan jemaah yang disuntik vaksin Sinovac untuk umrah walaupun belum menerima booster. Hanya saja, ada kewajiban karantina yang ditetapkan oleh Saudi.
“Prinsipnya bagi kami, kebijakan dibukanya kembali umrah bagi jemaah kita menunjukkan bahwa pemerintah Arab Saudi telah memberikan kepercayaan terhadap Indonesia dalam penanganan COVID-19,” tutup Ace.
Rabu, 13 Oktober 2021
Komandan Kodim 0422/LB Gelar Rakor Pelaksanaan Percepatan Pemberian Vaksinasi Di Wilayah Kabupaten Lampung Barat Dan Kabupaten Pesisir Barat
Liwa - Komandan Kodim 0422/LB Letkol Czi Benni Setiawan S.T., M. Tr(han) Gelar Rakor pelaksanaan percepatan vaksinasi COVID-19 Di wilayah kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat yang dilaksanakan di Aula Sudirman Kodim 0422/LB, Rabu(13/10).
Adapun yang hadir dalam acara rapat ini Komandan Kodim 0422/LB Letnan Kolonel Czi Benni Setiawan S.T.,M.Tr.(Han), Kapolres Lampung Barat (Lambar) Hadi Saepul Rahman, S.Ik., Sekretaris Daerah Lambar (Sekda) Akmal Abd. Nasir SH dan Sekda Pesisir Barat (Pesbar) Ir. N. Lingga Kusuma, MP. Kepala Dinas Kesehatan Lambar dan Pesbar, Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat dan Pekon (PMP) Lambar dan Pesbar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lambar dan Pesbar, Camat se-Kabupaten Lambar dan Pesbar, Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Puskesmas se-Kabupaten Lambar dan Pesbar, Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Lambar dan Pesbar.
Dalam Kesempatan ini Komandan Kodim 0422/LB Menyampaikan, "tujuan diadakanya rapat Ini untuk membahas dan menghabiskan vaksin yang tersedia, untuk itu segera di distribusikan ke masyarakat di wilayah Kab. Lambar dan Pesibar" kata Dandim.
"Diharapkan semua institusi yang terkait ikut aktif dan berperan langsung dalam mendistribusikan Vaksin ke masyarakat supaya masyarakat bisa terhindar dari Virus Covid-19, Di harapkan camat dan kadiskes berperan aktif dalam mensukseskan program pemerintah dalam percepatan Vaksinasi Covid-19" ujar Dandim.
Kapolres Juga Menyampaikan Kami ingin bahwa yang hadir di sini untuk mempunyai perasaan yang sama, kita harus punya perasaan yang sama itu diawali dengan apa? dengan perasaan "sense of crisis" atau kepekaan dalam menghadapi krisis yang diakibatkan pandemi Covid-19.
"Saat ini krisis banyak masyarakat kita yang belum divaksin, kita haus punya perasaan yang sama, ucapan yang sama, perasaan yang sama tentang "sense of crisis" agar masyarakat segera tervaksin sehinga terbentuk herd immunity (kekebalan kelompok)," ucap Kapolres. [Sur]
Senin, 11 Oktober 2021
Kodim 0422/LB Gencarkan Vaksinasi Tahap 1 di Makodim
Lampung Barat - Vaksinasi Tahap I Terus Di Gencarkan Kodim 0422/LB. Pelaksanaan vaksinasi semakin gencar dilakukan terhadap masyarakat diwilayah Kabupaten Lampung Barat.
Kali ini Komando Disrtrik Militer (kodim) 0422/ Lampung Barat menggelar vaksinasi terhadap masyarakat umum di lingkungan Kodim 0422/LB, Senin(11/10).
Komandan Kodim 0422/LB Letnan Kolonel Czi Benni Setiawan S.T,.M.Tr(han) mengatakan untuk pelaksanaan vaksin kali ini kami menyiapkan sementara 1000 dosis vaksin jenis sinovac untuk masyarakat secara umum.
“Adanya vaksinasi itu, ternyata mendapat antusias dari masyarakat. warga pun berdatangan ke lokasi Makodim. Beberapa personel disiagakan oleh pihak Kodim dalam mewujudkan disiplin protokol kesehatan selama proses vaksinasi berjalan," ujar Dandim.
"Dengan vaksin bukan berarti kita tidak akan tertular, namun hanya sebagai pelindung agar jika kita tertular tidak memberikan efek terlalu parah seperti orang yang belum menerima vaksin," tutup Dandim. [Sur]
Senin, 04 Oktober 2021
Antusias Masyarakat Pada Giat Vaksinasi Kodim 0410/KBL
Diketahui dalam pelaksanaan vaksinasi, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, dan Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Korem 043 Garuda Hitam.
Pada pelaksanaan vaksinasi massal kali ini, Satuan Kodim 0410/KBL menyediakan sejumlah 600 dosis Vaksin berjenis sinovac untuk masyarakat yang ingin di Vaksin.
"Ya, pada hari ini Kodim 0410/KBL menggelar serbuan vaksinasi dosis pertama dan kedua bagi masyarakat," kata Pasi Ops, Mayor Inf Djafar saat di lokasi, Senin (4/10/2021).
Menurut Pasi Ops, antusias masyarakat terbilang masih tinggi untuk melaksanakan suntik Vaksin.
"Namun demikian, tetap kami mengimbau agar peserta vaksinasi tidak abaikan Prokes, sehingga di harapkan kegiatan ini tidak menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19," ujarnya. [Sur]











