This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 24 November 2022
Lamban Pancasila sebagai Icon Kebanggaan Masyarakat Lambar Hari ini Diresmikan
Kamis, 26 Mei 2022
Semakin Dikenal Sebab Lagu-lagu Budaya Yang Kekinian
Jumat, 19 November 2021
Kapolri Serahkan Bansos ke Pekerja Seni di Yogyakarta yang Terdampak Pandemi Covid-19
GARIS KOMANDO - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (19/11/2021). Dalam kunjungan ini, Kapolri menyerahkan bantuan sosial (bansos) ke pekerja seni yang terdampak Covid-19.
Dalam kesempatan ini, Sigit berharap pemberian bansos ini dapat meringankan beban para pekerja seni yang perekonomiannya terdampak akibat Pandemi Covid-19.
"Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi seniman yang ada di sini," kata Sigit.
Tak hanya itu, mantan Kabareskrim Polri ini menyempatkan berbincang dengan salah satu pekerja seni yakni penari. Ia pun menanyakan kondisi sektor kesenian dan kebudayaan di Candi Prambanan, DIY.
Para penari pun mengaku sangat terdampak dengan pandemi Covid-19. Dimana kegiatan pementasan tidak ada sama sekali lantaran tak adanya pengunjung.
"Di Yogya juga sepi tidak ada pengunjung itu berpengaruh sekali karena di Ramayana ini hadirnya pengunjung itu berpengaruh kepada pementasan yang ada di Ramayana Prambanan," ujarnya.
Penari lainnya menambahkan bahwa kondisi pandemi yang mulai membaik membuka harapan pementasan tari kembali menggeliat.
"Sudah mulai normal walaupun seminggu sekali karena di sini penarinya banyak harus diganti-ganti agar tak terjadi kesenjangan sosial. Penonton sudah mulai masuk walaupun tidak banyak," katanya.
Dengan kondisi pandemi yang mulai bisa dikendalikan, Kapolri berharap kegiatan seni dan budaya kembali normal. Namun, mantan Kapolda Banten ini menitipkan pesan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) saat pementasan berlangsung.
Ia pun memberi semangat kepada penari agar tetap berlatih. Sebab menurutnya saat ini susah untuk mencari penari muda yang melestarikan seni dan budaya.
"Mudah-mudahan semua kembali normal dan titip pesan prokesnya tetap diperkuat agar angka Covid-19 bisa ditekan," ujarnya.
Adapun sasaran penerima bantuan sosial yakni sebanyak 700 paket seniman Ramayana Balet berupa sembako mulai dari beras, minyak goreng, mie instan, gula, susu hingga teh. [Red]
Minggu, 19 September 2021
Art Deco Prodi DKV Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Menggelar Pameran “Mulang Tiyuh”
Bandar Lampung - Dalam rangka menunjukkan citra angkatan ke publik atau masyarakat, Art Deco prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi Sumatera mengadakan pameran dengan tema Budaya Nusantara dengan nama pameran “Mulang Tiyuh”. Mulang Tiyuh dalam Bahasa Lampung yang berarti Pulang ke Kampung Halaman.
Minggu, 12 September 2021
Komite Senirupa DKL Taja Pameran Sumatera Art Show#1
Kesenian – Komite Senirupa Dewan Kesenian Lampung (DKL) bakal menaja pameran Sumatera Art Show#1. Pameran bertajuk : “Aku dalam Lanskap” yang dikuratori Sudjud Dartanto ini bakal dihelat 20 Okt – 20 Nov 2021 mendatang.













